cover
Contact Name
Sugeng Setia Nugroho
Contact Email
sugengsnugroho@uny.ac.id
Phone
+628562977629
Journal Mail Official
sugengsnugroho@uny.ac.id
Editorial Address
Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta Jl. Colombo No. 1 Karangmalang Yogyakarta 55281, Indonesia
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Medikora: Jurnal Ilmiah Kesehatan Olahraga
ISSN : 02169940     EISSN : 27212823     DOI : 10.21831
Core Subject : Health, Education,
MEDIKORA is a sports health scientific journal published by the Sports Science Study Program of the Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Yogyakarta which contains the results of critical analysis studies and research in the field of sports health. The Journal is published twice a year (April and October).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 322 Documents
IDENTIFIKASI PEMAHAMAN GURU PENJAS DALAMPENGETAHUAN, PENYEBAB, KLASIFIKASIDAN JENIS CEDERA OLAHRAGA Agri Fera Endah Setiani , Bambang Priyonoadi
MEDIKORA Vol 14, No 1 (2015): April
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.751 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v14i1.4569

Abstract

Cedera saat berolahraga dapat terjadi pada siapa saja bahkan dapat terjadi padasiswa saat mengikuti pelajaran olahraga. Guru pendidikan jasmani dan kesehatan perlumengetahui penyebab, klasifikasi dan jenis cedera olahraga agar mampu melakukantindakan yang benar saat mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipemahaman guru pendidikan jasmani dan kesehatan SD, SMP, SMA negeri dalampengetahuan penyebab, klasifikasi dan jenis cedera olahraga se-kecamatan bantul.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian iniadalah seluruh guru pendidikan jasmani dan kesehatan se-Kecamatan Bantul.Pengambilan sampel dengan teknik simple random sampling dengan jumlah sampelsebanyak 20 orang. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakananalisis deskriptif persentase.Hasil penelitian diperoleh kesimpulan identifikasi pemahaman guru pendidikanjasmani dan kesehatan SD, SMP, SMA negeri dalam pengetahuan penyebab, klasifikasidan jenis cedera olahraga se-kecamatan Bantul dalam kategori baik (65 %). Identifikasipemahaman terhadap penyebab cedera olahraga dalam kategori baik (50 %),pemahaman terhadap klasifikasi cedera olahraga dalam kategori baik (65 %) danpemahaman terhadap jenis cedera olahraga dalam kategori baik (60 %).Kata kunci: Pemahaman, penyebab, klasifikasi, jenis, cedera olahraga, guru penjas
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DIET DENGAN INDEKSMASSA TUBUH (IMT) MEMBER FITNESS CENTER DI GADJAHMADA MEDICAL CENTER (GMC) HEALTH CENTER Adhitya Irama Putra dan Suryanto
MEDIKORA Vol. XIII No. 1 Oktober 2014
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.312 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v0i1.4585

Abstract

Jika seseorang memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai diet, diharapkandalam praktiknya juga akan baik, akan tetapi jika seseorang memiliki tingkatpengetahuan mengenai diet yang buruk, dapat diasumsikan bahwa dalam praktiknyapunakan buruk, sehingga ada kemungkinan orang tersebut sulit mendapatkan Indeks MassaTubuh (IMT) dengan kategori normal. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui hubungan tingkat pengetahuan diet dengan IMT member fitness center diGMC .Penelitian ini merupakan penelitian korelatif. Pengambilan data menggunakanangket untuk mengetahui pengetahuan tentang diet dan metode antropometri dengan TBdan BB untuk mengetahui IMT. Subjek penelitian yang digunakan adalah memberfitness center di GMC Health Center yang berjumlah 52 orang. Teknik analisis datamenggunakan korelasi product moment pada taraf signifikasi 5 %.Hasil analisis korelasi diperoleh nilai r hit (0,564) r tab (0,279) artinya adaHubungan yang siginifikan antara tingkat pengetahuan diet dengan IMT MemberFitness Center di Gadjah Mada Medical Center (GMC) Health Center. Hasil Koefisiendeterminan (R2) diperoleh sebesar 0,318, berarti pengetahuan diet memberikansumbangan sebesar 31,8 % terhadap indeks masaa tubuh, sisanya sebesar 68,2 %dipengaruhi faktor lain, seperti aktivitas fisik, pola istirahat dan management stress.Varians variabel IMT tabel R 31,8% ditentukan oleh pengetahuan tentang diet, sisanyasebesar 68,2% ditentukan oleh faktor lain.Kata kunci: Tingkat pengetahuan diet, indeks massa tubuh, gajah mada medical center
PENGARUH KOMBINASI LATIHAN BEBAN-PROPIOCEPTIVE NEUROMUSCULAR FACILITATION TERHADAP KEBUGARAN JASMANI IBU RUMAH TANGGA DUSUN BANJARAN, DESA TEMPUREJO KECAMATAN TEMPURAN, KABUPATEN MAGELANG Ahmad Ridwan , Yudik Prasetyo
MEDIKORA Vol 15, No 1 (2016): April
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.955 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v15i1.10074

Abstract

AbstrakPengetahuan mengenai olahraga yang masih kurang menyebabkan seseorang yang tinggal di daerah pedesaan khususnya ibu rumah tangga hanya melakukan jalan kaki pada waktu luangnya, padahal banyak sekali variasi olahraga yang dapat dilakukan, seperti: kombinasi latihan beban-PNF dengan takaran yang tepat. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kombinasi latihan beban-PNF terhadap kebugaran jasmani ibu rumah tangga Dusun Banjaran, Desa Tempurejo, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan instrument berupa tes pengukuran. Subjek penelitian yang digunakan adalah ibu rumah tangga Dusun Banjaran, Desa Tempurejo, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang yang berjumlah 16 orang. Teknik analisis data menggunakan uji t (paired sample t test) pada taraf signifikasi 0,05.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai-nilai thitung yaitu pada hasil kebugaran jasmani nilai t hitung (6.345) t tabel (2.131). Berdasarkan hasil tersebut dapat diartikan bahwa ada pengaruh yang signifikan kombinasi latihan beban-PNF terhadap kebugaran jasmani ibu rumah tangga Dusun Banjaran, Desa Tempurejo, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang.Kata kunci : kombinasi latihan beban- PNF, kebugaran jasmani, ibu rumah tangga
PERILAKU HIDUP SEHAT MASYARAKAT YANGTERDAMPAK BANJIR LAHAR DINGIN MERAPI DIKABUPATEN MAGELANG Rifky Riyandi Prastyawan dan Cerika Rismayanthi
MEDIKORA Vol. XII No. 1 April 2014
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.25 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v0i1.4580

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku hidup sehat masyarakat yangterdampak banjir lahar dingin merapi di Kabupaten Magelang. Penelitian inimerupakan penelitian deskriptif menggunakan metode survei dengan teknikpengambilan datanya menggunakan angket. Populasi dalam penelitian ini adalahmasyarakat yang terkena dampak lahar dingin merapi di Kabupaten Magelangdengan jumlah responden sebanyak 30 orang, yang kemudian seluruh populasidijadikan subyek penelitian, item pernyataan angket sebanyak 55 item dinyatakanvalid dengan reliabilitas sebesar 0,975. Teknik analisis data menggunakan analisisdeskriptif yang dituangkan dalam bentuk persentase perilaku hidup sehat masyarakatyang terkena dampak lahar dingin merapi di Kabupaten Magelang kedalam limakategori, sangat baik, baik, cukup baik, kurang baik dan sangat kurang baik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku hidup sehat masyarakat yangterkena dampak lahar dingin merapi di Kabupaten Magelang secara keseluruhanadalah berkategori Cukup Baik, secara rinci 2 orang (6,67 %) mempunyai kategorisangat baik, 9 orang (30,00 %) mempunyai kategori baik, 9 orang (30,00 %)mempunyai kategori cukup baik, 8 orang (26,67 %) mempunyai kategori kurangbaik, dan 2 orang (6,67 %) mempunyai kategori sangat kurang baik.Kata Kunci: Perilaku hidup sehat, banjir lahar dingin.
TEKANAN DARAH ANGGOTA KELOMPOK SENAM LANSIA CONDONG CATUR, DEPOK, SLEMAN, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Prijo Sudibjo, Jaka Sunardi, Rachmah Laksmi Ambardini
MEDIKORA Vol 15, No 1 (2016): April
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.652 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v15i1.10069

Abstract

Tekanan darah seseorang akan semakin bertambah dengan bertambahnya usia. Tekanan darah tinggi pada usia lanjut usia (lansia) berkaitan erat dengan timbulnya penyakit jantung, ginjal, stroke dan penyakit pembuluh darah yang lainnya. Latihan fisik yang teratur merupakan salah satu upaya untuk membantu menurunkan level tekanan darah pada lansia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran level tekanan darah kelompok senam lansia dan untuk mengetahui efek senam lansia terhadap tekanan darah kelompok senam lansia.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif cross sectional pada seluruh anggota kelompok senam lansia Paguyuban Lansia Mina Makarti, Condong Catur, Depok, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengambilan subjek penelitian dilakukan secara purposive sampling. Semua subjek diukur tekanan darah dan denyut nadi. Tekanan darah diukur dengan sphygmomanometer air raksa untuk mengetahui tekanan sistolik dan diastolik. Selain itu pada setiap subjek dicari beberapa faktor risiko terhadap terjadinya tekanan darah tinggi, penyakit akibat tekanan darah tinggi, sindroma metabolik serta lamanya mengikuti senam lansia. Data akan ditampilkan secara diskriptif kualitatif dengan persentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari semua subjek penelitian yang mempunyai tekanan darah normal hanya terdapat 8 orang anggota saja atau sekitar 13,1 %, sedangkan sisanya sebesar 53 orang 86,9 % mengindikasikan adanya hipertensi. Hipertensi meliputi prehipertensi 17 orang 27,9 %, hipertensi stage 1 ditemukan 20 orang 32,8 %, dan hipertensi stage 2 sebanyak 16 orang 26,2 %, namun sebagian besar subjek yang terindikasi hipertensi kurang menyadarinya. Selain itu ditemukan pula adanya beberapa faktor risiko lain seperti peningkatan timbunan lemak sentral, indeks massa tubuh (IMT) yang tinggi yang akan mengakibatkan tingginya penyakit cardiovasculare dan sindrom metabolik. Tingginya kasus hipertensi, tingginya timbunan lemak sentral, dan IMT mengindikasikan bahwa efek senam yang diharapkan masih belum bisa dirasakan.Kata Kunci: tekanan darah, tekanan darah tinggi, lansia
TINGKAT KEBERHASILAN THERABAND THERAPY DALAM MENINGKATKAN RANGE OF MOVEMENT (ROM) PASCA CEDERA PERGELANGAN TANGAN PADA TIM UKM SOFTBALL UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA Ardi Utomo dan Novita Intan Arofah
MEDIKORA Vol 14, No 1 (2015): April
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.106 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v14i1.4575

Abstract

Salah satu jenis cedera yang banyak dialami atlet softball adalah cedera pergelangantangan yang salah satu gejalanya adalah penurunan range of movement(ROM)pergelangan tangan. Dewasa ini ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasicedera pada pergelangan tangan meliputi obat, fisioterapi, terapi manual, dan therabandtherapy. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat keberhasilan theraband therapydalam meningkatkan range of movement (ROM) pasca cedera pergelangan tangan timUKM softball UNY.Penelitian ini merupakan penelitian Pre-Experimental Design dengan desainOne-Group Pretest-Postest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah pemain softballUniversitas Negeri Yogyakarta yang pernah mengikuti berbagai turnamen tingkatdaerah, luar daerah dan nasional dengan ROM pergelangan tangan 80% normal.Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak15 orang. Subjek dinilai ROM fleksi, ekstensi, abduksi, dan adduksi sebelum perlakuan(pretest), setelah perlakuan minggu pertama(postest-1), minggu ke-2 (postest-2) danminggu ke-3 (postest-3) dengan menggunakan jangka dan busur. Analisis data yangdigunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, uji efektivitas dan uji beda.Didapatkan hasil bahwa rata-rata (mean) fleksi sebelum perlakuan therabandtherapy (pretest) sebesar 61,20o dan setalah perlakuan theraband therapy selama 3minggu naik menjadi 76,07o atau naik 95,08% mendekati ROM fleksi normal (p value 0,05). Selain itu ekstensi pretest sebesar 52,73o naik menjadi 64,53o pada postest-3atau naik mendekati ROM normal sebesar 92, 19% (p value 0,05). Abduksi pretest11,86o mengalami kenaikan pada postest-3 sebesar 18,13o atau naik mendekati ROMnormal sebesar 90, 67% (p value 0,05). Selain itu adduksi pretest 32,53omengalami kenaikan pada postest-3 sebesar 43,20o atau 96,00% naik mendekati ROMnormal (p value 0,05). Dapat disimpulkan bahwa theraband therapy dapatmeningkatkan ROM pergelangan tangan pasca cedera.Kata kunci: Theraband therapy, cedera pergelangan lengan
HUBUNGAN TINGKAT PENGHASILAN, TINGKAT PENDIDIKANDAN TINGKAT PENGETAHUAN ORANGTUA TENTANGMAKANAN BERGIZI DENGAN STATUS GIZI Irfan Dwi Febrianto dan Cerika Rismayanthi
MEDIKORA Vol. XIII No. 1 Oktober 2014
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.118 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v0i1.4591

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Tingkat Penghasilan,Tingkat Pendidikan, dan Tingkat Pengetahuan Orangtua Tentang MakananBergizi dengan Status Gizi Siswa TK Islam Zahrotul Ulum, Karangampel,Indramayu.Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan teknik angket danpengukuran status gizi. Subjek penelitian ini adalah orangtua dan siswa TK IslamZahrotul Ulum, Karangampel, Indramayu yang berjumlah 38 orang. Instrumenpenelitian untuk mengukur tingkat penghasilan, tingkat pendidikan, dan tingkatpengetahuan orangtua tentang makanan bergizi menggunakan angketsedangkan status gizi siswa menggunakan perhitungan BMI. Teknik menganalisisdata menggunakan korelasi product moment dan analisis regresi tiga prediktoryakni tingkat penghasilan (X1), tingkat pendidikan(X2) dan tingkat pengetahuanorangtua (X3) terhadap variabel outcome yakni status gizi (Y) dengan tarafsignifikan 5 %.Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) terdapat hubungan bermakna antaratingkat penghasilan orangtua dengan status gizi siswa dengan r= 0,649, 2) terdapathubungan bermakna antara tingkat pendidikan orangtua dengan status gizi siswadengan r= 0,590, 3) terdapat hubungan bermakna antara tingkat pengetahuanorangtua dengan status gizi siswa dengan r= 0,574, serta 4) terdapat hubunganbermakna positif antara hubungan tingkat penghasilan, tingkat pendidikan,dan tingkat pengetahuan orangtua tentang makanan bergizi dengan status gizisiswa dengan r= 0,759. Ketiga variabel bebas tersebut secara bermaknamemberikan sumbangan sebesar 57,545 %, dengan model statistik status giziY= 4,525 + 0,000767 X1 + 0,472 X2 + 0,453 X3.Kata Kunci: tingkat penghasilan, tingkat pendidikan, makanan bergizi,
KEMAMPUAN MOTORIK KASAR TUNAGRAHITA KELAS DASARMAMPU DIDIK DIUKUR MELALUI DASAR PERMAINAN BOLATANGAN Wulanning Dyah Eka Pradani , Sumaryanti
MEDIKORA Vol 14, No 1 (2015): April
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.15 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v14i1.4570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar kemampuan motorik kasaranak tunagrahita kelas dasar mampu didik diukur melalui dasar permainan bola tangandi SLB C Senuko Godean Sleman.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan metodesurvei dengan teknik pengambilan datanya menggunakan test. Populasi dalampenelitian ini adalah seluruh siswa tunagrahita SLB C Senuko Godean Sleman yangberjumlah 20 responden, dan seluruh anggota populasi dijadikan subyek penelitian. Ujivaliditas instrumen menggunakan korelasi product moment dan diperoleh hasil 20 soaldinyatakan valid dengan nilai korelasi ≥ r tabel 0.4259 atau probabilitas output SPSS ≤0,05. Uji Reliabilitas Instrumen menggunakan rumus Alpha Cronbach dan memperolehkoefisien reliabilitas antara 0.80-1.00. Teknik analisis data menggunakan analisisdeskriptif yang dituangkan dalam bentuk persentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik kasar anak tunagrahitakelas dasar mampu didik diukur melalui dasar permainan bola tangan di SLB CSenuko Godean Sleman mempunyai kategori baik, adapun hasilnya secara keseluruhandiketahui bahwa sebanyak 87.5 % mempunyai motorik kasar baik , dan sebanyak 12.5% mempunyai motorik kasar tidak baik. berdasarkan faktor pembelajaran passing dapatdiketahui bahwa sebanyak 90 % mempunyai motorik kasar baik , dan sebanyak 10 %mempunyai motorik kasar tidak baik. berdasarkan faktor pembelajaran dribbling dapatdiketahui bahwa sebanyak 85 % mempunyai motorik kasar baik , dan sebanyak 15 %mempunyai motorik kasar tidak baik. berdasarkan faktor pembelajaran shotting dapatdiketahui bahwa sebanyak 85 % mempunyai motorik kasar baik , dan sebanyak 15 %mempunyai motorik kasar tidak baik.Kata kunci: Kemampuan, Motorik Kasar, Bola Tangan
PERSEPSI PASIEN PUTERI PHYSICAL THERAPY CLINICTERHADAP EFEKTIVITAS SPORT MASSAGE DALAM MENGATASIPENYEBAB KESULITAN TIDUR Asna Syafitri Sari dan Sigit Nugroho
MEDIKORA Vol. XIII No. 1 Oktober 2014
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.602 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v0i1.4586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor utama yang menyebabkan kesulitantidur pada pasien puteri physical therapy clinic dan juga untuk mengetahui persepsipasien puteri physical therapy clinic terhadap efektivitas sport massage dalammengatasi penyebab kesulitan tidur.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi penelitian adalah pasienputeri yang memerlukan penanganan sport massage di physical therapy clinic FIK UNY.Teknik sampilng yang digunakan adalah teknik purposif dengan jumlah sampelsebanyak 20 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket tertutup. Analisisdata menggunakan analisis deskriptif dengan teknik kategorisasi yang kemudiandiolah dalam bentuk persentase terhadap total subjek.Hasil penelitian berdasarkan faktor-faktor penyebab kesulitan tidur, yaitu: faktorfisiologis pada kategori sangat tinggi sebanyak 70% respoden, faktor psikologispada kategori sangat tinggi sebanyak 60% responden, dan faktor lingkungan padakategori sangat rendah sebanyak 60% responden. Hasil penelitian persepsi respondenterhadap efektivitas sport massage secara keseluruhan dalam kategori sangat tinggisebanyak 70 % responden, persepsi terhadap efektivitas sport massage pada faktorfisiologis dalam kategori sangat tinggi sebanyak 75% responden, persepsi terhadapefektivitas sport massage pada faktor psikologis dalam kategori sangat tinggi sebanyak65% responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pasien puteri physical therapyclinic mempunyai persepsi yang baik terhadap efektivitas sport massage dalammengatasi penyebab kesulitan tidur.Kata kunci: Persepsi, sport massage, kesulitan tidur.
OPTIMALISASI DAN ARAH PENGEMBANGAN LABORATORIUM ANATOMI , FISIOLOGI DAN HISTOLOGI FIK-UNY Moch. Noerhadi
MEDIKORA Vol. VI No. 1 April 2010
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2184.667 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v0i1.4664

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dosen dan mahasiswa tentang tingkat penggunaan, cara meningkatkan penggunaan (optimalisasi) dan arah pengembangan laboratorium anatomi, fisiologi dan histologi FIK UNY.Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester ganjil yang mengambil mata kuliah Anatomi, Fisiologi dan Histologi. Jumlah sampel didasarkan pada saturasi tema pada focus group discussion maupun in-depth interview. Pemilihan sampel pada mahasiswa dilakukan berdasarkan teknik convenience sampling, sedangkan pada in-depth interview dengan pengelola laboratorium dengan mempergunakan teknik criterion sampling. Pengelola laboratorium yang diwawancarai adalah kepala laboratorium dan tekniksi laboratorium yang dianggap berperan dalam menentukan arah perkembangan laboratorium.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa matakuliah dan praktikum Anatomi, Fisiologi dan Histologi sangat bermanfaat bagimahasiswa. Walaupun sebagian mahasiswa masih mengalami kesulitan untuk memahami materi kuliah dan praktikum dikarenakan bekal yang didapat  dirasakan belum mencukupi. Hal yang dikeluhkan mahasiswa adalah  manajemen alat-alat Anatomi, Fisiologi dan Histologi belum terorganisir dengan baik. Pengelola laboratorium juga merasakan adanya kendala pada fasilitas-fasilitas yang ada, terutama disebabkan oleh jumlah mahasiswa yang terus bertambah, sedangkan fasilitas yang dimiliki tidak mengalami peningkatan yang berarti.Kata kunci: optimalisasi dan pengembangan laboratorium