cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Topik-topik yang berhubungan dengan pemanfaatan sumberdaya perikanan, teknologi penangkapan, desain alat tangkap, fish behaviour, experimental fishing, fishing boat desain, fishing port management, sosial ekonomi perikanan.
Arjuna Subject : -
Articles 404 Documents
DISTRIBUSI PEMASARAN IKAN LEMURU (Sardinella lemuru) DI PPP BAJOMULYO DAN PPP TASIK AGUNG JAWA TENGAH priyandaru, Bayu rinto; wijayanto, Dian; Wibowo, Bambang Argo
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 9, No 3: Agustus, 2020
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DISTRIBUSI PEMASARAN IKAN LEMURU (Sardinella lemuru) DI PPP BAJOMULYO DAN PPP TASIK AGUNG JAWA TENGAH (Marketing of Sardinella lemuru in Bajomulyo and Tasik Agung Beach Fishing Port, Central Java ) Bayu Rinto Priyandaru1*, Dian Wijayanto1 dan Bambang Argo Wibowo1 1Departemen Perikanan Tangkap, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan,Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang,Jawa Tengah - 50275 *Corresponding author: Bayu R. Priyandaru, e-mail: bayurinto123@gmail.com                                                         ABSTRAK            Lemuru merupakan ikan yang dominan di PPP Bajomulyo dan PPP Tasik Agung. Banyaknya pelaku usaha pemasaran yang  terlibat  berpengaruh  terhadap distribusi pemasaran, margin pemasaran, fisherman’s share, dan efisiensi pemasaran. Tujuan penelitian untuk  menganalisis distribusi pemasaran, marjin pemasaran, fisherman’s share, efisiensi pemasaran. Metode penarikan sampel menggunakan Snowball Sampling. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis distribusi pemasaran, margin pemasaran, fisherman’s share dan efisiensi pemasaran. Nilai efisiensi pemasaran di PPP Bajomulyo pada pola distribusi pemasaran I pedagang besar sebesar 0,20; industri pemindangan sebesar 0,42 dan pedagang pindang sebesar 0,41, sedangkan pola distribusi pemasaran II diperoleh nilai efisiensi pada pedagang besar sebesar 0,20; pedagang skala sedang sebesar 0,16 dan pada pedagang skala kecil sebesar 0,22. Nilai efisiensi pemasaran di PPP Tasik Agung pada pola distribusi pemasaran I pedagang besar sebesar 0,25; industri pemindangan sebesar 0,34 dan pedagang pindang sebesar 0,35. Pola distribusi pemasaran II diperoleh nilai efisiensi pada pedagang besar sebesar 0,25; pedagang skala sedang sebesar 0,15 dan pada pedagang skala kecil sebesar 0,18. Berdasarkan nilai efisiensi pemasaran ikan Lemuru diketahui efisien, karena didapatkan nilai efisiensi < 1.
ANALISIS KINERJA KOPERASI UNIT DESA (KUD) MINO PAWURNI KABUPATEN KEBUMEN DENGAN METODE BALANCED SCORECARD Prio, Rudy Al; Bambang, Azis Nur; Triarso, Imam
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 9, No 3: Agustus, 2020
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KUD Mino Pawurni memiliki peran penting dalam perekonomian, sebagai sarana untuk mewujudkan kesejahteraan bagi anggota. Analisis kinerja KUD Mino Pawurni sangat penting dalam pelayanan kepada anggotanya, untuk mengetahui apakah suatu koperasi sudah baik maka koperasi perlu dilihat kinerjanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja KUD Mino Pawurni. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dokumentasi dan studi pustaka. Metode analisis kinerja koperasi menggunakan Balanced Scorecard (BSC) dengan 4 perspektif yaitu perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif bisnis internal serta perspektif pertumbuhan dan pembelajaran. Perspektif keuangan dihitung menggunakan rasio likuiditas, rasio solvabilitas dan rasio rentabilitas. Metode pengambilan sampel untuk anggota KUD menggunakan metode quota sampling sedangkan pengambilan sampel karyawan menggunakan metode purposive sampling. Berdasarkan dari hasil penilaian kinerja KUD Mino Pawurni dengan menggunakan Balanced Scorecard (BSC) dalam perspektif keuangan dengan rasio likuiditas, solvabilitas dan rentabilitas didapatkan total skor 50% yang menunjukkan bahwa harus dilakukan evaluasi terhadap keuangan KUD, kemudian perspektif pelanggan 95,06%, perspektif bisnis internal 93,87% dan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran 111,11% yang menunjukkan bahwa KUD Mino Pawurni telah memberikan pelayanan yang terbaik terhadap anggotanya.
Strategi Pengembangan Komoditas Unggulan Perikanan Tangkap Di Kabupaten Sinjai Aiman, Andi Muhammad Aflah
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 10, No 3: Agustus, 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Sinjai memiliki potensi perikanan yang besar dilihat dari produksi perikanan tangkap yang tinggi pada tahun 2019 sebesar 370.545 ton. Tujuan penelitian ini adalah menentukan komoditas unggulan dan potensial serta menyusun strategi pengembangan perikanan tangkap di Kabupaten Sinjai. Metode yang digunakan deskriptif dengan metode pengambilan sampel secara purposive sampling. Data primer didapatkan melalui wawancara untuk menentukan strategi pengembangan komoditas unggulan. Data sekunder produksi perikanan tangkap untuk menganalisis komoditas unggulan dan potensial. Analisis Location Quotient (LQ) , analisis Shift Share (SS) dan analisis Spesialisasi untuk menentukan komoditas unggulan dan potensial sedangkan analisis SWOT untuk menentukan strategi pengembangan. Hasil yang diperoleh dari analisis Location Quotient, analisis Shift Share dan analisis Spesialisasi komoditas unggulan perikanan tangkap Kabupaten Sinjai yakni Manyung (Arius thalassinus), Selar (Caranx melamphygus), Lemadang (Coryphaena hippurus), Cakalang (Katsuwonus pelamis) dan Tenggiri (Scomberomorus commersoni) sedangkan komoditas potensial yakni Japuh (Dussumieria acuta), Lemuru (Sardinella lemuru), Kapas-kapas (Lactarius lactarius), Tongkol (Euthynnus affinis), Cucut (Rhizoprionodon acutus), Lobster (Panulirus spp), Cumi-cumi (Doryteutis pealeii), Gurita (Octopus spp), Sotong (Sepia spp). Hasil strategi pengembangan analisis SWOT adalah Peningkatan fasilitas produksi perikanan tangkap di Kabupaten Sinjai, Penambahan jumlah pelabuhan perikanan serta peningkatan fasilitas Pokok PPI Lappa,  Pengembangan fasilitas PPI Lappa, Peningkatan jumlah Armada penangkapan >30 GT dan Pengadaan Pelatihan Kecakapan Nelayan.
ANALISIS HASIL TANGKAPAN RAJUNGAN (Portunus sp.) DENGAN MENGGUNAKAN UMPAN PADA BOTTOM GILL NET DI PERAIRAN MANGKANG, SEMARANG qolbiah, zaenab mutmainatul; Fitri, Aristi Dian Purnama; Setyanto, Indradi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 10, No 2: April, 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gillnet merupakan satu jenis alat penangkap ikan yang berbentuk empat persegi penjang yang pengoperasiannya hanya menunggu datangnya ruaya ikan/crab di suatu perairan atau bisa dibilang alat tangkap pasif. Alat tangkap gillnet dikenal dengan alat tangkap yang ramah lingkungan dan bersifat pasif saat dioperasikan. Penggunaan umpan yang efektif akan dapat memberikan hasil tangkapan yang maksimal terhadap target tangkapan Rajungan (Portunus sp.). Rajungan umumnya dapat ditangkap dengan menggunakan alat tangkap bottom gill net. Penggunaan umpan pada alat tangkap bottom gill net bertujuan agar lebih efektif dalam metode penangkapan, selain itu diperlukan juga informasi terkait dengan waktu perendaman umpan untuk mendapatkan hasil tangkapan yang maksimal.  penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perbedaan penggunaan umpan dan tanpa umpan terhadap hasil tangkapan Rajungan (Portunus sp.) dengan alat tangkap bottom gillnet di perairan Mangkang, Semarang. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental fishing berupa 15 kali setting dengan mengunakan analisis data (uji normalitas, homogenitas, dan uji T). Penelitian ini membandingkan hasil tangkapan tanpa umpan(kontrol) dan dengan umpan, umpan yang digunakan adalah ikan petek segar. Umpan ikan petek segar diletakkan 30cm dari tali ris bawah dengan jarak antar umpan 150 cm agar bau dapat berdistribusi pada satu area bottom gillnet yang terpasang umpan. Data hasil tangkapan di analisis dengan menggunakan SPSS dengan uji normalitas, uji homogenitas dan uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan umpan pada bottom gillnet tidak berpengaruh terhadap hasil tangkapan (sign. 0,05). Hal ini mengindikasikan bahwa bottom gillnet dengan umpan pada bottom gill net tidak memberikan pengaruh yang nyata jika dibandingkan dengan kontrol yang dapat dilihat dari prosentase total hasil tangkapan yang perbandingannya tidak terlalu jauh yaitu pada perlakuan kontrol 58% dan pada perlakuan menggunakan ikan segar 42% . 
Analisis Keramah Lingkungan Alat Tangkap Jaring Insang (gill net) di PPS Cilacap Wardani, Risma Kusuma; Fitri, Aristi Dian Punama; Jayanto, Bogi Budi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 9, No 3: Agustus, 2020
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penilaian indeks keramah lingkungan alat tangkap diperlukan untuk pemanfaatan dan pengeloaan sumberdaya lingkungan agar tetap lestari termasuk gillnet yg menjadi API dominan di PPS Cilacap. Bawal putih merupakan target utama tangkapan gill net di perairan Cilacap dengan nilai ekonomi yang tinggi.. Tujuan dari penenlitian iniyaitu menganalisis keramahan lingkungan pada alat tangkap jaring insang terutama untuk target tangkapan ikan bawal putih. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret 2020 di perairan Kabupaten Cilacap. Metode penelitian adalah metode analisis deskriptif. Analisis data meliputi komposisi jenis hasil tangkapan, komposisi ukuran hasil tangkapan, analisis pemanfaatan hasil tangkapan, dan analisis keramahan lingkungan. Penilaian tingkat keramahan lingkungan dilakukan dengan melihat proporsi ikan sasaran utama yang layak tangkap,  pemanfaatan hasil tangkapan sampingan dan proporsi hasil tangkapan yang dimanfaatkan. Hasil penelitian menunjukan hasil tangkapan sasaran utama ikan bawal putih (Pampus argenteus) yang tertangkap  99% layak tangkap secara biologi, karena ukuran panjang rata-rata telah melebihi ukuran pertama kali matang gonad (length at first maturity) yaitu 15,98cm, proporsi hasil tangkapan utama 72% (bobot) atau 44% (ekor) dan hasil tangkapan sampingan 100% dimanfaatkan. Sedangkan selektiftas alat tangkap tinggi jaring insang (gill net), hal ini dilhat dari indeks keanekaragaman yang rendah berkisar 0-0,662. Berdasarkan beberapa kriteria alat tangkap ramah lingkungan yang digunakan, maka unit penangkapan jaring insang (gill net) di PPS Cilacap tergolong ramah lingkungan.
ANALISIS PRODUKTIVITAS ALAT TANGKAP TRAMMEL NET DI DESA GEDONGMULYO KECAMATAN LASEM KABUPATEN REMBANG Aidina, Vaninda; Wijayanto, Dian; Kurohman, Faik
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 9, No 3: Agustus, 2020
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha penangkapan ikan oleh nelayan di Kabupaten Rembang dilakukan dengan berbagai alat tangkap dan umumnya masih bersifat tradisional. Salah satu alat tangkap yang banyak digunakan oleh nelayan Kabupaten Rembang adalah trammel net (jaring tiga lapis), selama ini alat tangkap trammel net cukup efektif untuk menangkap ikan pelagis besar dan ikan pelagis kecil serta memiliki selektivitas yang  tinggi.  Fish  target  dari  alat  tangkap  ini  biasanya  ikan  udang, cumi, rajungan, ikan kembung dan lain sebagainya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui produktivitas alat tangkap trammel net di Desa Gedongmulyo, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang. Penelitian ini menggunakan metode survei, sedangkan teknik pengumpulan  data  yang  digunakan  adalah observasi,  studi  dokumentasi,  studi pustaka dan wawancara. Metode analisis data berdasarkan pada rumus Keputusan Mentri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 86/KEPMEN-KP/2016 bahwa produktivitas kapal penangkapan ikan merupakan tingkat kemampuan memperoleh hasil tangkapan ikan yang ditetapkan dengan mempertimbangkan ukuran tonnage kapal; kekuatan mesin kapal; ukuran dan jumlah alat penangkapan ikan yang digunakan; jumlah trip operasi penangkapan per tahun; kemampuan tangkap rata- rata per trip dan wilayah penangkapan ikan. Nilai produktivitas alat tangkap trammel net sesuai KEPMEN nomor 86 tahun 2016 adalah 0,85. Nilai prduktivitas alat tangkap trammel net di Desa Gedongmulyo adalah nilai produktivitas GT (Gross Tonnage) 0,760 dan 0,618 untuk 2 dan 3 GT, nilai produktivitas kekuatan mesin 0,067 untuk 16-24 PK, nilai produktivitas panjang jaring 0,0006 untuk jaring 2300-3000 meter, nilai produktivitas jumlah trip 0,005 dengan jumlah trip 240-312 hari. Dapat disimpulkan bahwa produktivitas trammel net masih dibawah ketentuan, sehingga perlu adanya peningkatan produktivitas alat tangkap.
Analisa Usaha Perikanan Gill Net di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah Sulistiani, Tika Suci
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 10, No 3: Agustus, 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jaring insang atau gill net merupakan alat tangkap ikan yang banyak digunakan oleh nelayan di Kabupaten Brebes, dioperasikan secara one day fishing dengan target tangkapan ikan pelagis kecil. Usaha perikanan gill net menjadi usaha yang potensial untuk dilakukan karena dapat menghasilkan keuntungan secara berkelanjutan. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui aspek ekonomi dan aspek finansial usaha perikanan gill net di Kabupaten Brebes. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yang bersifat studi kasus. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive  sampling dengan jumlah responden 37 unit. Armada penangkapan dalam pengoperasian alat tangkap gill net di Kabupaten Brebes adalah perahu kayu dengan GT < 5. Modal rata-rata usaha gill net sebesar Rp. 3.318.919, biaya total rata-rata Rp. 42.034.649, pendapatan rata-rata Rp. 62.292.811, dan keuntungan rata-rata Rp. 20.258.162. Nilai NPV rata-rata Rp. 66.300.935, nilai IRR rata-rata 45 %, nilai B/C ratio rata-rata 1,48 dan nilai PP rata-rata 3 tahun. Berdasarkan analisis ekonomi dan finansial, usaha perikanan gill net di Kabupaten Brebes layak untuk dilanjutkan.
ANALISIS PEMANFAATAN SERTA POLA MUSIM PENANGKAPAN IKAN TONGKOL DI TELUK PALABUHANRATU SUKABUMI sardi, risky masythoh; Jayanto, Bogi Budi; wijayanto, Dian
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 10, No 2: April, 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan tongkol termasuk epipelagis, neuritik, dan oseanik pada perairan yang hangat, biasanya bergerombol. Penyebaran ikan tongkol sering mengikuti sirkulasi arus, kepadatan populasinya pada suatu perairan sangat berhubungan dengan arah arus tersebut. Jenis – jenis tongkol mempunyai penyebaran di sepanjang poros arus dalam kelimpahan yang lebih besar daripada di perairan perbatasannya. Potensi ikan tongkol di PPN Palabuhanratu rata- rata per tahunya bisa mencapai 97,3 ton sehingga banyak yang memanfaatkan potensi tersebut melalui usaha penangkapan. Tujuan dari penelitian ini menganalisis potensi dan pola musim penangkapan ikan tongkol. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis data dengan metode surplus produksi untuk mencari MSY dan upaya optimum, tingkat pemanfaatan. Pada tahun 2015 jumlah hasil tangkapan ikan tongkol di PPN Palabuhanratu mencapai 304.324 kg/ tahun, sedangkan jumlah trip yaitu 2.430 trip/ tahun. Jenis alat tangkap yang dominan menangkap ikan tongkol di PPN Palabuhanratu adalah alat tangkap payang dan bagan. Bahwa produksi ikan tongkol di PPN Palabuhanratu sudah mencapai batas yang ditentukan sesuai dengan JTB (Jumlah Tangkapan yang diperbolehkan).maka dari itu strategi pemanfaatan ikan tongkol perlu dilakukan supaya tidak mengganggu kelestarian sumber dayanya. Berdasarkan hasil analisis didapatkan nilai EMSY 2.355,78 trip/tahun nilai CMSY 762.465,8 ton/tahun dengan tingkat pengupayaan sebesar 129 % bahwa nilai dari tingkat pengupayaan pada ikan Tongkol sendiri sudah mengalami overfishing.
Financial Analysis of Catching Mini Purse Seine Business in Rembang Regency, Central Java Prawoto, Adi Guno
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 12, No 1: Januari 2023
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rembang Regency is an area located in the north of Central Java Province which has high fisheries and marine potential. This research was conducted from March 23, 2021 to April 4, 2021 in Rembang Regency, which is located in Karanganyar Village, Pandangan Village, and Bajingmeduro Village. This research method used a descriptive method that is a case study, and the sampling method used the snowball sampling method with 90 respondents with each of Pandangan Village as many as 30 people, Karanganyar Village 40 people, and Bajingmeduro Village as many as 20 people. Capture fisheries mini purse seine in Rembang Regency. The analytical method used in this study is the method of analyzing financial aspects and business feasibility, namely NPV, IRR, B/C ratio and Payback Period (PP). The fishing fleet used is a ship with a size of < 30 GT. The results of the sequential analysis are as follows, the average capital (Pandangan Village, Karanganyar Village, and Bajingmeduro Village) is Rp. 923,333,333; Rp. 946,500,000; and Rp. 1.009.000.000. Total cost (Pandangan Village, Karanganyar Village, and Bajingmeduro Village) is Rp. 1,114,569,119; Rp. 1,146,474,329; and Rp. 1,170,682,052. The average income (Pandangan Village, Karanganyar Village, and Bajingmeduro Village) is Rp. 1,673,529,133; Rp. 1,496,301,750; and Rp. 1,555,515,100. The average profit (Pandangan Village, Karanganyar Village, and Bajingmeduro Village) is Rp. 558,960,014; Rp. 349,827,421; and Rp. 384,833,048. The NPV (Pandangan Village, Karanganyar Village, and Bajingmeduro Village) is Rp. 891,239,529; Rp. 808.052501; and Rp. 802,480,579. IRR (Pandangan Village, Karanganyar Village, and Bajingmeduro Village) of 29%; 29%; and 28%. B/C ratio (Pandangan Village, Karanganyar Village, and Bajingmeduro Village) of 1.59; 1,2; and 1.34. and PP (Pandangan Village, Karanganyar Village, and Bajingmeduro Village) of 4 years 2 months 19 days; 3 years 6 months 18 days; and PP 4 years 5 months 26 days. Capture fisheries mini purse seine in Rembang Regency (Pandangan Village, Karanganyar Village, and Bajingmeduro Village) it is feasible to continue.
Analisis Kinerja Koperasi Unit Desa (KUD) Mina Tirta di Waduk Gajah Mungkur Kabupaten Wonogiri Hakimul Bahri, Aushov Dzaky; Mudzakir, Abdul Kohar; Triarso, Imam
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 9, No 3: Agustus, 2020
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KUD Mina Tirta memiliki peranan penting dalam perekonomian rakyat, sebagai sarana untuk mewujudkan kesejahteraan bagi nelayan. Oleh karena itu dibutuhkan suatu alat ukur untuk mengetahui kinerja dan capaian sasaran sehingga dapat dijadikan pertimbangan dalam menyusun strategi di masa depan.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja setiap usaha yang dikelola KUD Mina Tirta dan menganalisis kinerja KUD Mina Tirta. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dokumentasi dan studi pustaka. Metode analisis menggunakan analisis Balanced Score Card (BSC). Metode pengambilan sampel untuk anggota KUD menggunakan metode quota sampling dan karyawan KUD menggunakan metode purposive sampling. Berdasarkan dari hasil penilaian kinerja tiap usaha yang dikelola oleh KUD Mina Tirta diperoleh usaha simpan pinjam sebesar 62.05%, usaha perdagangan sebesar 54.46%, usaha pengolahan sebesar 43,12% dan usaha jasa sebesar 41,8%. Hal ini dikarenakan pada usaha simpan pinjam sangat membantu anggota KUD jika tejadi kekurangan modal, masuk musim paceklik (sulit mencari ikan), proses peminjaman mudah, dan bunga pinjamannya yang rendah sebesar 0.3%/bulan. Hasil pengukuran kinerja dengan metode Balanced Score Card (BSC) ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi KUD Mina Tirta dalam menyusun strategi yang tepat untuk meningkatkan kinerjanya di masa yang akan datang.