Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology
Topik-topik yang berhubungan dengan pemanfaatan sumberdaya perikanan, teknologi penangkapan, desain alat tangkap, fish behaviour, experimental fishing, fishing boat desain, fishing port management, sosial ekonomi perikanan.
Articles
11 Documents
Search results for
, issue
"Vol 8, No 1: Januari, 2019"
:
11 Documents
clear
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN IKAN AIR TAWAR DI KABUPATEN SUKOHARJO, JAWA TENGAH
Windiyarti, Putri;
Triarso, Imam;
Sardiyatmo, Sardiyatmo
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 8, No 1: Januari, 2019
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Permintaan merupakan jumlah barang atau jasa yang ingin dan mampu dibeli seseorang pada tingkat harga dan waktu tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat permintaan ikan air tawar yang diduga dipengaruhi oleh variabel harga ikan air tawar, harga daging ayam broiler, harga telur ras, jumlah anggota keluarga dan pendapatan terhadap penentuan konsumsi ikan air tawar serta mengukur besarnya elastisitas permintaan ikan air tawar di Kabupaten Sukoharjo. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode cluster random sampling, dengan jumlah sampel yang diambil yaitu 180 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara. Analisis data dengan menggunakan metode analisis regresi linear berganda dan elastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan Lele merupakan ikan yang sering dikonsumsi masyarakat di Kabupaten Sukoharjo dengan jumlah permintaan 4,1-5 Kg/Bulan. Secara simultan semua variabel bebas berpengaruh signifikan terhadap permintaan ikan air tawar di Kabupaten Sukoharjo. Secara parsial jumlah anggota keluarga berpengaruh signifikan terhadap permintaan ikan Nila dan Lele serta jumlah anggota keluarga dan pendapatan berpengaruh signifikan terhadap permintaan ikan Patin di Kabupaten Sukoharjo dan elastisitas permintaan ikan Nila dan Patin bersifat inelastis, sedangkan elastisitas permintaan ikan Lele bersifat elastis. Hasil analisis elastisitas silang daging ayam broiler dan harga telur ras termasuk barang substitusi terhadap permintaan ikan Nila dan Patin termasuk barang komplementer terhadap permintaan ikan Patin. Hasil elastisitas pendapatan menunjukkan ikan Nila, Lele dan Patin merupakan barang kebutuhan pokok (barang normal).
ANALISIS FINANSIAL USAHA PERIKANAN TANGKAP PURSE SEINE DI TPI KRANJI LAMONGAN JAWA TIMUR
Sanyio, Hotman;
Wibowo, Bambang Argo;
Setyanto, Indradi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 8, No 1: Januari, 2019
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Masyarakat di TPI Kranji Kecamatan Paciran Lamongan tergolong bermata pencaharian sebagai nelayan yang menangkap ikan dikarenakan letak lokasi dari desa tersebut berdekatan dengan perairan lepas. Alat tangkap yang biasa digunakan oleh nelayan di wilayah TPI Kranji yaitu purse seine dan gillnet saja. Penelitian ini dilaksanakan pada 1 Maret sampai dengan 29 Maret 2018 di TPI Kranji Lamongan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek teknis dan aspek finansial alat tangkap Purse Seine di TPI Kranji Lamongan Jawa Timur. Salah satu jaring purse seine yang dioperasikan nelayan di perairan sekitar Lamongan dan Gresik khususnya yang berada di wilayah Kranji Paciran Lamongan memiliki mesh size yang berukuran 3 inchi dan hanya dioperasikan pada saat musimnya. Kapal Purse Seine berukuran 18 – 24 GT dan ukuran jaring 700 m dan badan jaring 300 m. Metode penelitian dilakukan secara purposive sampling dengan pertimbangan seluruh kapal purse Seine yang didaratkan di TPI Kranji yang berjumlah 33 sampel. Metode anaslisis data yang digunakan untuk mengetahui nilaiNPV (Net Present Value),IRR(Internal Rate of Return),Benefit Cost Ratio (B/C Ratio) dan Payback Period(PP). Dari analisis finansial diperoleh nilai rata-rata NPV Rp 352.795.7525,00 , Nilai rata – rata IRR 89 %, Nilai rata – rata PP 2,36 dan nilai rata – rata B/C Ratio 3,0.
ANALISIS KINERJA KOPERASI UNIT DESA MINA RAHAYU DI KRAGAN, KABUPATEN REMBANG
Soryaningsih, Fajar;
Wijayanto, Dian;
Kurohman, Faik
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 8, No 1: Januari, 2019
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Koperasi Unit Desa Mina Rahayu bergerak di bidang perikanan yang secara bersama - sama mengelola perikanan untuk mensejahterakan nelayan. Unit usaha yang dikelola oleh Koperasi Unit Desa Mina Rahayu adalah penyewaan basket, pelayanan pembayaran telepon, pelayanan pembayaran listrik dan SPDN. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja KUD Mina Rahayu, serta untuk mengetahui tingkat pertumbuhan pasar dan pangsa pasar relatif pada usaha KUD Mina Rahayu. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif dengan metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Metode dalam pengambilan sampel anggota KUD Mina Rahayu menggunakan metode quota sampling dan pengambilan sampel karyawan KUD Mina Rahayu menggunakan metode purposive sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis Balanced Scorecard dan analisis Boston Consulting Group (BCG). Hasil kriteria Balanced Scorecard pada empat perspektif yaitu perspektif finansial yaitu kurang baik, perspektif pelanggan yaitu baik, perspektif proses bisnis internal yaitu baik, dan perspektif pembelajaran dan pertumbuhan yaitu baik. Hasil pemetaan Boston Consulting Group (BCG), unit usaha penyewaan basket termasuk ke dalam kuadran “cash cowâ€. Unit usaha pelayanan pembayaran telepon termasuk ke dalam kuadran “cash cowâ€. Unit usaha pelayanan pembayaran listrik termasuk ke dalam kuadran “question markâ€. Unit usaha SPDN termasuk ke dalam kuadran “question markâ€.
STRATEGI PENGEMBANGAN PPP (PELABUHAN PERIKANAN PANTAI) TEGALSARI KOTA TEGAL
Agustina, Susan;
Bambang, Aziz Nur;
Triarso, Imam
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 8, No 1: Januari, 2019
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
PPP Tegalsari memiliki peran penting terhadap peningkatan produksi perikanan sehingga harus ditunjang dengan peningkatan fasilitas dan pemberian pelayanan yang baik bagi pengguna jasanya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat pemanfaatan fasilitas, tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap fasilitas serta pelayanan, dan strategi pengembangan PPP Tegalsari. Penelitian ini dilaksanakan bulan Januari 2017 di PPP Tegalsari Kota Tegal. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif yang bersifat studi kasus. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pemanfaatan luas kolam pelabuhan 95,3 %, kedalaman kolam pelabuhan 40,3%, panjang dermaga 95% dan gedung pelelangan 47 %. Nilai-nilai tersebut bahwa tingkat pendayagunaan untuk kolam pelabuhan dan panjang dermaga sudah optimal. Kedalaman kolam pelabuhan dan gedung pelelangan belum optimal karena nilainya kurang dari 100 %. Hasil analisis tingkat kepuasan menunjukan bahwa pengguna jasa merasa puas terhadap kinerja pelayanan oleh pihak PPP Tegalsari, hal ini ditunjukan dengan nilai IPA dengan rata-rata nilai 3,28. Strategi yang bisa digunakan untuk pengembangan PPP Tegalsari yaitu (1) meningkatkan daya guna fasilitas yang sudah ada, seperti kolam pelabuhan, panjang dermaga dan jetty sehingga nantinya tingkat pemanfaatannya bisa optimal (100%), (2) memberikan penyuluhan dan pembinaan serta menambah personil keamanan, (3) penambahan jumlah alat tangkap yang ramah lingkungan, (4) melakukan pembangunan PPP secara agresif.
ANALISIS TINGKAT KESEJAHTERAAN NELAYAN PENERIMA DAN NON PENERIMA PROGRAM PUMP DI DESA MANGKANG WETAN, KECAMATAN TUGU, SEMARANG
Primawati, Lydia;
Bambang, Azis Nur;
Hapsari, Trisnani Dwi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 8, No 1: Januari, 2019
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik nelayan Mangkang Wetan, menganalisis tingkat kesejahteraan kelompok nelayan “Asih Samudra†sebagai penerima bantuan dan nelayan non penerima bantuan PUMP. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif bersifat studi kasus. Populasi adalah masyarakat nelayan Mangkang Wetan sejumlah 110 nelayan. Jumlah sampel yaitu 21 orang nelayan penerima bantuan PUMP dan 53 orang nelayan non penerima bantuan PUMP yang melakukan aktivitas penangkapan menggunakan alat tangkap trammel net dan bubu. Teknik pengumpulan data dengan metode wawancara dengan kuisioner dan observasi di lapangan. Teknik analisis data menggunakan Indikator Kesejahteraan BPS, UMK dan konsep Nilai Tukar Nelayan (NTN) serta analisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kesejahteraan nelayan. Berdasarkan UMK Kota semarang bahwa data pendapatan nelayan Mangkang Wetan yang memenuhi standar UMK yaitu 73 orang (98,64%). Berdasarkan BPS nelayan Mangkang Wetan kesejahteraan sedang yaitu 71 keluarga (96%), sejahtera tinggi 1 keluarga (1,3%) dan 2 keluarga (2,7%) kriteria kesejahteraan rendah. Berdasarkan kriteria NTN yaitu 60 nelayan memiliki kesejahteraan sedang, 12 nelayan memiliki kesejahteraan tinggi dan 2 keluarga nelayan memiliki kesejahteraan rendah.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA PENANGKAPAN IKAN DENGAN JARING RAMPUS (GILLNET) DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) KALIANDA, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
Wibowo, Bambang Argo;
Setyanto, Indradi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 8, No 1: Januari, 2019
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Proses produksi usaha perikanan tangkap sangat dipengaruhi oleh cuaca, musim penangkapan serta kondisi daerah penangkapan. Hal ini menyebabkan pendapatan nelayan bersifat fluktuatif, maka dari itu diperlukan analisis kelayakan usaha. Tujuan penelitian yaitu menganalisis kelayakan usaha jaring Rampus di PPI Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan secara teknis dan finansial. Penelitian dilaksanakan pada Februari-Maret 2018 menggunakan metode deskriptif bersifat studi kasus dengan jumlah responden sebanyak 42 nelayan jaring Rampus. Hasil penelitian menunjukkan panjang jaring 45 m dengan mesh size 4 cm. Waktu yang diperlukan untuk setting 10-15 menit, immersing 90-120 menit dan hauling 50-60 menit. Ukuran kapal rata-rata nelayan jaring Rampus yaitu panjang 10 m, lebar 2,7 m dan dalam 1,3 m. Hasil tangkapan jaring Rampus yaitu ikan Layur (Trichiurus sp.), ikan Jolot (Saurida sp.) dan ikan Bondolan (Gazza sp.). Hasil analisis kelayakan usaha diperoleh Rp 171.635.357 (Net Present Value), 122% (Internal Rate of Return), 1,18 (Benefit Cost Ratio) dan 1,65 (Payback Periode). Kesimpulan yang diperoleh menunjukkan bahwa usaha penangkapan ikan jaring Rampus di PPI Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan dikategorikan secara teknis dan finansial layak untuk dilakukan.
SISTEM DAN EFISIENSI PEMASARAN IKAN TONGKOL (Euthynnus affinis) DI KABUPATEN CILACAP, JAWA TENGAH
Mufrihah, Laely;
Triarso, Imam;
Kurohman, Faik
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 8, No 1: Januari, 2019
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pemasaran hasil perikanan harus dilakukan secara efisien agar nelayan dan konsumen tidak dirugikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sistem pemasaran, nilai marjin, fisherman’s share dan efisiensi pemasaran ikan Tongkol di Kabupaten Cilacap. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Metode pengambilan daerah sampel menggunakan metode cluster sampling, sampel nelayan menggunakan metode purposive sampling, dan sampel pedagang menggunakan metode sensus. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, marjin pemasaran dan efisiensi pemasaran menggunakan indikator fisherman’s share. Sistem pemasaran ikan Tongkol di kabupaten Cilacap memiliki tiga pola saluran pemasaran yang melibatkan nelayan, pedagang pengumpul, pedagang besar, pedagang kecil dan pedagang pengecer. Marjin pemasaran pada saluran pemasaran 1 sebesar Rp 9.412 dengan nilai fisherman’s share 59%. Pada saluran pemasaran 2 dan 3 marjin pemasaran sebesar Rp 16.361 dan nilai fisherman’s share sebesar 45%. Sistem pemasaran ikan Tongkol di Kabupaten Cilacap dapat dikatakan efisien karena memiliki nilai efisiensi pemasaran < 1. Dan sistem pemasaran paling efisien adalah sistem pemasaran 1 karena memiliki nilai marjin paling rendah, yaitu Rp 9.412 dan memiliki nilai fisherman’s share paling tinggi, yaitu 59%.
ANALISIS PENGGUNAAN MESH SIZE BERBEDA TERHADAP HASIL TANGKAPAN PADA ALAT TANGKAP JALA TEBAR (FALLING GEAR) DI PERAIRAN RAWAPENING KABUPATEN SEMARANG
Jayanto, Bogi Budi;
Boesono, Herry
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 8, No 1: Januari, 2019
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Alat penangkapan ikan jenis Jala Tebar merupakan salah satu unit penangkapan yang produktif di Rawapening. Alat tangkap jala tebar di rawapening memiliki perbedaan mesh size yaitu 2 inchi dan 2,5 inchi. Perbedaan mesh size tersebut menyebabkan perbedaan pula dari jumlah komposisi hasil tangkapan, ukuran hasil tangkapan, dan jenis hasil tangkapan. Tujuan dari Penelitian ini yaitu mengetahui komposisi hasil tangkapan pada alat tangkap jala tebar, ukuran hasil tangkapan, alat tangkap yang paling efektif, dan kelayakan usaha pada nelayan jala tebar di rawapening.Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Studi Kasus pada bulan November hingga Desember 2017. Aspek yang ditekankan dalam penelitian ini adalah menerapkan perbedaan jenis alat tangkap jala tebar dengan mengamati ukuran mesh size yang akan dilihat dari komposisi hasil tangkapan yang berupa jenis dan ukuran hasil tangkapan tersebut. Hasil dari penelitian yaitu Jenis komposisi hasil tangkapan pada Mesh Size 2 inchi terdapat 5 jenis ikan yang ditangkap salah satunya target utama yaitu Ikan Mujahir (Tilapiamossambicus), dan target sampingan Ikan Betutu (Oxyeleotris marmorata), Ikan Wader (Rasbora sp), Ikan Bawal (Colossoma macropomum)dan Ikan Semelong. Sedangkan, pada MeshSize 2,5 Inchi mendapatkan 3 jenis hasil tangkapan yaitu Ikan Mujahir (Tilapiamossambicus), Ikan Wader (Rasbora sp), dan Ikan Bawal (Colossoma macropomum). Mesh size yang baik digunakan yaitu pada Mesh size 2,5 Inchi dengan mata jaring yang dapat menyaring hasil tangkapan yang layak untuk ditangkap dan meminimalisir hasil tangkapan yang belum matang gonad. Nilai R/C Ratio dari semua responden mendapatkan hasil lebih dari 1, menunjukan bahwa usaha perikanan jala tebar menguntungkan sehingga dapat dikembangkan.
VALUASI EKONOMI DAMPAK KEBERADAAN PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA (PPN) BRONDONG LAMONGAN, JAWA TIMUR
Pratama, Desfagri Putra;
Wijayanto, Dian;
Jayanto, Bogi Budi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 8, No 1: Januari, 2019
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
PPN Brondong memiliki peranan strategis dalam pengembangan perikanan dan kelautan, yaitu sebagai pusat atau sentral kegiatan perikanan laut terutama yang berada di wilayah Kabupaten Lamongan Jawa Timur. PPN Brondong Lamongan termasuk ke dalam pelabuhan perikanan tipe B. PPN Brondong mempunyai peranan yang penting dan stategis dalam pembangunan perekonomian nasional. Terdapat banyak unit usaha perikanan yang ada di PPN Brondong antara lain yaitu usaha kapal dogol, usaha kapal mini purse seine, usaha sewa basket, usaha suplai air bersih, dan usaha kantin. Penelitian dilakukan pada bulan Januari sampai dengan bulan Maret tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegiatan operasional PPN Brondong dan menganalisis dampak keberadaan PPN Brondong. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis R/C ratio. Hasil penelitian menunjukkan nilai ekonomi dampak keberadaan PPN Brondong pada tahun 2017 yaitu sebesar Rp. 2.092.890.530.396. Nilai tersebut diperoleh dari total keuntungan usaha perikanan pada tahun 2017 yaitu senilai Rp 2.121.790.096.016 dengan nilai aset pembangunan PPN Brondong yaitu Rp 29.887.655.550. Hal ini menunjukkan bahwa dengan adanya dibangun PPN Brondong Lamongan memberikan dampak ekonomi sebesar Rp 2.092.890.530.396 dengan Net B/C Ratio senilai 73,4.
Evaluasi Tata Letak Fasilitas di Pelabuhan Perikanan Pantai Tegalsari, Kota Tegal
Wulandari, Peni;
Boesono, Herry;
Wijayanto, Dian
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 8, No 1: Januari, 2019
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pelabuhan Perikanan memiliki potensi dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat nelayan pesisir. Pelabuhan Perikanan ditunjukan sebagai tempatnya kegiatan perikanan yang terdiri dari produksi perikanan, pengendalian dan pengawasan sumberdaya ikan, serta pemasarannya. Pengembangan pada Pelabuhan Perikanan Pantai Tegalsari sangat bergantung pada tingkat usaha perikanan yang tumbuh pada masyarakat. Tata letak fasilitas sangat mempengaruhi aktivitas kegiatan perikanan di Pelabuhan Pantai Tegalsari. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fasilitas Pelabuhan Perikanan Pantai Tegalsari, menganalisis tingkat pemanfaatan fasilitas Pelabuhan Perikanan Pantai Tegalsari, dan mengevaluasi tata letak fasilitas di Pelabuhan Perikanan Pantai Tegalsari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus bersifat deskriptif dan metode pengambilan sampel purposive sampling. Metode analisis yang digunakan berupa Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Peta Keterkaitan Kegiatan (ARC) dan tingkat pemanfaatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemanfaatan kedalaman alur pelayaran atau kolam pelabuhan sebesar 100% artinya pendayagunaan fasilitas sudah mencapai optimal, pemanfaatan panjang dermaga sebesar 95% artinya pendayagunaan fasilitas hampir mencapai optimal, dan pemanfaatan ruang Tempat Pelelangan Ikan (TPI) sebesar 44,43% artinya pendayagunaan ruang fasilitas belum mencapai optimal. Fasilitas yang tidak sesuai dengan peletakkan lokasi terhadap fungsi, derajat kedekatannya, dan efisiensi jarak antara lain adalah depot es pada peletakkan gedung jauh dari dermaga muat sehingga dapat dilakukan pemindahan gedung depot es, untuk instalasi air pembuatan saluran air ke TPI agar tempat pelelangan ikan menjadi higienis, dan perbaikan jaring yang harus diperbaiki lokasinya atau dapat dipindahkan peletakannnya dekat dengan dermaga istirahat. Perbaikan dalam perencanaan ulang tata letak fasilitas Pelabuhan Perikanan Pantai Tegalsari.