cover
Contact Name
Fitri Mahyudi, SP, MP.
Contact Email
fitri.mahyudi@gmail.com
Phone
+628125033504
Journal Mail Official
Fitri.mahyudi@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian universitas achmad yani Jl. A. Yani Km.32,5 Loktabat Banjarbaru
Location
Kab. banjar,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Inspirasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30254183     DOI : https://doi.org/10.57216/ins
Core Subject :
Jurnal Inspirasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat bidang Pertanian yang terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu Juni dan Desember. Jurnal Inspirasi diterbitkan oleh fakultas pertanian universitas achmad yani banjarmasin
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA DALAM PEMBENIHAN IKAN GABUS (Channa striata) UNTUK MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN NASIONAL Anisa Fitriana; Agung Raka Pratama; Dewi Mustika Putri; Untung Bijaksana
INSPIRASI: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal PKM INSPIRASI Volume 03 Nomor 2 Tahun 2025 ISSN Nomor : 3025-4183 eISSN
Publisher : Fakultas Pertanian UVAYA Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/ins.v3i2.45

Abstract

Upaya peningkatan ketahanan pangan nasional melalui diversifikasi sumber protein hewani menjadi agenda krusial dalam pembangunan sektor perikanan Indonesia. Ikan gabus (Channa striata), yang secara lokal dikenal sebagai haruan, memiliki nilai strategis baik dari aspek ekonomi maupun kesehatan, terutama karena kandungan albuminnya yang tinggi yang berperan dalam percepatan penyembuhan luka dan pengentasan stunting. Namun, ketersediaan benih yang masih mengandalkan tangkapan alam menjadi hambatan utama dalam pengembangan budidaya skala intensif. Laporan ini mengkaji implementasi teknologi tepat guna dalam pembenihan ikan gabus melalui pendekatan pengabdian kepada masyarakat yang komprehensif. Teknologi yang diterapkan mencakup domestikasi induk, manipulasi hormonal menggunakan Ovaprim dan Human Chorionic Gonadotropin (HCG), serta introduksi pakan alami dan buatan. Melalui metode difusi ipteks dan pendampingan partisipatif, program ini berhasil meningkatkan pengetahuan mitra, efisiensi penetasan telur, dan laju kelulushidupan larva. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi teknologi tepat guna dalam pembenihan ikan gabus tidak hanya memperkuat kemandirian ekonomi pembudidaya tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap penyediaan pangan fungsional berkualitas tinggi guna mendukung target nasional penurunan prevalensi stunting
PENYULUHAN TENTANG PEMBUATAN NUGGET PISANG DI DESA SUNGAI BATANG KECAMATAN MARTAPURA BARAT KABUPATEN BANJAR Ahmad Baparki; Nina Budiwati
INSPIRASI: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal PKM INSPIRASI Volume 03 Nomor 2 Tahun 2025 ISSN Nomor : 3025-4183 eISSN
Publisher : Fakultas Pertanian UVAYA Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/ins.v3i2.46

Abstract

Komoditas pisang di Desa Sungai Batang Kecamatan Maartapura Barat Kabupaten Banjar cukup banyak ditanam di lahan-lahan oleh petani. Tanaman pisang di wilayah ini ditanam pada galangan-galangan sawah. Hasil produksi pisang di Desa Sungai Batang ini umumnya dijual masyarakat dalam bentuk tandan buah pisang, tanpa melalui penambahan nilai. Pisang nugget adalah cemilan yang terbuat dari pisang dengan campuran tepung terigu dan juga susu. Kelompok mitra yang menjadi sasaran pengabdian ini adalah Kelompok Tani di Desa Sungai Batang. Kelompok Tani di daerah ini merupakan kelompok tani memiliki potensi ketersediaan buah pisang yang cukup banyak. Komoditas pisang yang dibudidayakan di Kelompok Tani di Desa Sungai Batang ditanam di sepanjang galangan yang tempat budidaya lahan padi. Selama ini semua anggota Kelompok Tani di Desa Sungai Batang hanya memanfaatkan hasil tanaman pisang berupa buah pisangnya untuk langsung dijual tanpa melalui pengolahan. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Kelompok Tani di Desa Sungai Batang Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar pada tanggal 31 Oktober sampai 2 November 2025. Metode yang dipakai pada kegiatan pengabdian ini yakni Metode Community Based Participatory Action Research (CBPAR). Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa 100% anggota Kelompok Tani di Desa Sungai Batang dapat mempraktikan sendiri pembuatan nugget pisang
IMPLIKASI PEMBERDAYAAN KAMPUNG MANDIRI PANGAN MELALUI INTEGRASI URBAN FARMING BUDIKDAMBER DI DESA SUNGAI BATANG KECAMATAN MARTAPURA KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Fitri Mahyudi; Husinsyah; Yarna Hasiani
INSPIRASI: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal PKM INSPIRASI Volume 03 Nomor 2 Tahun 2025 ISSN Nomor : 3025-4183 eISSN
Publisher : Fakultas Pertanian UVAYA Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/ins.v3i2.47

Abstract

Perkembangan masyarakat yang semakin modern dan tantangan ketahanan pangan yang semakin nyata membuat konsep pemberdayaan kampung mandiri pangan melalui integrasi urban farming dan budikdamber (budidaya lele dalam ember) menjadi sorotan utama. Dimana urban farming dan budikdamber merupakan suatu konsep pertanian atau perkebunan yang dilakukan dengan memanfaatkan lahan yang terbatas. Melihat hal tersebut, kegiatan ini bertujuan untuk mengimplikasikan pemberdayaan kampung mandiri pangan, khusunya Desa Sungai Batang melalui integrasi urban farming budikdamber. Metode yang digunakan adalah studi lapangan, observasi langsung serta wawancara. Melalui metode tersebut, hasil yang diperoleh adalah budikdamber yang dibuat dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan masyarakat setempat sehingga dapat memenuhi kebutuhan protein hewani dari hasil budidaya mandiri. Selain itu, teknik akuaponik untuk budidaya kangkung yang diterapkan secara bersamaan dengan budikdamber juga akan menghasilkan bahan pangan berupa sayuran yang dapat menjadi suplai nabati bagi masyarakat dan bisa menjadi hasil jangka panjang bagi warga setempat
PEMANFAATAN FERMENTASI TUMBUHAN KIYAMBANG (Pistia statiotes) MENJADI PUPUK ORGANIK DI DESA TAMBAK ANYAR KECAMATAN MARTAPURA TIMUR KABUPATEN BANJAR Zulipah Mahdalena; Zuraida; Mukhlisah; Subhan Fitriadi
INSPIRASI: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal PKM INSPIRASI Volume 03 Nomor 2 Tahun 2025 ISSN Nomor : 3025-4183 eISSN
Publisher : Fakultas Pertanian UVAYA Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/ins.v3i2.48

Abstract

Tumbuhan Kiyambang (Pistia statiotes) adalah tumbuhan air yang banyak terdapat diperairan yang tenang. Habitat tumbuhnya biasanya di sawah, kolam atau rawa. Perkembangbiakannya yang sangat cepat dapat berpotensi sebagai gulma di persawahan dan kolam, hal ini karena terjadi persaingan dengan tanaman padi dalam penyerapan unsur hara dan juga dapat mengurangi masuknya sinar matahari ke dalam kolam yang mengakibatkan kelarutan oksigen dalam air kolam menurun. Solusi untuk mengurangi melimpahnya kepadatan tumbuhan Kiyambang di persawahan dan kolam, salah satunya adalah dengan memanfaatkannya menjadi pupuk organik dengan cara difermentasi. Fermentasi merupakan proses kimia yang melibatkan mikroorganisme dapat mempercepat terjadinya dekomposisi bahan organik menjadi pupuk organik. Desa Tambak Anyar adalah salah satu desa di kecamatan Martapura Timur, kabupaten Banjar provinsi Kalimantan Selatan, yang wilayahnya sebagian besar mempunyai kondisi wilayah rawa lebak. Desa Tambak anyar terletak tidak jauh dari jalan raya provinsi dan berdekatan dengan aliran sungai Martapura, sehingga masih ada pengaruh air sungai. Desa Tambak Anyar mempunyai luas wilayah kurang lebih 1.980.000 m2 dan berjarak sekitar 6 km dari ibukota Kabupaten. Kondisi perairan di desa Tambak anyar cukup potensial untuk pertanian, sehingga perlu dikembangkan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Salah satu usaha untuk meningkatkan produksi pertanian adalah dengan memanfaatkan tumbuhan kiyambang yang melimpah untuk menjadi pupuk organik. Tujuan dari pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan wawasan dan kemandirian Masyarakat dalam memanfaatkan fermentasi tumbuhan kiyambang menjadi pupuk organik. Kegiatan Pengabdian ini dilaksanakan di Desa Tambak Anyar kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar. di selenggarakan tanggal 09 - 10 Oktober 2025. Kegiatan Pengabdian ini dihadiri oleh tim pengabdian Masyarakat prodi Agribisnis Faperta Uvaya, Perangkat Desa Tambak dan Masyarakat desa setempat. Metode pendekatan yang digunakan adalah dengan metode ceramah, demontrasi, diskusi dan tanya jawab. Kegiatan P2M di Desa Tambak Anyar ini, memberikan dampak positif bagi Masyarakat sehingga dapat meningkatkan pengetahuan, wawasan dan kemandirian masyarakat
SOSIALISASI INSTALASI KOLAM BUNDAR SISTEM RAS (RECIRCULATING AQUACULTURE SYSTEM) DAN MANAJEMEN USAHA BUDIDAYA IKAN DI DESA SUNGAI BATANG KABUPATEN BANJAR Yulius Kisworo; Rozzana Erziaty
INSPIRASI: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal PKM INSPIRASI Volume 03 Nomor 2 Tahun 2025 ISSN Nomor : 3025-4183 eISSN
Publisher : Fakultas Pertanian UVAYA Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/ins.v3i2.49

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pembudidaya ikan terhadap teknologi Recirculating Aquaculture System (RAS) serta prinsip-prinsip dasar manajemen usaha budidaya ikan. Metode yang digunakan berupa sosialisasi interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, dan tanya jawab yang melibatkan 15 orang penangkap ikan dan masyarakat desa Sungai Batang. Materi mencakup instalasi kolam bundar dan prinsip kerja komponen utama RAS serta konsep manajemen usaha budidaya ikan. Evaluasi dilakukan secara kualitatif melalui pengamatan terhadap respons, sikap, dan keaktifan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan antusiasme peserta terhadap cara instalasi kolam bundar dan penerapan sistem RAS serta sikap positif terhadap manajemen usaha. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dilanjutkan dalambentuk pendampingan usaha
PENYULUHAN PEMBUATAN PAES WALUH DI KELURAHAN SUNGAI BATANG KECAMATAN MARTAPURA UTARA KABUPATEN BANJAR Wasdiyanta; Ahmad Baparki; Rohansyah; Bahrun
INSPIRASI: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal PKM INSPIRASI Volume 03 Nomor 2 Tahun 2025 ISSN Nomor : 3025-4183 eISSN
Publisher : Fakultas Pertanian UVAYA Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/ins.v3i2.50

Abstract

Tanaman labu kuning atau waluh (Cucurbita moschata Durch) merupakan salah satu bahan pangan alternatif, tujuan penyuluhan memberikan edukasi kepada masyarakat Desa Sungai Batang terhadap manfaat tanaman dan memberikan pengetahuan kepada masyarakat dalam membuat makanan yang berasal dari tanaman lokal yaitu tanaman waluh, metode yang digunakan dengan metode partisipasi aktif, masyarakat Desa Sungai Batang banyak menghasilkan buah waluh yang di produksi menjadi paes waluh secara tradisional
PENINGKATAAN KAPASITAS PEMBUDIDAYA IKAN NILA KERAMBA MELALUI MANAJEMEN LINGKUNGAN DAN PENGUATAN ORIENTASI PASAR DI DESA AWANG BANGKAL BARAT Yulius Kisworo i22026; Rozzana Erziaty
INSPIRASI: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2026): Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal PKM INSPIRASI Volume 04 Nomor 1 Juni 2026 ISSN Nomo
Publisher : Fakultas Pertanian UVAYA Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/ins.v4i1.85

Abstract

This community service program aimed to enhance the capacity of tilapia cage farmers through strengthening their understanding of environmental management and market orientation in Awang Bangkal Barat Village, Banjar Regency. The program employed an educational socialization method with a participatory approach involving 10 cage fish farmers. The materials presented included water quality management, water pollution control, efficient feed utilization, market orientation, and strategies to improve the competitiveness of aquaculture products. Evaluation was conducted using questionnaires and analyzed through descriptive statistics in the form of frequency distributions and percentages based on a fivepoint Likert scale. The results showed that the participants responded positively and actively participated in discussions and question andanswer sessions. The level of understanding after the activity showed that 6 participants (60%) were categorized as understanding, 2 participants (20%) as highly understanding, and 2 participants (20%) as moderately understanding. No participants were categorized as less understanding or not understanding. These findings indicated that the socialization activity effectively improved farmers’ understanding of environmental management practices and fish marketing strategies. The activity was recommended for further implementation through continuous assistance and broader participant involvement to support the sustainability of tilapia cage farming.
PENYULUHAN TENTANG PEMBUATAN SALE PISANG DI DESA AWANG BANGKAL BARAT KECAMATAN KARANG INTAN KABUPATEN BANJAR Ahmad Baparki; Nina Budiwati
INSPIRASI: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2026): Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal PKM INSPIRASI Volume 04 Nomor 1 Juni 2026 ISSN Nomo
Publisher : Fakultas Pertanian UVAYA Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/ins.v4i1.88

Abstract

Banana commodities in Awang Bangkal Barat Village, Karang Intan District, Banjar Regency, are widely cultivated on farmers' lands. In this area, banana plants are grown on land adjacent to the farmers' rubber plantations. The yield of banana production in Awang Bangkal Barat Village is generally sold by the community in the form of whole banana bunches, without any added value. In fact, through processing, bananas have great potential to increase farmers' income. Banana as a food source is a source of energy (carbohydrates) that can be utilized as contemporary food preparations, one example of which is processing bananas into sale pisang (banana crisps/slices). Sale pisang is a snack made from bananas mixed with wheat flour and milk. The target partner group for this community service is the Farmers' Group in Awang Bangkal Barat Village. The Farmers' Group in this area has the potential for a substantial availability of bananas. The banana commodities cultivated by the Farmers' Group in Awang Bangkal Barat Village are planted on farmers' own land. Thus far, all members of the Farmers' Group in Awang Bangkal Barat Villagehave only utilized the banana crops in the form of the fruit to be sold directly without processing.This community service was conducted at the Farmers Group in Sungai Batang Village, West Martapura District, Banjar Regency, 17 Juni 2026. The method used in this service activity was the Community Based Participatory Action Research (CBPAR) Method. The results of this service activity indicate that 100% of the members of the Farmers Group in Awang Bangkal Barat Village can practice making banana Sales independently
PENINGKATAN NILAI TAMBAH DAN PENGOLAHAN KOPI ROBUSTA (Robusta Canephora) DI DESA AWANG BANGKAL BARAT KECAMATAN KARANG INTAN KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN (PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI –TANI BERSAMA) Fitri Mahyudi; Husinsyah; Yarna Hasiani
INSPIRASI: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2026): Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal PKM INSPIRASI Volume 04 Nomor 1 Juni 2026 ISSN Nomo
Publisher : Fakultas Pertanian UVAYA Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/ins.v4i1.89

Abstract

Awang Bangkal Barat Village, which is located in Karang Intan District, has long been known as one of the kopi producing areas, especially the kopi Robusta type in the southern region of Banjar Regency, South Kalimantan Province. It cannot be denied that the focus of kopi plant utilization activities is not only related to increasing the productivity (volume) of results, but also increasing the quality of the kopi produced. This is a factor that cannot be ignored, because product quality is the main reference for customers in determining the choice of variants spread on the market. This means that quantity and quality are two things that cannot be separated, on the one hand the volume of harvest must be able to maintain the stability of product needs, but on the other hand, product quality must not be neglected just because of pursuing the volume of market demand. Therefore, this service activity is focused on efforts to improve post-harvest quality based on processing kopi into goods that can have economic and tourism value. Bearing in mind, until now the Kopi farmer group in this area still uses manual methods which makes the process longer and quite tiring and has an impact on product quality. This has been accompanied by a transfer of technology to the Kopi Robusta farmer group in the service area. The method used is as follows: (a). Counseling on strategies for improving the quality of kopi kopi Robusta commodities; (b). Training on transfer of technology for the use of kopi plants; and (c) Discussion of the evaluation of the results of the counseling and training that has been carried out as recommendation material for community service activities in the following year.
PENYULUHAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM SECARA BERKELANJUTAN DI KAMPUNG PUTRA BULU DESA AWANG BANGKAL KECAMATAN KARANG INTAN KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Bahrun; Hastirullah Fitrah
INSPIRASI: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2026): Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal PKM INSPIRASI Volume 04 Nomor 1 Juni 2026 ISSN Nomo
Publisher : Fakultas Pertanian UVAYA Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/ins.v4i1.90

Abstract

Putra Bulu Village, Awang Bangkal Village is an area in Karang Intan District, Banjar Regency, South Kalimantan Province. This area is strategically located and close to popular natural tourist areas in Banjar Regency, such as the Meratus Geosite Geopark. The aim of extension is to provide knowledge to the community about sustainable management of natural resources, increase community awareness, knowledge and skills in managing the environment. Method of implementing community service using an approach method, namely providing knowledge to the community about sustainable management of natural resources, which is useful for increasing community awareness, knowledge and skills in managing the environment. The counseling is carried out in the form of lectures, discussions/questions and answers, with a total of 20 participants, the implementation time is approximately 2 hours. The implementer is the Community Service Team, Faculty of Agriculture, Achmad Yani University, Banjarmasin

Page 1 of 3 | Total Record : 30