cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani
  • jurnal-pendidikan-jasmani
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,082 Documents
PENINGKATAN MOTORIK KASAR PADA ANAK AUTISTIK HIPOAKTIF MELALUI SENAM IRAMA DI SLB ARYA SATYA HATI PASURUAN AULIA, FIRDA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 2 (2017): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Aktivitas motorik kasar merupakan keterampilan gerak dengan melibatkan sejumlah kelompok otot-otot besar sebagai dasar utama gerakannya, seperti menggerakan kepala, lengan, berlari, melompat, berjalan dan meloncat. Anak autistik hipoaktif memiliki gangguan kurang aktif dalam menggerakan anggota tubuhnya, seperti kesukaran dalam keseimbangan, kesukaran dalam berjalan, kesukaran dalam bergerak, kesukaran dalam mengendalikan gerakan-gerakan jari-jemari tangan dan lain - lain sehingga dalam pembelajarannya membutuhkan rangsangan yang dapat mendorong anak untuk dapat meningkatkan motorik kasar. Salah satu rangsangan tersebut adalah dengan menggunakan senam irama. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menggerakan anggota tubuh yang menggunakan otot-otot besar serta memotifasi anak autistik hipoaktif untuk bergerak. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian subjek tunggal dengan desain A-B.  Pengumpulan data yang digunakan adalah tabel observasi dan dokumentasi. Data-data yang terkumpul dari hasil pengamatan dianalisis dengan statitisik deskriptif sederhana yaitu menggunakan komponen analisis visual dalam kondisi dan analisis visual antar kondisi. Hasil analisis visual dalam kondisi dalam penelitian ini menunjukkan bahwa persentase stabilitas pada kondisi baseline (A) adalah 20 % dengan rentang stabilitas 0-14 dan persentase stabilitas pada kondisi intervensi (B) adalah 85,71 % dengan rentang stabilitas 29-43. Hal ini berarti terjadi peningkatan pada grafik intervensi (B). Sedangkan analisis visual antar kondisi menunjukkan bahwa persentase overlap adalah 0%. Semakin kecil persentase overlap, maka semakin baik pengaruh intervensi (B). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat peningkatan motorik kasar pada anak autistik hipoaktif  melalui senam irama di SLB Arya Satya Hati Pasuruan. Kata Kunci: Motorik Kasar, Autistik, Senam Irama Abstract Gross motor activities are skills motion involving a number of large muscle groups as the main basic movements, like moving heads, arms, running, jumping, running and hopping. Autistic children hypoactive  have a problem in the less active in moving his limbs, such as difficulty in balance, difficulty in walking, difficulty in moving, difficulty in controlling the fingers movements of the hand and the other so that the learning require stimulation to encourage children to be able to improve the gross motoric. One of these stimuli is by using rhythmic gymnastics. The purpose of this research is to move the limbs that use the large muscles and motivate the hypoactive autistic child to move. This research use single-subject research type with A-B design.  Data collection that is used a table of observation and documentation. The data collected from the observations were analyzed with simple descriptive statistic as using visual analysis component under conditions and inter-state visual analysis. The results of visual analysis of the conditions in this study showed that the percentage of stability in condition baseline (A) is 20% with a range of stability 0-14  and percentage of stability in the intervention condition (B) is 85,71% with a range of stability of 29-34. This means an increase in intervention graphic (B). While inter-state visual analysis showed that the percentage of overlap is 0%. The smaller the percentage of overlap the better the effect of the intervention (B). It is concluded that there is an increase in gross motor skills in children with hypoactive autism  through rhythmic gymnastics in SLB Arya Satya Hati Pasuruan.   Keywords:  gross motoric, Autistic, Rhythmic Gymnastic
HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK IBU (PENDIDIKAN, PEKERJAAN, PENGETAHUAN TENTANG GIZI) DENGAN STATUS GIZI SISWA SDN SAWAHAN I SURABAYA NURLIANA SAHRAINI PUTRI HUTAURUK, KARNI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 2 (2017): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Permasalahan mengenai gizi merupakan salah satu masalah pokok masyarakat dari dulu sampai sekarang. Anak sekolah merupakan kelompok yang menunjukkan pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat sehingga membutuhkan perhatian untuk kondisi kesehatannya. Status gizi yang dipengaruhi oleh masukan zat gizi, secara tidak langsung dipengaruhi oleh karakteristik ibu yang nantinya akan menentukan keadaan gizi dari anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara karakteristik ibu yang dalam hal ini berupa karakteristik pendidikan, pekerjaan, dan pengetahuan ibu tentang gizi dengan status gizi siswa SDN Sawahan I Surabaya. Jenis penelitian ini adalah non eksperimen dengan desain penelitian korelasional yang menghubungan tiga variabel bebas dengan satu variabel terikat. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 174 siswa dari siswa kelas I sampai siswa kelas VI dengan menggunakan teknik pengambilan sampel multistage random sampling yaitu gabungan stratified random sampling dan cluster random sampling. Pengambilan data dilakukan dengan pengukuran antropometri dan penyebaran angket. Uji statistik yang digunakan adalah analisis univariat, chi-square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan ibu terbanyak adalah pendidikan menengah (53,4%), pekerjaan ibu terbanyak adalah sebagai ibu rumah tangga (54,0%), pengetahuan ibu rata-rata baik (74,7%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pendidikan Ibu dengan status gizi siswa dengan nilai signifikan sebesar 0,004 < 0,05, maka Ha1 diterima dan Ho1 ditolak. Tidak ada hubungan antara pekerjaan ibu dengan status gizi siswa dengan nilai signifikan sebesar 0,106 > 0,05, maka Ho2 diterima dan Ha2 ditolak. Tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang gizi dengan status gizi siswa dengan nilai signfikan sebesar 0,684 > 0,05, maka Ho3 diterima dan Ha3 ditolak. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara pendidikan, pekerjaan, dan pengetahuan ibu tentang gizi dengan status gizi siswa dengan nilai signifikan sebesar 0,071 dan kontribusi ketiga variabel bebas terhadap variabel terikat sebesar 8,0%. Kata Kunci: Karakteristik ibu, Status Gizi Abstract Issues concerning nutrition is one of the fundamental problems of society from the beginning until now. Student is the group that shows the growth and progress very rapidly and thus require attention to his health condition. Nutritional status is influenced by inputs of nutritients, have been indirectly affected by mother characteristics that will determine the nutritional status of children. The purpose of this study was to determine the correlation between mother characteristics that in this case a characteristics of education, employment, and knowledge of mother about nutrition with nutrition status of students SDN Sawahan I Surabaya. This type of research is non experimental and the design is correlation linking the three independent variables with the dependent variable. The sample in this research amounted to 174 students ranging from grade 1 until grade 6. This research uses a sampling technique by means of multistage random sampling that combined stratified random sampling and cluster random sampling. Data were collected with anthropometric measurements and questionnaires. The statistical test used was the univariate analysis, chi-square, and logistic regression. The results showed that the highest maternal education is secondary education (53,4%), most mother  job was a housewife (54,0%), mother knowledge average well (74,7%). The results showed that there is a correlation between mother education with nutritional status of student with significant value for 0,004 < 0,05, then Ha1 accepted  and Ho1 was rejected. There is no correlation between mother employment with nutritional status of student with significant value for 0,106 > 0,05, then Ho2 accepted and Ha2 was rejected. There is no correlation between knowledge of mother about nutrition with nutritional status of student with significant value for 0,684 > 0,05, then Ho3 accepted and Ha3 was rejected. It can be concluded that there is no correlation between education, employed, and knowledge of mother about nutrition and nutritional status of students with significant value for 0,071 and contribution of the three independent variables on the dependent variable of 8.0%. Keywords: Maternal Characteristics, Nutritional Status
PERBANDINGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI ANTARA SISWA KELAS UNGGULAN DAN NON UNGGULAN (STUDI PADA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 3 SUGIO LAMONGAN) PURNIAWAN, YOYOK
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 2 (2017): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Olahraga sangat penting bagi manusia untuk mencapai kehidupan yang sehat dan bugar. Dalam lingkungan sekolah, kesehatan dan kebugaran jasmani siswa dicapai melalui kegiatan olahraga yang diaplikasikan ke dalam mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Kebugaran jasmani pada siswa sangat berpengaruh pada konsentrasi atau hasil belajar siswa. Penelitian ini berupaya mengetahui (1) perbedaan kebugaran jasmani siswa kelas unggulan dan siswa kelas reguler, dan (2) tingkat kebugaran jasmani siswa mana yang lebih baik antara kelas unggulan dan siswa kelas reguler. Adapun jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian non-eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Pengujian hipotesis dianalisis secara statistik untuk menguji hipotesis menggunakan uji-t (beda antar kelompok). Dari hasil tes Multistage Fitness Test (MFT) kelas unggulan dan kelas non unggulan didapatkan nilai rata-rata kebugaran sebesar (24,22 ) dan standart deviasi (4,03), sedangkan kelas non unggulan nilai rata-rata kebugaran sebesar (22,98) dan standart deviasi (3,64). Perhitungan uji-t menunjukkan dengan hasil signifikan (0,225) >  (0,05). Maka  Ha ditolak dan Ho diterima, yang berarti bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara tingkat kebugaran jasmani siswa kelas unggulan dan siswa kelas non unggulan. Kesimpulan dari penelitian ini tidak ada perbedaan yang signifikan antara tingkat kebugaran jasmani antara siswa kelas unggulan dan siswa kelas reguler di SMP Negeri 3 Sugio Lamongan. Kata Kunci: Kebugaran Jasmani, Kelas Unggulan, Kelas Non Unggulan Abstract Sport is very important for people to achieve a healthy and fit life. In the school environment, the physical health and fitness of the students is achieved through sports activities applied into the subjects of Physical Education, Sport, and Health (PJOK). Physical fitness in students is very influential on the concentration or student learning outcomes. This research attempts to find out (1) differences in physical fitness of superior and regular students, and (2) the level of physical fitness of students which is better between the superior classes and regular class students. The type of research conducted is non-experimental research with quantitative approach. Hypothesis testing was statistically analyzed to test the hypothesis using t-test (different between groups). From Multistage Fitness Test (MFT) result of superior grade and non grade class got average fitness value (24,22) and standard deviation (4.03), while non grade superior grade average fitness (22,98 ) And standard deviation (3.64). The t-test calculations show with significant results (0.225)> α (0.05). Then Ha is rejected and Ho accepted, which means that there is no significant difference between physical fitness level of superior grade students and non superior grade students. The conclusion of this study there is no significant difference between the level of physical fitness between the superior and regular students in SMP Negeri 3 Sugio Lamongan. Keywords : Physical Fitness, Featured Class, Non-featured Class
PERBEDAAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI ANTARA SISWA YANG MEROKOK DENGAN SISWA  YANG TIDAK MEROKOK DI SMAN 11 SURABAYA TAHUN 2017 SUNARYONO MASAKKE, IMANUEL
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 2 (2017): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SURVEI TINGKAT PEMAHAMAN GURU PJOK TERHADAP PELAKSANAAN KURIKULUM 2013 REVISI MATA PELAJARAN PJOK DI  SMP, SMA SEDERAJAT SE-KECAMATAN DAWARBLANDONG MOJOKERTO TAHUN 2017 KRISDIANTO, IKAK
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Guru berperan penting dalam meningkatkan kualitas belajar peserta didik, serta memiliki integritas dan kreatifitas yang luas. Sebagai guru dalam bidang studi Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan pada kurikulum 2013 revisi guru dituntut untuk mampu mengaplikasikan materi ke dalam bentuk Tematik Integratif, yaitu model pembelajaran yang diarahkan pada pendidikan karakter dan mengintegrasikan isi pembelajaran dengan mata pelajaran lainnya. Oleh karena itu penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat pemahaman guru PJOK terhadap pelaksanaan kurikulum 2013 revisi mata pelajaran PJOK di SMP, SMA Sederajat Se-Kecamatan Dawarblandong Mojokerto. Jenis penelitian ini adalah non eksperimen, serta kuesioner sebagai alat pengumpulan data, yaitu Monitoring dan Implementasi Kurikulum 2013 revisi dan pengamatan terhadap guru PJOK, analisis data dalam penelitian menggunakan persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pemahaman guru PJOK terhadap pelaksanaan kurikulum 2013 revisi di SMP, SMA Sederajat Se-Kecamatan Dawarblandong untuk angket monitoring dan evaluasi mendapatkan persentase 75,43% dan untuk pengamatan terhadap guru PJOK persentasenya 73,75% yang kemudian di korversi kedalam nilai kategori “tinggi”. Jadi guru PJOK di SMP, SMA Sederajat Se-Kecamatan Dawarblandong Mojokerto untuk tingkat pemahaman terhadap kurikulum 2013 revisi memperoleh kategori “tinggi” Kata Kunci : Tingkat pemahaman guru PJOK, Kurikulum 2013 revisi. Abstract Teachers play an important role in improving the learning quality of learners, and have a broad integrity and creativity. As a teacher in the field of Physical Education, Sport and Health in curriculum of 2013 revision teachers are required to be able to apply the material into integrative Thematic  form, which is a learning model that is directed to character education and integrates learning content with other subjects. Therefore this research is conducted to investigate the level of understanding on the implementation of the revised curriculum in teachers physical 2013 revision in junior and senior high school equivalent Dawarblandong Sub-District of Mojokerto. This research is non-experimental using questionnaire as a data collection tool, which is the Monitoring and Implementation of Curriculum 2013 revision and observations of physical teachers, data analysis in this research use percentage. The results of this study shows that the level of understanding of physical teachers in the implementation of curriculum 2013 revision in junior and senior high school, in Dawarblandong seen from the questionnaire monitoring and evaluation is 75,43% percentage and for observation of physical teachers  percentage is 73,75% which then converted into "high" category values. So the teacher of PJOK in junior and senior high school, equivalent of Dawarblandong Mojokerto gets the level of understanding the curriculum 2013 revision high category. Keywords: Level of teacher’s understanding , curriculum 2013 revision
MOTIVASI PARTISIPASI PESERTA UKM OLAHRAGA DI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA MUNTAHA ABIDIN, AKH.
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Motivasi adalah usaha seorang insan untuk berusaha melakukan berbagai macam kegiatan yang mereka ingin lakukan. Motivasi berfungsi sebagai daya penggerak dalam diri seseorang untuk aktivitas tertentu untuk mencapai tujuan tertentu. Masa depan bangsa berada ditangan generasi muda, untuk membentuk generasi yang trampil dan cerdas, mahasiswa tidak hanya membutuhkan materi pelajaran pada perkuliahan, tetapi harus menunjukkan jati dirinya untuk tampil sebagai pemimpin yang ikut andil dalam kegiatan sosial yang ada di masyarakat. Keberadaan mahasiswa yang ada di Unesa didukung sepenuhnya oleh Universitas sebagai Perguruan Tinggi Negeri di Surabaya. Salah satu program untuk meningkatkan kualitas  individu mahasiswa diwujudkan dalam keikutsertaan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Dalam penelitian ini, dikemukakan beberapa tujuan penelitian diantaranya adalah Untuk mengetahui motivasi partisipasi mahasiswa peserta  Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) olahraga di Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK)  Universitas Negeri Surabaya (UNESA).Berdasarkan rumusan masalah yang telah tergambar, penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian deskriptif kuantitatif (non eksperimen) karena peneliti hanya mengungkapkan informasi sebanyak-banyaknya dari responden tanpa memberikan suatu perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) diketahui nilai rata-rata motivasi partisipasi UKM olahrahga di Fakultas Ilmu Keolahragaan UNESA secara keseluruhan adalah pada aspek keterampilan (Skill) = 68,665% ; aspek status/pengakuan (Recognition) = 67,97% ;  aspek penyaluran energi (Energy Release) = 72,41% ; aspek suasana tim (Atmosphere Team) = 73,105% ; aspek persahabatan (Affiliation) = 72,835% dan aspek kebugaran (Fitness) = 74,18%. (2) Dari hasil data penelitian juga didapat bahwa, sebagian hasil dari rata-rata prosentase motivasi partisipasi perempuan lebih besar daripada laki-laki dalam kegiatan UKM olahraga. Kata Kunci : Motivasi Partisipasi Peserta UKM olahraga Abstract Motivation is the effort of a human being to try to do various activities that they want to do. Motivation serves as a driving force within a person for certain activities to achieve a particular goal. The future of the nation is in the hands of the younger generation, to form a skilled and intelligent generation, students need not only the subject matter of the lecture, but must show their true identity as leaders who contribute to the social activities in society. The presence of students in Unesa is fully supported by the University as a State University in Surabaya. One program to improve the quality of individual students is manifested in the participation of Student Activity UnitIn this study, several research objectives were proposed: To know the motivation of student participation in the Student Activity Unit of sport at Faculty of Sport Science in State University Surabaya.Based on the formulation of the problems that have been illustrated, this research is included in the type of quantitative descriptive research (non experimental) because researchers only reveal as much information from respondents without providing a treatment.The result of the research shows that: (1) it is known that the average value of motivation of SME participation in the Faculty of Sport Science of UNESA as a whole is on skills aspect (Skill) = 68,665%; Aspect of status / recognition  = 67.97%; Energy distribution aspect = 72,41%; Aspect of team atmosphere  = 73.105%; Aspects of friendship  = 72.835% and fitness aspects  = 74.18%. (2) From the result of research data also found that, part of result of mean percentage of motivation of participation of woman bigger than men in activity. Keywords: Participation of motivation, sport of activity
SURVEI KETERLAKSANAAN KURIKULUM 2013 PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN (PJOK) DI SMK NEGERI SE-KECAMATAN BOYOLANGU KABUPATEN TULUNGAGUNG ADIN FEBRIANTO, FAIZAL
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan. Kurikulum 2013 merupakan program pemerintah sebagai pengganti kurikulum sebelumnya yang digunakan sebagai pedoman pembelajaran di satuan pendidikan. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) adalah bagian dari pendidikan keseluruhan yang mengutamakan aktivitas jasmani dan pembinaan hidup sehat untuk pertumbuhan dan perkembangan jasmani, mental, sosial, dan emosional yang serasi, selaras, dan seimbang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keterlaksanaan kurikulum 2013 pada mata pelajaran PJOK di SMK Negeri Se-Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan pendekatan non eksperimen. Responden yang dipilih yaitu kepala sekolah, guru PJOK, siswa, dan komite sekolah. Cara pengambilan data dilakukan dengan cara melakukan tanya jawab kepada responden dengan merujuk pada kuesioner mengenai kurikulum 2013. Berdasarkan hasil penelitian tentang keterlaksanaan kurikulum 2013 pada mata pelajaran PJOK di SMK Negeri Se-Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung yang dilakukan dengan mengambil responden kepala sekolah, guru PJOK, siswa, dan komite sekolah telah mencapai rata-rata 84,53%, sehingga dapat disimpulkan masuk dalam kategori baik. Kata Kunci: Kurikulum 2013, Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Abstract The curriculum is a set of plans and arrangements concerning objectives, content, and lesson materials as well as ways used as guidelines for the implementation of learning activities to achieve educational goals. The 2013 curriculum is a government program as a substitute for the previous curriculum used as a learning guide in educational units. Physical Education, Sports, and Health are part of an overall education that prioritizes physical activity and the promotion of healthy living for balanced, harmonious, and balanced physical, mental, social, and emotional growth and development. The purpose of this research is to know the implementation of curriculum 2013 on subjects of Physical Education, Sport, and Health at Vocational High School Country of Boyolangu District of Tulungagung Regency. This research is a survey research with non experimental approach. Selected respondents were principals, teachers of Physical Education, students, and school committees. The way of data collection is done by doing question and answer to the respondent by referring to the questionnaire about the curriculum 2013. Based on the results of research on the implementation of the 2013 curriculum in the subjects of Physical Education, Sport, and Health at Vocational High School Country of Boyolangu Sub-district of Tulungagung Regency conducted by taking principal respondents, Physical Education teachers, students, and school committees has reached an average of 84 , 53%, so it can be summed up into good category. Keywords: Curriculum 2013, Physical Education, Sport, and Health
MINAT SISWA KELAS VII SMP NEGERI SE-KECAMATAN KEDUNGPRING KABUPATEN LAMONGAN TERHDAP PERMAINAN SOFTBALL MAESAROH, SITI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH METODE TUTOR SEBAYA TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING ATAS  BOLAVOLI (STUDI PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 JABON, KAB. SIDOARJO) NADHIROH, LULUK
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam suatu proses pembelajaran merupakan kegiatan yang harus dijalani oleh peserta didik untuk mencapai suatu tujuan pendidikan. Semakin berkembangnya suatu ilmu pengetahuan sehingga menuntut guru harus berperan kreatif dan inovatif sehingga dimana sebuah tujuan pembelajaran dapat tersampaikan dengan benar dan tepat. Proses pembelajaran seharusnya diolah dengan sebaik-baik sehingga materi yang diberikan kepada siswa dapat di pahami dengan baik. Seorang pendidik juga perlu mengaplikasikan berbagai pendekatan, metode pembelajaran dan cara-cara yang tepat agar materi pembelajaran dapat dipahami, di manfaatkan serta dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari oleh siswa. Tujuan dari penelitian ini untuk : Untuk mengetahui adanya pengaruh dan besarnya metode tutor sebaya terhadap hasil belajar siswa pada passing atas Bolavoli di kelas VIII SMP Negeri 1 Jabon Sidoarjo. Jenis penelitian eksperimen semu (quasi-experiment) dengan melakukan pendekatan kuantitatif. Siswa yang menjadi subyek penelitian sebanyak 38 anak. Pengambilan data dengan cara menggunakan lembar kerja siswa dengan 10 soal objektif dan tes keterampilan passing atas bolavoli. Hasil penelitian ini diperoleh adanya pengaruh yang signifikan terhadap dengan hasil uji t menunjukan nilai pada aspek pengetahuan adalah 13.50 > 2.021 mempunyai nilai yang signifikan r sebesar 0,00 < 0,05 dan aspek ketrampilan 2,998 > 2,021 dan kedua aspek mempunyai nilai yang signifikan r sebesar 0,005 < 0,05 dan hasil belajar siswa pada passing atas bolavoli dapat meningkatkan pada aspek pengetahuan sebesar 72,97%, sedangkan peningkatan pada aspek ketrampilan sebesar 15,33%. Kata Kunci: Tutor sebaya, passing atas bolavoli Abstract In a learning process is an activity that must be undertaken by learners to achieve an educational goal. The development of a science that requires teachers to play a creative and innovative role so that where a learning goal can be delivered correctly and correctly. The learning process should be processed with the best so that the material given to students can be understood well. An educator also needs to apply various approaches, learning methods and ways appropriate for learning materials can be understood, utilized and implemented in everyday life by students. The purpose of this study was to: 1. To investigate the effect and magnitude of peer tutoring methods to student learning outcomes in passing on volleyball in class VIII SMP Negeri 1 Sidoarjo Jabon. Type of quasi-experimental research (quasi-experiment) with a quantitative approach. Students who are the subject of research are 38 children. Collecting data by using the student worksheet with 10 questions objectively and passing skills test on volleyball. The results of this study obtained their significant influence on the results of t test showed the value of the aspect of knowledge is 13:50> 2,021 has a significant value of 0.00 r <0.05 and skills aspects of 2.998> 2.021 and the second aspect has a significant value r equal 0.005 <0.05 and student learning outcomes in passing on volleyball can improve on aspects of knowledge by 72.97%, while the improvement in the skill of 15.33%. Keywords: peer tutoring, passing on volleyball
PENGARUH MODIFIKASI PERMAINAN SEPAKBOLA TERHADAP MOTIVASI SISWA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA (STUDI KELAS VIII SMP NEGERI 1 PORONG) AL AYYUBI, SOLEHUDIN
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Modifikasi dalam suatu pembelajaran merupakan salah satu hal penting sebagai sarana agar siswa tidak merasakan kejenuhan. Dengan pembelajaran yang dibuat menyenangkan, dapat diyakini bahwa siswa akan menjadi tertarik dengan pembelajaran yang diberikan oleh guru. Dengan adanya modifikasi permainan sepakbola, setiap guru diharapkan mampu memaksimalkan kekurangan yang ada di sekolahnya sehingga siswa menjadi semakin tertarik dan tidak merasakan kejenuhan di dalam pembelajaran dan modifikasi permainan dalam pendidikan jasmani bisa dijadikan sebagai salah satu sarana untuk meningkatkan motivasi siswa. Tujuan dari penelitian ini untuk : Untuk mengetahui adanya pengaruh dan besarnya peningkatan modifikasi permainan sepakbola terhadap motivasi siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani dan olahraga pada kelas VIII SMP Negeri 1 Porong. Jenis penelitian eksperimen dengan pendekatan deskriptif kuatitatif. Siswa yang menjadi subyek penelitian sebanyak 37 anak. Pengambilan data dengan cara menggunakan angket motivasi (Pre-test) dan tes dribble (Post-test). Hasil penelitian ini diperoleh adanya pengaruh yang signifikan modifikasi permainan sepakbola terhadap motivasi siswa dalam pembelajaran penjasorkes siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Porong, terbukti dari hasil perhitungan uji t terdapat nilai t hitung lebih besar dari t tabel (5,412 > 2,021) dengan taraf signifikansi 0,05 dan peningkatan motivasi siswa dalam pembelajaran penjasorkes siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Porong adalah sebesar 11,45%. Kata Kunci: Modifikasi, Permaian Sepakbola, Motivasi. Abstract Modification in the learning processis one of the important things as a mean to make students do not feel bored. It is believed that fun learning process makes students would be interested in the lesson which is given by the teacher. Through soccer modification games, teacher is expected to optimized the minimum facilities in the school to make the students feel interested and do not feel bored in the learning process and games modification of the physical education subject as a mean to increase the students’ motivation.  The aim of this research is to find out the effect and the increasing of the student’s motivation through soccer modifications games of VIII grade students of SMP Negeri 1 Porongin physical education.  It was experimental research with quantitative descriptiveapproach. The subject of the study was 37 students. The data of study were gathered through motivation questionnaires (Pre-test) and dribble test (Post-test). Research finding showed the significant result of increasing motivation through soccer modification games of VIII grade students of SMP Negeri 1 Porong, it was proven from calculation of t-test which had higher t-count than t-table (5.412 > 2.021) with significance level was 0.05 and the result of increasing students’ motivationin learning physical education of VIII grade studentsof SMP Negeri 1 Porong was 11.45%. Keywords: Modification, Soccer Games , Motivation.

Page 65 of 109 | Total Record : 1082