cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalempati@live.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof Soedarto SH Tembalang Semarang Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal EMPATI
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 2337375X     EISSN : 28291859     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal EMPATI is a scientific publication media that will be published six times a year in February, April, June, August, October, and December. Jurnal EMPATI is a scientific publication that accommodates scientific articles and empirical studies in Clinical Psychology, Developmental Psychology, Industrial & Organizational Psychology, Educational Psychology, Social Psychology, Psychometry, Experimental Psychology, and Applied Psychology.
Arjuna Subject : -
Articles 1,454 Documents
CORRELATION BETWEEN THE INTENSITY OF SMARTPHONE USE AND STRESS LEVELS AMONG STUDENTS OF SMKN 1 PENAJAM PASER UTARA Rizal Nur Dwi Yanto; Rini Wedhayanti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 6, Tahun 2025 (Desember 2025)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2025.54114

Abstract

The increasing intensity of smartphone use among adolescents has raised serious psychological concerns globally. Excessive screen exposure—particularly after waking up—can disrupt circadian rhythms, impair sleep quality, and increase stress hormone levels (Zhao et al., 2024). Previous reviews and meta-analyses indicate that prolonged digital engagement correlates with higher stress and depressive symptoms among youth (Paulus et al., 2023; Gao et al., 2024; Yu et al., 2025). This study aimed to analyze the correlation between morning smartphone use intensity and stress levels among vocational high school students in Indonesia. A quantitative cross-sectional method was applied, involving 70 eleventh-grade students of SMKN 1 Penajam Paser Utara selected through purposive sampling. Stress levels were measured using the Depression Anxiety Stress Scales-21 (DASS-21), and data were analyzed using Pearson correlation. Results revealed a significant positive relationship between morning smartphone use and stress levels (r = 0.673, p < 0.001), consistent with prior device-logged findings linking screen exposure to elevated stress and mood dysregulation (Bradley & Howard, 2023). The findings highlight the need for educational programs promoting digital self-regulation and mental health awareness among adolescents. Future studies are encouraged to employ longitudinal or experimental designs with larger samples to explore causal mechanisms and physiological pathways (Zhao et al., 2024).
KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS REMAJA DI ERA DIGITAL: PENGARUH IKATAN ORANGTUA-ANAK DENGAN MEDIASI HARGA DIRI Dini Khairani; Farah Aulia
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 01, Tahun 2026 (Februari 2026)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2026.54050

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ikatan orang tua–anak terhadap kesejahteraan psikologis remaja, serta menelusuri peran harga diri sebagai mediator dalam hubungan tersebut. Partisipan penelitian ini berjumlah 385 remaja Indonesia berusia 15–18 tahun yang tinggal bersama orang tua. Pengumpulan data dilakukan secara daring menggunakan Parental Bonding Instrument (PBI), Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES), dan Psychological Well-Being Scale (PWBS). Analisis data menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4.1.1.2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikatan orang tua–anak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan remaja (β = 0.358, p < 0.001) serta melalui mediasi harga diri (β = 0.147, p < 0.05). Hal ini mengindikasikan bahwa hubungan emosional yang hangat dan suportif dari orang tua dapat meningkatkan harga diri remaja, yang pada gilirannya memperkuat kesejahteraan psikologis remaja. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya peran keluarga dalam memperkuat kesejahteraan remaja melalui pengasuhan yang responsif dan penerimaan tanpa syarat.
HARGA DIRI DAN PRESENTASI DIRI DARING PADA MAHASISWA PENGGUNA INSTAGRAM Weni Safitri; Annastasia Ediati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 2, Tahun 2025 (April 2025)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2025.43094

Abstract

Presentasi diri merupakan usaha menimbulkan kesan tentang dirinya kepada audien. Media sosial yang sering digunakan untuk mempresentasikan diri adalah Instagram. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara harga diri dengan presentasi diri daring pada mahasiswa pengguna Instagram. Subjek penelitian berjumlah 226 mahasiswa aktif Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro, pengguna Instagram, berusia 18-22 tahun dari angkatan 2017 hingga 2019. Teknik sampling yang digunakan adalah proporsional stratified random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Harga Diri (39 aitem; α = 0,927) dan Skala Presentasi Diri Daring (19 aitem; α=0,851) yang disusun oleh peneliti. Analisis data menggunakan Spearmans’s Rho menunjukkan tidak adanya hubungan yang signifikan antara harga diri dengan presentasi diri daring pada mahasiswa pengguna Instagram (rs=-0,046; p=0,491). Dapat disimpulkan bahwa pada mahasiswa pengguna Instagram, presentasi diri daring mereka di Instagram tidak berkorelasi dengan harga diri mereka.
PERENCANAAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DAN EFEKTIVITASNYA TERHADAP ORGANISASI ATAU PERUSAHAAN Aron Bayu Dame Ginting
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 6, Tahun 2024 (Desember2024)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2024.47891

Abstract

Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi harta yang paling berharga bagi suatu organisasi atau perusahaan untuk terus menjalankan dan mengembangkan usaha yang mereka miliki. Oleh karena itu Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) diperlukan untuk mengelola semua SDM yang ada agar dapat berdinamika dengan baik dan sesuai dengan yang diharapkan. MSDM memiliki tugas utama yakni meningkatkan aspek-aspek yang dimiliki oleh organisasi ataupun perusahaan dan dalam menjalankan tugasnya, MSDM harus menjamin bahwa tugas-tugas mereka tersebut memiliki kualitas dan konsistensi yang baik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif dengan menggunakan literatur yang diambil melalui media publikasi ilmiah ScienceDirect. Hasil analisis membuktikan bahwa MSDM bertanggung jawab dalam pengembangan kinerja dan melakukan perencanaan terhadap SDM ke depannya yang berkaitan dengan seluruh hubungan antar divisi maupun individu dalam organisasi ataupun perusahaan.
TOKEN EKONOMI: STRATEGI MENINGKATKAN DISIPLIN ANAK USIA DINI MELALUI SISTEM REWARD Ghefira Az Zahra; Siti Layli Fatimah; Muhammad Jamaludin
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 5, Tahun 2025 (Oktober 2025)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2025.51516

Abstract

Usia dini merupakan periode krusial dalam pembentukan karakter termasuk perilaku disiplin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model token ekonomi dalam meningkatkan kedisiplinan anak usia dini di taman kanak-kanak. Metode yang digunakan adalah pra-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 10 siswa kelas B1 di salah satu TK di Kota Malang, yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan indikator perilaku disiplin Sahidun (2022), mencakup aspek waktu, belajar, dan tata krama. Intervensi dilakukan dengan pemberian token berupa bintang setiap kali anak menunjukkan perilaku disiplin. Token dapat ditukar dengan hadiah setelah 7 hari. Hasil uji paired t-test menunjukkan adanya peningkatan skor kedisiplinan dari rata-rata 21.90 menjadi 25.80 (p = 0.000), dengan korelasi positif yang signifikan (r = 0.886, p = 0.001). Temuan ini mendukung teori Skinner tentang penguatan positif dan menunjukkan bahwa token ekonomi efektif membentuk perilaku disiplin anak usia dini secara konsisten. Dengan demikian, token ekonomi dapat diterapkan sebagai strategi pembiasaan perilaku disiplin di lingkungan pendidikan anak usia dini.
DINAMIKA REMAJA DALAM PENGALAMAN ADIKSI PORNOGRAFI DAN MASTURBASI Sabirina Hajarani; Fasya Ananda; Jasmine Haura Salwaputri; Zahra Hanifah; Alfi Haidar; Gemala Nurendah; Selfiyani Lestari
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 3, Tahun 2025 (Juni 2025)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2025.50906

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah memudahkan akses terhadap konten seksual eksplisit, menjadikan remaja kelompok yang paling rentan terhadap paparan pornografi. Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran karena berkaitan dengan risiko adiksi dan dampak psikologis jangka panjang, terutama dalam konteks perilaku masturbasi yang kerap menyertainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman subjektif remaja yang mengalami adiksi pornografi dan masturbasi, serta dinamika psikologis yang melingkupinya. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, dua partisipan remaja (laki-laki dan perempuan) berusia 18-19 tahun diwawancarai secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterpaparan pornografi terjadi ketika partisipan berada di rentang anak dan remaja awal yang dipengaruhi oleh lingkungan sosial, terutama teman sebaya, serta kemudahan akses melalui media digital. Konsumsi pornografi dan masturbasi berfungsi sebagai pelampiasan dari stres dan emosi negatif, namun memunculkan dampak psikologis seperti rasa bersalah, gelisah, dan perubahan persepsi terhadap lawan jenis. Temuan ini menunjukkan adanya pola adiktif yang dipengaruhi oleh mekanisme coping disfungsional dan ketidakmampuan regulasi diri. Penelitian ini memperkaya pemahaman teoritis tentang dinamika psikologis remaja dalam adiksi pornografi dan masturbasi melalui pendekatan fenomenologis yang menyoroti konflik internal, regulasi diri, dan respons terhadap isyarat seksual. Secara praktis, temuan ini menjadi dasar bagi intervensi yang empatik dan kontekstual, serta membantu pendidik dan orang tua mengenali perilaku adiktif.
DINAMIKA COPING STRES PADA MAHASISWA RANTAU YANG BEKERJA Arikal Izzah; Dwi Rukma Santi; Malikah Malikah
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 6, Tahun 2025 (Desember 2025)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2025.54151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika coping stress pada mahasiswa rantau yang bekerja. Metode yang digunakan adalah kualitatif fenomenologis dengan wawancara terstruktur. Partisipan berjumlah empat orang berusia 21–23 tahun yang dipilih dengan purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditentukan yaitu mahasiswa aktif, merantau, dan bekerja di sela perkuliahan. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan melalui triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa memanfaatkan strategi emotion-focused coping dan problem-focused coping. Strategi emotion-focused coping dilakukan dengan menjaga jarak, mengontrol diri, mengambil hikmah, menghindari pikiran berlebih, tetap mengerjakan tugas, serta memperkuat spiritualitas melalui ibadah. Sementara itu, strategi problem-focused coping dilakukan dengan merencanakan solusi, mencari dukungan sosial, dan menghadapi masalah secara langsung. Penelitian ini menemukan dampak negatif berupa stres, keterlambatan akademik, dan kebiasaan kurang sehat, serta dampak positif berupa kemandirian, tanggung jawab, dan keterampilan manajemen waktu. Dapat disimpulkan bahwa kombinasi kedua strategi coping membantu mahasiswa rantau lebih adaptif menghadapi tuntutan kuliah dan bekerja. Implikasi penelitian ini memperkaya kajian coping stress mahasiswa sekaligus memberi manfaat praktis bagi mahasiswa, kampus, dan lembaga pendidikan untuk merancang program pendampingan psikologis, pelatihan manajemen waktu, serta dukungan sosial yang lebih adaptif.
PERAN SELF-DISCLOSURE PADA KEPUASAN RELASI DEWASA AWAL YANG BERPACARAN Nova Pahlawani; Novi Qonitatin
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 2, Tahun 2025 (April 2025)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2025.40158

Abstract

Setiap fase perkembangan terdapat tugas yang harus terpenuhi, begitu pula pada masa dewasa awal yaitu pemilihan pasangan hidup dan pembentukan keluarga. Dalam suatu relasi pacaran, komunikasi merupakan faktor terpenting yang dapat mempengaruhi kepuasan relasi yang sedang dijalani. Beberapa penelitian terdahulu menjelaskan untuk meningkatkan kepuasan relasi seseorang dapat dengan mengembangkan komunikasi dan meningkatkan self-disclosure. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peran self-disclosure pada kepuasan relasi dewasa awal yang berpacaran. Populasi pada penelitian ini merupakan dewasa awal yang sedang berpacaran dengan rentang usia 18-25 tahun. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 111 subjek. Teknik sampel yang digunakan adalah sampling berupa convenience sampling. Alat ukur yang digunakan yaitu skala Self-disclosure (33 aitem, α = 0,960) dan Skala Kepuasan Relasi (31 aitem, α = 0,915). Analisis data menggunakan analisis regresi sederhana yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara kedua variabel pada penelitian ini (rxy=0,724; p<0,05). Artinya semakin tinggi self-disclosure saat berpacaran, maka tingkat kepuasan relasi juga akan semakin tinggi dan begitu juga sebaliknya. Penelitian ini menghasilkan nilai r2 sebesar 0,524 yang memiliki arti bahwa variabel self-disclosure memberikan sumbangan efektif terhadap tingkat kepuasan relasi dewasa awal yang berpacaran sebesar 52,4%.
MADEP MANTEP MANGAN MELU MARATUA: PENGALAMAN SUAMI MEMUTUSKAN TETAP TINGGAL DI RUMAH MERTUA Bernadus Advendo David Putranto; Yohanis Franz La Kahija
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 1, Tahun 2025 (Februari 2025)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2025.42954

Abstract

Seorang pria ketika memasuki usia dewasa akan menikah dan menjalin kehidupan berkeluarga. Hidup berkeluarga dijalani secara mandiri antara suami dengan istri. Ketika suami memutuskan untuk tinggal di rumah mertuanya maka kehidupan berkeluarganya juga dipengaruhi oleh mertua. Berbagai pengaruh dari mertua mendorong para suami memutuskan untuk tetap tinggal di rumah mertua. Penelitian ini bertujuan untuk mengerti dan memahami pengalaman suami dalam memutuskan untuk tetap tinggal di rumah mertua. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif fenomenologis. Partisipan dalam penelitian berjumlah tiga dengan kriteria a) pria dewasa berusia 26-40 tahun, b) bekerja, c) menikah selama maksimal 10 tahun dan memiliki anak minimal satu, serta d) tinggal di rumah mertua selama minimal 3 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan proses wawancara dan dianalisis menggunakan metode IPA. Ditemukan 10 tema, yakni: (1) dorongan tinggal di rumah mertua, (2) penyesuaian awal, (3) kehadiran mertua sebagai bantuan, (4) kehadiran mertua sebagai kendala, (5) upaya menyelesaikan konflik, (6) interaksi yang membantu dengan extended-family, (7) upaya membangun keintiman, (8) penerapan pola asuh demokratis, (9) hubungan yang dekat dengan anak, (10) tetap tinggal bersama mertua. Keberadaan mertua dimaknai sebagai bantuan juga kendala. Pengalaman baik dengan mertua mendorong untuk tetap tinggal di rumah mertua, pengalaman kurang baik dengan mertua mengurangi kenyamanan berhuni.
THE EFFECT OF JOB SATISFACTION AND WORK MOTIVATION ON MIDWIVES' PERFORMANCE IN MAGELANG REGENCY VILLAGE Rini - Yuliati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 5, Tahun 2025 (Oktober 2025)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2025.53783

Abstract

Referring to the Minimum Service Standards (SPM) achievement for Maternal and Child Health services in 2024, the coverage of the Maternal and Child Health programme in Magelang Regency has not yet fully reached the targets, such as the achievement of services for pregnant women with K6, namely pregnant women who undergo a minimum of six examinations with health personnel, the achievement of child health services, the achievement of health services for those of productive age, and family planning. One of the causes is the suboptimal performance of village midwives in carrying out their main duties as village midwives. This research aims to determine the effect of work motivation and job satisfaction on the performance of village midwives in Magelang Regency, both partially and simultaneously. The hypotheses include the positive influence of work motivation, job satisfaction, as well as the simultaneous influence of both on performance.The research subjects are 125 active village midwives in the community health centres (puskesmas) of Magelang Regency in 2025. Performance data were taken from the Minimum Service Standards (SPM) achievement, while work motivation and job satisfaction were collected through questionnaires. The study employed purposive sampling techniques and multiple linear regression analysis. The results show that work motivation and job satisfaction do not have a significant effect on performance, either partially or simultaneously. Additional ANOVA analysis revealed a significant effect of educational factors on performance, as well as a correlation between job satisfaction and elderly health services as a performance indicator. These findings indicate that work motivation and job satisfaction are not dominant factors in the performance of village midwives.

Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 01, Tahun 2026 (Februari 2026) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 6, Tahun 2025 (Desember 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 5, Tahun 2025 (Oktober 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 4, Tahun 2025 (Agustus 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 3, Tahun 2025 (Juni 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 2, Tahun 2025 (April 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 1, Tahun 2025 (Februari 2025) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 6, Tahun 2024 (Desember2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 5, Tahun 2024 (Oktober 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 4, Tahun 2024 (Agustus 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 3, Tahun 2024 (Juni 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 2, Tahun 2024 (April 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 1, Tahun 2024 (Februari 2024) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 6, Tahun 2023 (Desember 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 5, Tahun 2023 (Oktober 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 4, Tahun 2023 (Agustus 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 3, Tahun 2023 (Juni 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 2, Tahun 2023 (April 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 1, Tahun 2023 (Februari 2023) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 6, Tahun 2022 (Desember 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 5, Tahun 2022 (Oktober 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 4, Tahun 2022 (Agustus 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 3, Tahun 2022 (Juni 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 2, Tahun 2022 (April 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 1, Tahun 2022 (Februari 2022) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 5, Tahun 2021 (Oktober 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 6, Tahun 2021 (Desember 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 4, Tahun 2021 (Agustus 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 3, Tahun 2021 (Juni 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 2, Tahun 2021 (April 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 1, Tahun 2021 (Februari 2021) Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 06, Desember 2021 Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 05, Oktober 2021 Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 6, Tahun 2020 (Desember 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 5, Tahun 2020 (Oktober 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 4, Tahun 2020 (Agustus 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 3, Tahun 2020 (Juni 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 2, Tahun 2020 (April 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 1, Tahun 2020 (Februari 2020) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 4, Tahun 2019 (Oktober 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 3, Tahun 2019 (Agustus 2019) Jurnal Empati, Volume 9, Nomor 1, Februari 2020 Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 2, Tahun 2019 (April 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 1, Tahun 2019 (Januari 2019) Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 3, Agustus 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 2, April 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 1, Januari 2019 Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018 (Oktober 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 3, Tahun 2018 (Agustus 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018 (April 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018) Jurnal Empati, Volume 7, Nomor 4, Oktober 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 3, Agustus 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 2, April 2018 Vol 6, No 4 (2017): Oktober 2017 Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017 (Oktober 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 (Juli 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 2, Tahun 2017 (April 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016 (Oktober 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016 (Agustus 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 (April 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 1, Tahun 2016 (Januari 2016) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 (Oktober 2015) Vol 4, No 4 (2015): Oktober 2015 Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015 (Agustus 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 2, Tahun 2015 (April 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 1, Tahun 2015 (Januari 2015) Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014) Vol 3, No 4 (2014): Oktober 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 (Agustus 2014) Vol 3, No 3 (2014): Agustus 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 (April 2014) Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 (Januari 2014) Vol 3, No 2 (2014): Empati Fak. Psikologi Vol 3, No 1 (2014): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 4 Tahun 2013 (Oktober 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 (Agustus 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013 (April 2013) Vol 2, No 4 (2013): Empati Fak. Psikologi Vol 2, No 3 (2013): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012 (Oktober 2012) More Issue