cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalempati@live.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof Soedarto SH Tembalang Semarang Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal EMPATI
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 2337375X     EISSN : 28291859     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal EMPATI is a scientific publication media that will be published six times a year in February, April, June, August, October, and December. Jurnal EMPATI is a scientific publication that accommodates scientific articles and empirical studies in Clinical Psychology, Developmental Psychology, Industrial & Organizational Psychology, Educational Psychology, Social Psychology, Psychometry, Experimental Psychology, and Applied Psychology.
Arjuna Subject : -
Articles 1,474 Documents
DURASI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DAN SOCIAL MEDIA FATIGUE PADA REMAJA AWAL Kirani Dyah Puspita; Rizky Putra Santosa
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 03, Tahun 2026 (Juni 2026)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2026.54779

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh durasi penggunaan media sosial terhadap tingkat social media fatigue pada remaja awal. Penelitian menggunakan desain kuantitatif korelasional prediktif dengan melibatkan 277 siswa SMP Kabupaten Jombang, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Social media fatigue diukur menggunakan Social Media Fatigue Scale (SMFS) yang terdiri atas 15 item dan telah diadaptasi ke dalam konteks Indonesia. Sedangkan durasi penggunaan media sosial diukur melalui pertanyaan self-report mengenai rata-rata waktu penggunaan harian. Analisis data dilakukan dengan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa durasi penggunaan media sosial berpengaruh signifikan terhadap social media fatigue (β = –0,131; p = 0,029), namun besarnya kontribusi tergolong rendah (R² = 0,017). Arah hubungan negatif mengindikasikan bahwa penggunaan media sosial yang lebih lama tidak selalu meningkatkan kelelahan digital, dan remaja dengan durasi penggunaan tinggi justru menunjukkan tingkat fatigue yang sedikit lebih rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa durasi penggunaan bukan prediktor utama social media fatigue, sehingga faktor lain seperti bentuk penggunaan, tekanan kognitif dan emosional, serta regulasi diri kemungkinan lebih menentukan. Penelitian ini menekankan pentingnya literasi digital dan pola penggunaan media sosial yang lebih adaptif untuk mencegah kelelahan digital pada remaja.
LAKI-LAKI VS PEREMPUAN, SINGLE VS PUNYA PASANGAN: PERBANDINGAN QUARTER LIFE CRISIS PADA EMERGING ADULT Muhammad Naufal Elian Yassar; Nida Ul Hasanat
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 03, Tahun 2026 (Juni 2026)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2026.55508

Abstract

Quarter life crisis merupakan krisis yang dapat dirasakan oleh emerging adult. Quarter life crisis dipengaruhi oleh beberapa faktor, misalnya jenis kelamin dan hubungan romantis. Meskipun begitu, penelitian yang meneliti konteks jenis kelamin dan hubungan romantis terkait quarter life crisis masih jarang dilakukan dan temuan yang didapatkan beragam. Oleh karena itu, peneliti tertarik meneliti topik tersebut. Hipotesis penelitian ini yaitu perempuan memiliki tingkat quarter life crisis yang lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki dan emerging adult yang tidak sedang menjalani hubungan romantis memiliki tingkat quarter life crisis yang lebih tinggi dibandingkan dengan emerging adult yang sedang menjalani hubungan romantis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kuantitatif berupa analisis komparatif menggunakan uji analisis Mann-Whitney U test. Penelitian ini menemukan bahwa kedua hipotesis penelitian ini diterima. Temuan penelitian ini dapat memberikan informasi kepada emerging adult mengenai keterkaitan antara jenis kelamin dan hubungan romantis dengan quarter life crisis, sehingga dapat digunakan sebagai pertimbangan untuk menyusun program intervensi untuk mengatasi quarter life crisis.
PENGALAMAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA MAHASISWA STAI AL-HIKMAH JAKARTA DENGAN LATAR BELAKANG FATHERLESS Fauziah Afriza Zahra
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 03, Tahun 2026 (Juni 2026)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2026.55080

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pengalaman psychological well-being mahasiswa STAI Al-Hikmah Jakarta dengan latar belakang fatherless akibat kematian ayah. Menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan dua partisipan mahasiswa dewasa awal (18-25 tahun) yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan reflexive thematic analysis Braun dan Clarke. Hasil analisis mengidentifikasi lima tema utama, yaitu transformasi otonomi pasca-kehilangan ayah, penerimaan diri yang fluktuatif disertai proses perbaikan bertahap, hubungan interpersonal suportif dengan distrust pasca-trauma, pertumbuhan pribadi pasca-kehilangan ayah, dan makna hidup keluarga sebagai sumber resiliensi pasca kehilangan ayah. Kehilangan ayah membentuk kondisi kesejahteraan psikologis yang kompleks dan bervariasi pada keenam dimensi psychological well-being Ryff. Kondisi fatherless tidak hanya menimbulkan risiko psikologis seperti rendahnya penerimaan diri dan pola kelekatan tidak aman, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan positif melalui strategi coping adaptif, dukungan sosial, dan pemaknaan ulang pengalaman kehilangan. Penelitian merekomendasikan intervensi berbasis mindfulness dan konseling spiritual untuk memperkuat resiliensi mahsiswa fatherless.
MEMAHAMI JOB-HOPPING PADA GENERASI Z DI ERA KERJA DIGITAL: SCOPING REVIEW Fatin Muthia Anwar; Anggun Resdasari Prasetyo
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 03, Tahun 2026 (Juni 2026)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2026.55670

Abstract

Digitalisasi dan perubahan struktur kerja telah membentuk dinamika baru dalam mobilitas karier, khususnya di kalangan Generasi Z yang tumbuh sebagai digital native. Salah satu fenomena yang menonjol adalah job-hopping, yang kerap dipersepsikan sebagai rendahnya komitmen kerja. Namun, pemahaman yang komprehensif mengenai job-hopping pada Generasi Z dalam konteks era kerja digital masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan bagaimana job-hopping dipahami dalam literatur ilmiah dengan menggunakan kerangka Career Construction Theory. Penelitian ini menggunakan metode scoping review untuk mengidentifikasi dan menganalisis literatur terkait job-hopping pada Generasi Z dalam konteks kerja digital. Pencarian dilakukan melalui beberapa basis data ilmiah dengan kriteria inklusi tertentu, menghasilkan delapan artikel yang dianalisis secara tematik. Hasil analisis menunjukkan bahwa job-hopping dipahami sebagai proses konstruksi karier yang adaptif, dipengaruhi oleh faktor psikologis individu, kondisi organisasional, dan dinamika kerja digital. Perpindahan kerja berfungsi sebagai strategi eksplorasi, pembelajaran, serta pembentukan identitas karier dalam menghadapi ketidakpastian dunia kerja. Temuan ini menegaskan bahwa job-hopping pada Generasi Z perlu dipahami sebagai bagian dari adaptasi karier, bukan semata-mata sebagai perilaku disfungsional, serta memiliki implikasi penting bagi pengembangan teori karier dan praktik pengelolaan sumber daya manusia di era digital.

Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 03, Tahun 2026 (Juni 2026) Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 02, Tahun 2026 ( April 2026) Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 01, Tahun 2026 (Februari 2026) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 6, Tahun 2025 (Desember 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 5, Tahun 2025 (Oktober 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 4, Tahun 2025 (Agustus 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 3, Tahun 2025 (Juni 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 2, Tahun 2025 (April 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 1, Tahun 2025 (Februari 2025) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 6, Tahun 2024 (Desember2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 5, Tahun 2024 (Oktober 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 4, Tahun 2024 (Agustus 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 3, Tahun 2024 (Juni 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 2, Tahun 2024 (April 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 1, Tahun 2024 (Februari 2024) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 6, Tahun 2023 (Desember 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 5, Tahun 2023 (Oktober 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 4, Tahun 2023 (Agustus 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 3, Tahun 2023 (Juni 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 2, Tahun 2023 (April 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 1, Tahun 2023 (Februari 2023) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 6, Tahun 2022 (Desember 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 5, Tahun 2022 (Oktober 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 4, Tahun 2022 (Agustus 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 3, Tahun 2022 (Juni 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 2, Tahun 2022 (April 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 1, Tahun 2022 (Februari 2022) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 5, Tahun 2021 (Oktober 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 6, Tahun 2021 (Desember 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 4, Tahun 2021 (Agustus 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 3, Tahun 2021 (Juni 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 2, Tahun 2021 (April 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 1, Tahun 2021 (Februari 2021) Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 06, Desember 2021 Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 05, Oktober 2021 Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 6, Tahun 2020 (Desember 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 5, Tahun 2020 (Oktober 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 4, Tahun 2020 (Agustus 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 3, Tahun 2020 (Juni 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 2, Tahun 2020 (April 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 1, Tahun 2020 (Februari 2020) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 4, Tahun 2019 (Oktober 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 3, Tahun 2019 (Agustus 2019) Jurnal Empati, Volume 9, Nomor 1, Februari 2020 Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 2, Tahun 2019 (April 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 1, Tahun 2019 (Januari 2019) Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 3, Agustus 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 2, April 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 1, Januari 2019 Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018 (Oktober 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 3, Tahun 2018 (Agustus 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018 (April 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018) Jurnal Empati, Volume 7, Nomor 4, Oktober 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 3, Agustus 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 2, April 2018 Vol 6, No 4 (2017): Oktober 2017 Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017 (Oktober 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 (Juli 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 2, Tahun 2017 (April 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016 (Oktober 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016 (Agustus 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 (April 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 1, Tahun 2016 (Januari 2016) Vol 4, No 4 (2015): Oktober 2015 Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 (Oktober 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015 (Agustus 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 2, Tahun 2015 (April 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 1, Tahun 2015 (Januari 2015) Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015 Vol 3, No 4 (2014): Oktober 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014) Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 (Agustus 2014) Vol 3, No 3 (2014): Agustus 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 (April 2014) Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 (Januari 2014) Vol 3, No 2 (2014): Empati Fak. Psikologi Vol 3, No 1 (2014): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 4 Tahun 2013 (Oktober 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 (Agustus 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013 (April 2013) Vol 2, No 4 (2013): Empati Fak. Psikologi Vol 2, No 3 (2013): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012 (Oktober 2012) More Issue