cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani
  • jurnal-pendidikan-jasmani
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,082 Documents
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN TUTOR SEBAYA TERHADAP HASIL BELAJAR DRIBBLE BOLA BASKET (STUDI PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 PRAMBON SIDOARJO) FEBRIANTO, ADITYA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 2, No 3 (2014): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan jasmani merupakan suatu proses seseorang sebagai individu ataupun anggota masyarakat yang dilakukan secara sadar dan sistematik, melalui berbagai kegiatan dalam rangka memperoleh kemampuan dan ketrampilan jasmani, pertumbuhan, kecerdasan, dan pembentukan watak atau karakter. Dalam pembelajaran pendidikan jasmani, berhasil tidaknya pembelajaran ditentukan oleh peran guru sebagai pendidik yang berarti meneruskan dan mengembangkan keterampilan gerak pada peserta didik, sehingga proses pembelajaran pendididkan jasmani dapat berjalan dengan baik. Banyak metode pembelajaran yang digunakan agar dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menguasai gerak dasar dribble. Akan tetapi dalam kenyataan dan praktik di lapangan masih terdapat banyak siswa yang masih belum paham akan materi yang di sampaikan oleh guru. Untuk itu di perlukan sebuah metode pembelajaran lain yang di rancang dengan menggunakan kemampuan teman sebaya pada siswa kelas VII  SMP Negeri 1 Prambon Sidoarjo. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui apakah ada pengaruh metode pembelajaran tutor sebaya mampu meningkatkan hasil belajar siswa. 2) Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh metode pembelajaran tutor sebaya terhadap hasil belajar dribble bola basket kelas VII SMP Negeri 1 Prambon ini, dengan jumlah sampel 32 siswa yang terdiri dari 16 siswa kelompok eksperimen (tutor sebaya) dan 16 siswa kelompok kontrol. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan metode tutor sebaya terhadap hasil belajar dribble bola basket yang dibuktikan dari nilai thitung 6,34 > ttabel 2,056 dengan taraf signifikan 0,05. Sedangkan besar pengaruhnya diketahui sebesar  17,01%. Kata Kunci: Metode tutor sebaya, hasil belajar, dribble bola basket Abstract Physical education is one of someone’s process as a person or society grup with consciously and systematic, through any activities to get ability and skill of physical, growth, intelligence, and built character. In physical education learning, would say it’s working or not, can be decided from teacher’s role as a educator which means developing move skill to students, until physical education learning process can be work. Many learning method which used to increasing student’s ability to control dribble based move. But in fact, practically in field, there are many students who don’t understood yet about sub-subject who gave by teacher. For that reason, would needed to be another learning method which created using peer tutor’s ability in student class VII SMP Negeri 1 Prambon  Sidoarjo. This research has purpose, 1) To know whether there is effect of peer tutor learning method can be increasing student’s learning result. 2) To see how big effect of peer tutor learning method to basket ball dribble learning result in class VII SMP Negeri 1 Prambon, with amount of samples 32 students, consist of 16 student in experiment group (peer tutor) and 16 students in control group. Based on research has done, can take a conclusion that there is significant effect of peer tutor to basket ball dribble learning result, which proven by value thitung 6,34 > ttabel 2,056 with significant degree 0,05. Whereas, amount of effect level 17,01%. Keywords: Peer tutor method, learning result, Basket ball dribble.
PENERAPAN MODIFIKASI BOLA PLASTIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN HASIL BELAJAR PASSING BAWAH BOLAVOLI (STUDI PADA SISWA KELAS X SMK PGRI 1 JOMBANG) CAHY RAMAD W, ANDIKA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 2, No 3 (2014): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan merupakan satu-satunya pembelajaran yang bertujuan untuk meningkatkan aktivitas gerak peserta didik, disamping memberikan ilmu pengetahuan dan pengembangan kepribadian peserta didik. Pembelajaran penjasorkes merupakan pembelajaran yang sangat komples karena mempunyai 3 aspek kompetensi yang harus dicapai yaitu: aspek kompetensi psikomotor, aspek kompetensi koknitif dan aspek kompetensi afektif. Begitu banyaknya kompetensi yang harus dicapai, terkadang guru tidak mampu mengarahkan peserta didiknya untuk mencapai kompetensi tersebut, guru juga sering memberikan pembelajaran dengan menggunakan metode atau model pembelajaran yang tidak sesuai. Guru mempunyai peran dan tugas yang tidak mudah untuk dilaksanakan, diantaranya guru harus berperan sebagai inisiator, fasilitator, motivator, informator dan lain-lain. Dalam perannya sebagai inisiator, guru harus dapat menjadi pencetus ide-ide kemajuan dalam pendidikan dan pengajaran. Guru diharapkan mampu menemukan ide-ide kreatifnya untuk merancang, menetukan, dan melaksanakan pembelajaran sebaik mungkin sesuai dengan karakter peserta didik dan tujuan yang ingin dicapai. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui apakah ada peningkatan kemampuan passing bawah bolavoli pada siswa kelas X di SMK PGRI 1 Jombang tahun pelajaran 2013/2014 melalui modifikasi  dengan menggunakan bola plastik. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas X SMK PGRI I Jombang dengan jumlah sampel sebanyak 41 siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan pengambilan data secara kuantitatif, yaitu penelitian yang dilakukan untuk mengetahui modifikasi bola plastik untuk meningkatkan hasil belajar passing bawah bolavoli. Hasil penelitian penerapan modifikasi bola plastik ternyata dapat meningkatkan rata-rata kemampuan passing bawah siswa X SMK PGRI I Jombang sebesar 48,24%. Hasil uji t (dependent sample t test) menyatakan bahwa nilai thitung 9,257 > nilai ttabel 2,021, artinya peranan modifikasi bola plastik berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar passing bawah bolavoli siswa kelas X SMK PGRI I Jombang. Kata Kunci: Modifikasi, Bola Plastik, Hasil Belajar, Passing Bawah, Bolavoli. Abstract Learning physical education, sport, and health is the only study that aims to improve learners motion activity, in addition to providing knowledge and personality development of the students. Learning olaraga health and physical education recreation complexes are learning so as to have 3 aspects of competency to be achieved, namely: competence psychomotor aspects, aspects koknitif competence and affective aspects of competence. So many competencies that must be achieved, sometimes teachers are not able to direct learners to achieve these outcomes, teachers also often provide learning using learning methods or models that do not fit . Teachers have a role and a task that is not easy to be implemented, including the teacher should act as an initiator, facilitator, motivator, Informator and others. In his role as an initiator, a teacher must be able to be the originator of the ideas of progress in education and teaching. Teachers are expected to find creative ideas to design, determine, and implement learning as possible in accordance with the character of the students and the objectives to be achieved. The aim in this study to determine whether there is an increase in the ability of passing down volleyball in Grade Vocational High School X PGRI I Jombang academic year 2013/2014 through the modification of using plastic balls. The target of this research is a Grade Vocational High School X PGRI I Jombang with a total sample of 41 students. This research is an experimental study with quantitative data collection, the research conducted to determine the modification of plastic balls to improve learning outcomes passing under volleyball. Modification of the application of research results turned out to be a plastic ball can improve the average ability of students passing under Vocational High School X PGRI I Jombang by 48.24%. The results of t-test (dependent samples t test) states that the value of thitung 9,257 > value ttabel 2,021, means the role of modification plastic ball and a significant positive effect on learning outcomes of students passing under volleyball Vocational High School PGRI I Jombang. Keywords: Modification, Plastic Ball, Learning Outcomes, Passing Down, Volleyball
PENGARUH LOMBA KOMPETENSI SISWA (LKS) TERHADAP MOTIVASI SISWA DALAM MENGIKUTI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER BOLA BASKET SMKN 1 JOMBANG HARI KRISTIAN, ANTOK
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 2, No 3 (2014): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Untuk siswa – siswi yang ingin berprestasi dalam bidang keterampilan dan beradu kompetensi salah satu cara Departemen Pendidikan Nasional adalah diadakannya Lomba Kompetensi Siswa (LKS) yang di dalamnya juga terdapat kompetisi bola basket antar pelajar khususnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh LKS terhadap motivasi siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuker bola basket di sekolah. Sasaran penelitian ini adalah semua siswi yang ikut kegiatan ekstrakurikuler bola basket di SMKN 1 Jombang. Dengan jumlah peserta dalam ekstrakurikuler yang ada sejumlah 20 siswa. Untuk menguji pengaruh LKS terhadap motivasi siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bola basket SMKN 1 Jombang, maka perhitungan dilakukan dengan menggunakan program SPSS, dan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh antara Lomba Kompetensi Siswa (LKS) (X) sebesar 88,1% terhadap motivasi siswa, sedangkan sisanya 11,9% dipengaruhi oleh variabel lain di luar variabel yang digunakan dalam penelitian ini. Berdasarkan uji t yang telah dilakukan menunjukkan bahwa Lomba Kompetensi Siswa (LKS) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap motivasi siswa. Kata Kunci: Lomba Kompetensi Siswa (LKS) dan Motivasi Siswa Abstract For students who want to get the achievement in the field of skills and to compete through competencies, there is one way from National Education Department  by holding  “ STUDENT COMPETENCE COMPETITION ” in which there is also a basketbal competition among students especially in Vocational School (SMK). This study aims to find out the effect of  Students Competence Competition for student motivation in following the basketball extracurricular activities in school. The Objectives of this study are all students who participate in basketball extracurricular activities  at  SMK  1 Jombang.There are 20 participants in the basketball extracurricular activities. Therefore, to examine the effect of Students Competence Competition on the  students motivation in  following basketball extracurricular activities at SMK 1 Jombang, the calculations performed using the SPSS program, and data analysis techniques used are simple linear regression analysis. Based on the research that has been done can be seen that there are effects between Students Competence Competition (X) equal to 88.1% to the students' motivation, while the remaining 11.9% is influenced by other variables beyond the variables used in this study. Based on t  tests have shown that Students Competence  Competition  has a significant influence on student motivation. Keywords: Student Competence Competition and Student Motivation
PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG DAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TERHADAP HASIL BELAJAR BOUNCE PASS PADA PERMAINAN BOLA BASKET (STUDI PADA SISWA SMPN 1 KESAMBEN  KAB. JOMBANG KELAS VIII) TRI SETYONO, DEDIK
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 2, No 3 (2014): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pembelajaran langsung adalah salah satu pendekatan pembelajaran yang dirancang khusus untuk menunjang proses belajar siswa yang berkaitan dengan pengetahuan deklaratif dan pengetahuan prosedural yang terstruktur dengan baik yang dapat diajarkan dengan pola kegiatan yang bertahap. Pembelajaran kooperatif mengalakkan siswa berinteraktif secara aktif dan positif dalam kelompok. Ini membolehkan pertukaran ide dan pemeriksaan ide sendiri dalam suasana tidak terancam, dengan demikian pendidik hendaknya mampu mengkondisikan dan memberikan dorongan untuk dapat mengoptimalkan dan membangkitkan potensi siswa. Jenis penelitaan yang digunakan adalah penelitian dengan pendekatan kuantitatif yang menekankan analisisnya pada data-data numerical (angka). Desain peneliitian yang digunakan adalah One Group pretest-posttest design. Dalam desain ini tidak ada kelompok kontrol, dan subyek tidak ditempatkan secara acak. Dari hasil penelitian yang sudah didapatkan, pembahasan disini membahas penguraian hasil penelitian tentang pemberian perlakuan tentang model pembelajaran langsung dan model pembelajaran kooperatif. Berdasarkan hasil olah data dari hasil penelitian dijelaskan bahwa kedua model pembelajaran yang diterapkan memberikan dampak terhadap peserta didik namun pembelajaran kooperatif memberikan dampak yang lebih baik yaitu sebesar 39,90 % disbanding dengan model pembelajaran langsung yang memberikan pengaruh sebesar 33,73 % terhadap hasil belajar bounce pass permainan bola basket pada siswa kelas VIII SMP N 1 Kesamben. Kata Kunci: bounce pass, model pembelajaran langsung, model pembelajaran kooperatif, hasil belajar Abstract Direct learning is one approach that has been designed specifically to support students' learning processes related to declarative knowledge and procedural knowledge are structured to teach the pattern of activity gradually. Cooperative learning students interact actively and positively in the group. It allows the exchange of ideas and examination of his own ideas in the atmosphere is not threatened, so educators should be able to condition and give a boost to be able to optimize and generate potential students. Researcher type used is quantitative research approach that emphasizes the analysis of numerical of data. Researcher design used was one group pretest-posttest design. In this design there is no control group, and the subjects are not placed at random. From the research that has been established, the discussion here discuss the decomposition results of the study on the implementation of this model of direct instruction and cooperative learning model. Based on the results if the data from the study explained that the two models applied learning impact on learners but cooperative learning provide a better impact in the amount of 39.90% compared with the direct learning model which gives the effect of 33.73% against the learning outcomes bounce pass a basketball game in the eighth grade in junior high school students N Kesamben. Keywords: bounce pass motion, direct instructional model, a model of cooperative learning, learning outcomes
PERBANDINGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI ANTARA SISWA YANG MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER FUTSAL DENGAN EKSTRAKURIKULER BOLA BASKET DI SMP NEGERI 2 CERME GRESIK AQUARISTA, FENTA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 2, No 3 (2014): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Cerme terdapat ekstrakurikuler diantaranya ekstrakurikuler futsal dan bolabasket. Ekstrakurikuler futsal dan bolabasket memiliki banyak persamaan diantaranya dalam peraturan permainan, teknik, serta taktik, juga memiliki kesamaan dalam segi permainan terdiri dari dua team yang sama-sama saling menyerang dan mencetak point, program latihannya juga relatif sama. Dari persamaan permainan dan peraturan main olahraga futsal dan bolabasket maka perlu kiranya untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal dan ekstrakurikuler bolabasket. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tingkat kebugaran jasmani antara siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal dengan ekstrakurikuler bolabasket di SMP Negeri 2 Cerme Gresik dan untuk mengetahui mana yang lebih baik tingkat kebugaran jasmani antara siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal dengan ekstrakurikuler bolabasket di SMP Negeri 2 Cerme Gresik. Metode yang digunakan untuk penelitian kebugaran jasmani ini adalah dengan desain komparatif. Instrumen yang digunakan adalah TKJI. Berdasarkan hasil analisis data penelitian kebugaran ekstrakurikuler futsal dengan jumlah siswa 20, nilai rata-rata (M) yaitu 17,75 dan nilai minimum 15 dan maximum 19. Sedangkan untuk ekstrakurikuler bolabasket dengan jumlah siswa 20, nilai rata-rata (M) nilai yaitu 16,7 dan nilai minimum 10 dan maximum 22. Dari hasil uji t menunjukkan bahwa nilai signifikan (0,133) lebih besar dari nilai alpha (5%) atau 0,05. Sehingga dengan demikian Ha diterima dan Ho ditolak. Jadi tidak terdapat perbedaan yang signifikan tingkat kebugaran jasmani antara siswa ekstrakurikuler futsal dengan ekstrakurikuler bolabasket. Hal ini menunjukkan bahwa siswa ekstrakurikuler futsal memiliki tingkat kebugaran jasmani yang relatif sama dengan siswa ekstrakurikuler bolabasket dengan kategori sedang. Kata Kunci : Kebugaran Jasmani, Ekstrakurikuler. Abstract The first secondary school in the country there are two extracurricular extracurricular Cerme futsal and was. Extracurricular futsal and was has a lot of similarities between the game rules, techniques, and tactics, also have similarities in terms of the game consists of two teams who are both each other and scored a point, training programs are also relatively common. From the equation of game and rules of play futsal sport and it was then necessary to know the student's physical fitness level which followed and was playing futsal extracurricular. For research is to know the difference between physical fitness levels of students who follow the futsal with extracurricular activities extracurricular activities was in junior high Country 2 Cerme Gresik and to find out which is better physical fitness levels among students who attended extracurricular futsal with extracurricular activities was in junior high Country 2 Cerme Gresik. The methods used for physical fitness research is comparative. Research with instrument TKJI. Based on the result analysis of data research fitness extracurricular futsal with 20, the number of students its average value (M), namely 17,75 and value of minimum 15 and maximum 19. Meanwhile, the basketball extracurricular students, with 20 average value of (M), the value of which is 16.7 10 and maximum and minimum value of 22. The result of the test t show that the value of significant ( 0,133 ) is smaller than the value of alpha ( 5 % ) or 0.05. In order that ha accepted and ho rejected. So there was no significant difference between the level of physical fitness among students was playing futsal with extracurricular activities. This shows that students extracurricular futsal has the same physical fitness level with students with moderate categori was extracurricular. Keywords             : Physical Fitness, Extracurricular.
PENGARUH PEMBERIAN PERMAINAN KECIL DALAM PEMANASAN TERHADAP MINAT SISWA DALAM  PEMBELAJARAN BOLABASKET (STUDI PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 BABADAN, PONOROGO) FINALOSA, FIKI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 2, No 3 (2014): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Belajar dan mengajar merupakan dua konsep yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Belajar merujuk pada apa yang harus dilakukan seseorang sebagai subyek yang menerima pelajaran, sedangkan mengajar merujuk pada apa yang harus dilakukan guru sebagai pengajar. Pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan adalah mata pelajaran yang dilakukan melalui aktivitas jasmani yang bertujuan untuk mengembangkan aspek kesehatan, kebugaran jasmani, keterampilan berfikir kritis, stabilitas emosional, ketrampilan sosial, penalaran dan tindakan moral melalui kegiatan aktivitas jasmani lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan besarnya pemberian permainan kecil dalam pemanasan terhadap minat siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Babadan Ponorogo. Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Babadan Ponorogo sebanyak 20 siswa. Istrument penelitian ini berupa angket dengan pengambilan data dengan cara pre-test dan post-test. Hasil penelitian yang didapat adalah terdapat pengaruh pemberian permainan kecil dalam pemanasan terhadap minat siswa dalam pembelajaran bolabasket siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Babadan Ponorogo. Hal ini ditunjukkan dari perhitungan uji-t bahwa nilai thitung (2,246) > ttabel (2,021) dengan menggunakan taraf signifikan 5% dan besar pengaruh pemberian permainan kecil dalam pemanasan terhadap minat siswa dalam pembelajaran bolabasket siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Babadan Ponorogo yaitu sebesar 5,12%. Kata Kunci: Permainan Kecil, Pemanasan, Minat, Bolabasket. Abstract Learning and teaching are two concepts that can not be separated from one another. Learning refers to what one must do as the subjects who received the lesson, while teaching refers to teachers what to do as a teacher. Physical education and health is exercise subjects performed through physical activities that aim to develop aspects of warming up, physical fitness, critical thinking skills, emotional stability, social skills, reasoning and moral action through other physical activity. The purpose of this study was to determine the effect and magnitude of warming giving traditional game in the eighth grade junior high school students' interest in the country 2 Babadan Ponorogo. This type of research is experimental. The samples in this study were junior high school students of class VIII 2 Babadan Ponorogo as many as 20 students. Istrument this study a questionnaire to collect data by means of pre-test and post-test. Obtained research results are contained in the effect of warming up a small game against the student's interest in learning basketball eighth-grade students of Junior High School 2 Babadan Ponorogo. It is shown from the calculation of the t-test that the value of t (2.246) > t table (2.021) using a significance level of 5% and greater the effect of small game in the warming up of the students' interest in learning basketball eighth grade junior high school students 2 Babadan Ponorogo namely amounted to 5.12%. Keywords: Traditional Game, Warming up, Interests, Basketball
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA TALI TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK (STUDI PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 4 MADIUN) AGUSTIN W, LINDA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 2, No 3 (2014): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Guru sebagai penyelenggara pendidikan sekaligus motivator utama dalam proses pembelajaran mempunyai peranan yang sangat penting dalam rangka pencapaian tujuan pendidikan, disamping itu kualitas guru cenderung berpengaruh terhadap kualitas siswa. Suatu kegiatan belajar mengajar akan cenderung lebih baik bila ditunjang oleh kemampuan guru dalam menciptakan suatu interaksi yang dinamis yang mengacu pada pencapaian instruksional khusus merupakan salah satu kriteria keberhasilan dalam proses pembelajaran. Guru dalam proses pembelajaran harus mampu merencanakan, menetapkan tujuan, mempersiapkan materi, memilih metode dan alat bantu yang tepat dalam proses pembelajaran ini dikarenakan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan sesuai dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar. Hasil belajar lompat jauh gaya jongkok dapat ditinjau melalui kognitif, afektif, dan psikomotor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media tali terhadap peningkatan motivasi dan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas VII-I SMP Negeri 4 Madiun yang berjumlah 30 siswa. Dari hasil penelitian secara umum dapat disimpulkan bahwa selama pemberian 2 perlakuan terdapat pengaruh yang signifikan nilai penggunaan media tali terhadap peningkatan motivasi dan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok yang dibuktikan dengan hasil t hitung > t tabel (14,926 > 1,699) dari ketiga komponen hasil belajar yang digunakan pada saat pretest dan posttest yaitu kognitif, afektif,dan psikomotor dengan peningkatan hasil belajar sebesar 35,29%. Kata kunci : Media tali, motivasi, hasil belajar lompat jauh gaya jongkok. Abstract Teacher as an education implementer also as the main motivator in learning process have very important role in the efforf of education purpose achievement, also teacher’s quality have important effect to student’s quality. A learning activity will be better if supported by teacher’s ability in creating dynamic interaction which towards to special instructional achievement is one of the success criteria on learning process. Teacher on learning process must be able to plan, set the purpose, prepare the material, choosing right method and tool aid in this learning process in order to achieve expected learning objectives that suitable with standarts competence and basic competences. Squat long jump learning results can be viewed by cognitive, affective, and psychomotor aspects. This research aim is to find out the effect of rope media application to squat long jump’s  motivation and learning results. This is a apparent experiment research with descriptive quantitative approach. The research subject are students of class VII-I in 4th Madiun State Junior High School that amounted of 30 students. From the generally research result it can be conclude that during 2 treatments giving there is significant effect of rope media application to squat long jump’s motivation and learning results which evidenced from the results of tcount> ttable (14.926>1.699) from the third learning components that applied during pretest and posttest that is cognitive, affective, and psychomotor with 35,29% learning result increase.  Keywords : Rope media, motivation, squat long jump’s learning result.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK MELALUI PENDEKATAN METODE TEAMS GAMES TOURNAMENTS (TGT) PADA SISWA KELAS V SDN KEBRAON I SURABAYA AFRONI, MOH
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 2, No 3 (2014): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Gerakan motorik dasar meliputi lari, jalan, lompat, dan lempar, dan semua itu terdapat dalam olahraga atletik. Nomor-nomor lompat dalam atletik meliputi lompat jauh, lompat jangkit, lompat tinggi, dan lompat tinggi galah. Tujuan melakukan lompatan adalah memindahkan jarak horizontal titik berat badan pelompat sejauh mungkin .Lompat jauh merupakan bagian dari olahraga atletik yang menekankan kepada keterampilan individu untuk melakukan gerakan yang terkoordinasi dengan baik, mulai dari awalan (run up), tolakan (take off), melayang di udara (flight) dan mendarat. Pada pembelajaran penjas yang berpusat pada siswa, harapan guru adalah siswa lebih aktif dalam melakukan pembelajaran penjas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar lompat jauh gaya jongkok melalui penggunaan pendekatan model Teams Games Tournaments (TGT) pada siswa kelas V SDN Kebraon I Surabaya. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan pendekatan penelitian tindakan dalam ruang lingkup kelas yakni penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dari penelitian ini adalah siswa-siswa kelas V SDN Kebraon I Surabaya. Hal ini dikarenakan semua permasalahan yang muncul terdapat dikelas ini. Adapun jumlah seluruh siswa-siswinya adalah 32 siswa. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: Pada siklus 1, berhasil melampaui KKM sebanyak 22 siswa atau mencapai rata-rata nilai 69% dikatakan hasil penerapan metode pembelajaran belum tuntas. Pada siklus 2, berhasil melampaui KKM sebanyak 29 siswa atau dengan rata-rata nilai 91%. Karena rata-rata nilai lebih besar dari75%, maka hal ini dapat dikatakan tuntas. Untuk rata-rata lompat jauh gaya jongkok dengan pendekatan model Teams Games Tournaments (TGT) Studi awal hasilnya sebesar 41% dan satu diakhir hasilnya sebesar 91%. Maka peningkatan hasil tes lompat jauh gaya jongkok menggunakan pendekatan model Teams Games Tournaments (TGT) studi awal dan studi akhir sebesar 50%. Kata Kunci: Hasil belajar, Lompat jauh gaya jongkok, pendekatan model TGT  Abstract Learning in elementary school physical education should be adjusted with the character, age, and motor skills of children. In this case the appropriate learning character Elementary School can be shaped in the use of instructional media. The use of instructional media aims to create a fun learning the appropriate character of the child. Instructional media used in teaching physical education in elementary school can shape model approach Tournaments Teams Games (TGT) which can be used as a tool to facilitate learning because of the shape and weight appropriate to the child's ability. In this case, particularly on the learning style of the long jump squat. The purpose of this study was to determine the learning outcomes long jump squat style through the use of modeling approaches Tournaments Teams Games (TGT) in class V Elementary Schools Kebraon I Surabaya. Research conducted by the researcher is the research experiments using action research approach within the scope of the classroom action research (CAR). Subjects of this study were fifth grade students of Elementary Schools Kebraon I Surabaya. This is because all of the problems that arise are in this class. The sum of all its students are 32siswa. The results of the study are as follows: In cycle 1, KKM surpassed by 22 students or reach an average value of 69% said the results of the application of learning methods have not tuntas.Pada cycle 2, KKM surpassed by 29 students, or with an average value of 91% . Since the average value greater dari75%, then it can be said completely. For average-ratalompat much style squat with a model approach Tournaments Teams Games (TGT) Initial studies the results of 41% and one at the end result of 91%. So the increase in the long jump test results using the squat style model approach Tournaments Teams Games (TGT) initial study and the final study by 50%. Keywords: learning outcomes, long jump squat style, model approach TGT.
PENINGKATAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MATERI PEMBELAJARAN DRIBBLE PADA PERMAINAN BOLA BASKET MELALUI PENDEKATAN BERMAIN (RISET AKSI DI KELAS VIII-A SMP YIMI GRESIK TAHUN AJARAN 2013/2014) MUCHSIN,
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 2, No 3 (2014): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam kegiatan pembelajaran Penjas sering kali muncul beberapa kendala serta hambatan. Untuk itu perlu adanya pendekatan, variasi maupun modifikasi dalam pengajaran yang nanti berdampak pada prestasi belajar siswa. Mengingat penting kemampuan siswa dalam bidang studi Penjas sebagai tolak ukur keberhasilan belajar, maka dirasa sangat penting segera menuntaskan kendala dan hambatan yang ada. Berbagai permasalahan yang menyebabkan rendahnya tingkat keterampilan dan penguasaan siswa adalah rendahnya motivasi siswa dalam menyerap materi dan model strategi pembelajaran yang kurang diminati siswa. Untuk itu perlu ada pendekatan, variasi maupun modifikasi dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran secara menyeluruh kegiatan peningkatan kemampuan siswa dalam materi pembelajaran dribble pada permainan bolabasket dalam studi Penjas di kelas VIII A SMP YIMI Gresik  melalui pendekatan bermain. Penelitian ini termasuk riset aksi atau PTK. Penelitian ini dibagi dalam dua siklus dan terdiri dari dua kali pertemuan. Tiap-tiap siklus pada PTK memiliki empat tahap, yaitu Planning (rencana), Action (tindakan), Observastion (pengamatan), Reflection (refleksi). Hasil penelitian menunjukkan, ternyata melalui pendekatan bermain rerata tingkat ketuntasan belajar siswa pada tiap siklus pembelajaran terlihat ada peningkatan nilai,dari 72,35% pada siklus 1 menjadi 75,85% pada siklus 2. Dan dilihat dari jumlah siswa yang telah tuntas belajar juga mengalami peningkatan , dari 22 siswa pada siklus 1 menjadi 27 siswa pada siklus. Berdasarkan temuan penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan pendekatan bermain ternyata cukup efektif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa di kelas VIII-A SMP YIMI Gresik. Kata Kunci: Teknik dasar dribble, Penelitian Tindakan Kelas, Pendekatan bermain. Abstract In learning activities of physical education and health emerge some constrain and also resistance. For that need the existence of approach, variation and also modification in which later effect of student achievement. Importance of student ability in the field of physical education and health as efficacy yardstick learn, hence felt of vital importance complete immediately existing resistance and constraint. Various problems which cause to lower skilled storey and domination of student is lowering of student motivation in permeating les learning strategy model and items enthused by student. For that need the existence of approach, variation and also modification in study. Purpose of the research is to get whole picture about student developing ability in dribble material of basketball game through playing approach (action research in VII-A of SMP YIMI Gresik  ain academic year 2008/2009. This research show, in the reality through playing approach at complete storey level average student learning individually at every study cycle seen there is improvement, from 72,45% at cycle 1 becoming 75,85% at cycle. And seen from amount of complete student learning also there improvement, where at cycle 1 there are 22 student who have completed and at cycle 2 there are 27 student completed there learning. Based on this class action research can be concluded that trough playing approach at its effective enough in improving achievement student learning in class of SMP YIMI Gresik. Keywords: Dribble basic technique, Class action research, Playing approach.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN DENGAN BERMAIN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SERVICE BAWAH BOLAVOLI SISWA KELAS ATAS SDN DUNGUS KEC. CERME WULANDARI, NOVITA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 2, No 3 (2014): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah secara umum peran guru masih sangat dominan sehingga siswa hanya menerima pelajaran dan mereka tidak dapat belajar sesuai dengan tahap perkembangannya. Oleh karena itu maka perlu diberikan suatu model pembelajaran yang lebih bervariatif seperti, memberikan pembelajaran dengan pendekatan bermain sehingga diharapkan siswa dapat berperan aktif dalam setiap proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1.) Pengaruh penerapan metode pembelajaran dengan pendekatan bermain dapat meningkatkan hasil belajar bolavoli siswa. (2.) Kendala pelaksanaan pembelajaran dengan pendekatan bermain pada siswa. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas V SDN DUNGUS Kec. Cerme dengan jumlah siswa sebanyak 33 siswa. Metode dalam analisa ini menggunakn metode penelitian secara kontinyu dan berkesinambungan dari siklus ke siklus. Hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: (1.) Penerapan metode pembelajaran dengan pendekatan bermain dapat meningkatkan hasil belajar materi service bolavoli siswa. Hal ini terlihat dari hasil belajar materi service bawah siswa mengalami peningkatan, tingkat ketuntasan klasikal pada siklus 1 sebesar 62,73% selanjutnya dapat terpenuhi siklus ke 2 dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 84,85%. (2.) Kendala ketika pelaksanaan pembelajaran materi bolavoli dengan pendekatan bermain adalah siswa kurang menguasai gerakan saat melakukan service bawah, terutama saat posisi badan saat memukul bola, posisi tangan saat memukul bola dan posisi kaki saat memukul bola. Sehingga perlu dilakukan pembelajaran lanjutan pada siklus 2. Kata Kunci : Metode, pendekatan, bermain, service bawah, bolavoli, hasil belajar. Abstract In the implementation of physical education lessons in schools in general are still very dominant role of the teacher so that students only receive a lesson and they can not learn in accordance with its development stage. Therefore, it needs to be given a more varied teaching models such as, providing learning approach and expect student to play an active in every process of learning. The purpose of this study is to determine: (1) The effect of application of learning to play approach to improving student learning outcomes volley ball. (2) Constraints on the implementation of learning to play in students approach. The study is targeted elementary school fifth grade students of SDN DUNGUS Kec. Cerme with the number of students as much as 33 students. The method in this analysis using a continuous and ongoing research from cycle to cycle. The results can be summarized as follows: (1) Application of the method of learning by playing approach to improve learning outcomes materials volley ball student under service. This is evident from the results of student service learning materials has increased, the level of classical completeness in cycle 1 by 62,73% can be met in subsequent cycle to 2 with the percentage of classical completeness of 84,85%. (2) Constraints when implementing volley ball learning materials with students approach to playing is less control of movement when performing a under service, especially when hitting the ball body position, hand position when hitting the ball, and position of the foot when hitting the ball, so we need advanced learning in cycle 2. Keywords : Methods, Approaches, Playing, Service, Volley ball

Page 31 of 109 | Total Record : 1082