cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Industrial Engineering Online Journal
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
INDUSTRIAL ENGINEERING ONLINE JOURNAL adalah Karya Ilmiah S1 Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Diponegoro yang memuat tulisan ilmiah dan hasil-hasil penelitian, kajian ilmiah, analisis dan pemecahan permasalahan di Industri yang erat hubungannya dengan bidang Ilmu Teknik Industri.
Arjuna Subject : -
Articles 1,253 Documents
USULAN PERANCANGAN TATA LETAK MATERIAL BERDASARKAN FREKUENSI PENGGUNAANNYA DENGAN METODE CLASS-BASED STORAGE (STUDI KASUS: PT KALBIO GLOBAL MEDIKA) Simanjunt, Sarah Jessica Basaria Stefanie; Budiawan, Wiwik
Industrial Engineering Online Journal Vol 13, No 4 (2024): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2024
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT Kalbio Global Medika merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak di bidangproduksi produk farmasi yang berada dibawah naungan PT Kalbe Farma, TBK. PT Kalbio GlobalMedika memiliki gudang pribadi yang berada di lokasi yang sama dengan perusahaan. Gudang inidigunakan untuk menyimpan material berdasarkan jenis dan suhu yang diperlukan masing-masingmaterial. Dalam proses penyimpanan material pada gudang, PT Kalbio Global Medika memilikipermasalahan dalam proses maksimalisasi kapasitas yang dimiliki, khususnya pada WHPM01(Packaging Material) dan WHRM01 (Raw Material), yang merupakan gudang dengan suhu ruang.Kebijakan penyimpanan dengan metode randomized storage membuat proses penyimpanan kurangefektif dan efisien. Selain pada ketidak efisienan penyimpanan material, hal ini juga berdampak padakurang efektifnya proses material handling yang dilakukan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukanuntuk mengetahui jumlah locator penyimpanan yang diperlukan dan memberikan usulan tata letakpenyimpanan material dengan pertimbangan frekuensi penggunaan material. Penelitian inimenggunakan data historis yaitu data kapasitas barang per pallet, data inventory dan data handoverperiode Juli-Desember 2022, dan jarak material handling dari pintu ke masing-masing locator. Hasildari penelitian ini meliputi jumlah locator dengan allowance yang dibutuhkan untuk menyimpanmaterial pada WHPM01 dan WHRM01, serta usulan perancangan tata letak material dengan metodeclass-based storage.Kata kunci: gudang; penyimpanan; tata letak; class-based storage Abstract [PROPOSED MATERIAL LAYOUT DESIGN BASED ON USAGE FREQUENCY USING CLASS-BASED STORAGE METHOD (CASE STUDY: PT KALBIO GLOBAL MEDIKA)] PT Kalbio GlobalMedika is a manufacturing company producing pharmaceutical products under the auspices of PTKalbe Farma, TBK. PT Kalbio Global Medika has a private warehouse in the same location as thecompany. The warehouse stores materials based on the type and temperature required for each material.In storing materials in warehouses, PT Kalbio Global Medika needs help maximizing its capacity,especially WHPM01 (Packaging Material) and WHRM01 (Raw Material), which have roomtemperature. The warehouse uses the randomized storage method, which makes the storage process lesseffective and efficient. In addition to the inefficiency of material storage, this also impacts theineffectiveness of the material handling process. Therefore, this research was conducted to determinethe number of storage locators required and to provide a layout for material storage, considering thefrequency of material used. This study uses historical data on goods capacity per pallet, inventory data,handover data for the July-December 2022 period, and the distance of material handling from the doorto each locator. The results of this study include the number of locators with the allowance needed tostore materials in WHPM01 and WHRM01, as well as the proposed material layout design using class-based storage methods.Keywords: warehouse; storage; layout; class-based storage
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN KARUNG MENGGUNAKAN METODE MIN-MAX (EXISTING), ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ), DAN PERIOD ORDER QUANTITY (POQ) (Studi Kasus PT Pupuk Kaltim) Agustyaningrum, Hanifa
Industrial Engineering Online Journal Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pengendalian persediaan merupakan suatu kegiatan untuk menentukan tingkat dan komposisidaripada persediaan bahan baku dan barang hasil produksi sehingga perusahaan dapat melindungikelancaran produksi dengan efektif dan efisien. PT Pupuk Kaltim memiliki kebijakan menggunakanmetode Min-Max untuk pengendalian persediaannya. Namun kenyataan terjadi, metode itupunbelum diterapkan dengan baik sehingga keadaan yang terjadi berbeda dengan kebijakan yangberlaku. Pada penelitian ini pengendalian persediaan barang dilakukan pada karung kemasan yangdiapakai dengan memandingkan hasil aktual perusahaan dengan hasil perhitungan metode Min-max(Existing) perusahaan, Economic Order Quantity (EOQ) serta Period Order Quantity (POQ).Hasilnya menunjukkan Total Cost memiliki jumlah yang lebih besar dibanding jika menerapkankebijakan yang ada karena besarnya kuantitas pesan melebihi kapasitas gudang yang ada. MetodeEOQ dipilih karena Total Cost nya paling sedikit, dan mampu memberikan jumlah persediaan yangefisien sehingga dapat menghindari stockout dan overstock.Kata kunci : Pengendalian persediaan, EOQ, POQ Abstract Inventory control is an activity aimed at determining the level and composition of raw material andfinished goods inventory to effectively and efficiently ensure the smoothness of production. PTPupuk Kaltim has a policy of using the Min-Max method for inventory control. However, in reality,this method has not been implemented effectively, resulting in a discrepancy between the actualsituation and the applicable policy. In this study, inventory control of packaged sacks was evaluatedby comparing the actual results of the company with the results of calculations using the Min-Maxmethod (the existing method), Economic Order Quantity (EOQ), and Period Order Quantity (POQ).The results show that the Total Cost is higher than if the existing policy were implemented, mainlydue to the quantity of orders exceeding the capacity of the available warehouse. The EOQ methodwas chosen because it has the lowest Total Cost and can provide efficient inventory levels, thusavoiding stockouts and overstocking.Keywords : Inventory control, EOQ, POQ
IMPLEMENTASI TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE DENGAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS DAN SIX BIG LOSSES PADA MESIN LABELLING SPS 2 (STUDI KASUS PT. TIRTA INVESTAMA) Munandar, Muhamad Gandhi Aris; Handayani, Naniek Utami
Industrial Engineering Online Journal Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Air minum yang sehat merupakan salah satu kebutuhan dasar bagi kualitas dan keberlangsungan hidupmanusia. Situasi tersebut menjadikan Indonesia sebagai tempat yang strategis bagi perusahaan consumergoods untuk memasarkan produknya. Salah satu perusahaan yang menjual produk air bersih untukkonsumsi adalah PT Tirta Investama. PT Tirta Investama merupakan anak perusahaan Danone yangmenjual produk air minum dalam kemasan dengan merek Aqua. Secara umum PT Tirta Investama memilikiberbagai produk Aqua yang diproduksi, seperti Aqua 220 ml, 330 ml, 600 ml, 1500 ml dan galon.PT TirtaInvestama memproduksi botol kemasannya sendiri. Dalam proses pembuatannya, botol ini diberi labeldengan mesin modern yaitu mesin labeling. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapanTotal Productivity pada PT Tirta Investama, mengetahui nilai Overall Efficiency (OEE) mesin labeling,mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan efisiensi mesin labeling menurun. akibat enam kerugianutama yang menyebabkan Mengidentifikasi akar penyebab kegagalan dan menganalisis faktor-faktor yangpaling mempengaruhi kegagalan tersebut. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah nilai efisiensitotal (OEE) sebesar 68,911%. Nilai efisiensi ini kecil. Nilai OEE yang rendah dari mesin pelabelan inidisebabkan oleh kinerja, efisiensi, dan ketersediaan yang rendah. Dikarenakan rendahnya nilai efisiensimaka diberikan saran dan ide yang dapat direkomendasikan untuk meningkatkan nilai OEE dari mesinlabeling. Kata Kunci: Overall Equipment Effectivenes; Six Big Losses; Total Productive Maintenance Abstract [Title: Implementation of Total Productive Maintenance using Overall Equipment Effectiveness (OEE)and Six Big Losses as well as Failure Mode &; Effect Analysis (FMEA) method on SPS 2 labellingmachine (case study of PT Tirta Investama Klaten)] Healthy drinking water is one of the basic needs forthe quality and survival of human life. This situation makes Indonesia a strategic place for consumer goodscompanies to market their products. One company that sells clean water products for consumption is PTTirta Investama. PT Tirta Investama is a subsidiary of Danone that sells bottled drinking water productsunder the Aqua brand. In general, PT Tirta Investama has a variety of A qua products produced, such asAqua 22 0 ml, 330 ml, 600 ml, 1500 ml and gallons. PT Tirta Investama produces its own bottles. In themanufacturing process, this bottle is labeled with a modern machine, namely a labeling machine. Thepurpose of this study is to determine the application of Total Productivity in PT Tirta Investama, find outthe value of the Overall Efficiency (OEE) of the labeling machine, find out the factors that cause theefficiency of the labeling machine to decrease. due to six major losses that cause Identify the root cause ofthe failure and analyze the factors that most influence the failure. The results obtained in this study are thetotal efficiency value (OEE) of 68.911%. This efficiency value is small. The low OEE value of this labelingengine is due to low performance, efficiency, and availability. Due to the low efficiency value, suggestionsand ideas are given that can be recommended to increase the OEE value of the labeling machine. Kata Kunci: Overall Equipment Effectivenes; Six Big Losses; Total Productive Maintenance
ANALISIS DAN MITIGASI RISIKO DENGAN MENGGUNAKAN METODE HOUSE OF RISK (STUDI KASUS: BAGIAN RECEIVING PT PUPUK KALIMANTAN TIMUR) Azzahra, Aqila Nurfadiyah; Prastawa, Heru
Industrial Engineering Online Journal Vol 13, No 4 (2024): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2024
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Manajemen risiko sangat penting dalam memastikan kelancaran operasional perusahaan, termasuk didalam proses penerimaan barang yang krusial bagi kelangsungan produksi PT Pupuk KalimantanTimur (Pupuk Kaltim). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko-risiko yang terjadi padaBagian Receiving Pupuk Kaltim dan merancang strategi mitigasi yang efektif menggunakan metodeHouse of Risk. Metode ini terbagi menjadi dua fase, yaitu identifikasi risiko dan agen risiko pada fasepertama, serta penyusunan tindakan mitigasi pada fase kedua. Dari hasil penelitian, ditemukan 20kejadian risiko dan 20 agen risiko. Setelah dilakukan pemetaan dengan House of Risk fase 1, agenrisiko prioritas yang harus ditangani adalah human error dan pengabaian prosedur bongkar muat.Pada fase 2, dirumuskan 12 strategi mitigasi, di mana tindakan dengan prioritas tertinggi adalahinspeksi dadakan dan evaluasi rutin kinerja. Implementasi dari strategi ini diharapkan mampumengurangi potensi risiko dan meningkatkan efektivitas operasional di Bagian Receiving PupukKaltim.Kata Kunci : House of Risk, Mitigasi Risiko Abstract Risk management is crucial for ensuring the smooth operation of a company, including in the criticalprocess of receiving goods at PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim). This study aims to identifyrisks occurring in the Receiving Department of Pupuk Kaltim and design effective mitigation strategiesusing the House of Risk method. The method consists of two phases: identifying risks and risk agents inthe first phase, and developing mitigation actions in the second phase. The study identified 20 risk eventsand 20 risk agents. House of Risk Phase 1 mapping revealed that the priority risk agents to address arehuman error and neglect of loading and unloading procedures. In Phase 2, 12 mitigation strategieswere formulated, with the highest priority actions being unannounced inspections and routineperformance evaluations. Implementing these strategies is expected to reduce potential risks andenhance operational effectiveness in the Receiving Department of Pupuk Kaltim.Keywords : House of Risk, Risk Mitigation
PENGUKURAN KINERJA SUPPLY CHAIN MANAGEMENT MENGGUNAKAN PENDEKATAN MODEL SUPPLY CHAIN OPERATIONS REFERENCE (SCOR) PADA PT INDO TAMBANGRAYA MEGAH TBK Ryandy, Melati Syahrani
Industrial Engineering Online Journal Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perusahaan tambang memiliki tantangan unik dalam mengukur kinerja mereka karena kegiatan tambangmelibatkan proses yang kompleks dan berbagai risiko lingkungan serta kesehatan dan keselamatan yangtinggi. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan tambang untuk memiliki KPI yang tepat untuk memantaudan meningkatkan kinerja mereka secara berkelanjutan. Penting bagi perusahaan tambang untuk memilihKPI yang tepat dan memperhatikan berbagai aspek dalam kegiatan tambang untuk memastikan bahwakinerja mereka terus meningkat secara berkelanjutan dan bertanggung jawab terhadap lingkungan danmasyarakat sekitar. Performa supply planning dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti perubahanpermintaan pelanggan, kekurangan persediaan bahan baku, atau masalah kualitas produk. Hal ini dapatmenyebabkan ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan, meningkatkan biaya produksi danpengiriman, serta berdampak negatif pada kinerja bisnis secara keseluruhan. Oleh karena itu, penting bagiperusahaan untuk memahami pentingnya performa supply planning yang baik dan memperhatikanberbagai faktor yang mempengaruhinya. Dengan menggunakan teknologi dan metode analisis yang tepat,perusahaan dapat meningkatkan performa supply planning mereka dan memastikan bahwa pasokan barangatau produk dapat terpenuhi dengan efisien, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan. MetodeSCOR dapat membantu perusahaan tambang untuk mengatasi tantangan ini dengan menyediakan kerangkaacuan yang jelas untuk mengelola rantai pasokan mereka. Dengan menggunakan metode SCOR,perusahaan dapat mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan dalam rantai pasokan mereka danmemperbaikinya dengan lebih efektif. Metode SCOR juga dapat membantu perusahaan meningkatkankualitas produk, meminimalkan biaya produksi dan operasional, dan meningkatkan layanan pelanggan. Kata Kunci: Key Performance Indicator, Supply Planning, Kinerja Bisnis, Metode SCOR
ANALISIS WORKLOAD DAN JUMLAH KEBUTUHAN OPERATOR PADA WAREHOUSE BAGIAN SORTEX OSE LINI LAMA PADA GRUP A SHIFT 1 DI PT. GARUDA FOOD PUTRA PUTRI JAYA PAT Ningrum, Erwin Setya; Prastawa, Heru
Industrial Engineering Online Journal Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT Garuda Food Putra Putri Jaya adalah perusahaan yang bergerak di bidang makanan dan minuman dibawah Tudung Group. Produk yang diproduksi di Garuda Food Pati antara lain kacang atom, kacangtelur, dan rosta. Sortex adalah area yang berfungsi untuk melakukan penyortiran ose (biji kacang) untukmembuat produk tersebut. Akan tetapi, dari tiga shift kerja, terdapat perbedaan output ose harian danmasih terdapat operator yang mengerjakan pekerjaan lain atau membantu pekerjaan yang lain. Olehkarena itu, dilakukan analisis workload dan jumlah kebutuhan operator untuk mengetahui beban kerjadan jumlah operator yang seharusnya dibutuhkan. Metode yang digunakan adalah time study denganmengamati waktu proses setiap stasiun kerja yang ada di Sortex kemudian dilakukan perhitungan waktusiklus,waktu normal, waktu standar, workload, dan kebutuhan operator. Dari perhitungan workload,dapat diketahui apakah kondisi existing termasuk Overload,sesuai, atau Underload. Dari perhitungantersebut, penulis kemudian dapat memberi saran yang sesuai untuk menjadi pertimbangan perusahaan.Kata kunci : Sortex, Workload, Time StudyAbstract PT Garuda Food Putra Putri Jaya is a company engaged in the field of food and beverages under theTudung Group. The products which manufactured at PT Garuda Food Pati include coated peanuts, androsta. Sortex is an area that functions to sort ose (peanut seeds) to make the product. However, fromthe three work shifts, there are differences in daily ose output and there are still operators who do orhelp another work. Therefore, an analysis of workload and the number of operator’s needs carried outto determine the workload and the number of operators that should be needed. The method which usedis time study by observing the processing time of each work station in Sortex and then calculating thecycle time, normal time, standard time, workload, and operators needs. From the workload calculation,it can be seen whether the existing conditions include Overload, Appropriate, or Underload. From thesecalculations, then the author can give appropriate advice to be considered by the company.Keywords : Sortex, Workload, Time Study
ANALISIS REGRESI POSTUR TUBUH TERHADAP BEBAN KERJA MENTAL DENGAN METODE ROSA DAN NASA-TLX PADA PT PERTAMINA PATRA NIAGA INTEGRATED TERMINAL SEMARANG Dewi, Septiana Maharani; Susanto, Novie
Industrial Engineering Online Journal Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Semarang merupakan perusahaan yang melayanipenerimaan, penimbunan, dan distribusi BBM di beberapa daerah di Jawa Tengah. Aktivitas pekerjaanmeliputi proses di kantor dan di lapangan. Setelah dilakukan observasi lebih lanjut, didapatkaninformasi bahwa terdapat beberapa keluhan yang dirasakan oleh karyawan PT Pertamina Patra NiagaIntegrated Terminal Semarang. Hal tersebut terjadi karena banyak faktor, seperti adanya penambahanoutlet, terjadi penambahan handling pekerjaan pada karyawan khususnya pada divisi Sales Service,Distribution, dan Fleet yang berakibat terjadinya penambahan jam lembur. Selain itu, terdapat permasalahan mengenai fasilitas meja kerja dan layout yang kurang ergonomis terutama pada ketiga divisi. Berdasarkan permasalahan itu dilakukan analisis perhitungan beban kerja mental menggunakanNASA-TLX dan postur tubuh dengan ROSA. Dilakukan analisis regresi untuk mengetahui hubunganantara hasil beban kerja dan postur tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktorpermasalahan dan rekomendasi perbaikan. Berdasarkan perhitungan skor ROSA diketahui 8 dari 12orang memiliki hasil penilaian yang tinggi. Berdasarkan perhitungan NASA-TLX diketahui bahwa 6dari 12 memiliki penilaian yang sangat tinggi. Divisi yang memiliki tingkat beban kerja mental tertinggiadalah fleet. Aspek tertinggi dari beban kerja mental adalah indikator effort (27%). Hasil analisisregresi menyatakan bawah postur tubuh hanya sedikit/hampir tidak memengaruhi beban kerja mental.Perlu adanya perbaikan untuk beban kerja mental dan postur tubuh. Kata Kunci: Ergonomi, Beban Kerja, Postur Tubuh, ROSA, NASA-TLX, OfficeAbstract [Title: Body Posture Regression Analysis of Mental Workload Using The Rosa and Nasa-Tlx Methodat PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Semarang] PT Pertamina Patra Niaga IntegratedTerminal Semarang is a company that serves the receipt, storage and distribution of fuel in severalareas in Central Java. Work activities include processes in the office and in the field. After furtherobservation, information was obtained that there were several complaints felt by employees of PTPertamina Patra Niaga Integrated Terminal Semarang. This happened due to many factors, such as theaddition of outlets, the addition of work handling for employees, especially in the Sales Service,Distribution and Fleet divisions which resulted in additional overtime hours. In addition, there areproblems regarding work desk facilities and layouts that are less ergonomic, especially in the threedivisions. Based on these problems, an analysis of mental workload calculations was carried out usingNASA-TLX and body posture with ROSA. Regression analysis was carried out to determine therelationship between the results of workload and body posture. This study aims to determine theproblem factors and recommendations for improvement. Based on the calculation of the ROSA score,it is known that 8 out of 12 people have high assessment results. Based on NASA-TLX calculations, it isknown that 6 out of 12 have a very high rating. The division that has the highest level of mental workloadis fleet. The highest aspect of mental workload is the effort indicator (27%). The results of the regressionanalysis stated that body posture only slightly/almost did not affect mental workload. There needs to beimprovement for the mental workload and posture.Kata Kunci: Ergonomics, Workload, Posture, ROSA, NASA-TLX, Office
PENERAPAN LEAN MANUFACTURING DI CV. LUMBUNG TANI REDJEKI (LTR) UNTUK MENINGKATKAN PROSES PRODUKSI Anam, Lachesa Chairul; Nurkertamanda, Denny
Industrial Engineering Online Journal Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract CV. Lumbung Tani Redjeki (LTR) is a company that produces and sells snacks in the form of original andbalado flavored cassava chips, and puyur crackers, as well as selling tofu crackers produced by UD.Gondang Jaya Snacks (GJS). As a food company that seeks to increase its profits and be competitive andsuperior to its competition, CV. Lumbung Tani Redjeki always strives to icrease its productivity. Leanmanufacturing is a tool for a sustainable innovation process that views the use of available resources thatdo not add value to the product as a waste that must be eliminated/reduced. This research aims to implementlean manufacturing at CV. Lumbung Tani Redjeki to improve the production process of original flavoredcassava chips in domestic factories. This research began with creating a VSM to map the flow ofinformation and material in the production process, continued using the WAM method to determine themain waste, namely waste inventory, then choosing a tool to eliminate/reduce the main waste using theVALSAT method namely PAM method, and continued using the RCA method which is 5 Whys method tofind the causes of waste inventory, namely the raw material receiving area is not large enough toaccommodate all raw materials, each work stations have different cycle times, and the company does notapply the 5 S. Suggestions for improvement are suggestions for improving the factory layout andsuggestions for improving the production processes. From the analysis of production system improvements,there is a decrease in cycle time of 3,440,040 s and a decrease in lead time of 94,482,867 for daily orders,and an increase in PCE from 44.383% to 55.173% and an increase in profits of IDR 19,200,000.00 permonth.Keywords: Lean Manufacturing, Seven Wastes, Waste Assessment Model (WAM), Value StreamAnalysis Tools (VALSAT), Value Stream Mapping (VSM), Root Cause Analysis (RCA), 5 Whys.AbstrakCV. Lumbung Tani Redjeki (LTR) merupakan perusahaan yang memproduksi dan menjual makanan ringanberupa kerupuk singkong rasa original dan balado, dan kerupuk puyur, serta menjual kerupuk tahu yangdiproduksi oleh UD. Gondang Jaya Snack (GJS). Sebagai perusahaan makanan yang berusaha untukmeningkatkan keuntungan serta kompetitif dan unggul dalam persaingannya, CV. Lumbung Tani Redjekiselalu berusaha untuk produktivitasnya. Lean manufacturing merupakan suatu alat proses inovasi yangberkelanjutan yang memandang penggunaan sumber daya tersedia yang tidak memberikan nilai tambahpada produk sebagai pemborosan yang harus dihilangkan/dikurangi. Penelitian ini bertujuan untukmenerapkan lean manufacturing di CV. Lumbung Tani Redjeki untuk meningkatkan proses produksikeripik singkong rasa original pada pabrik domestik. Penelitian ini diawali dengan pembuatan VSM untukmemetakan aliran informasi dan aliran material pada proses produksi, dilanjutkan menggunakan metodeWAM untuk mengetahui waste utama yaitu waste inventory, kemudian dipilih alat untukmenghilangkan/mengurangi waste utama menggunakan metode VALSAT dan tipilih metode PAM, dandilanjutkan menggunakan metode RCA berupa metode 5 Whys untuk mencari tahu penyebab terjadinyawaste inventory yaitu luas area penerimaan bahan baku tidak cukup untuk menampung semua bahan baku,setiap stasiun kerja memiliki cycle time yang berbeda, dan perusahaan tidak menerapkan 5 S. Saranperbaikannya yaitu saran perbaikan tata letak pabrik dan saran perbaikan proses produksi. Dari analisisperbaikan sistem produksi diketahui bahwa terjadi penurunan cycle time sebanyak 3.440,040 s danpenurunan lead time sebesar 94.482,867 untuk pesanan harian, dan peningkatan PCE dari 44,383% menjadi55,173% dan peningkatan keuntungan sebesar Rp19.200.000,00 per bulan.Kata kunci: Lean Manufacturing, Seven Wastes, Waste Assessment Model (WAM), Value StreamAnalysis Tools (VALSAT), Value Stream Mapping (VSM), Root Cause Analysis (RCA), 5 Whys.
USULAN PERBAIKAN TATA LETAK PT XYZ UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIFITAS MATERIAL HANDLING Hemasita, Hapsari Widya; Prastawa, Heru
Industrial Engineering Online Journal Vol 13, No 1 (2024): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2024
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPT XYZ adalah salah satu galangan kapal swasta yang terletak di Kota Semarang bagian utara yang bergerak dalam pembuatan dan perawatan atau reparasi kapal. Adapun permasalahan yang dialami adalah layout PT XYZ dapat dikatakan belum optimal karena terdapat perpindahan yang besar sehingga mengakibatkan waktu material handling menjadi lama dan berdampak pada terjadinya keterlambatan dalam menyelesaikan proses reparasi kapal. Hal ini tidak sesuai dengan salah satu ciri layout yang baik yaitu kelancaran material. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui sistem serta efektivitas material handling pada PT XYZ untuk kondisi layout saat ini (initial layout) serta memberikan usulan perbaikan agar dapat meningkatkan efektivitas material handling. Pengolahan data menggunakan Computerized Relative Allocation of Facilities Technique (CRAFT), disebut juga sebagai algoritma heuristik terkomputerisasi yang mengambil input dari matriks beban aliran antar departemen dan biaya transaksi dengan representasi tata letak blok. Hasil perhitungan menunjukkan pada alternative layout diperoleh waktu material handling sebesar 9,537 jam dan nilai DLHL Ratio sebesar 0,0851. Nilai DLHL Ratio alternative layout lebih rendah dibandingkan dengan nilai DLHL ratio initial layout menunjukkan adanya peningkatan produktivitas pada layout perusahaan.Kata Kunci : Material Handling, CRAFT, LayoutAbstractPT XYZ is one of the private shipyards located in the northern city of Semarang which is engaged in the manufacture and maintenance or repair of ships. The problem experienced is that the layout of PT XYZ can be said to be not optimal because there is a large displacement resulting in a long material handling time and has an impact on the delay in completing the ship repair process. This is not in accordance with one of the characteristics of a good layout, namely the smoothness of the material. The purpose of this study is to determine the system and effectiveness of material handling at PT XYZ for the current layout conditions (initial layout) and provide suggestions for improvements in order to increase the effectiveness of material handling. Data processing using Computerized Relative Allocation of Facilities Technique (CRAFT), also known as a computerized heuristic algorithm that takes input from the inter-departmental flow load matrix and transaction costs with a block layout representation. The calculation results show that the alternative layout obtained material handling time of 9.537 hours and DLHL Ratio value of 0.0851. The DLHL Ratio value of the alternative layout is lower than the DLHL ratio value of the initial layout, indicating an increase in productivity in the company's layout.Keywords : Material Handling, CRAFT, Layout
ANALISIS PERBAIKAN KETERLAMBATAN PENGIRIMAN PRODUK DENGAN METODE SIX SIGMA (STUDI KASUS: DSP PLUMPANG, PT PERTAMINA LUBRICANT) Hakim, Muhammad Lukman; Mahachandra, Manik
Industrial Engineering Online Journal Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kualitas pelayanan merupakan upaya pemenuhan kebutuhan konsumen yang berdasar pada produkmaupun jasa serta ketepatan pengiriman untuk mengimbangi kebutuhan dan harapan konsumen.Salah satu aspek terpenting dalam kualitas pelayanan adalah keandalan. Keandalan pengirimanbarang tepat waktu kepada konsumen perlu dianalisis sehingga dapat tercapainya kepuasanpelanggan dan terhindarkan dari dampak buruk keterlambatan dalam pengiriman barang. Selamakeberjalanan distribusi pengiriman produk PT Pertamina sering kali mengalami keterlambatanpengiriman ke pihak distributor ataupun konsumen. Hal ini dapat berdampak buruk dalamkeberjalanan bisnis perusahaan. Dampak buruk yang didapatkan perusahaan dapat berupamenurunnya kepuasan pelanggan, meningkatkanya biaya simpan dan biaya perawatan, sertapenuhnya ruang penyimpanan gudang. Maka dari itu diperlukannya Analisa keterlambatanpengiriman barang pada salah satu DSP Pertamani Lubricant dengan tujuan dapat mengurangi biayayang tidak diperlukan. Salah satu metode perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan dalam suatuperusahaan adalah metode Six Sigma. Nilai six sigma proses pengiriman produk pada DSPPlumpang menuju ke DSP Medan sebesar 2,281 dan peluang keterlambatan pengiriman sebesar46%. maka diperlukannya perbaikan agar dapat mengurangi keterlambatan pengiriman dan dapatmeminimalisir segala biaya yang mungkin timbul akibat keterlambatan pengiriman. Usulanperbaikan yang dapat dilakukan yaitu membeli tiket kapal yang mendekati jadwal pengiriman danpengiriman dilakukan secara parsial, meningkatkan kapasitas dooring di DSP tujuan, menggunakanSlip Sheet sebagai pengganti pallet.Kata kunci: Kualitas Pelayanan, Keandalan, keterlambatan pengiriman, Six SigmaAbstract [Title: ANALYSIS AND IMPROVEMENT OF PRODUCT DELIVERY DELAY USING SIXSIGMA METHOD (CASE STUDY: DSP PLUMPANG, PT PERTAMINA LUBRICANT)]Service quality is an effort to fulfill consumer needs based on products and services, as well as timelydelivery to meet consumer needs and expectations. One of the most important aspects of servicequality is reliability. The reliability of delivering goods on time to customers needs to be analyzedin order to achieve customer satisfaction and avoid the negative impact of delays in product delivery.During the distribution process, PT Pertamina often experiences delays in delivery to distributorsor customers. This can have a negative impact on the company's business operations, includingdecreased customer satisfaction, increased storage and maintenance costs, and the full utilizationof warehouse storage space. Therefore, an analysis of delayed product delivery is needed at one ofthe Pertamina Lubricant DSPs in order to reduce unnecessary costs.One method for improving andenhancing service quality in a company is Six Sigma method. The Six Sigma value of the productdelivery process at DSP Plumpang towards DSP Medan is 2.281, with a 46% chance of deliverydelay. Therefore, improvement is needed to reduce delivery delays and minimize any costs that mayarise due to delivery delays. Proposed improvements include purchasing tickets for ships that arecloser to the delivery schedule and partial delivery, increasing the dooring capacity at thedestination DSP, and using Slip Sheets as a substitute for pallets."Keywords: Delivery delay, Realibity, Service Quality, Six Sigma

Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 4 (2024): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2024 Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024 Vol 13, No 2 (2024): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2024 Vol 13, No 1 (2024): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2024 Vol 12, No 4 (2023): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2023 Vol 12, No 3 (2023): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2023 Vol 12, No 2 (2023): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2023 Vol 12, No 1 (2023): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2023 Vol 11, No 4 (2022): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2022 Vol 11, No 3 (2022): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2022 Vol 11, No 2 (2022): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2022 Vol 11, No 1 (2022): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2022 Vol 10, No 1 (2021): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2021 Vol 9, No 4 (2020): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2020 Vol 10, No 4 (2021): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2021 Vol 10, No 3 (2021): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2021 Vol 9, No 3 (2020): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2020 Vol 9, No 2 (2020): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2020 Vol 9, No 1 (2020): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2020 Vol 8, No 4 (2019): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2019 Vol 8, No 3 (2019): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2019 Vol 8, No 2 (2019): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2019 Vol 8, No 1 (2019): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2019 Vol 7, No 4 (2018): WISUDA PERIODE OKTOBER 2018 Vol 7, No 3 (2018): WISUDA PERIODE JULI 2018 Vol 7, No 2 (2018): WISUDA PERIODE APRIL 2018 Vol 7, No 1 (2018): WISUDA PERIODE JANUARI 2018 Vol 6, No 4 (2017): wisuda periode oktober 2017 Vol 6, No 3 (2017): wisuda periode juli 2017 Vol 6, No 2 (2017): wisuda periode april 2017 Vol 6, No 1 (2017): Wisuda Periode Januari Tahun 2017 Vol 5, No 4 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016 Vol 5, No 3 (2016): Wisuda Juli Tahun 2016 Vol 5, No 2 (2016): Wisuda April Tahun 2016 Vol 5, No 1 (2016): wisuda januari Tahun 2016 Vol 4, No 4 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015 Vol 4, No 3 (2015): Wisuda Juli Tahun 2015 Vol 4, No.2 Tahun 2015 Vol 4, No.1 Tahun 2015 volume 3,nomor 4,tahun 2014 Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013 Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 Volume 1, Nomer 4, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 3, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 2, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 1, Tahun 2012 More Issue