cover
Contact Name
Eko Pramudya Laksana
Contact Email
abdimaspedagogi@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
abdimaspedagogi@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No. 5, Malang, East Java, 65145, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 26153122     DOI : http://dx.doi.org/10.17977/2615-3122
Core Subject :
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat focuses on the publication of community service activities that are based on academic knowledge, research, innovation, and sustainable collaboration between universities and local communities. The journal aims to disseminate practical solutions to real-world problems and contribute to the achievement of the United Nations Sustainable Development Goals (SDGs).
Arjuna Subject : -
Articles 18 Documents
Search results for , issue "vol. 8 no. 2 (2025)" : 18 Documents clear
Upcycling Sampah Botol Plastik Menjadi Sticbola (Plastic Bottle Lantern) di Desa Sidorejo Anita Dwi Hapsari; Khafidhoh Nurul Aini; Mernanda Dwi Krisnawati; Wahyu Aji Saputro; Dias Dwiyanti
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v8i22025p126-133

Abstract

Salah satu jenis sampah yang memiliki volume terbesar adalah botol plastik. Desa Sidorejo merupakan desa yang sudah mempunyai bank sampah, namun sayangnya belum ada kegiatan pengolahan sampah atau upcycling (daur ulang) sampah menjadi produk yang mempunyai nilai ekonomi. Hal ini menjadi inisiatif penulis untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pendampingan upcycling sampah botol plastik menjadi hasta karya lampion yang diberi nama STICBOLA (plastic bottle lantern). Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah: (1) untuk memberikan pengetahuan bahwasanya sampah dapat mempunyai nilai tambah apabila diolah dengan baik; (2) memberikan pelatihan dan pendampingan dalam memanfaatkan sampah botol plastik menjadi hasta karya lampion; dan (3) meningkatkan kreativitas anak-anak di desa Sidorejo. Metode yang digunakan dalam pendampingan ini adalah: (1) Identifikasi masalah; (2) Perencanaan dan desain; (3) Pelaksanaan; (4) Pemantauan dan evaluasi; dan (5) Diseminasi hasil.  Hasil dari pengabdian masyarakat ini dapat mencakup beberapa aspek yang relevan seperti: (1) Peningkatan kesadaran masyarakat; (2) Pengurangan sampah Plastik; (3) Pemberdayaan masyarakat; dan (4) Peningkatan kreativitas dan inovasi. Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan dalam hal pengelolaan sampah, kesadaran lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kualitas hidup secara keseluruhan.
Penguatan Literasi pada Anak Usia Dini Menggunakan Alat Permainan Edukatif Boneka Wayang Berbasis Kearifan Lokal Neela Afifah; Muzakki Muzakki; Miya Tenani; Melisa Melisa; Ameliya Safitri
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v8i22025p180-184

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengenalkan kearifan lokal kepada anak-anak di Kalimantan Tengah melalui metode Action Research dan partisipatif, dengan menggunakan alat permainan edukatif berupa boneka wayang yang mengangkat tema persahabatan. Kegiatan ini melibatkan interaksi langsung antara anak-anak, sehingga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan anak-anak tentang toleransi terhadap perbedaan agama dan budaya serta kearifan lokal di daerah tersebut. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa kegiatan penguatan literasi menggunakan alat permainan edukatif boneka wayang berhasil mengenalkan anak-anak tentang kearifan lokal di Kalimantan Tengah yang sebelumnya belum mereka ketahui, seperti rumah adat, baju adat khas suku Dayak, serta tradisi dan adat istiadat, termasuk acara tiwah dan nilai-nilai toleransi antar suku. Melalui penggunaan alat permainan edukatif berupa boneka wayang berbasis kearifan lokal, anakanak tidak hanya terlibat dalam proses belajar yang interaktif dan menyenangkan, tetapi juga mulai memahami dan menghargai budaya mereka sendiri.
Inovasi Pengolahan Sampah untuk Peningkatan Kualitas Lingkungan Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang Yusniawati Yusniawati; Yudithia Dian Putra; Edy Widodo
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v8i22025p112-116

Abstract

Permasalahan penumpukan sampah daun kering di lingkungan Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang menjadi isu penting yang berdampak pada kebersihan, kenyamanan, dan kesehatan warga kampus. Seiring dengan partisipasi Universitas Negeri Malang dalam pemeringkatan UI GreenMetric, pengelolaan sampah menjadi indikator strategis yang harus ditangani secara inovatif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pengelolaan sampah berbasis teknologi tepat guna melalui implementasi mesin pencacah sampah daun kering. Penelitian dilakukan dengan pendekatan terapan pada tingkat kesiapterapan teknologi (TKT) 4, dimulai dari analisis situasi, diskusi kelompok terfokus (FGD), penyusunan proposal, hingga pelaksanaan dan evaluasi penggunaan mesin pencacah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mesin pencacah berperan signifikan dalam mengurangi volume sampah organik dan mendukung proses pengomposan. Dampaknya terlihat pada meningkatnya kebersihan lingkungan dan potensi kontribusi terhadap indikator pengelolaan limbah dan pendidikan pada UI GreenMetric. Meskipun demikian, tantangan masih ditemui dalam hal pelaksanaan rutin, manajemen operasional, dan pemahaman teknis pengguna. Rekomendasi mencakup penguatan program Jum’at Bersih, pembentukan tim pengelola, pelatihan komposting, serta integrasi kegiatan ini dalam kurikulum vokasi. Dengan strategi tersebut, inovasi ini berpeluang menjadi model pengelolaan sampah mandiri yang berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi.
Development of Village Profile to Optimize Local Potential and Improve Community Welfare in Pait Village, Kasembon District, Malang Regency M. Aris Ichwanto; Joko Samodra; Heru Wahyu Herwanto; Amir Rofiudin; Ary Agung Wibowo; Luhur Adi Prasetya; Salsabila Thifal Nabil Haq; Rian Syahmulloh Hendranawan; Irva Widiyawati; Khusnul Muttaqiyah; Denny Martin; Suhendri Suhendri
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v8i22025p134-142

Abstract

This community service aims to develop a comprehensive profile of Pait Village, Kasembon District, Malang Regency, to support the management of local potential and improve community welfare. The Participatory Rural Appraisal (PRA) method was used with a participatory approach involving residents in data collection through observations, interviews, focus group discussions (FGDs), and questionnaires. The results show that the infrastructure of Pait Village is generally good, but road lighting needs to be improved for safety. The village's main economic potential lies in the plantation sector (durian, coffee and dairy) and BUMDes businesses such as batik, which require wider marketing support. In addition, Pait Village's natural tourism potential is promising but requires a better management strategy. Local wisdom such as the tradition of gotong royong and traditional rituals form the basis of the village's sustainable development. Residents show high interest in modern agriculture and entrepreneurship training to improve skills and income. The village profile video produced from this activity serves as a promotional medium to attract investors and tourists. Recommendations include improving street lighting, developing BUMDes businesses and community-based tourism, as well as ongoing training in agriculture and entrepreneurship. The results of this service are expected to help Pait Village become an independent and competitive village that still maintains local wisdom.
Sustainable Tourism Development Based on Local Wisdom in Sutojayan Village, Malang Regency: A Participatory Approach in Masterplan Planning Isnandar Isnandar; Joko Samodra; M. Aris Ichwanto; Wahyu Sakti Gunawan Irianto; Salsabila Thifal Nabil Haq; Rian Syahmulloh Hendranawan; Luhur Adi Prasetya; Amir Rofiudin
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v8i22025p117-125

Abstract

This research and service aims to develop a sustainable tourism masterplan based on local wisdom in Sutojayan Village, Malang, using the Participatory Rural Appraisal (PRA) approach. Observation, in-depth interviews, focus group discussions (FGDs), and questionnaires were conducted to identify natural and cultural tourism potential, infrastructure readiness, and community interest in participating. The results showed that the village has strong tourism attraction, with natural beauty and local traditions as the main assets. Community participation in tourism development is high, especially through micro-enterprises that support the local economy. However, limited infrastructure and concerns about the impact of tourism on local culture are challenges that need to be addressed. The masterplan includes the development of natural tourism zones, culture, creative economy, supporting infrastructure, and tourist information centers. Collaboration with government and external stakeholders is essential to support infrastructure development and destination promotion. Key recommendations include infrastructure improvements, regulations for cultural protection, MSME assistance, and periodic evaluation of tourism impacts. This masterplan is expected to improve the economic welfare of the village while preserving the culture and environment, making Sutojayan Village a model of sustainable tourism destination based on local wisdom.
Implementasi Metode Hidroponik Sebagai Peningkatan Pengelolaan Wisata Bawang Merah Sebagai Daya Tarik yang Berkelanjutan Sebagai Peningkatan Perekonomian Masyarakat Fadila Cahya Salsabil; Muh. Aimar Al Qadri R; Hangen Raihan Pangestu
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v8i22025p151-157

Abstract

Desa Purworejo terletak di Kabupaten Malang, dikenal karena komoditas utamanya yaitu bawang merah. Namun, desa ini menghadapi tantangan dalam menjaga keberlanjutan kawasan wisata bawang merah karena tanaman bawang merah yang bersifat musiman. Pengabdian ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut dengan mengimplementasikan teknologi hidroponik, yang memungkinkan budidaya bawang merah tidak bergantung dengan musim. Selain itu, perencanaan tata letak menggunakan layout 2D dan 3D diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisata. Metode yang digunakan meliputi tiga tahapan utama. Tahap pertama adalah persiapan, Tahap kedua adalah pelaksanaan, diikuti oleh tahap ketiga yaitu evaluasi dan pembuatan laporan kegiatan. Penggunaan sistem hidroponik diharapkan dapat memungkinkan budidaya bawang merah sepanjang tahun, meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi, serta menarik lebih banyak wisatawan. Selain itu, perencanaan tata letak dengan mengimplementasi layout 2D dan 3D juga berperan dalam memaksimalkan pengalaman wisata dan efisiensi penggunaan ruang. Kesimpulannya, implementasi teknologi hidroponik dan perencanaan tata letak yang efektif dapat menjadikan Desa Purworejo sebagai destinasi wisata bawang merah yang berkelanjutan dan menarik sepanjang tahun.
Perencanaan Desain Pemodelan Bangunan Musala Guna Memberikan Fasilitas Bagi Wisatawan Untuk Beribadah di Kawasan Wisata Latar Bale Muhammad Rasyid Nur Widodo; Muhamad Iqbal Affandy; Muhammad Ilham
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v8i22025p158-164

Abstract

Desa Mulyoarjo yang terletak di Kabupaten Malang tedapat wisata yang bernuansa alam yaitu Wisata Latar Bale. Wisata Latar Bale merupakan tempat wisata edukasi pertanian. Kawasan Wisata Latar Bale memiliki beberapa kekurangan dalam hal sarana dan prasarana penunjang wisata. Salah satu kekurangannya adalah belum adanya Musala di area Wisata Latar Bale. Pengabdian ini bertujuan untuk merancang pembangunan Musala di kawasan wisata Latar Bale guna meningkatkan kenyamanan wisatawan dan mendukung pengembangan pariwisata lokal. Metode yang digunakan meliputi tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan, dan hasil. Pada tahap persiapan, dilakukan survei kebutuhan dan analisis kondisi lapangan. Tahap pelaksanaan meliputi pembuatan desain Musala, pemaparan desain, finalisasi desain, dan perencanaan anggaran. Tahap hasil mencakup evaluasi pelaksanaan dan pembuatan laporan kegiatan. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan pembangunan Musala yang matang dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung, mendukung pelestarian budaya lokal, serta memfasilitasi wisatawan religi. Proyek ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Mulyoarjo dan meningkatkan daya tarik wisata kawasan tersebut.
Upgrading Skill Masyarakat Desa Kebobang dalam Pelatihan dan Pembuatan Hidroponik Sebagai Upaya Terwujudnya Desa Berseri Fadila Cahya Salsabil; Sonia Dwi Romadhona; Felda Nahdah Erfarras
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v8i22025p166-171

Abstract

Hidroponik merupakan sebuah media tanam tanpa menggunakan tanah. Penggunaan hidroponik dinilai dapat menjadi solusi yang dapat diterapkan pada lahan yang sempit. Hidroponik memerlukan pasokan air yang sangat sedikit dibandingkan dengan media tanah. Selain itu, hidroponik lebih kecil bahkan tidak memiliki risiko terkena hama dibandingkan dengan media tanah. Material yang digunakan sangat mudah didapatkan di lingkungan masyarakat sekitar. Namun, pembuatan dan pengaplikasian hidroponik di Desa Kebobang masih sedikit yang memahaminya. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan hidroponik pada masyarakat Desa Kebobang.
Pelatihan Financial Technology (Fintech) bagi Pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di LKP Desy Education Banyuwangi Rezka Arina Rahma; M. Ishaq; Lasi Purwito
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v8i22025p224-229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil pelatihan Financial Technology (Fintech) bagi pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang diselenggarakan oleh LKP Desy Education. Kegiatan pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi pengelolaan keuangan BUMDes agar lebih modern, transparan, dan akuntabel melalui pemanfaatan teknologi digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan Fintech memberikan dampak positif terhadap pengelolaan keuangan BUMDes, yaitu: (1) peningkatan kemampuan pencatatan keuangan yang efektif dan terstruktur; (2) pengembangan dan penerapan aplikasi keuangan berbasis Fintech yang sesuai dengan kebutuhan operasional BUMDes; dan (3) peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam memahami dan mengelola sistem keuangan digital. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan Fintech merupakan strategi yang efektif dalam memperkuat kelembagaan ekonomi desa melalui transformasi digital.
Pelatihan Kelompok Tani Bawang Merah Kampong Baru untuk Meningkatkan Daya Tahan Produksi Bawang Merah di Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang Hasriyanti Hasriyanti; Nur Alifah; Zulfikar Fahly
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v8i22025p143-150

Abstract

Pelaksanaan program pelatihan dan pemberdayaan kelompok tani bawang merah di Kampong Baru, Sulawesi Selatan. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas teknis dan manajerial petani dalam menghadapi tantangan budidaya dan pengelolaan usaha tani secara modern. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-deskriptif dengan rancangan partisipatif yang melibatkan interaksi langsung antara peneliti dan petani. Kegiatan dilaksanakan dalam empat tahap: sosialisasi, pemberdayaan, pengembangan keterampilan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani, khususnya dalam pencatatan keuangan sederhana dan penerapan teknik budidaya bawang merah yang efisien. Sebagian petani mulai merancang usaha olahan hasil panen seperti bawang goreng, sebagai strategi diversifikasi pendapatan. Evaluasi kualitatif menunjukkan adanya perubahan perilaku awal peserta dalam pengelolaan usaha tani. Program ini membuktikan bahwa pelatihan yang terstruktur dan partisipatif mampu meningkatkan kemandirian dan profesionalisme petani lokal. Temuan ini diharapkan dapat menjadi model replikasi bagi daerah lain dengan karakteristik serupa.

Page 1 of 2 | Total Record : 18