cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalempati@live.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof Soedarto SH Tembalang Semarang Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal EMPATI
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 2337375X     EISSN : 28291859     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal EMPATI is a scientific publication media that will be published six times a year in February, April, June, August, October, and December. Jurnal EMPATI is a scientific publication that accommodates scientific articles and empirical studies in Clinical Psychology, Developmental Psychology, Industrial & Organizational Psychology, Educational Psychology, Social Psychology, Psychometry, Experimental Psychology, and Applied Psychology.
Arjuna Subject : -
Articles 1,454 Documents
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DENGAN HARDINESS PADA PERAWAT BAGIAN JIWA DI RSJ PROF. DR. SOEROJO MAGELANG Effa Hasnatul Hanifah; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 6, Tahun 2021 (Desember 2021)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2021.33222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial keluarga dengan hardiness pada perawat bagian jiwa di RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang. Dukungan sosial keluarga merupakan pemberian bantuan secara verbal maupun nonverbal yang dapat berupa informasi, saran, maupun bantuan nyata yang dirasakan individu dari keluarga. Hardiness merupakan karakter kepribadian yang menunjukan ketangguhan untuk mengelola, bertahan, dan melawan pada hal-hal yang mengakibatkan stres. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 150 perawat bagian jiwa di bangsal rawat inap RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang, dan sampel sebanyak 108 perawat, perempuan = 45 dan laki-laki = 63, rentang usia = 25-60 tahun, diambil dengan teknik convenience sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah dua skala model Likert, yaitu Skala Dukungan Sosial Keluarga (48 aitem, α = 0,837) dan Skala Hardiness (47 aitem, α = 0,849). Uji korelasi Spearman’s Rho menghasilkan nilai rxy = 0,757 dengan p = 0,000 (p<0,05), yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial keluarga dengan hardiness pada perawat bagian jiwa di RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang. 
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DENGAN EFIKASI DIRI PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIR PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 SAYUNG DEMAK Lathifa Zahranisa Febriana; Achmad Mujab Masykur
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 6, Tahun 2021 (Desember 2021)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2021.33217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara dukungan sosial keluarga dan efikasi diri pengambilan keputusan karir pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Sayung Demak. Penelitian ini adalah penelitian korelasional. Populasi pada penelitian ini terdiri dari siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Sayung Demak. Jumlah sampel pada penelitian ini berjumlah 63 siswa yang diperoleh dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Alat ukur menggunakan Skala Dukungan Sosial Keluarga (42 aitem, α = 0,935) dan Skala Efikasi Diri Pengambilan Keputusan Karir (42 aitem, α = 0,949). Analisis data yang digunakan menggunakan metode statistik Spearman-rho, hasil analisis menunjukkan koefisien korelasi sebesar rxy =0,491 dengan tingkat signifikansi p = 0,000 (p<0,05), artinya terdapat hubungan positif yang signifikan antara variabel dukungan sosial keluarga dan efikasi diri pengambilan keputusan karir pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Sayung Demak, yang berarti hipotesis diterima.   
INTERPRETATIVE PHENOMENOLOGICAL ANALYSIS MENGENAI PENGALAMAN MANTAN WARGA BINAAN DENGAN HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS Fienna Anggita Siwi; Dian Veronika Sakti Kaloeti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 5, Tahun 2021 (Oktober 2021)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2021.32938

Abstract

Seorang mantan Warga Binaan (WB) yang telah keluar dari Lembaga Permasyarakatan (Lapas) perlu melakukan penyesuaian dirinya untuk bisa kembali berbaur di tengah masyarakat. Begitupula secara spesifik mantan WB dengan Human Immunodeficiency Virus (HIV). Penelitian ini bertujuan mengungkap pengalaman mantan WB dengan HIV setelah keluar Lapas sekaligus mencari tahu bagaimana penyesuaian diri yang mereka lalui hingga saat ini. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari tiga orang yang merupakan mantan WB dengan status positif HIV selama di dalam Lapas hingga keluar Lapas dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling.  Metode wawancara dilakukan menggunakan metode semi-terstruktur yang kemudian hasil wawancara dianalisis menggunakan metode interpretative phenomenological analysis. Pada penelitian ini terdapat delapan tema superordinat, yaitu (1) pemahaman mantan WB dengan HIV terhadap stigma masyarakat, (2) penutupan diri, (3) pengabaian terapi ARV di dalam Lapas, (4) penolakan hasil diagnosis, (5) pengungkapan diri, (6) respon negatif lingkungan, (7) dukungan dari orang terdekat yang signifikan, (8) proses pengobatan. Melalui penelitian ini partisipan menyampaikan pengalaman mereka sebagai mantan WB dengan HIV. Temuan dalam penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan refleksi bagi para mantan WB dengan HIV dalam proses penerimaannya dan membuka wawasan bagi berbagai lembaga yang menaungi mantan WB maupun orang dengan HIV.
EKSPLORASI PENGALAMAN NONSUICIDAL SELF-INJURY (NSSI) PADA WANITA DEWASA AWAL : SEBUAH INTERPRETATIVE PHENOMENOLOGICAL ANALYSIS Shaskia Rezky Elvira; Hastaning Sakti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 5, Tahun 2021 (Oktober 2021)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2021.32933

Abstract

Nonsuicidal self-injury (NSSI) dilakukan secara sengaja untuk menyalurkan tekanan emosional yang terpendam. Pada umumnya pelaku NSSI cenderung melakukan aksinya secara tersembunyi. Kondisi tersebut membuat fenomena ini sulit dideteksi. Padahal NSSI tidak dapat dianggap remeh sehingga perlu untuk mendapat perhatian lebih. Penelitian ini bertujuan memahami pengalaman wanita dewasa awal yang melakukan NSSI. Teknik pemilihan subjek menggunakan teknik purposive dengan kriteria partisipan telah melakukan NSSI setidaknya 5 kali dalam waktu 12 bulan terakhir. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik snowball. Proses pengambilan data pada penelitian ini dilakukan dengan in depth interview dan observasi. Selanjutnya hasil wawancara akan dianalisis menggunakan metode  interpretative phenomenological analysis. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh sepuluh tema superordinat, meliputi (1) konflik dengan pasangan, (2) ketidak harmonisan keluarga, (3) penilaian negatif terhadap diri , (4) manifestasi perilaku menyakiti diri, (5) sensasi emosional pada luka, (6) perasaan lepas sesaat setelah self-injury, (7) dampak negatif pada kehidupan, (8) kemunculan hasrat mengakhiri hidup, (9) kesadaran untuk mencari pertolongan profesional, (10) motivasi menjadi lebih baik. Terdapat pula satu tema khusus, yakni dukungan positif komunitas. Melalui penelitian ini telah diungkap bagaimana pemaknaan seseorang yang melakukan NSSI serta usaha masing-masing partisipan dalam mencari bantuan terkait dengan kondisi kesehatan mentalnya.  
HUBUNGAN ANTARA SECURE ATTACHMENT ORANG TUA-ANAK DENGAN KECENDERUNGAN PERILAKU KONSUMTIF PADA SISWA SMA ISLAM HIDAYATULLAH KOTA SEMARANG Alvian, Nafi; Fauziah, Nailul
Jurnal EMPATI Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 05, Oktober 2021
Publisher : Jurnal EMPATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecenderungan perilaku konsumtif merupakan tendensi tindakan negatif yang dilakukan oleh individu untuk memuaskan hasrat dan kepuasan semata dalam membeli produk. Orang tua mempunyai peran yang vital dalam membentuk perilaku dan kepribadian anak. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan antara secure attachment orang tua-anak dengan kecenderungan perilaku konsumtif pada siswa SMA Islam Hidayatullah Semarang. Sampel penelitian ini adalah sebanyak 188 siswa yang terdiri dari kelas X, XI, dan XII dengan karakteristik siswa aktif dan bersedia menjadi subjek penelitian. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah cluster random sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala secure attachment orang tua-anak (18 aitem, α= 0,907) dan skala kecenderungan perilaku konsumtif (29 aitem, α= 0,948). Analis data yang digunakan adalah regresi sederhana yang menunjukkan adanya hubungan negatif dan signifikan antara secure attachment orang tua-anak dengan kecenderungan perilaku konsumtif, yaitu rₓᵧ = -0,528 dengan p=0,000. Artinya, semakin tinggi secure attachment orang tua-anak maka semakin rendah kecenderungan perilaku konsumtif. Secure attachment orang tua-anak memberikan sumbangan efektif sebanyak 26,8% terhadap kecenderungan perilaku konsumtif pada siswa. Kata kunci: kecenderungan perilaku konsumtif; secure attachment orang tua-anak; siswa SMA
HUBUNGAN ANTARA DIMENSI KEPRIBADIAN HONESTY-HUMILITY DENGAN CYBERLOAFING PADA KARYAWAN OTORITAS JASA KEUANGAN REGIONAL 3 JAWA TENGAH DAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Bagas Ramadhiansyah; Harlina Nurtjahjanti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 6, Tahun 2021 (Desember 2021)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2021.33218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dimensi kepribadian honesty-humility dengan cyberloafing pada karyawan Otoritas Jasa Keuangan Regional 3 Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Cyberloafing merupakan perilaku individu secara aktif dalam menggunakan gadget milik pribadi maupun fasilitas kantor saat jam kerja untuk kepentingan pribadi. Dimensi kepribadian honesty-humility merupakan dimensi yang mencakup sifat-sifat tulus, menghindari kecurangan, menghindari ketamakan dan sifat rendah hati. Populasi penelitian ini berjumlah 155 karyawan OJK Regional 3 Jawa Tengah dan DIY dengan sampel sebanyak 82 karyawan melalui convenience sampling. Alat ukur dalam penelitian ini adalah modifikasi aitem Skala Honesty-Humility dalam The IPIP HEXACO-PI (26 aitem: α = 0,851) dan Skala Cyberloafing (21 aitem: α = 0,868). Analisis data menggunakan regresi sederhana menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara dimensi kepribadian honesty-humility dengan cyberloafing pada karyawan OJK Regional 3 Jawa Tengah dan DIY dengan hasil rxy = -0,239 dan p = 0,015 (p<0,05). Dimensi kepribadian honesty-humility memberikan sumbangan efektif sebesar 5,7% kepada cyberloafing, sisanya sebesar 94,3% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. 
SELF-COMPASSION DAN RESILIENSI PADA MAHASISWA DI ERA ADAPTASI KEHIDUPAN BARU Tasya Agnia Rahayu; Annastasia Ediati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 5, Tahun 2021 (Oktober 2021)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2021.32939

Abstract

Pandemi COVID-19 memberikan dampak bagi hampir seluruh sektor pada kehidupan manusia. Termasuk pada sektor pendidikan perguruan tinggi, yang pada akhirnya kegiatan perkuliahan harus dilakukan secara daring. Perubahan-perubahan yang terjadi di era adaptasi kehidupan baru dapat menjadikan individu berada daam tekanan sehingga merasa stres, termasuk mahasiswa. Tuntutan akan penyesuaian diri terhadap perubahan ini tentu tidaklah mudah sehingga resiliensi menjadi penting, terutama di masa adaptasi kebiasaan baru ini. Salah satu hal yang diperlukan individu dalam memperbaiki kondisi psikologisnya adalah melalui self-compassion. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara self-compassion dan resiliensi pada mahasiswa tahun pertama. Populasi penelitian sebanyak 370 mahasiswa tahun pertama Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro (Angkatan 2020) dengan sampel penelitian sebanyak 193 mahasiswa. Alat ukur yang digunakan adalah Self-compassion Scale (24 aitem; α=0,918) dan Skala Resiliensi (31 aitem; α= 0,921). Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara self-compassion dan resiliensi pada mahasiswa (rxy = 0,764; p=0,000). Hal ini berarti, semakin baik self-compassion, maka resiliensi semakin baik pula, dan sebaliknya. Dapat dikatakan bahwa untuk meningkatkan resiliensi dapat dilakukan berbagai upaya seperti meningkatkan self-compassion. 
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DAN RESILIENSI PADA MAHASISWA TAHUN PERTAMA FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS DIPONEGORO DI TENGAH PANDEMI COVID-19 Audita Kusuma Astuti; Diana Rusmawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 5, Tahun 2021 (Oktober 2021)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2021.32934

Abstract

Mahasiswa tahun pertama di tengah pandemi COVID-19 memiliki tantangan untuk dapat melakukan proses penyesuaian diri terhadap masa transisi dari sekolah menengah menuju perguruan tinggi serta beradaptasi dengan sistem pembelajaran yang baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dan resiliensi pada mahasiswa tahun pertama Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro di tengah pandemi COVID-19. Populasi berjumlah 377 mahasiswa dan sampel penelitian sebanyak 191 mahasiswa yang diambil dengan metode convenience sampling. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan Skala Kecerdasan Emosional dan Skala Resiliensi. Analisis regresi sederhana menunjukkan bahwa hipotesis diterima, yaitu terdapat hubungan positif yang signifikan antara kecerdasan emosional dan resiliensi pada mahasiswa tahun pertama Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro di tengah pandemi COVID-19, rxy = 0,790 (p < 0,05). Artinya semakin tinggi kecerdasan emosional subjek maka semakin tinggi resiliensi. Begitupun sebaliknya, semakin rendah kecerdasan emosional subjek maka semakin rendah resiliensi. Sumbangan efektif kecerdasan emosional terhadap resiliensi ditunjukkan dengan R Square = 0,624. Artinya, kecerdasan emosional memberikan kontribusi sebesar 62,4% dalam memprediksi peningkatan nilai dari variabel resiliensi.   
PERAN KOMUNITAS BENDHUNG LEPEN DALAM MEMBANGUN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN DI DESA MRICAN, KECAMATAN UMBULHARJO, KOTA YOGYAKARTA Ika Lestari Nurwahyuni; Lia Indah Cahyani; Nina Fitriana
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 6, Tahun 2021 (Desember 2021)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2021.33224

Abstract

Lingkungan memiliki peranan yang besar dalam menopang kehidupan manusia di bumi, lingkungan yang tak terjaga keseimbangannya dapat berpotensi mengganggu kelancaran aktivitas manusia sehari-hari. Sayangnya di Indonesia tingkat kepedulian masyarakat terhadap lingkungan hanya sebesar 57% saja, hal ini menunjukkan bahwa masyarakat masih kurang dalam menerapkan perilaku peduli lingkungan pada kehidupan mereka sehari-harinya, oleh karena itu peneliti ingin mengetahui bagaimana komunitas Bendhung Lepen di Desa Mrican berupaya  membangun karakter tersebut di masyarakat Desa Mrican, Kelurahan Giwangan, Umbulharjo, Yogyakarta. Metode yang peneliti gunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus,  pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, dokumentasi, dan wawancara semi terstruktur pada informan yang merupakan warga dan pengurus komunitas Bendhung Lepen. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa warga Desa Mrican secara kognitif, afektif, dan perilaku menunjukkan karakter peduli lingkungan yang dibuktikan dengan warga kini tidak lagi membuang sampah sembarangan, memiliki kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan, dan bersedia mengikuti program yang dilaksanakan dengan tulus dan sukarela. Sehingga dapat disimpulkan bahwa komunitas Bendhung lepen telah berhasil dalam membangun karakter peduli lingkungan pada warga Desa Mrican yang pada awalnya dikenal sebagai Desa yang kumuh dan kotor.  
HUBUNGAN ANTARA KEBERSYUKURAN DENGAN RESILIENSI PADA MAHASISWA BIDIKMISI FAKULTAS EKONOMIKA DAN BISNIS UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG Dony Agus Saputra; Nailul Fauziah
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 6, Tahun 2021 (Desember 2021)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2021.33219

Abstract

Resiliensi merupakan upaya yang dilakukan individu dalam menghadapi masalah dengan berusaha mencari titik temu dan menganalisis masalah untuk beradaptasi kemudian menentukan langkah yang lebih baik untuk bangkit dari permasalahan tersebut dan mencapai sebuah pencapaian. Kebersyukuran merupakan kesadaran individu terhadap apa yang telah diterima dengan ungkapan positif berupa rasa terima kasih yang ditujukan kepada sang pencipta dan juga perantaranya serta rasa menghargai terhadap peristiwa dalam kehidupannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebersyukuran dengan resiliensi pada mahasiswa bidikmisi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa penerima bidikmisi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro yang berjumlah 525 mahasiswa dan diperoleh dengan metode convenience sampling. Metode pengumpulan data menggunakan alat ukur skala kebersyukuran (39 aitem, α=0,922 ) dan skala resiliensi (38 aitem, α=0,928 ). Hasil pengolahan data menggunakan uji Spearman Rank diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,512 dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara kebersyukuran dengan resiliensi.  

Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 01, Tahun 2026 (Februari 2026) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 6, Tahun 2025 (Desember 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 5, Tahun 2025 (Oktober 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 4, Tahun 2025 (Agustus 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 3, Tahun 2025 (Juni 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 2, Tahun 2025 (April 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 1, Tahun 2025 (Februari 2025) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 6, Tahun 2024 (Desember2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 5, Tahun 2024 (Oktober 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 4, Tahun 2024 (Agustus 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 3, Tahun 2024 (Juni 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 2, Tahun 2024 (April 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 1, Tahun 2024 (Februari 2024) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 6, Tahun 2023 (Desember 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 5, Tahun 2023 (Oktober 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 4, Tahun 2023 (Agustus 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 3, Tahun 2023 (Juni 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 2, Tahun 2023 (April 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 1, Tahun 2023 (Februari 2023) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 6, Tahun 2022 (Desember 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 5, Tahun 2022 (Oktober 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 4, Tahun 2022 (Agustus 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 3, Tahun 2022 (Juni 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 2, Tahun 2022 (April 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 1, Tahun 2022 (Februari 2022) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 5, Tahun 2021 (Oktober 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 6, Tahun 2021 (Desember 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 4, Tahun 2021 (Agustus 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 3, Tahun 2021 (Juni 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 2, Tahun 2021 (April 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 1, Tahun 2021 (Februari 2021) Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 06, Desember 2021 Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 05, Oktober 2021 Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 6, Tahun 2020 (Desember 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 5, Tahun 2020 (Oktober 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 4, Tahun 2020 (Agustus 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 3, Tahun 2020 (Juni 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 2, Tahun 2020 (April 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 1, Tahun 2020 (Februari 2020) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 4, Tahun 2019 (Oktober 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 3, Tahun 2019 (Agustus 2019) Jurnal Empati, Volume 9, Nomor 1, Februari 2020 Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 2, Tahun 2019 (April 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 1, Tahun 2019 (Januari 2019) Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 3, Agustus 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 2, April 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 1, Januari 2019 Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018 (Oktober 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 3, Tahun 2018 (Agustus 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018 (April 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018) Jurnal Empati, Volume 7, Nomor 4, Oktober 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 3, Agustus 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 2, April 2018 Vol 6, No 4 (2017): Oktober 2017 Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017 (Oktober 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 (Juli 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 2, Tahun 2017 (April 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016 (Oktober 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016 (Agustus 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 (April 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 1, Tahun 2016 (Januari 2016) Vol 4, No 4 (2015): Oktober 2015 Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 (Oktober 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015 (Agustus 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 2, Tahun 2015 (April 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 1, Tahun 2015 (Januari 2015) Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014) Vol 3, No 4 (2014): Oktober 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 (Agustus 2014) Vol 3, No 3 (2014): Agustus 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 (April 2014) Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 (Januari 2014) Vol 3, No 2 (2014): Empati Fak. Psikologi Vol 3, No 1 (2014): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 4 Tahun 2013 (Oktober 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 (Agustus 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013 (April 2013) Vol 2, No 4 (2013): Empati Fak. Psikologi Vol 2, No 3 (2013): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012 (Oktober 2012) More Issue