cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalempati@live.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof Soedarto SH Tembalang Semarang Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal EMPATI
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 2337375X     EISSN : 28291859     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal EMPATI is a scientific publication media that will be published six times a year in February, April, June, August, October, and December. Jurnal EMPATI is a scientific publication that accommodates scientific articles and empirical studies in Clinical Psychology, Developmental Psychology, Industrial & Organizational Psychology, Educational Psychology, Social Psychology, Psychometry, Experimental Psychology, and Applied Psychology.
Arjuna Subject : -
Articles 1,484 Documents
DURASI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DAN SOCIAL MEDIA FATIGUE PADA REMAJA AWAL Kirani Dyah Puspita; Rizky Putra Santosa
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 03, Tahun 2026 (Juni 2026)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2026.54779

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh durasi penggunaan media sosial terhadap tingkat social media fatigue pada remaja awal. Penelitian menggunakan desain kuantitatif korelasional prediktif dengan melibatkan 277 siswa SMP Kabupaten Jombang, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Social media fatigue diukur menggunakan Social Media Fatigue Scale (SMFS) yang terdiri atas 15 item dan telah diadaptasi ke dalam konteks Indonesia. Sedangkan durasi penggunaan media sosial diukur melalui pertanyaan self-report mengenai rata-rata waktu penggunaan harian. Analisis data dilakukan dengan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa durasi penggunaan media sosial berpengaruh signifikan terhadap social media fatigue (β = –0,131; p = 0,029), namun besarnya kontribusi tergolong rendah (R² = 0,017). Arah hubungan negatif mengindikasikan bahwa penggunaan media sosial yang lebih lama tidak selalu meningkatkan kelelahan digital, dan remaja dengan durasi penggunaan tinggi justru menunjukkan tingkat fatigue yang sedikit lebih rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa durasi penggunaan bukan prediktor utama social media fatigue, sehingga faktor lain seperti bentuk penggunaan, tekanan kognitif dan emosional, serta regulasi diri kemungkinan lebih menentukan. Penelitian ini menekankan pentingnya literasi digital dan pola penggunaan media sosial yang lebih adaptif untuk mencegah kelelahan digital pada remaja.
LAKI-LAKI VS PEREMPUAN, SINGLE VS PUNYA PASANGAN: PERBANDINGAN QUARTER LIFE CRISIS PADA EMERGING ADULT Muhammad Naufal Elian Yassar; Nida Ul Hasanat
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 03, Tahun 2026 (Juni 2026)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2026.55508

Abstract

Quarter life crisis merupakan krisis yang dapat dirasakan oleh emerging adult. Quarter life crisis dipengaruhi oleh beberapa faktor, misalnya jenis kelamin dan hubungan romantis. Meskipun begitu, penelitian yang meneliti konteks jenis kelamin dan hubungan romantis terkait quarter life crisis masih jarang dilakukan dan temuan yang didapatkan beragam. Oleh karena itu, peneliti tertarik meneliti topik tersebut. Hipotesis penelitian ini yaitu perempuan memiliki tingkat quarter life crisis yang lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki dan emerging adult yang tidak sedang menjalani hubungan romantis memiliki tingkat quarter life crisis yang lebih tinggi dibandingkan dengan emerging adult yang sedang menjalani hubungan romantis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kuantitatif berupa analisis komparatif menggunakan uji analisis Mann-Whitney U test. Penelitian ini menemukan bahwa kedua hipotesis penelitian ini diterima. Temuan penelitian ini dapat memberikan informasi kepada emerging adult mengenai keterkaitan antara jenis kelamin dan hubungan romantis dengan quarter life crisis, sehingga dapat digunakan sebagai pertimbangan untuk menyusun program intervensi untuk mengatasi quarter life crisis.
PENGALAMAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA MAHASISWA STAI AL-HIKMAH JAKARTA DENGAN LATAR BELAKANG FATHERLESS Fauziah Afriza Zahra
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 03, Tahun 2026 (Juni 2026)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2026.55080

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pengalaman psychological well-being mahasiswa STAI Al-Hikmah Jakarta dengan latar belakang fatherless akibat kematian ayah. Menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan dua partisipan mahasiswa dewasa awal (18-25 tahun) yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan reflexive thematic analysis Braun dan Clarke. Hasil analisis mengidentifikasi lima tema utama, yaitu transformasi otonomi pasca-kehilangan ayah, penerimaan diri yang fluktuatif disertai proses perbaikan bertahap, hubungan interpersonal suportif dengan distrust pasca-trauma, pertumbuhan pribadi pasca-kehilangan ayah, dan makna hidup keluarga sebagai sumber resiliensi pasca kehilangan ayah. Kehilangan ayah membentuk kondisi kesejahteraan psikologis yang kompleks dan bervariasi pada keenam dimensi psychological well-being Ryff. Kondisi fatherless tidak hanya menimbulkan risiko psikologis seperti rendahnya penerimaan diri dan pola kelekatan tidak aman, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan positif melalui strategi coping adaptif, dukungan sosial, dan pemaknaan ulang pengalaman kehilangan. Penelitian merekomendasikan intervensi berbasis mindfulness dan konseling spiritual untuk memperkuat resiliensi mahsiswa fatherless.
MEMAHAMI JOB-HOPPING PADA GENERASI Z DI ERA KERJA DIGITAL: SCOPING REVIEW Fatin Muthia Anwar; Anggun Resdasari Prasetyo
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 03, Tahun 2026 (Juni 2026)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2026.55670

Abstract

Digitalisasi dan perubahan struktur kerja telah membentuk dinamika baru dalam mobilitas karier, khususnya di kalangan Generasi Z yang tumbuh sebagai digital native. Salah satu fenomena yang menonjol adalah job-hopping, yang kerap dipersepsikan sebagai rendahnya komitmen kerja. Namun, pemahaman yang komprehensif mengenai job-hopping pada Generasi Z dalam konteks era kerja digital masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan bagaimana job-hopping dipahami dalam literatur ilmiah dengan menggunakan kerangka Career Construction Theory. Penelitian ini menggunakan metode scoping review untuk mengidentifikasi dan menganalisis literatur terkait job-hopping pada Generasi Z dalam konteks kerja digital. Pencarian dilakukan melalui beberapa basis data ilmiah dengan kriteria inklusi tertentu, menghasilkan delapan artikel yang dianalisis secara tematik. Hasil analisis menunjukkan bahwa job-hopping dipahami sebagai proses konstruksi karier yang adaptif, dipengaruhi oleh faktor psikologis individu, kondisi organisasional, dan dinamika kerja digital. Perpindahan kerja berfungsi sebagai strategi eksplorasi, pembelajaran, serta pembentukan identitas karier dalam menghadapi ketidakpastian dunia kerja. Temuan ini menegaskan bahwa job-hopping pada Generasi Z perlu dipahami sebagai bagian dari adaptasi karier, bukan semata-mata sebagai perilaku disfungsional, serta memiliki implikasi penting bagi pengembangan teori karier dan praktik pengelolaan sumber daya manusia di era digital.
RELIGIOSITAS DAN PENERIMAAN TERHADAP KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA Nur Fatimah Az-zahra; Ayu Okvitawanli
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 04, Tahun 2026 (Agustus 2026)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2026.55782

Abstract

Kekerasan dalam rumah tangga masih menjadi permasalahan sosial di tengah masyarakat yang memiliki tingkat religiositas tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara religiositas dan penerimaan terhadap kekerasan dalam rumah tangga, khususnya kekerasan suami terhadap istri serta orang tua terhadap anak. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei berbasis data World Values Survey gelombang kedelapan yang melibatkan 2.308 responden di Indonesia. Religiositas diukur melalui indikator keyakinan dan praktik keagamaan, sedangkan penerimaan terhadap kekerasan diukur melalui penilaian responden terhadap tindakan kekerasan dalam keluarga. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Spearman dan regresi. Hasil penelitian menunjukkan adanya keterkaitan negatif yang sangat lemah antara religiositas dan penerimaan kekerasan suami terhadap istri, serta tidak ditemukan keterkaitan yang berarti antara religiositas dan penerimaan kekerasan orang tua terhadap anak. Temuan ini menunjukkan bahwa religiositas memiliki peran yang terbatas dalam menjelaskan penerimaan terhadap kekerasan dalam rumah tangga.
ENHANCING PSYCHOLOGICAL WELL-BEING AMONG UNIVERSITY STUDENTS: RESILIENCE AND ACADEMIC SELF-REGULATION THROUGH OPTIMISM Miqdad Daly Ahmad; Mahardika Hizbullah A.S.; Andi Annisa Alifah Abbas; Aulia Maharani; Rizka Aulia Zenitha; Maysaroh Azmia Ummi Najaa; Vibby Sawa Assabil; Fitrah Metta Rilo Pambudi; Diah Liandary Nurmaulida; Annisa Nabila Putri Diliharto; Savira Dea Masitha; Nabila Ufaira Rahista Putri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 04, Tahun 2026 (Agustus 2026)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2026.55666

Abstract

Undergraduate students in the emerging adulthood phase face various academic demands and life transitions that may affect their psychological well-being. This study aimed to examine the roles of resilience and academic self-regulation in predicting students’ psychological well-being, with optimism as a mediating variable. The study employed a correlational design with a mediation model. The participants were 310 active university students in Indonesia aged 18–25 years, selected using a non-probability incidental sampling technique. The instruments used included Ryff’s Psychological Well-Being Scale, the Connor–Davidson Resilience Scale (CD-RISC 25), the Self-Regulation Questionnaire (SRQ), and the Personal Optimism and Self-Efficacy Optimism Scale–Extended (POSO-E). Data were analyzed using mediation analysis with the JAMOVI software. The results showed that resilience and academic self-regulation had significant effects on students’ psychological well-being. Both resilience and academic self-regulation also had positive effects on optimism. Furthermore, optimism was found to partially mediate the relationship between resilience and psychological well-being, as well as the relationship between academic self-regulation and psychological well-being. These findings indicate that students with higher levels of resilience and academic self-regulation tend to have a more optimistic outlook on the future, which in turn enhances their psychological well-being.
HUBUNGAN FEAR OF FAILURE DENGAN ACADEMIC ANXIETY PADA MAHASISWA PENGGUNA ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI AR-RANIRY BANDA ACEH Meutia Sari; Julianto Julianto; Siti Hajar Sri Hidayati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 04, Tahun 2026 (Agustus 2026)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2026.55982

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara fear of failure dengan academic anxiety pada mahasiswa pengguna Artificial Intelligence (AI) di Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel penelitian berjumlah 353 mahasiswa yang diambil menggunakan teknik simple random sampling dari populasi sebanyak 22.896 mahasiswa aktif S1 pengguna AI. Pengumpulan data dilakukan menggunakan dua skala, yaitu skala fear of failure yang disusun berdasarkan teori Conroy, Kaye, dan Fifer (2007) dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,893, serta skala academic anxiety yang disusun berdasarkan teori Ottens (1991) dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,923.Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,365 dengan nilai signifikansi (p) sebesar 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan positif dan signifikan antara fear of failure dengan academic anxiety. Artinya, semakin tinggi tingkat fear of failure yang dimiliki mahasiswa, maka semakin tinggi pula tingkat academic anxiety yang dialami dalam konteks penggunaan AI untuk kegiatan akademik.
PEMETAAN ILMIAH ASPIRASI DAN PERENCANAAN KARIER SISWA SMA: ANALISIS BIBLIOMETRIK TERHADAP PUBLIKASI SATU DEKADE TERAKHIR Maulida Putri Titah Utami; Endah Kumala Dewi
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 04, Tahun 2026 (Agustus 2026)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2026.55735

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan perkembangan kajian ilmiah mengenai aspirasi dan perencanaan karier siswa SMA dalam kurun waktu 2015–2025 dengan pendekatan bibliometrik. Data dikumpulkan menggunakan aplikasi Publish or Perish dari Google Scholar dengan kata kunci high school students career aspirations dan high school students career planning, lalu dianalisis menggunakan VOSviewer. Hasil analisis menunjukkan hampir 1.000 dokumen dan lebih dari 900.000 sitasi untuk masing-masing topik, mencerminkan besarnya perhatian akademik. Visualisasi jaringan mengungkap lima klaster utama yang mencakup peran guru, bidang STEM, isu gender, hingga dinamika pasca-pandemi. Career planning menunjukkan pengaruh akademik yang lebih luas, sementara career aspirations penting dalam memahami proses internal siswa dalam membentuk tujuan hidupnya. Temuan ini memberikan gambaran menyeluruh tentang arah riset global dalam bidang pendidikan karier, serta dapat menjadi dasar bagi pengembangan kebijakan pendidikan dan penelitian lanjutan yang kontekstual dan responsif terhadap kebutuhan siswa masa kini.
A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW ON THE IMPACT OF CIRCLE TIME MUSIC AND SONG ACTIVITIES ON CHILDREN'S EXECUTIVE FUNCTION Risna Kurniati; Noviana Mustapa; Ismaniar Ismaniar; Brigita Puridawaty; Mastura Badzis
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 04, Tahun 2026 (Agustus 2026)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2026.51443

Abstract

Executive function is a crucial aspect of early childhood development, playing a vital role in attention regulation, memory, and adaptability. Music and song activities during circle time are believed to effectively promote the development of these functions. This study is a systematic literature review aimed at evaluating the impact of music and song activities during circle time on young children's executive functions. Data were collected through searches of reputable databases such as Scopus, Science Direct, ERIC, and Open Knowledge Map, following specific inclusion criteria. The findings indicate that music activities during circle time positively influence executive functions, including attention, memory, and self-control. However, children's responses to these activities vary depending on individual characteristics such as temperament and learning styles. The limited number of longitudinal studies and research within specific cultural contexts highlight the need for further investigations, especially those tailored to individual needs. The results support incorporating music-based activities in early childhood education as an effective strategy to enhance executive function development.
HUBUNGAN BODY IMAGE DAN DUKUNGAN TEMAN SEBAYA TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI REMAJA PUTRI La Ode Liaumin Azim; Agnes Mersatika Hartoyo
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 04, Tahun 2026 (Agustus 2026)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2026.55737

Abstract

Kepercayaan diri merupakan aspek krusial bagi perkembangan psikososial remaja putri, namun sering kali dipengaruhi oleh persepsi fisik dan dinamika sosial. Ketidakpuasan terhadap citra tubuh dan pola dukungan teman sebaya yang tidak sehat berisiko menurunkan derajat kesehatan mental remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara body image dan dukungan sosial teman sebaya dengan kepercayaan diri remaja putri di SMAN 1 Kontunaga. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah siswi SMAN 1 Kontunaga dengan jumlah sampel sebanyak 58 responden yang diambil menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji statistik Chi-Square: Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara body image dengan kepercayaan diri (p=0,000) dan hubungan signifikan antara dukungan sosial teman sebaya dengan kepercayaan diri (p = 0,001). Sekolah perlu mengembangkan program literasi citra tubuh dan penguatan konselor sebaya yang berfokus pada otonomi diri remaja.

Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 04, Tahun 2026 (Agustus 2026) Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 03, Tahun 2026 (Juni 2026) Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 02, Tahun 2026 ( April 2026) Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 01, Tahun 2026 (Februari 2026) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 6, Tahun 2025 (Desember 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 5, Tahun 2025 (Oktober 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 4, Tahun 2025 (Agustus 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 3, Tahun 2025 (Juni 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 2, Tahun 2025 (April 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 1, Tahun 2025 (Februari 2025) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 6, Tahun 2024 (Desember2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 5, Tahun 2024 (Oktober 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 4, Tahun 2024 (Agustus 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 3, Tahun 2024 (Juni 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 2, Tahun 2024 (April 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 1, Tahun 2024 (Februari 2024) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 6, Tahun 2023 (Desember 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 5, Tahun 2023 (Oktober 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 4, Tahun 2023 (Agustus 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 3, Tahun 2023 (Juni 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 2, Tahun 2023 (April 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 1, Tahun 2023 (Februari 2023) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 6, Tahun 2022 (Desember 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 5, Tahun 2022 (Oktober 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 4, Tahun 2022 (Agustus 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 3, Tahun 2022 (Juni 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 2, Tahun 2022 (April 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 1, Tahun 2022 (Februari 2022) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 5, Tahun 2021 (Oktober 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 6, Tahun 2021 (Desember 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 4, Tahun 2021 (Agustus 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 3, Tahun 2021 (Juni 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 2, Tahun 2021 (April 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 1, Tahun 2021 (Februari 2021) Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 06, Desember 2021 Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 05, Oktober 2021 Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 6, Tahun 2020 (Desember 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 5, Tahun 2020 (Oktober 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 4, Tahun 2020 (Agustus 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 3, Tahun 2020 (Juni 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 2, Tahun 2020 (April 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 1, Tahun 2020 (Februari 2020) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 4, Tahun 2019 (Oktober 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 3, Tahun 2019 (Agustus 2019) Jurnal Empati, Volume 9, Nomor 1, Februari 2020 Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 2, Tahun 2019 (April 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 1, Tahun 2019 (Januari 2019) Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 3, Agustus 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 2, April 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 1, Januari 2019 Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018 (Oktober 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 3, Tahun 2018 (Agustus 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018 (April 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018) Jurnal Empati, Volume 7, Nomor 4, Oktober 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 3, Agustus 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 2, April 2018 Vol 6, No 4 (2017): Oktober 2017 Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017 (Oktober 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 (Juli 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 2, Tahun 2017 (April 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016 (Oktober 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016 (Agustus 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 (April 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 1, Tahun 2016 (Januari 2016) Vol 4, No 4 (2015): Oktober 2015 Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 (Oktober 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015 (Agustus 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 2, Tahun 2015 (April 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 1, Tahun 2015 (Januari 2015) Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014) Vol 3, No 4 (2014): Oktober 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 (Agustus 2014) Vol 3, No 3 (2014): Agustus 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 (April 2014) Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 (Januari 2014) Vol 3, No 2 (2014): Empati Fak. Psikologi Vol 3, No 1 (2014): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 4 Tahun 2013 (Oktober 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 (Agustus 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013 (April 2013) Vol 2, No 4 (2013): Empati Fak. Psikologi Vol 2, No 3 (2013): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012 (Oktober 2012) More Issue