cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalempati@live.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof Soedarto SH Tembalang Semarang Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal EMPATI
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 2337375X     EISSN : 28291859     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal EMPATI is a scientific publication media that will be published six times a year in February, April, June, August, October, and December. Jurnal EMPATI is a scientific publication that accommodates scientific articles and empirical studies in Clinical Psychology, Developmental Psychology, Industrial & Organizational Psychology, Educational Psychology, Social Psychology, Psychometry, Experimental Psychology, and Applied Psychology.
Arjuna Subject : -
Articles 1,376 Documents
LITERATURE REVIEW: PERAN KELUARGA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER MORAL ANAK DI ERA DIGITAL Mustika, Nisrina Aisya; Putri, Nadia Dwi Rahmadina; Hapsari, Desvita Dwi; Wihita, Alif Rara
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 5, Tahun 2024 (Oktober 2024)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2024.47901

Abstract

Pada era digital, kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) berkembang pesat, berbagai aspek kehidupan sehari-hari, termasuk pendidikan dan pengasuhan anak, semakin terintegrasi dengan teknologi canggih. Peran keluarga pada pembentukan karakter dan moral anak menjadi aspek fundamental dalam pembentukan individu yang berintegritas. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai dinamika dan peranan orang tua dalam pembentukan karakter dan moral anak di tengah perkembangan teknologi yang cepat. Selain itu, penelitian ini mengeksplorasi tantangan yang dihadapi orang tua dalam membimbing anak mereka dan menganalisis strategi serta pendekatan yang diterapkan dalam menanamkan nilai moral di lingkungan yang dipengaruhi teknologi. Metode penelitian yang digunakan dalam menyusun penelitian ini adalah literature review dengan menggunakan database dari Google Scholar. Penyaringan dilakukan berdasarkan dua kriteria. Kriteria inklusi yaitu 1) Topik artikel berkaitan dengan peran keluarga dalam pembentukan karakter moral anak di era digital; 2) Artikel berupa penelitian yang dipublikasikan 10 tahun terakhir (2014 - 2024); 3) Artikel penelitian yang dapat diakses (open access); 4) Artikel penelitian dengan bahasa Indonesia.Kriteria eksklusi yaitu: 1) Topik artikel yang tidak berkaitan dengan peran keluarga dalam pembentukan karakter moral anak di era digital; 2) Artikel yang terbit sebelum tahun 2014; 3) Artikel penelitian yang tidak dapat diakses (open access); 4) Bukan merupakan artikel penelitian. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat dinamika di lingkungan keluarga khususnya peranan orang tua dalam pembentukan karakter dan moral anak di era digital.
DINAMIKA SELF COMPASSION PADA GURU SEKOLAH INKLUSI: STUDI KASUS PADA GURU SD X DI SURABAYA Yulia, Nur Fadia
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 5, Tahun 2024 (Oktober 2024)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2024.48194

Abstract

Self compasssion adalah sikap perhatian serta adanya kebaikan pada diri sendiri ketika sedang menghadapi segala bentuk kesulitan dalam hidup atau kekurangan yang ada pada diri suatu individu. Tujuan penelitian ini untuk memberikan gambaran terkait pentingnya self compassion guru sekolah inklusi, penelitian ini memberikan perbandingan antara guru kelas sekolah inklusi dan guru bimbingan konseling, dimana kedua guru tersebut memiliki latar belakang pendidikan dan bekal keilmuan yang berbeda. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Penelitian ini dilakukan di salah satu SD Swasta X di Surabaya, SD tersebut merupakan salah satu sekolah inklusi dengan sistem pendidikan kreatif dan aktif. Kriteria partisipan yang dibutuhkan dalam penelitian ini berupa; 1) Guru yang bekerja pada SD Swasta Inklusi X, 2) Berinteraksi langsung dengan siswa, 3) Memahami sistem pendidikan yang ada pada SD Swasta Inklusi X. Pemilihan partisipan menggunakan teknik convenience sampling, partisipan penelitian ini adalah dua orang guru kelas pelajaran umum di sekolah inklusi, satu orang guru bimbingan konseling serta satu orang shadow teacher. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan wawancara semi-terstruktur. Dalam penelitian ini, hasil yang diperoleh adalah bahwa self compassion penting dimiliki oleh guru sekolah inklusi guna menstabilkan emosi, menciptakan coping strategy yang baik dan mensukseskan proses pembelajaran di sekolah inklusi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah self compassion dapat memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran di sekolah inklusi. Peneliti menemukan bahwa pengalaman mengajar juga memiliki dampak terhadap tingkat self compassion dan kesiapan pendidik dalam menghadapi anak inklusi.
MAKNA PERNIKAHAN BERDASARKAN SUDUT PANDANG GENERASI Z DI KABUPATEN CILACAP Indriyanti, Sofi; Wulandari, Dyah Astorini; Wibowo, Ugung Dwi Ario; Noveni, Nia Anggri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 4, Tahun 2024 (Agustus 2024)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2024.46520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi makna pernikahan menurut Generasi Z di Kabupaten Cilacap dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Fokus utama penelitian ini adalah untuk memahami pandangan Generasi Z terhadap pernikahan serta makna yang mereka atribusikan pada institusi tersebut. Melalui wawancara mendalam, ditemukan bahwa Generasi Z memandang pernikahan sebagai institusi yang memberikan manfaat emosional, sosial, dan praktis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pernikahan memiliki pengaruh positif yang signifikan dalam aspek-aspek tersebut, meskipun dalam konteks modern. Generasi Z melihat pernikahan dengan perspektif yang pragmatis danadaptif, menjadikannya sebagai pilihan hidup yang harus disesuaikan dengan kebutuhan pribadi dan dinamika pasangan, bukan hanya sebagai ikatan hukum atau religius. 
LITERATURE REVIEW: PENGARUH ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK Hapsari, Desvita Dwi; Ramadhani, Gizza Yasmin; Ikramullah, Nadia Islami
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 4, Tahun 2024 (Agustus 2024)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2024.46697

Abstract

Kemunculan artificial intelligence (AI) membuktikan pesatnya perkembangan teknologi saat ini. Dampak AI telah menyebar ke berbagai aspek, termasuk bidang pendidikan. Keberhasilan kegiatan belajar mengajar sangat bergantung pada motivasi belajar peserta didik yang merupakan faktor kunci dalam proses pembelajaran dan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali lebih dalam keterkaitan antara pemanfaatan AI dengan motivasi belajar peserta didik. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah literature review dengan database dari Google Scholar. Artikel disaring berdasarkan kriteria inklusi berikut: 1) Artikel yang memuat topik hubungan antara penggunaan AI dan motivasi belajar peserta didik; 2) Artikel terbitan 10 tahun terakhir (2014 – 2024); 3) Jenis artikel penelitian yang dapat diakses (open access); dan 4) Metode penelitian artikel dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif; dan 5) Artikel berbahasa Indonesia. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa kegiatan belajar mengajar menggunakan AI dapat menciptakan proses belajar mengajar yang menarik dan inovatif sehingga menciptakan rasa puas dan minat yang kemudian meningkatkan motivasi belajar peserta didik.
KONTRIBUSI ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM MEMITIGASI PROLONGED GRIEF DISORDER Silalahi, Nathasya Sekar Ayu
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 5, Tahun 2024 (Oktober 2024)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2024.47890

Abstract

Kehilangan seseorang yang dicintai adalah salah satu pengalaman paling sulit dalam kehidupan manusia, yang dapat menimbulkan trauma dan gangguan psikopatologis seperti Prolonged Grief Disorder (PGD). Kondisi ini membutuhkan screening dan intervensi yang efektif. Teknologi, khususnya Artificial Intelligence (AI), dapat menjadi solusi potensial untuk mengatasi masalah ini dengan menawarkan dukungan non-tatap muka yang sering lebih diterima oleh individu yang berduka. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program dan metode AI yang paling sesuai dalam memfasilitasi proses berduka, serta memahami bagaimana AI dapat digunakan untuk mengurangi dampak negatif dari PGD. Penelitian ini menggunakan State of Art Review dengan frasa Boolean untuk mengidentifikasi literatur terkait "grief," "AI," "bereavement," dan "grief complexity." Data dari beberapa abstrak dan judul yang relevan dianalisis untuk mengevaluasi pengaruh AI terhadap proses berduka. AI telah terbukti membantu individu dalam mengelola masa berduka melalui berbagai program seperti Chatbot, Deathbot, Griefbot, dan aplikasi kesehatan mental seperti Woebot. Program-program ini menawarkan dukungan emosional dan interaksi yang meniru percakapan dengan orang terkasih yang telah tiada. Misalnya, GIFT menggunakan model Random Forest untuk mendeteksi PGD dengan efektif, sementara program seperti Headspace dan EMMA's World menyediakan fitur self-monitoring dan sosial yang membantu individu berduka. AI memberikan solusi signifikan dalam membantu individu yang berduka, meskipun tidak bisa sepenuhnya menggantikan dukungan dari manusia. Program AI harus disesuaikan dengan strategi coping, lingkungan, dan model keberdukaan yang unik dari setiap individu. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkaji aplikasi AI dalam konteks budaya yang berbeda, termasuk di Indonesia.
PENTINGNYA HUBUNGAN GURU DAN MURID PADA PEMBELAJARAN DI SMP X SIDOARJO Elisabeth, Mary Philia; Ivory, Ivory
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 5, Tahun 2024 (Oktober 2024)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2024.47878

Abstract

Banyak penelitian yang menunjukkan pentingnya hubungan antara guru dan murid dalam mendukung proses pembelajaran siswa di sekolah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui lebih lanjut mengenai gambaran relasi guru dan siswa di SMP X Sidoarjo pada mata pelajaran Leadership dan IPA. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik observasi dan wawancara. Subjek penelitian yaitu 2 orang guru SMP X Sidoarjo, yakni guru Leadership dan guru IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan guru dan murid mempengaruhi kualitas pembelajaran di kelas, dimana guru Leadership yang memiliki hubungan yang baik dengan seluruh murid yang diajari membuat kondisi kelas saat pelajaran Leadership menjadi sangat mendukung, seluruh siswa aktif dan mengikuti pembelajaran, sedangkan guru IPA yang hanya berfokus pada beberapa murid menyebabkan kondisi kelas tidak kondusif dan hanya beberapa siswa saja yang mengikuti pembelajaran.
TINJAUAN TEORI RECIPROCAL DETERMINISM PADA REMAJA DENGAN ADIKSI INTERNET Devayanti, Rosita; Handani, Felix
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 4, Tahun 2024 (Agustus 2024)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2024.47817

Abstract

Perkembangan teknologi menjadi fenomena yang terus dibicarakan, salah satunya adalah internet yang semakin hari semakin meningkat jumlah penggunanya. Semakin meningkatnya durasi dalam penggunaan internet, maka kerentanan terhadap adiksi (kecanduan) internet juga semakin meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran adiksi internet pada remaja dengan meninjau berdasarkan teori Reciprocal Determinism Albert Bandura. Penelitian ini menggunakan metode interview, self recording, dan juga kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adiksi internet pada remaja disebabkan oleh beberapa faktor, yang kemudian saling memiliki keterkaitan yakni lingkungan, perilaku, dan juga proses psikologis seseorang.
SCOPING REVIEW: TEKNOLOGI BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM MENCEGAH SUICIDE IDEATION GENERASI Z INDONESIA Bachri, Btari Carlinda Desmaputri; Muthmainnah, Aisyah Jannah; Juliani, Crishella; Qonitatunnajah, Maulida; Wicaksono, Wistighosa Putri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 4, Tahun 2024 (Agustus 2024)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2024.46656

Abstract

Generasi Z merupakan generasi yang dihadapkan dengan kemajuan teknologi dan internet. Dampak dari kemajuan teknologi yang dirasakan oleh generasi Z salah satunya adalah suicide ideation. Pencegahan suicide ideation dapat dilakukan dengan pengembangan teknologi berbasis AI yang mudah diakses oleh masyarakat generasi Z. Penelitian ini bertujuan mengkaji teknologi AI yang berkembang di Indonesia untuk mencegah suicide ideation generasi Z. Penelitian ini menggunakan metode scoping review dengan menetapkan kriteria inklusi dan ekslusi. Artikel yang dikaji diperoleh dari database google scholar dengan menerapkan kriteria inklusi sehingga di dapat lima artikel terpilih yang ditelaah. Penelitian ini menghasilkan bahwa teknologi AI seperti Headspace, Calm, MoodMission, Sanvello, Youper, Sacu, Dopamind+, Replika, dan m-Health dapat membantu pengguna dalam mencegah munculnya pemikiran bunuh diri. Teknologi berbasis artificial intelligence menawarkan berbagai manfaat yang signifikan dalam mendukung kesehatan mental Generasi Z sehingga teknologi AI dapat membantu mereka mencegah dan menangani masalah mental yang lebih serius seperti suicide ideation. Meskipun teknologi memberikan banyak manfaat, penting untuk diingat bahwa peran profesional kesehatan mental tetap krusial. Penelitian lebih lanjut dibutuhkan guna mengkaji teknologi AI lainnya yang telah berkembang di Indonesia untuk mencegah suicide ideation generasi Z. Kata kunci: artificial intelligence, generasi Z, masalah mental, pemikiran bunuh diri
EFEK URUTAN ITEM DI ERA MODERN: MODEL ITEM POSITION EFFECT DALAM ITEM RESPONSE THEORY Prabowo, Dito Aryo
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 6, Tahun 2024 (Desember2024)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2024.48971

Abstract

Efek urutan item merupakan hipotesis pengaruh letak item pada performa tes. Tulisan ini bertujuan untuk membahas konsep dasar efek urutan item, sejarah penelitian, dan penerapannya dalam teori respon butir. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa posisi item dalam tes memengaruhi tingkat kesulitan, diskriminasi, dan performa peserta tes. Model matematis yang dikembangkan untuk mempelajari efek ini meliputi model linear, nonlinear, dan kurvilinear. Dalam teori respon butir, efek posisi item dilihat melalui parameter item difficulty dan differential item functioning.
OPTIMISME PADA MAHASISWA ATLET KARATE YANG MENERIMA BEASISWA BERPRESTASI DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO Nur, Salma Pamela; Hamzah, Imam Faisal; Nur'aeni, Nur'aeni; Wahidah, Fatin Rohmah Nur
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 5, Tahun 2024 (Oktober 2024)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2024.46518

Abstract

Mahasiswa atlet karate yang menerima beasiswa berprestasi di Universitas Muhammadiyah Purwokerto selain mempertahankan prestasi karate juga harus mampu menyeimbangkan prestasi akademik supaya beasiswa tidak dicabut. Mahasiswa atlet karate memerlukan optimisme guna mempertahankan prestasi karate dan mendapatkan hasil akademik dengan IPK diatas 3 dari skala 4. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran optimisme pada mahasiswa atlet karate yang menerima beasiswa berprestasi di Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologi dengan strategi IPA (Interpretative Phenomenological Analysis). Partisipan penelitian ini adalah tiga mahasiswa atlet karate penerima beasiswa berprestasi yang terdiri dari satu lakilaki dan dua perempuan. Berdasarkan hasil penelitian, seluruh partisipan memiliki optimisme yang dipengaruhi oleh aspek permanence (ketetapan suatu peristiwa), pervasiveness (keleluasaan suatu peristiwa), personalization (sumber suatu peristiwa), dan dukungan sosial. Seluruh partisipan memiliki perbedaan dalam motivasi berkuliah, bentuk pribadi yang berambisi, target akademik, upaya strategis, dan dukungan sosial yang didapatkan sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa setiap partisipan memiliki perbedaan gambaran optimisme yang berbedabeda.

Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 6, Tahun 2024 (Desember2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 5, Tahun 2024 (Oktober 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 4, Tahun 2024 (Agustus 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 3, Tahun 2024 (Juni 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 2, Tahun 2024 (April 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 1, Tahun 2024 (Februari 2024) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 6, Tahun 2023 (Desember 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 5, Tahun 2023 (Oktober 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 4, Tahun 2023 (Agustus 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 3, Tahun 2023 (Juni 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 2, Tahun 2023 (April 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 1, Tahun 2023 (Februari 2023) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 6, Tahun 2022 (Desember 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 5, Tahun 2022 (Oktober 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 4, Tahun 2022 (Agustus 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 3, Tahun 2022 (Juni 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 2, Tahun 2022 (April 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 1, Tahun 2022 (Februari 2022) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 5, Tahun 2021 (Oktober 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 6, Tahun 2021 (Desember 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 4, Tahun 2021 (Agustus 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 3, Tahun 2021 (Juni 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 2, Tahun 2021 (April 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 1, Tahun 2021 (Februari 2021) Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 06, Desember 2021 Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 05, Oktober 2021 Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 6, Tahun 2020 (Desember 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 5, Tahun 2020 (Oktober 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 4, Tahun 2020 (Agustus 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 3, Tahun 2020 (Juni 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 2, Tahun 2020 (April 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 1, Tahun 2020 (Februari 2020) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 4, Tahun 2019 (Oktober 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 3, Tahun 2019 (Agustus 2019) Jurnal Empati, Volume 9, Nomor 1, Februari 2020 Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 2, Tahun 2019 (April 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 1, Tahun 2019 (Januari 2019) Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 3, Agustus 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 2, April 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 1, Januari 2019 Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018 (Oktober 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 3, Tahun 2018 (Agustus 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018 (April 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018) Jurnal Empati, Volume 7, Nomor 4, Oktober 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 3, Agustus 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 2, April 2018 Vol 6, No 4 (2017): Oktober 2017 Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017 (Oktober 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 (Juli 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 2, Tahun 2017 (April 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016 (Oktober 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016 (Agustus 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 (April 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 1, Tahun 2016 (Januari 2016) Vol 4, No 4 (2015): Oktober 2015 Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 (Oktober 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015 (Agustus 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 2, Tahun 2015 (April 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 1, Tahun 2015 (Januari 2015) Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014) Vol 3, No 4 (2014): Oktober 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 (Agustus 2014) Vol 3, No 3 (2014): Agustus 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 (April 2014) Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 (Januari 2014) Vol 3, No 2 (2014): Empati Fak. Psikologi Vol 3, No 1 (2014): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 4 Tahun 2013 (Oktober 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 (Agustus 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013 (April 2013) Vol 2, No 4 (2013): Empati Fak. Psikologi Vol 2, No 3 (2013): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012 (Oktober 2012) More Issue