cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Industrial Engineering Online Journal
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
INDUSTRIAL ENGINEERING ONLINE JOURNAL adalah Karya Ilmiah S1 Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Diponegoro yang memuat tulisan ilmiah dan hasil-hasil penelitian, kajian ilmiah, analisis dan pemecahan permasalahan di Industri yang erat hubungannya dengan bidang Ilmu Teknik Industri.
Arjuna Subject : -
Articles 1,253 Documents
ANALISIS KESESUAIAN PENERAPAN SAFETY MANAGEMENT SYSTEM PADA PT ANGKASA PURA I KANTOR CABANG BANDAR UDARA ADI SUMARMO DENGAN STANDAR PKPS 139 (DOC 9859 ICAO) Raharjo, Ridwan; P, Susatyo Nugroho W
Industrial Engineering Online Journal Vol 6, No 1 (2017): Wisuda Periode Januari Tahun 2017
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.825 KB)

Abstract

Saat ini industri penerbangan di Indonesia berkembang pesat. Menurut kementerian perindustrian menyatakan bahwa industri penerbangan nasional diperkirakan akan berkembang semakin pesat dan padat di masa depan.Populasi pesawat pada tahun 2014 sebanyak 750 pesawat dan diperkirakan akan melonjak mencapai 1030 pesawat pada 2017. Hal ini mengakibatkan semakin padat jadwal keberangkatan dan kedatangan pesawat di bandar udara. Peningkatan jadwal penerbangan pesawat akan berbanding lurus dengan peningkatan risiko terjadinya kecelakaan penerbangan ataupun kecelakan kerja.Dalam industri penerbangan terdapat standar-standar yang harus dapat dipenuhi untuk dapat melaksanakan kegiatan penerbangan. Standar-standar tersebut telah ditetapkan oleh organisasi penerbangan internasional yaitu International Civil Aviation Organization (ICAO).PT Angkasa Pura I (Persero) merupakan perusahaan yang bekerja pada bisnis penerbangan di Indonesia.. Jumlah penumpang yang menggunakan jasa penerbangan dari Bandar Udara Adi Sumarmo mengalami peningkatan yaitu pada tahun 2009 sebanyak 634.201 penumpang, tahun 2010 meningkat menjadi 968.412 penumpang, kemudian pada tahun 2013 meningkat menjadi 1.511.228 penumpang (sumber: laporan tahunan Angkasa Pura 2014). Namun dengan peningkatan jumlah konsumen tersebut  pembentukan tim keselamatan masih dapat dikatakan baru, yaitu pada tahun 2012, sehingga memerlukan tindakan evaluasi dan penilaian terhadap kinerja tim tersebut sehingga dapat sesuai dengan standar yang ada.  Dalam melakukan penilaian dilakukan gap analysis dengan membandingkan pada faktor penilaian yang terdapat pada dokumen 9859 ICAO (PKPS 139 tentang Safety Management System).Setelahnya. akan dicri penyebab tidak terpenuhinya standar yang ingin dicapai perusahaan untuk kemudian diberikan rekomendasi berdasarkan tindakan yang telah dilakukan oleh perusahaandengan menggunakan barrier analysis.   ABSTRACTCurrently the airline industry in Indonesia is thriving. According to kementerian perindustrian state that the national airline industry is expected to rapidly and solid in the future. The population of the aircraft by 2014 as much as 750 planes and is expected to reach soaring 1030 aircraft in 2017. This has resulted in increasingly dense schedule of departure and arrival of aircraft at the airport. Improved aircraft flight schedule will be directly proportional to the increase in the risk of the accident flight or work accident. In the airline industry there are standards that must be met to be able to carry out the flight. In the airline industry there are standards that must be met to be able to carry out the flight. The standards set by international aviation organizations namely the International Civil Aviation Organization (ICAO). PT Angkasa Pura I (Persero) is a company that works on the aviation business in Indonesia. The number of passengers using the Airport flight service from Adi Sumarmo has increased in 2009 as many as 634,201 passengers in 2010 increased to 968,412 passengers, then in 2013 rose to 1,511,228 passengers (source: annual report of Angkasa Pura 2014). But with an increasing number of consumers the formation of a team of safety can still be said to be new, namely in 2012, so it requires action evaluation and assessment of the performance of the team so that it can comply with the existing standards.  In conducting the assessment performed gap analysis by comparing on the assessment factors contained in document 9859 ICAO (PKPS 139 about Safety Management System). Afterwards. will not cause dicri satisfy the standards to be achieved for the company then given recommendations based on actions that have been carried out by company by using barrier analysis.
PENILAIAN KESIAPAN KAWASAN INDUSTRI CANDI UNTUK MENJADI ECO-INDUSTRIAL PARK Diery Leonardo Sipayung; Aries Susanty
Industrial Engineering Online Journal volume 3,nomor 4,tahun 2014
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.819 KB)

Abstract

Salah satu strategi yang dijalankan oleh pemerintah untuk meningkatkan ekonomi nasional adalah dengan mengembangkan Kawasan Industri, salah satu kawasan industri yang dikembangkan adalah Kawasan Industri Candi yang terletak di Semarang. Pengembangan kawasan industri memiliki dampak positif dan dampak negatif. Dampak positif yang dirasakan oleh masyarakat di antaranya: semakin meningkatnya perekonomian dan pendapatan masyarakat, semakin terbukanya lapangan pekerjaan, dan kemajuan di bidang teknologi. Dampak negatif yang terjadi antara lain: rusaknya ekosistem sekitar kawasan akibat pembuangan limbah yang berlebihan, terjadinya pemadatan tanah akibat zat asam, serta ancaman berbagai penyakit akibat pencemaran air dan udara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kesiapan dikembangkannya Eco-Industrial Park di Kawasan Industri Candi melalui penyesuaian dengan prinsip-prinsip EIP dengan menetapkan 3 skala yaitu 1 “Sudah menerapkan sepenuhnya”. 2 “Sudah menerapkan tetapi belum sepenuhnya, dan 3 “belum menerapkan sama sekali”. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan, diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa 5 prinsip EIP belum sama sekali diterapkan dan 1 prinsip sudah dilakukan namun belum sepenuhnya. ABSTRACTOne of the strategies implemented by the government to improve the national economy is by developing Industrial Parks, one of the industrial Park which is developed by the government is Candi Industrial Parks that is located in Semarang. The development of the industrial park have positive and negative impacts. Positive impacts include: an increase in people's income and economy, employment opportunities, and the improvement of technology. The negative impacts are: the destruction of ecosystems around the area as a result of excessive waste disposal, soil compaction due to the occurrence of acidic substances, and the threat of variety diseases caused by the pollution of water and air. This study aims to analyze the development of readiness of Candi Industrial Park to become an Eco-Industrial Park through adjustments to the principles of EIP to 3 scale which is 1 "already fully implemented". 2 "already but not yet fully implemented, and 3" still not apply at all ". Based on the research that has been done, the results indicate that the 5 principles of EIP has not at all applied and 1 principle has been done but still not fully implemented.
USULAN PERENCANAAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN OBAT DENGAN PENDEKATAN CONTINOUS REVIEW MODEL DENGAN MEMPERTIMBANGKAN FAKTOR EXPIRY PRODUCT DAN RETURN Andina Pratiwi; Purnawan Adi Wicaksono; Hery Suliantoro
Industrial Engineering Online Journal Vol 7, No 1 (2018): WISUDA PERIODE JANUARI 2018
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.694 KB)

Abstract

Rumah Sakit adalah Fasilitas Pelayanan Kesehatan Masyarakat yang berfungsi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam bidang kesehatan. Adapun salah satu tujuan Rumah Sakit adalah untuk memberikan pelayanan obat – obatan pada waktu yang tepat dan dalam dosis serta cara pemakaian yang tepat. Proses pengelolaan obat di Rumah Sakit meliputi perencanaan, pengadaan, penyimpanan, dan distribusi. Instalasi Farmasi adalah salah satu bagian di Rumah sakit yang berfungsi sebagai unit yang menangani manajemen obat – obatan. Seperti yang diketahui jenis penyakit dan permintaan obat adalah salah satu hal yang tidak bisa diprediksi. Pada kondisi saat ini di Instalasi Farmasi salah satu Rumah Sakit di Kota Semarang terdapat obat yang tidak mengalami permintaan selama 3 bulan berturut – turut atau biasa disebut dengan deathstock. Hal ini tentu akan menyebabkan biaya persediaan yang besar akibat biaya simpan yang besar, dan selain itu akan menyebabkan modal tertanam bagi Rumah Sakit. Jika terlalu lama disimpan di gudang maka obat akan kadaluwarsa dan tidak dapat digunakan lagi. Salah satu cara untuk mengurangi kerugian akibat kadaluwarsa produk adalah dengan mengembalikannya ke distributor/supplier obat. Hal ini akan memakan waktu pengembalian 5 hingga 6 bulan. Hal ini menimbulkan resiko stockout dan lost – sales yang tinggi atas penjualan obat – obatan tersebut.maka perlu dilakukan pengendalian persediaan obat dengan mempertimbangkan probabilistic demand, kadaluwarsa produk, dan pengembalian produk untuk mengurangi total biaya persediaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kuantitas pesan yang optimal dan mengurangi jumlah produk kadaluwarsa dan return sehingga total ongkos persediaan akan berkurang. Metode yang akan digunakan adalah continuous review system. Dari hasil perhitungan maka dapat disimpulkan bahwa metode yang continuous review akan dapat menyelesaikan permasalahan dari Instalasi Farmasi Rumah Sakit untuk mengurangi jumlah deathstock item di gudang Farmasi dan mengurangi total biaya persediaan Rumah Sakit.   AbstractThe Principles of Medicine Inventory Control Planning Using Continous Review Model with Expiry Product and Product Return Factors. The Hospital is a Public Health Service Facilites that fits to meet the needs of the community in the field of health. Hospital has a service goal is to provide medicine services at the right time and in the dosage and how to use the right. Medication management processes in hospitals include planning, procurement, storage, and distribution. Pharmacy Installation is one part of the Hospital that serves as a unit that handles drug management. As is known the type of disease and demand for medicine is one thing that can’t be predicted. Therefore, inventory management is very important in handling non-constant demand cases such as medicine. In the current conditions in Pharmacy Installation of one of the Hospital in Semarang there are medicine that were not sold for 3 months in a row or a.k.a deathstock. This will inevitably lead to large inventory costs due to large storage costs, and otherwise it will lead to embedded capital for hospitals. If it is too long stored in the warehouse then the medicine will expire and can’t be used again. To reduce losses due to product expiry is to return it to the drug distributor / supplier. This will take a 5 to 6 month payback period. This cause a high stockout and lost-selling risk on the sale of medicine. It is necessary to control the supply of medicines by considering probabilistic demand, product expiry, and product return to reduce total inventory cost. The purpose of this study is to determine the optimal quantity order and reduce the amount of product expiry and return so that the total cost of inventory will decreased. The method to be used is continuous review system. From the calculation results it can be concluded that the continuous review method will be able to solve the problems of Hospital Pharmacy Installation to reduce the number of deathstock items in Pharmaceutical warehouse and reduce the total inventory cost of hospital supplies.
ALTERNATIF PEREKAT ALAMI PADA PRODUKSI BAMBU LAMINASI DENGAN METODE VALUE ENGINEERING DALAM USAHA MENUJU SUSTAINABLE PRODUCTION Dita Wahyuning Ratri; Denny Nurkertamanda
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 1, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah diketik dengan kertas ukuran A4 dan ditulis dengan tipe font Times New Roman ukuran 11 pt, spasi tunggal, dengan format 1 kolom. Batas margin atas 2,5 cm, kiri 3 cm, bawah 2,5 cm dan margin kanan 2,5 cm. Judul makalah dan nama penulis (tanpa gelar akademis) ditulis rata tengah pada halaman pertama dengan ukuran masing-masing 12 pt dan 11 pt.  Makalah dengan penulis lebih dari satu orang, penulis utama ditulis pada urutan pertama. Makalah diawali dengan abstrak sepanjang maksimum 200 kata dalam bahasa indonesia/inggris dalam satu paragraph. Abstrak berisi ringkasan penelitian (latar belakang, tujuan, metode dan kesimpulan hasil penelitian) bukan extended abstract. Abstrak dituliskan menggunakan huruf Times New Roman 10 pt, spasi tunggal
MANAJEMEN RISIKO BAGIAN AIRSIDE MENGGUNAKAN THE STRUCTURED WHAT-IF TECHNIQUE DAN HOUSE OF RISK (Studi Kasus di PT Angkasa Pura 1 Cabang Bandar Udara Adi Sumarmo Surakarta) Kharisma Ningrum; Diana Puspita Sari
Industrial Engineering Online Journal Vol 5, No 1 (2016): wisuda januari Tahun 2016
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.947 KB)

Abstract

PT Angkasa Pura merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang pengelolaan jasa kebandarudaraan dan navigasi penerbangan. Pelayanan yang diberikan meliputi jasa aeronautika dan non-aeronautika. Jasa aeronautika merupakan pelayanan yang diberikan kepada aircraft dan passenger. Setiap kecelakaan penerbangan dapat menyebabkan kerugian yang fatal dan tidak terduga. Secara statistik hampir 80% dari kecelakaan penerbangan  terjadi di bandara. Pada tanggal 30 November 2004 Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 538 dari Bandara Soekarno Hatta – Bandara Adi Sumarmo dengan jumlah penumpang 146 orang mengalami kecelakaan  saat landing di Bandara  Adi Sumarmo.  Kecelakaan ini mengakibatkan  26 korban meninggal dunia, 55 luka berat dan 63 mengalami luka ringan. PT Angkasa Pura I cabang Bandara Adi Sumarmo belum menyelesaikan proyek pada tahun 2014  sebesar  87% dari proyek yang telah direncanakan pada rencana kerja.  Jika pengerjaan proyek tersebut tertunda dapat berakibat pada risiko-risiko yang tidak dapat dihilangkan dalam perusahaan. Salah satu penyebab proyek yang tertunda dapat disebabkan oleh adanya pergeseran anggaran. Penelitian ini menjelaskan tentang penerapan manajemen risiko pada bagian airside di PT. Angkasa Pura 1 Cabang Bandar udara Adi Sumarmo. Metode yang digunakan yaitu HOR (House of Risk) perpaduan antara HOQ (House of Quality) dan FMEA (Failure Mode and Effect Analysis)dan SWIFT (The Structured What-If Technique). Pada risiko fase penerbangan diperoleh 23 kejadian risiko, 23 penyebab risiko dan 19 usulan strategi. Pada risiko kerja dibagian airside diperoleh 13 kejadian risiko, 13 penyebab risiko dan 8 usulan strategi. Usulan strategi prioritas pertama yaitu pemasangan CCTV di bagian airside.  Abstract Angkasa Pura Inc. is one company that is engaged in the management and operation of airport services and flight navigation. Angkasa Pura Inc. provides aeronautical and non-aeronautical services. Aeronautical services are services provided to aircraft and passenger .Each flight accident may causes fatal and unexpected losses. Statistically, nearly 80% of aviation accidents occurred at the airport. On November 30th, 2004 Lion Air Airlines with flight number JT 538 from Soekarno Hatta - Adi Soemarmo with 146 passengers crashed during landing at Adi Soemarmo Airport. This accident resulted in 26 victims died, 55 were seriously injured and 63 suffered minor injuries. Angkasa Pura I Inc. which branch at Adi Soemarmo Airport has not completed the project in 2014 amounted to 87% of the planned project on the work plan. If the project is delayed this may result in risks that can not be eliminated in the company. One of the causes of delayed projects can be caused by the shifting of the budget. This study uses the application of risk management phase of flight at airside at Angkasa Pura I Airports Adi Soemarmo. The method used are HOR (House of Risk), a combination of HOQ (House of Quality), FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) and SWIFT (The Structured What-If Technique). At the risk of flight phase  found 23 of risk event, 23 of risk agent and 19 proposed strategy to mitigate the risk. At the risk of work  found 13 of risk event, 13 of risk agent and 8 proposed strategy to mitigate the risk The first priority of the strategy is the installation of CCTV at the airside.
Perancangan Alat Bantu WC Duduk Untuk Aktifitas Buang Air Besar Menggunakan Metode Quality Function Deployment (QFD) Keke Nikea Dewantoro; Heru Prastawa
Industrial Engineering Online Journal Vol 8, No 2 (2019): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2019
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.483 KB)

Abstract

Pentingnya buang air besar menggunakan toilet jongkok dari segi kesehatan terbukti dalam penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Digestive Diseases and Sciences, Dov Sikirov menilai bahwa berjongkok atau duduk saat di toilet bisa memengaruhi kelancaran saat buang air besar (BAB). Ketika menggunakan toilet duduk, otot yang tidak berkontraksi (tidak menekan) hanya sebagian tetapi pada saat jongkok, seluruh otot puborectalis tidak bekerja, sehingga memudahkan proses pembuangan. Berdasarkan kuesioner yang di sebar ke 30 responden dengan kategori umur di atas 20 tahun, hasil kuesioner pendahuluan menunjukkan bahwa 84% masyarakat menggunakan toilet umum untuk aktifitas BAB. Hanya 16% masyarakat yang tidak pernah buang air besar di fasilitas umum. Dari hasil penelitian sebagian besar masyarakat 64% memilih untuk menggunakan WC Jongkok dibanding dengan WC Duduk yang hanya mendapat suara 36% dari masyarakat dan masih ada beberapa masyarakat sebesar 64% yang telah menggunakan WC duduk dalam posisi jongkok. Adanya faktor seperti kotor, kebiasaan, dan feses tidak keluar yang menyebabkan pengguna WC duduk  melakukan dengan gaya jongkok, maka peneliti mengkaji ulang respon  teknis sesuai kebutuhan menggunakan QFD dan  merancang desain alat bantu WC duduk dengan autocad dan sketch up. Tingginya biaya jika harus merubah total bentuk WC duduk sehingga dibutuhkan alat bantu khusus untuk menambahkan pada bagian sekitar WC. ABSTRACTThe importance of defecation using squat toilets in terms of health is evident in research published in the journal Digestive and Gastrointestinal Sciences, Dov Sikirov assesses that squatting or sitting while on the toilet can affect smoothness during bowel movements. When using the toilet seat, the muscles that do not contract (not static) are only partially but when squatting, the entire puborectalis muscle does not work, it is easy to eliminate the process. Based on  the questionnaire used for 30 respondents with the age group above 20 years, the results of the questionnaire showed that 84% of the community used public toilets for BAB activities. Only 16% of people who have never defecated in public. Results of the study, most of the 64%  chose  to use squat toilet with flush toilet which only received 36% of the community and there were still some 64% of the people who had used the toilet to sit in a squat position. The existence of factors such as dirt, habits, and feces that cannot be used by existing people, the researcher reviews the technical response as needed using QFD and designs the flush toilet by autocad and sketch up. The high cost if it changes the total shape of the toilet seat, need special needed tools to help in the area around the toilet.
USULAN PEMASANGAN IKLAN PADA SURAT KABAR DITINJAU DARI GERAKAN MATA DAN ATENSI PEMBACA SURAT KABAR DENGAN MENGGUNAKAN METODE EYE TRACKING Muhammad Dwi Ramdhani; Denny Nurkertamanda
Industrial Engineering Online Journal Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan usulan kepada pihak pemasang iklan dalam perancangan desain dan penentuan posisi iklan yang mudah dilihat oleh mata pembaca surat kabar. Penelitian ini menggunakan Metode Eye Tracking untuk melihat pergerakan mata pembaca surat kabar pada saat melakukan pencarian bagian yang menarik dari surat kabar. Penelitian ini menekankan pada gerakan mata pembaca surat kabar pada saat melihat halaman surat kabar dalam mencari hal yang dianggap menarik dari isi surat kabar. Dari hasil penelitian didapatkan mata pembaca rata-rata memulai pencarian dari pojok kiri atas dan atensi pembaca lebih tertarik terhadap tulisan yang jelas dan menarik, ini disebabkan karena persepsi orang Indonesia yang membaca dari kiri kekanan dan dari atas kebawah, sehingga kesimpulan dari penelitian ini adalah sebaiknya peletakan iklan yang mudah ditangkap mata pembaca yaitu pada posisi pojok kiri atas dengan mempertimbangkan atensi pembaca yaitu berupa konten-konten yang menarik.ABSTRACTThe purpose of this study is to provide recommendations to the advertisers in designing and ad positioning is easily seen by the eyes of newspaper readers . This study uses the Eye Tracking method to look eye movement of newspaper readers when searching the interesting part of the newspaper. This study more focus on eye movements of newspaper reader while viewing a page in the newspaper for looking interesting parts that are considered the newspaper of the conten. From the results, the average reader's eyes start searching from the top left corner and the attention of the reader is more interested in writing a clear and attractive, because Indonesian perceptions are read from left to right and from top to bottom , so that the conclusions of this study are best placement of ads that are easily captured the reader's eye on the position of the top left corner with the readers attention in the form of content that’s interesting.
Usulan Perbaikan Perencanaan Produksi Pada Produk Engine Tipe CJ untuk mobil Pick Up di PT. XYZ dengan Metode Time – Series Arief Rakhman; Nia Budi Puspitasari
Industrial Engineering Online Journal Vol 6, No 1 (2017): Wisuda Periode Januari Tahun 2017
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.05 KB)

Abstract

Peramalan penjualan memungkinkan sebuah perusahaan memiliki tingkat persediaan yang optimal untuk membuat keputusan pembelian yang sesuai dan mempertahankan efisiensi dari kegiatan operasional. Peramalan menjadi alat bantu penting bagi perusahaan untuk perencanaan yang lebih efektif dan efisien, termasuk bagi PT. XYZ yang merupakan perusahaan otomotif dengan kompetensi unggul pada segmen mobil pick up. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui metode peramalan time series terbaik untuk meramalkan penjualan mesin mobil pick up tipe CJ, dan juga memperoleh hasil peramalan penjualan engine untuk periode selanjutnya, yaitu terhitung bulan Januari 2014 sampai dengan September 2015.Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan metode peramalan time series dan teknik analisis data menggunakan Microsoft Excel dan WinQsb. Tingkat error yang dihasilkan dari metode peramalan diketahui dengan penghitungan kesalahan yang terdiri dari mean absolute deviation (MAD), mean squared error (MSE), mean absolute percentage error (MAPE) dan U theil untuk pengendalian hasil ramalan. Berdasarkan hasil analisis data, diketahui metode peramalan time series terbaik untuk meramalkan penjualan engine pada PT. XYZ adalah metode Linier dengan 3 CMA. Metode ini dipilih karena memiliki nilai tingkat error paling rendah apabila dibandingkan dengan metode lainnya, yaitu dengan Nilai MAD, MSE, MAPE dan U Theil d adalah 339,24; 298607,62; 11,18 ; 0,71.AbstractProposed Improvements In the Production Planning Product Engine Type CJ for cars Pick Up at PT. XYZ Method with Time – Series. Sales forecasting allows a company to have an optimal inventory levels to make informed purchasing decisions accordingly and maintain the efficiency of operational activities. Forecasting be a valuable tool for companies to design more effective and efficient, including for PT. XYZ is an automotive company with special competence in the pickup truck segment. The purpose of this study was to determine the best method of time series forecasting to predict sales of automobile engines pick up type CJ, and also obtain sales forecasting engine results for the next period, included as of January 2014 until September 2015.This research is a descriptive study using time series forecasting methods and techniques of data analysis using Microsoft Excel and WinQsb. The level of error resulting from forecasting methods known to the calculation error which consisted of mean absolute deviation (MAD), the mean squared error (MSE), mean absolute percentage error (MAPE) and U theil to control forecast results. Based on the results of data analysis, time series forecasting methods known best to forecast engine sales at PT. XYZ is a linear method with 3 CMA. This method was chosen because it has the lowest error rate when compared with other methods, namely Rated MAD, MSE, MAPE and Theil U d is 339.24; 298,607.62; 11.18; 0.71.
ANALISIS PENGARUH DIMENSI PEMBENTUK CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) TERHADAP CORPORATE IMAGE AND REPUTATION PADA PT. INDOFOOD CBP SUKSES MAKMUR TBK. DIVISI NOODLE CABANG SEMARANG Adiq Riyan Kurniawan; Susatyo Nugroho W.P
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No.1 Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.083 KB)

Abstract

PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Divisi Noodle Cabang Semarang merupakan perusahaan produsen mie instan yang memproduksi mie instan dengan 40 citarasa dan beberapa merek. Perusahaan ini telah melaksanakan CSR sejak perusahaan berdiri yaitu tahun 1990. Dalam melaksanakan program CSR, perusahaan ini bertujuan dan fokus pada lima pilar CSR perusahaan yaitu Building Human Capital, Strengthening Economic Value, Outreaching to the Community, Protecting the Environment, dan Solidarity for Humanity. Namun pada akhir-akhir ini volume penjualan produk mengalami penurunan. Penurunan volume penjualan ini menunjukkan bahwa corporate image and reputation mengalami penurunan atau kurang baik. Menurut Eman M. Abd-El-Salam, dkk., terdapat tiga indikator corporate image and reputation, yakni service quality, customer satisfaction, dan customer loyalty. Menurut Tuongdung Lenguyen, ada empat dimensi pembentuk CSR yaitu Economic, Legal, Ethical, dan Philanthropic yang mempengaruhi corporate image and reputation. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian dimensi pembentuk CSR apa yang lebih berpengaruh positif terhadap corporate image and reputation sehingga dapat meningkatkan corporate image and reputation tersebut. Pengolahan data ini menggunakan metode SEM (Structural Equation Modeling) dengan bantuan software SPSS dan Lisrel. AbstractPT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Noodle Division Semarang is an enterprise instant noodle manufacturers who produce instant noodles with 40 flavors and some brands. The company has been implementing CSR since the company was established, namely 1990. In implementing CSR programs, the company aims and focus on the five pillars of CSR, there are Building Human Capital, Strengthening Economic Value, outreaching to the Community, Protecting the Environment, and Solidarity for Humanity. But in these days of product sales volume has decreased. The decline in sales volume shows that the corporate image and reputation declined or less good. According to Eman M. Abd-El-Salam, et al., there are three indicators of corporate image and reputation: service quality, customer satisfaction, and customer loyalty. According Tuongdung Lenguyen, there are four dimensions of CSR: Economic, Legal, Ethical, and Philanthropic affecting corporate image and reputation. Therefore, it is necessary to study what the CSR dimensions forming a more positive effect on corporate image and reputation so as to enhance the corporate image and reputation. Processing this data using SEM (Structural Equation Modeling) with SPSS and Lisrel.
ANALISIS PEMILIHAN SUPPLIER PENGADAAN PERALATAN SAFETY PROYEK INDARUNG VI PT SEMEN PADANG MENGGUNAKAN METODE ANALITYCAL HIERARCHY PROCESS (AHP) Ilham Bestari Fadhlillah; Aries Susanty
Industrial Engineering Online Journal Vol 7, No 3 (2018): WISUDA PERIODE JULI 2018
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.666 KB)

Abstract

Industri semen merupakan industri yang sangat dibutuhkan masyarakat,semen digunakan sebagai bahan utma untuk berbagai macam pembangunan seperti membuat rumah, gedung, jembatan dan bangunan lainnya. Semakin tingginya permintaan terhadap semen, membuat PT Semen Padang yang merupakan salah satu produsen terbesar semen di Indonesia, menginginkan peningkatan produktivitas semen setiap tahunnya. Salah satu caranya adalah dengan mendirikan pabrik semen baru sehingga mampu memenuhi permintaan konsumen. Pendirian sebuah pabrik baru tentunya memerlukan perencanaan yang matang, terutama perencanaan waktu pembangunan dan perencanaan biaya. Untuk mendirikan pabrik baru, juga diperlukan perencanaan barang dan jasa yang akan digunakan dalam pembuatannya. Untuk itu diperlukan pemasok yang baik dan mampu menyediakan kebutuhan sesuai dengan spesifikasi yang diperlukan. Oleh sebab itu, dalam Proyek Indarung VI PT Semen Padang, diperlukan metode pemilihan pemasok yang tepat, sehingga mampu menyediakan barang dan jasa yang berkualitas.Metode pengadaan barang dan jasa yang dilakukan Proyek Indarung VI PT Semen Padang saat ini adalah dengan metodepengadaan yang umum digunakan. Metode AHP (Analytical Hierarchy Process) merupakan metode yang sistematis dan tidak membutuhkan waktu yang lama, dan dapat melihatkan bobot prioritas dari kriteria dan  pemasok yang terpilih. Penelitian ini menggunakan metode AHP untuk memilih pemasok pengadaan barang dan jasa Proyek Indarung VI PT Semen Padang. Berdasarkan pemilihan pemasok yang telah dilakukan, CV DODY PRATAMA terpilih menjadi pemasok untuk pengadaan peralatan safety untuk Proyek Indarung VI PT Semen Padang. AbstractThe cement industry is an indispensable industry, cement is used as the primary material for various kinds of development such as building houses, buildings, bridges and other buildings. The higher demand for cement, making PT Semen Padang, one of the largest cement producers in Indonesia, wants to increase cement productivity annually. One way is to establish a new cement factory so as to meet consumer demand. Establishment of a new factory requires careful planning, especially planning of development time and cost planning. To establish a new factory, also needed planning of goods and services that will be used in the manufacture. For that required a good supplier and able to provide the needs in accordance with the required specifications. Therefore, in Indarung VI Project of PT Semen Padang, a proper supplier selection method is required, so as to be able to provide quality goods and services. The method of procurement of goods and services carried out by PT Semen Padang Indarung VI Project is currently using a commonly used method. The AHP (Analytical Hierarchy Process) method is a systematic and time-consuming method, and can look at the priority weight of selected criteria and suppliers. This study uses AHP method to select suppliers of goods and services procurement Indarung VI Project PT Semen Padang. Based on the selection of suppliers that have been done, CV DODY PRATAMA selected to be a supplier for the procurement of safety equipment for Indarung VI Project PT Semen Padang.

Page 72 of 126 | Total Record : 1253


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 4 (2024): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2024 Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024 Vol 13, No 2 (2024): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2024 Vol 13, No 1 (2024): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2024 Vol 12, No 4 (2023): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2023 Vol 12, No 3 (2023): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2023 Vol 12, No 2 (2023): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2023 Vol 12, No 1 (2023): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2023 Vol 11, No 4 (2022): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2022 Vol 11, No 3 (2022): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2022 Vol 11, No 2 (2022): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2022 Vol 11, No 1 (2022): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2022 Vol 10, No 1 (2021): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2021 Vol 9, No 4 (2020): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2020 Vol 10, No 4 (2021): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2021 Vol 10, No 3 (2021): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2021 Vol 9, No 3 (2020): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2020 Vol 9, No 2 (2020): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2020 Vol 9, No 1 (2020): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2020 Vol 8, No 4 (2019): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2019 Vol 8, No 3 (2019): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2019 Vol 8, No 2 (2019): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2019 Vol 8, No 1 (2019): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2019 Vol 7, No 4 (2018): WISUDA PERIODE OKTOBER 2018 Vol 7, No 3 (2018): WISUDA PERIODE JULI 2018 Vol 7, No 2 (2018): WISUDA PERIODE APRIL 2018 Vol 7, No 1 (2018): WISUDA PERIODE JANUARI 2018 Vol 6, No 4 (2017): wisuda periode oktober 2017 Vol 6, No 3 (2017): wisuda periode juli 2017 Vol 6, No 2 (2017): wisuda periode april 2017 Vol 6, No 1 (2017): Wisuda Periode Januari Tahun 2017 Vol 5, No 4 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016 Vol 5, No 3 (2016): Wisuda Juli Tahun 2016 Vol 5, No 2 (2016): Wisuda April Tahun 2016 Vol 5, No 1 (2016): wisuda januari Tahun 2016 Vol 4, No 4 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015 Vol 4, No 3 (2015): Wisuda Juli Tahun 2015 Vol 4, No.2 Tahun 2015 Vol 4, No.1 Tahun 2015 volume 3,nomor 4,tahun 2014 Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013 Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 Volume 1, Nomer 4, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 3, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 2, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 1, Tahun 2012 More Issue