cover
Contact Name
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Contact Email
jurnalsosekpertanian@gmail.com
Phone
+6282339022479
Journal Mail Official
kjuswati@gmail.com
Editorial Address
Jalan Bypass Sering Desa Kerato Kecamatan Unter Iwes Kabupaten Sumbawa
Location
Kab. sumbawa,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Published by Universitas Samawa
ISSN : 28076176     EISSN : 28074033     DOI : https://doi.org/10.58406/jsep
Core Subject :
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian (Social Economic Journal) adalah jurnal yang dikelola dan diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Samawa, Sumbawa, diterbitkan setiap 6 bulan sekali dalam satu tahun yaitu pada bulan Januari dan Juni. Jurnal ini diterbitkan dengan maksud untuk mengembangkan dan menyebarluaskan hasil penelitian dibidang Agribisnis, Ekonomi pertanian, dan Kewirausahaan yang belum pernah di terbitkan dan tidak sedang dipertimbangkan untuk di terbitkan ditempat lain. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian (Social Economic Journal) adalah sarana publik ilmiah bagi akademisi dan peneliti, untuk menerbitkan karya ilmiah dalam bentuk hasil penelitian. Ruang lingkup Sosial Ekonomi Pertanian adalah ekonomi pertanian dan agribisnis secara luas.
Arjuna Subject : -
Articles 58 Documents
ANALISIS KEPUASAN PELAYANAN NASABAH KREASI DI PT. PEGADAIAN UPC BRANG REA KABUPATEN SUMBAWA BARAT Syahdi Mastar; Alia Wartiningsih; Aan Riansyah
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v4i1.1469

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kepuasan Pelayanan Nasabah Kreasi di PT. Pegadaian UPC Brang Rea Kabupaten mbawa Barat. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2023. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif. Metode pengambilan sampel dilakukan secara sensus dengan jumlah responden sebanyak 20 orang.Berdasarkan pada hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Peryataan dapat di simpulkan hasil penelitian menurut tanggapan responden atau nasabah mengenai aspek persyaratan dan penyelsean mencapai total skor 22,40 dengan katagori sangat puas, (2) Biaya tarif dapat dilihat dari hasil penelitian menurut tanggapan responden atau nasabah mengenai aspek biaya atau tarip mencapai total skor 21,05 dengan katagori sangat puas, (3) Prilaku plaksana dapat dilihat dari hasilpenelitian ini menurut tanggapan responden mengenai aspek prilaku plaksana mencapai total skor 23,15 dengan katagori sangat puas, Metode pengambilan sampel dilakukan secara sensus dengan jumlah responden sebanyak 20 orang.Berdasarkan pada hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Peryataan dapat di simpulkan hasil penelitian menurut tanggapan responden atau nasabah mengenai aspek persyaratan dan penyelsean mencapai total skor 22,40 dengan katagori sangat puas, (2) Biaya tarif dapat dilihat dari hasil penelitian menurut tanggapan responden atau nasabah mengenai aspek biaya atau tarip mencapai total skor 21,05 dengan katagori sangat puas, (3) Prilaku plaksana dapat dilihat dari hasilpenelitian ini menurut tanggapan responden mengenai aspek prilaku plaksana mencapai total skor 23,15 dengan katagori sangat puas.  
STRATEGI PENGEMBANGAN UPLAND BAWANG MERAH DI KABUPATEN SUMBAWA Muhammad Aries Zukhri Angkasa; Lukman Hakim; Karmi Safitri Demula
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v4i1.1472

Abstract

Tujuan dari penelitian yaitu Menyusun alternatif strategi pengembangan Upland bawang merah di Kabupaten Sumbawa. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive sampling), Responden dalam penelitian ini adalah ketua kelompok tani yang mendapatkan bantuan program Upland bawang merah, Manager Upland, On Granting Officer program Upland, Kabid Sarana prasarana Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa dan Dosen Fakultas Pertanian dengan jumlah sampel sebanyak 7 kelompok tani. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriftif kualitatif dengan menggunakan Analisis SWOT. Hasil dari penelitian menunjjukan strategi agresif S-O yaitu menggunakan strategi memanfaatkan peluang yang ada dengan menggunakan kekuatan yang dimiliki. Program Upland memiliki kekuatan dan peluang yang dapat di manfaatkan dengan maksimal untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan pendapatan petani.
BAURAN PEMASARAN USAHA TERASI UDANG ASLI DI KECAMATAN TARANO KABUPATEN SUMBAWA Nila Wijayanti; Muhammad Aries Zukhri Angkasa; Fitri Aningsih
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v4i1.1475

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganlisis bauran pemasaran usaha terasi udang asli kelompok UMKM di Desa Labuhan Bontong Kecamatan Tarano.Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Juli 2023 di Desa Labuhan Bontong Kecamatan Tarano.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif.Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden yang membeli terasi udang di kelompok UMKM yang diambil dengan menggunakan tehnik accidental sampling.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara atau kuesioner, dan dokumentasi.Adapun analisis data yang digunakan dalam penelitian adaah analisis kuantitatif.Hasil penelitian diketahui bauran pemasaran dilakukan usaha terasi udang asli kelompok UMKM pada produk yaitu memasarkan produk terasi udang dengan jenis kemasan BUKA (daun Lontar).Penetapan harga disesuaikan dengan pasaran dan juga ditawarkan sesuai dengan ukuran kemasan.Tempat atau lokasi sangat mudah terjangkau oleh konsumen. Promosi menggunakan media online dan ofline yang berupa promosi dari mulut kemulut dan pemasangan papan nama yang menarik perhatian konsumen. Tanggapan konsumen terhadap bauran pemasaran berdasarkan masing-masing aspek sebagai beriku: (1) aspek produk kategori baik, (2) aspek harga dengan kategori baik, (3) aspek tempat dengan kategori baik, (4) aspek promosi kategori baik dan dapat dikatakan bahwa bauran pemasaran yang diterapkan oleh usaha terasi udang asli kelompok UMKM sudah berjalan dengan baik.
IMPLEMENTASI PENGELOLAAN KREDIT SAHABAT (KRABAT) DALAM RANGKA MEWUJUDKAN PROGRAM DESA BEBAS RENTENIR (STUDI MULTI KASUS BUMDES BATONGO & BUMDES LKM SABEDO) Lukman Hakim; Jhon Kenedi
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v4i2.1679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan KreditSahabat (KRABAT) melalui program desa bebas rentenir di Kabupaten Sumbawa.Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, .Dengan jenis studi multi kasus (multi case study) dengan mengambil dua kelompokresponden yaitu BUMDes Batongo desa Plampang dan BUMDes LKM Sabedo DesaSabedo. Berdasarkan temuan konseptual dari kedua responden tersebut kemudiandilakukan analisis dengan melakukan komparasi dan pengembangan konseptual yangdihasilkan dari kedua responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sasaranpenerima Krabat pada BUMDes Batongo dan BUMDes LKM Sabedo merupakanpetani miskin yang terdata pada Basis Data Terpadu yang dikeluarkan oleh TNP2Kdan hasil musyawarah desa. Jumlah penerima Krabat dari Basis Data Terpadu lebihbanyak yang disasar oleh BUMDes Batongo bila dibandingkan dengan BUMDes LKMSabedo. Pencairan Krabat pada BUMDes Batongo dilakukan sesuai denganpermohonan petani miskin, tidak dilakukan penjadawalan khusus sebagaimana padaBUMDes LKM Sabedo dilakukan sampai enam tahapan. Meski demikian LKMSabaedo menetapkan agunan pinjaman di atas RP. 2.000.000 (Dua Juta Rupiah)menggunakan sertifikat sementara BUMDes Batongo menggunakan menggunakanSPPT. Pengembalian kredit pada BUMDes Batongo diberikan oleh petani miskinsebelum jatuh tempo. Sementara pada BUMDes LKM Sabedo masih dilakukanpencairan pada bulan tersebut. Akan tetapi pada dua BUMDes tersebut menunjukkanpengembalian Krabat 100 persen. Pengembangan Krabat pada BUMDes Batongotelah dilakukan melalui penyertaan modal dari biaya provisi, administrasi dan collectingyang dibayarkan oleh petani senilai 8 persen. Sedangkan pada BUMDes LKM Sabedobelum dilakukan pengembangan kredit.
ANALISIS RISIKO PADA USAHA TERNAK AYAM BROILER DI KECAMATAN TALIWANG KABUPATEN SUMBAWA BARAT Nila Wijayanti; Syahdi Mastar; Alia Wartiningsih; Muhammad Aries Zukhri Angkasa; Jihat Akbar
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v4i2.1680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko yang terjadi pada usaha ternak ayam broiler di Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat dan penanggulangannya. Penelitaian ini telah dilaksanakan pada bulan Agustus tahun 2023 dilakukan dengan menggunakan metode deskriftif kualitatif dengan jumlah responden sebanyak 8 peternak. Teknik pengumpulan data yaitu dengan observasi, wawancara mendalam dengan salah satu peternak yaitu Bapak Ibrahim, dokumentasi dan koesioner. Hasil dari analisis ini didapatkan 16 risiko yaitu 10 risiko dari peroses budidaya dan 6 risiko dari penjualan, adapun penanggulangannya terdapat 22 penanggulangan dari risiko budidaya dan 13 penanggulangan dari risiko penjualan. Pada peroses budidaya terdapat 4 faktor yang menghasilkan risiko yaitu lahan memilik 2 risiko dengan 4 penanggulangan, kandang memiliki 2 risiko dengan 5 penanggulangan, peralatan memiliki 2 Risiko dengan 6 penanggulangan dan yang terakhir DOC memiliki 4 Risiko dengan 7 penanggulangan. Untuk proses penjualan terdapat 3 faktor yang menghasilkan risiko yaitu fluktuasi harga memiliki 3 risiko dengan 7 penanggulangan, lingkungan sosial memiliki 2 risiko dengan 3 penanggulangan dan yang terakhir nonteknis memiliki 1 risiko dengan 3 penanggulangan. Kesiapan peternak dalam penanggulangan risiko sangatlah besar, hal ini dapat dilihat dari jumlah penanggulangan yang lebih banyak dari pada risiko yang ada.
ANALISIS MANAJEMEN PRODUKSI BENIH PADI BERSERTIFIKAT PADA BBI PERTANIAN UPB UTAN KABUPATEN SUMBAWA Yadi Hartono; Siti Nurwahidah; Lukman Hakim; Syahdi Mastar; Annas Annas
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v4i2.1681

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, proses dan pengawasan produksi benih padi bersertifikat pada BBI Pertanian UPB Utan. Tujuan penelitian dijawab dengan pendekatan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan sebagai salah satu fungsi manajemen telah dijalankan oleh BBI Pertanian UPB Utan dalam kegiatan produksi benih sertifikat. Hal ini ditandai dengan tersedianya dokumen perencanaan produksi yang dinamai Rencana kerja dan Anggaran Biaya (RKAB). RKAB memuat hal-hal diantaranya: target produksi dan luas lahan tanam, jadwal semai dan tanam; jadwal pemeriksaan tanam; (c). jumlah/target produksi dan mekanisme penyaluran benih ke pasar/petani, dan lain-lain. BBI Pertanian UPB Utan juga telah menjalankan manajemen produksi yang mencakup penetapan rancangan sistem produksi serta pengoperasian dan pengendalian sistem produksi. Hal ini dilihat dari mekanisme pengambilan keputusan yang berhubungan dengan proses produksi. Dalam hal produksi benih BBI Pertanian UPB Utan selalu mengacu pada SOP produksi benih bersertifikat dimulai dari: pengadaan benih sumber, penyiapan lahan lahan/areal penangkarang hingga pengemasan dan pemasangan label. Terakhir, BBI Pertanian Utan juga telah menjalankan ke 4 fungsi pengawasan, yaitu fungsi Routing, fungsi Loading dan Scheduling dan fungsi Dispatching dan fungsi Follow-up. Hal ini tercermin dari mekanisme pengawasan yang melibatkan pihak luar yakni BPSB dan pengawasan dilakukan secara sistematis mulai dari fase sebelum tanam sampai pelabelan benih. Pengawasan juga dilakukan pengaturan muatan pekerjaan baik pada pengawasan lapangan maupun pengawasan laboratorium.
PERILAKU KONSUMEN DALAM PEMBELIAN AYAM GEPREK JUNIOR DI CABANG KEBAYAN KECAMATAN SUMBAWA Muhammd Aries Zukhri Angkasa; Alia Wartiningsih; Lukman Hakim; Yadi Hartono; Yudha Zulti Saputra
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v4i2.1683

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tahap pengambilan keputusan terhadap pembelian Ayam Geprek Junior di Cabang Kebayan. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja (Purposive sampling) yaitu dengan pertimbangan bahwa ayam geprek junior cabang kebayan adalah salah satu ayam geprek yang berlokasi sangat strategis sehingga banyak konsumen yang berminat dan cabang yang pertama kali berdiri di Kecamatan Sumbawa. Responden dalam penelitian ini adalah konsumen yang membeli ayam geprek junior di cabang kebayan, jumlah responden pada penelitian ini sebanyak 30 responden. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian Perilaku Konsumen Dalam Pembelian Ayam Geprek Junior di Cabang Kebayan Kecamatan Sumbawa diperoleh kesimpulan bahwa masing-masing tahap terdiri dari 3 indikator dimulai dari 1). Pengenalan Masalah dengan persentase tertinggi pada indikator pertama tempat yang nyaman dan bersih, indikator kedua tergantung keinginan dan indikator ketiga tergantung kemauan. 2).Pencarian Informasi dengan persentase tertinggi pada indikator pertama media sosial, indikator kedua lewat media sosial dan indikator ketiga Instagram. 3). Evaluasi Alternatif dengan persentase tertinggi pada indikator pertama jarak toko dan tempat tinggal, indikator kedua ayam geprek lain dan indikator ketiga cari tempat lain. 4). Keputusan Pembelian dengan persentase tertinggi pada indikator pertama diri sendiri, indikator kedua jarak dan indikator ketiga karena dekat. 5). Perilku Pasca Pembelian dengan persentase indikator pertama tidak menentu, indikator kedua rasa sambal yang enak dan indikator ketiga biasa saja. Hal ini dapat mempengaruhi perilaku konsumen dalam pembelian Ayam Geprek Junior Cabang Kebayan.
PERAN PENYULUH PERTANIAN DALAM PENGEMBANGAN KELOMPOK TANI DI DESA LESENG KECAMATAN MOYO HULU KABUPATEN SUMBAWA Siti Nurwahidah; Yadi Hartono; Alia Wartiningsih; Nila Wijayanti; Ratna Gumanti
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v4i2.1684

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui peran penyuluh pertanian dalam pengembangan kelompok tani di Desa Leseng Kecamatan Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive sampling). Responden dalam penelitian ini berasal dari ketua, sekretaris, dan tiga orang anggota dari kelompok tani. Kelompok tani yang menjadi sampel penelitian yaitu 10 kelompok tani dengan 5 kelompok tani merupakan kelas lanjut dan 5 kelompok tani kelas pemula. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji validitas, skala likert, dan uji korelasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat peran Penyuluh Pertanian Lapangan dalam upaya pengembangan Kelompok Tani di Desa Leseng Kecamatan Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa tergolong tinggi dengan nilai 75,136%. Persentase peran penyuluh sebagai Fasilitator 74,88%, Inovator 74,40%, Motivator 74,24%, Dinamisator 75,36%, dan Edukator 74,08%. Hal ini menunjukkan bahwa Penyuluh Pertanian di Desa Leseng Kecamatan Moyo Hulu berperan dengan baik dan menghasilkan persentase dengan kategori Tinggi. Hasil uji korelasi Peran Penyuluh (X) dalam Pengembangan Kelompok Tani (Y) menghasilkan hubungan yang cukup, kuat, dan signifikan.
ANALISIS TATA NIAGA DAN STRUKTUR PASAR USAHA GARAM RAKYAT DI DESA LABUHAN BONTONG KECAMATAN TARANO Yadi Hartono; Nila Wijayanti; Syahdi Mastar; Muhammad Aries Zukhri Angkasa; Riski Andira
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v5i1.1853

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan analisis tata niaga, struktur pasar serta perilaku pasar dan efisiensi Usaha Garam Rakyat di Desa Labuhan Bontong Kecamatan Tarano. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja yaitu dengan pertimbangan bahwa Desa Labuhan Bontong merupakan daerah penghasil garam rakyat terbesar di Kabupaten Sumbawa. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif dimana jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 18 petani garam 8 pengecer garam. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Data dikumpulkan dengan observasi lapangan dan melalui wawncara. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data deskriptif kualitatif dan analisis data deskriptif kuantitatif Berdasarkan penelusuran dilapangan memperlihatkan bahwa pada proses penyaluran garam terdapat 2 saluran yaitu sebagai berikut: 1) Petani - Pedagang Pengecer - Konsumen 2) Petani- Konsumen. Struktur pasar dan perilaku usaha garam rakyat di Desa Labuhan Bontong Kecamatan Tarano yaitu 1.) Struktur pasar pada komoditas garam cukup terkonsentrasi pada satu pengecer sehingga struktur pasar berbentuk monopolistik (CR4) karena >80%, 2) Perilaku pasar pada sistem penentuan harga ditetapkan oleh pengecer ataupun konsumen dan bersifat stabil di segala musim Selanjutnya efisiensi tataniaga garam terjadi pada saluran 2 dimana konsumen membeli secara langsung ke petani garam
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN VARIETAS JAGUNG HIBRIDA DI DESA POTO KECAMATAN MOYO HILIR Siti Nurwahidah; Syahdi Mastar; Muhammad Aries Zukhri Angkasa; Alia Wartiningsih; Fifi Tri Tarini
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v5i1.1854

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja faktor yang mempengaruhi penggunaan varietas benih jagung hibrida di Desa Poto Kecamatan Moyo Hilir. Pemelihan Lokasi dilakukan secara sengaja (Purposive sampling) yaitu dengan pertimbangan bahwa Desa Poto merupakan salah satu Desa yang mayoritas penduduknya bermatapencaharian sebagai petani dan memiliki luas lahan pertanian yang cukup besar yaitu seluas 770 Ha. Responden dalam penelitian ini adalah Masyarakat Desa Poto yang merupakan petani jagung hibrida, jumlah responden dalam penelitian ini yaitu sebanyak 40 orang responden. Metode analisis Regresi linier berganda. Hasil perhitungan regresi yaitu Y = -1,586 + 0,018X1 + -0,762X2 + 0,000X3 + 0,031X4. Berdasarkan uji simultan diperoleh nilai F hitung sebesar 39,286. Dengan demikian dapat dijelaskan bahwa nilai F hitung > F tabel sebesar 39,286 > 2,641, sehingga dapat dinyatakan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti variabel harga benih, luas lahan, pengalaman dan pendapatan” secara bersama-sama berpengaruh terhadap  penggunaan varietas benih. Hasil analisis koefisien determinasi (R2) menggunakan SPSS 16, diperoleh nilai R (koefisien determinasi) sebesar 0,797  yang artinya 79,7% penggunaan varietas benih (Y) dipengaruhi oleh harga benih, luas lahan, pengalaman dan pendapatan, sedangkan sisanya 20,3% dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak terdapat dalam penelitian. Hasil perhitungan secara parsial variabel harga benih  (X1) berpengaruh secara signifikan terhadap penggunaan varietas benih hibrida (Y), sedangkan variabel luas lahan, pengalaman usahatani dan pendapatan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap varietas benih (Y)