cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Olahraga
  • jurnal-kesehatan-olahraga
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 408 Documents
DESKRIPSI TEKANAN DARAH PADA WANITA USIA 60-80 TAHUN PADA LEMBAGA SENAM THERAPY CAKRA WIWEKA SURABAYA HERU PRASETYO, ALIKA; ANITA KUMAAT, NOORTJE
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 6, No 2 (2018): Edisi Juli 2018
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ALIKA HERU PRASETYO (Program Studi Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Olahraga, Universitas Negeri Surabaya) alikaprasetyo@mhs.unesa.ac.id Dr. Noorjte Anita K, M.Kes noortjeanita@unesa.ac.id Abstrak Secara alamiah lansia akan mengalami penurunan fungsi organ dan mengalami labilitas tekanan darah yang merupakan tekanan darah yang tidak tetap, berubah-ubah dan tidak seimbang. Oleh sebab itu, lansia dianjurkan untuk selalu memeriksakan tekanan darah dan berolahraga teratur agar dapat mencegah penyakit. Teratur berolahraga dapat dilakukan dengan cara latihan fisik yang sesuai dengan lansia seperti senam pernafasan atau Senam Terapi Cakra Wiweka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Senam Terapi Cakra Wiweka terhadap penurunan tekanan darah pada wanita usia 60-80 tahun penderita hipertensi pada Lembaga Senam Therapy Cakra Wiweka Surabaya. Penelitian ini menggunakan sampel wanita usia 60-80 tahun yang menderita hipertensi. Dalam penelitian ini pengambilan data dilakukan selama 3 bulan pada bulan Januari, Februari dan Maret 2018. Data yang di dapat berdasarkan hasil dari test yang di lakukan oleh petugas Lembaga Senam Terapi Sehat Cakra Wiweka Surabaya. Maka berdasarkan hasil menunjukkan adanya pengaruh/perbedaan setiap bulannya dengan mengikuti Senam Terapi Sehat Cakra Wiweka. Tes tekanan darah ini di dilakukan di bulan januari dikarenakan adanya libur senam di bulan Desember dan di mulai bulan Januari, adapun pengambilan tes tekanan darah di ambil sebelum melakukan Senam Terapi Sehat Cakra Wiweka. Kata Kunci: senam Cakra Wiweka, penurunan tekanan darah, wanita usia 60-80 tahun Abstract Naturally the elderly will experience a decrease in organ function and liver blood pressure that is the blood pressure is not constant, changeable and unbalanced. Therefore, the elderly is recommended to always check blood pressure and exercise regularly to prevent disease. Regular exercise can be done by physical exercise in accordance with the elderly such as respiratory exercise or Gymnastics Therapy Cakra Wiweka. This study aims to find out how much influence the Therapy Cervical Therapy Wiweka to decrease blood pressure in women aged 60-80 years of hypertensive patients at Therapy Institute Cakra Wiweka Surabaya. This study used a sample of women aged 60-80 years who suffer from hypertension. In this study, data retrieval is done for 3 months in January, February and March 2018. The data can be based on the results of tests conducted by Healthy Therapy Gymnastics Institute staff Cakra Wiweka Surabaya. So based on the results show the influence / difference each month by following the Healthy Gymnastic Therapy Cakra Wiweka. This blood pressure test was conducted in January because of a gymnastics holiday in December and starting in January, as for taking blood pressure test taken before doing Healthy Gymnastic Therapy Cakra Wiweka.. Keywords: Cakra Wiweka gymnastics, decreased blood pressure, women aged 60-80 years
ANALISIS KESEIMBANGAN STATIS DAN KESEIMBANGAN DINAMIS WANITAPAGUYUBAN OLAHRAGA LANSIA PERUMAHAN PONGANGAN INDAH GRESIK NUR FAHRI AFAFAH, MUH; ANITA KUMAAT, NOORTJE
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 6, No 2 (2018): Edisi Juli 2018
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK ANALISIS KESEIMBANGAN STATIS DAN KESEIMBANGAN DINAMIS WANITA PAGUYUBAN LANSIA PERUMAHAN PONGANGAN INDAH GRESIK MUH NUR FAHRI AFAFAH fahrendz@gmail.com Nama : Muh Nur Fahri Afafah NIM : 11060484047 Program Studi : S ? 1 Jurusan : Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Fakultas : Ilmu Keolahragaan Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya Pembimbing : Dr. Noortje Anita Kumaat, M.Kes Latihan keseimbangan tubuh perlu diketahui untuk melatih tubuh agar semakit sehat dan kuat. Kemampuan menjaga keseimbangan merupakan kemampuan yang harus dimiliki untuk berkegiatan beraktifitas. Keseimbangan merupakan istilah yang digunakan untuk mempertahankan tubuh tetap seimbang, juga sebagai upaya untuk menjaga tubuh tetap fit hingga lanjut usia. Peranan keseimbangan pada lansia adalah merupakan kemampuan untuk mempertahankan keseimbangan tubuh ketika di tempatkan di berbagai posisi. Dan keseimbangan adalah kemampuan untuk mempertahankan pu­sat gravitasi pada bidang tumpu terutama ketika saat posisi tegak. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan latihan keseimbangan statis terhadap keseimbangan dinamis pada wanita Paguyuban Lansia Perumahan Pongangan Indah Gresik. Jenis penelitian penelitian diskriptif kuantitatif yang merupakan metode untuk menguji teori tertentu dengan cara meneliti antar variabel. Subek penelitian ini adalah wanita Paguyuban Lansia Perumahan Pongangan Indah Gresik sebanyak 20 orang untuk melakukan perlakuan tes keseimbangan statis dan tes keseimbangan dinamis selama dua kali dalam satu minggu di hari Kamis dan Minggu. Hasil pengujian menunjukkan hubungan antara X1 dengan Y1 menghasilkan t hitung sebesar 48.544. Hasil ini menunjukkan bahwa > t tabel pada level of significance (a=5%). Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara X1 dengan Y1. Koefisien korelasi X1 dengan Y1 sebesar 0.938 menunjukkan bahwa hubungan X1 dengan Y1 dinyatakan kuat dan bersifat searah (positif). Hal ini berarti apabila X1 ditingkatkan diikuti oleh peningkatan Y1. Hasil pengujian menunjukkan hubungan antara X2 dengan Y2 menghasilkan r hitung sebesar 41.400. Hasil ini menunjukkan bahwa > t tabel pada level of significance (a=5%). Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara X2 dengan Y2. Koefisien korelasi X2 dengan Y2 sebesar 0.917 menunjukkan bahwa hubungan X2 dengan Y2 dinyatakan kuat dan bersifat searah (positif). Hal ini berarti apabila X2 ditingkatkan diikuti oleh Y2 peningkatasn hasil tes keseimbangan. Kata Kunci : Keseimbangan Statis dan Kesimbangan Dinamis Lansia ABSTRACT ANALYSIS STATIC BALANCE AND DINAMIC BALANCE OF WOMEN IN ELDERLY COMUNITY RESIDENCE PONGANGAN INDAH GRESIK Name : Muh Nur Fahri Afafah NIM : 11060484047 Study Program : S-1 Sport Science Departement of Health Education and Recreation Faculty : Sport Science Name of Institution : State University of Surabaya Supervisior : Dr. Noortje Anita Kumaat, M.Kes Exercise body balance needs to be known to train the body to be healthy and strong. The ability to maintain balance is a must-have ability to engage in activities. Balance is a term used to keep the body balanced, as well as an effort to keep the body fit until the elderly. The role of balance in the elderly is an ability to maintain body balance when placed in various positions. And balance is the ability to maintain gravity in the fulcrum, especially when the position is upright. The purpose of this study is to analyze the relationship of static balance exercise to dynamic balance of women in Elderly Comunity Recidence Pongangan Indah Gresik. The research type is quantitative descriptive research which is a method to test certain theory by researching between variables. This research subek is a female elderly comunity Pongangan Indah Gresik Real Estate as many 20 people to perform static balance test and dynamic balance test twice in one week on Thursday and Sunday. Test results show the relationship between X1 with Y1 produces t count of 48.544. This result shows that | r count | > t table at level of significance (a = 5%). Thus it can be stated that there is a significant relationship between X1 and Y1. The correlation coefficient X1 with Y1 of 0.938 indicates that the relationship X1 with Y1 is stated strongly and is unidirectional (positive). This means when X1 is increased followed by an increase in Y1. Test results show the relationship between X2 with Y2 yield r counted 41.400. This result shows that | r arithmetic | > t table at level of significance (a = 5%). Thus it can be stated that there is a significant relationship between X2 and Y2. The correlation coefficient X2 with Y2 of 0.917 indicates that the relationship of X2 with Y2 is strong and positive (positive). This means that if X2 is increased followed by Y2 the increase in the balance test results. Keywords: Static Balance and Dynamic Balance of Elderly
PEMETAAN AKTIVITAS FISIK DAN HASRAT SEKSUAL MAHASISWA OLAHRAGA UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA RAHMAN, ALVIAN; , PURBODJATI
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 6, No 2 (2018): Edisi Juli 2018
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Aktivitas fisik dan hasrat seksual sering terjadi pada mahasiswa olahraga dalam meningkatkan kualitas profesinya. Tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk mengetahui usaha dan hasil aktifitas fisik dan pengendalian hasrat seksual 84 mahasiswa IKOR UNESA angkatan 2015 sebagai subyek penelitian. Prosedurnya menerapkan metode penelitian kualitatif dengan rancangan teknik survey yang dianalisis dengan deskriptif presentase. Didapatkan temuan hasil. Jadi mahasiswa IKOR UNESA angkatan 2015 meningkatkan kualitas fisik berupa pelaksanaan aktivitas fisik/olahraga lebih banyak dibanding yang tidak melakukannya. Mahasiswa yang tidak melakukannya beralasan: tidak berminat melakukan olahraga, tidak ada waktu melakukan olahraga, tidak ada sarana/prasarana untuk melakukan olahraga, merasa lelah melakukan olahraga, dan merasa cukup dengan kegiatan sehari ? hari. Mahasiswa yang melakukan peningkatan kualitas fisik berupa pelaksanaan aktivitas fisik/olahraga menyatakan : telah melakukan selama 1 sampai dengan 3 tahun lebih, dilaksanakan antara 3 kali keatas perminggu, dalam waktu 1 ? 2 jam. Tujuan yang diinginkan adalah untuk menjaga kesehatan, menurunkan berat badan, menambah pergaulan, dan untuk mendapat prestasi. Jalur yang ditempuh untuk melakukan olahraga terdiri dari: di kampus, di klub, olahraga sendiri, dan di tempat fitnes. Stabilitas motivasi terjaga karena terpenuhinya kapasitas penunjang fasilitas olahraga. Ternyata mahasiswa IKOR UNESA angkatan 2015 meningkatkan kualitas non fisik berupa pengendalian perilaku hasrat seksual lebih banyak (yang didominasi oleh mahasiswa yang melakukan aktivitas fisik dan sebagian kecil mereka yang tidak beraktivitas fisik) dibanding yang tidak melakukannya/menyimpang. Mahasiswa yang mengendalikannya dengan baik dalam bentuk autoerotik, yang meliputi: tidak pernah menggunakan media sensual, tidak pernah membayangkan sesuatu yang sensual, tidak pernah meraba tubuh diri sendiri, tidak pernah melihat gambar sensual, tidak pernah menggesekkan alat kelamin pada benda. Perilaku lainnya berupa sosioseksual, berupa: tidak pernah berpegang tangan disertai dengan hasrat seksual, tidak pernah merabah tubuh orang lain, tidak pernah mencium orang lain, tidak pernah merangsang orang lain, tidak pernah melakukan hubungan seksual. Sedangkan mahasiswa yang belum mampu mengendalikannya didominasi oleh mahasiswa tidak melakukan aktivitas fisik. Penyimpangan pengendalikan hasrat seksual berbentuk autoerotik, meliputi: kadang ? kadang melihat gambar sensual, pernah menggesekkan alat kelamin pada benda. Adapun sosioseksualnya, meliputi: kadang ? kadang meraba tubuh orang lain dan pernah melakukan hubungan seksual. Kata Kunci : Aktivitas fisik, Olahraga, Hasrat seksual, Autoerotik, Sosioseksul, Mahasiswa olahraga UNESA. Abtract Physical activity and sexual desire often occur in sports students in improving the quality of their profession. The specific purpose of this study is to find out the efforts and results of physical activity and control of sexual desire 84 2015 UNESA IKOR students as research subjects. The procedure applies qualitative research method with survey technique design which is analyzed by descriptive percentage. Find results. So students of IKOR UNESA force 2015 improve physical quality in the form of physical activity / sport more than those who do not do it. Students who do not do so reason: are not interested in doing sports, there is no time to do sports, there are no facilities / infrastructure to exercise, feel tired doing sports, and feel enough with daily activities. Students who make physical quality improvements in the form of physical activity / sports states: have done more than 1 to 3 years, carried out between 3 times up a week, within 1-2 hours. The desired goal is to maintain health, lose weight, increase intercourse, and to get the achievement. The path taken to do the sport consists of: on campus, at the club, sports alone, and at the gym. Motivational stability is maintained due to the fulfillment of sports facilities supporting capacity. It turns out that students of IKEOR UNESA force 2015 improve non-physical quality in the form of controlling behavior of sexual desire more (which is dominated by students who do physical activity and some of them are not physical activity) than do not do / deviate. Students who control it well in the form of autoerotik, which includes: never use sensual media, never imagine something sensual, never felt body yourself, never see the sensual image, never rub the genitals on the object. Other behaviors are sociosexual, in the form of: never holding hands accompanied by sexual desire, never pummeling other peoples bodies, never kissing others, never stimulating others, never having sexual intercourse. While students who have not been able to control it is dominated by students do not do physical activity. Control irregularities in the form of autoerotic sexual desires, including: sometimes seeing sensual images, ever swiping genitals on objects. As for sosioseksualnya, including: sometimes feel the body of others and had sexual intercourse. Keywords: Physical Activity, Sports, Sexual Desire, Autoerotik, Sosioseksul, UNESA sports students.
ANALISIS KONDISI FISIK TIM FUTSAL PUTRA SMK NEGERI 1 SURABAYA HUDA, MIFTAHUL; SUDIJANDOKO, ANDUN
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 6, No 2 (2018): Edisi Juli 2018
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Futsal membentuk seorang pemain agar selalu siap menerima dan mengumpan bola dengan cepat dalam tekanan pemain lawan, dengan lapangan yang sempit, permainan ini menuntut teknik penguasaan bola yang tinggi, kondisi fisik yang bagus, dan kerjasama antar pemain.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi fisik tim futsal putra di SMKN 1 Surabaya. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif untuk dianalisis dengan metode pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa putra usia 16-18 tahun yang tergabung dalam tim futsal dengan jumlah 15 siswa. Adapun sampel untuk penelitian sebanyak 15 sampel yang diambil dengan menggunakan penelitian populasi. Penelitian ini menggunakan instrumen penelitian untuk mengukur daya tahan, kecepatan, kekuatan otot tungkai dan kelincahan siswa yang dilakukan 1 kali pertemuan.Kesimpulan dari Hasil Penelitian : (1) Kecepatan siswa dengan rata-rata sebesar 4,2 detik masuk dalam kategori sedang. Persentase masuk dalam kategori baik: (80%), (2) Kelincahan siswa dengan rata-rata sebesar 15,91 detik masuk dalam kategori kurang. Persentase masuk dalam kategori kurang: (93%), (3) Kekuatan otot tungkai siswa dengan rata-rata sebesar 44,6 kg masuk dalam kategori sedang. Persentase masuk dalam kategori sedang: (20%), (4) Daya tahan siswa dengan rata-rata sebesar 38,5 masuk dalam kategori sedang. Persentase masuk dalam kategori sedang: (40%)Jadi dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tim futsal putra SMK Negeri 1 Surabaya memiliki kondisi fisik yang sedang, karena rata-rata kondisi fisik tim futsal putra SMK Negeri 1 Surabaya masuk dalam kategori sedang. Sehingga harus diperlukan latihan yang intensif agar mendapatkan hasil yang lebih baik.Kata Kunci: Kondisi Fisik, Futsal AbstractFutsal forms a player to always be ready to receive and pass the ball quickly in the opponents pressure, with a narrow field, this game requires high ball possession techniques, good physical condition, and cooperation among players.The purpose of this research is to know the physical condition of boys futsal team at SMKN 1 Surabaya. This research is quantitative research and the data obtained wiould be analyzed using quantitative descriptive approach method. Population in this research were 15 students of age 16-18 years old who join futsal team. The samples for the study were 15 samples taken from the subject of the research. This study used several instruments to measure durability, speed, leg muscle strength and agility of students who conducted in 1 meeting.The results showed that (1) student speed with an average of 4,2 seconds belongs to the medium category. Percentage of entry in the good category: (80%), (2) Student agility with an average of 15.91 seconds falls into the category less. Percentage of entry in the category of less: (93%), (3) Student muscle strength with an average of 44.6 kg belongs to the medium category. Percentage of entry in the moderate category: (20%), (4) Student endurance with average of 38.5 falls in to medium category. Percentage of entry in moderate category: (40%).From the results of this study, it can be concluded that boys futsal team of SMKN 1 Surabaya has a average medium physical condition because the average physical condition of boys futsal team at SMKN 1 Surabaya entered in the category of medium. It suggests to increase the need of intensive training to get better results. Keywords: Physical Condition, Futsal
ANALISIS KEBERHASILAN VIKTOR AXELSEN PEMAIN DENMARK MENJADI PERINGKAT SATU DUNIA DILIHAT DARI JUMPING SMASH DAN SPEED SMASH ANGGI SANTOSO, FIRMAN; WISMANADI, HIMAWAN
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 6, No 2 (2018): Edisi Juli 2018
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKOlahraga bulutangkis merupakan salah satu jenis olahraga prestasi yang sangat terkenal di seluruh dunia. Permainan bulutangkis merupakan permainan yang bersifat individual yang dapat dilakukan dengan cara satu orang melawan satu orang atau dua orang melawan dua orang. Pukulan smash adalah bentuk pukulan keras yang sering digunakan dalam permainan bulutangkis. Karakter dari pukulan ini adalah keras dan laju shuttlecock cepat menuju lantai lapangan. Pukulan ini membutuhkan kekuatan otot tungkai, bahu, lengan, fleksibilitas pergelangan tangan serta koordinasi gerak tubuh yang harmonis. Kemampuan jumping smash dianggap sangat penting peranannya karena dapat menghasilkan poin, ketika melakukan jumping smash ada beberapa pergerakan yang perlu diperhatikan antara lain sudut siku, sudut bahu, tinggi lompatan dan kecepatan smashJenis penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian non-eksperimen dengan metode penelitian analisis deskriptif kuantitatif, karena tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisis fakta keberhasilan Viktor Axelsen pemain berkebangsaan Denmark menjadi peringkat satu dunia dilihat dari jumping smash dan speed smash dalam pertandingan sebenarnya.Berdasarkan hasil pengamatan, Persentase keberhasilan jumping smash yang dilakukan Viktor Axelsen adalah 24,63 % didapat dari jumlah jumping smash yang berhasil dibagi jumlah jumping smash keseluruhan. Dari usaha jumping smash yang dilakukan Viktor Axelsen untuk memperoleh jumping smash yang terbaik 15.3386 m/s dari tiga pertandingan bulutangkis tingkat internasional, dengan sudut siku 138,7 %, sudut bahu 122,4 % tinggi lompatan 0,23 meter Kata kunci : Analisis, Bulutangkis, Jumping Smash, Speed Smash, Sudut Siku, Sudut Bahu
TINGKAT KONDISI FISIK ATLET UKM BOLATANGAN PUTRI DI UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA ABIDAH, KHIKMATUL; PERWIRA BAKTI, ANANDA
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 6, No 2 (2018): Edisi Juli 2018
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe physical condition of athletes UKM handball daughter at the State University of Surabaya in every match susceptible to fatigue. The purpose of this study was to determine the level of physical condition UKM handball Women Athletes at the State University of Surabaya.The targets of this research is 14 female UKM handball athletes at the State University of Surabaya. Research conducted at the International Futsal GOR Surabaya State University. The research instrument used in this study is the Test Run 30M to measure speed, test Sit and Reach to measure flexibility, Illinois Agility Run Test to measure agility, Test Push-Up for measuring the strength of the arm muscles, tests Medicine Ball to measure the explosive power of the arm muscles and Multistage Fitnes Test to measure cardiac and respiratory endurance.The results of the series of tests showed that the average Tests Run 30M for 5:40 seconds into the category of being, on average Tests Sit and Reach of 37.96 cm fall into either category, the average Illinois Agility Test Run of 19.66 seconds in the medium category, average Test Push-Up of 34.43 times in the category of less, on average Test Medicine Ball of 3.62 m / s in the category of medium and average of 32.76 Multistage Fitnes Test O2 / kg / min in the category less.The conclusion from this study that the level of physical condition of athletes handball Women at the State University of Surabaya in the category of being with a percentage of 50% of the overall results of the physical condition of athletes UKM handball components daughter at the State University of Surabaya.Keywords : Physical Condition, handball
ANALISIS KONDISI FISIK ATLET PUTRA FLOORBALL UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA KAMANITA BR MELIALA, EKARINA; FITHRONI, HIJRIN
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 6, No 2 (2018): Edisi Juli 2018
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK ANALISIS KONDISI FISIK ATLET PUTRA FLOORBALL UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA Nama :Ekarina Kamanita Br Meliala NIM : 14060484081 Program Studi : S-1 Ilmu Keolahragaan Jurusan : Pendidikan Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas :Ilmu Olahraga Nama Lembaga :Universitas Negeri Surabaya Pembimbing :Hijrin Fithroni, S.Or., M.Pd Penelitian ini mengangkat permasalahan kondisi fisik atlet putra floorball Universitas Negeri Surabaya yang tidak mendapat juara dalam beberapa tahun. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kondisi fisik atlet putra floorball Universitas Negeri Surabaya dengan subyek penelitian berjumlah 15 orang. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode deskriptif. Berdasarkan pengolahan data dan analisis data, maka hasil penelitian yang diperoleh adalah (1) Kecepatan lari atlet putra floorball Universitas Negeri Surabaya masuk dalam kategori baik dengan persentase 60%. (2) Kekuatan otot perut masuk dalam kategori baik dengan persentase 66,7%. (3) Kekuatan otot lengan masuk dalam kategori kurang sekali dengan persentase 73,3%. (4) Keseimbangan masuk dalam kategori sedang dengan persentase 66,7%. (5) Daya tahan masuk dalam kategori sedang dengan persentase 66,7%. (6) Kelincahan masuk dalam kategori sedang dengan persentase 66,7%. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi fisik atlet putra floorball Universitas Negeri Surabaya masih dalam kategori sedang, terutama pada tes kekuatan otot lengan yang masuk dalam kategori kurang sekali maka sangat membutuhkan latihan intensif untuk peningkatan kondisi fisik yang lebih baik. Kata kunci: kondisifisik, floorball. ABSTRACT ANALYSIS OF PHYSICAL CONDITIONS OF FLOORBALL MEN ATHLETE UNIVERSITY OF SURABAYA Name : Ekarina Kamanita Br Meliala NIM : 14060484081 Study Program : S-1 Ilmu Keolahragaan Majors : Pendidikan Kesehatan Dan Rekreasi Faculty : Ilmu Olahraga Name of Institute : Universitas Negeri Surabaya Counselor : Hijrin Fitrhoni, S.Or., M.Pd Problems in this research is the physical condition of floorball men athlete of University of Surabaya who have not won for the last few years. The purpose of this research is to determinethe physical condition of floorball menathlete of University of Surabaya with a research subject of 15 people. The tipe of research used is quantitative with descriptive method. Based on data processing and analysis, (1) the results are the running speed of men athleteof University of Surabaya is included in the good category with 60% precentage. (2) The abdominal muscle strength included in the good category with 66,7% precentage. (3) The arm muscle strength included into poor category with 73.3% precentage. (4) The balance included into medium category with 66,7% precentage. (5) The endurance included into medium category with 66,7% precentage. (6) The agility included into medium category with 66,7% precentage. The conclusion of this research indicates that the physical condition of floorball menathlete of University of Surabaya is still in the medium category, especially in the arm muscle strengths test included into poor category, so thatrequires intensive training to improve the physical condition better. Keywords: physical condition, floorball.
ANALISIS GERAK NOMOR LARI SPRINT 100 METER PUTRA CABANG OLAHRAGA ATLETIK (STUDI KASUS PADA USAIN BOLT DI KEJUARAAN INTERNATIONAL ASSOCIATION OF ATHLETICS FEDERATION BERLIN TAHUN 2009) DIAH LUTFI NURHAYATI, CICI; WIDODO, ACHMAD
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 6, No 2 (2018): Edisi Juli 2018
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKSalah satu yang paling dinanti dan paling bergengsi dalam cabang olahraga atletik adalah lari jarak pendek (sprint) nomor 100 meter. Rekor dunia dalam lari 100 meter sampai sekarang adalah Usain Bolt yang diraih pada Kejuaraan International Association of Athletics Federations (IAAF) di Berlin tahun 2009 dengan catatan waktu 9,58 detik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kecepatan dan gerakan biomekanik nomor lari sprint pada final 100 meter Usain Bolt di Kejuaraan International Association of Athletics Federations (IAAF) di Berlin tahun 2009. Metode penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dengan teknik non tes menggunakan observasi. Sumber data pada penelitian ini adalah video final 100 meter putra pada subyek Usain Bolt di Kejuaraan International Association of Athletics Federations (IAAF) di Berlin tahun 2009. Teknik analisis data dengan observasi menggunakan bantuan dari aplikasi analisis gerak yaitu aplikasi kinovea. Hasil Penelitian ini adalah dalam menempuh jarak 100 meter Usain Bolt ditempuh dengan waktu 9,58 sec, dengan interval waktu 0,83 sec yang menghasilkan kecepatan rata-rata tertinggi 12,35 m/s dengan panjang langkah tertinggi 2,77 m dengan sudut 125º diraih pada jarak 80 m, dan rata-rata panjang langkah 2,65m sehingga menghasilkan total frekuensi langkah 41 steps. Kata kunci : Analisis Gerak, Kecepatan, Sudut Langkah Kaki,Panjang Langkah, FrekuensiLangkah, Sprint 100 meter
ANALISIS GERAK NOMOR LARI SPRINT 100 METER PUTRA CABANG OLAHRAGA ATLETIK (STUDI KASUS PADA USAIN BOLT DI KEJUARAAN INTERNATIONAL ASSOCIATION OF ATHLETICS FEDERATION BERLIN TAHUN 2009) DIAH LUTFI NURHAYATI, CICI; WIDODO, ACHMAD
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 6, No 2 (2018): Edisi Juli 2018
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKSalah satu yang paling dinanti dan paling bergengsi dalam cabang olahraga atletik adalah lari jarak pendek (sprint) nomor 100 meter. Rekor dunia dalam lari 100 meter sampai sekarang adalah Usain Bolt yang diraih pada Kejuaraan International Association of Athletics Federations (IAAF) di Berlin tahun 2009 dengan catatan waktu 9,58 detik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kecepatan dan gerakan biomekanik nomor lari sprint pada final 100 meter Usain Bolt di Kejuaraan International Association of Athletics Federations (IAAF) di Berlin tahun 2009. Metode penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dengan teknik non tes menggunakan observasi. Sumber data pada penelitian ini adalah video final 100 meter putra pada subyek Usain Bolt di Kejuaraan International Association of Athletics Federations (IAAF) di Berlin tahun 2009. Teknik analisis data dengan observasi menggunakan bantuan dari aplikasi analisis gerak yaitu aplikasi kinovea. Hasil Penelitian ini adalah dalam menempuh jarak 100 meter Usain Bolt ditempuh dengan waktu 9,58 sec, dengan interval waktu 0,83 sec yang menghasilkan kecepatan rata-rata tertinggi 12,35 m/s dengan panjang langkah tertinggi 2,77 m dengan sudut 125º diraih pada jarak 80 m, dan rata-rata panjang langkah 2,65m sehingga menghasilkan total frekuensi langkah 41 steps. Kata kunci : Analisis Gerak, Kecepatan, Sudut Langkah Kaki,Panjang Langkah, FrekuensiLangkah, Sprint 100 meter
HUBUNGAN KECEMASAN TERHADAP KETEPATAN SERVIS BACKHAND BULUTANGKIS (PADA PEMAIN PB. TRIDHARMA TUBAN USIA 12-14 TAHUN) ISA HASIBUAN, MUHAMMAD; , PUDJIJUNIARTO
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 6, No 2 (2018): Edisi Juli 2018
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kecemasan merupakan suatu ketegangan mental yang biasanya disertai dengan gangguan tubuh yang menyebabkan individu yang bersangkutan merasa tidak berdaya. Kecemasan memiliki pengaruh terhadap hasil tes ketepatan servis Backhand bulutangkis, dimana kecemasan akan menimbulkan kondisi emosi negatif yang akan memberikan suasana yang tidak nyaman bagi pemain maupun pelatih sendiri. Dengan mengetahui dan bagaimana cara mengatasi kecemasan tersebut, maka akan mempermudah seorang pelatih untuk membangun kepercayaan diri pemainnya agar dapat menghasilkan prestasi yang diinginkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan kecemasan terhadap hasil tes ketepatan servis Backhand bulutangkis dan seberapa besar kontribusi kecemasan terhadap hasil tes ketepatan servis Backhand bulutangkis. Sasaran penelitian ini adalah pemain pb tridharama usia 12-14 tahun dengan jumlah sampel 15 orang. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriktif- kuantitatif dengan desan korelasional hubungan sebab akibat , sedangkan proses pengambilan data dilakukan dengan memberikan angket kecemasan olahraga dan tes hasil ketepatan servis Backhand bulutangkis. Dari hasil penelitian diperoleh korelasi antara kecemasan dengan ketepatan servis Backhand bulutangkis adalah 0,708 yang mempunyai tingkat hubungan tinggi, dengan persentase kontribusi sebesar 50,1%. Maka dapat disimpulkan ada hubungan antara kecemasan terhadap hasil tes ketepatan servis Backhand bulutangkis dan besarnya kontribusi kecemasan terhadap ketepatan servis Backhand bulutangkis sebesar 50,1%. Kata Kunci: Hubungan, Kecemasan, Ketepatan Servis Backhand ABSTRACT Anxiety is a mental tension that is usually accompanied by disruption of the body that causes the individual to feel helpless. Anxiety has an influence on the accuracy of the test results of the service backhand badminton, where the anxiety will lead to negative emotional state which will give an uncomfortable atmosphere for the players and coaches themselves. By knowing and how to cope with the anxiety, it will be easier for a coach to build confidence in his players in order to produce the desired achievement.The purpose of this study was to determine the relationship of anxiety to the accuracy of the test results service backhand badminton and the contribution of anxiety about the accuracy of the test results service backhand badminton. The target of this research is the player of PB. Tridharma Tuban age 12-14 years with a sample of 15 people. The type of research is descriptive-quantitatoive with correlational causal relationship design, while the process of data collection is done by giving a questionnaire about anxiety and the test result accuracy of service backhand badminton.The results were obtained correlation between anxiety to the service precision of badminton backhand is 0.708 which have this level of relationship is , the percentage contribution of 50,1 % ,. Then it can be concluded that there is a relationship between anxiety about the accuracy of service backhand badminton and the contribution of anxiety as to the accuracy of service backhand badminton at 50,1 %. Keywords: Relationships, Anxiety, badminton service backhand accuracy.