cover
Contact Name
Maryadi Tirtana Siregar
Contact Email
jurnal@poltekapp.ac.id
Phone
+62217867382
Journal Mail Official
jurnal@poltekapp.ac.id
Editorial Address
Politeknik APP Jakarta Jln. Timbul No.34, Cipedak - Jagakarsa, Jakarta Selatan 12630, Indonesia Telp.: +62-21-7867382, +62-21-7867382, fax +62-21-7271847
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok
Published by Politeknik APP Jakarta
ISSN : 27980391     EISSN : 27979539     DOI : -
Core Subject :
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok merupakan wadah publikasi hasil-hasil penelitian dan pengabdian masyarakat yang telah dipresentasikan pada Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok (SNMIP) yang diselenggarakan tahunan oleh Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik APP Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 171 Documents
PENGENDALIAN PRODUCT DAMAGE DENGAN METODE SIX SIGMA PADA KEGIATAN DISTRIBUSI DI PT. X Laila Suroyya Rahmayanti; Sono
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 5 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 5th, Jakarta 202
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan adanya perubahan teknologi dari tahun ke tahun yang signifikan, banyak perusahaan saling berkompetisi agar dapat menciptakan produk dengan kualitas yang baik agar dapat memikat para konsumen. PT. X merupakan perusahaan yang memproduksi pelumas dengan kemasan berupa lithos dan didistribusikan ke beberapa warehouse yang ada dibeberapa daerah di Indonesia. Dalam proses penerimaan dan pendistribusian pada PT. X masih dijumpai product damage pada kemasannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengendalikan faktor penyebab timbulnya product damage yang sering muncul serta menyusun upaya penanggulangan dengan metode six sigma yang terdiri dari beberapa tahapan yaitu Define, Measure, Analyze, Improve, serta Control. Dengan menggunakan metode six sigma dapat diketahui bahwa masih terdapat product damage yang sering terjadi pada PT. X yaitu kebocoran pada tutup botol, botol yang penyok, serta kardus yang robek dengan presentase masing-masing sebesar 7,5%, 34,6% dan 8,3%. Faktor yang mendasari terjadinya product damage yaitu berasal dari faktor material, faktor pekerja serta faktor metode. Tahap perbaikan dapat disarankan dengan membentuk tim inspeksi untuk secara rutin memeriksa bahan kemasan di lokasi pemasok, menggunakan lembar inspeksi untuk memfasilitasi pemeriksaan kemasan, dan melakukan uji jatuh pada kemasan yang diterima dari pemasok.
STRATEGI INOVASI PEMASARAN: PENERAPAN BLUE OCEAN STRATEGY PADA INDUSTRI PENJUALAN MESIN FOOD PROCESSING Agus Mulyadi; Widiya Wati
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 5 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 5th, Jakarta 202
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Maksindo Inti Jaya Teknik merupakan perusahaan menjual berbagai jenis mesin Food Processing yang berlokasi di kota Pekanbaru. Selama tahun 2023, target penjualan hanya tercapai pada bulan Mei, Agustus, dan Oktober. Penjualan cenderung fluktuasi setiap bulannya. Saat ini perusahaan telah menerapkan strategi pemasaran kepada konsumen yang datang ke toko dengan cara pemberian tawaran potongan harga, dan promosi yang dilakukan hanya mengandalkan sosial media seperti Instagram, youtube, facebook dan market place berupa shopee. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan strategi pemasaran yang dapat meningkatkan volume penjualan. Metode yang digunakan yaitu Blue Ocean Strategy (BOS). Langkah pertama yaitu mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi penjualan dan mengelompokkannya kedalam matriks IFAS dan EFAS dengan SWOT (Strenghts, Weaknesses, Opportunities, Threat), lalu melakukan perumusan BOS dengan melihat kanvas strategi awal dan kerangka kerja empat langkah. Dari metode SWOT diperoleh 10 variabel faktor yang mempengaruhi penjualan. Kemudian dilanjutkan dengan matriks IFAS dan EFAS, didapatkan hasil perhitungan yang menyatakan bahwa perusahaan berada di kuadran II (Diversifikasi) dengan sumbu x,y (1,07;-1,78). Berdasarkan kanvas strategi awal, perusahaan berada di posisi kedua diantara pesaing. Dengan menerapkan Four-Step Framework dari BOS, perusahaan dapat menerapkan beberapa inovasi pemasaran, seperti strategi Point of Purchase, pelayanan welcome drink bagi pelanggan, pendaftaran akun perusahaan di marketplace TikTok Shop, serta layanan door-to-door. Langkah-langkah ini diharapkan mampu mengoptimalkan penjualan dan mengantar perusahaan untuk mencapai target yang lebih baik di masa mendatang.
PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN PRODUKSI AKI DENGAN PERENCANAAN AGREGAT DAN JADWAL INDUK PRODUKSI DI PT XYZ Ayu Anggraeni Sibarani; Amalia Anggraini Santoso; Maria Krisnawati; Indro Prakoso
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 5 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 5th, Jakarta 202
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan yang berfokus pada industri aki sebagai pendukung kendaraan bermotor. Permasalahan yang terjadi adalah ketidaksesuaian antara peramalan dan permintaan aktual mencapai 41%, dengan kesalahan peramalan mencapai 105%. Metode peramalan yang digunakan pada penelitian ini adalah Moving Average yang mampu mengurangi kesalahan peramalan hingga 46,813% untuk produk YB5L-B; 10,108% untuk YTZ5-S; dan 14,735% untuk NP-7. Setelah peramalan, dilakukan perencanaan agregat dengan menerapkan strategi campuran karena memiliki biaya produksi terendah, yakni Rp442.986.512.216. Proses disagregasi pada perencanaan agregat menggunakan metode Cut and Fit untuk memecah family product menjadi specific product dan menghasilkan Jadwal Induk Produksi. Validasi dilakukan dengan Rough-Cut Capacity Planning menggunakan metode Bill of Labor Approach untuk memastikan ketersediaan kapasitas produksi. Berdasarkan hasil RCCP, kapasitas yang tersedia belum memenuhi kebutuhan produksi, sehingga disarankan untuk mempertimbangkan penambahan shift. Perencanaan dan pengendalian produksi usulan ini dapat memberikan alternatif bagi PT XYZ untuk meningkatkan efisiensi dan ketepatan dalam memenuhi permintaan pasar yang dinamis.
OPTIMASI PROSES INBOUND MELALUI PENGURANGAN WASTE DI GUDANG PT. XYZ Yunanik; Nurhaliza
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 5 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 5th, Jakarta 202
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini fokus pada optimasi pengurangan waste dalam proses inbound di gudang PT. XYZ. Waste yang terjadi dalam proses ini memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap efisiensi operasional serta menambah biaya operasional perusahaan. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah pemborosan waktu dalam penerimaan barang, yang dapat mengganggu kelancaran proses logistik secara keseluruhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengurangi waste yang ada pada aktivitas penerimaan barang di gudang tersebut. Untuk mencapai tujuan ini, metode Value Stream Mapping (VSM) digunakan sebagai alat untuk menggambarkan alur proses dan mendeteksi berbagai bentuk waste yang mungkin terjadi. Penelitian ini menggabungkan teknik kuantitatif dan kualitatif, menggunakan data numerik dan analisis statistik untuk mengukur variabel yang relevan serta mengeksplorasi hubungan antaranya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waste dapat diminimalkan secara efektif dengan mengoptimalkan komunikasi antara petugas lantai 1, petugas unloading, dan petugas gudang lantai 2. Penggunaan alat komunikasi seperti Handheld Transceiver (HT) terbukti sangat membantu dalam memperlancar alur informasi. Selain itu, peningkatan kerjasama antara staf gudang suku cadang dan staf gudang lantai 1 juga menunjukkan hasil yang positif. Dengan implementasi solusi yang diusulkan, diharapkan proses inbound di gudang PT. XYZ menjadi lebih efisien, mengurangi waste yang ada, serta meningkatkan kinerja operasional secara keseluruhan dan mempertahankan Key Performance Indicator (KPI) perusahaan dengan lebih baik.
PENENTUAN ASISTEN LABORATORIUM TERBAIK DENGAN MENGGUNAKAN SIMPLE ADDICTIVE WEIGHTING (SAW) Fahmy Habib Hasanudin; Husni Amani; Amelia Kurniawati
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 5 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 5th, Jakarta 202
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini fokus pada optimasi pengurangan waste dalam proses inbound di gudang PT. XYZ. Waste yang terjadi dalam proses ini memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap efisiensi operasional serta menambah biaya operasional perusahaan. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah pemborosan waktu dalam penerimaan barang, yang dapat mengganggu kelancaran proses logistik secara keseluruhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengurangi waste yang ada pada aktivitas penerimaan barang di gudang tersebut. Untuk mencapai tujuan ini, metode Value Stream Mapping (VSM) digunakan sebagai alat untuk menggambarkan alur proses dan mendeteksi berbagai bentuk waste yang mungkin terjadi. Penelitian ini menggabungkan teknik kuantitatif dan kualitatif, menggunakan data numerik dan analisis statistik untuk mengukur variabel yang relevan serta mengeksplorasi hubungan antaranya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waste dapat diminimalkan secara efektif dengan mengoptimalkan komunikasi antara petugas lantai 1, petugas unloading, dan petugas gudang lantai 2. Penggunaan alat komunikasi seperti Handheld Transceiver (HT) terbukti sangat membantu dalam memperlancar alur informasi. Selain itu, peningkatan kerjasama antara staf gudang suku cadang dan staf gudang lantai 1 juga menunjukkan hasil yang positif. Dengan implementasi solusi yang diusulkan, diharapkan proses inbound di gudang PT. XYZ menjadi lebih efisien, mengurangi waste yang ada, serta meningkatkan kinerja operasional secara keseluruhan dan mempertahankan Key Performance Indicator (KPI) perusahaan dengan lebih baik.
PENGEMBANGAN KARIER PROFESIONAL PEREMPUAN DALAM RANTAI PASOKAN INDUSTRI FARMASI DI INDONESIA: PERAN DUKUNGAN ORGANISASI DAN MOTIVASI INTRINSIK Rinandita Wikansari
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 6 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 6th, Tangerang 2
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis faktor-faktor kunci yang memengaruhi kemajuan karier profesional perempuan dalam peran rantai pasokan di industri farmasi Indonesia. Fokus utama ditujukan pada Dukungan Organisasi yang Dirasakan (POS) dan Penentuan Nasib Sendiri (SD) sebagai prediktor utama. Menggunakan desain survei kuantitatif cross-sectional, data dikumpulkan dari 120 profesional perempuan yang terlibat dalam operasi rantai pasokan farmasi. Analisis data, yang mencakup korelasi Pearson dan regresi berganda, menunjukkan bahwa baik POS maupun SD memiliki hubungan positif dan signifikan dalam memprediksi kemajuan karier. Temuan krusial menggarisbawahi pentingnya lingkungan kerja yang suportif (POS), yang bahkan menunjukkan kontribusi yang lebih besar dibandingkan motivasi intrinsik (SD). Hasil ini menyiratkan bahwa, meskipun motivasi internal perempuan kuat, dukungan struktural yang aktif dan inklusif dari organisasi merupakan faktor determinan dalam mengatasi hambatan struktural di lingkungan industri yang didominasi laki-laki. Studi ini berkontribusi pada literatur gender dan modal manusia dalam manajemen rantai pasokan dan memberikan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti untuk kebijakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang bertujuan pada inklusivitas dan retensi bakat strategis. Kata kunci: kemajuan karier, profesional perempuan, rantai pasokan farmasi, dukungan organisasi, penentuan nasib sendiri
MEMBANGUN CO-STIMULATED INTERACTION QUALITY PADA LIVESTREAMING E-COMMERCE UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PENJUALAN Nalal Muna; Erlita Khrisinta Dewi; Muhammad Rizki Ardian S
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 6 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 6th, Tangerang 2
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era livestreaming shopping telah berkembang pesat dan menjadi salah satu strategi utama perusahaan dalam mempromosikan produk secara real time di platform e-commerce. Era ini ditandai dengan meningkatnya preferensi konsumen terhadap pengalaman belanja yang interaktif, autentik, dan imersif. Namun demikian, keberhasilan penjualan melalui livestream menghadapi sejumlah tantangan, terutama dalam menjaga kualitas interaksi antara penjual dan audiens. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya perusahaan dalam meningkatkan kinerja penjualan produk melalui livestreaming e-commerce. Penelitian kuantitatif ini melibatkan 203 perusahaan yang menggunakan fitur livestreaming dari berbagai sektor bisnis di Jabodetabek. Data dianalisis menggunakan structural equation model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan menjual berpengaruh signifikan terhadap co-stimulated interaction quality, sedangkan keterampilan linguistik tidak memiliki pengaruh yang berarti dalam membentuk co-stimulated interaction quality. Selain itu, co-stimulated interaction quality terbukti berpengaruh positif dalam meningkatkan kinerja penjualan. Temuan ini memberikan perluasan pada Service Dominant Logic yang berupaya menciptakan value co-creation melalui integrasi sumberdaya yang membutuhkan keterlibatan berbagai aktor mulai dari penjual, pembeli dan sistem operasi yang mampu menciptakan interaksi yang responsif, informatif, serta bersifat multisensori. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan strategis bagi perusahaan dalam merancang pendekatan penjualan berbasis livestream yang lebih efektif dan berdaya saing.. Kata kunci: ketrampilan menjual, ketrampilan linguistik, kualitas interaksi, kinerja penjualan, livestreaming
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PICK UP AND DELIVERY PADA JASA EKSPEDISI MENGGUNAKAN METODE USER CENTERED DESIGN Anisa Rahmawati; Aniza Nur Madyanti; Monanda Wandita Rini; Nessa Ananda; Rifanto
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 6 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 6th, Tangerang 2
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi pada era industri 4.0 mendorong perusahaan jasa ekspedisi untuk melakukan transformasi digital untuk meningkatkan kecepatan, efektivitas, dan efisiensi layanan logistik. CV Kamil Logistik merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang jasa ekspedisi belum memiliki sistem informasi untuk mendukung aktivitas pick up (penjemputan) dan delivery (pengiriman), sehingga proses pencatatan dan pemantauan mulai dari penjemputan sampai pengiriman barang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi pick up dan delivery berbasis web dengan menggunakan metode User Centered Design (UCD) agar sistem yang dibangun sesuai dengan kebutuhan pengguna. Sistem dikembangkan menggunakan bahasa pemprograman PHP dan database MySQL dengan fitur utama berupa pencatatan, penginputan, pembaruan, pemfilteran, penghapusan data pengiriman, pencarian data, serta pelacakan barang oleh customer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi yang dirancang dapat mendukung aktivitas pick up dan delivery secara lebih mudah dan terstruktur, meminimalkan potensi kesalahan saat pencatatan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja dan kepuasan pelanggan. Kata kunci: Jasa ekspedisi, sistem informasi, User Centered Design (UCD)
ANALISIS INTEGRASI RANTAI PASOK HALAL BERKELANJUTAN PADA SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN DI INDONESIA Aster Aryati Rakhmasari; Indrani Dharmayanti
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 6 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 6th, Tangerang 2
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep rantai pasokan halal yang berkelanjutan untuk produk pangan telah memperoleh perhatian signifikan dalam beberapa tahun terakhir, didorong oleh meningkatnya permintaan produk halal di kalangan konsumen Muslim dan non-Muslim baik dalam negeri maupun luar negeri. Namun demikian masih terdapat banyak kelemahan dan tantangan utamanya dalam pengembangan penerapan rantai pasok halal berkelanjutan yang terintegrasi. Penelitian ini bertujuan menghasilkan model konseptual pengembangan penerapan integrasi rantai pasok halal berkelanjutan pada sektor makanan dan minuman di Indonesia melalui analisis Kekuatan / Strengths, Kelemahan / Weaknesses, Peluang / Opportunities, Ancaman / Threats dan rumusan alternatif strategi pengembangan. Dengan menggunakan metode campuran model Embedded Design, metode analisis SWOT dari matriks IFE, EFE, IE, dan dilanjutkan dengan matriks QSPM diperoleh prioritas strategi pengembangan penerapan integrasi rantai pasok halal berkelanjutan pada sektor makanan dan minuman di Indonesia yaitu: 1) Pengembangan Ekosistem Halal-Green Supply Chain untuk Akselerasi Ekspor, 2) Implementasi Sistem digital Traceability (Blockchain) untuk Jaminan Integritas Halal, 3) Penguatan Rantai Pasok Hulu melalui Inovasi Bahan Baku Lokal & Pembiayaan Syariah, dan 4) Revitalisasi Infrastruktur Logistik Halal & Peningkatan Kompetensi SDM. Dari rumusan prioritas alternatif strategi pengembangan dapat digambarkan model konseptual pengembangan penerapan integrasi rantai pasok halal berkelanjutan pada sektor makanan dan minuman di Indonesia yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan dengan aktivitas kritis utama yang perlu diprioritaskan. Kata kunci: Integrasi rantai pasok halal berkelanjutan, Matriks QSPM, Metode analisis SWOT, Sektor makanan dan minuman.
Analisis Perbaikan Unit Warehouse Untuk Meminimasi Pemborosan dengan Waste Assessment Model Nina Marlina
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 6 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 6th, Tangerang 2
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen logistik memegang peranan penting dalam menjamin kelancaran distribusi barang dari titik asal hingga ke pelanggan akhir. Efektivitas proses logistik sangat memengaruhi tingkat kepuasan pelanggan yang pada akhirnya berdampak terhadap keberlangsungan dan daya saing perusahaan. PT Balina Agung Perkasa, sebagai perusahaan distribusi yang bekerja sama dengan berbagai mitra strategis seperti PT Danone Indonesia, PT Daesang Agung Indonesia, dan PT Garudafood, menghadapi tantangan dalam menjaga efisiensi operasional gudang serta memenuhi target service level. Permasalahan yang timbul, seperti pemborosan persediaan dan ketidakterpenuhan permintaan pelanggan, menjadi indikator adanya aktivitas non-value added dalam proses distribusi. Untuk itu, perusahaan perlu menerapkan pendekatan lean warehouse yang bertujuan meminimalkan pemborosan dan meningkatkan efisiensi proses. Penelitian ini menggunakan metode Value Stream Mapping (VSM) dan Process Activity Mapping (PAM) untuk memetakan proses aktual dan mengidentifikasi aktivitas yang tidak bernilai tambah. Selanjutnya, metode waste matrix untuk digunakan untuk menemukan nilai relasi antar aktivitas waste dan menemukan akar penyebab permasalahan dan merumuskan strategi perbaikan yang tepat. Dengan implementasi perbaikan yang dirancang, perusahaan diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi pemborosan, serta mencapai service level yang optimal guna meningkatkan kepuasan pelanggan dan memperkuat posisi di pasar yang kompetitif.