cover
Contact Name
Sugeng Setia Nugroho
Contact Email
sugengsnugroho@uny.ac.id
Phone
+628562977629
Journal Mail Official
sugengsnugroho@uny.ac.id
Editorial Address
Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta Jl. Colombo No. 1 Karangmalang Yogyakarta 55281, Indonesia
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Medikora: Jurnal Ilmiah Kesehatan Olahraga
ISSN : 02169940     EISSN : 27212823     DOI : 10.21831
Core Subject : Health, Education,
MEDIKORA is a sports health scientific journal published by the Sports Science Study Program of the Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Yogyakarta which contains the results of critical analysis studies and research in the field of sports health. The Journal is published twice a year (April and October).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 322 Documents
PENGARUH LATIHAN PLYOMETRIC BOX JUMP DAN PLYOMETRIC STANDING JUMP TERHADAP KEMAMPUAN VERTICAL JUMP PADA ATLET KLUB BOLA VOLI Bayu Adhitya Bagaskara; Suharjana Suharjana
MEDIKORA Vol 18, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.799 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v18i2.29198

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) adakah pengaruh latihan Box jump terhadap vertical jump atlet putra Ganevo usia 14-17 tahun, 2) adakah pengaruh latihan standing jump terhadap vertical jump atlet putra Ganevo usia 14-17 tahun, 3) jenis latihan yang lebih efektif terhadap vertical jump atlet putra Ganevo usia 14-17 tahun. Penelitian ini adalah experiment dengan desain penelitian yang digunakan adalah “two groups pretest-posttest design”. Instrumen dalam penelitian ini tes vertical jump dengan reliabilitas 0,99 dan validitas 0,989. Subjek dalam penelitian adalah Atlet Klub Bola Voli Ganevo Usia 14 – 17 Tahun yang berjumlah 24 Atlet. Teknik analisis data menggunakan uji t dengan taraf signifikansi 5 %. Hasil penelitian menyimpulkan: (1) ada pengaruh latihan plyometric box jump terhadap vertical jump atlet bola voli putra Ganevo Usia 14-17 tahun, dengan t hitung (8,660) t table (2,201), dan nilai Signifikansi (0,000) dari (0,05), (2) ada pengaruh latihan plyometric standing jump terhadap vertical jump atlet bola voli putra Ganevo Usia 14-17 tahun, dengan t hitung (3,522) t table (2,201), dan nilai Signifikansi (0,005) dari (0,05), (3) latihan plyometric standing jump lebih baik untuk meningkatkan vertical jump atlet bola voli Ganevo putra Usia 14-17 tahun, dengan t hitung (2,133) t table (1,720), dan nilai Signifikansi (0,026) dari (0,05). Selisih posstest sebesar 1,75 cm. EFFECT OF PLYOMETRIC BOX JUMP AND PLYOMETRIC STANDING JUMP TOWARD VERTICAL JUMP ABILITY IN VOLLEY BALL CLUB ATHLETES AbstractThis study aims to determine: 1) is there any influence of Box jump training on vertical jumps of Ganevo male athletes aged 14-17 years, 2) is there any influence of standing jump exercises on vertical jumps of Ganevo male athletes aged 14-17 years, 3) is there any types of exercises give effective effect toward vertical jump of male athlete Ganevo aged 14-17 years. This research is an experiment study using two groups pretest-posttest design. The instrument in this study was a vertical jump test with a reliability of 0.99 and a validity of 0.989. Subjects in this study were Ganevo Volleyball Club Athletes Aged 14-17 Years, 24 Athletes in total as subjects. Data analysis techniques used the t test with a significance level of 5%.The results of the study concluded: (1) there was an effect of plyometric box jump training on the vertical jump of male volleyball athlete Ganevo Age 14-17 years, with t count (8,660) t table (2,201), and the Significance value (0,000) of (0 , 05), (2) there is the influence of plyometric standing jump training on the vertical jump of male volleyball athlete Ganevo Age 14-17 years, with t arithmetic (3,522) t table (2,201), and the Significance value (0.005) of (0 , 05), (3) plyometric standing jump training is better to increase vertical jump for volleyball athletes of Ganevo men aged 14-17 years, with t arithmetic (2,133) t table (1,720), and significance value (0.026) of ( 0.05). Post-test difference of 1.75 cm.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN JASA TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA KOLAM RENANG UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA KAMPUS WATES Martono Martono
MEDIKORA Vol 18, No 1 (2019): April
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.183 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v18i1.29193

Abstract

Kolam renang Universitas Negeri Yogyakarta kampus Wates merupakan sarana tempat yang disewakan untuk umum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan  terhadap kepuasan pengguna kolam renang Universitas Negeri Yogyakarta Wates. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan pengguna di kolam renang Universitas Negeri Yogyakarta kampus Wates. Variabel dalam penelitian ini adalah Kualitas Pelayanan (X) dan Kepuasan pelanggan (Y). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah pengguna kolam renang UNY Wates yang terletak di Jalan Mandung Pengasih Kabupaten Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta 55651. Penelitian ini menggunakan sampel berukuran 100 responden. Pengambilan sampel menggunakan metode Accidental Sampling. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah survai dengan menggunakan instrumen angket. Objek penelitian ini berupa kualitas pelayanan dan kepuasan pengguna kolam  renang Universitas Negeri Yogyakarta kampus Wates yang meliputi tangible, responsiveness, assurance, dan emphaty. Teknik analisis data deskriptif kuantitatif yang digunakan adalah dengan mengonversikan menjadi kategori sangat memuaskan, memuaskan, tidak memuaskan, dan sangat tidak memuaskan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan yang diterima oleh pengguna kolam renang Universitas Negeri Yogyakarta kampus Wates adalah memuaskan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan yang diterima oleh pengguna kolam renang Universitas Negeri Yogyakarta kampus Wates adalah memuaskan dengan presentase sebesar 69%. THE INFLUENCE OF SERVICE QUALITY ON THE CUSTOMERS’ SATISFACTION AT THE SWIMING POOL OF YOGYAKARTA STATE UNIVERSITY WATES.AbstractSwiming pool  of  Yogyakarta State UniversityWates is a sport facility that is for rent to the public. This research aims to determine the influene of service quality on the customers’ satisfaction  at swiming pool of Yogyakarta State University Wates. The problems in this research were whether service quality have the impact to the customers’ satisfaction at swiming pool of Yogyakarta State University. The research variables were Service Quality (X)) and Customers’ Satisfaction (Y). This research was descriptive quantitative. The subjects at this study were customers of swiming pool of Yogyakarta State University Wates at Mandung Street,  Pengasih, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta 55651. This study consisted of 100 respondents. The sampling used in this research was by using accidental sampling method. The data collection technique used were survey using questionnaires. The objects of this research were service quality  on the customers’ satisfaction at the swiming pool of Yogyakarta State University Wates which includes tangible, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. The data analysis technique used was by converting into highly satisfactory, satisfactory, unsatisfactory, and very unsatisfactory categories. The results show that users’ satisfaction of swiming pool of Yogyakarta State University Wates is satisfactory. The customers’ satisfaction at swiming pool of Yogyakarta State University Wates was satisfying with a percentage of 69%.
Profil kondisi fisik: kecepatan, daya tahan, kelincahan, dan daya ledak siswa sekolah sepakbola kelompok 15 tahun tingkat elit dan non-elit di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Sulistiyono, Sulistiyono
MEDIKORA Vol 19, No 1 (2020): April
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.104 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v19i1.30253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kondisi fisik khususnya komponen kecepatan, daya tahan, kelincahan, dan daya ledak siswa sekolah sepakbola (SSB)  kelompok umur 15 tahun  tingkat elit dan non-elit di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah survey dengan sampel masing-masing berjumlah 30 siswa pada kelompok elit dan non elit. Komponen kondisi fisik siswa SSB kelompok umur 15 tahun tingkat elit memiliki profil kecepatan rata-rata 6,91 detik, daya tahan rata-rata 3,99 menit, kelincahan rata-rata 18,33, dan daya ledak rata-rata 52,80 cm, sedangkan tingkat non-elit memiliki profil kecepatan rata-rata 8,28 detik, daya tahan rata-rata 5,22 menit, kelincahan rata-rata 19,46, dan daya ledak rata-rata 48 cm dengan alat ukur kecepatan tes lari 50 m, daya tahan tes lari 1000 m, kelicahan dengan shuttle run test, dan daya ledak otot tungkai dengan tes vertical jump.  Profile of physical condition: speed, endurance, agility, and explosive power of 15 years old football school students (SSB) of elite and non-elite level in Yogyakarta Special Region province Abstract This research intends to investigate the profile of the physical condition of speed, endurance, agility, and explosive power of 15 years old Football School (SSB) students of elite and non - elite level in Special Region of Yogyakarta Province.  The method used was by survey where each sample consisted of 30 students at the elite and non-elite group. The physical condition components of  15 year age SSB students of elite level has average speed 6.91 seconds measured by 50 m sprint, aerobic endurance average 48.7 cc / kg / minute, agility average 18.33 measured by shuttle run, and leg muscle explosive power average 52.80 cm, while the non-elite level has speed profile average 8.28 seconds, durability average 39.43, agility average 19,46, and explosive power average 48 cm with 50 m run speed measurement test, aerobic endurance, agility by shuttle run test, and leg muscle explosive power by vertical jump test.
TINGKAT KEBERHASILAN MASASE FRIRAGE DAN AKUPRESURDALAM MENGURANGI NYERI DAN MENINGKATKAN ROM(RANGE OF MOTION) PADA PASIEN CEDERA BAHU DI KLINIKSASANA HUSADA YOGYAKARTA Feri Anggriawan, Rahmah Laksmi Ambardini
MEDIKORA Vol 14, No 1 (2015): April
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.465 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v14i1.4568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana tingkat keberhasilan masassefrirage dan akupresur dalam mengurangi nyeri dan meningkatkan ROM (range ofmotion) pasien cedera bahu di Klinik Sasana Husada Yogyakarta.Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental dengan 2 kelompok. Teknikpengambilan data menggunakan tes dan pengukuran. Populasi dalam penelitian iniadalah pasien cedera bahu di Klinik Sasana Husada Yogyakarta Maret sampai Apriltahun 2013. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan teknik incidentalsampling. Sampel yang memenuhi syarat berjumlah 22 orang. Instrumen yangdigunakan dalam penelitian ini adalah tes untuk mengukur ROM dan skala nyeriuntuk mengukur tingkat nyeri. Teknik analisis data menggunakan uji-t setelahsebelumnya melalui uji prasyarat uji normalitas dan uji homogenitas.Secara deskriptif, efektivitas nyeri lebih baik pada kombinasi masase frirage danakupresur dengan menurunkan rasa nyeri sebesar 73,33 % sedangkan pada padakelompok masase frirage 51,14%. Dalam hal menaikkan ROM, untuk semua arahgerak sendi bahu efektivitas lebih besar padakelompok yang mendapat kombinasimasase frirage dan akupresur, dengan efektivitas paling besar pada gerak ekstensi,yaitu sebesar 89,36%. Secara statistik, hasil uji-t baik untuk kelompok masase friragemaupun kombinasi masase frirage dan akupresur signifikan dalam mengurangi nyeridan meningkatkan ROM (p0,05). Peningkatan ROM dan penurunan rasa nyeri lebihbaik pada kelompok yang mendapat perlakuan masase frirage dan akupresur. Dapatdisimpulkan bahwa kombinasi masase frirage dan akupresur dapat mengurangi nyeridan meningkatkan ROM, pada cedera bahu.Kata kunci : Masase frirage, akupresur, nyeri, ROM dan cedera bahu
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS CIRCULO MASSAGE DANSPORT MASSAGE DALAM MENGATASI KELELAHAN KERJAKARYAWAN LAKI - LAKI GADJAH MADA MEDICAL CENTER Kunto Prastowo dan Novita Intan Arovah
MEDIKORA Vol. XIII No. 1 Oktober 2014
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.289 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v0i1.4584

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui perbandingan efektivitas circulo massage dansport massage dalam mengatasi kelelahan kerja karyawan Gadjah Mada Medical Center.Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimen dengan desain treatment bysubjects. Subjek penelitian ini adalah 15 karyawan laki-laki GMC yang direkrut denganteknik purposive sampling. Subjek diberi dua perlakuan yakni circulo massage dan sportmassage dengan selang waktu + 1 minggu. Sebelum dan sesudah perlakuan massagedilakukan pengukuran tingkat kelelahan kerja dengan menggunakan kuisioner kelelahankerja yang telah diujicoba dan dinyatakan valid dan koefisien reliabilitas sebesar 0,779.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif,analisis efektivitas (nilai posttest-pretest)/ pretest) dan uji beda dengan menggunakan ujiwilcoxon signed rank test dengan taraf signifikansi 5 %.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest dan posttest kelelahankerja pada perlakuan circulo massage adalah 29 dan 20,53, uji efektivitas menunjukkanpenurunan 29,20 % (p value: 0,0012). Pada penelitian dengan perlakuan sport massagemenunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest dan posttest kelelahan kerja adalah 29,9 dan17,5, uji efektivitas menunjukkan penurunan 41,47 % (p value : 0.0006). Perbandinganantara kelelahan kerja pada perlakuan efektivitas circulo massage dan sport massagemenghasilkan p value: 0,0287. Dapat disimpulkan sport massage lebih efektifdibandingkan circulo massage dalam mengatasi kelelahan kerja pada karyawan laki-lakiGadjah Mada Medical Center.Kata kunci : Circulo massage, sport massage, kelelahan kerja
PERBEDAAN POLA TIDUR ANTARA KELOMPOK TERLATIH DAN TIDAK TERLATIH Widiyanto, Arif Hidayat Suwarna,
MEDIKORA Vol 15, No 1 (2016): April
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.413 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v15i1.10073

Abstract

AbstrakFaktor keterlatihan berpengaruh terhadap pola tidur seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pola tidur antara kelompok terlatih dan tidak terlatih. Penelitian ini merupakan penelitian ex-post-facto menggunakan metode survei dengan teknik pengambilan data menggunakan angket. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu-ibu komplek Tarakanita dan ibu-ibu member senam aerobik di The Sahid Rich Yogyakarta Hotel. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yaitu responden dari ibu-ibu komplek Tarakanita dipilih yang tidak aktif berolahraga, sedangkan responden dari ibu-ibu member senam aerobik di The Sahid Rich Yogyakarta Hotel dipilih yang rutin senam setidaknya tiga kali dalam seminggu. Total sampel sebanyak 33 orang. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji-t dengan syarat uji-t berupa uji normalitas dan uji homogenitas.Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara pola tidur kelompok terlatih yaitu ibu-ibu member senam aerobik di The Sahid Rich Yogyakarta Hotel dan pola tidur kelompok tidak terlatih yaitu ibu-ibu komplek Tarakanita dengan hasil bahwa pola tidur ibu-ibu member senam aerobik di The Sahid Rich Yogyakarta Hotel lebih baik dari ibu-ibu komplek Tarakanita. Hasil tersebut ditunjukkan dengan t hitung sebesar 3,468 dan p = 0,002, mean yang diperoleh ibu-ibu komplek Tarakanita sebesar 94,00, sedangkan mean yang lebih tinggi dimiliki oleh ibu-ibu member senam aerobik di The Sahid Rich Yogyakarta Hotel sebesar = 104,75. Berdasarkan hasil tersebut dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan pola tidur antara kelompok terlatih dan kelompok tidak terlatih.Kata kunci: pola tidur dan tingkat keterlatihan
EFEKTIVITAS PEMANFAATAN SARANA DAN PRASARANALATIHAN BEBAN DI FITNESS CENTER GOR EBAN DI FITNESS CENTER GOR Priska Dyana Kristi dan Ahmad Nasrullah
MEDIKORA Vol. XII No. 1 April 2014
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.635 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v0i1.4579

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pemanfaatan sarana dan prasarana latihanbeban. Adapun tujuan yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui efektivitaspemanfaatan sarana dan prasarana latihan beban di Fitness Center GOR FIKUNY.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan metodesurvei dengan teknik pengambilan data menggunakan angket. Populasi dalampenelitian ini adalah member Fitness Center GOR FIK UNY, pengambilan sampelmenggunakan teknik purposive sampling yang berjumlah 100 orang. Item pernyataanangket sebanyak 38 item dinyatakan valid dengan reliabilitas sebesar 0,903.Teknikanalisis data menggunakan analisis deskriptif yang dituangkan dalam bentukpersentase efektivitas pemanfaatan sarana dan prasarana latihan beban di FitnessCenter GOR FIK UNY, kedalam lima kategori, sangat baik, baik, cukup baik,kurang baik dan sangat kurang baik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektifitas pemanfaatan sarana danprasarana latihan beban di Fitness Center GOR FIK UNY secara keseluruhan adalahberkategori cukup baik, secara rinci 4 orang (4 %) mempunyai kategori sangat baik,35 orang (35 %) mempunyai kategori baik, 36 orang (36 %) mempunyai kategoricukup baik, 18 orang (18 %) mempunyai kategori kurang baik, dan 7 orang (7 %)mempunyai kategori sangat kurang baik.Kata Kunci : Sarana dan prasarana, latihan beban
HUBUNGAN ANTARA STATUS HIDRASI SERTA KONSUMSI CAIRAN PADA ATLET BOLA BASKET Reza Iman Ramdhan, Cerika Rismayanthi
MEDIKORA Vol 15, No 1 (2016): April
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.202 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v15i1.10068

Abstract

AbstrakSelain kebutuhan nutrisi, atlet juga membutuhkan pengaturan hidrasi dan konsumsi cairan yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi atlet terhadap kebutuhan cairan (hidrasi) serta konsumsi cairan baik saat latihan dan pertandingan pada atlet bola basket putra dan putri kejurda kelahiran usia-18 tahun kabupaten indramayu.Penelitian ini merupakan penelitian korelasi dengan rancangan Mixed methods (Metode campuran), karena pengambilan dan pengolahan data dilakukan dengan dua metode, kualitatif dan kuantitatif yang dilakukan secara berkesinambungan. Metode kuantitatif dilakukan pada analisis konsumsi cairan, sedangkan metode kualitatif dilakukan untuk mengetahui status hidrasi dengan pengukuran PURI. Kuesioner “Food Beverage” (angket minuman) untuk mengumpulkan data meliputi konsumsi cairan, kebiasaan minum yang terdiri dari frekuensi, jenis, dan sumber minuman, dan pengetahuan tentang cairan. Tehnik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampling populasi. Penelitian ini menggunakan populasi atlet bola basket kejurda putra/putri Kab.Indramayu yang berjumlah 24 atlet.Berdasarkan dari hasil penelitian bahwa (1) status hidrasi atlet bola basket kejurda KU-18 tahun Kab.Indramayu yaitu mayoritas mengalami dehidrasi, dari sebanyak 23 atlet; sebanyak 12 atlet atau sebanyak 52,2 % mengalami dehidrasi dan sisanya berada pada status baik, dehidrasi dan sangat dehidrasi. (2) konsumsi cairan pada atlet bola basket kejurda KU-18 tahun Kab. Indramayu mayoritas masih kurang, sebanyak 47 % (11 orang) dari keseluruhan responden berada pada kategori kurang konsumsi cairan. (3) Berdasarkan hasil koefisien korelasi product moment (Pearson Correlation) antara konsumsi cairan dan status hidrasi sebesar rXY -0,185 dengan p (sig.) sebesar= 0,399. Ternyata p0,05; dan arahnya negatif (-); dengan demikian Ho diterima dan Ha ditolak; sehingga dapat disimpulkan ada hubungan negatif yang tidak signifikan antara jumlah konsumsi cairan dan status hidrasi Atlet Kejurda Bola basket KU-18 tahunKata kunci: Status Hidrasi, Konsumsi Cairan, dan Bola Basket
SIKAP MEMBER FITNESS CENTER GOR FIK UNY TERHADAP PROGRAM-PROGRAM LATIHAN KEBUGARAN Abdul Majid Sidik dan Suharjana
MEDIKORA Vol 14, No 1 (2015): April
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.833 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v14i1.4574

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui sikap member Fitness Center GOR FIK UNYYogyakarta terhadap program-program latihan kebugaran. Sikap tersebut didasarkanpada komponen kognitif, komponen afektif, dan komponen konatif.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan metode survei.Sampel dalam penelitian ini adalah member fitness di Fitness Center FIK UNYYogyakarta yang berjumlah 40 orang, dengan intrumen yang digunakan berupa angket.Untuk menganalisis data digunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan persentase.Hasil penelitian diketahui sikap member fitness center di GOR FIK UNYYogyakarta sebagian besar berkategori sangat setuju sebanyak 33 orang (82,5 %) danfrekuensi variabel sikap member fitness pada kategori setuju sebanyak 7 orang(17,5 %). Data tersebut menunjukkan bahwa kecenderungan data berpusat padakategori sangat setuju. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa sikap memberfitness center di GOR FIK UNY Yogyakarta termasuk dalam kategori positif.Kata Kunci: Sikap member fitness, program latihan kebugaran
EFEKTIFITAS TERAPI MASASE DAN TERAPI LATIHANPEMBEBANAN DALAM MENINGKATKAN RANGE OF MOVEMENTPASCA CEDERA ANKLE RINGAN Ali Satya Graha, Susi Harsanti dan
MEDIKORA Vol. XIII No. 1 Oktober 2014
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.24 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v0i1.4590

Abstract

Cedera ankle banyak dialami pemain bolabasket putri karena banyakmenggunakan tumpuan satu kaki saat bermain bola basket seperti saat melakukan layup atau pivot. Banyak pemain yang setelah mengalami cedera tidak mendapatkanpenanganan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas terapimasase dan terapi latihan pembebanan dalam meningkatkan range of movementpasca cedera ankle ringan pada pemain bolabasket di unit kegiatan mahasiswaUniversitas Negeri Yogyakarta.Penelitian ini merupakan penelitian Pre-Experimental Design dengan desainsatu kelompok dengan tes awal dan tes akhir yang mengukur sebelum dan sesudahterapi masase dan terapi latihan pembebanan. Populasi dalam penelitian ini adalahpemain bolabasket di unit kegiatan mahasiswa universitas negeri Yogyakarta.Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling dengan jumlah sampelsebanyak 15 orang. Analisis data menggunakan uji t pada taraf signifikansi 5 %.Hasil penelitian diketahui terapi masase dan terapi latihan pembebananmempunyai tingkat efektivitas dalam penyembuhan pasca cedera ankle padapeningkatan range of movement menjadi lebih baik. Persentase efektivitas terapimasase dan latihan pembebanan pasca cedera ankle pada pengamatan fleksisebesar 91,41% dan pada pengamatan ekstensi sebesar 89,33%.Kata kunci : Terapi masase, terapi latihan pembebanan, range of movement, cederaankle ringan, pemain bola basket.