cover
Contact Name
Wahyudi
Contact Email
transient@elektro.undip.ac.id
Phone
+628122823417
Journal Mail Official
transient@elektro.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Sudharto, SH – Tembalang, Semarang Jawa Tengah 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 26850206     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro (e-ISSN:2685-0206) diterbitkan oleh Departemen Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Pertama kali terbit pada tahun 2012. TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerima artikel ilmiah dari pakar dan peneliti baik dari industri maupun akademisiTRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerbitkan makalah ilmiah berbahasa Indonesia untuk bidang Teknik Elektro meliputi Ketenagaan, Telekomunikasi, Elektronika, Sistem Kendali, Instrumentasi, Biomedika, Komputer dan Teknologi Informasi, serta topik-topik yang terkait. Jadwal penerbitan setiap tiga bulan sekali (Maret, Juni, September dan Desember). Artikel yang terbit akan diberikan nomer identifier unik (DOI/Digital Object Identifier) dan tersedia serta bebas diunduh dari website ini. Penulis tidak dipungut biaya baik untuk pengiriman artikel maupun pemrosesan artikel. Transient telah terindeks di Google Scholar, Garuda, Dimensions.
Articles 1,063 Documents
PERANCANGAN SENSOR, AKTUATOR DAN AKUISISI DATA PADA PROTOTYPE SMART GREENHOUSE UNTUK PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI Taufiq Rachmadi Putra; Aris Triwiyatno; Hadha Afrisal
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v10i1.266-274

Abstract

Menanam tanaman menggunakan greenhouse sudah banyak diterapakan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam merawat tanaman menggunakan greenhouse diperlukan suatu kondisi dengan parameter yang ideal. Pada penelitian ini, tanaman sawi ditanam pada prototype greenhouse. Beberapa parameter diperlukan supaya tanaman sawi dalam greenhouse dapat tumbuh secara optimal. Antara lain suhu udara, intensitas cahaya, dan kelembaban tanah. Parameter yang dibutuhkan untuk suhu udara sebesar 35° Celsius, intensitas cahaya sebesar 17.000 lux dan kelembaban tanah konstan di 80%. Melaui data tersebut dibuatlah komponen elektronika yang diperlukan sebagai sensor, aktuator, dan modul akuisisi data. Selain itu pada penelitian kali ini digunakan Thingspeak sebagai HMI (Human Machine Interface) sebagai media untuk melakukan monitoring terhadap parameter-parameter. Pada penelitian ini didapatkan hasil dari pengujian terhadap sensor suhu udara DHT11 memiliki error pembacaan sebesar 2,49 % dengan tingkat linearitas sensor 0,9832. Sensor YL-69 untuk pembacaan kelembaban tanah memiliki error pembacaan sebesar 5,74 % dengan tingkat linearitas sensor 0,9983 dan transducer BH1750 untuk pembacaan intensitas cahaya memiliki error pembacaan sebesar 4,14 % dengan tingkat linearitas transducer 0,996. Pada pengujian pengaksesan aktuator didapatkan data bahwa aktuator lampu pijar mampu memanaskan prototypre maksimum dengan suhu sebesar 43° Celsius, aktuator lampu LED mampu memberikan penyinaran maksimum sebesar 29.485,83 lux, dan aktuator pompa dc bisa dijalankan untuk mencapai kelembaban melebihi 80%. Sedangkan pada pengujian terakhir untuk pengujian akuisisi data didapatkan error data pengiriman sebesar 1 kali setiap 10 kali pengiriman data
PERHITUNGAN NILAI SETTING PROTEKSI RELE JARAK PADA SALURAN TRANSMISI GARDU INDUK 150 KV GULUK-GULUK PULAU MADURA PROVINSI JAWA TIMUR Indah Tri Cahyaningsih; Mochammad Facta; Denis Denis
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v9i2.244-252

Abstract

Saluran transmisi merupakan penghubung antara pembangkit tenaga listrik dengan sistem distribusi. Saluran transmisi terdiri dari dua jenis yaitu SKTT (Saluran Kabel Tegangan Tinggi) dan SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi). Pada  penelitian ini dibahas mengenai saluran transmisi di Pulau Madura yang menggunakan jenis SUTT dengan tegangan kerja 150 kV. Gangguan di saluran udara tegangan tinggi pada umumnya adalah gangguan fasa ke tanah dan gangguan petir. Karena saluran transmisi cukup panjang, maka peralatan proteksi yang cocok digunakan adalah rele jarak. Prinsip kerja rele jarak yaitu pembagian antara tegangan yang ada pada titik rele dan arus yang terlihat oleh rele. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perhitungan nilai setting proteksi pada saluran transmisi di Pulau Madura, tepatnya di saluran transmisi yang bersinggungan dengan Gardu Induk 150 kV Guluk-Guluk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai setting rele jarak telah sesuai standar IEEE dan NPAG dari Alstom dengan nilai impedansi zona 1 dalam rentang 4,09 Ω-12,08 Ω, zona 2 dalam rentang 6,4 Ω-18,88 Ω, dan zona 3 dalam rentang 10,09 Ω-22,7 Ω. Ketika diberi gangguan dengan bantuan software DigSILENT juga rele mampu mengisolasi gangguan dengan waktu trip pada zona 1 adalah 0,0 detik, zona 2 adalah 0,4 detik, dan zona 3 adalah 1,2 detik, sehingga waktu trip telah sesuai dengan zonanya.
PERANCANGAN DAN ANALISA KINERJA SISTEM AKUISISI DATA SENSOR TCS34725 DAN PENGENDALIAN POMPA MOTOR DC PADA ALAT PENCAMPUR WARNA Mutiari Dianing Utami; Ajub Ajulian Zahra; Sudjadi Sudjadi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 9, NO. 3, SEPTEMBER 2020
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v9i3.360-367

Abstract

Pada penelitian ini penulis merancang dan menganalisis kinerja sensor TCS34725 dan Pompa Motor DC yang berguna untuk membaca warna dalam bentuk RGB (Red, Green, Blue) dan pengendalian pompa motor DC yang berguna untuk mengatur nilai PWM pada masing-masing pompa. Sensor TCS34725 mendeteksi warna yang dihasilkan dengan memberikan pembacaan nilai RGB dari rentang 0 hingga 255. Warna yang terbaca oleh sensor kemudian akan dikonversi ke dalam bentuk CMY (Cyan, Magenta, Yellow) yang memiliki rentang nilai 0 hingga 100. Pengkonversian ini bertujuan untuk memberikan nilai feedback kepada mikrokontroler untuk dibandingkan dengan nilai set point awal yang diinputkan pada sistem. Jika masih terdapat error, mikrokontroler akan mengolah data ulang yang akan mempengaruhi kinerja pompa motor DC. Pada keadaan inilah nilai PWM diatur agar debit yang keluar dari masing-masing pompa CMY dapat sesuai dengan komposisi tiap warna yang dibutuhkan sehingga menghasilkan warna yang diinginkan.
PERANCANGAN SISTEM MONITORING HIDROPONIK NUTRIENT FILM TECHNIQUE (NFT) BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) MENGGUNAKAN WEB SERVER THINGSPEAK Primadoly Nababan; Trias Andromeda; Yosua Alvin Adi Soetrisno
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v9i4.547-555

Abstract

Tugas Akhir ini penulis bertujuan untuk merancang sistem monitoring hidroponik berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan web server thingspeak pada tanaman selada. Sistem kerja dari alat ini, yaitu monitoring hidroponik yang meliputi intensitas cahaya, ketinggian air, ppm air dan ph air yang tersedia melalui jaringan internet. Alat ini terdiri dari tiga proses utama, yaitu input, proses dan output. Input menggunakan sensor LDR, ultrasonik HC-SR04, TDS dan pH. Data dari sensor LDR, ultrasonik HC-SR04, TDS dan pH akan diproses oleh Arduino Uno dan dikirim ke modul WiFi ESP8266 untuk diproses sehingga dapat dimonitoring pada thingspeak. Output dari alat ini, yaitu monitoring melalui web server thingspeak.. Berdasarkan hasil pengujian didapatkan, tingkat kelayakan implementasi alat ini ditinjau dari hasil untuk kerja yang diperoleh pada pengujian sensor LDR terdapat  rata – rata error sebesar 0.38%, 0% pada pengujian sensor ultrasonik HC-SR04, 0.91% pada pengujian sensor TDS dan 0.1% pada pembacaan sensor pH. Aktuator akan menyala sesuai dengan set point yang telah ditentukan. Sehingga diharapkan dengan adanya sistem monitoring ini dapat membantu petani dalam perawatan tanaman dan monitoring setiap saat.
PERANCANGAN SISTEM CHARGING BATERAI MENGGUNAKAN BUCK-BOOST CONVERTER DENGAN SUMBER PANEL SURYA BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO NANO Benekdiktus Angger Wahyu Widhiawan; Susatyo Handoko; Darjat Darjat
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v10i1.17-25

Abstract

Energi matahari merupakan sumber energi terbarukan alternatif untuk pembangkit listrik. Energi matahari dapat di rubah menjadi energi listrik dengan menggunakan panel surya. Panel surya memiliki karakteristik tegangan output yang berubah-ubah seiring berubahnya tingkat iradiasi matahari. Untuk mengatatasinya digunakan baterai sebagai penyimpan energi dan menyediakan sumber daya yang konstan untuk peralatan listrik. Namun untuk melakukan pengisian baterai dengan menggunakan sumber panel surya dibutuhkan adanya sebuah regulator untuk mengatur tegangan yang masuk ke baterai. Pada tugas akhir ini dibuat battery charging dengan metode buck-boost converter untuk menstabilkan tegangan luaran solar cell. Sistem battery charging menggunakan mikrokontroler arduino nano sebagai pusat kendali untuk menaikkan dan menurunkan tegangan luaran solar cell secara otomatis. Tegangan output dari sistem pengendali ini dijaga sesuai standar tegangan pengisian baterai. Hasil pengujian battery charging mencapai efisiensi 99,69 % pada pukul 12.15 WIB. Secara keseluruhan tegangan charging rata-rata yang terbaca sekitar 13,58 Volt dan arus charging yang dihasilkan rata-rata 0,44 Ampere. Charging battery 12 Volt membutuhkan waktu kurang lebih 120 menit dari keadaan battery 11,35 Volt sampai 12,63 Volt. Kata kunci : Buck-boost converter, Panel surya, Battery Charging
PERANCANGAN SISTEM IMAGE PROCESSING LANE DETECTION DENGAN METODE SLIDING WINDOWS DAN KONTROL KEMUDI DENGAN METODE PID PADA PURWARUPA SELF-DRIVING CAR Amali, Fariz Nur; Triwiyatno, Aris; Afrisal, Hadha
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.1.4.%p

Abstract

Di Indonesia tercatat pada data WHO 2018, korban meninggal akibat kecelakaan transportasi jalan raya mencapai 31.282 orang dan persentase kematian per 100.000 orang mencapai 12,2%. Hal itu membuat setiap perusahaan pembuat mobil saling bersaing untuk meningkatkan kenyamanan, keamanan, hingga otomatisasi kontrol. Self-driving car merupakan kendaraan cerdas yang mampu untuk mendeteksi keadaan yang terjadi di sekitarnya berdasarkan informasi sensorik yang didapat. Tujuan utama dari penelitian self-driving car adalah untuk menyelesaikan permasalahan fungsionalitas pada self-driving car salah satunya adalah deteksi jalur dan kontrol steering kendaraan. Perancangan sistem lane detection ini menggunakan metode sliding windows sebagai metode image processing dan menggunakan kontroler PID sebagai kontrol pada steering kendaraan. Input sistem lane detection didapatkan dari pembacaan sensor kamera yang diolah menggunakan sebuah komputer untuk mengestimasi posisi lateral kendaraan. Output sistem lane detection menjadi input bagi kontroler PID. Output yang diharapkan dengan menggunakan kontroller PID adalah respons steering yang cepat, kestabilan dalam mempertahankan nilai steady state serta pertimbangan aspek kenyamanan pada sistem kendaraan. Dilakukan pengujian kontrol steering sebanyak 8 kali menggunakan metode trial & error dengan nilai optimal Kp=24 , Ki=5, dan Kd=12 pada kontur jalan lurus dan berbelok dengan nilai MAE=7,33 dan IAE=256,62. Purwarupa juga mampu mendeteksi jalur dengan tingkat keberhasilan 93,75%.
PERANCANGAN PENCARIAN TITIK DAYA MAKSIMUM PANEL SURYA MENGGUNAKAN BOOST CONVERTER DENGAN ALGORITMA FIREFLY Evan Hafidzudin Elinda; Iwan Setiawan; Enda Wista Sinuraya
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v10i1.132-137

Abstract

Energi surya merupakan salah satu energi terbarukan dengan sumber daya terbesar di bumi. Energi surya dapat dikonversi menjadi energi listrik menggunakan panel surya.  Pada pengunaannya sebagai sumber energi listrik, panel surya memiliki beberapa kelemahan, seperti daya listrik yang dihasilkan dipengaruhi oleh iradiasi sinar matahari, suhu lingkungan, dan sudut datang matahari. Oleh karena itu, perlu adanya metode untuk memaksimalkan daya keluaran panel surya. Maximum Power Point Tracking (MPPT) merupakan suatu metode untuk memaksimalkan daya keluaran yang dihasilkan oleh panel surya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem MPPT menggunakan rangkaian boost converter dengan algoritma Firefly, kemudian menganalisis daya keluaran panel surya tersebut. Pengujian sistem MPPT dilakukan pada 2 kondisi irradiasi dan 3 variasi nilai beban. Daya maksimum yang dihasilkan sistem MPPT dengan variasi nilai beban 39 Ω, 50 Ω, dan 100 Ω pada irradiasi 765 W/m2  dan suhu 31oC  adalah 25,76 W, sedangkan pada irradiasi 1215 W/m2 dan suhu 31oC adalah 36,77 W. Daya maksimum yang dihasilkan oleh MPPT tidak dipengaruhi oleh nilai beban.
PERANCANGAN SISTEM CATU DAYA ARUS SEARAH BERBASIS TENAGA SURYA PADA SMART GREENHOUSE Fudlulul Hakim Musthofa; Aghus Sofwan; Sumardi Sumardi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v10i1.238-243

Abstract

Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia dengan luas daratan sekitar 190 juta hektar dimana sekitar 28,94 persen atau sekitar 55 juta hektar adalah lahan pertanian. Potensi pertanian Indonesia yang sangat besar menyebabkan banyaknya metode-metode pertanian yang dikembangkan untuk menghasilkan produk yang optimal. Salah satu metode yang banyak digunakan ialah rumah kaca atau biasa disebut greenhouse. Selain itu Indonesia mempunyai tingkat radiasi rata-rata yang relatif tinggi yaitu sebesar 4.80 kWh/m2/hari, yang membuat energi surya mampu beroperasi dengan baik. Penulis menginisiasi membuat smart greenhouse yang akan disuplai menggunakan catu daya tenaga surya. Semua beban yang disuplai menggunakan tegangan arus searah (DC) sebesar 95 watt terdiri dari beban pompa, lampu, dan alat mikrokontroller. Sistem catu daya menggunakan konfigurasi off-grid, kapasitas modul fotovoltaik 200 WP, dilengkapi dengan Solar Charger Controller kapasitas 30 A, dan baterai 100 Ah. Sistem pemakaian energi listrik difungsikan selama 24 jam setiap harinya. Pengujian dilakukan selama 3 hari, didapatkan rata-rata efisiensi modul fotovoltaik 10,94 %, efisiensi rata-rata Solar Charger Controller 95,91%, rata-rata tegangan jatuh kurang dari 1 % sesuai dengan standard, dan sisa baterai yang digunakan pada malam hari tidak pernah menyentuh 0% sehingga dapat mensuplai beban terus menerus selama 24 jam setiap harinya.
PERANCANGAN SISTEM AKUISISI DATA MULTISENSOR (OKSIGEN, HIDROGEN, SUHU, ALIRAN, TEKANAN, ARUS, DAN TEGANGAN) BERBASIS HUMAN MACHINE INTERFACE Pungki Anditasari; Sudjadi Sudjadi; Darjat Darjat
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 9, NO. 1, MARET 2020
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v9i1.107-114

Abstract

Solid Oxide Fuel Cell (SOFC) sebagai sumber energi terbarukan yang memiliki tingkat efisiensi paling tinggi mencapai 65% merupakan salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk menanggulangi kebutuhan manusia akan energi listrik. Pada sistem SOFC diperlukan sistem akuisisi data untuk mengambil, menampilkan maupun mengolah data dari sensor yang terdapat pada komponen SOFC. Sistem akuisisi data ini diaplikasikan pada multisensor dalam sistem SOFC untuk mengukur kadar gas oksigen, gas hidrogen, suhu, aliran H2 dan O2, tekanan udara, arus, dan tegangan. Parameter multisensor yang diakuisisi meliputi kadar gas oksigen menggunakan sensor ME2-O2, kadar gas hidrogen menggunakan sensor MQ-8, suhu menggunakan sensor thermocouple tipe-K dengan modul MAX6675, aliran H2 dan O2 menggunakan sensor D6F-05N2, tekanan menggunakan sensor HK1100C, arus menggunakan sensor INA219, dan tegangan menggunakan rangkaian Op-Amp. Data hasil pengukuran sensor ditampilkan melalui sebuah Human Machine Interface (HMI). Dari hasil pengujian, didapatkan suhu dengan error rata-rata sebesar 2,6%, aliran dengan regulator tangki oksigen dan tangki argon didapatkan error rata-rata 0,09 dan 0,122, tekanan udara pada bukaan valve 10° sistem hidrogen sebesar 212,93 KPa dan sistem oksigen 235,14 KPa, arus dengan error rata-rata 2,246%, tegangan error rata-rata 0,336%, kadar gas oksigen rata-rata sebesar 26,47%, dan kadar gas hidrogen rata-rata sebesar 25,6 ppm.
STUDI INSTALASI SISTEM CCTV (CLOSED CIRCUIT TELEVISION), FIRE ALARM, PROTEKSI PETIR DAN JARINGAN TELEPON DI TEKNIK SIPIL DAN TEKNIK GEOLOGI UNIVERSITAS DIPONEGORO Majid, Fathoni Zul; karnoto, karnoto; Darmanto, Nugroho Agus
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.1.2.%p

Abstract

Abstrak  Sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangungan Gedung menjelaskan bahwa sebuah bangunan harus memiliki sistem keamanan yang baik sehingga jaminan keamanan dan keselamatan dapat dinikmati oleh penghuni bangunan tersebut. Maka untuk memenuhi kebutuhan tersebut diperlukan peralatan seperti CCTV (Closed Circuit Television) yang bermanfaat untuk investigasi kriminal dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kemudian sistem fire alarm untuk peningkatan keamanan terhadap bahaya kebakaran yaitu sebagai tanda awal terjadinya bencana. Perencanaan sistem fire alarm ini dilakukan berdasarkan SNI 03-3985-2000. Di samping itu adapun perlindungan terhadap bahaya sambaran petir. Kebutuhan bangunan akan proteksi petir dilakukan berdasarkan SNI 03-7015-2004 dan digunakan metode Early Streamer Emission (ESE). Berdasarkan data Stasiun Geofisika Banjarnegara untuk wilayah Semarang memiliki hari guruh sebesar 40,63% dengan tingkat curah petir sebanyak 148. Dari uraian tersebut maka dilakukan perancangan proteksi petir pada gedung untuk meminimalisir terjadinya gangguan dan kerugian akibat sambaran petir. Kemudian suatu gedung pun diperlukan perancangan instalasi untuk sistem komunikasi sebagai sistem perlengkapan bangunan yang keberadaanya diperlukan untuk memperlancar dan meningkatkan kegiatan, keamanan serta fungsi bangunan. Studi ini dilakukan di Teknik Sipil dan Teknik Geologi, Universitas Diponegoro. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan untuk pemasangan CCTV sebanyak 107 titik dan 6 NVR, pemasangan fire alarm sebanyak 250 detektor dan 5 Master Control Fire Alarm (MCFA) dan pemasangan jaringan telepon sebanyak 40 pesawat telepon dan 5 PABX. Untuk proteksi petir dengan metode ESE memiliki area perlindungan dengan radius 106,65 meter dapat melindungi seluruh area bangunan.. Kata Kunci: CCTV, Fire Alarm, Proteksi Petir, Jaringan Telepon. Abstract  In accordance with the Law of the Republic of Indonesia Number 28 Year 2002 regarding Building, it is explained that buildings must have a good security system for the sake of security and safety that can be made by the occupants of the building. So to meet these needs needed equipment such as CCTV (Closed Circuit Television) which is useful for criminal investigations and provide a sense of security to the public. Then the fire alarm to increase safety against fire hazards The planning of the fire alarm system is carried out based on SNI 03-3985-2000. In addition, there is also a prohibition on the dangers of lightning strikes. Building requirements for lightning protection are carried out based on SNI 03-7015-2004 and the Early Streamer Emission (ESE) method is used. Based on data from the Banjarnegara Geophysics Station for the Semarang region, it has a thunder day of 40.63% with a lightning income level of 148. Then a building is required to design an installation for a communication system as building equipment needed to expedite and improve activities, safety and function of the building. This study was conducted at Civil and Geological Engineering, Diponegoro University. The results of the research carried out showed the installation of CCTV as many as 107 points and 6 NVRs, the installation of 250 fire alarm detectors and 5 Master Control Fire Alarms (MCFA) and the installation of telephone networks of 40 telephone sets and 5 PABX. For lightning protection with the ESE method has a protection area with a radius of 106.65 meters can be protected throughout the building area. Keywords: CCTV, Fire Alarm, Lightning Protection, Phone Network.

Page 93 of 107 | Total Record : 1063


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue TRANSIENT, VOL. 13, NO.3, SEPTEMBER 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.2, JUNI 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.1, MARET 2024 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 4, DESEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 3, SEPTEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 2, JUNI 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO.1, MARET 2023 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 4, DESEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 3, SEPTEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 2, JUNI 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 1, MARET 2022 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 3, SEPTEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 2, JUNI 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 3, SEPTEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 1, MARET 2020 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 4, DESEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 2, JUNI 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 1, MARET 2019 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 3, SEPTEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 4, DESEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 2, JUNI 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 4, DESEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 2, JUNI 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 3, SEPTEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 1, MARET 2014 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 4, DESEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 2, JUNI 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 4, DESEMBER 2012 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012 More Issue