cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Topik-topik yang berhubungan dengan pemanfaatan sumberdaya perikanan, teknologi penangkapan, desain alat tangkap, fish behaviour, experimental fishing, fishing boat desain, fishing port management, sosial ekonomi perikanan.
Arjuna Subject : -
Articles 404 Documents
PENGARUH PERBEDAAN JENIS UMPAN DAN MATA PANCING TERHADAP HASIL TANGKAPAN PADA PANCING COPING (hand line) DI DAERAH BERUMPON PERAIRAN PACITAN, JAWA TIMUR Siswoko, Paris; Wibowo, Pramono; Fitri, Aristi Dian Purnama
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 2: April, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Production fisheries in the waters of Pacitan increase, recorded in 2008 data about 1692.179 tons and in 2011 increased by 4544.863 tons. Effort to exploitation the fishery resources can do in various ways, catching is one of the efforts in the field of fisheries, whether it's catching in the sea, lakes or rivers. Catching effort requires a fishing gear, one of which is coping (hand line) where used fishing in the waters of Pacitan. Using different of bait and hook expected to give different catches. The purpose of this study was to analyze the effect of the type of imitation bait and natural bait, use a single hook and three hook, as well as to determine whether there is interaction of both factors. The method used is experimental fishing, and data collected in this study is the primary form of data directly from the field objects and documentation, as well as secondary data from production data in relevant institution. Data retrieval was conducted in March-April 2012. From the research data that have been obtained if the results that the use of a single hook and imitation bait most of their catch 138 fish. No interaction of the two treatments.
ANALISIS KINERJA SATKER PENGAWASAN SUMBERDAYA KELAUTAN DAN PERIKANAN (PSDKP) DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA PALABUHANRATU SUKABUMI JAWA BARAT Hapsari, Dewi Indri; Rosyid, Abdul; Hapsari, Trisnani Dwi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 2: April, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fisheries surveillance of fishing areas are Civil Servants (PNS) were given the duties, responsibilities, authority, rights in full by the competent authorities to conduct surveillance of fishing activities include licensing documents fishing effort, the catch, the crew, loog book fishery , region capture, utilization of fish resources and the environment and other related arrest. The purposes of this study were to identify the functions and roles of PIU PSDKP performance, and analyze the activities of Satker Supervision Analyzing Marine Resources and Fisheries in the Palabuhanratu Nusantara fishing port, Sukabumi, West Java. The method used in this research was descriptive based on case studies. The sampling method used was census. The results obtained performance of Satker Monitoring of Marine Resources and Fisheries has said as well, that is the fundamental duty of each employee would have held but for surveillance at sea can be said to be less good. This is due to the facilities and infrastructure that are not conducive to such monitoring. Need to increase the number of speed boat fleet to support performance monitoring Satker Monitoring of Marine Resources and Fisheries.
Environmental Management in Fishery Harbour (Case Study of “Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu”, Sukabumi Regency, West Java Province Risnandar, Risnandar
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 3: Agustus, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Environmental management in fishery harbour was studied in PPN Palabuhanratu. The study was mainly based on the survey methodological. The data collected based on primary and secondary data. Field observation was conducted to determine physico-chemical characteristics and biological characteristics of the benthos and plankton, depth interview with the fishermans and stakeholders of PPN Palaburanratu and identify of existing environmental management facility in PPN Palaburanratu. In generally the available facilities and environmental management in PPN Palabuhanratu focused on environment cleaning from solid waste. The Pollution Index and STORET analysis of surface water quality from 7 sampling point in the PPN Palabuhanratu area categorize as polluted indicated by quite high ammonia at St. 5, St 6 and St.7. The plankton analysis community saprobic index was in the phase of β-mesosaprobic to polysaprobic indicating low to heavy level pollutions with few organic and anorganic contaminant substance. PPN Palabuhanratu has already conducted standar environmental management. However the efforts standard regulations or procedures still not comply with that stated by Misnistry of Environment. 
STRATEGI PENGEMBANGAN PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) KEDONGANAN KABUPATEN BADUNG BALI Rini, Indri Putri Sekar; Bambang, Azis Nur; Wibowo, Bambang Argo
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 7, No 1: Januari, 2018
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat pemanfaatan fasilitas, perkembangan kondisi perikanan, tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap fasilitas serta pelayanan, dan strategi pengembangan PPI Kedonganan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2017 di PPI Kedonganan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif bersifat studi kasus. Analisis yang digunakan yaitu tingkat pemanfaatan fasilitas, estimasi, tingkat kepuasan menggunakan metode Customer Statisfaction Index (CSI), Importance and Performance Analysis (IPA), serta analisis SWOT untuk strategi pengembangan PPI Kedonganan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh tingkat pemanfaatan luas kolam pelabuhan 65,42%, kedalaman kolam pelabuhan 60,00%, kedalaman alur pelayaran 47,50%, dan panjang dermaga 36,06%. Nilai tersebut menunjukkan bahwa tingkat pendayagunaan belum optimal karena nilainya kurang dari 100 %. Tingkat pemanfaatan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) 875% berarti tingkat pendayagunaannya melampaui kondisi optimal karena nilainya lebih dari 100 %. Jumlah dan nilai produksi di PPI Kedonganan diperkirakan meningkat 12% dan 11% selama lima tahun mendatang. Hasil analisis tingkat kepuasan menunjukkan bahwa pengguna jasa merasa puas terhadap kinerja pelayanan oleh pihak PPI Kedonganan. Strategi yang bisa digunakan untuk pengembangan PPI Kedonganan yaitu meningkatkan kualitas hasil tangkapan dengan menjaga mutu ikan saat didaratkan serta meningkatkan status PPI Kedonganan dari tipe D menjadi tipe C (Pelabuhan Perikanan Pantai/PPP).
STRATEGI PENGEMBANGAN BERBASIS KOMODITAS UNGGULAN PERIKANAN TANGKAP DI PROVINSI DKI JAKARTA Puspitadewi, Parma Andhika; Triarso, Imam
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 9, No 4: Oktober, 2020
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 DKI Jakarta memiliki potensi sumberdaya perikanan yang melimpah pada wilayah pesisir dan lautnya, dengan wilayah laut seluas 6.977,5 km2. Hal ini didukung oleh adanya berbagai jenis ikan yang bernilai ekonomis tinggi. Rata-rata produksi perikanan tangkap per tahun sebesar 40.128,5 ton. Komoditas yang memiliki nilai ekonomis dan produksi perikanan tangkap yang tinggi, atau yang dapat disebut sebagai komoditas unggulan, dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kontribusi subsektor perikanan tangkap terhadap perekonomian daerah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komoditas unggulan perikanan tangkap di Provinsi DKI Jakarta dan bagaimana strategi pengembangan perikanan tangkap berbasis komoditas unggulan yang sesuai untuk diterapkan di Provinsi DKI Jakarta. Metode analisis yang digunakan adalah analisis Location Quotient (LQ) untuk menentukan komoditas basis DKI Jakarta, analisis Shift Share (SS) untuk menentukan pertumbuhan perikanan tangkap dan kontribusinya terhadap perekonomian daerah, analisis Spesialisasi untuk menentukan komoditas yang khas di DKI Jakarta, dan analisis SWOT untuk menentukan strategi pengembangan perikanan tangkap berbasis komoditas unggulan di DKI Jakarta. Berdasarkan hasil analisis Location Quotient, Shift Share, dan Spesialisasi, komoditas unggulan perikanan tangkap di Provinsi DKI Jakarta adalah ikan Tenggiri (Scomberomorus spp.), Cucut (Rhizoprionodon spp.), Tuna (Thunnus spp.), dan Cumi-Cumi (Loligo sp.). Hasil analisis SWOT menghasilkan tiga alternatif strategi, yaitu 1) Meningkatkan produksi komoditas unggulan dengan memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada untuk memenuhi permintaan pasar lokal dan internasional; 2) Pengembangan alat tangkap yang bervariasi untuk meningkatkan produksi hasil tangkapan; dan 3) Pengelolaan wilayah konservasi dalam mendukung perikanan yang berkelanjutan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa komoditas unggulan perikanan tangkap di DKI Jakarta adalah Cumi-Cumi (Loligo sp.).
ANALISIS FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PENDAPATAN DAN PENGELUARAN NELAYAN MINI PURSE SEINE DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI (PPP) MORODEMAK KABUPATEN DEMAK Widiyani, Widiyani; Sardiyatmo, Sardiyatmo; Hapsari, Trisnani Dwi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 7, No 1: Januari, 2018
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha penangkapan mini purse seine merupakan suatu usaha yang paling besar dalam menambah nilai produksi ikan di PPP Morodemak. Nelayan juragan mini purse seine merupakan nelayan yang memiliki suatu usaha penangkapan ikan. Pendapatan yang diterima nelayan juragan mini purse seine umumnya tinggi dengan tingkat kesejahteraan lebih baik. Pendapatan yang tinggi mengakibatkan pengeluaran yang dikeluarkan juga tinggi dan digunakan nelayan untuk mencukupi segala kebutuhan primer maupun sekundernya baik untuk konsumsi pangan maupun non pangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik nelayan juragan, menganalisis faktor yang berpengaruh terhadap pendapatan dan pengeluaran nelayan mini purse seine di PPP Morodemak. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif bersifat studi kasus. Jumlah sampel sebanyak 39 orang nelayan juragan. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan software SPSS 20. Hasil dari penelitian yaitu usia nelayan juragan mini purse seine di PPP Morodemak didominasi berusia antara 50-56 tahun, pendidikan terakhir nelayan juragan mayoritas pada tingkat SD. Pengalaman kerja nelayan juragan didominasi antara pengalaman 5-10 tahun, dan nelayan juragan didominasi dengan jumlah tanggungan sebanyak 3 orang. Faktor yang berpengaruh terhadap pendapatan melaut yaitu pengalaman kerja, hasil tangkapan, kepemilikan kapal, umur nelayan, dan jumlah ABK dengan R square 98,3%. Secara parsial (individual) faktor yang berpengaruh yaitu pengalaman kerja, hasil tangkapan, kepemilikan kapal, dan jumlah ABK. Faktor yang berpengaruh terhadap pengeluaran yaitu pendapatan, jumlah tanggungan keluarga, pendidikan nelayan, dan umur nelayan (R square 90,9%). Secara parsial (individual), faktor yang mempengaruhi pengeluaran yaitu pendapatan.
ANALISIS PENGARUH PERBEDAAN LAMA WAKTU PERENDAMAN BUBU LIPAT DENGAN UMPAN IKAN PETEK SEGAR DAN USUS AYAM TERHADAP HASIL TANGKAPAN RAJUNGAN (Portunus pelagicus) MANGUNHARJO MANGKANG SEMARANG Aprivianto, Gilang Haswa; Kurohman, Faik; Prihantoko, Kukuh Eko
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 10, No 2: April, 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alat Penangkap Ikan Bubu Lipat adalah salah satu alat penangkap ikan yang digunakan oleh nelayan Mangunharjo untuk menangkap rajungan (Portunus pelagicus). Bubu lipat merupakan alat tangkap yang bersifat pasif, oleh karena itu faktor yang mempengaruhi keberhasilan penangkapan cukup banyak, diantaranya adalah jenis umpan dan lama waktu perendaman. Nelayan Mangunharjo menggunakan ikan rucah (ikan petek) sebagai umpan bubu lipat dengan lama perendaman 8 jam. Usus ayam digunakan sebagai umpan untuk memanfaatkan usus ayam yang masuk dalam kategori limbah, selain itu usus ayam memiliki syarat bahan yang dapat dijadikan umpan. Perlakukan waktu perendaman bubu lipat yang berbeda, bertujuan untuk mengetahui waktu perendaman yang paling efektif. Metode yang digunakan da;am penelitian ini adalah metode experimental fishing dan observasi langsung di lapangan. Hasil yang diperoleh dari penelitian selama 10 kali pengulangan yaitu jumlah rajungan yang tertangkap dari bubu lipat umpan ikan petek lama perendaman 8 jam sebanyak 102 ekor, rajungan yang tertangkap dari bubu lipat umpan usus ayam lama perendaman 8 jam sebanyak 38 ekor, rajungan yang tertangkap dari bubu lipat umpan ikan petek dengan lama perendaman 24 jam sebanyak 133 ekor dan rajungan yang tertangkap dari bubu lipat umpan usus yama dengan lama perendaman 24 jam sebanyak 49 ekor. Hasil analisis data menyimpulkan bahwa perlakuan perbedaan umpan mempengaruhi hasil tangkapan, perlakukan perbedaan lama perendaman mempengaruhi hasil tangkapan dan perlakuan perbedaan umpan dengan perbedaan waktu perendaman tidak mempengaruhi hasil tangkapan.   
ANALISIS TATA LETAK FASILITAS PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA (PPS) BELAWAN, SUMATERA UTARA perangin angin, maria kinarta; Boesono, Herry; Jayanto, Bogi Budi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 9, No 3: Agustus, 2020
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Belawan merupakan satu-satunya Pelabuhan Perikanan Tipe A di Pantai Timur Sumatera. PPS Belawan mempunyai peran penting dalam kegiatan perikanan tangkap dan pemasarannya. Kegiatan pengembangan pada Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Belawan sangat bergantung pada tingkat usaha perikanan yang tumbuh pada masyarakat. Sehingga kondisi fasilitas Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Belawan yang memadai sangat diperlukan guna meningkatkan fungsi pelabuhan agar efektif dan efisien.  Fasilitas yang ada di pelabuhan perikanan dengan kapasitas dan tata letaknya, memiliki hubungan yang erat dengan keefisienan dan keefektifan fungsionalisasi pelabuhan sebagai pusat kegiatan dibidang perikanan.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis dan kondisi fasilitas, menganalisis tingkat pemanfaatan fasilitas dan menganalisis tata letak fasilitas PPS Belawan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan metode pegambilan sampel purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah analisis kondisi eksisting dengan skala Likert, analisis tingkat pemanfaatan dan analisis tata letak dengan Activity Relationship Chart (ARC), worksheet, dan Activity Relationship Diagram (ARD). Hasil penelitian menunjukkan fasilitas PPS Belawan dalam keadaan baik dengan skor rata-rata skala likert 166,9. Tingkat pemanfaatan fasilitas PPS Belawan didapatkan bahwa tingkat pemanfaatan panjang dermaga sebesar 93,5% dan tingkat pemanfaatan alur pelayaran sebesar 87,5%. Fasilitas yang letaknya belum sesuai dengan kriteria adalah rumah genset dan kantor paabuhan.
ANALISIS KINERJA PENGELOLAAN PPN PEKALONGAN DI KOTA PEKALONGAN, JAWA TENGAH Br Sebayang, Mia Delpiani; Imam Triaso, Triaso; prihantoko, kukuh eko
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 10, No 3: Agustus, 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelabuhan perikanan merupakan unsur penting dalam peningkatan pengelolaan kegiatan perikanan dan menjadi suatu infrastruktur yang sangat mempengaruhi tingkat keberhasilan kegiatan perikanan, karena pelabuhan perikanan merupakan pusat aktivitas dunia perikanan. Kinerja pada dasarnya merupakan hasil yang diperoleh atau lembaga dalam melaksanakan pekerjaan tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis layanan, menganalisis kualitas pengelola, menganalisis tingkat kepuasan pengguna, menganalisis tingkat kinerja pengelola Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, sementara metode pengambilan sampel yang digunakan adalah slovin dengan jumlah 45 responden. Kuesioner menggunakan 15 atribut penilaian. materi penelitian ini adalah kinerja Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan dan kepuasan pelanggan. Metode analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif, analisis data yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas, customer satisfaction indeks, importance and performance analysis dan servis quality. Dari hasil penelitian hasil identifikasi terhadap kinerja pengelola Pelabuhan Perikanan antara lain pelaksanaan pelayanan operasional perikanan, kegiatan pengelolaan sumber daya ikan, pelaksanaan sistem jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan. Hasil penilaian indeks kepuasan nelayan adalah sebesar 81, 69% yang berarti tingkat kinerja baik dan sesuai dengan tingkat harapan yang sangat tinggi. Adapun hal-hal yang perlu dilakukan perbaikan pada kuadran A yaitu atribut yang sangat penting oleh pengguna jasa tetapi dalam kenyataan atribut-atribut ini belum sesuai dengan yang diharapkan (tingkat kepuasan konsumen masih sangat rendah). Oleh karena itu pengelola melakukan perbaikan secara terus menerus sehingga kinerja dalam kuadran ini meningkat, dan atribut (8) proses pemasaran selalu dilakukan secara adil dan transparan, atribut (9) kenyamanan bertransaksi di PPN Pekalongan memiliki peralatan dan teknologi yang terbaru. Dalam kuadran ini pihak Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan diharapkan untuk memberikan pelayanan lebih meningkatkan kepentingan atribut tersebut. Pelabuhan perikanan merupakan unsur penting dalam peningkatan pengelolaan kegiatan perikanan dan menjadi suatu infrastruktur yang sangat mempengaruhi tingkat keberhasilan kegiatan perikanan, karena pelabuhan perikanan merupakan pusat aktivitas dunia perikanan. Kinerja pada dasarnya merupakan hasil yang diperoleh atau lembaga dalam melaksanakan pekerjaan tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis layanan, menganalisis kualitas pengelola, menganalisis tingkat kepuasan pengguna, menganalisis tingkat kinerja pengelola Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, sementara metode pengambilan sampel yang digunakan adalah slovin dengan jumlah 45 responden. Kuesioner menggunakan 15 atribut penilaian. materi penelitian ini adalah kinerja Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan dan kepuasan pelanggan. Metode analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif, analisis data yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas, customer satisfaction indeks, importance and performance analysis dan servis quality. Dari hasil penelitian hasil identifikasi terhadap kinerja pengelola Pelabuhan Perikanan antara lain pelaksanaan pelayanan operasional perikanan, kegiatan pengelolaan sumber daya ikan, pelaksanaan sistem jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan. Hasil penilaian indeks kepuasan nelayan adalah sebesar 81, 69% yang berarti tingkat kinerja baik dan sesuai dengan tingkat harapan yang sangat tinggi. Adapun hal-hal yang perlu dilakukan perbaikan pada kuadran A yaitu atribut yang sangat penting oleh pengguna jasa tetapi dalam kenyataan atribut-atribut ini belum sesuai dengan yang diharapkan (tingkat kepuasan konsumen masih sangat rendah). Oleh karena itu pengelola melakukan perbaikan secara terus menerus sehingga kinerja dalam kuadran ini meningkat, dan atribut (8) proses pemasaran selalu dilakukan secara adil dan transparan, atribut (9) kenyamanan bertransaksi di PPN Pekalongan memiliki peralatan dan teknologi yang terbaru. Dalam kuadran ini pihak Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan diharapkan untuk memberikan pelayanan lebih meningkatkan kepentingan atribut tersebut.
ANALISIS KESEJAHTERAAN NELAYAN JURAGAN DAN ABK ALAT TANGKAP ARAD (Small Bottom Trawl) DI PPP MORODEMAK KABUPATEN DEMAK Wicaksana, Mustika rosa Padma; bambang, Aziz nur; setyanto, indradi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 10, No 2: April, 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alat tangkap Arad (Small Bottom Trawl) di PPP Morodemak merupakan alat tangkap yang bisa dikategorikan menjadi alat tangkap yang banyak digunakan oleh nelayan untuk melakukan kegiatan penangkapan. Jumlah alat tangkap arad di PPP Morodemak ini mencapai 981 jaring arad. Hal ini mengindikasikan bahwa alat tangkap arad bisa di kategorikan sebagai alat tangkap yang mampu memberikan penghidupan yang sejahtera bagi keluarga nelayan arad. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesejahteraan nelayan arad di PPP Morodemak berdasarkan indikator kesejahteraan BPS, UMR, dan NTN, dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kesejahteraan nelayan di PPP Morodemak. Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif studi kasus. Metode yang digunakan untuk pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan menentukan jumlah responden menggunakan metode Slovin. Jumlah sampel yang di ambil yaitu 100 responden dengan rincian 37 nelayan juragan dan 63 nelayan ABK. Teknik pengumpulan data mengunakan metode wawancara yang meliputi kuisioner dan observasi langsung di lapangan. Metode analisis data untuk menentukan faktor apa yang mempengaruhi tingkat kesejahteraan menggunkan indikator BPS, UMR, dan NTN dengan metode Regresi Linier Dummy. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tingkat kesejahteraan nelayan menurut indikator BPS memiliki tingkat kesejahteraan yang 100% antara nelayan juragan dan nelayan ABK. Sedangkan hasil analisis menggunakan indikator UMR dari 100 responden sudah sudah berpenghasilan >Rp. 2.320.000 termasuk dalam kriteria sejahtera. Sedangkan analisis berdasarkan konsep Nilai Tukar Nelayan (NTN) untuk nelayan juragan dan ABK untuk tingkat kesejahteraan tinggi dengan total 29 nelayan, 70 dengan tingkat kesejahteraan sedang dan 1 orang dengan kesejahteraan rendah. Hasil dari analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesejahteraan adalah Ho ditolak karena terdapat variabel-variabel yang mempengaruhi dengan nilai sig dibawah 0.05.