cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani
  • jurnal-pendidikan-jasmani
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,082 Documents
PENERAPAN MODIFIKASI PERMAINAN SEPAKBOLA TERHADAP MOTIVASI SISWA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASAMANI, OLAHARAGA DAN KESEHATAN RAHMATILLAH, BAKHTIAR
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 4, No 3 (2016): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan modifikasi permainan sepakbola terhadap motivasi siswa dalam pembelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan pada kelas X IPS 1 SMA Negeri 1 Sooko Mojokerto. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA negeri 1 Sooko dengan jumlah empat belas kelas, sampel yang digunakan adalah kelas X IPS 1 SMA Negeri 1 Sooko. Penentuan sampel menggunakan teknik cluster random sampling sehingga dari empat belas kelas hanya satu kelas yang menjadi sampel penelitian. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 14 Mei 2016 hingga terselesaikan selama empat kali pertemuan. Data pada penelitian ini adalah angket motivasi belajar yang telah disediakan oleh peneliti. Pengisian angket dilakukan untuk mengetahui motivasi siswa sebelum dan sesudah peneliti memberikan perlakuan. Diketahui dari hasil analisis t hitung lebih besar dari t tabel atau -6,809>1.313 dan sig 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan dapat dikatakan bahwa ada perbedaan yang signifikan pada peningkatan motivasi siswa sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) pemberian modifikasi permainan sepakbola dapat meningkatkan motivasi belajar sebesar 8,408%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan melalui permainan sepaakbola untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan pada siswa kelass X IPS 1 SMA Negeri 1 Sooko. Kata Kunci : Modifikasi, permainan sepakbola, dan motivasi siswa Abstract The purpose of study was to know the influence of applied of football games modification to the students motivation in physical education, sport and health learning in tenth grade of social class X SMA Negeri 1 Sooko Mojokerto. This population was tenth grade students of SMA Negeri 1 Sooko with fourteen classes. The sample that used was tenth grade of social class X SMA Negeri 1 Sooko. The sample determining used cluster random sampling technique so that from fourteen classess, there was only one class that would be research sample. This research was hold on 14 May 2016 till it solved in fourt times meeting. The data of this research was the questionnare of studying motivation that had been served by the researcher. The filling of the questionnare was done for knowing the students motivation before and after the researcher giving the treatment. From this, knowed from the result t count was bigger than t table or -6,809>1.313 and sig 0,000 < 0,05 so it could be conclude that Ha accepted and it could be said that there was changing of the differentiation significantly to increasing of students motivation before (pre-test) and after (post-test) the treatments of football game could incrase the motivation in study of 8,408%. The conclusion of this is that there is a significant influence through the football game to increase the study motivation in physical education, sport and health to the tenth grade of social class 1 SMA Negeri 1 Sooko. Keywords : Modification, football game, and students motivation
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SMASH PADA BOLAVOLI DENGAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) BAGI SISWA SMAN 2 SIDOARJO FARANDHI, BELLY
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 4, No 3 (2016): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan (PJOK) di sekolah, secara umum peran guru masih sangat dominan dan siswa masih kurang berperan aktif dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu maka perlu diberikan suatu model pembelajaran yang menempatkan siswa sebagai subyek belajar yang mana siswa berperan aktif dalam setiap proses pembelajaran. Model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) merupakan salah satu model pembelajaran yang sesuai untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Melalui permainan bolavoli terkait materi smash diharapkan dapat meningkatkan keterampilan bermain bolavoli dalam pembelajaran PJOK. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada peningkatan dan seberapa besar peningkatan model pembelajaran kooperatif tipe TGT terhadap hasil belajar smash bolavoli dalam pembelajaran PJOK pada siswa kelas X SMA Negeri 2 Sidoarjo. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan pendekatan kuantitatif dan desain yang digunakan yaitu One Group Pretest-Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini adalah 40 siswa , yang terdiri dari 20 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa ada peningkatan yang signifikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT terhadap hasil belajar smash bolavoli dalam pembelajaran PJOK pada siswa kelas X SMA Negeri 2 Sidoarjo. Hal ini terbukti dari hasil nilai thitung 18,727 ≥ ttabel 1,685 dengan Sig = 0,000 ≤ α = 0,05  dan terdapat peningkatan 37,65% Kata Kunci : Pembelajaran kooperatif tipe TGT, Smash bolavoli, Hasil belajar Abstract In physical education learning implementation, sport and health (PJOK) in school, generaly the teachers’s duty still very dominant and students still not too active in learning process. Cooperative learning style Teams Games Tournament (TGT) type is one of appropriate learning style to increase student’s score result. Through the volleyball related with smash subject expect to increase the volleyball’s performance skill in PJOK learning. The purpose of this research is to understand is there any increase and how large the increase cooperative learning style TGT type to volleyball smash learning result in PJOK learning at class X student SMA Negeri 2 Sidoarjo. This research is appearance experiment research with quantitative approachment and using One Group Pretest-Posttes Design. The sample in this research is 40 students, which is 20 male students and 20 female students. This research result is there is an significant increasing in cooperative learninf style application STAD type to volleyball smash learning result in PJOK learning at class X student SMA Negeri 2 Sidoarjo. These things are proved from T-Score count result 18,727 ≥ T-Table 1,685 with Sig = 0,000 ≤ α = 0,05 and there is an increasing about 37,65%. Keywords : cooperative learning TGT type, volleyball smash, learning result.
HUBUNGAN KEMAMPUAN MOTORIK DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN (STUDI PADA SISWA KELAS IV DAN V SDN PANDANKRAJAN 2 MOJOKERTO) SUKMA SARI, DYAN
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 4, No 3 (2016): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan memiliki fungsi dan peran penting dalam usaha mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran untuk mengembangkan potensi yang ada di dalam diri. Pendidikan juga dapat dilakukan di sekolah maupun di luar sekolah dan salah satu yang terpenting yaitu mengembangkan kemampuan jasmani yang sesuai dengan norma lingkungan di sekitar. Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Olahraga (PJOK) merupakan suatu aktivitas gerak tubuh manusia yang dilakukan untuk mencapai tujuan dalam mengembangkan keterampilan gerak. Di dalam pendidikan jasmani ada beberapa faktor yang dibutuhkan salah satunya kemampuan motorik dan motivasi belajar yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar hubungan kemampuan motorik dan motivasi belajar terhadap hasil belajar pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimen melalui pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV dan V SDN Pandankrajan 2 Mojokerto dengan jumlah siswa 28. Instrument dalam penelitian ini adalah Motor Ability Test dan angket motivasi belajar. Regresi linier ganda digunakan untuk analisis data. Berdasarkan analisis diketahui nilai terendah hasil kemampuan motorik adalah 48, sedangkan nilai tertingginya 84. Nilai rata-rata sebesar 69,94 dengan standard deviasi sebesar 8,870. Nilai terendah untuk angket motivasi belajar yaitu 62 sedangkan nilai tertingginya 115 dengan nilai rata-rata 100,14 dan standard deviasi 10,599. Nilai terendah hasil belajar PJOK 74 dan nilai tertinggi 83 dengan nilai rata-rata 78,54 dan standard deviasi 2,301. Hasil regresi linier ganda pada taraf signifikansi 0,05 dengan n=28 menunjukkan bahwa Rhitung lebih kecil dari pada Rtabel (Rhitung 0,234? Rtabel 0,374) dengan koefisien determinasi sebesar3,8%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan motorik dan motivasi belajar terhadap hasil belajar PJOK pada siswa kelas IV dan V SDN Pandankrajan 2 Mojokerto. Kata Kunci : Kemampuan Motorik, Motivasi , Hasil Belajar . Abstract Education has function and important role in the efforts of establishing an atmosphere of learning and learning process to develop self-potential. Education can be conducted either in school or out of school, and the most important is to develop physical ability in accordance with environmental norms around. Physical Education, Health and Sport is a human body motion activity which is undertaken to achieve the objectives of developing movement skills. In physical education, there are several factors that are needed, one of them is motor skills and motivation of learning that can improve students’ learning outcomes. The purpose of this study was to determine how the relationship of motor skills and motivation of learning towards learning outcomes of physical education, sports and health. This study was non-experimental through quantitative approach with correlation design. The population of this study were all students of fourth and fifth grade in SDN Pandankrajan 2 Mojokerto with 28 students. The instrument of this research were the Motor Ability Test and motivation of learning questionnaire. Multiple linear regression was used to analyze the data. Based on the analysis, it showed that the lowest value of motor skills was 48, while the highest value was 84. The average value was 69.94 with standard deviation of 8.870. The lowest value of motivation of learning questionnaire was 62 while the highest value was 115 with the average value of 100.14 and the standard deviation of 10.599. The lowest value of learning outcomes was 74 and the highest value was 83 with the average value of 78.54 and standard deviation of 2.301. The result of multiple linear regression at significance level of 0.05 with n = 28 indicates that rcalculation smaller than the rtable (rcalculation 0,234? rtable.374) with coefficient of determination of 3,8%. Thus, it can be concluded that there was no significant relationship between motor skills and motivation of learning towards learning outcomes of PJOK for students of grade four and five SDN Pandankrajan 2 Mojokerto. Keywords : Motor skills, motivation, learning
PENGARUH KEKUATAN OTOT LENGAN TERHADAP KEMAMPUAN SHOOTING PERMAINAN BOLA BASKET (STUDI PADA PESERTA EKSTRAKURIKULER BOLA BASKET SMP NEGERI 2 BUDURAN SIDOARJO) ASTI PERMATASARI, DAHLIA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 4, No 3 (2016): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Agar siswa dapat melakukan shooting dalam permainan bola basket dengan baik serta sesuai dengan sasaran yang diinginkan, seorang guru khususnya yang mengajar ekstrakurikuler bola basket harus menciptakan suasana agar siswa mampu berkonsentrasi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Untuk mengetahui adakah pengaruh kekuatan otot lengan terhadap kemampuan shooting permainan bola basket. 2) Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kekuatan otot lengan terhadap kemampuan shooting permainan bola basket. Sampel penelitian ini adalah peserta ekstrakurikuler bola basket SMP Negeri 2 Buduran yang berjumlah 26 siswa, 11 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan deskriptif  kuantitatif. Pengumpulan data yang digunakan adalah pretest dan posttest dengan instrumen tes shooting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil perhitungan menggunakan uji T, thitung > ttabel (6,374>2,060) dengan demikian sesuai dengan ketentuan jika thitung  >  ttabel dengan taraf signifikan 5%, maka Ha diterima dan Ho ditolak, kemudian persentase peningkatan yang diperoleh sebesar 1 %. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa latihan push-up memberikan pengaruh terhadap peningkatan kemampuan shooting peserta ekstrakurikuler bola basket SMP Negeri 2 Buduran. Kata Kunci : Pengaruh, kekuatan otot lengan, kemampuan shooting Abstract To make student able to execute shooting on basket ball game properly and suitable with target that expected, a teacher especially who train basket ball game must create atmosphere that make student able to concentrare well. This research aim to know: 1) To know the influence of arm muscle strength to shooting ability on basket ball game, 2) To know how big the influence of arm muscle strength to shooting ability on basket ball game. The sample of research is basket ball extracurricular participant on Junior High School 2 Buduran that amounted of 26 students, 11 boys and 15 girls. The method use in this study is the descriptive quantitative approach. Data collection is the pretest and posttest with test shooting. Research showed that the calculation by using the  T test, thitung > ttabel (6,374>2,060) and therefore in accordance with the provisions if thitung > ttabel with significance level 5 %, means Ha is accepted and Ho is rejected, then the percentage improvement obtained is 1 %. Thus it can be concluded that the exercise push up to give effect to an increase in influence of arm muscle strength to ability shooting in basket ball extracurricular participant on Junior High School 2 Buduran. Keywords: Influence, of arm muscle strength, ability shooting
PENERAPAN PERMAINAN BOLA BASKET MINI UNTUK MENINGKATKAN MINAT SISWA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN (STUDI PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 BUDURAN, SIDOARJO TAHUN AJARAN 2015-2016) WARSI ASTUTI, ENDANG
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 4, No 3 (2016): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan merupakan bagian integral dari pendidikan secara keseluruhan, bertujuan untuk mengembangkan aspek kebugaran jasmani, keterampilan gerak, keterampilan berfikir kritis, keterampilan sosial, penalaran, stabilitas emosional, tindakan moral, aspek pola hidup sehat dan pengenalan lingkungan bersih. Namun sering kita lihat suatu fakta masih ada beberapa siswa yang pasif dalam pembelajaran di lapangan sehingga pada akhirnya siswa tersebut tidak dapat mencapai tujuan dari pembelajaran. Untuk itu guru harus memberikan materi yang jelas pada peserta didik, dengan cara menyampaikan pembelajaran yang kreatif dan inovatif agar lebih mudah dipahami oleh peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui apakah ada pengaruh penerapan modifikasi permainan bola basket mini terhadap minat belajar siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan studi pada siswa kelas VII SMPN 2 Buduran. (2) Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penerapan modifikasi permainan bola basket mini terhadap minat belajar siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan studi pada siswa kelas VII SMPN 2 Buduran. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung  -1,296 ≤  ttabel 1,684 dengan nilai signifikan 0,203 ≥ taraf signifikan 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan melalui modifikasi permainan bola basket mini untuk meningkatkan minat belajar siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan pada siswa kelas VII SMPN 2 Buduran. Kata Kunci: Permainan Bola basket mini, dan Minat Belajar Abstract Physical Education and Health is an integral part of the overall education, aims to develop aspects of physical fitness, motor skills, critical thinking skills, social skills, reasoning, emotional stability, moral action, aspects of healthy lifestyles and the introduction of a clean environment. However, we often see the facts are still some students who are passive in learning in the field so that in the end the student is not able to achieve the goal of learning. For that teachers should give a clear material on learners, learning how to deliver creative and innovative in order to be more easily understood by learners. The purpose of this study  is (1) To determine whether there was an effect of assembling this basket ball mini game modification for result of students activity at learning of physical education, sport, and study health case for students class VII in SMPN 2 Buduran. (2) To determine how much of this assembling modification basket ball mini games for result of students activity at learning of physical education, sports and study health case for students class VII in SMPN 2 Buduran. Based on this research showed that  thitung  -1,296 ≤  ttabel 1,684 with value    significance 0,203 ≥ significance level 0,05. So in other words it can be concluded that no significant effect modification through the game of basket ball mini to increase students motivation in learning physical education in class VII SMPN 2 Buduran. Keywords: Basket ball mini Game, and students’ Interests
PENGARUH LATIHAN BALLHANDLING TERHADAP KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN BOLA BASKET (STUDI PADA EKSTRAKURIKULER SMP NEGERI 9 SURABAYA) SETIAWAN, FARID
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 4, No 3 (2016): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Permainan bola basket adalah permainan olahraga yang popular dan mulai digemari oleh masyarakat termasuk pada mata pelajaran pendidikan jasmani dan kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan di sekolah. Kegiatan ekstrakurikuler dapat membentuk sikap mental dan dedikasi sehingga dapat meningkatkan prestasi salah satu cabang olahraga tertentu dalam waktu yang lebih lama. Kegiatan ekstrakurikuler ini sudah berjalan dengan baik namun masih banyak memiliki kendala yang sering terjadi pada pemain saat bertanding seperti: seringnya kehilangan bola pada saat melakukan penyerangan ke daerah lawan, kemampuan dribbling, passing, dan shooting yang tidak akurat, serta postur tubuh yang berada jauh di bawah pemain lawan. Sebelum mempelajari teknik-teknik dasar permainan bola basket yang baik sehingga akan berpengaruh pada permainan, sangat dibutuhkan teknik dasar penguasaan bola (ballhandling). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan ballhandling terhadap keterampilan menggiring dalam permainan bola basket dan seberapa besar pengaruh latihan ballhandling terhadap keterampilan menggiring dalam permainan bola basket. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan pendekatan kuantitatif, sedangkan desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah One Group Pretest-Postest Design. Dalam desain ini tidak ada kelompok kontrol, dan subjek tidak ditempatkan secara acak. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bola basket di SMP Negeri 9 Surabaya yang berjumlah 33 orang yang terdiri dari 16 putra dan 17 putri. Cara memperoleh data dengan melakukan pre-test, perlakuan dan post-test yang dilakukan 4 kali pertemuan. Dari hasil analisa menggunakan aplikasi komputer SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) versi 21 dapat diketahui hasil pre-test dari 33 peserta memiliki rata-rata 68,91 detik, nilai standar deviasi 25,873 dan nilai varian 669,398. Sedangkan untuk hasil post-test dari 33 peserta memiliki rata-rata 74,61 detik, nilai standar deviasi 21,288 dan nilai varian 453,184. Berdasarkan perhitungan SPSS statistic 21 test dengan ketentuan pengujian jika nilai signifikansi dari nilai hitung thitung lebih besar dari ttabel dengan taraf signifikansi 5% atau 0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak. Sedangkan jika nilai signifikansi dari nilai thitung < ttabel dengan taraf signifikansi 5% atau 0,05 maka Ho diterima dan Ha ditolak. Dari hasil tersebut diperoleh nilai thitung > ttabel (3,393 > 2,042) dengan taraf signifikansi 5% atau 0,05, maka sesuai dasar pengambilan keputusan dalam Uji Paired Sample T-Test, maka dapat disimpulkan Ha diterima dan Ho ditolak, yang artinya ada pengaruh yang signifikan dari hasil tes setelah pemberian treatment dengan nilai persentase sebesar 8,27% pada peserta ekstrakurikuler SMP Negeri 9 Surabaya. Kata Kurnci : Ballhandling, Menggiring Bola, Bola Basket Abstract Basketball is a physical exercise that became popular and liked by many people, included on the sport lessons and extracurricular in the school. Extracurricular can build mental action and dedication of the human body, so that it can increase an achievement of sport association for a long period. This activity has been ran well, but still has many difficulties that common happen of the player in the competition, such as: the player has lost the ball frequently when he attacted to the enemy zone, dribbling skill, passing, and shooting that inaccurately, also the position of the body that lower from the enemy. Before studying the basic techniques of basketball that gave an influence to the game, it is needed to master the basic technique of the ball (ballhandling). This study is aimed to know the influence of ballhandling exercise to the dribbling skill in the basketball and how is the influence of ballhandling exercise to the dribbling skill in the basketball. This study is described in quasi experiment with quantitative approach. The research desain of this study is One Group Pretest-Postest Design. In this desain, there is not control group, and the subject did not mention randomly. The subjects of this study are all the students that join in the extracurricular of basketball in SMP Negeri 9 Surabaya. There are 33 students that consist of 16 male and 17 female. In this study, the data collection techniques was done by giving pre-test, treatment and post-test that conduct in to 4 meeting. The result of this study by using SPSS application (Statistical Package for the Social Sciences) 21 version, it can be known that the result of pre-test from 33 students have 68,91 second, average with deviation standart value 25,873 and variant value 669,398. Mean while, for the result of post-test from 33 students have 74,61 second, average with deviation standart 21,288 and variant value 453,184. Based on SPSS statistic 21 test with standart testing, if the significance value from the calculate value tcount more than ttable with the significance level 5% or 0,05 so Ha is accepted and Ho is rejected. Meanwhile, if the significance value from the value tcount<ttable with significance level 5% or 0,05 so Ho is accepted andHa is rejected. The result of this study is described as tcount>ttable (3,393 > 2,042) with significance level 5% or 0,05, so based on the basic of decision interpretation on T-Test Sample Paired Test, it can be concluded that Ha is accepted and Ho is rejected. It means that there is significantly from the result of the test after giving treatment with percentage value 8,27% to the students who join extracurricular in SMP Negeri 9 Surabaya. Key words : Ballhandling, Dribbling, Basketball
PERBANDINGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI (DAYA TAHAN PARU DAN JANTUNG) ANTARA SISWA YANG MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER BOLA BASKET DI SMA NEGERI 1 GEDANGAN DENGAN EKSTRAKURIKULER BOLA BASKET DI SMA NEGERI 7 SURABAYA ROHMATUL FAJRI, HADI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 4, No 3 (2016): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kegiatan belajar mengajar yang ada di sekolah, terdapat dua kegiatan yang disediakan oleh sekolah kepada siswa yaitu kegiatan intrakulikuler dan ekstrakurikuler. Kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan yang dilakukan oleh siswa di sekolah di luar jam pelajaran sekolah, dan pelaksanaannya dikondisikan sesuai dengan situasi dan kondisi di sekolah masing-masing. Pada umumnya, kegiatan ekstrakurikuler di sekolah banyak yang berupa kegiatan olahraga. Kegiatan olahraga banyak dijadikan ekstrakurikuler karena kegiatan tersebut dapat menunjang dan menjaga kondisi fisik serta kebugaran jasmani siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan tingkat kebugaran jasmani (daya tahan paru dan jantung) siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bola basket di SMA Negeri 1 Gedangan dengan tingkat kebugaran jasmani siswa yang mengikuti ekstrakurikuler bola basket di SMA Negeri 7 Surabaya. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah dengan desain komparatif. Instrumen yang digunakan adalah MFT (Multistage Fitnes test) untuk mengukur maksimal kerja jantung dan paru-paru dengan prediksi VO2Max yang merupakan indikator tingkat kebugaran jasmani. Hasil dari analisis data penelitian menunjukkan nilai rata-rata VO2Max ekstrakurikuler bola basket di SMA Negeri 1 Gedangan yaitu sebesar 33,12363. Sedangkan nilai rata-rata VO2Max ekstrakurikuler bolabasket di SMA Negeri 7 Surabaya yaitu sebesar 34,2895. Dengan perhitungan melalui SPSS diperoleh bahwa thitung (-0,575) < ttabel (1,685) , maka dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan H1 ditolak. Sehingga dapat dikatakan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara tingkat kebugaran jasmani (daya tahan paru dan jantung) antara siswa yang mengikuti ekstrakurikuler bola basket di SMA Negeri 1 Gedangan dengan ekstrakurikuler bola basket di SMA Negeri 7 Surabaya. Hal ini menunjukkan bahwa siswa ekstrakurikuler bola basket di SMA Negeri 1 Gedangan memiliki tingkat kebugaran (daya tahan paru dan jantung) jasmani yang relatif sama dengan siswa dengan ekstrakurikuler bola basket di SMA Negeri 7 Surabaya dengan kategori sedang. Kata kunci: Kebugaran Jasmani, Ekstrakurikuler, MFT Abstract In school activities, there are two activities provided by the school to students that intracurricular and extracurricular activities. Extracurricular activities are activities performed by students at a school, but outside of school hours, and its implementation is conditioned in accordance with the circumstances in each school. In general, extracurricular activities in the school are a lot of sporting activities. Extracurricular activities serve as many sports activities can support and maintain the physical condition and the physical fitness of students in participating in learning activities at school. The aims of this research for finding out the differences of physical fitness levels between of the students who participate basketball extracurricular in Senior High School 1 Gedangan with the students who participate basketball extracurricular in Senior High School 7 Surabaya. The methods used for physical fitness research is comparative, instrument to measure maximal cardiac work and lungs with the VO2Max prediction is an indicator of the level of physical fitness. The result of this research, shows that the average score of VO2Max of the students who participate basketball extracurricular in Senior High School 1 Gedangan is 33,12363. While the average score of VO2Max of the students who participate basketball extracurricular in Senior High School 7 Surabaya is 34,2895. By using SPSS (Statistical Package for Social Sciences), show  that the tcalculate (-0,575) <  the ttable (1,685), therefore, H0 is accepted and H1 is rejected. As the result, there is no significant difference of physical fitness between the students who participate basketball extracurricular in Senior High School 1 Gedangan with the students who participate basketball extracurricular in Senior High School 7 Surabaya. This shows that  the students who participate basketball extracurricular in Senior High School 1 Gedangan has the same physical fitness level with the students who participate basketball extracurricular in Senior High School 7 Surabaya and fall into moderate category. Keyword: Physical Fitness, Extracurricular, MFT
PENGARUH PEMBELAJARAN PEER TUTORING TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN MATERI BOLA BASKET GITA KELANA, HAPPY
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 4, No 3 (2016): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan merupakan mata pelajaran yang memiliki fungsi dan peranan dalam peningkatan kemampuan siswa baik dari kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan. Pada pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK), guru belum memberikan pembelajaran dengan metode pembelajaran peer tutoring. Penerapan  metode pembelajaran peer tutoring ke dalam pembelajaran PJOK diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh pembelajaran peer tutoring terhadap hasil belajar PJOK dan seberapa besar pengaruh  terhadap hasil belajar dalam pembelajaran PJOK pada siswa kelas X SMA Negeri 11 Surabaya. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan menggunakan desain penelitian one group pre-test post-test design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 11 Surabaya dengan jumlah 10 kelas, sampel yang didapat adalah kelas X Ipa 3 SMAN 11 Surabaya dengan jumlah siswa 40 anak. Penentuan sampel menggunakan teknik cluster random sampling.Hasil penelitian dari instrumen di atas sebagai berikut, dari hasil Kuisioner Formative Class Evaluation (FCE) didapat nilai rata - rata 4 (Baik), pengambilan FCE dilakukan setelah pembelajaran selesai. Kemudian dari hasil Lembar Observer Kelas Dikjasor (LOK) didapat tingkat efektivitas pembelajaran sebesar 56,49% (kategori sedang), pengambilan LOK dilakukan pada saat perlakuan. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari pemberian metode peer tutoring terhadap hasil belajar pembelajaran PJOK materi bola basket pada siswa kelas X SMA Negeri 11 Surabaya. Dengan nilai skala rata – rata untuk skala sikap spiritual 3,65 dengan kategori sangat baik dan sikap sosial 3,53 dengan kategori sangat baik untuk kompetensi sikap, kemudian besar peningkatan kompetensi pengetahuan sebesar 74,153%, dan besar peningkatan kompetensi keterampilan sebesar 1,14%. Kata Kunci : Peer tutoring, hasil belajar, Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan, Bola Basket. Abstract Physical education and health are subjects which have function and role in achieving student’s ability in attitude, knowledge, and skill competencies. In the learning of physical education, sport, and health (PJOK), the teachers had not given peer tutoring learning method in the teaching learning process before. The implementation of peer tutoring learning method in the teaching of PJOK learning was expected to achieve the students’ learning result.The purpose of this research is to find out whether there is an effect on peer tutoring learning toward the students’ learning result of PJOK learning or not and to find out how much effect of PJOK learning toward the students’ learning result to the tenth graders of SMAN 11 Surabaya. This research is quasi experimental research by descriptive quantitative and uses one group pre-test post-test design. Population of  this research was tenth graders of SMAN 11 Surabaya and total of the class is 10 classes . The sample of this research was X-ipa 3 class of SMAN 11 Surabaya, total is 40 students. The determination of the sample was used cluster random sampling technique.  The result of this study showed that FCE questionnaire was gained 4 everage percentage, the FCE questionnaire was conducted after the learning process done. Furthermore, the result of Dikjasor Observation Sheet (LOK) was gained the learning effectiveness level 56,49% (moderate category), LOK was conducted when the treatment was done. Based on those result, could be concluded that there is significant effectiveness of giving peer tutoring learning method toward the students’ learning result of PJOK learning basketball to the tenth graders of SMAN 11 Surabaya. By the average scale for spiritual attitude is 3,65 with excellent category and social attitude is 3, 53 with excellent category. Then, the achievement of knowledge competency is 74,153%, and the achievement of skill competency is 1,14%. Keywords : Peer Tutoring, Learning Result, Physical Education, Sport, and Health, Basketball
PENGARUH PENGGUNA TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP AKTIFITAS FISIK SISWA (STUDI PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 PADANGAN) AHMAD FARIDUDDIN, IMAM
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 4, No 3 (2016): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Aktivitas fisik adalah segala gerakan tubuh yang mengakibatkan pengeluaran tenaga dan energi. Terlihat pada gaya hidup siswa sekarang berbeda dengan gaya hidup siswa pada jaman dahulunya, terutama pada ketidakaktifan bergerak atau cenderung pasif ,dengan berkurangnya aktivitas fisik seseorang jelaslah mempengaruhi kebugaran dan kesehatannya. Teknologi informasi adalah salah satu faktor yang mempengaruhi aktifitas fisik siswa dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi tentang seberapa besar pengaruh teknologi informasi terhadap aktifitas fisik siswa,serta seberapa banyak penggunaan teknologi informasi dan aktivitas fisik siswa kelas VII SMP Negeri 1 Padangan.Total subyek penelitian sebanyak 230 siswa sebagai populasi dan jumlah sampel yang diambil sebanyak 64 siswa. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, sedangkan pengambilan data dilakukan pemberian 2 angket yaitu angket teknologi informasi dan aktifitas fisik harian siswa. Pengolahan data menggunakan bantuan komputerisasi dengan software SPSS for windows release 22.0. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara teknologi informasi dengan aktifitas fisik siswa. Rata-rata teknologi informasi adalah 16,30 dengan nilai minimum 9 dan maksimumnya 27 dan standar deviasi sebesar 4,361. Rata-rata aktifitas fisik adalah 5936,03 dengan nilai minimum 1223 dan maksimumnya 21309 dan standar deviasinya 3585,64. Hasil analisis teknologi informasi -,639 dengan probabilitas 0.000 < 0.05, yang berarti antara teknologi informasi dan aktifitas fisik dapat dinyatakan signifikan. Besar kontribusi teknologi informasi adalah 34,7%. Kata kunci: Pengaruh, Teknologi Informasi, Aktivitas Fisik. Abstract Physical activities are all body movements that bring power and energy expenditures. It can be seen from students’ life style now a days is different from their predecessors’ life style, especially they tend to be inactive or passive, with the decreasing in physical activities of someone, it is clear that it influences their fitness and health. Information technology is one of factors that influencing students physical activities in their daily life. Purpose of this research is to gain information about how much is the influence of information technology toward students physical activity, and to know how much is the using of information technology and physical activity of seven class students of SMP Negeri 1 Padangan. Total subjects for this research were 230 students, it stand as population and 64 students as the samples. Method used for this research was  quantitative research method with descriptive approach, whereas for taking the data, two questionnaires were given, technology information questionnaire and student daily physical activity questionnaire. SPSS software for Windows release 22.0 was used for tabulating the data. Based on the research, it showed that there was influence of information technology toward students physical activities. Average of information technology was 16.30 with minimum value was 9, maximum value was 27 and deviation standard was 4.361. Average of physical activities was 5936.03 with minimum value was 1223, maximum value was 21309, and its deviation standard was 3585.64 Analysis result of information technology -.639 with probability 0.000<0.05, it means relation between information technology and physical activity can be stated as significant. Contribution amount of information technology was 34.7% Keywords: Influnce, Information Technology, Physical Activity
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MANDIRI TERHADAP KETUNTASAN BELAJAR LAY-UP BOLA BASKET IKA KRISTIANA, IRENE
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 4, No 3 (2016): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan merupakan mata pelajaran yang memiliki fungsi dan peranan yang sangat kompleks dalam peningkatan kemampuan siswa baik dari kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan. Pada pembelajaran lay-up, guru memberikan pembelajaran yang sulit diterima oleh siswa, sehingga hasil belajar yang diharapkan belum tercapai. Penerapan model pembelajaran mandiri dapat dijadikan salah satu cara efektif untuk meningkatkan ketuntasan belajar lay-up bola basket. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh penerapan model pembelajaran mandiri terhadap ketuntasan belajar lay-up bola basket dan seberapa besar pengaruh penerapan model pembelajaran mandiri terhadap ketuntasan belajar lay-up bola basket pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sawahan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan menggunakan desain penelitian randomized control group pre-test post test design.. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sawahan dengan jumlah 7 kelas, sampel yang digunakan adalah kelas VIII B SMP Negeri 1 Sawahan. Penentuan sampel menggunakan teknik cluster random sampling, sehingga dari 7 kelas VIII tersebut hanya 1 kelas yang menjadi sampel penelitian. Penelitian ini dilaksankan pada tanggal 27 April 2016 hingga selesai selama 4 kali pertemuan. Instrumen yang digunakan adalah penilaian kurikulum 2013. Didapat hasil penelitian dari istrumen di atas sebagai berikut, dari hasil analisis menggunakan paired samples test, diketahui bahwa besar pengaruh pre test dan pengetahuan sebesar , nilai sig ,008 < 0,05 nilai alpha yang post test berarti tada pengaruh  yang bermakna sedangkan pre test dan post test keterampilan memiliki besar pengaruh dengan nilai sig ,044 < 0,05 nilai alpha yang berarti ada pengaruh yang bermakna. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari pemberian perlakuan model pembelajaran mandiri terhadap ketuntasan belajar lay-up bola basket pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sawahan. Dengan persentase peningkatan sebesar 2,28% untuk kompetensi sikap, kemudian besar peningkatan kompetensi pengetahuan sebesar 41,66%, dan yang terakhir besar peningkatan kompetensi keterampilan sebesar 27,81%. Kata Kunci : Model pembelajaran mandiri, ketuntasan belajar lay-up bola basket. Abstract Physical education sports and health is the subject having functions and the role of very complex in increasing student ability better than competence attitude, knowlegde, and skills. On learning lay-up, teachers provide learning difficult received by student, so that the result of learning expected has yet to be reached. Application of self-learning model can be one effective way to improve learning completeness lay-up basketball. The purpose of this study was to determine whether ot on the effect of the application of self learning models to complete learn the lay-up basketball and how much influence the application of learning models independent of learning completeness lay-up basketball in class VIII SMP Negeri 1 Sawahan. This research is an experimental research with quantitative descriptive approach and research design randomized control group pre-test post-test design. Population this research is a student VIII SMP Negeri 1 Sawahan with the amount of seven class, sample used was a class VIII B SMP Negeri 1 Sawahan. The determination of sample using a technique random sampling, so as to from seven class VIII where only one vlass that are samples in research. This research was carried out on 27 april 2016 until all for 4 meeting. An instrument that is used is curriculum assessment 2013. Obtained the result of the study of indtrumen above as follow, from the analysis using paired samples test, be seen that big the influence of pre test and knowledge, value sig, 0,08 < 0,05 post test alpha value which means there is a significant effect, while pre-test and post-test skill has great influence with sig 0,44 < 0,05 value of alpa which would mean there are influence meaningful. Based on these results it can be concluded that there is a significant effect of giving treatment to the independent learning model of learning completeness lay-up basketball in class VIII SMP Negeri 1 Sawahan. With an increasing percentage of 2.28% for the competence of attitude, then the increase in knowledge competency of 41.66%, and the last great skill competency improvement of 27.81%. Keywords : self learning models, learning completeness lay-up basketball.

Page 59 of 109 | Total Record : 1082