cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Industrial Engineering Online Journal
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
INDUSTRIAL ENGINEERING ONLINE JOURNAL adalah Karya Ilmiah S1 Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Diponegoro yang memuat tulisan ilmiah dan hasil-hasil penelitian, kajian ilmiah, analisis dan pemecahan permasalahan di Industri yang erat hubungannya dengan bidang Ilmu Teknik Industri.
Arjuna Subject : -
Articles 1,253 Documents
REKOMENDASI PERBAIKAN PENATAAN RUANG KERJA BIDANG V DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN PROVINSI JAWA TENGAH BERDASARKAN KONSEP 5S (SEIRI, SEITON, SEISO, SEIKETSU, SHITSUKE) Zabrina, Andi Denise; Bakhtiar, Arfan
Industrial Engineering Online Journal Vol 13, No 1 (2024): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2024
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakDinas Lingkungan Hidupdan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengahmerupakan instansi yang bertugas dalam pelaksanaan urusan pemerintahan pada bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang berada di bawah kewenangan daerah.DLHK terbagi menjadi lima bidang,salah satunya yaitu bidang V Penyuluhan,Penegakan HukumLingkunganHidup danKehutananyangdalammenjalankantugasnya harus membuat laporan dari setiap rangkaian kegiatan yang dijalankan. Oleh karena itu, terdapat banyak dokumen, barang, dan peralatan yang menumpuk serta tidak tertata dengan baik. Sehingga,sering muncul permasalahan kesulitanmencari dokumen, barang, danperalatanpadasaat dibutuhkan danberakibatpadapenurunan tingkatproduktivitas pekerja. Selain itu, ruang kerja akan menjadi lebih cepat penuh dan sempit serta tidak adanya manajemen yang mengatur terkait kerapian lingkungankerja.Penelitianini bertujuan untuk mendapatkan rekomendasi perbaikanpenataanruangkerja bidangV P2HLHK berdasarkan metode 5S. Metode 5S adalah metode yang dilakukan dengan tahapan yang sesuai dengantujuan yaitu menciptakan tempat kerja yang aman, sehatdan nyaman agar dapat meningkatkan produktivitas dan kepuasan konsumen. Terdapat limatahapan dalampenerapan 5S yaituseiri(ringkas), seiton (rapi), seiso(resik), seiketsu (rawat), dan shitsuke (rajin). Setelah dilakukan perbaikan total skor audit 5S mengalami kenaikan dari bernilai 29yangapabila dipresentasekan yaitusebesar21%,menjadibernilai 90 yangapabiladipresentasekan yaitu sebesar 68%.Kata Kunci: 5S,Kantor; TataRuangKerja; Seiri; Seiton; Seiso; Seiketsu; ShitsukeAbstractThe Department of Environment and Forestry (DLHK) of Central Java Province is an agency in charge of implementing government affairsin the field ofEnvironment and Forestry which is underregional authority.DLHK is divided intofive fields, one ofwhich isfield VCounseling,Enforcement ofEnvironmental and Forestry Lawswhich in carrying out their duties must make reports ofeach series ofactivities carried out. Therefore, there are a lot of documents, items, andequipmentthatare piledup and not wellorganized.As a result, problems often arise when it is difficult to find documents, goods, and equipmentwhenneededandthisresultsin a decrease in the levelofworker productivity.In addition, the workspace will become full faster and narrower and there is no management that regulates the neatness of the work environment. This study aims to obtain recommendations for improving the workspace arrangementin theV P2HLHK field based on the 5S method. The 5S method is a method thatis carried out in stagesin accordancewith the goalofcreatinga safe, healthy and comfortableworkplace inorderto increase productivityand consumersatisfaction. There are five stagesin the application of5S, namely seiri (brief),seiton (tidy),seiso (dress),seiketsu(care), and shitsuke(diligent).After making improvements, the total 5Sauditscore has increased froma value of29 ifit is presented,which is 21%to a value of90 ifit is presented,which is 68%.Key word: 5S;Office;Work Layout;Seiri;Seiton;Seiso;Seiketsu; Shitsuke
USULAN PERENCANAAN PERSEDIAAN MATERIAL GYPSUM DAN COAL DENGAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING (MRP) PADA PT INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA TBK PLANT CIREBON Alamanda, Novia; Arvianto, Ary
Industrial Engineering Online Journal Vol 13, No 4 (2024): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2024
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPersediaan bahan baku adalah bagian penting dalam rantai pasokan suatu perusahaan. Dalammengontrol persediaan bahan baku produksi, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant Cirebonmenerapkan metode Min-Max. Namun, berdasarkan data endstock material Gypsum dan Coalmengalami stockout dan overstock. Hal tersebut mengakibatkan proses produksi terhambat danperusahaan perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk melakukan pile up stock. Maka dari itu, perludilakukan usulan perencanaan persediaan bahan baku yang lebih matang untuk material gypsum dancoal dengan menggunakan metode Material Requirement Planning (MRP) seperti Lot-for-lot (LFL) danEconomic Order Quantity (EOQ). Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh persediaan yang optimalsesuai dengan kebutuhan perusahaan dan biaya yang paling minimum. Dalam penelitian ini,perhitungan dilakukan secara teoritis dan pendekatan riil berdasarkan ketentuan kuantitas pembelianperusahaan. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa metode LFL menghasilkan persediaan palingminimum baik untuk gypsum dan coal, dengan penghematan sebesar 3,50% untuk gypsum dan 0,91%untuk coal. Dengan demikian, metode LFL dapat diterapkan oleh perusahaan untuk memperoleh biayapersediaan yang paling minimum dengan jumlah persediaan yang sesuai dengan jumlah kebutuhanbersih pada periode terkait. Kata Kunci: Economic Order Quantity, Lot for lot, Lot sizing, MRP, Pengendalian PersediaanAbstractRaw material inventory is an important part of a company's supply chain. In controlling the inventoryof production raw materials, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant Cirebon applies the Min-Maxmethod. However, based on endstock data, Gypsum and Coal materials experienced stockouts andoverstock. This results in the production process being hampered and the company needs to incuradditional costs to pile up stock. Therefore, it is necessary to propose a more mature raw materialinventory planning for gypsum and coal materials using Material Requirement Planning (MRP)methods such as Lot-for-lot (LFL) and Economic Order Quantity (EOQ). This research aims to obtainoptimal inventory according to company needs and the minimum costs. In this study, calculations arecarried out theoretically and a real approach based on the provisions of the company's purchasequantity. The calculation results show that the LFL method produces the minimum inventory for bothgypsum and coal, with savings of 3.50% for gypsum and 0.91% for coal. Thus, the LFL method can beapplied by companies to obtain the minimum inventory costs with the amount of inventory in accordancewith the amount of net demand in the related period.Keywords: Economic Order Quantity, Inventory Control, Lot for lot, Lot sizing, MRP
PENGUKURAN KINERJA KARYAWAN DEPARTEMEN HSC-HSE PADA PT XYZ MENGGUNAKAN PENDEKATAN HUMAN RESOURCE SCORECARD Fanerika, Vesya Zalfa; Susanty, Aries
Industrial Engineering Online Journal Vol 13, No 2 (2024): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2024
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPT XYZ adalah perusahaan dengan Penanaman Modal Asing dengan kegiatan utama yaitu industrigarmen. PT XYZ memiliki beberapa departemen, salah satunya Departemen HSC-HSE (Health SafetyCompliance-Health, Safety, and Environment). Selama ini, pengukuran kinerja yang dilakukan padaDepartemen HSC-HSE hanya diukur melalui status finansial yang dilaporkan pada manajer perusahaan.Jika dilihat dari status finansialnya saja, kinerja para karyawan tidak bisa terukur. Hal itu kurang bisadijadikan tolak ukur karena bisa saja status finansial yang dilaporkan berubah menjadi lebih burukdikarenakan karyawan lain dan berpengaruh pada keuntungan perusahaan. Oleh karena itu, perludilakukan evaluasi pengukuran kinerja dari berbagai aspek bagi karyawan untuk mengetahui kinerjasumber daya manusia pada Departemen HSC-HSE di PT XYZ. Langkah-langkah penelitian dari awalyaitu mengidentifikasi KPI (Key Performance Indicator) menggunakan rancangan HR Scorecard,kemudian menghitung bobot tiap KPI dengan metode Analytical Hierarchy Process, lalu menentukannilai kinerja dengan metode Scoring System, dan yang terakhir evaluasi hasil pengukuran kinerja denganmetode Traffic Light System. Penelitian yang dilakukan menghasilkan 19 KPI, yaitu 5 KPI HRDeliverable, 6 KPI dari perspektif High Performance Work System, 5 KPI HR Efficiency, dan 3 KPI HRSystem Alignment. Dari hasil pengukuran kinerjanya didapatkan 2 KPI memiliki Traffic Light Systemberwarna merah, yaitu kepemimpinan dan tingkat keterlambatan karyawan. Walaupun hasil kinerjakeseluruhannya berada pada level hijau sebesar 94,17%, perusahaan tetap harus melakukan perbaikansegera pada kedua KPI tersebut agar dapat meningkatkan nilai persentasenya sehingga kinerjaDepartemen HSC-HSE menjadi semakin baik.Kata kunci: pengukuran kinerja, key performance indicator, human resources scorecard, scoring systemdan traffic light system, analytical hierarchy process 
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS DENGAN METODE STATITICAL PROCESS CONTROL PADA PRODUKSI BATA RINGAN CITICON STUDI KASUS PT. NUSANTARA BUILDING INDUSTRIES Urfantiyo, Galih Ashfaan; Wicaksono, Purnawan Adi
Industrial Engineering Online Journal Vol 13, No 4 (2024): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2024
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenilaian konsumen terhadap suatu produk dinilai dari beberapa aspek, salah satunya dari segi kualitas. Kualitas produk adalah kemampuan sebuah produk untukmenjalankan fungsinya. Perusahaan sebagai produsen suatu produk perlumemperhatikan kualitas produk yang dipasarkan. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mengidentifikasi dan menganalisis defect produk pada proses produksi PT.Nusantara Building Industries serta memberikan usulan perbaikan untuk menekanangka defect produk pada bagian produksi PT. Nusantara Building Industries. Metodeyang digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian ini adalah metode StatisticalProcess Control dan metode Fishbone Diagram. Dengan teknik pengumpulan dataobservasi dan data historis perusahaan. Hasil yang diperoleh adalah nilai CL adalahsebesar 0.02332, nilai UCL berkisar antara 0,0263 hingga 0,02722 dan nilai LCLberkisar antara 0,01942 hingga 0,02039. Dari grafik dapat diketahui juga bahwaterlihat ada data yang melewati batas UCL dan LCL diantanya pada bulan 3, 5, 6, 7,8, dan 9. Kata Kunci: Statitical Process Cotrol, Defect, Bata Ringan CITICON
PERENCANAAN PERBAIKAN INVENTORI PADA RAW MATERIAL SILICA MENGGUNAKAN METODE FORECASTING Sitompul, Vania Harlyta Toba; Budiawan, Wiwik
Industrial Engineering Online Journal Vol 13, No 4 (2024): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2024
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract PT Solusi Indonesia Tbk merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang produksi semen.Produksi dimulai dari proses penambangan bahan baku, proses pengolahan, packaging hinggamenjadi finished good yakni semen yang siap untuk di distribusikan. Berdasarkan data historisperusahaan periode Januari 2020 – Desember 2022 mengenai jumlah consumption dan incoming rawmaterial silica didapatkan bahwa tingginya consumption raw material silica yang tidak disertai denganbanyaknya income dari raw material tersebut. Jika dibiarkar terus menerus hal ini akan menyebabkanterjadinya stockout raw material tersebut pada inventori. Oleh sebab itu perlu dilaksanakanperencanaan dan pengendalian bahan baku menggunakan metode forecasting. Pengawasanpersediaan merupakan masalah yang sangat penting, karena jumlah persediaan akan menentukan ataumempengaruhi kelancaran proses produksi serta keefektifan dan efisiensi perusahaan tersebut. Kata kunci : inventori; bahan baku; silica ; perencanaan dan pengendalian; forecasting Abstract PT Solusi Indonesia Tbk is a company engaged in the production of cement. Production starts from themining process of raw materials, processing, packaging to finished goods, namely cement which isready for distribution. silica raw materials that are not accompanied by the amount of income fromthese raw materials. If left continuously, this will cause a stockout of the raw material in the inventory.Therefore it is necessary to carry out the planning and control of raw materials using forecastingmethods. Inventory control is a very important issue, because the amount of inventory will determineor affect the smooth production process as well as the effectiveness and efficiency of the company. Keywords : inventory; raw material; silica; planning and control; forecasting
KEBIJAKAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PACKAGING KOPI BANARAN 100 GRAM DENGAN PENDEKATAN METODE MINMAX STOCK Akbar, Naufal Fawzi; Saptadi, Singgih
Industrial Engineering Online Journal Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT Perkebunan Nusantara IX merupakan perusahaan yang memproduksi kopi bubuk di Indonesia. Tidak adanya penggunaan dari metode peramalan dan pengendalian bahan baku dengan metode yangtepat membuat terjadinya overstock dan stockout pada bahan baku packaging kopi bubuk banaran 100gram sebagai komponen utama yang berfungsi sebagai wadah kopi bubuk banaran. Berdasarkanpermasalah tersebut maka dilakukan perhitungan menggunakan beberapa metode peramalan yaitumetode Double Moving Average, Double Exponential Smoothing, dan Winter untuk mengetahuiseberapa perkiraan pemakaian bahan baku packaging pada periode selanjutnya. Setelah itu, dilakukanperhitungan safety stock dan Min-Max untuk mengetahui berapa stok minimum yang harus ada digudang serta berapa stok maksimunya. Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan bahwa metodeperamalan terbaik menggunakan metode Winter dengan minimum bahan baku packaging CoatedDuplex Board dan Carton Box untuk periode Januari 2023-Juni 2024 adalah sebesar 5327 pcs untukservice level 95% dan 73 pcs. Sedangkan maximum inventory bahan baku Coated Duplex Board adalahsebesar 8755 kg untuk service level 95% dan Carton Box 120 pcs.Kata Kunci: forecasting; safety stock; metode min-max Abstract [Inventory Policy of Coated Duplex Board and Carton Box as a Packaging Component ofBANARAN COFFEE with The Min-Max Stock Metod] PT Perkebunan Nusantara IX is acompany that produces ground coffee in Indonesia. The absence of forecasting methods and control ofraw materials with the right method makes overstocks and stockouts occur in raw materials for 100grambanarangroundcoffeepackaging,whichisthemaincomponentthatfunctionsasacontainerforbanarangroundcoffee.Basedontheseproblems,calculationsarecarriedoutusingseveralforecastingmethods,namelytheDoubleMovingAverage,DoubleExponentialSmoothing,andWinter’smethods,tofindouthowmuchtheestimatedusagewillbeinthenextperiod.Afterthat,asafetystockcalculationiscarriedout,andtheapplicationoftheMin-Maxmethodiscarriedouttofindouthowmuchminimumstockmustbeinthewarehousetomeetproductionquantitycapacityandwhatthemaximumstockis.Basedontheresultsofdataprocessing,itwasfoundthatthebestforecastingmethodwasusingthewintermethodwithaminimuminventoryofrawmaterialsforCoatedDuplexBoardandCartonBoxpackagingfortheperiodJanuary2023–June2024amountingto5327pcsforaservicelevelof95%and73pcs.WhilethemaximuminventoryforCoatedDuplexBoardrawmaterialsis8755kgforaservicelevelof95%and120pcs Carton Boxes.Keyword: forecasting; safety stock; min-max method
ANALISIS BEBAN KERJA MENTAL KARYAWAN DEPARTEMEN PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN TA (TURNAROUND) MENGGUNAKAN NASA-TLX PT PUPUK KALIMANTAN TIMUR Ullum, Tegar Miftakqul; Pramono, Susatyo Nugroho Widyo
Industrial Engineering Online Journal Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK PT Pupuk Kalimantan Timur merupakan produsen pupuk urea terbesar di Indonesia, disamping produsenamoniak dan pupuk NPK. Pupuk Kaltim memenuhi kebutuhan pupuk domestik, baik untuk sektor tanaman panganmelalui distribusi pupuk bersubsidi, maupun non subsidi untuk sektor perkebunan dan industri. Dalamaktivitasnya, Pupuk Kaltim sangat menekankan pentingnya menjalankan sebuah industri yang ramah lingkungandan dapat memberi nilai tambah bagi masyarakat disekitarnya. Pupuk Kaltim merupakan anak perusahaan dariPT Pupuk Indonesia (Persero). Dalam memenuhi kinerja yang baik, perusahaan harus mengobservasi bebankerja mental sudah sesuai atau melebihi batas. Dengan adanya perhatian terhadap beban kerja, makaperusahaan dapat memberikan kegiatan kerja yang menantang, tetapi tetap dapat tercapai secara rasional olehpara karyawan PT.Pupuk Kalimantan Timur. Oleh sebab itu perlu dilakukan analisis lebih lanjut terkait denganpengukuran beban kerja baik fisik maupun mental sehingga perusahaan dapat mengatasi permasalahan tersebutdengan baik. Analisis perbandingan beban kerja mental merupakan cara mengevaluasi beban kerja sehinggaperusahaan dapat mengoptimalkan sumber daya manusia yang ada tersebut. Salah satu metode yang dapatdigunakan untuk melakukan pengukuran beban mental adalah metode NASA-TLX (National Aeronautics andSpace Administration Task Load Index). Analisis ini akan mengukur beban kerja dari banyaknya pekerja secarasubjektif yang nantinya akan diberikan kuisioner kepada manajemen dan pekerja. Hasil dari data tersebut akandiolah dan akan menjadi pertimbangan usulan perbaikan untuk Departement Perencanaan dan Pengendalian TApada perusahaan PT.Pupuk Kalimantan Timur.Kata Kunci: Beban Kerja Mental, Turnaround,NASA-TLX ABSTRACT PT Pupuk Kalimantan Timur is the largest producer of urea fertilizer in Indonesia, in addition to producingammonia and NPK fertilizers. Pupuk Kaltim meets domestic fertilizer needs, both for the food crop sectorthrough the distribution of subsidized fertilizers, as well as non-subsidized fertilizers for the plantation andindustrial sectors. In its activities, Pupuk Kaltim is very important to run an industry that is environmentallyfriendly and can provide value to its surroundings. Pupuk Kaltim is a subsidiary of PT Pupuk Indonesia(Persero). In fulfilling good performance, the company must observe that the mental workload is in accordancewith or exceeding the limit. By paying attention to the workload, the company can provide challenging workactivities, but it can still be achieved rationally by the employees of PT.Pupuk Kalimantan Timur. Therefore,it is necessary to carry out further analysis related to the measurement of workload both physically andmentally so that the company can overcome these problems properly. Mental workload analysis is a way ofworking so that companies can optimize existing human resources. One method that can be used to measuremental load is the NASA-TLX (National Aeronautics and Space Administration Task Load Index) method.This analysis will measure the workload of the number of workers subjectively which will be given aquestionnaire to management and workers. The results of the data will be processed and will be considered forimprovement proposals for the TA Planning and Control Department at the PT. Pupuk Kalimantan Timurcompany.Keywords: Workload,NASA-TLX, Turnaround
PERANCANGAN ULANG TATA LETAK LANTAI PACKING PRODUK ABC DENGAN METODE SYSTEMATIC LAYOUT PLANNING (STUDI KASUS: PT XYZ) Febriliano, Ferdi; Rosyada, Zainal Fanani
Industrial Engineering Online Journal Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tata letak fasilitas dan peralatan produksi mempunyai peran penting dalam peningkatan produktivitasperusahaan dalam dunia industri. Hal ini menjadi landasan utama dalam industri dalam rangkaperencanaan dan integrasi aliran komponen dalam produksi sehingga didapatkan hubungan efektif danefisien antar operator, peralatan, maupun proses transformasi material dari proses penerimaan sampaipada pengiriman produk. PT XYZ yang bergerak dalam bidang industri elektronik salah satunyaProduk ABC. Seiring dengan perkembangan teknologi dan kemudahan akses berbelanja, permintaanpasar akan Produk ABC semakin meningkat sehingga PT XYZ harus meningkatkan kecepatan produksiuntuk memenuhinya. Pada lantai packing Produk ABC terdapat material packing yang kurang tertatasehingga dapat menghambat proses manual material handling menggunakan hand pallet, terdapat jugajarak antar stasiun yang cukup jauh sehingga pekerja yang banyak lalu-lalang menyebabkan prosesperpindahan material kurang efisien. Maka perlu dilakukan perancangan ulang tata letak. Metode yangdigunakan dalam perancangan tata letak adalah Systematic Layout Planning (SLP) dengan bantuansoftware BLOCPLAN dan CORELAP. BLOCPLAN kurang cocok digunakan karena rasio dimensifasilitas yang dihasilkan kurang cocok. Sehingga dengan hasil dari CORELAP, didapatkan layoutrekomendasi baru yang lebih baik serta efisien dalam hal pemanfaatan ruang dan aliran material untukditerapkan oleh PT XYZ dengan peningkatan jarak perpindahan yang lebih pendek sebesar 23% untuklini packing A dan 35% untuk lini packing B. Kata kunci: tata letak fasilitas; perancangan ulang; systematic layout planning; BLOCPLAN;CORELAP Abstract [Title: Redesign of Product ABC’s Packing Floor Layout Using Systematic Layout Planning Method(Case Study: PT XYZ] The layout of production facilities and equipment has an important role inincreasing company productivity in the industrial world. This is the main basis in the industry in thecontext of planning and integrating component flows in production so that effective and efficientrelationships can be obtained between operators, equipment, and the material transformation processfrom the receiving process to product delivery.PT XYZ which is engaged in the electronics industry, one of which is Product ABC. Along with the development of technology and ease of access to shopping, the market demand for Product ABCs is increasing so that PT XYZ must increase production speed tofulfill it. On the packing floor of the Product ABC, there is packing material that is not organized sothat it can hinder the manual material handling process using a hand pallet, there is also a distancebetween stations that is quite far so that workers who pass by a lot cause the material transfer processto be less efficient. So it is necessary to redesign the layout. The method used in the layout design isSystematic Layout Planning (SLP) with the help of BLOCPLAN and CORELAP software. BLOCPLANis not suitable for use because the resulting facility dimension ratio is not suitable. So with the resultsfrom CORELAP, new recommendation layouts are obtained that are better and more efficient in termsof space utilization and material flow to be applied by PT XYZ with improvement with an increase inshorter material handling distances by 23% for packing line A and 35% for packing line B.Keyords: layout facility; redesign; systematic layout planning; BLOCPLAN; CORELAP
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI GUDANG PEMELIHARAAN GEDUNG PUSAT PERBELANJAAN DENGAN IDENTIFIKASI BARCODE MENGGUNAKAN UNIFIED MODELING LANGUANGE Sumbodo, Rangga Kamajaya; Saptadi, Singgih
Industrial Engineering Online Journal Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi gudang pemeliharaan gedung pusatperbelanjaan dengan identifikasi barcode menggunakan Unified Modelling Languange (UML). Sisteminformasi ini dirancang untuk memperbaiki manajemen inventaris, pengelolaan aset, serta pemeliharaangedung yang lebih efektif dan efisien. Diagram UML yang digunakan adalah diagram use case, diagramkelas, dan diagram aktivitas. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan komunikasi. Data yangtelah dikumpulkan kemudian dianalisis dan dirancang menggunakan diagram UML. Tampilan user dirancang menggunakan HTML dan Bootstrap, kemudian prototipe dibuat menggunakan frameworkDjango. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi gudang pemeliharaan gedung pusatperbelanjaan dengan identifikasi barcode dan UML dapat membantu dalam mengelola inventaris dan asetdengan lebih baik, serta memudahkan dalam pemeliharaan gedung. Sistem informasi ini juga dapatmeminimalisasi kesalahan data dan meningkatkan efisiensi operasional. Kesimpulan dari penelitian iniadalah bahwa sistem informasi gudang pemeliharaan gedung pusat perbelanjaan dengan identifikasibarcode dan UML dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi pengelola gedung pusat perbelanjaan.Penelitian selanjutnya dapat melakukan uji coba sistem informasi ini di lapangan untuk mengetahuiefektivitas dan efisiensi sistem secara keseluruhan.Kata kunci: Sistem Informasi Gudang; Pusat Perbelanjaan; UML; Barcode Abstract[Design Of Shopping Center Building Maintenance Warehouse Information System With BarcodeIdentification Using Unified Modelling Languange] This study aims to develop an information system forthe maintenance warehouse of a shopping mall building with barcode identification. The information systemis designed to improve inventory management, asset management, as well as building maintenance that ismore effective and efficient. The research method used is the Unified Modeling Language (UML) method,using data collection methods through observation and communication. The collected data is then analyzedand designed using UML diagrams. The user interface is designed using HTML and Bootstrap, then the prototype is made using the Django framework. The results of the study show that the maintenancewarehouse information system for a shopping mall building with barcode identification and UML can helpimprove inventory and asset management, as well as facilitate building maintenance. This informationsystem can also minimize data errors and improve operational efficiency. The conclusion of this study isthat the maintenance warehouse information system for a shopping mall building with barcodeidentification and UML can provide significant benefits for shopping mall building management. Furtherresearch can conduct field trials of this information system to determine the overall effectiveness andefficiency of the system.Keywords: Warehouse Information System; Shopping Center; UML; Barcode
USULAN PERBAIKAN TATA LETAK AREA PROSES WARPING DENGAN METODE KONVENSIONAL BERBASIS 5S (STUDI KASUS : PT DUNIA SETIA SANDANG ASLI TEKSTIL 4) Hanjaya, Thomas Justin; Susanto, Novie
Industrial Engineering Online Journal Vol 13, No 1 (2024): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2024
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPerencanaan tata letak fasilitas yang baik untuk membantu dalam menjaga keberlangsungan sebuah organisasi. Sebagai salah perusahaan tekstil terbesar di Jawa Tengah, PT Dunia Setia Sandang Asli Tekstil 4 harus memenuhi permintaan merek-merek ternama, UMKM, serta pabrik-pabrik di Indonesia. Dalam mengelola sebuah perusahaan diperlukan tata letak fasilitas yang baik untuk menyokong produksi dalam jumlah yang masif. Tetapi, perusahaan merasa produktivitas keseluruhan dari produksi masih belum optimum. Permasalahan seperti ini mampu dipecahkan dengan mengidentifikasi inti dan akar dari masalah dari proses yang terdahulu seperti layout yang baik dan rapi agar menyokong produk setengah jadi dan proses selanjutnya sehingga perusahaan dapat mengetahui tata letak yang baik dan optimal. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Layout Planning untuk mempertimbangkan hubungan antar fasilitas yang didukung oleh software BLOCPLAN yang akan menghasilkan layout tata letak yang optimal bagi sebuah fasilitas, perbaikan ini juga didukung oleh metode 5s agar melengkapi perbaikan tata letak ini. Berdasarkan hasil penelitian ini, didapatkan bahwa perbaikan tata letak fasilitas ini dapat diimplementasikan sehingga membuat proses produksi lebih optimal, meminimasi jarak berpindahnya material, dan menghasilkan budaya kerja yang lebih aman dan rapi untuk pekerja.Keywords: perencanaan tata letak fasilitas; 5s; BLOCPLAN; Systematic Layout Planning

Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 4 (2024): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2024 Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024 Vol 13, No 2 (2024): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2024 Vol 13, No 1 (2024): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2024 Vol 12, No 4 (2023): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2023 Vol 12, No 3 (2023): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2023 Vol 12, No 2 (2023): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2023 Vol 12, No 1 (2023): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2023 Vol 11, No 4 (2022): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2022 Vol 11, No 3 (2022): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2022 Vol 11, No 2 (2022): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2022 Vol 11, No 1 (2022): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2022 Vol 10, No 1 (2021): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2021 Vol 9, No 4 (2020): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2020 Vol 10, No 4 (2021): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2021 Vol 10, No 3 (2021): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2021 Vol 9, No 3 (2020): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2020 Vol 9, No 2 (2020): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2020 Vol 9, No 1 (2020): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2020 Vol 8, No 4 (2019): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2019 Vol 8, No 3 (2019): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2019 Vol 8, No 2 (2019): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2019 Vol 8, No 1 (2019): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2019 Vol 7, No 4 (2018): WISUDA PERIODE OKTOBER 2018 Vol 7, No 3 (2018): WISUDA PERIODE JULI 2018 Vol 7, No 2 (2018): WISUDA PERIODE APRIL 2018 Vol 7, No 1 (2018): WISUDA PERIODE JANUARI 2018 Vol 6, No 4 (2017): wisuda periode oktober 2017 Vol 6, No 3 (2017): wisuda periode juli 2017 Vol 6, No 2 (2017): wisuda periode april 2017 Vol 6, No 1 (2017): Wisuda Periode Januari Tahun 2017 Vol 5, No 4 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016 Vol 5, No 3 (2016): Wisuda Juli Tahun 2016 Vol 5, No 2 (2016): Wisuda April Tahun 2016 Vol 5, No 1 (2016): wisuda januari Tahun 2016 Vol 4, No 4 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015 Vol 4, No 3 (2015): Wisuda Juli Tahun 2015 Vol 4, No.2 Tahun 2015 Vol 4, No.1 Tahun 2015 volume 3,nomor 4,tahun 2014 Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013 Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 Volume 1, Nomer 4, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 3, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 2, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 1, Tahun 2012 More Issue