cover
Contact Name
Maryadi Tirtana Siregar
Contact Email
jurnal@poltekapp.ac.id
Phone
+62217867382
Journal Mail Official
jurnal@poltekapp.ac.id
Editorial Address
Politeknik APP Jakarta Jln. Timbul No.34, Cipedak - Jagakarsa, Jakarta Selatan 12630, Indonesia Telp.: +62-21-7867382, +62-21-7867382, fax +62-21-7271847
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok
Published by Politeknik APP Jakarta
ISSN : 27980391     EISSN : 27979539     DOI : -
Core Subject :
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok merupakan wadah publikasi hasil-hasil penelitian dan pengabdian masyarakat yang telah dipresentasikan pada Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok (SNMIP) yang diselenggarakan tahunan oleh Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik APP Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 171 Documents
FAKTOR-FAKTOR KUNCI KEBERHASILAN RANTAI PASOK PADA IKM MAKANAN TRADISIONAL: PENDEKATAN NATURAL RESOURCES BASED VIEW Aryo Sahid Sujiwo; Lukman Achmad
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 6 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 6th, Tangerang 2
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IKM makanan tradisonal mempunyai peran yang sangat penting bagi perekonomian negara karena memilikim potensi tinggi untuk menciptakan lapangan kerja, pengentasan kemiskinan, mendorong stabilitas sosial, serta mendukung transisi menuju masa depan yang berkelanjutan. Namun demikian, literatur telah menyoroti munculnya berbagai faktor yang mengancam keberlanjutan IKM termasuk keterkaitan sektor ini dengan permasalahan-permasalahan lingkungan. Kondisi semacam ini telah memunculkan tantangan untuk mendukung transisi hijau pada IKM ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan dalam literatur dengan membangun model visual yang memperlihatkan peta jalan untuk mengembangkan rantai pasok berbasis NRBV pada IKM makanan tradisional. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan campuran kualitatif dan kuantitatif untuk mengumpulkan data. Perusahaan tersurvei adalah 12 perusahaan pengolah Wajit yang berlokasi di Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini melibatkan 12 orang responden pakar dan 64 konsumen sebagai sumber data. Metode analisis yang digunakan adalah metode Delphi, MICMAC, ISM, dan DEMATEL. Hasil penelitian mengindikasikan adanya 14 elemen yang relevan dengan rantai pasok berbasis NRBV. Elemen-elemen ini dapat disusun dalam struktur hirarki yang terdiri dari lima level. Elemen-elemen ini juga dapat dipilah menjadi tiga kategori: dependen (empat elemen), linkage (lima elemen), dan independen (lima elemen). Hasil penelitian membawa implikasi akan pentingnya komitmen manajemen hijau, dukungan pemerintah untuk transformasi hijau pada IKM, pemilihan pemasok hijau, kapabilitas inovasi hijau, dan SDM hijau dalam mengembangkan rantai pasok berbasis NRBV. IKM yang mengikuti hasil penelitian ini akan mendapatkan manfaat dalam menyusun kebijakan dan rencana strategis untuk memperoleh keunggulan kompetitif yang berkelanjutan melalui pengembangan rantai pasok berbasis NRBV. (Kata kunci: Rantai pasok berbasis NRBV, IKM makanan tradisional, ISM, DEMATEL).
PERANCANGAN ULANG TATA LETAK GUDANG SEMEN MENGGUNAKAN METODE DEDICATED STORAGE Wahyu Fitrianda Mufti; Nofan Hadi Ahmad; Wahyuni Amalia; Yuli Afriliana Sari
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 6 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 6th, Tangerang 2
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tata letak gudang merupakan perencanaan ruang yang bertujuan untuk mengoptimalkan alur kerja, proses penyimpanan, serta pengambilan barang. Perancangan tata letak yang efektif dapat meningkatkan efisiensi dan kelancaran operasional di dalam gudang seperti pada gudang penyimpanan semen. Permasalahan yang ditemui disalah satu gudang penyimpanan semen adalah belum digunakannya metode kebijakan penyimpanan semen. Saat ini semen yang disimpan pada gudang tersebut terdapat 7 jenis. Saat semen datang dari pabrik semen, makan semen akan disimpan pada blok-blok yang kosong tanpa mempertimbangkan jenis semen yang disimpan, sehingga dalam satu blok bisa terdapat berbagai jenis semen. Akibat dari penyimpanan tersebut, operator mengalami kesulitan dalam mengambil semen sesuai permintaan konsumen. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang tata letak gudang penyimpanan semen, agar semen dapat disimpan sesuai dengan lokasi yang ditentukan dan dapat mempermudah aksesibilitas pekerja. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan ini adalah dengan menerapkan metode Dedicated Storage. Dari hasil pengolahan data yang dilakukan, didapatkan bahwa dengan menggunakan metode dedicated storage, semen yang datang dapat disusun pada blok yang sesuai dengan jenis semen dan mempengaruhi total jarak tempuh material handling. Total jarak tempuh sebelum menerapkan metode Dedicated strorage adalah 122,559 KM dan total jarak tempuh material handling pada layout usulan yaitu 19,05 KM. Kata kunci: Dedicated Storage, Gudang Semen, Minimasi Jarak Tempuh, Tata Letak Gudang
STUDI LITERATUR : PERKEMBANGAN OUTSOURCING DALAM LOGISTIK GLOBAL DENGAN FOKUS PADA EVOLUSI KONSEP DAN PERAN 3PL SERTA 4PL Dudi Hendra Fachrudin; Dzaky Abbiyu Prihandoko; Muhammad Rizky Haerdany; Sulaiman Rasyid; Benediktus David Ricardo Sinaga
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 6 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 6th, Tangerang 2
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan lingkungan bisnis global yang semakin kompleks dan kompetitif telah mendorong perusahaan untuk mengadopsi strategi efisiensi yang berorientasi pada fleksibilitas dan ketahanan rantai pasok. Salah satu strategi yang berkembang pesat adalah outsourcing logistik, di mana perusahaan menyerahkan sebagian atau seluruh fungsi logistiknya kepada penyedia pihak ketiga (Third-Party Logistics/3PL) atau pihak keempat (Fourth-Party Logistics/4PL). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif perkembangan konsep outsourcing logistik global, dengan fokus pada evolusi peran 3PL dan 4PL selama lima hingga sepuluh tahun terakhir. Dengan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR), penelitian ini menganalisis literatur ilmiah dari tahun 2015 hingga 2025 yang diperoleh dari berbagai database bereputasi seperti Google Scholar, Emerald Insight, ScienceDirect, dan Directory of Open Access Journals. Hasil kajian menunjukkan bahwa 3PL telah berkembang dari penyedia layanan operasional menjadi mitra strategis berbasis teknologi, sementara 4PL menawarkan solusi logistik end-to-end yang terintegrasi dan adaptif terhadap disrupsi global. Dalam konteks Indonesia, literatur menunjukkan adanya indikasi meningkatnya minat terhadap layanan 3PL, sementara adopsi model 4PL masih berada pada tahap awal dan dipengaruhi oleh keterbatasan infrastruktur, kesiapan teknologi, dan kerangka regulasi. Studi ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam memahami dinamika outsourcing logistik serta menjadi dasar pengambilan keputusan strategis dalam manajemen rantai pasok modern. Kata kunci : outsourcing logistik, 3PL, 4PL, rantai pasok, logistik global
PREDATORY PRICING DALAM KEGIATAN PENJUALAN BARANG BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 1999 TENTANG LARANGAN PRAKTIK MONOPOLI Denny Hendrik Nainggolan; Amelia Naomi Agustina
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 6 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 6th, Tangerang 2
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaku monopoli sering kali menggunakan taktik yang tidak adil untuk menyingkirkan pesaing dari pasar. Salah satu metode yang umum digunakan adalah predatory pricing, di mana pelaku monopoli menetapkan harga sangat rendah untuk sementara waktu untuk mengalahkan pesaing. KPPU mengeluarkan putusan atas PT. Conch South Kalimantan Cement, putusan tersebut dikuatkan oleh Mahkamah Agung tentang perkara pelanggaran praktik jual rugi atau penetapan harga yang sangat rendah oleh PT Conch South Kalimantan1Cement dalam penjualan semen di Kalimantan Selatan telah dikuatkan Mahkamah Agung RI melalui Putusan Kasasi Nomor 951 K/Pdt.Sus- KPPU/2021 yang dikeluarkan pada 12 Agustus 2021. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif berupa yuridis normative dengan pendekatan statue approach yang mana sumber data didapatkan dari studi pustaka atau studi literatur, hasil penelitian menemukan bahwa predatory pricing dianggap sebagai bentuk persaingan tidak sehat dan dilarang di banyak negara. Regulasi dan penegakan hukum yang ketat diperlukan untuk mencegah dan menindak praktik ini guna memastikan pasar yang sehat dan kompetitif, yang pada akhirnya bermanfaat bagi konsumen dan perekonomian secara keseluruhan. Dampak negatif dari predatory pricing adalah strategi penetapan harga yang merusak persaingan, menghambat inovasi, mengurangi pilihan konsumen, dan menciptakan monopoli. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 secara tegas melarang praktik predatory pricing melalui Pasal 20 dan mengatur berbagai sanksi administratif dan pidana yang dapat dikenakan terhadap pelaku usaha yang melanggar ketentuan ini melalui Pasal 47, Pasal 48, dan Pasal 49. Kasus predatory pricing yang melibatkan PT Conch South Kalimantan Cement merupakan contoh penting dari penegakan hukum persaingan usaha di Indonesia. Dengan menguatkan putusan KPPU, Mahkamah Agung menunjukkan komitmennya untuk mendukung persaingan usaha yang sehat dan melindungi pasar dari praktik bisnis yang merugikan. Kasus ini juga menegaskan pentingnya peran KPPU dalam mengawasi dan menindak pelanggaran terhadap undang-undang persaingan usaha, demi terciptanya iklim usaha yang adil dan kompetitif di Indonesia. Kata kunci: Predatory pricing, Persaingan Usaha Tidak Sehat, Monopoli
PERANCANGAN DAN ANALISIS EKONOMI FIXTURE PROSES DRILLING UNTUK PENINGKATAN EFISIENSI PRODUKSI KOMPONEN BRACKET VIXION 3C12 CHASSIS FUEL TANK Feby Gusti Dendra; Febriza Imansuri; Amrin; Fredy Sumasto; Agnes Vicky
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 6 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 6th, Tangerang 2
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada perancangan fixture (alat bantu) untuk proses gurdi (drilling) pada komponen Bracket Vixion 3C12 Chassis Fuel Tank. Komponen ini terbuat dari baja karbon rendah dan berfungsi sebagai penyambung tangki dengan landasannya. Permasalahan utama adalah tingginya waktu setup dan potensi kesalahan operator. Penyelesaian masalah dilakukan dengan merancang fixture menggunakan prinsip 3-2-1 lokator dan strap clamp. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan alat bantu ini berhasil memperkecil waktu setup dan operasi, mengurangi waktu produksi per unit dari 0.037 jam menjadi 0.0176 jam. Dari sisi ekonomi, biaya produksi per unit dapat dikurangi secara signifikan, dari Rp 427,11 tanpa alat bantu menjadi Rp 265,59 dengan alat bantu. Analisis ekonomi menunjukkan bahwa BEP (Titik Impas) tercapai pada 32 unit, dengan total penghematan mencapai Rp 109.520,00 untuk lot size 1000 unit. Selain efisiensi waktu dan biaya, alat bantu ini juga meringankan tugas operator dan dapat meminimasi kecelakaan kerja. Kata kunci: alat bantu produksi, komponen, drilling, locator, clamping
APLIKASI VALUE STREAM MAPPING DAN WASTE ASSESSMENT MODEL UNTUK PENURUNAN LEAD TIME PADA PROSES PERAKITAN KOMPONEN INTERIOR: STUDI KASUS PT LAKSANA BUS MANUFAKTUR Amrin; Ahlandika Wirasatria; Feby Gusti Dendra
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 6 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 6th, Tangerang 2
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Laksana Bus Manufaktur menghadapi tantangan signifikan dalam proses perakitan jok penumpang di divisi finishing dengan lead time mencapai 543,03 menit per unit dan efisiensi siklus proses hanya 51,64%, jauh di bawah target produksi dua unit per hari. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi sumber pemborosan dan menurunkan lead time melalui penerapan Lean Manufacturing dengan kombinasi metode Value Stream Mapping, Waste Assessment Model, dan Value Stream Analysis Tools. Hasil identifikasi menemukan waste transportasi sebagai pemborosan dominan dengan nilai 18,37, terjadi pada aktivitas pengambilan dan pengantaran jok dari area penyimpanan jarak jauh, serta aktivitas pengaturan posisi jok berulang akibat kesalahan prosedur. Berdasarkan analisis akar masalah dengan Process Activity Mapping dan analisis 5W1H, rekomendasi utama perbaikan adalah pemindahan lokasi proses perakitan ke stasiun kerja dengan lokasi lebih strategis. Implementasi perbaikan berhasil menurunkan lead time menjadi 456,67 menit per unit dan meningkatkan nilai efisiensi siklus proses menjadi 61,88%, mencapai peningkatan efisiensi sebesar 10,24%. Hasil penelitian menunjukkan efektivitas penggabungan Value Stream Mapping dan Waste Assessment Model dalam mengidentifikasi dan meminimalkan pemborosan pada proses perakitan komponen interior kendaraan komersial, memberikan kontribusi praktis bagi industri karoseri dalam optimalisasi produktivitas melalui prinsip-prinsip Lean Manufacturing. Kata kunci: Lean Manufacturing, Value Stream Mapping, Waste Assessment Model, Process Cycle Efficiency, lead time
MODEL MARKETING STRATEGIC MANAGEMENT PRODUK CELANA JEANS DENGAN INTEGRASI PESTEL DAN HOUSE OF RISK DI BANDUNG JEANS HOUSE GORONTALO Sovia Lestari; Rahmat A; Agung Kurniawan Tjepah; Fahrul Rozy Husain; Silvana Mohammad
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 6 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 6th, Tangerang 2
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri konveksi berbahan jeans merupakan salah satu sektor usaha yang berperan penting dalam mendukung perekonomian daerah, namun masih menghadapi tantangan berupa ketidakstabilan permintaan dan fluktuasi ketersediaan bahan baku. Bandung Jeans House sebagai salah satu pelaku industri konveksi di Kota Gorontalo mengalami kondisi tersebut, yang berdampak pada ketidakkonsistenan jumlah produksi dan rendahnya kemampuan dalam memenuhi permintaan pasar secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model strategi manajemen pemasaran yang mampu meningkatkan stabilitas produksi melalui integrasi analisis lingkungan eksternal menggunakan PESTEL dan pengelolaan risiko operasional dengan pendekatan House of Risk. Penelitian menggunakan metode kuantitatif melalui pengumpulan data primer dan sekunder, observasi, wawancara, serta analisis data historis produksi. Analisis PESTEL digunakan untuk mengidentifikasi faktor lingkungan yang paling memengaruhi proses produksi, sedangkan House of Risk digunakan untuk menentukan sumber risiko yang memiliki kontribusi terbesar terhadap gangguan operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor ekonomi, teknologi, dan regulasi merupakan elemen eksternal yang paling memengaruhi keberlangsungan produksi, sementara beberapa agen risiko memiliki nilai prioritas tertinggi sehingga memerlukan tindakan mitigasi segera. Berdasarkan integrasi kedua analisis tersebut, diperoleh strategi yang berfokus pada penguatan pengendalian risiko, peningkatan efisiensi operasional, serta penyelarasan strategi pemasaran dengan dinamika lingkungan bisnis. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi UMKM konveksi dalam merumuskan strategi pemasaran yang adaptif dan berbasis mitigasi risiko. Kata kunci: House of Risk, PESTEL, Strategi Pemasaran, Produksi Konveksi, Manajemen Risiko
PEMANFAATAN TEKNOLOGI PENDETEKSI CITRA DALAM MENGIDENTIFIKASI CACAT JAHITAN PADA PAKAIAN Rita Istikowati; Ahmad Wimbo Helvianto; Irham Wibowo; Mega Kumala Ratna; Sulistyanto Wahyu Nugroho
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 6 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 6th, Tangerang 2
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) sebagai salah satu industri prioritas Indonesia dalam proses produksinya banyak tergantung pada kemampuan tenaga kerja dalam pengopersian dan dan pengendalian kualitas produk. Industri garmen yang merupakan bagian dari industri produk tekstil, menghasilkan pakaian sebagai hasil produksinya dimana kualitas jahitan menjadi hal yang harus diperhatikan karena memengaruhi penampakan dan kenyamanan pakaian ketika dipakai. Salah satu masalah dalam jahitan adalah inkonsistensi jahitan. Dengan berkembangnya teknologi dan artificial intelligence, permasalahan inkonsistensi jahitan dapat diminimalisir. AI Image Classification atau deteksi citra dapat dimanfaatkan untuk memeriksa kualitas jahitan secara otomatis, sehingga dapat meningkatkan konsistensi peniliaian dan meminimalisir kesalahan pengecekan. Penelitian ini membahas pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam mengklasifikasikan jenis cacat jahitan pada pakaian. Jenis cacat yang diklasifikasikan meliputi puckering, broken stitch, dan skip stitch. Penelitian dilakukan dalam empat tahap yaitu pengumpulan data cacat jahitan dari pembuatan saku kemeja dan gambar atau foto dari internet, ekstrasi gambar, pemilihan data cacat jahitan penggunaan machine learning algorithm dan multiclass classification. Hasil pengujian awal menunjukkan bahwa akurasi klasifikasi mencapai 33,33%. Namun, setelah dilakukan pengujian ulang dengan hanya menggunakan dua jenis cacat, yakni broken stitch dan skip stitch, akurasi meningkat menjadi 70%. Kata kunci: kecerdasan buatan, deteksi cacat jahitan, machine learning, kualitas jahitan
INOVASI PRODUK HIJAU DAN IKLAN RAMAH LINGKUNGAN SEBAGAI PENGGERAK STRATEGIS NIAT BELI RAMAH LINGKUNGAN PADA INDUSTRI KECANTIKAN: STUDI KASUS PRODUK SOLUSI MARTHA TILAAR ORGANIC RENEWAGE Aninda Rizkita Rusyana; Vika Aprianti; Sabilla Saberina
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 6 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 6th, Tangerang 2
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran Green Product Innovation, Green Advertising, dan Eco-Friendly Purchasing Intention pada produk Solusi Martha Tilaar Organic Renewage, serta mengetahui besaran pengaruh secara parsial dan simultan terhadap Eco-Friendly Purchasing Intention. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel berjumlah 233 responden yang ditentukan dengan teknik purposive sampling, yaitu konsumen yang mengikuti akun Instagram resmi Solusi Martha Tilaar Organic Renewage. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Green Product Innovation, Green Advertising berada pada kategori baik, dan Eco-Friendly Purchasing Intention berada pada kategori tinggi. Secara parsial, Green Product Innovation berpengaruh positif dan signifikan terhadap Eco-Friendly Purchasing Intention dengan kontribusi sebesar 27%, sedangkan Green Advertising memberikan pengaruh positif dan signifikan sebesar 31,7%. Secara simultan, keduanya berpengaruh signifikan dengan kontribusi sebesar 41,2%. Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi inovasi produk ramah lingkungan dengan strategi iklan berbasis keberlanjutan mampu meningkatkan niat konsumen untuk membeli produk ramah lingkungan. Penelitian ini menekankan pentingnya peran inovasi produk dan periklanan hijau dalam membentuk perilaku konsumen peduli lingkungan, serta memberikan implikasi praktis bagi perusahaan dalam menyusun strategi pemasaran berkelanjutan. Kata Kunci: Green Product Innovation, Green Advertising, Eco-Friendly Purchasing Intention.
PENGARUH EASY OF USE DAN INFORMATION QUALITY TERHADAP PURCHASE INTENTION TIKET PESAWAT PADA APLIKASI TIKET.COM Sofia Ilail; Vika Aprianti; Bob Foster; Rahma Nafilatun Nisa
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 6 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 6th, Tangerang 2
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Ease of Use dan Information Quality terhadap Purchase Intention tiket pesawat pada aplikasi tiket.com. Metode yang digunakan adalah deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari 100 responden pengguna tiket.com. Data dianalisis menggunakan regresi berganda, koefisien determinasi, uji t, dan uji f. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ease of Use berpengaruh sebesar 21%, dan Information Quality sebesar 17,5% terhadap Purchase Intention. Secara simultan, kedua variabel ini berpengaruh sebesar 22,7%. Kesimpulannya, Ease of Use dan Information Quality berpengaruh terhadap Purchase Intention tiket pesawat pada aplikasi tiket.com baik secara parsial maupun simultan. Kata Kunci: Ease of Use, Information Quality, Purchase Intention