cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Industrial Engineering Online Journal
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
INDUSTRIAL ENGINEERING ONLINE JOURNAL adalah Karya Ilmiah S1 Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Diponegoro yang memuat tulisan ilmiah dan hasil-hasil penelitian, kajian ilmiah, analisis dan pemecahan permasalahan di Industri yang erat hubungannya dengan bidang Ilmu Teknik Industri.
Arjuna Subject : -
Articles 1,253 Documents
Analisis Ergonomi dengan Ergonomi Checklist di Workshop ME RU IV Cilacap Dwi Restiani; Hery Suliantoro
Industrial Engineering Online Journal volume 3,nomor 4,tahun 2014
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.509 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena terdapat potensi kecelakaan diworkshop ME di area kilang minyak RU IV Cilacap. Pekerjaan di workshop ME dilakukan dengan human operator.  Para pekerja melakukan gerakan statis dan penggunaan APD yang tidak terkontrol sehingga hal ini merupakan salah satu potensi bahaya yang harus segera ditindak lanjuti. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi kerja di PT.Pertamina(Persero) RU IV Cilacap. Sedangkan tujuan khusus dari penelitian ini adalahEvaluasi permasalahan ergonomi dengan metode ergoceklist, Evaluasi Ergonomi dalam lingkungan fisik kerja di workshop ME RU IV Cilacap,Evaluasi faktor-faktor lingkungan kerja diworkshop ME RU IV Cilacap. Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan daftar periksa ergonomi yang telah direkomendasikan ILO sebagai model dalam penilaian didalam perusahaan. Hasil penelitian yang diperoleh adalah Evaluasi Ergonomi dengan menggunakan metode ergoceklist belum diterapkan  di PT Pertamina (Persero) RU IV Cilacap, Kondisi lingkungan kerja di workshop ME sudah terdapat safety sign dan terdapat prosedur-prosedur kerja yang memadai, Secara visual faktor pencahayaan di workshop ME yang kurang baik. ABSTRACT This research is motivated because there is the potential for accidents in the area diworkshop ME RU IV Cilacap refinery. Jobs in ME workshop conducted by human operators. The workers perform static movements and uncontrolled use of PPE so this is a potential danger that should be implemented immediately. The purpose of this study was to obtain an overview of the working conditions in PT.Pertamina (Persero) RU IV Cilacap. While the specific objectives of this study adalahEvaluasi problems with methods ergoceklist ergonomics, Ergonomics Evaluation of the physical working environment in workshops ME RU IV Cilacap, evaluation of work environment factors diworkshop ME RU IV Cilacap. The method used is to use the ergonomics checklist that has been recommended in the assessment of the ILO as a model within the company. The results obtained were Ergonomic Evaluation using ergoceklist method has not been applied in PT Pertamina (Persero) RU IV Cilacap, work environment conditions in workshops ME already signed and there are safety procedures adequate working, the lighting Visually factor in the ME workshop less good.
ANALISIS RESIKO PEKERJAAN PERAKITAN DAN PERBAIKAN POSTUR TUBUH OPERATOR ASSEMBLY BOOM PT HITACHI CONSTRUCTION MACHINERY INDONESIA Maulida Nurfajrianti
Industrial Engineering Online Journal Vol 7, No 1 (2018): WISUDA PERIODE JANUARI 2018
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.345 KB)

Abstract

Setiap pekerjaan memiliki potensi bahaya dan resiko yang dapat bersumber dari berbagai hal seperti aktivitas kerja, lingkungan maupun alat dan bahan yang digunakan. PT Hitachi Construction Machinery Indonesia adalah perusahaan perakitan excavator dan pembuatan beberapa part excavator. Pada bagian assembly terdapat kondisi dari fasilitas kerja yang tidak ergonomis dan postur tubuh operator yang membungkuk berdasarkan pemeriksaan visual area kerja dan penilaian menggunakan REBA. Operator assembly melakukan beberapa aktivitas pekerjaan antara lain, pemasangan pin, membawa hose ke area workshop, pemasangan baut, pemasangan baut pada hose, dan pemasangan pipa hidrolik. Aktivitas pekerjaan ini menimbulkan keluhan rasa sakit pada beberapa bagian tubuh operator. Penyebab rasa sakit yang akan dirasakan pekerja karena saat posisi perakitan yang membungkuk sekitar 20º-50º. Kemungkinan bagian tubuh yang mengalami rasa sangat sakit yaitu bagian pinggang dan tulang belakang. Sakit ini dirasakan karena posisi badang yang tidak seimbang dan fasilitas kerja yang tidak sesuai sehingga membuat bagian tersebut sakit atau pegal atau kram. Metode REBA digunakan untuk menilai postur pada pekerja. Hasil dari analisis REBA yang dilakukan adalah 3 aktivitas diklasifikasikan sebagai tingkat resiko tinggi dan 2 aktivitas diklasifikasikan sebagai tingkat resiko sedang. Hasil penelitian berupa rancangan fasilitas kerja yaitu alat bantu yang disesuaikan dengan dimensi tubuh sehingga apabila diimplementasikan diharapkan dapat menghilangkan keluhan sakit yang dirasakan oleh operator.  AbstractRisk Analysis of employment work and improvement of body posture operator assembly Boom at PT Hitachi Construction Machinery Indonesia. Each job has potential hazards and risks that can be sourced from various things such as work activities, the environment and the tools and materials used. PT Hitachi Construction Machinery Indonesia is an excavator assembly company and manufacture some excavator parts. In the assembly section there are conditions of work facilities that are not ergonomic and posture of the operator who bend based on visual inspection of work area and assessment using REBA. The assembly operator performs some work activities such as pin installation, hose to workshop area, bolt mounting, bolt mounting on hose, and installation of hydraulic pipe. This work activity raises pain complaints on some parts of the operator's body. The cause of the pain will be felt by the worker as the position of the assembly is bent around 20 º-50 º. Possible parts of the body that experience pain is the waist and the spine. This pain is felt due to unbalanced unbalanced position and unsuitable work facilities that make the part sick or sore or cramp. The REBA method is used to assess posture on workers. The results of REBA analysis performed were 3 activities classified as high risk level and 2 activities were classified as moderate risk level. The result of the research is the design of work facility that is the tool which is adjusted to the body dimension so that if implemented it is expected to eliminate the pain complaints felt by the operator.
PENERAPAN ALGORITMA TABU SEARCH UNTUK PENYELESAIAN CAPACITATED VEHICLE ROUTING PROBLEM (CVRP) (STUDI KASUS DI PT. WAHYU JAYA) Sigit Baskoro; Sri Hartini
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 1, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 PT Wahyu Jaya merupakan salah satu distributor gas LPG 3 Kg di semarang. Dimana produk LPG 3 Kg ini merupakan produk yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari yang permintaannya cukup tinggi dan konsumennya tersebar di berbagai wilayah. Dalam hal ini semua kebijakan pengiriman produk ke retailer diatur dan dikelola oleh pihak PT Wahyu Jaya dengan menunggu order dari agen. Karena  belum ada pendekatan analitis mengenai penentuan kebijakan pengiriman produk kepada para agen hal ini diperlukan karena dengan adanya pendekatan analitis sehingga dapat menentukan solusi bagaimana pengiriman kepada para agen menjadi lebih baik. Hal ini dikarenakan pada sistem lama pengiriman masih menggunakan pengalaman driver dan helper saja tanpa melihat jarak tempuh dan waktu tempuh. Pada penelitian ini, peneliti mencoba mengaplikasikan metode yang telah ada yaitu Tabu Search. Metode ini bertujuan untuk menentukan rute yang optimal dan meminimasi jarak. Hal ini telah dibuktikan oleh peneliti sebelumnya seperti (asteria clarisa,2008) dan fajar pradana eksa (2011). Karena kasus pada penelitian ini termasuk dalam kasus large-scale TSP oleh karena itu maka perlu dibuat program aplikasi untuk membantu menyelesaikan permasalahan tersebut. Penelitian ini menghasilkan rute baru untuk sistem distribusi PT Wahyu Jaya dengan menghasilkan solusi terbaik yaitu 6 cluster dan 6 kendaraan, sedangkan waktu tempuh adalah 120539 detik dan jarak tempuh 256.32 Km. Tiap kendaraan akan mengantarkan produk sesuai dengan rute dan klasternya agar sistem distribusi PT Wahyu Jaya menjadi lebih baik dan menjadi lebih cepat sampai ke agen. Kelebihan dari sistem yang baru yaitu setiap hari kendaraan dapat dijadwalkan untuk melakukan pengiriman sesuai rute yang telah klasterkan sehingga dapat meminimasi jarak dan waktu tempuh perjalanan. Abstract   PT Jaya is one of the 3 Kg LPG gas distributor in semarang. Where the 3 Kg LPG product is a product that is needed in daily life where demand is high and customers spread across various regions. In this case all policies shipping products to retailers governed and managed by the Rev. PT Jaya by waiting for orders from agents. Because there is no analytical approach to determining policies regarding shipping products to the agents it is necessary because with adannya analytical approach that can determine how delivery solution to the agents for the better. This is because the old system still uses the experience of delivery drivers and helpers without seeing mileage and travel time. In this study, researchers tried to apply existing methods of Tabu Search. This method aims to determine the optimal route and minimize the distance. It has been proved by previous researchers such as (Asteria clarisa, 2008) and fajar pradana eksa (2011). Since the cases in this study are included in the case of large-scale TSP therefore it needs to be made application program to help solve these problems. The study produced a new route for the distribution system by generating PT Jaya Rev. best solution which is 6 clusters and 6 vehicles, while the travel time is 120539 seconds and 256.32 Km mileage. Each vehicle will deliver the product in accordance with the route and distribution system in order klasternya Rev. PT Jaya become better and more quickly get to the dealer. The advantages of the new system that is every day a vehicle can be scheduled to make deliveries in accordance klasterkan route so as to minimize the distance and travel time. 
ANALISIS PENGARUH KECERDASAAN EMOSIONAL KARYAWAN TERHADAP PERILAKU KERJA KONTRAPRODUKTIF DAN PERILAKU POSITIF ANGGOTA ORGANISASI DI CARREFOUR DP MALL SEMARANG Fedrian Maulana; Darminto Pujotomo
Industrial Engineering Online Journal Vol 5, No 2 (2016): Wisuda April Tahun 2016
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.894 KB)

Abstract

Untuk mencapai sebuah organisasi yang baik di butuhkan anggota organisasi yang memiliki EQ (Emotional Quotient) yang baik pula. EQ berguna dalam mengontrol emosi, memotivasi diri hingga menjaga hubungan baik terhadap lingkungan sekitar. Pada perusahaan retail seperti Carrefour DP Mall Semarang, karyawan berhubungan langsung dengan pelanggan dan antar karyawan. Berdasarkan hal tersebut peneliti akan melihat sebesar apa pengaruh kecerdasan emosional karyawan pada perilaku kerja kontraproduktif dan perilaku positif organisasi. Variable yang digunakan adalah Other’s Emotion Appraisal, Use of Emotion, Self-Emotion Appraisal, dan Regulation of Emotion apakah mempengaruhi variable Counterproduktif Work Behavior atau Organizational Citizenship Behavior. Penelitian ini menggunakan model konseptual dari penelitian Jung dan Yoon (2012), dengan membagikan kuisioner kepada 60 orang karyawan dan di uji dengan metode analisis korelasi dan regresi linier. Dari hasil uji yang dilakukan terdapat hasil bahwa variable Regulation of Emotion memiliki pengaruh terbesar terhadap perilaku Counterproduktif Work Behavior dan Organizational Citizenship Behavior dimana kemampuan pengendalian emosi diri menjadi hal utama yang harus dimiliki karyawan, selain itu variable Other’s Emotion Appraisal juga memiliki peranan cukup besar, yang artinya karyawan harus memiliki kemampuan peka dan memahami kondisi orang lain. ABSTRACTTo achieve a good member of organization, organization is really needed member who have good EQ (Emotional Quotient). EQ is useful in controlling emotions, motivating yourself to keep a good relationship to the surrounding environment. At retail companies such as Carrefour DP Mall Semarang, employees deal directly with customers and among employees. Based on the researchers will look at what effect the emotional intelligence of employees at counterproductive work behavior and positive behavior of the organization. In this case use variable used Other's Emotion Appraisal, Use of Emotion, Emotion Self-Appraisal and Regulation of Emotion does influence with variable Counterproduktif Work Behavior or Organizational Citizenship Behavior. This study uses a conceptual model of research and Yoon Jung (2012), by distributing questionnaires to 60 employees and tested method of correlation and linear regression analysis. From the results of the conducted test are the results of that variable Regulation of Emotion has the greatest influence on the behavior of Counterproduktif Work Behavior and Organizational Citizenship Behavior in which the ability to control one's emotions become the main thing that should be owned by the employees, in addition to the variable Other's Emotion Appraisal also has a role big enough, which meaning that employees must have the ability to be sensitive and understand the other person.
ANALISIS PENYEBAB DEFECT PADA RAW MATERIAL KERTAS ROL DENGAN MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS & SOLUSI PERBAIKAN DENGAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) (Studi Kasus: PT. Masscom Graphy) Verana Kartika Sari; Yusuf Widharto
Industrial Engineering Online Journal Vol 8, No 2 (2019): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2019
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.439 KB)

Abstract

Analisis Penyebab Defect Pada Raw Material Kertas Rol Dengan Menggunakan Metode Seven Tools & Solusi Perbaikan Dengan Metode Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) Kualitas menjadi salah satu pertimbangan konsumen dalam memilih produk. Oleh sebab itu, setiap perusahaan pastinya memiliki bagian quality control untuk memastikan produk yang dihasilkan telah sesuai standar kualitas perusahaan. Bagian quality control PT Masscom Graphy sendiri berusaha menjaga produk koran yang dihasilkan memiliki kualitas baik. Pada penelitian kali ini ditemukan masalah yang dapat menimbulkan dampak besar pada bagian quality assessment perihal banyaknya defect pada raw material kertas rol. Penelitian ini berusaha mengamati, menganalisis, dan memberikan saran untuk mengurangi masalah defect pada raw maerial kertas rol yang merupakan bahan baku pembuatan koran tersebut. Dengan metode seven tools dan FMEA, didapatkan hasil jenis defect tertinggi raw material kertas rol adalah sisi tertekuk, lembab, serta klontong terlalu besar. Dari ketiga defect tersebut, faktor operator mesin menjadi kunci utama penyebab kecacatan (defect) berdasarkan dengan nilai Risk Priority Number (RPN) yang sudah dihitung dengan mendapatkan bobot nilai RPN sebesar 1365. Usulan perbaikan untuk mengatasi masalah tesebut adalah dengan memberikan teguran bagi para operator mesin. Abstract Analisis Penyebab Defect Pada Raw Material Kertas Rol Dengan Menggunakan Metode Seven Tools & Solusi Perbaikan Dengan Metode Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) Quality becomes one of consumer consideration in choosing the product. Therefore, each company must have a quality control section to ensure that the products are in accordance with company quality standards. The quality control part of PT Masscom Graphy itself tries to keep the product produced good quality. In this study, a problem was found that could have a major impact on the quality assessment of the number of defects in raw paper roll material. This research tries to observe, analyze, and give suggestions to reduce defect problem on the raw material of roll paper which is the raw material of the newspaper. With the method of seven tools and FMEA, obtained the highest defect type of raw material of roll paper is side bent, moist, and klontong too big. Of the three defects, the factor of the machine operator is the key to the cause of the defect based on the Risk Priority Number (RPN) value which has been calculated by obtaining RPN value of 1365. The proposed improvement to overcome the problem is by giving a reprimand to the machine operator.
Pemanfaatan Limbah Organik Tumbuhan dan Hifa Fungi Rhizopus sp. pada Struktur Bantalan Kemasan Barang dengan Metode Eksperimen Faktorial Aninditya Wisnuputri; Denny Nurkertamanda; Wiwik Budiawan
Industrial Engineering Online Journal Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Styrofoam lazim digunakan sebagai bahan pelindung dan penahan getaran barang-barang yang fragile, seperti elektronik. Bahaya styrofoam bahkan lebih besar dibandingkan bahaya plastik. Hal ini karena styrofoam merupakan salah satu sampah yang tidak bisa diuraikan oleh alam. Data EPA (Enviromental Protection Agency) di tahun 1986 menyebutkan, limbah berbahaya yang dihasilkan dari proses pembuatan styrofoam sangat banyak. Seperti, CFC yang merupakan senyawa gas yang disebut sebagai penyebab timbulnya lubang ozon di planet Bumi. Padahal, di sisi lain, jumlah limbah organik di Indonesia sangat melimpah dan mudah kembali ke alam tetapi kurang dimanfaatkan. Perumusan masalah adalah dampak lingkungan kerusakan alam karena sampah anorganik khususnya styrofoam sedangkan kebutuhan akan pengemasan barang semakin meningkat. Oleh karena itu, penelitian ini memiliki tujuan untuk membuktikan kelebihan perpaduan material hifa fungi Rhizopus sp. dan sampah organik dan mencari komposisi yang tepat. Tujuannya adalah untuk menggantikan styrofoam sebagai bahan baku utama dalam pengemasan.Dalam usaha menumbuhkan fungi pada limbah organik dibutuhkan faktor-faktor yang berperan aktif didalamnya. Berdasarkan hasil eksperimen didapatkan dua faktor yang berpengaruh dalam pertumbuhan hifa fungi pada limbah organik, yaitu jumlah substrat dan jumlah bibit fungi. Untuk mencari komposisi perpaduan limbah organik, bibit fungi dan substrat yang tepat digunakan Metode Desain Eksperimen Faktorial untuk memperoleh produk berdasarkan Design untuk Lingkungan.ABSTRACTStyrofoam commonly used as a protective material and anchoring vibration fragile items , such as electronics. Styrofoam’s danger even more dangerous than plastic . This is because Styrofoam waste can not be recycled by nature. Data from EPA ( Environmental Protection Agency ) in 1986 mentions, there are so much hazardous waste generated from Styrofoam’s manufacturing process. Such as, CFC gases which are compounds known as the cause of the ozone hole in the Earth. Whereas, in other side, the amount of organic waste in Indonesia was very abundant and easy to get back to nature but underused. The problem’s formulation is the environmental impact and nature destruction from anorganic waste especially styrofoam packaging goods while demand of packaging needs is increasing. Therefore, this study has the purpose to prove the excess material blend hyphae of fungi Rhizopus sp. and organic waste and found the right composition . The goal is to replace styrofoam as the main raw material in the packaging needs .In an effort to grow the fungi in organic waste takes the factors that play an active role in it. Based on the experimental results, obtained two factors which influence the growth of fungal hyphae on the organic waste, the amount of substrate and the amount of fungi seeds. To find the composition of a blend of organic waste, fungi seeds and proper substrate used Factorial Experiment Design Method for getting Design for Environmental product.
EVALUASI KUALITAS PELAYANAN PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS DIPONEGORO UNTUK MENJAMIN KEPUASAN PEMUSTAKA DENGAN STANDAR NASIONAL PERPUSTAKAAN Nurjana Sigiro; Bambang Purwanggono; Darminto Pujotomo
Industrial Engineering Online Journal Vol 6, No 2 (2017): wisuda periode april 2017
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.41 KB)

Abstract

Perpustakaan merupakan jantung dari sebuah universitas, karena tanpa perpustakaan proses belajar mengajar serta pusat penelitian menjadi kurang optimal. Untuk dapat memuaskan pemustaka perpustakaan harus mengacu pada satu standar. Standar Nasional Perpustakaan (SNP) merupakan standar acuan minimal dalam melaksanakan perpustakaan. Penelitian ini betujuan untuk mengidentifikasikan performa kualitas atribut pelayanan perpustakaan yang berpengaruh pada kepuasan pemustaka dan memberikan usulan perbaikan yang didasarkan pada matriks IPA serta memberikan usulan perbaikan pelayanan untuk mencapai standar  SNP.  Responden pada penelitian ini adalah mahasiswa Undip yang aktif menggunakan layanan perpustakaan. Metode LibQual+TM  digunakan untuk mengetahui performa kualitas atribut pelayanan perpustakaan dan mengukur tingkat kepuasan pemustaka dengan menggunakan IKP sedangkan metode IPA digunakan untuk menyusun usulan rekomendasi perbaikan segera. Berdasarkan hasil penelitian dengan metode LibQual+TM  diperoleh  64,28% menyatakan layanan perpustakaan memenuhi harapan minimum responden dan 35,72% menyatakan sebaliknya. Sedangkan nilai IKP diperoleh sebesar 50,2% yang artinya kriteria layanan perpustakaan “kurang baik”. Adapun usulan rekomendasi yang diusulkan untuk berdasarkan matrik IPA adalah pustakawan selalu tanggap, ketersediaan dan penataan koleksi. Sedangkan usulan perbaikan untuk mencapai standar SNP adalah mengklasifikasikan koleksi buku per program studi,  pengukuran pencahayaan dan kelembaban, memperpanjang jam layanan, penyetaraan tingkat pendidikan pustakawan serta memberitahukan keberadaannya kepada Perpusnas.AbstractEvaluation of library service Diponegoro University ensure to satisfaction user with national standard library. The library is the heart of a university, because without a library of teaching and learning as well as research centers to less than optimal. To satisfy library user should refer to the standard one. National Standard Library (SNP) is the minimum reference standard in carrying out the library. This study aims to identify the performance quality attributes that affect library services user satisfaction and propose improvements based on a matrix of IPA and suggested as an improvement of services to achieve the SNP standard. Respondents in this study were students Undip who actively use library services. LibQual + TM method used to determine the performance attributes of quality library service and user satisfaction levels using IKP, whereas the IPA method used to establish the proposed recommendations for improvement soon. Based on the research method LibQual+ TM obtained 64.28% stated that the library service meets the minimum expectations of respondents and 35.72% said the opposite. While the value of IKP gained 50.2%, which means the library service criteria "Not good". The proposed recommendations were proposed for IPA is based matrix librarian always responsive, availability and arrangement of the collection. While the proposed improvement to reach the standards of the SNP is classified collection of books per course of study, lighting and humidity measurements, extend the hours of service, education level equivalency librarians, announce its existence to NLI.
PERANCANGAN STRATEGI PEMASARAN PADA RUMAH SAKIT NASIONAL DIPONEGORO SEMARANG Salsabila Amnes K.T; Susatyo Nugroho W.P; Nia Budi Puspitasari
Industrial Engineering Online Journal Vol 5, No 3 (2016): Wisuda Juli Tahun 2016
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.505 KB)

Abstract

 Seperti yang disebutkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI No.159b/MENKES/PER/II/1988-pasal 1 bahwa rumah sakit didefinisikan sebagai sarana upaya kesehatan yang menyelenggarakan kegiatan pelayanan kesehatan serta dapat dimanfaatkan untuk pendidikan tenaga kesehatan dan penelitian. RSND dibangun berdasarkan UU Nomor 20 Tahun 2013 tentang Pendidikan Kedokteran yang menyebutkan bahwa setiap universitas yang memiliki fakultas kedokteran harus dilengkapi dengan rumah sakit pendidikan untuk memfasilitasi praktek kedokteran para mahasiswanya . Aktif beroprasi sejak 15 September 2014, RSND menemui beberapa masalah terkait jumlah pasien yang datang. Oleh karena itu akan dilakukan proses perencanaan strategi pemasaran menggunakan proses STP dan analisa Marketing Mix, metode Delphi dan metode MAUT untuk pemilihan strategi pemasaran yang akan direkomendasikan. Sebelum dilakukan proses STP dan analisa marketing mix, dilakukan proses pencarian faktor yang mempengaruhi keputusan berobat masyarakat umum. Proses pencarian faktor yang berpengaruh ini dilakukan dengan alat bantu kuesioner dengan menggunakan atribut turunan dari marketing mix yaitu product, price, place dan promotion. Kuesioner ini disebar kepada masyarakat sekitar Semarang atas dengan responden sebanyak 100 responden. Setelah proses pengolah kuesioner selesai diketahui bahwa terdapat 5 faktor yang mempengaruhi keputusan berobat di rumah sakit bagi masyarakat umum dan RSND sudah memiliki ke-5 faktor tersebut. Dari hasil proses perancangan strategi pemasaran menggunakan metode delphi didapatkan 10 rancangan strategi pemasaran . Setelah itu strategi pemasaran akan diurutkan berdasarkan indeks biaya, waktu, infrastruktur dan pendapat ahli untuk menentukan prioritas strategi pemasaran yang akan direkomendasikan kepada RSND. Pada proses tersebut dilibatkan 3 anggota direksi RSND dan menghasilkan 8 strategi pemasaran yang dapat dan layak direkomendasikan kepada RSND.   ABSTRACTAs mentioned in the Indonesian Health Minister Regulation No 159b/MENKES/PER/II/1988-section 1 that the hospital is defined as a health facility thatperform health services and can be used for health education and research. RSND built based on UU Nomor 20 Tahun 2013on Medical Education which states that every University which has a faculty of medicine should be equipped with hospitals to provide medical students’s training. Actively operating since Sept. 15, 2014, RSND encountered several problems due to the low number of patient. Therefore, this researchwill be using the STP and Marketing Mix Analysis for marketing planning strategies, and the Delphi method and the MAUT method for selecting marketing strategy recommendation. Before processing STP and marketing mix, this research is looking for factor which affect treatment decision of the community. The process was done by using a questionnaire from marketing mix attributes,which is product, price, place and promotion. This questionnaire was spread to 100 respondentsfrom‘Semarang Atas’ community. After processing the questionnaire, we know that there are 5 factors which affect treatment desicion in a hospital and we know that RSND has all of it.From marketing strategy planning using Delphi method we got 10 marketing strategy. Then, the marketing strategy will be listed by price index, time index, infrastructure index, and expert opinion to determine priority of marketing strategy which will be recommended to RSND. The process involves 3 management members and generate 8 marketing strategy which can be used by RSND.
PENGEMBANGAN USAHA EKSPOR PADA PERUSAHAAN JENANG KUDUS KHARISMA DENGAN IMPLEMENTASI HACCP (HAZARD ANALYSIS CRITICAL CONTROL POINTS) DAN DAMPAKNYA TERHADAP ASPEK KELAYAKAN INVESTASI Dentista Puspitawangi; Haryo Santoso; Rani Rumita
Industrial Engineering Online Journal Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.908 KB)

Abstract

Jenang merupakan makanan khas Kudus yang mulai merambah pasar ekspor. Namun, kasus keracunan pangan yang banyak terjadi menyebabkan konsumen semakin selektif dalam memilih produk pangan. Bahkan negara-negara tujuan ekspor produk pangan Indonesia mulai menerapkan aturan baru terkait keamanan pangan produk impor. Sementara, sebagian besar pengusaha makanan Indonesia belum mengetahui tentang pemenuhan jaminan keamanan pangan tersebut. Masalah ini menjadi kendala bagi industri kecil untuk mengembangkan usahanya.HACCP (Hazard Analysis Critical Control Points) merupakan sistem manajemen mutu keamanan pangan yang direkomendasikan oleh Codex Alimentarius Commision (CAC). HACCP mendasarkan kepada kesadaran atau perhatian bahwa bahaya akan timbul pada berbagai titik atau tahap produksi, tetapi pengendaliannya dapat dilakukan untuk  mengontrol bahaya-bahaya tersebut.Hasil penelitian menunjukkan Perusahaan Jenang Kharisma dapat menyasar pasar ekspor, terutama pasar ekspor Malaysia dengan potensi pasar sebesar 95,15%. Dengan penerapan HACCP ditemukan 8 titik kritis yang perlu diperhatikan, yaitu suplai air, bahan tambahan pangan, penerimaan bahan baku, pemasakan jenang, pendinginan adonan jenang, pengirisan jenang, pengemasan jenang, dan proses distribusi jenang. Dalam jangka waktu 3 tahun 7 bulan dengan NPV sebesar Rp. 1.944.081.024, 62, dan nilai IRR sebesar 84%, maka PJ. Kharisma layak melakukan pengembangan usaha ekspor.   AbstractJenang is a Kudus traditional food which started to have known globally. However, many cases of food poisoning cause the consumers become more selective for choosing food products. Even for export destination countries from Indonesia food products have started to apply a new regulations related to food safety of imported products. Meanwhile, mostly Indonesian food entrepreneurs do not know yet about the fulfillment of the food safety assurance. The problem has become an obstacle for small industry to develop their business.HACCP (Hazard Analysis Critical Control Points) is a food safety management system which recommended by Codex Alimentarius Commision (CAC). HACCP based on awareness that danger will arise at various points, but restraint can be done to control these hazards.The result showed that Jenang Kharisma Company could target the export market, especially Malaysia export market with 95,15% potential market. With HACCP implementation,  eight critical points that need to be considered have been found, there are water supply, food additives, receiving raw material, cooking jenang, dough cooling jenang, slicing jenang, packaging jenang, and jenang distribution processes. In 3 years and 7 months with NPV at Rp. 1.944.081.024, 62 and the IRR value at 84%, PJ. Kharisma worth to do export business development.
DESAIN PENERAPAN LEAN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT PADA PROSES LOADING PUPUK IN BAG PADA PT. PETROKIMIA GRESIK Agus Tri Wibowo; Naniek Utami Handayani
Industrial Engineering Online Journal Vol 6, No 3 (2017): wisuda periode juli 2017
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.671 KB)

Abstract

PT. Petrokimia Gresik merupakan salah satu produsen pupuk terbesar di Indonesia yang mempunyai jaringan supply chain lintas negara dan distribusi ke seluruh Nusantara baik pupuk curah maupun pupuk in bag. Penelitian ini dilaksanakan pada pelabuhan PT. PG yang merupakan titik utama dari kegiatan logistik di perusahaan ini sendiri, yakni pemuatan dan pembongkaran. Dengan fokus penelitian pada proses pemuatan pupuk in bag. Permasalahan yang terjadi pada proses ini dikarenakan inefisiensi aliran Supply Chain, yang disebabkan oleh adanya waste dan non value added actvity. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui jenis waste apa saja yang terjadi selama proses, serta saran perbaikan dengan menggunakan konsep Lean Supply Chain dan Value Stream Mapping serta mencari penyebab masalah menggunakan 5 Whys dan Fishbone. Jenis pemborosan yang paling berpengaruh selama aliran proses adalah Waiting Time 20,42% dengan Non Value Added Actvity sebesar 51,9% dengan total waktu 280,6 menit. Dengan menggunakan fishbone dan 5Whys dapat diketahui penyebab waste terbesar diantaranya adalah lamanya truk menunggu muatan, banyaknya crane tidak sehat, serta tidak adanya penjadwalan dan alokasi muatan. Sementara rekomendasi yang diberikan adalah penjadwalan dan pengalokasian, pengadaan lini khusus di gudang, penyediaan crane dengan kondisi kecepatan muat yang sesuai. Berdasarkan saran perbaikan diprediksi dapat mereduksi total NVA sebesar 59.8% dari 280,6 menit menjadi 112,8 menit. Abstract[Design Implementation of Lean Supply Chain Management: A Case Study on Loading Process of In Bag Fertilizer at PT. Petrokimia Gresik Port] PT. Petrokimia Gresik is one of the largest fertilizer producer in Indonesia which has a cross-country network of supply chain and distribution throughout the archipelago, either in bulk fertilizer or in bag fertilizer. This research was conducted at PT. Petrokimia Gresik port which is the main point of the logistics activities in the company itself, either loading or unloading. This research focus on the process of loading in bag fertilizer. Problems that occur in this process are due to the inefficiency of the flow of the Supply Chain, caused by the presence of waste and non-value added activities. The purpose of this study was to determine what kind of waste that occurs during the process, as well as suggestions for improvements using the concept of Lean Supply Chain and Value Stream Mapping, and look for the cause of the problem using the 5 Whys method. The most influential type of waste during the process stream is Waiting Time 20.42% with total of Non-Value Added activies of 51.9% of total time (280,6 mins). By using 5Whys, the largest cause of waste found are the length of the truck waiting for the cargo, numbers of crane are already inproper, and the absence of the scheduling and charge allocation. Recommended solutions are scheduling and allocation, creation of special line in the warehouse, and supplying cranes with appropriate load speed. Based on improvement suggestions, total NVA predicted to be reduced to 59.8% from the NVA itself from 280,6 mins into 112,8 mins.

Page 70 of 126 | Total Record : 1253


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 4 (2024): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2024 Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024 Vol 13, No 2 (2024): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2024 Vol 13, No 1 (2024): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2024 Vol 12, No 4 (2023): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2023 Vol 12, No 3 (2023): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2023 Vol 12, No 2 (2023): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2023 Vol 12, No 1 (2023): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2023 Vol 11, No 4 (2022): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2022 Vol 11, No 3 (2022): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2022 Vol 11, No 2 (2022): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2022 Vol 11, No 1 (2022): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2022 Vol 10, No 1 (2021): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2021 Vol 9, No 4 (2020): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2020 Vol 10, No 4 (2021): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2021 Vol 10, No 3 (2021): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2021 Vol 9, No 3 (2020): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2020 Vol 9, No 2 (2020): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2020 Vol 9, No 1 (2020): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2020 Vol 8, No 4 (2019): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2019 Vol 8, No 3 (2019): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2019 Vol 8, No 2 (2019): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2019 Vol 8, No 1 (2019): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2019 Vol 7, No 4 (2018): WISUDA PERIODE OKTOBER 2018 Vol 7, No 3 (2018): WISUDA PERIODE JULI 2018 Vol 7, No 2 (2018): WISUDA PERIODE APRIL 2018 Vol 7, No 1 (2018): WISUDA PERIODE JANUARI 2018 Vol 6, No 4 (2017): wisuda periode oktober 2017 Vol 6, No 3 (2017): wisuda periode juli 2017 Vol 6, No 2 (2017): wisuda periode april 2017 Vol 6, No 1 (2017): Wisuda Periode Januari Tahun 2017 Vol 5, No 4 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016 Vol 5, No 3 (2016): Wisuda Juli Tahun 2016 Vol 5, No 2 (2016): Wisuda April Tahun 2016 Vol 5, No 1 (2016): wisuda januari Tahun 2016 Vol 4, No 4 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015 Vol 4, No 3 (2015): Wisuda Juli Tahun 2015 Vol 4, No.2 Tahun 2015 Vol 4, No.1 Tahun 2015 volume 3,nomor 4,tahun 2014 Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013 Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 Volume 1, Nomer 4, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 3, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 2, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 1, Tahun 2012 More Issue