cover
Contact Name
Maryadi Tirtana Siregar
Contact Email
jurnal@poltekapp.ac.id
Phone
+62217867382
Journal Mail Official
jurnal@poltekapp.ac.id
Editorial Address
Politeknik APP Jakarta Jln. Timbul No.34, Cipedak - Jagakarsa, Jakarta Selatan 12630, Indonesia Telp.: +62-21-7867382, +62-21-7867382, fax +62-21-7271847
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok
Published by Politeknik APP Jakarta
ISSN : 27980391     EISSN : 27979539     DOI : -
Core Subject :
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok merupakan wadah publikasi hasil-hasil penelitian dan pengabdian masyarakat yang telah dipresentasikan pada Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok (SNMIP) yang diselenggarakan tahunan oleh Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik APP Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 171 Documents
PEMILIHAN JASA EKSPEDISI DISTRIBUSI BUKU PENDIDIKAN DENGAN METODE DEMATEL-ANP Muhammad Alde Rizal
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 6 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 6th, Tangerang 2
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan perusahaan ekspedisi yang tepat merupakan keputusan strategis bagi pelaku bisnis, terutama di era digital. Banyaknya penyedia layanan dengan karakteristik dan kualitas pelayanan yang beragam membuat proses pemilihan menjadi kompleks. Beragam kriteria seperti ketepatan waktu, keamanan pengiriman, biaya yang kompetitif, serta faktor-faktor lainnya perlu dipertimbangkan secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan alternatif ekspedisi terbaik menggunakan pendekatan hybrid DEMATEL–ANP. Metode DEMATEL digunakan untuk mengidentifikasi hubungan kausal antar kriteria dan membentuk dua klaster utama, yaitu Cause dan Effect. Hasil analisis DEMATEL menjadi dasar dalam penyusunan struktur jaringan keputusan pada ANP, yang kemudian menghitung bobot prioritas berdasarkan hubungan timbal balik antar elemen dalam jaringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa kriteria—seperti C3, C4, C6, dan C8 memiliki pengaruh signifikan dalam proses penentuan alternatif. Alternatif tidak saling memengaruhi secara langsung, namun menunjukkan tingkat ketergantungan yang berbeda terhadap kriteria penyebab dan dampak. Berdasarkan limit supermatrix, alternatif dengan prioritas tertinggi adalah E2. Temuan ini konsisten dengan bobot pengaruh antar kriteria dan struktur jaringan ANP yang dibangun. Secara keseluruhan, penelitian ini membuktikan bahwa kombinasi DEMATEL–ANP merupakan pendekatan yang efektif untuk menganalisis keputusan yang kompleks dan saling terkait, khususnya ketika terdapat dependensi antar kriteria serta banyak variabel yang memengaruhi hasil. Kata kunci: ANP, Dematel, Pemilihan Jasa Ekspedisi, analisis kausal, pengambilan keputusan multi kriteria
OPTIMALISASI PERSEDIAAN PRODUK OVEN DENGAN METODE PROBABILISTIK P LOST SALES PADA DISTRIBUTOR ELEKTRONIK Eko Pratomo; Devi Jayawati; Winanda Kartika; Yevita Nursyanti; Serena Eliana Aritonang
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 6 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 6th, Tangerang 2
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Optimalisasi persediaan memiliki peran sentral bagi perusahaan dalam menjaga kelancaran operasional dan keberlanjutan bisnis terutama bagi perusahaan yang menghadapi risiko lost sales. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan tingkat persediaan agar meminimalkan lost sales. Lost sales merupakan kesempatan penjualan yang hilang karena permintaan pelanggan tidak dapat dipenuhi yang disebabkan oleh ketidaktersediaan stok. Untuk mengurangi risiko ini, perusahaan perlu merancang kebijakan persediaan yang mempertimbangkan trade off antara biaya simpan dan biaya kekurangan stok. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan menggabungkan metode peramalan permintaan dan teknik pengendalian persediaan. Metode Triple Exponential Smoothing diterapkan untuk memprediksi kebutuhan produk secara akurat, sementara Mean Absolute Percentage Error (MAPE) untuk mengevaluasi tingkat keakuratan hasil peramalan. Selain itu, Metode Probabilistik P-Lost Sales dapat menghitung kemungkinan kehilangan penjualan akibat ketidakcukupan stok sehingga menekan biaya total persediaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Metode Probabilistik P-Lost Sales dapat memberikan tingkat pelayanan sebesar 98,02% dengan ekspektasi kekurangan inventori sebanyak 20 unit. Melalui penerapan kebijakan persediaan model P lost sales, perusahaan dapat meminimalkan ongkos total persediaan serta mengurangi risiko kekurangan stok. Kata kunci: permintaan probabilistik, peramalan, P lost sales, biaya inventori.
REBRANDING SEBAGAI KATALIS STRATEGIS: MENGKAJI PERAN LOYALITAS DAN KEPUASAN PELANGGAN DALAM MENDORONG KEPUTUSAN PEMBELIAN DI ACE HARDWARE Christian Kuswibowo
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 6 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 6th, Tangerang 2
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rebranding dan loyalitas pelanggan terhadap keputusan pembelian pada ACE Hardware, serta menguji peran kepuasan pelanggan sebagai variabel intervening. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya persaingan industri ritel modern dan kebutuhan perusahaan untuk melakukan transformasi identitas merek sebagai respon terhadap perubahan perilaku konsumen dan perkembangan teknologi. Rebranding dianggap sebagai strategi penting dalam meningkatkan daya tarik merek, memperkuat citra perusahaan, dan mendorong keputusan pembelian. Loyalitas pelanggan juga dipandang sebagai faktor fundamental yang mencerminkan komitmen konsumen untuk tetap menggunakan produk dan jasa perusahaan meskipun terdapat alternatif kompetitif di pasar. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (PLS). Sampel penelitian berjumlah 160 responden yang merupakan pelanggan ACE Hardware di wilayah Jakarta Barat. Instrumen penelitian menggunakan skala Likert dengan lima pilihan jawaban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rebranding dan loyalitas pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Selain itu, kepuasan pelanggan terbukti memediasi pengaruh kedua variabel tersebut terhadap keputusan pembelian. Nilai R-square sebesar 0,900 untuk keputusan pelanggan dan 0,752 untuk kepuasan pelanggan menunjukkan bahwa model penelitian memiliki kekuatan prediksi yang tinggi. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi rebranding dan penguatan loyalitas pelanggan guna meningkatkan keputusan pembelian dalam industri ritel modern. Kata kunci: Rebranding, Loyalitas Pelanggan, Kepuasan Pelanggan, Keputusan Pembelian, ACE HARDWARE
DETERMINASI MINAT BELI KONSUMEN TERHADAP PRODUK AGROKIMIA PADA PLATFORM E-COMMERCE SHOPEE Aji Kresno Murti; Mila Ardhila; Maysitha Fitri Az Zahra; Firdhani Faujiyah; Fajria Fatmasari
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 6 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 6th, Tangerang 2
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi minat beli konsumen terhadap produk agrokimia pada e-commerce Shopee penjulan produk tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode non-probability sampling dan teknik purposive sampling. Sampel ditentukan menggunakan formula Hair (5 variabel × 30 = 150 responden). Responden berdomisili di Pulau Jawa. Berdasarkan analisis faktor, ditemukan empat kelompok faktor yang memengaruhi minat beli: (1) Aksesibilitas, (2) Kualitas Pelayanan, (3) Pandangan Konsumen, dan (4) Nilai Produk. Faktor aksesibilitas merupakan faktor dominan yang membentuk minat beli, meliputi jenis produk, kemudahan akses akun, lokasi, dan materi promosi. Temuan ini menunjukkan bahwa optimalisasi konten iklan, penguatan branding, peningkatan kualitas layanan, serta kemudahan penggunaan produk berperan penting dalam meningkatkan minat beli konsumen terhadap produk agrokimia di platform Shopee. Kata kunci: Minat beli, produk agrokimia, e-commerce, Shopee, bauran pemasaran.
Desain Aplikasi SERVQUAL untuk UMKM: Sistem Penilaian Layanan pada Bisnis Kuliner Samsul Rizal
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 6 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 6th, Tangerang 2
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi pada era industri 4.0 telah mendorong transformasi signifikan di berbagai sektor, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pada sektor kuliner, digitalisasi memunculkan tuntutan baru terhadap peningkatan kualitas layanan guna memenuhi ekspektasi pelanggan yang semakin kompleks dan dinamis. Namun, evaluasi kualitas pelayanan pada banyak UMKM kuliner masih dilakukan secara manual dan tidak terstruktur, sehingga menghambat proses analisis, pengambilan keputusan, dan perbaikan layanan secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mendesain aplikasi penilaian kualitas pelayanan dengan mengintegrasikan metode SERVQUAL sebagai instrumen evaluasi yang sistematis dan terstandar. Metode SERVQUAL digunakan untuk mengukur kesenjangan antara persepsi dan harapan pelanggan melalui lima dimensi utama: reliability, assurance, tangibles, empathy, dan responsiveness. Pengembangan sistem menggunakan metodologi Systems Development Life Cycle (SDLC) model Waterfall karena struktur tahapannya yang linear, jelas, dan sesuai untuk kebutuhan sistem yang telah terdefinisi dengan baik. Hasil penelitian ini berupa rancangan sistem informasi yang mampu melakukan pengumpulan data, pengujian, serta pengolahan hasil penilaian secara otomatis dan akurat. Sistem diharapkan dapat membantu pelaku UMKM kuliner dalam melakukan evaluasi layanan secara lebih efisien, terukur, dan berbasis data, sehingga mendukung peningkatan kualitas pelayanan serta daya saing di pasar modern yang kompetitif. Kata kunci: SERVQUAL, UMKM Kuliner, Kualitas Pelayanan, Sistem Informasi
PENGARUH KUALITAS PRODUK, HARGA, DAN CITRA MEREK TERHADAP MINAT PEMBELIAN PRODUK CCTV DAHUA Erick Lauren Ray
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 6 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 6th, Tangerang 2
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengaruh kualitas produk, harga dan citra merek terhadap minat pembelian produk CCTV merek Dahua. Variabel bebas yang digunakan adalah kualitas produk, harga dan citra merek, sedangkan variabel terikatnya adalah minat pembelian produk CCTV marek Dahua. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan teknik non-probability sampling. Penelitian ini dilakukan di wilayah Jabodetabek dengan melibatkan 170 responden untuk semua kalangan yang memiliki minat pembelian untuk produk CCTV merek Dahua. Pengumpulan data dilakukan melalui survei menggunakan kuesioner berbasis skala Likert. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode Partial Least Square (PLS) untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk, harga dan citra merek memiliki pengaruh signifikan terhadap minat pembelian produk CCTV Dahua. Hal ini menunjukkan bahwa minat konsumen dalam melakukan pembelian tidak hanya dipengaruhi oleh pertimbangan fungsional seperti mutu dan harga, tetapi juga oleh faktor perseptual berupa citra merek. Kualitas produk terbukti sebagai faktor penting yang mencerminkan keandalan, daya tahan, serta kecanggihan teknologi CCTV, sehingga mampu meningkatkan kepercayaan dan ketertarikan konsumen untuk membeli. Harga juga berperan signifikan karena konsumen mempertimbangkan kesesuaian antara biaya yang dikeluarkan dengan manfaat yang diperoleh. Selanjutnya, citra merek yang positif memperkuat keyakinan konsumen terhadap reputasi serta kredibilitas produk, yang pada akhirnya mendorong peningkatan minat pembelian. Kata kunci: Kualitas Produk, Harga, Citra Merek, Minat Pembelian, CCTV Dahua
ANALISIS PEMILIHAN PERUSAHAAN JASA PELAYARAN PADA PT. SAIPAN PRIMA GLOBAL DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) Theresia Anindita; Nawiyah; Dhany Surya Ratana; Mas Rangga Cili
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 6 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 6th, Tangerang 2
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan perusahaan jasa pelayaran sangat penting bagi perusahaan Freight Forwarding seperti PT Saipan Prima Global, khususnya dengan dominasi moda laut dalam ekspor impor Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menentukan perusahaan jasa pelayaran yang paling sesuai dengan preferensi PT Saipan Prima Global menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). AHP digunakan karena mampu menguraikan masalah multi-kriteria yang kompleks menjadi struktur hirarki yang sistematis. Data dikumpulkan melalui wawancara langsung dengan para pembuat keputusan di PT Saipan Prima Global. Kriteria utama yang diidentifikasi dalam penelitian ini adalah Harga, Pelayanan, dan Waktu. Berdasarkan hasil analisis AHP, urutan prioritas kriteria dari yang paling utama adalah Harga (72,1%), Pelayanan (21,5%), dan Waktu (6,4%). Sub-kriteria yang paling penting adalah pemberian diskon yang besar. Alternatif perusahaan jasa pelayaran yang dievaluasi adalah OOCL, CMA-CGM, dan Emirates Shipping Line (EMS). Hasil perhitungan menunjukkan bahwa alternatif yang paling sesuai dengan preferensi PT Saipan Prima Global adalah Emirates Shipping Line (EMS), yang menduduki Prioritas 1 dengan nilai 71,7%. Disusul OOCL (21,8%) pada Prioritas 2, dan CMA-CGM (6,6%) pada Prioritas 3. Kata kunci: freight forwarding, perusahaan jasa pelayaran, AHP
Pengaruh Kualitas Freehand Export terhadap Kepuasan Eksportir pengguna Freight Forwarding di Indonesia Bayu Prabowo Sutjiatmo
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 6 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 6th, Tangerang 2
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekspor merupakan kunci pertumbuhan ekonomi nasional, maksimalisasi ekspor bisa meningkatkan pendapatan Masyarakat suatu negara yang berujung pada meningkatnya pertumbuhan ekonomi negara, semakin tinggi pertumbuhan ekonomi negara kemampuan memenuhi kebutuhan masayarakat akan semakin baik (Hodijah & Angelina, 2021). Ekspor berpengaruh terhadap pertumbuhan produk domestik bruto (PDB), sehingga kebijakan yang memudahkan proses ekspor akan mendorong pertumbuhan ekonomi negara (Febriyanti, 2019). Pertumbuhan ekspor memunculkan permintaan akan jasa freight forwarding, terutama untuk moda pengangkutan barang antar negara yang efektif, sehingga semakin tinggi ekspor suatu negara kebutuhan akan jasa freight forwarding akan semakin tinggi (Skiba & Karaś, 2022 ). Perusahaan freight forwarding merupakan Perusahaan yang menyediakan jasa yang berkaitan dengan pengangkutan, penyimpanan, penanganan, pengemasan, distribusi barang, pengurusan bea cukai, penyedia asuransi, dan pengurusan pembayaran barang/jasa (FIATA.org). Logistics Performance Index (LPI) 2018 yang dikeluarkan oleh Bank Dunia menyatakan bahwa 33% responden menyatakan puas terhadap kinerja ndicator freight forwarding di Indonesia, meskipun begitu nilai Indonesia masih di bawah nilai Malaysia (50% responden puas), dan Singapura (75% responden puas), ini menunjukkan masih banyak yang harus ditingkatkan oleh Perusahaan freight forwarding di Indonesia agar mampu bersaing dengan kompetitor yang berasal dari negara lain (Nurwahyudi & Rimawan, 2021).
PERANCANGAN GOODS DELIVERY SYSTEM DENGAN MEMPERTIMBANGKAN MUATAN BARANG TERHADAP MASALAH RUTE KENDARAAN Fajar Ciputra Daeng Bani
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 6 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 6th, Tangerang 2
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi pada Era Industri 4.0 menjadikan informasi dan komunikasi sebagai elemen kunci dalam sistem pengiriman barang yang menuntut perencanaan, pengendalian, serta pengelolaan distribusi secara lebih efisien. Peningkatan aktivitas e-commerce mendorong perubahan perilaku konsumen yang menuntut layanan pengiriman cepat, seperti same-day dan next-day delivery. Kondisi ini menimbulkan tantangan bagi perusahaan untuk menyeimbangkan kecepatan layanan, kapasitas muatan, dan biaya operasional. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan adanya peningkatan tarif jasa pengiriman barang secara berkelanjutan, sehingga perusahaan perlu menerapkan strategi optimasi rute dan pemilihan kendaraan yang efisien untuk mengurangi pemborosan waktu, energi, serta biaya. Berbagai penelitian terdahulu membuktikan bahwa algoritma optimasi seperti CVRPTW dan HVRPSTW, penggunaan Internet of Things (IoT), big data analytics, hingga Internet of Vehicle (IoV) mampu meningkatkan efektivitas pengiriman dengan menyediakan informasi posisi kendaraan, prediksi lintasan, dan penjadwalan yang lebih akurat. Selain itu, konsep agile supply chain juga dinilai relevan dalam meningkatkan fleksibilitas dan kemampuan beradaptasi terhadap dinamika permintaan pasar. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk merancang Goods Delivery System yang mempertimbangkan muatan barang dalam penyelesaian masalah rute kendaraan. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi logistik, menurunkan biaya operasional, memaksimalkan kapasitas transportasi, serta memberikan alternatif solusi yang adaptif terhadap kebutuhan distribusi di era digital yang semakin kompetitif. Kata kunci: Goods Delivery System, Optimasi Rute Kendaraan, Kapasitas Muatan, Vehicle Routing Problem (VRP), Internet of Thing (IoT)
BAGAIMANA HARGA GAS BUMI TERTENTU (HGBT) MEMENGARUHI INDUSTRI NASIONAL? I Made Khrisna Yudhana Wisnu Gupta
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 6 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 6th, Tangerang 2
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gas bumi berperan penting dalam mendukung sektor manufaktur Indonesia, terutama industri padat energi seperti petrokimia, pupuk, dan semen. Melalui kebijakan Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) berdasarkan Perpres No. 40 Tahun 2016, pemerintah menetapkan harga gas khusus sebesar USD 6 per MMBTU untuk meningkatkan efisiensi biaya dan daya saing industri. Penelitian ini menganalisis dampak HGBT terhadap produktivitas industri menggunakan data panel perusahaan penerima dan non-penerima HGBT periode 2015–2024 dengan model OLS, Fixed Effect (FE), dan Two-Way Fixed Effect (TWFE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerima HGBT memiliki nilai tambah sekitar 15% lebih tinggi dibandingkan non-penerima HGBT berdasarkan model OLS. Namun, efek tersebut tidak signifikan setelah dikontrol dengan FE dan TWFE, mengindikasikan adanya bias seleksi, yang mana dampak sebelumnya timbul bukan dikarenakan HGBT melainkan skala perusahaan yang besar dan produktif cenderung lebih mungkin mendapatkan akses HGBT. Dengan demikian, peningkatan produktivitas tidak dapat dikaitkan secara langsung dengan kebijakan HGBT. Pemerintah disarankan meninjau ulang efektivitas kebijakan ini dan mempertimbangkan skema insentif berbasis kinerja untuk mendorong efisiensi dan keberlanjutan industri nasional. Kata kunci: Gas bumi, HGBT, kebijakan energi, produktivitas industri