cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalempati@live.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof Soedarto SH Tembalang Semarang Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal EMPATI
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 2337375X     EISSN : 28291859     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal EMPATI is a scientific publication media that will be published six times a year in February, April, June, August, October, and December. Jurnal EMPATI is a scientific publication that accommodates scientific articles and empirical studies in Clinical Psychology, Developmental Psychology, Industrial & Organizational Psychology, Educational Psychology, Social Psychology, Psychometry, Experimental Psychology, and Applied Psychology.
Arjuna Subject : -
Articles 1,454 Documents
EFEKTIVITAS PSIKOEDUKASI SISWA PEDULI ABK (SIPA) UNTUK MENINGKATKAN EMPATI Zukhrini Khalish Nasution; Desvi Yanti Mukhtar; RR Lita Hadiati Wulandari
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 3, Tahun 2025 (Juni 2025)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2025.49729

Abstract

Pendidikan inklusi mendukung anak berkebutuhan khusus melalui penyesuaian dari orang tua, guru, dan siswa reguler. Siswa tanpa disabilitas perlu dilatih untuk menerima dan memahami kondisi teman-teman mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Pada siswa SD, kemampuan ini tidak muncul secara alami, sehingga perlu dorongan, pendidikan, dan arahan untuk mengembangkan empati mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas psikoedukasi Siswa Peduli ABK (SIPA) dalam meningkatkan empati siswa terhadap anak berkebutuhan khusus. Psikoedukasi SIPA dikembangkan berdasarkan teori empati dan taksonomi mekar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen, melibatkan 30 siswa kelas 5 dan 6 SD yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil uji RM Anova menunjukkan bahwa psikoedukasi SIPA efektif dalam meningkatkan empati siswa (F hitung = 13.9; p<.001; n2p =.516). Artinya psikoedukasi SIPA efektif dalam meningkatkan empati siswa.
EFEKTIVITAS INTERVENSI COGNITIVE BEHAVIOR COUPLE THERAPY DALAM PERMASALAHAN PERKAWINAN: TINJAUAN STUDI NARATIF Wulan Miranda Panggabean; Crossita Nabila Shofiefany; Annastasia Ediati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 6, Tahun 2025 (Desember 2025)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2025.54388

Abstract

Konflik yang terjadi dalam pernikahan memberikan dampak psikologis bagi pasangan. Pendekatan Cognitive Behavioral Couple Therapy (CBCT) bertujuan untuk melihat efektivitas intervensi CBCT dalam isu-isu perkawinan dengan prinsip kognitif dan perilaku. Penelitian ini menggunakan pendekatan Narrative Literature Review menggunakan database Scopus, Proquest, Pubmed, Sage Publications, dan Science Direct. Artikel yang digunakan diterbitkan tahun 2014-2024, berbahasa inggris, dan membahas penerapan CBCT pada pasangn menikah. Berdasarkan delapan artikel ditemukan bahwa CBCT terbukti efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri pasangan, penurunan depresi, meningkatkan penyesuaian pasangan, kepuasan perkawinan, dan mengurangi konflik. Meskipun demikian, terdapat keterbatasan seperti ukuran sampel yang minim, kurangnya kelompok kontrol, dan prosedur intervensi yang tidak rinci. Rekomendasi penelitian selanjutnya dapat memperluas karakteristik sampel, dan metode kualitatif dapat digunakan agar lebih komprehensif.
AN OVERVIEW OF EMERGING ADULT ADJUSTMENT IN FACING THE TRANSITION OF PARENTAL MARITAL STATUS Kristianti Farida; Mary Philia Elisabeth
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 2, Tahun 2025 (April 2025)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2025.49330

Abstract

Divorce is an event that occurs in a family that will affect all aspects of the family's life, both the husband and wife and the children of their marriage. In this situation, the ability is needed to adapt to the situation at hand. Apart from that, divorce is often followed by remarriage, this event is often called a second loss event because the problem of marital status transition becomes more complex and family reorganization occurs. This research uses a qualitative research design using an interpretive phenomenological paradigm. The aim of this research is to describe the adjustment process of emerging adults in facing the transition in their parents' marital status. Three themes emerged from this research, namely barriers to adjusting to the transition to parental marital status, support for adjusting to the transition to parental marital status, and the impact resulting from the transition to parental marital status.
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH PERMISIF DENGAN PERILAKU KONSUMTIF MEMBELI KOSMETIK PADA MAHASISWI PROGRAM STUDI MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMIKA DAN BISNIS UNIVERSITAS DIPONEGORO ANGKATAN 2020 Inas Shafira Prasasty; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 1, Tahun 2025 (Februari 2025)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2025.40568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh permisif dengan perilaku konsumtif membeli kosmetik pada mahasiswi Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Angkatan 2020. Perilaku konsumtif membeli kosmetik adalah seberapa banyak perilaku membeli tanpa pertimbangan sehingga mahasiswi menghabiskan uang untuk membeli kosmetik riasan yang tidak didasarkan pada kebutuhan melainkan atas dasar keinginan yang tidak rasional demi kepuasan sesaat semata. Populasi dalam penelitian ini bersifat infinite. 120 orang terpilih sebagai sampel penelitian dan 50 orang terpilih sebagai sampel tryout. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Pola Asuh Permisif (30 aitem, =0.943) dan Skala Perilaku Konsumtif Membeli Kosmetik (42 aitem, =0.937). Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan terdapat hubungan positif signifikan antara pola asuh permisif dengan perilaku konsumtif membeli kosmetik sehingga hipotesis penelitian dapat diterima (rxy= 0.277) dengan nilai p=0.002). Semakin kuat pola asuh permisif yang dirasakan, maka semakin tinggi pula perilaku konsumtif membeli kosmetik dan sebaliknya. Pola asuh permisif memberikan sumbangan efektif sebesar 7,7% terhadap perilaku konsumtif membeli kosmetik.
CHATBOT AI DALAM IDENTIFIKASI AWAL GANGGUAN KESEHATAN MENTAL DI INDONESIA: TANTANGAN DAN PROSPEK Chevy Khairan; Maulana Habib
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 6, Tahun 2024 (Desember2024)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2024.47903

Abstract

Kesehatan mental adalah aspek penting dari kesejahteraan yang seringkali diabaikan. Di Indonesia, prevalensi gangguan kesehatan mental pada usia 15 tahun ke atas mencapai 2%, dengan tantangan akses layanan yang terbatas (Kementerian Kesehatan RI, 2023). Teknologi AI, khususnya chatbot AI, menawarkan solusi potensial untuk deteksi awal gangguan kesehatan mental dengan menyediakan dukungan 24/7 dan skrining gejala awal (Fitzpatrick et al., 2017). Penelitian ini menggunakan metode tinjauan naratif untuk mengevaluasi potensi dan tantangan penerapan chatbot AI dalam konteks Indonesia. Pencarian sistematis dilakukan pada database elektronik utama seperti PubMed, Scopus, ScienceDirect, dan Google Scholar dengan kata kunci “Chatbot AI trends in mental health.” Pencarian dibatasi pada artikel berbahasa Inggris yang diterbitkan antara 2014 hingga 2024 untuk memastikan relevansi. Sebanyak 55 jurnal yang membahas penggunaan chatbot AI dalam kesehatan mental direview. Analisis data dilakukan secara tematik mengikuti prosedur Braun dan Clarke (2006), yang mencakup familiarisasi dengan data, pengkodean awal, pencarian tema, peninjauan tema, dan penamaan tema. Temuan menunjukkan bahwa chatbot AI dapat meningkatkan akses layanan kesehatan mental, mengurangi stigma, dan memberikan dukungan yang dipersonalisasi. Namun, tantangan seperti privasi data, keterbatasan empati, dan sensitivitas budaya harus diatasi. Studi ini merekomendasikan integrasi chatbot AI dalam sistem kesehatan mental Indonesia dan menekankan perlunya penelitian lebih lanjut untuk menilai efektivitas dan keamanan dalam konteks lokal.
HUBUNGAN ANTARA KEPRIBADIAN DAN PERILAKU BERSEPEDA BERISIKO: ANALISIS PADA KOMUNITAS PESEPEDA JAKARTA Arif Triman; Chandradewi Kusristanti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 5, Tahun 2025 (Oktober 2025)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2025.54079

Abstract

 Bersepeda telah muncul sebagai salah satu bentuk mobilitas yang menonjol dan dapat meningkatkan kesehatan individu. Namun, peningkatan jumlah pesepeda ini juga diikuti oleh meningkatnya jumlah kecelakaan yang melibatkan pesepeda di jalan. Penelitian-penelitian sebelumnya dalam bidang psikologi lalu lintas menunjukkan adanya korelasi antara tingkat kecelakaan dengan perilaku berkendara berisiko di jalan. Kecelakaan di jalan dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan sosial, serta faktor individu seperti kepribadian pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah hubungan antara dimensi kepribadian pesepeda dan perilaku bersepeda berisiko di Jakarta. Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasional. Sebanyak 241 pesepeda berpartisipasi dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik snowball sampling. Perilaku bersepeda berisiko diukur menggunakan Cycling Behavior Questionnaire (CBQ) (α = 0,7–0,85), sedangkan kepribadian diukur menggunakan Big Five Inventory (BFI) (α = 0,7–0,87). Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi negatif dan signifikan antara dimensi agreeableness dan conscientiousness pada BFI dengan dimensi error dan violation pada CBQ (r = -0,224 – -0,300, p < 0,05). Selain itu, ditemukan pula korelasi positif dan signifikan antara dimensi neuroticism pada BFI dengan dimensi error (r = 0,292, p < 0,05) dan violation (r = 0,331, p < 0,05) pada CBQ. Temuan ini menunjukkan faktor kepribadian perlu dipertimbangkan dalam upaya meningkatkan keselamatan bersepeda.
UNIVERSITY STUDENT PERCEIVED EMPLOYABILITY: BIBLIOMETRIC ANALYSIS Rosse Mayada Pratiwi; Shafa Kirana Dewani; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 4, Tahun 2025 (Agustus 2025)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2025.49324

Abstract

Perceived employability among university students is the driving force behind their confidence in entering the job market, shaping how they view their skills, academic achievements, and future career potential. This study seeks to explore and analyze the research trend of perceived employability among university student in one decade. Using literature review with a bibliometric approach and SCOPUS database for this study and used university student perceived employability as the main keyword. The analysis was conducted using VOSviewer and Microsoft Excel. The bibliometric analysis included document type, authorship, institution, subject area, growth trend, and future research directions. The result shows 5 clusters explained that perceived employability among university student is discussed in various fields such as core elements during university, internal factors, outcomes, perception, and entrepreneurship. For future research, it is expected that researchers can discuss perceived employability related to the topics mentioned in the discussion section.
OPTIMISME DAN ADVERSITY QUOTIENT MAHASISWA SKRIPSI FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS DIPONEGORO ANGKATAN 2019 Zaky Abdurrahman; Muhammad Zulfa Alfaruqy
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 3, Tahun 2025 (Juni 2025)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2025.40406

Abstract

Untuk dapat lulus dari program S1 Psikologi Universitas Diponegoro, salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh mahasiswa adalah menyelesaikan skripsi. Proses pengerjaan skripsi memiliki berbagai tantangan dan hambatan bagi mahasiswa, terlebih lagi dengan transisi metode pembelajaran yang diberlakukan pasca pandemi. Oleh karena kemampuan yang baik dalam meghadapi tantangan cukup penting untuk dimiliki mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara optimisme dengan adversity quotient pada mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro Angkatan 2019 yang sedang mengerjakan skripsi. Optimisme adalah keyakinan yang dimiliki oleh individu bahwa individu akan mengalami keberhasilan di masa depan. Adversity quotient adalah kemampuan individu dalam menghadapi kesulitan. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Angkatan 2019 yang sedang mengerjakan skripsi berjumlah 270 orang. Sampel penelitian ini terdiri dari 153 mahasiswa yang diperoleh dengan metode simple random sampling. Metode pengambilan data menggunakan dua alat ukur yaitu skala optimisme (20 aitem, α=0,898) dan skala adversity quotient (28 aitem, α=0,906). Hasil pengelolaan data menggunakan uji nonparametrik kendall’s tau-b diperoleh τ = 0,432 dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara optimisme dengan adversity quotient.   
PENGARUH KESENJANGAN TUJUAN KARIER DAN REPUTASI PERUSAHAAN TERHADAP INTENSI MELAMAR KERJA PADA GENERASI Z DI KOTA SURABAYA Amanda Tamara Putri; Olievia Prabandini Mulyana
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 01, Tahun 2026 (Februari 2026)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2026.54583

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kesenjangan tujuan karier dan reputasi perusahaan terhadap intensi melamar kerja pada Generasi Z fresh graduate di Kota Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei cross-sectional. Sebanyak 125 partisipan direkrut melalui teknik purposive sampling, dengan kriteria fresh graduate lulusan 2023–2025 dari perguruan tinggi di Surabaya yang berada dalam rentang usia Generasi Z dan sedang aktif mencari pekerjaan. Pengumpulan data dilakukan secara daring menggunakan tiga instrumen, yaitu Skala Career Goals Discrepancies, Corporate Reputation Scale, dan Organization Attraction Scale. Analisis data melalui regresi linear berganda setelah seluruh variabel ditransformasi ke Z-score dan memenuhi rangkain uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenjangan tujuan karier dan reputasi perusahaan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap intensi melamar kerja, sedangkan kesenjangan tujuan karier secara pasial tidak berpengaruh terhadap intensi melamar kerja. Temuan ini menyimpulkan bahwa keputusan melamar kerja pada Generasi Z lebih dipengaruhi oleh persepsi terhadap reputasi perusahaan dibandingkan dinamika internal terkait tujuan karier individu dan orang tua.
RESILENSI SINGLE MOTHER PASCA KEMATIAN PASANGAN Agastyansah Rio Khamdani; Laelatus Syifa Sari Agustina
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 1, Tahun 2025 (Februari 2025)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2025.49337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan resiliensi single mother pascakematian pasangan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif terhadap tiga single mother yang berstatus cerai mati, memiliki pekerjaan, dan memiliki anak yang masih harus diasuh. Data diperoleh melalui angket, wawancara, dan observasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis data model Miles dan Huberman melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji kredibilitas data menggunakan triangulasi metode. Hasil penelitian menemukan lima tema pembentukan resiliensi single mother pascakematian pasangan, yaitu kedukaan, penerimaan, penyesuaian, kemandirian, dan berkembang. Terdapat tujuh aspek resiliensi yang muncul di dalam fase pembentukan kemampuan resiliensi single mother pascakematian pasangan, yaitu emotion regulation, impulse control, causal analysis, emphaty, self efficacy, reaching out, dan optimism serta terdapat dua faktor yang dapat mempengaruhinya, yaitu faktor risiko dan faktor protektif. Setiap subjek memiliki pengalamannya masing-masing dalam membentuk kemampuan resiliensi di setiap tema.

Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 01, Tahun 2026 (Februari 2026) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 6, Tahun 2025 (Desember 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 5, Tahun 2025 (Oktober 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 4, Tahun 2025 (Agustus 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 3, Tahun 2025 (Juni 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 2, Tahun 2025 (April 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 1, Tahun 2025 (Februari 2025) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 6, Tahun 2024 (Desember2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 5, Tahun 2024 (Oktober 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 4, Tahun 2024 (Agustus 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 3, Tahun 2024 (Juni 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 2, Tahun 2024 (April 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 1, Tahun 2024 (Februari 2024) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 6, Tahun 2023 (Desember 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 5, Tahun 2023 (Oktober 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 4, Tahun 2023 (Agustus 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 3, Tahun 2023 (Juni 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 2, Tahun 2023 (April 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 1, Tahun 2023 (Februari 2023) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 6, Tahun 2022 (Desember 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 5, Tahun 2022 (Oktober 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 4, Tahun 2022 (Agustus 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 3, Tahun 2022 (Juni 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 2, Tahun 2022 (April 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 1, Tahun 2022 (Februari 2022) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 5, Tahun 2021 (Oktober 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 6, Tahun 2021 (Desember 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 4, Tahun 2021 (Agustus 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 3, Tahun 2021 (Juni 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 2, Tahun 2021 (April 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 1, Tahun 2021 (Februari 2021) Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 06, Desember 2021 Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 05, Oktober 2021 Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 6, Tahun 2020 (Desember 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 5, Tahun 2020 (Oktober 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 4, Tahun 2020 (Agustus 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 3, Tahun 2020 (Juni 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 2, Tahun 2020 (April 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 1, Tahun 2020 (Februari 2020) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 4, Tahun 2019 (Oktober 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 3, Tahun 2019 (Agustus 2019) Jurnal Empati, Volume 9, Nomor 1, Februari 2020 Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 2, Tahun 2019 (April 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 1, Tahun 2019 (Januari 2019) Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 3, Agustus 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 2, April 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 1, Januari 2019 Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018 (Oktober 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 3, Tahun 2018 (Agustus 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018 (April 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018) Jurnal Empati, Volume 7, Nomor 4, Oktober 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 3, Agustus 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 2, April 2018 Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017 (Oktober 2017) Vol 6, No 4 (2017): Oktober 2017 Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 (Juli 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 2, Tahun 2017 (April 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016 (Oktober 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016 (Agustus 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 (April 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 1, Tahun 2016 (Januari 2016) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 (Oktober 2015) Vol 4, No 4 (2015): Oktober 2015 Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015 (Agustus 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 2, Tahun 2015 (April 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 1, Tahun 2015 (Januari 2015) Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014) Vol 3, No 4 (2014): Oktober 2014 Vol 3, No 3 (2014): Agustus 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 (Agustus 2014) Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 (April 2014) Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 (Januari 2014) Vol 3, No 2 (2014): Empati Fak. Psikologi Vol 3, No 1 (2014): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 4 Tahun 2013 (Oktober 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 (Agustus 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013 (April 2013) Vol 2, No 4 (2013): Empati Fak. Psikologi Vol 2, No 3 (2013): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012 (Oktober 2012) More Issue