cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani
  • jurnal-pendidikan-jasmani
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,082 Documents
PERBANDINGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI ANTARA SISWA SMA NEGERI 2 BALIKPAPAN DAN SISWA SMA NEGERI 3 BALIKPAPAN YANG MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER BOLAVOLI SATRIA WIBAWA, TARA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 2 (2017): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH PERMAINAN ROUNDERS TERHADAP MINAT SISWA DALAM PEMBERLAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN PADA SISWA KELAS IV DAN V DI SDN 1 MUNGGU GEBANG KABUPATEN GRESIK ZAINURI,
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 2 (2017): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PJOK adalah salah satu mata pelajaran yang digemari pada anak sekolah dasar. Karena pada usia ini pada umumnya mereka sangat aktif bergerak dan cenderung melakukan gerak sebanyak-banyaknya. Sejalan dengan tujuan dari PJOK yaitu berusaha memberikan kecukupan gerak dan meningkatkan kebugaran siswa melalui pembelajaran PJOK. Selain itu itu melalui pembelajaran PJOK anak bisa belajar sambil bermain, karena materi yang diajarkan banyak yang berhubungan dengan permainan.Dengan diterapkannya permainan rounders diharapkan dapat meningkatkan minat siswa dalam pembelajaran PJOK, karena permainan rounders merupakan permainan yang menyenangkan dan didalamnya menumbuhkan sikap sportif, jujur, bertanggung jawab, kerjasama. Permainan rounders sendiri merupakan permainan baru karena jarang diterapkan dalam pembelajaran PJOK di sekolah-sekolah dan dirasa siswa akan lebih berminat lagi dengan permainan yang baru mereka kenal dalam pembelajaran PJOK. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui 1. Pengaruh permainan rounders terhadap minat siswa dalam pembelajaran PJOK, 2. Seberapa besar pengaruh permainan rounders terhadap minat siswa dalam pembelajaran PJOK pada siswa kelas IV dan V SDN 1 Munggu Gebang, Benjeng, Gresik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen semu. Lokasi penelitian di SDN 1 Munggugebang Kabupaten Gresik. Populasi dalam penelitian ini  adalah  siswa siswi kelas IV dan V di SDN 1 Munggugebang Kabupaten Gresik dengan jumlah 45 siswa.Data dikumpulkan dengan menggunakan metode angket.Hasil penelitian tentang pengaruh permainan roundersterhadap minat belajar siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan pada siswa kelas IV dan V SDN 1 Munggu Gebang Kabupaten Gresik,  menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh penerapan modifikasi permainan rounders terhadap minat belajar siswa dalam pembelajaran PJOK pada siswa kelas IV dan V SDN 1 Munggu Gebang Kabupaten Gresik, dapat dibuktikan dari nilai thitung  -0,890  ≤  ttabel 2,021 dengan nilai signifikan = 0,379 ≥ α = 0,05 yang berarti menunjukkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak. Kata kunci: Permainan Rounders, Minat,PJOK Abstract Sports and physical education of Health is one of the popular subjects in elementary school children. Because at this age are generally very active moves and they tend to do some motion of running mates. In line with goals of the sports and physical education of Health that is trying to give adequacy of motion and improvefitness of students through learning sports and physical education of Health.In addition it is through learning sports and physical education of Health children can learn while playing, because the material was taught many associated with game. By implementation of rounders game is expected to increase students interest in learning sports and physical education of Health, because rounders game is a fun game and it fosters an attitude of sportsmanship, honesty, responsibility, cooperation. Rounders game itself is a new game because it is rarely applied in teaching sports and physical education of Health in schools and felt the students were more interested again with a new game they know in learning sports and physical education of Health. The purpose of this study to determine effect and how much rounders game influence on students interest to learning sports and physical education of Health in grade IV and V SDN 1 MungguGebang, Benjeng, Gresik. This study is a quasi-experimental quantitative research. Location of this research at SDN 1 Munggugebang Gresik. Population and sample in this research are students of class IV and V in the SDN 1 Munggugebang Gresik. Data were collected by using questionnaires.Research result about the effects rounders game on student interest in learning physical education, sports and health in grade IV and V SDN 1 Munggugebang Gresik, showed that there was no effect of applying a modified rounders game on student interest by learning sports and physical education of Health in grade IV and V SDN 1 MungguGebang Gresik. can be proven from valuetcount-0,890  ≤  ttable2,021 with significant value =0,379 ≥ α = 0,05Indicated thatH0 accepted dan Hawas rejected Keywords: Rounders game, interests, sports and physical education of Health
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG KESEHATAN DENGAN PERILAKU SEHAT SISWA PADA SISWA KELAS XI SMAN 1 DRIYOREJO MIZAN ABDILLAH, M
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DESKRIPSI MANAJEMEN EKSTRAKURIKULER BOLA BASKET PERAIH BABAK FANTASTIC FOUR PADA KEJUARAAN JUNIO JRBL SURABAYA SERIES 2016 DAMAYANTI SRI NAZHARRIYA, AJENG
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Manajemen merupakan suatu kegiatan. Manajemen meliputi perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), penyusunan personalia atau kepegawaian (staffing), pengarahan dan kepemimpinan (leading) dan pengawasan (controlling). Ekstrakurikuler adalah kegiatan yang dilakukan diluar jam pelajaran yang ada disekolah yang bertujuan untuk mengembangkan kepribadian, bakat, minat dan kemampuan yang dimiliki siswa. Sedangkan Manajemen Ekstrakurikuler yaitu pengolahan dalam manfaatkan sumber daya potensial (manusia) yang disusun secara tertata sesuai dengan kemampuan dan pengelolahan dalam memanfaatkan sumber daya potensial (non-manusia) yang dimiliki dengan lebih efektif dan efesien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen ekstrakurikuler bola basket sekolah menengah pertama yang masuk di babak fantastic four pada kejuaraan Junio JRBL Surabaya Sries 2016. Hal itulah yang menyebabkan peneliti berkeinginan untuk mnggunakan metode partisipasi pasif, jadi peneliti datang ke tempat kegiatan orang yang diamati, tetapi tidak ikut terlibta dalam kegiatan tersebut (Sugiyono, 2010:227). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menghasilkan data deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan beberapa teknik pengumpulan data, yaitu wawancara, kuiseoner dan dokumentasi.  Ada beberapa teknik analisis data, yaitu pencatatan, pengelompokan data dan penganalisaan data. Hasil penelitian manajemen ekstrakurikuler sekolah menengah pertama yang masuk di babak fantastic four dalam kejuaraan Junio JRBL Surabaya Series 2016 ini memiliki manajemen ekstrakurikuler: Komponen yang utama dalam berjalannya program manajemen yang ada adalah antara Pembina, pelatih dan siswa memiliki komunikasi yang baik dan program yang sudah tersusun dengan baik. Sarana dan prasarana yang ada di 3 sekolah ini terbilang cukup layak untuk digunakan dan peralatan tambahannya hanya beberapa sekolah yang memiliki peralatan penunjang untuk latihan. Penerapan program latihan di 3 sekolah ini sama menggunakan program latihan jangka panjang, intensitas latihan yang berbeda (ada yang seminggu 3 atau bahkan lebih). Ada beberapa sekolah yang memberikan penghargaan terhadap Pembina, pelatih dan siswa-siswanya secara moril dan materil da nada juga sekolah yang hanya memberikan penghargaan secara moril saja. Setiap tahunnya di setiap sekolah melakukan program anggaran yang dibutuhkan ekstrakurikuler bola basket. Bahkan jika ada pertandingan sekolah dan para orangtua/wali menyediakan mulai dari akomodasi, konsumsi, dan lain-lain. Kata kunci : Manajemen Ekstrakurikuler, Bola Basket Abstract Management is an activity. Management includes planning, organizing, personnel or staffing, direction and leading and controlling. Extracurricular activities are carried out outside of school hours that are aimed at developing the personality, talents, interests and abilities of students. While Extracurricular Management is processing in utilizing potential resources (human) which arranged in accordance with the capability and pengelolahan in utilizing the potential resources (non-human) owned more effectively and efficiently. This study aims to find out the extracurricular management of junior high school basketball that entered in fantastic four round of JRBL Surabaya Series 2016 championship. This is what causes researchers to desire to use passive participation methods, so researchers come to the place of the observed person, but not involved in the activity (Sugiyono, 2010:227). This research is a qualitative research that produces descriptive data. This research was carried out some data collection techniques, namely interviews, kuiseoner and documentation. There are several data analysis techniques, namely recording, data grouping and data analysis. The results of management of extracurricular junior high school who entered in the fantastic four round of the junior championship JRBL Surabaya Series 2016 has an extracurricular management: The existing management program is between coaches, coaches and students have good communication and well-structured programs. The facilities and infrastructure that exist in these 3 schools are quite feasible to be used and the additional equipment is only a few schools that have supporting equipment for training. The implementation of the training program in these 3 schools is the same using the long-term exercise program, the intensity of different exercises. There are some schools that give awards to coaches, coaches and students morally and materially as well as schools that only reward morally. Every year in every school to do the budget program that is required extracurricular basketball. Even if there is a school game and the parents/guardians provide starting from accommodation, consumption, and others. Keywords: Management Extracuriculer, Basketball
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA TALI TERHADAP HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH GAYA MENGGANTUNG DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN (STUDI PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 KREJENGAN KABUPATEN PROBOLINGGO) KUSNADI, AHMAD
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Guru sebagai penyelenggara pendidikan sekaligus motivator utama dalam proses pembelajaran mempunyai peranan yang sangat penting dalam rangka pencapaian tujuan pendidikan, disamping itu kualitas guru cenderung berpengaruh terhadap kualitas siswa. Suatu kegiatan belajar mengajar akan cenderung lebih baik bila ditunjang oleh kemampuan guru dalam menciptakan suatu interaksi yang dinamis yang mengacu pada pencapaian instruksional khusus merupakan salah satu kriteria keberhasilan dalam proses pembelajaran.Guru dalam proses pembelajaran harus mampu merencanakan, menetapkan tujuan, mempersiapkan materi, memilih metode dan alat bantu yang tepat dalam proses pembelajaran ini dikarenakan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan sesuai dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar. Hasil belajar lompat jauh gaya menggantung dapat ditinjau melalui kognitif, afektif, dan psikomotor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media tali terhadap hasil belajar lompat jauh gaya menggantung. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan pendekatan deskriptif kuantitatif.  Subjek penelitiannya adalah siswa kelas VIII-C SMP Negeri 2 Krejengan Kabupaten Probolinggo yang berjumlah 24 siswa. Dari hasil penelitian secara umum dapat disimpulkan bahwa selama pemberian 2 perlakuan terdapat pengaruh yang signifikan nilai penggunaan media tali terhadap hasil belajar lompat jauh gaya menggantung yang dibuktikan dengan hasil t hitung > t tabel (16,570 > 1,713) dari ketiga komponen hasil belajar yang digunakan pada saat pretest dan posttest yaitu kognitif, afektif,dan psikomotor dengan peningkatan hasil belajar sebesar 41,07%. Kata Kunci : Media Tali, Hasil, Belajar, dan Lompat Jauh. Abstract Teacher as an education implementer also as the main motivator in learning process have very important role in the efforf of education purpose achievement, also teacher’s quality have important effect to student’s quality. A learning activity will be better if supported by teacher’s ability in creating dynamic interaction which towards to special instructional achievement is one of the success criteria on learning process. Teacher on learning process must be able to plan, set the purpose, prepare the material, choosing right method and tool aid in this learning process in order to achieve expected learning objectives that suitable with standarts competence and basic competences. Squat long jump learning results can be viewed by cognitive, affective, and psychomotor aspects. This research aim is to find out the effect of rope media application to squat long jump’s learning results. This is a apparent experiment research with descriptive quantitative approach. The research subject are students of class VIII-C in  Probolinggo State Junior High School that amounted of 24 students.    From the generally research result it can be conclude that during 2 treatments giving there is significant effect of rope media application to squat long jump’s learning results which evidenced from the results of tcount> ttable (16.570>1.713) from the third learning components that applied during pretest and posttest that is cognitive, affective, and psychomotor with 41,07% learning result increase.  Keywords : Media Strap, Results, Learning, and Long Jump.
PERBANDINGAN KEMAMPUAN MOTORIK SISWA SMP YANG MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM 2006 DAN KURIKULUM  2013 (PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI SE-KEC. MENGANTI, KAB. GRESIK) SURYANINGSIH, LESTARI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan selalu berkaitan dengan kemampuan gerak motorik siswa yang bervariasi yang sesuaikan dengan acuan kurikulum yang ada. Indonesia menggunakan dua kurikulum 2006 dan kurikulum 2013  akan mempengaruhi siswa dalam melakukan aktivitas gerak yang berpengaruh terhadap perkembangan kemampuan motorik siswa. Tujuan penelitian ini adalah  mengetahui kemampuan motorik antara siswa kelas VII SMPN 2 yang mengimplementasikan kurikulum 2006 dan SMPN 1 yang mengimplementasikan kurikulum 2013 di kecamatan Menganti kabupaten Gersik. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPN 2 sejumlah 34 siswa dan siswa kelas VII SMPN 1 sejumlah 32 siswa, dengan jumlah sampel siswa adalah 66 siswa. Penelitian ini non-eksperimen dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Kemampuan motorik  siswa diukur dengan barrow motor ability terdiri 6 tes yaitu: Standing broad jump, soft ball throw, zig-zag-Run, wall pass, medicine ball put, sprint 60 yard dash. Teknik analisa yang digunakan adalah Uji-t sample independent. Berdasarkan hasil  penelitian, dapat diketahui bahwa rata-rata kemampuan motorik siswa SMPN kelas VII SMPN 2 yang mengimplementasikan kurikulum 2006 adalah 81.92 dengan standart deviasi 17.04,  sedangkan rata-rata SMPN 1 yang mengimplementasikan kurikulum 2013 kecamatan Menganti kabupaten Gersik adalah 82.03 dengan standart deviasi 16.04 , dari hasil SD tidak terdapat  perbedaan yang signifikan pada kedua sekolah. Sedangkan hasil pada program SPSS (Statiscal pakage for the Social Sciences) 22 diketahui = 1.998 lebih besar dari pada =0.992. dapat disimpulkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan motorik siswa SMPN yang mengimplementasikan kurikulum 2006 dan kurikulum 2013. Kata Kunci : Kemampuan Motorik, kurikulum 2006 dan 2013, prestasi olahraga. Abstract Physical education health and sports always relates to the ability of motor motion students who vary that adjust with reference to existing curriculum. Indonesia uses two curriculum, curriculum 2006 and 2013 will affect students in motion activities that affect the development of motor ability of students. The purpose of this research is to know the motor ability among students of Class VII SMP 2 which implements curriculum 2006 and SMP 1 implementing curriculum Change in 2013 County Crunch. The sample in this research is grade VII SMP 2 a number of 34 students and grade VII SMP 1 a number of 32 students, with a total sample of studentswas66 students. The research of non experimental descriptive quantitative approach. Motor ability of students as measured by barrow motor ability tests, namely: consists of 6 Standing broad jump, soft ball throw, zig-zag-Run, wall pass, medicine ball put sprint, 60 yard dash. Analysis technique used is Test-t independent samples. Based on the results of the research, it can be noted that the average motor ability of students of junior high school Menganti which implements the curriculum 2006 is 81.92 with a standard deviation of 17.04, while the average 1 junior high school Menganti implementing curriculum Change sub Regency of 2013 Crunch is  82.03 with a standard deviation of 16.44, from the results of the ELEMENTARY SCHOOL there was no significant difference in the two schools. While theresults ofthe program SPSS (Statiscal pakage for the Social Sciences) 22 known t_tabel = 1,998 greater than t_hitung = 0.992 Thus it can be concluded there was no significant difference between the motor ability of thestudents of junior high school which implements curriculum curriculum 2006 and2013.Reviewed the achievements of the school sports school which implements curriculum 2006 and 2013 sub se-curriculum Change Gresik Regency school junior high schoolhave better sports achievements of the past year, but the ability of  1 junior high school motor which implements curriculum 2013 is not better, because there are no significant differences after the motor ability tests between them. Keywords :MotorAbility, curriculum 2006 &2013, sport perfomine
PENGARUH PEMBERIAN TES FORMATIF TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN KESEHATAN (STUDI PADA PESERTA DIDIK KELAS X SMK NEGERI PASIRIAN KABUPATEN LUMAJANG) MUQA ROMAH, ULIL
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan kesehatan merupakan materi dalam mata pelajaran PJOK, dimana sebagian guru cenderung berfikiran bahwa materi pendidikan kesehatan berupa teori yang bisa langsung dibaca oleh peserta didik. Pada pelaksanaannya guru mata pelajaran PJOK seringkali mengabaikan penyampaian materi pendidikan kesehatan tersebut di dalam kelas sehingga pelaksanaan tes formatif juga cenderung tidak dilakukan. Oleh karena itu, pemberian tes formatif yang seringkali diabaikan dapat dijadikan salah satu cara efektif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam materi pendidikan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian tes formatif terhadap peningkatan hasil belajar pendidikan kesehatan dan seberapa besar pengaruh pemberian tes formatif terhadap peningkatan hasil belajar pendidikan kesehatan pada peserta didik kelas X SMK Negeri Pasirian Kabupaten Lumajang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan menggunakan desain penelitian Randomized Control Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMK Negeri Pasirian Kabupaten Lumajang dengan jumlah 10 jurusan dan terdapat 3 kelas pada masing-masing jurusan. Pengambilan sampel menggunakan teknik Multistage Random Sampling, yaitu kelas X Akutansi B dengan jumlah 33 peserta didik sebagai kelompok eksperimen dan X Akutansi C sebagai kelompok kontrol dengan jumlah 38 peserta didik. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah mean, standar deviasi, varian, uji normalitas, uji homogenitas dan uji t (T-Test sampel sejenis dan sampel berbeda). Hasil analisis statistik menggunakan paired samples test dan diketahui peningkatan hasil belajar pendidikan kesehatan pada kelompok eksperimen sebesar 30,56 % dan peningkatan hasil belajar pendidikan kesehatan pada kelompok kontrol sebesar 16,31 %, sehingga peningkatan hasil belajar pada kelompok eksperimen lebih tinggi 14,25% dari kelompok kontrol. Berdasarkan hasil uji beda dengan sampel berbeda (independent sample test) didapatkan nilai signifikan sebesar 0,000 lebih kecil dibandingkan nilai alpha (0,05)  yang menunjukkan bahwa H1 diterima. Demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan pemberian tes formatif terhadap peningkatan hasil belajar pendidikan kesehatan pada peserta didik kelas X SMK Negeri Pasirian Kabupaten Lumajang dengan pengaruh sebesar 30,56%. Kata Kunci : Tes Formatif, Hasil Belajar, Pendidikan Kesehatan Abstract Health education is material in the subjects of physical education, sports and health, where some teachers tend to think that health education materials in the form of a theory that can be directly read by students. In practical teacher of physical education, sports and health often ignore the delivery of health education materials in the classroom so that the implementation of formative tests also tend not to be done. Therefore, giving formative tests that are often ignored can be used as an effective way to improve the learning outcomes of learners in health education materials. The purpose of this research is to know the effect of giving formative tests on improving health education learning results and how much influence the giving of formative tests on improving learning results of health education in students of class X SMK Negeri Pasirian Lumajang. This type of research is an experimental research with quantitative descriptive approach and using the research design Randomized Control Group Pretest-Posttest Design. The population of research are students of class X SMK Negeri Pasirian Lumajang with 10 majors and there are 3 classes in each department. Sampling using technique Multistage Random Sampling,  that is class X Accounting B with the count of 33 students as the experimental group and X Accounting C as a control group with the count of 38 students. Data analysis used in this research are mean, standard deviation, variant, normality test, homogeneity test and t test (dependent sample test and independent sample test). The results of statistical analysis using paired samples test ,and the enhancement of health education learning outcomes in the experimental group is 30.56% and enhancementof health education learning outcomes in the control group by 16.31%, so that the  enhancement of learning result in the experimental group was higher 14,25% from the control group. Based on different test results with independent sample test ,available a significant value of 0.000 smaller than the alpha value (0.05) indicating that H1 accepted. So it can be concluded that there is a significant effect of giving formative test to the enhancement of health education learning outcomes in class X students of SMK Negeri Pasirian Kabupaten Lumajang with the effect of 30.56%. Keywords : Formative Tests, Learning Outcomes, Health Education
PENGARUH PERMAINAN LOMPAT TALI TERHADAP HASIL BELAJAR LOMPAT TINGGI GAYA GULING PERUT (STRADDLE) (STUDI PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 1 NGELO, CEPU) FEBI K, ALVIAN
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan jasmani sering dianggap sebagai pendidikan untuk jasmani dan pendidikan melalui jasmani. Artinya bahwa pendidikan jasmani bukan hanya bertugas  mendidik siswa dalam perkembangan dan pertumbuhan jasmani saja, namun penanaman sikap dan nilai - nilai hidup yang benar dapat ditanamkan melalui aktivitas jasmani. Berhasil tidaknya suatu pendidikan tergantung pada pelaksanaan proses pendidikan yang baik dan terarah sesuai dengan aturan yang ada. Dalam lingkungan sekolah pastilah terdapat berbagai macam permasalahan dalam proses belajar mengajar. Di SD Negeri 1 Ngelo, Cepu, terdapat permasalahan dalam materi atletik lompat tinggi. Tidak sedikit siswa yang masih mendapat nilai kurang dari nilai ketuntasan minimal. Melalui permainan lompat tali diharapkan siswa dapat meningkatkan hasil belajar lompat tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui pengaruh permainan lompat tali terhadap hasil belajar lompat tinggi gaya straddle pada siswa kelas V SD Negeri 1 Ngelo, Cepu. (2) untuk mengetahui besarnya pengaruh permainan lompat tali terhadap hasil belajar lompat tinggi gaya straddle pada siswa kelas V SD Negeri 1 Ngelo, Cepu. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 64 siswa, yaitu kelompok eksperimen kelas V-B yang berjumlah 32 siswa dan kelompok kontrol kelas V-A yang berjumlah 32 siswa. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan permainan lompat tali terhadap hasil belajar lompat tinggi gaya straddle pada siswa kelas V SD Negeri 1 Ngelo, Cepu. yang dibuktikan dari hasil  10,91 > 2,052 dengan taraf signifikansi 0,05. Besarnya pengaruh adalah 10,83%. Kata Kunci: Pendidikan jasmani, permainan, lompat tinggi. Abstract Physical education is often regarded as physical education and physical education. This means that physical education is not only the task of educating students in physical growth and development, but the planting of the right attitudes and values ??of life can be instilled through physical activity. The success or failure of an education depends on the implementation of the educational process is good and directed in accordance with existing rules. In the school environment there must be various problems in the learning process. In SD Negeri 1 Ngelo, Cepu, there is a problem with the high jump athletic material. Not a few students who still score less than the minimal value of mastery. Though the jump rope game students are expected to improve high jump learning outcomes. The purpose of this research is (1) to know the effect of jump rope game on the high jump learning style of straddle in grade V student of SD Negeri 1 Ngelo, Cepu. (2) to know the effect of jump rope game on straddle high jump learning result in grade V SD Negeri 1 Ngelo, Cepu. This research is an experimental research with quantitative approach. The sample in this study used 64 students, that is experimental group of V-B class which need 32 students and control group of V-A class with 32 students. From the results of the study it can be concluded that there is a significant effect of the jump rope game on the high jump learning style straddle on the students of grade V SD Negeri 1 Ngelo, Cepu. As evidenced from the result t_hitung 10.91> t_ (table) 2.052 with a significance level of 0.05. The magnitude of influence is 10.83%. Keywords: Physical education, game, high jump.
SURVEI TINGKAT KEBUGARAN JASMANI PADA KELAS VII SMPN 2 TAMAN, KECAMATAN TAMAN KABUPATEN SIDOARJO SETIAWAN, ANJAR
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam kehidupan sehari-hari kesehatan merupakan salah satu hal terpenting yang harus dijaga oleh setiap manusia, salah satu cara menjaga kesehatan adalah dengan berolahraga secara teratur agar badan tetap bugar sehingga kekebalan tubuh akan semakin meningkat. Kegiatan PJOK di sekolah merupakan wadah untuk mendidik dan mengembangkan potensi pada diri siswa. PJOK mempunyai peranan yang penting dalam mengembangkan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini menggunakan desain pendekatan deskriptif kuantitatif karena hasil penelitian dalam bentuk gambaran atau uraian atas suatu keadaan terhadap objek yang diteliti. Populasi dalam penelitian ini adalah sisswa kelas VII SMPN 2 Taman Sidoarjo. Sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Berdasarkan hasil penelitian tes kebugaran jasmani menggunakan Multistage Fitness Test (MFT) dengan tujuan mengetahui tingkat kebugaran jasmani diperoleh hasil siswa kelas VII SMPN 2 Taman Sidoarjo masuk dalam kategori “sangat rendah” dengan rincian siswa laki-laki sebesar 93,75% masuk dalam kategori sangat rendah, rendah sebesar 3,125% dan kategori sedang 3,125%. Sedangkan untuk siswa perempuan 100% dalam kategori sangat rendah. Kata Kunci: survei, Kebugaran jasmani, Multistage Fitness Test Abstract In everyday life health is one of the most important things that must be kept by every human being, one way to maintain health is to exercise in order to stay in shape so that the body immune system will increase. PJOK activities at the school is a means to educate and develop the potential of the students. PJOK has an important role in developing and improving the quality of human resources. This research uses descriptive quantitative design approach for the research results in the form of a picture or description on a state of the object under study. The sample in this study using cluster random sampling technique. Based on the results of physical fitness tests using Multistage Fitness Test (MFT) with the aim of knowing the level of physical fitness results obtained class VII SMPN 2 Taman Sidoarjo into the category of "very low" with details of the male students amounted to 93.75% in the category very low, low of 3.125% and 3.125% medium category. As for the female students in the category of 100% is very low. Keywords: Survey, Physical Fitness, Multistage Fitness Test
PENGARUH PERMAINAN SLAGBALL TERHADAP RASA PERCAYADIRI  SISWA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI,OLAHRAGA DAN KESEHATANPADA SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 1 CERME GRESIK KURNIAWAN, ANDRI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan jasmani adalah bagian dari pendidikan kesuluruhan yang mengutamakan aktivitas jasmani dan pembinaan hidup sehat untuk pertumbuhan dan perkembangan jasmani, mental social dan emosional yang serasi, selaras dan seimbang. Ada beberapa hal yang bisaditerapkan didalam pendidikan jasmani, salah satunya melalui permainan. Melalui permainan, siswa bias meningkatkan rasa percaya dirinya karena interaksi yang berlangsung antara siswa dengan siswa lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui pengaruh permainan slagball terhadap rasa percaya diri siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani olahragadan kesehatan pada kelas XI SMA Negeri 1 Cerme Gresik. 2) Untuk mengetahui besarnya pengaruh permainan slagball terhadap rasa percaya diri siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan pada kelas XI SMA Negeri 1 Cerme Gresik. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Cerme Gresik dan jumlah sampel yang diambil sebanyak 29 siswa. Metode dalam analisa ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sedangkan proses pengambilan data dilakukan dengan menggunakan angket rasa percaya diri. Hasil analisa statistic didapatkan nilaithitung-1,556  ≤ttabel 1,669 dengan Sig = 0,131 ≥ α = 0,05 yang berarti menunjukkan bahwa H0 diterimadan Ha ditolak, sehingga tidak adapengaruh permainan slagball terhadap rasa percaya diri siswa dalam pembelajaran PJOK  pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Cerme Gresik Kata Kunci: Permainan Slagball,  Rasa Percaya Diri Siswa          Abstract Physical education is part of education whilst physical activity with healthy living and coaching for the growth and development of physical, mental and emotional social harmony, aligned and balanced. There are some things that can be applied in physical education, one of them through the game. Through the game, students can improve the sense of trust him because of interactions that take place between students with other students. The purpose of this research is to 1) to know the influence of the game slagball against the confidence of students in learning of physical education of sports and health in class XI SMA Negeri 1 Cerme Gresik. 2) to know the magnitude of the influence game slagball against the confidence of students in learning of physical education of sports and health in class XI SMA Negeri 1 Cerme Gresik. The target of this research is the grade XI SMA Negeri 1 Cerme Gresik and the number of samples taken as many as 29 students. The method in this analysis uses a quantitative approach. While the data capture process is conducted using confident question form. Statistical analysis of the results obtained by the value of thitung-1.556 ≤ ttabel 1.669 with Sig = 0.131 ≥ α = 0.05 meaning indicates that H0 is accepted and Ha was rejected, so there is no influence of the game slagball against the confidence of students in learning PJOK in students of Class XI SMA Negeri 1 Cerme Gresik Keywords: Game Slagball, The Confidence Of Students

Page 71 of 109 | Total Record : 1082