cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Topik-topik yang berhubungan dengan pemanfaatan sumberdaya perikanan, teknologi penangkapan, desain alat tangkap, fish behaviour, experimental fishing, fishing boat desain, fishing port management, sosial ekonomi perikanan.
Arjuna Subject : -
Articles 404 Documents
PENGGUNAAN METODE TEKNOMETRIK STUDI KASUS DOK CV BUMIREJO PATI KARNITA, JEVIANA MAY; Setiyanto, Indradi; Kurohman, Faik
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 10, No 2: April, 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses reparasi kapal adalah suatu tindakan perbaikan kontruksi atau permesinan pada kapal. CV Bumirejo adalah salah satu tempat reparasi kapal yang ada di Kota Pati. Lamanya kapal yang melakukan reparasi di CV Bumirejo Pati berbeda-beda, sehingga menimbulkan antrian di galangan. Lamanya waktu dan proses antrian tersebut dapat mempengaruhi tingkat kepuasan para pemilik kapal dan tentu saja berpengaruh pula pada produktivitas galangan. Dengan demikian perlu dilakukan upaya peningkatan teknologi yang dapat memperbaiki mekanisme reparasi kapal dan memperpendek waktu reparasi kapal. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat kontribusi dari masing-masing konponen teknologi (technoware, humanware, infoware, dan orgaware); dan menganalisis penerapan teknologi galangan kapal di CV Bumirejo Pati. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif sedangkan pengolahan data dilakukan dengan metode Teknometrik berdasarkan acuan yang dikeluarkan oleh UNESCAP (United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific) tahun 1989. UNESCAP menyatakan bahwa teknologi merupakan kombinasi antara empat komponen pembentuk teknologi yaitu technoware, humanware, infoware, dan orgaware yang saling terkait satu sama lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kontribusi komponen teknologi (technoware, humanware, infoware, dan orgaware) secara berturut-turut yaitu 0,494, 0,772, 0,344, dan 0,388. Nilai intensitas kontribusi komponen teknologi (technoware, humanware, infoware, dan orgaware) secara berturut-turut yaitu 0,314, 0,261, 0,184, dan 0,240. Nilai TCC sebesar 0,490 yang menunjukkan bahwa teknologi yang diterapkan oleh Dok CV Bumirejo Pati adalah semi modern.
ANALISIS KOPERASI UNIT DESA SAROYO MINO DALAM USAHA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NELAYAN DI KABUPATEN REMBANG Pramudya, Ega Anatya Furi; Wijayanto, Dian; Mudzakir, Abdul Kohar
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 10, No 2: April, 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koperasi Unit Desa (KUD) Saroyo Mino merupakan sebuah koperasi yang bergerak dibidang perikanan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan nelayan. Unit usaha yang dikelola oleh Koperasi Unit Desa Saroyo Mino adalah SPDN, waserda, persewaan fasilitas, perkreditan, dan pembayaran rekening listrik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unit - unit usaha yang dikelola KUD Saroyo Mino, serta untuk menganalisis kinerja KUD Saroyo Mino. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif dengan metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. MetodeĀ  pengambilan sampel menggunakan purposive sampling untuk responden karyawan dan quota sampling untuk responden anggota KUD. Analisis yang digunakan adalah Balanced Scorecard. Hasil analisis keseluruhan unit usaha adalah unit usaha yang memiliki keuntungan terendah yaitu unit usaha waserda karena adanya pesaing bisnis sehingga tidak semua anggota berbelanja di waserda. Sedangkan yang memiliki keuntungan tertinggi yaitu unit usaha SPDN karena dana yang dikeluarkan untuk usaha SPDN lebih tinggi dibandingkan dengan dana yang dikeluarkan unit usaha lain. Hasil analisis Balanced Scorecard pada empat perspektif yaitu 74,76% dengan rincian perspektif keuangan 18%, perspektif pelanggan 22,03%, perspektif bisnis internal sebesar 22,24%, dan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran sebesar 12,49%. Hasil analisis Balanced Scorecard dari empat perspektif termasuk dalam kategori baik.
ANALISIS ALAT TANGKAP RAMAH LINGKUNGAN ONEDAY FISHING TERHADAP HASIL TANGKAPAN DI PPN PALABUHANRATU SUKABUMI, JAWA BARAT Prasetya, Pendhina Dinda; Purnama Fitri, Aristi Dian; Kurohman, Faik
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 9, No 3: Agustus, 2020
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan alat tangkap ikan ramah lingkungan berperan penting dalam melanjutkan kelestarian sumberdaya ikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis proporsi hasil tangkapan (sasaran utama dan sasaran sampingan) yang diperoleh pada alat tangkap oneday fishing di PPN Palabuhanratu yaitu Payang (trawl), Bagan Apung (floating lift net) dan Pancing Ulur (long line). Menganalisis ukuran ikan hasil tangkapan sasaran, meninjau apakah hasil tangkapan merupakan ikan layak tangkap berdasarkan referensi dan menganalisis tingkat keramahan lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif yang bersifat studi kasus, dimana prosedur pemecahan masalah yang diselidiki dengan menggambarkan objek penelitian berdasarkan fakta-fakta yang tampak. Penilaian tingkat keramahan lingkungan dilakukan dengan melihat proporsi ikan sasaran utama yang layak tangkap, dan proporsi hasil tangkapan yang dimanfaatkan. Hasil tangkapan utama Payang yaitu ikan Tongkol (Euthynnus affinis) sebanyak 491 ekor (17,33%) atau 99,26 kg (49%). Hasil tangkapan sampingan yang dimanfaatkan 103,16 kg (99,89%). Ikan Tongkol layak tangkap secara biologi 99%, dengan ukuran pertama kali matang gonad 30 cm. Hasil tangkapan utama bagan apung yaitu ikan Pepetek (Leiognathus sp) sebanyak 18.144 ekor (94,93%) atau 98,33 kg (48,98%). Hasil tangkapan sampingan yang dimanfaatkan 102,52 kg (100%). Ikan Pepetek layak tangkap secara biologi 99%, dengan ukuran pertama kali matang gonad 12,5 cm. Hasil tangkapan utama pancing ulur yaitu Layur (Trichiurus lepturus) sebanyak 1.504 ekor (84,30%) atau 190,04 kg (74,55%). Hasil tangkapan sampingan yang dimanfaatkan 65,2 kg (100%). Ikan Layur layak tangkap secara biologi 57,45%, dengan ukuran pertama kali matang gonad 76,1 cm.
ANALISIS PENGARUH PERBEDAAN UMPAN DAN LAMA PERENDAMAN BUBU TERHADAP HASIL TANGKAPAN LOBSTER AIR TAWAR (Cherax quaddricarinatus) DI PERAIRAN RAWA PENING, KABUPATEN SEMARANG Putra, Ilham Syah; Kurohman, Faik; Jayanto, Bogi Budi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 10, No 2: April, 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa nelayan di Rawa Pening menggunakan alat tangkap bubu karena keramah lingkungannya dan tidak memberikan efek yang buruk untuk perairan yang menjadi habitat-habitat target tangkapan mereka Penelitian ini menggunakan alat tangkap bubu untuk mencoba menangkap lobster air tawar dan mengetahui kondisi hasil tangkapan lobster yang masih dalam kondisi hidup. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah menganalisis komposisi hasil tangkapan pada alat tangkap bubu, menganalisis pengaruh perbedaan umpan dan lama waktu penangkapan terhadap hasil tangkapan lobster air tawar pada alat tangkap bubu, serta mengetahui jenis umpan dan lama waktu perendaman terbaik untuk menangkap lobster air tawar di Rawa Pening. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode eksperimental dengan mengoperasikan bubu sebanyak 80 unit yang masing- masing 40 unit bubu dengan umpan kijing dan kelapa bakar sebagai pembanding keong mas untuk mengetahui apakah umpan tersebut juga efektif untuk menarik lobster air tawar. Disisi lain, terdapat pula 40 bubu berumpan keong mas yang akan digunakan sebagai kontrol dari penelitian ini Umpan pada penelitian ini dipasang dengan sistem selang seling dan melakukan perbedaan waktu perendaman yaitu 18 jam sebagai pembanding dan 24 jam sebagai kontrol serta 8 kali pengulangan pada tiap variabel. Analisis data menggunakan uji ANOVA pada software SPSS 16.0 menghasilkan Fhitung untuk ketiga jenis umpan adalah 15,170 dengan signifikasi 0,000; serta Fhitung untuk kedua perbedaan waktu immersing adalah 6,675 dengan signifikasi 0,013. Nilai sig yang didapatkan kurang dari α = 5%, maka H0 ditolak dan dapat dikatakan ada perbedaan rata- rata hasil tangkapan antara pemberian perlakuan umpan kijing dan kelapa bakar serta ada perbedaan rata- rata hasil tangkapan antara pemberian perlakuan perbedaan lama waktu immersing pada bubu yang digunakan.