cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 336 Documents
PENGARUH PENGALAMAN PPP DAN KEMAMPUAN BIDANG STUDI GAMBAR BANGUNAN MAHASISWA TAHUN 2016 PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA TERHADAP MINAT MENJADI GURU RAHMI A., ROBITHA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 3, No 3/JKPTB/17 (2017): Wisuda ke-90 Periode 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya untuk menyiapkan mahasiswa menjadi tenaga kependidikan yang kompeten adalah dibentuknya program Matakuliah Program Pengelolaan Pembelajaran (PPP). Didukung dengan Kemampuan Bidang Studi Gambar Bangunan mahasiswa diharapkan menunjang pelaksanaan PPP. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besar pengaruh Pengalaman PPP dan Kemampuan Bidang Studi Gambar Bangunan terhadap Minat Menjadi Guru. Hal ini dikarenakan adanya kegiatan PPP yang memadai belum tentu menumbuhkan minat mahasiswa untuk menjadi seorang guru. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei di Universitas Negeri Surabaya, dengan subjek penelitian mahasiswa peserta PPP tahun 2016 Pendidikan Teknik Bangunan angkatan 2013. Instrumen yang digunakan berupa angket tertutup. Jenis penelitian ini adalah ex-post facto dengan analisis data korelasi dan analisi regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman PPP dalam memberi pengaruh pada minat menjadi guru memiliki nilai korelasi sebesar 0.405 (sedang) dan kemampuan Bidang Studi Gambar Bangunan (PTB) pada minat menjadi guru sebesar 0.021 (sedang). Selain itu diketahui pula semakin tinggi nilai Pengalaman PPP dan nilai Gambar Bangunan maka akan berpengaruh terhadap peningkatan minat menjadi guru. Kata Kunci : Pengalaman PPP, Kemampuan Bidang Studi Gambar Bangunan, Minat Menjadi Guru, Ex-post facto Abstract One of the efforts to prepare students to become a competent teaching staff  is the formation of the Learning Management Program (PPP) program. Supported by drafting ability of building to PPP implementation. The purpose of this study was to find out how much the experience of PPP have influence on student interest to become teachers. It is because adequate PPP activities do not necessarily foster student interest in becoming a teacher. The research was conducted in May 2017 at Surabaya State University, a study program of building engineering education with research subject is PPP students 2013th which is held at 2016 . this research had a closed quissioner instrument. This research was ex-post facto which is used correlation analysis and multiple linear regression analysis. Result of the research showed that the experience of PPP in giving influence to the interest of teacher has a correlation value of 0.405 (medium) and the ability of the Field of Building Image Studies in the interest of a teacher of 0.021 (medium). In addition it was also known that the higher the value of PPP experience and the value of building images would affect the increase of interest in becoming a teacher. Keyword: PPP Experience, Drafting Ability of Building, An Interest to Become A Teacher, Ex-post Facto
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INSTRUCTION (PBI) PADA MATA PELAJARAN GAMBAR KONSTRUKSI BANGUNAN UNTUK SISWA KELAS XI TGB DI SMKN 1 SIDOARJO RILYANDI, MIRSAL
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 3, No 3/JKPTB/17 (2017): Wisuda ke-90 Periode 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil wawancara dengan guru bidang studi Gambar Konstruksi Bangunan (GKB) sebelum penelitian didapat nilai kelulusan siswa masih dibawah standar KKM, hal ini dikarenakan proses pembelajaran masih berpusat pada guru (teacher center), serta didukung dengan lemahnya keaktifan siswa, keterampilan sosial siswa dan pola berpikir kritis siswa. Untuk mengantisipasi kelemahan pembelajaran yang berpusat pada guru, maka diberikan pembelajaran yang lebih baik melalui model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keterlaksanaan kegiatan guru dan siswa serta hasil belajar siswa setelah diterapan model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) pada mata pelajaran Gambar Konstruksi Bangunan untuk siswa program keahlian bangunan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian ?Pre-Experimental Design? dengan bentuk One-Shot Case Study yang dilakukan di SMK Negeri 1 Sidoarjo. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI TGB 1 sebanyak 31 siswa, instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah lembar pengamatan dan tes hasil belajar siswa. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini 1) analisis validasi perangkat pembelajaran PBI, 2) analisis keterlaksanaan model pembelajaran PBI, 3) analisis hasil belajar siswa. Dari data dan analisis hasil penelitian menunjukkan bahwa, hasil pengamatan keterlaksanaan kegiatan guru mengajar dengan model pembelajaran PBI pada pertemuan 1 dan 2 mencapai hasil rata-rata skor sebesar 85%, sehingga termasuk dalam kriteria 81% - 100% dengan kategori sangat baik. Keterlaksanaan kegiatan siswa belajar pada pertemuan 1 dan 2 mencapai hasil skor rata-rata sebesar 85%, sehingga termasuk dalam kriteria 81% - 100% dengan kategori sangat baik. Kondisi ini sesuai dengan pernyataan (Nur, 2011:90), bahwa model pembelajaran PBI lebih menekankan siswa pada presentasi ide-ide dan pendemonstrasian keterampilan-keterampilan, serta menghendaki guru menyajikan situasi masalah kepada siswa dan membimbing menyelidiki dan menemukan sendiri solusinya. Sedangkan hasil belajar siswa dengan bentuk tes kognitif berupa soal uraian (essay) dibandingkan dengan nilai KKM 75, maka didapatkan ketuntasan hasil belajar siswa 90% lulus. Untuk ketuntasan hasil belajar psikomotorik berupa praktik membuat gambar denah perletakan kolom struktur gedung beton bertulang dengan skala 1:100 menunjukkan  hasil ketuntasan siswa 97% lulus, maka dapat disimpulkan bahwa ketuntasan rata-rata hasil belajar siswa secara klasikal dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) adalah 94% termasuk dalam kategori baik dibanding ketuntasan hasil belajar sebelumnya. Kata kunci: problem based instruction (PBI), Hasil belajar Siswa, KKM 75 Abstract Based on the results of interviews with teachers in the field of study of Gambar Konstruksi Bangunan (GKB) prior to the research, the students' score is still below the standard of KKM, this is due to social skill the learning process is still centered on the teacher (teacher center), and supported by weakness student activities, and critical thinking of students. To anticipate the weakness of teacher-centered learning, it is given the better learning through Problem Based Instruction (PBI) learning model. The purpose of this study is to determine the implementation of teacher and student activities as well as student learning outcomes after the adoption of Problem Based Instruction (PBI) learning model on the subjects of Gambar Konstruksi Bangunan for students building skill program. Type of research used is research "Pre-Experimental Design" with One-Shot Case Study conducted in SMK Negeri 1 Sidoarjo. The subjects of this study were students of class XI TGB 1 as many as 31 students, the instruments used to collect data were the validation sheet of the learning device, the observation sheet, the test of student learning result. Data analysis techniques used in this study 1) validation analysis of PBI learning instruments, 2) analysis of PBI learning model implementation, 3) analysis of student learning outcomes. From the data and analysis of the research showed that the results of observation of the teacher activities at meetings 1 and 2 reached an average score of 85%, so included in the criteria 81% - 100% with very good category. The implementation of student learning activities at meetings 1 and 2 achieves an average score of 85%, which is included in the 81% - 100% criteria in very good category. This condition is in accordance with the statement (Nur, 2011: 90), that the PBI learning model emphasizes the students on the presentation of ideas and demonstration of skills, and requires teachers to present the problem situation to the students and guide the investigation and find their own solutions. While the students' learning outcomes with the form of cognitive tests in the form of essay questions with the number of 5 questions compared with the value of KKM 75, obtained the completeness of student learning outcomes 90% pass. For the completeness of psychomotor learning outcome in the form of the practice of drawing the plot of the structure of the reinforced concrete building with a scale of 1: 100 shows the completeness of 97% passing students, it can be concluded that the average completeness of student learning outcomes by using classical learning model Problem Based Instruction PBI) is 94% included in either category compared to the completeness of previous learning outcomes. Keyword: Problem Based Instruction (PBI), Student learning outcomes, KKM 75
PEMETAAN  KEMAMPUAN DASAR MEKANIKA REKAYASA, MENGGAMBAR STRUKTUR BANGUNAN, RENCANA ANGGARAN BIAYA, DAN ILMU UKUR TANAH MAHASISWA DENGAN LATAR BELAKANG SEKOLAH (SMK, SMA, DAN MA) DI PRODI DIPLOMA III (D3) UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA JATI SANTOSO, GALIH
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 3, No 3/JKPTB/17 (2017): Wisuda ke-90 Periode 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan di Indonesia adalah hal utama agar sumber daya manusia memiliki ilmu pengetahuan untuk dapat menghadapi tantangan dan tuntutan di dunia kerja. Sekolah menengah atas dan sederajat di Indonesia ada SMA, SMK dan MA bertujuan mengembangkan ilmu pengetahuan. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui peta kemampuan dasar mahasiswa yang berasal dari SMK, SMA dan MA  pada Program Studi Diploma III  Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya. Penelitian ini adalah penelitian analitis deskriptif, peneliti menyajikan data dan menggambarkan seperti apa adanya. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Diploma III (D3) angkatan 2011 sampai 2015 dengan jumlah 139 mahasiswa. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data dari BAAK, PPTI, dan data transkrip. Data mahasiswa yang diperoleh dikelompokkan berdasar asal sekolah mahasiswa dan data nilai mahasiswa di kelompokkan berdasar kelompok mata kuliah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa angkatan 2011 sampai dengan angkatan 2015 dari asal sekolah SMK berpotensi lebih di ilmu mekanika rekayasa dengan rata-rata tertinggi 3,05 dan menggambar struktur bangunan 3,05. Mahasiswa dari asal sekolah SMA dan MA berpotensi lebih di ilmu rencana anggaran biaya dan ilmu ukur tanah dengan rata-rata tertinggi 3,51 dari SMA dan 3,55 dari MA. Kata kunci: Pemetaan Kemampuan Dasar, Mahasiswa Diploma III (D3), Latar Belakang Asal Sekolah Abstract Education in Indonesia is the main thing for human resources have the knowledge to be able to face challenges and demands in the world of work. Senior high school and equivalent in Indonesia there SMA, SMK and MA aims to develop science. The purpose of this research is to find out the basic ability map of students coming from SMK, SMA and MA on Diploma III Program of Civil Engineering Faculty of Engineering, State University of Surabaya. This research is a descriptive analytical research, the researcher presents the data and describes as it is. The subjects of this study are Diploma III (D3) students of 2011 to 2015 with 139 students. This study was conducted by collecting data from BAAK, PPTI, and transcript data. Student data obtained are grouped based on the origin of the student's school and the student's score data are grouped by group of subjects. The results showed that the students of the class of 2011 up to the class of 2015 from the origin of the vocational school potentially more in engineering science engineering with the highest average of 3.05 and drawing the building structure of 3.05. Students from high school and MA origins have more potential in the science of cost and land sciences plans with the highest average of 3.51 from SMA and 3.55 from MA Keywords: Basic Capability Mapping, Diploma III Student (D3), Background of School Origin.
PENERAPAN  SELF ASSESSMENT (PENILAIAN DIRI) DENGAN RUBRIK PADA HASIL BELAJAR SISWA MENGGAMBAR KONSTRUKSI KUSEN PINTU DAN JENDELA DI KELAS X TGB SMKN 1 KEMLAGI, MOJOKERTO SUSILOWATI,
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 3, No 3/JKPTB/17 (2017): Wisuda ke-90 Periode 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompetensi menggambar manual merupakan kemampuan yang harus dimiliki oleh siswa Teknik Gambar Bangunan. Ketelitian diperlukan untuk mendapatkan hasil gambar yang maksimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (1) hubungan hasil belajar siswa yang dinilai oleh dirinya sendiri (self assessment) dengan dinilai oleh guru dalam menggambar konstruksi kusen pintu dan jendela di kelas X TGB di SMK Negeri 1 Kemlagi dan (2) respon siswa terhadap self assessment dengan rubrik pada pembelajaran menggambar konstruksi kusen pintu dan jendela. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional. Penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2016/2017 pada siswa kelas X TGB 1 SMKN 1 Kemlagi dengan siswa sejumlah 30 orang. Instrumen yang digunakan yaitu lembar validasi, lembar penilaian psikomotor produk dengan rubrik, dan angket respon siswa. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan korelasi product-moment yang dikonsultasikan ke tabel r-Product-Moment dan taraf kesalahan 5%. Bila r hitung lebih kecil dari r tabel, maka  diterima dan  ditolak. Tetapi sebaliknya bila r hitung lebih besar dari r tabel ( > ) maka  diterima. Hasil penelitian menunjukan (1) hubungan hasil belajar siswa yang dinilai oleh siswa dan guru dalam menggambar adalah > =0,361sehingga terdapat hubungan yang positif dengan kategori sangat kuat dan signifikan; (2) respon siswa terhadap self assessment sangat baik (86,67%) dengan rincian dibeberapa butir pernyataan siswa. Kata kunci : self assessment, hasil belajar, lembar penilaian psikomotor produk, menggambar konstruksi kusen pintu dan jendela, respon siswa Abstract The competence of drawing manually is an ability that students Building Drawing Techniques must be had. Accurately is needed to get a maximum drawing result. The goal of this research are to describe (1) the correlation of student’s learning result which are assesed by him self (self assessment) with also assessed by the teacher in drawing contruction sills, door, and window class X TGB in SMKN 1 Kemlagi and (2) the student’s response toward self assessment with rubric in the lesson of drawing contruction sills, door, and window. This research is as descriptive correlation research.  This research is held on   semester in 2016/2017 class X TGB 1 in SMKN 1 Kemlagi with students total of 30 peoples. The instrument that is used are validation sheet, a psikomotor sheet student’s with rubric questionnaire. Data analysis technique in this research using product-moment correlation is consulted into Table r-Product-Moment and 5% error rate. If count is smaller than r table, then  is accepted and  rejected. But other wise when r count is greater than r table ( > ) then  is accepted. The results of research are (1) the correlation of the student’s learning results that are assesed by students and teacher in drawing is =0,804>  so there is a positive correlation with very streng category and significant; (2) student’s response to self assessment is very good (86,67%)  with details in some student statemens. Key word: self assessment, learning result, the sheet of assessment psikomotor product, drawing contruction sills door and window, student’s response.
KESESUAIAN MATERI RENCANA ANGGARAN BIAYA PROGRAM STUDI S1 TEKNIK SIPIL FT-UNESA DI DUNIA KERJA SADEWO, GIGIH
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 3, No 3/JKPTB/17 (2017): Wisuda ke-90 Periode 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran yang jelas tentang seberapa besar kesesuaian materi Rencana Anggaran Biaya (RAB) S1 Teknik Sipil FT-Unesa dengan kebutuhan dunia kerja. Materi matakuliah Rencana Anggaran Biaya didapat dari Rencana Pembelajaran Semester (RPS) S1 Teknik Sipil FT-Unesa tahun 2016. Kesesuaian materi dengan kebutuhan dunia kerja dihitung berdasarkan frekuensi penggunaan materi tersebut pada pekerjaan alumni. Data frekuensi penggunaan materi didapat dengan menyebarkan kuesioner. Kuesioner penelitian disebarkan kepada 25 orang alumni S1 Teknik Sipil FT-Unesa yang pekerjaannya berhubungan dengan Rencana Anggaran Biaya. Hasil penelitian menunjukkan materi Rencana Anggaran Biaya S1 Teknik Sipil FT-Unesa tahun 2016 cukup relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Jumlah rata-rata skor frekuensi penggunaan materi sebesar 52,86. Kata Kunci: dunia kerja, materi matakuliah Abstract This research aims to describe how relevance Budget Plan subject matter of S1 Teknik Sipil FT-Unesa with the job needs. The Budget Plan subject matter is obtained from S1 Teknik Sipil FT-Unesa Learning Study (RPS) in 2016. The relevance of the Budget Plan subject matter with the job needs is calculate from the subject matter usage frequency on alumni jobs. The subject matter usage frequency data is obtained from the questionnaire. The questionnaire is distributed to 25 S1 Teknik Sipil FT-Unesa alumni whose work was related to Budget Plan. The result show about Budget Plan subject matter of S1 Teknik Sipil FT-Unesa in 2106 is quite relevant with the job needs. The average score of subject matter usage frequency is 52,86. Key Word:  job, subject matter.
PELAKSANAAN MATA KULIAH PRAKTIK KERJA LAPANGAN DI JURUSAN TEKNIK SIPIL UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA SADEWO, TEGAR
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 3, No 3/JKPTB/17 (2017): Wisuda ke-90 Periode 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skripsi ini bertujuan untuk: (1) mengetahui kesiapan mahasiswa peserta Praktik Kerja Lapangan (PKL), (2) mengetahui kinerja koordinator PKL, (3) mengetahui kinerja mahasiswa peserta PKL dan (4) mengetahui kinerja dosen pembimbing PKL. Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif dengan pendekatan model evaluasi Stake. Data kesiapan mahasiswa peserta PKL, kinerja dosen koordinator PKL dan kinerja dosen pembimbing PKL dalam penelitian ini didapat dari jawaban pada angket yang diisi oleh 62 mahasiswa dan 16 dosen pembimbing. Data kinerja mahasiswa peserta PKL diambil dari hasil dokumentasi penilaian PKL dari industri. Data-data tersebut dianalisis dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) skor rata-rata kesiapan mahasiswa sebesar 15,85 masuk kategori tinggi dengan rincian 10 mahasiswa (16,13%) masuk dalam kategori kesiapan sedang dan 52 mahasiswa (83,87%) masuk kategori kesiapan tinggi; (2) skor rata-rata kinerja dosen koordinator PKL 74,14 masuk kategori sedang dengan rincian 2 mahasiswa dan pembimbing (2,56%) menggambarkan kinerja koordinator dalam kategori rendah, 44 mahasiswa dan pembimbing (56,41%) menggambarkan kinerja koordinator dalam kategori sedang dan 32 mahasiswa dan pembimbing (41,03%) menggambarkan kinerja koordinator dalam kategori tinggi; (3) skor rata-rata kinerja dosen pembimbing PKL sebesar 50,5 masuk kategori tinggi dengan rincian 22 mahasiswa (35,48%) menggambarkan kinerja pembimbing dalam kategori sedang dan 40 mahasiswa (64,52%) menggambarkan kinerja pembimbing dalam kategori tinggi; (4) skor rata-rata kinerja mahasiswa peserta PKL sebesar 605,81 masuk kategori tinggi dengan rincian 62 mahasiswa (100%) masuk dalam kategori tinggi. Kata Kunci: pelaksanaan, praktik kerja lapangan, teknik sipil. Abstract This thesis aims to: (1) knowing the readiness of internship program participants, (2) knowing the performance of internship program coordinator, (3) knowing the performance of internship program participants and (4) knowing the performance of internship program supervisors. This research is an evaluative research with Stake evaluation model. Data the readiness of internship program participants, the performance of internship program coordinator and the performance of internship program supervisors was obtained from the answer on questionnaire which is filled out by 62 students and 16 supervisors. Data the performance of student internship program participants used documentation of internship assessment result from the company. The data were analyzed with descriptive statistics. The results showed: (1) the average score of student participants readiness was 15.85 in the high category with 10 students (16.13%) included in the medium readiness category and 52 students (83.87%) included in the high readiness category; (2) the average score of internship program coordinators performance was 74,14 in medium category with 2 students and supervisors (2.56%) assess coordinators performance in low category, 44 students and supervisors (56,41%) assess coordinators performance in medium category and 32 students and supervisors (41.03%) assess coordinators performance in high category; (3) the average score of supervisors performance was 50,5 in high category with 22 students (35,48%) assess of supervisors performance in medium category and 40 students (64,52%) assess supervisors performance in high category; (4) the average score of students performance was 605,81 in high category with 62 students (100%) in high category. Keywords: implementation, internship program, civil engineering.
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO WONDERSHARE PADA PRAKTIK KAYU PEMBUATAN KUSEN PINTU KELAS XI TKK SMK NEGERI 2 TRENGGALEK HERMAWAN, MARIS
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 3, No 3/JKPTB/17 (2017): Wisuda ke-90 Periode 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) kelayakan media video sebagai media pembelajaran pada kompetensi dasar menjelaskan prosedur perakitan kusen, daun pintu dan jendela kayu.; (2) hasil tes uji coba siswa dengan media video yang digunakan sebagai media pembelajaran; (3) respon siswa kelas XI TKK SMK Negeri 2 Trenggalek terhadap media video pembuatan kusen pintu. Metode penelitian tersebut menggunakan jenis penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D). Penelitian dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2016/2017. Subjek dari penelitian ini adalah kelas XI TKK Program Keahlian Teknik Konstruksi Kayu SMK Negeri 2 Trenggalek. Instrument penelitian yang dipakai adalah perangkat pembelajaran, lembar validasi, tes uji coba dan angket respon siswa. Hasil penelitian (a) validasi media dengan nilai total persentase 80,5%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa media video wondershare layak digunakan sebagai media pengajaran.; (b)  hasil total skor uji coba seluruh kelas sebesar 211. Maka rata-rata seluruh kelas sebesar 70,33.; (c) Hasil angket respon siswa didapatkan jumlah skor sebesar 935. Maka persentase angket respon siswa seluruh kelas sebesar 77,9%. Kata Kunci: Perakitan Kusen Pintu, Pengembangan Media. Abstract The purpose of this study is to find out (1) the feasibility of video media as a learning media on basic competence explains the procedure of assembling the frame, wooden door and window windows; (2) student test result with video media used as instructional media; (3) the response of students of class XI TKK SMK Negeri 2 Trenggalek to the video media of making door frames. The research method uses the type of research development or Research and Development (R & D). The study was conducted in the odd semester of the academic year 2016/2017. The subject of this research is class XI TKK Wood Construction Engineering Program of SMK Negeri 2 Trenggalek. Research instrument used is learning device, validation sheet, test test and student response questionnaire. The results of the study (a) media validation with a total value of 80.5% percentage thus qualified to qualify. The results show that wondershare video media is worthy of being used as a teaching medium; (B) the total score of all class test scores is 211. Then the average of the whole class is 70.33; (C) Result of questionnaire of student response got total score of 935. So the percentage of questionnaire of student responses entire class equal to 77,9%. Keywords: Assembly Door Frame, Media Development.
PENGARUH HASIL BELAJAR MATA KULIAH STRUKTUR BETON I, STRUKTUR BETON II, DAN MEKANIKA REKAYASA TERHADAP MATA KULIAH MERENCANA KONSTRUKSI  BETONMAHASISWA S1 PTB JURUSAN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNESA AMIRUL HARI PRASETYO SURADI, RAHMAD
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 3, No 3/JKPTB/17 (2017): Wisuda ke-90 Periode 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merencana Konstruksi Beton merupakan salah satu mata kuliah yang wajib di program dalam kurikulum S1 PTB yang terdapat dalam Mata Kuliah Pendukung, mata kuliah ini diberikan pada tahun ketiga perkuliahan di jurusan Teknik Sipil Prodi S1 Pendidikan Teknik Bangunan. Ada banyak faktor yang bisa mempengaruhi hasil belajar dari Merencana Konstruksi Beton, oleh karena itu peneliti ini akan mencari seberapa pengaruh dari mata kuliah lain. Judul dari penelitian ini adalah ?Pengaruh Hasil Belajar Mata kuliah Struktur Beton I, Struktur Beton II, dan Mekanika Rekayasa Terhadap Merencana Konstruksi Beton Mahasiswa S1 PTB Jurusan Teknik Sipil Unesa?. Jenis penelitian ini tergolong penelitian kuantitatif dangan pendekatan data berbentuk angka. Pengambilan data dilakukan dalam penelitian ini mahasiswa S1 PTB yang memprogram tugas merencana Konstruksi Beton pada Semester Genap Tahun Ajaran 2012-2014 sebanyak 66 mahasiswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Alat analisis data yang digunakan adalah program komputer SPSS (Stastitical Package for Social Sciences) versi 18. Hasil penelitian mengenai Pengaruh Hasil Belajar Mata kuliah Struktur Beton I, Struktur Beton II, Mekanika Rekayasa, Terhadap Mata Kuliah Merencana Konstruksi Beton Mahasiswa S1 PTB Jurusan Teknik Sipil Unesa disimpulkan dari teknik analisis regresi linier berganda dalam penelitian ini memperoleh persamaan regresi yaitu, Y?= ?+b1 x1+ b2 x2+ b3 x3 + b4 x4 + b5 x5 = 65,89+0,054x1+0,089 x2+(-0,056) x3+(-0,068) x4+0,211 x5 Mata kuliah penunjang yang mempunyai pengaruh terhadap hasi belajar Merencana Konstruksi Baja berturut-turut mulai yang paling besar adalah Struktur Beton I sebesar 0,054, Struktur Beton II sebesar 0,089, Mekanika Rekayasa I sebesar 0,056, Mekanika Rekayasa II sebesar 0,068, Mekanika Rekayasa III sebesar 0,211.Prosentase sumbangan pengaruh variabel independen Struktur Beton I (X1), Struktur Beton II (X2), Mekanika Rekayasa I (X3), Mekanika Rekayasa II (X4), Mekanika Rekayasa III (X5) terhadap variabel dependen keberhasilan penyelesaian tugas Merencana Konstruksi Beton (Y) sebesar 19%.Kata kunci : Kecerdasan spasial , Psikomotorik, Menggambar CAD. Kata Kunci:Hasil Belajar, Merencana Konstruksi Beton, Pengaruh. Abstract Planning Concrete Construction is one of the compulsory courses in the curriculum of S1 PTB which is available in Supporting Course, this course is given in the third year of study in Civil Engineering Department S1 Building Engineering Education.There are many factors that can influence the learning outcomes of Concrete Construction Planning, therefore this researcher will find out how the influence of other courses.The title of this research is "The Effect of Learning Outcomes of Course of Concrete Structure I, Structure of Concrete II, and Mechanics of Engineering Against Planning Concrete Construction Student S1 PTB Unesa Civil Engineering Department". This type of research is categorized as quantitative research with numerical data approach. Data retrieval was done in this study of PTB S1 students who program the task of planning Concrete Construction in Even Semester of Teaching Year 2012-2014 as many as 66 students.Data analysis technique used is multiple linear regression analysis. Data analysis tool used is computer program SPSS (Stastitical Package for Social Sciences) version 18. Result of research about Influence of Study Result of Course of Concrete Structure I, Structure of Concrete II, Mechanics of Engineering, Against Course Concrete Planning Concrete Development Student S1 PTB Civil Engineering Department Unesa concluded from multiple linear regression analysis technique in this research obtained regression equation that is, Y '= ? + b1 x1 + b2 x2 + b3 x3 + b4 x4 + b5 x5 = 65,89 + 0,054x1 + 0,089 x2 + (- 0,056) x3 + (- 0,068) x4 + 0,211 x5. The supporting subjects that have influence on learning result of Construction Planning of Steel in the greatest succession are the first Concrete Structure of 0.054, Structure of Concrete II of 0.089, Engineering Mechanics I of 0.056, Engineering Mechanics II of 0.068, Engineering Mechanics III of 0.211. Percentage contribution of independent variable of Concrete Structure I (X1), Structure of Concrete II (X2), Mechanics of Engineering I (X3), Engineering Mechanics II (X4), Mechanics Engineering III (X5) to the dependent variable Successful completion of task Concrete Construction Plan ) By 19%. Keywords: Learning Outcomes, Concrete Construction Planning, Influence.
PENGARUH HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN PRODUKTIF TERHADAP HASIL UJI KOMPETENSI KEAHLIAN PADA SISWA KELAS XII JURUSAN BANGUNAN PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SMK NEGERI 3 JOMBANG PRASETYO, DIAN
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 3, No 3/JKPTB/17 (2017): Wisuda ke-90 Periode 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Uji kompetensi keahlian (UKK) adalah tolak ukur pencapaian kompetensi siswa SMK yang telah melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan kompetensi keahlian yang mereka sudah tempuh di SMK. Sedangkan mata pelajaran produktif adalah segala mata pelajaran yang dapat membekali pengetahuan teknik dasar keahlian kejuruan. Jadi penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa jauh pengaruh hasil belajar mata pelajaran produktif terhadap hasil uji kompetensi keahlian. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Penelitian ini dilaksanakan di SMKN 3 Surabaya, jurusan Teknik Gambar Bangunan (TGB) dan waktu penelitian dilakukan pada semester genap 2016/2017. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa program keahlian Teknik Gambar Bangunan (TGB). Sampel yang digunakan adalah siswa kelas XII TGB 1 dengan jumlah 33 siswa dan kelas XII TGB 2 yang terdiri dari 31 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu tes hasil belajar mata pelajaran produktif, dan hasil uji kompetensi keahlian. Teknik analisis data yang digunakan yaitu regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukan arah regresi yang positif dan signifikan antara mata pelajaran produktif dengan hasil uji kompetensi keahlian. Namun mata pelajaran produktif bukan satu-satunya faktor yang menunjang hasil uji kompetensi keahlian, masih banyak faktor yang bisa menunjang hasil dari UKK seperti motivasi belajar, praktik kerja lapangan dan lain sebagainya. Kata Kunci       : Uji Kompetensi Keahlian, Mata Pelajaran Produktif, Hasil Belajar, Motivasi Belajar. Abstract Skill competency test (UKK) is a benchmark for the achievement of the competence of vocational students who have implemented the learning process in accordance with the competence of skills they have traveled in SMK. While productive subjects are all subjects that can equip basic technical knowledge of vocational skills. So this research is done to find out how far effect of learning result of productive subject to skill competency test result. The type of research used is quantitative research with correlational descriptive approach. This research was conducted at SMKN 3 Surabaya, majoring in Building Drawing Technique (TGB) and the research time was done on the even semester of 2016/2017. The population used in this research is the students of Building Material Engineering (TGB). The sample used is the students of class XII TGB 1 with the number of 33 students and class XII TGB 2 consisting of 31 students. The research instrument used is the test of learning result of productive subject, and skill competency test result. Data analysis technique used is simple regression. The results showed a positive and significant regression direction between productive subjects with skill competency test results. However, productive subjects are not the only factors that support the competency test results, there are many factors that can support the outcomes of the UKK such as learning motivation, field work practice and so on. Keywords: Skill Competency Test, Productive Lesson, Learning Outcomes, Learning Motivation.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN MEDIA MAKET PADA PELAJARAN MENGGAMBAR INSTALASI PLAMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XL TGB (SMK NEGERI 1 MOJOKERTO) SUSANTO, ARI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 3, No 3/JKPTB/17 (2017): Wisuda ke-90 Periode 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Kelayakan perangkat pembelajaran pada pelajaran menggambar instalasi plambing, (2) Keterlaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning pada pelajaran menggambar instalasi plambing, dan (3) Hasil belajar setelah menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dengan media maket pada pelajaran menggambar instalasi plambing. Metode penelitian ini adalah Posttest-Only Control Design. Penelitian ini diterapkan dalam dua kelas di SMK Negeri 1 Mojokerto yakni kelas Xl TGB 2 dan TGB 3. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara dokumentasi, angket, observasi, dan tes. Teknik analisis data yang dilakukan adalah analisis kelayakan perangkat pembelajaran, analisis keterlaksanaan pembelajaran, dan analisis hasil tes siswa. Uji analisis data menggunakan uji normalitas, uji hipotesis, dan uji t digunakan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar. Hasil rata-rata validasi perangkat Pembelajaran meliputi media, silabus, rpp, materi, soal mendapat persentase sebesar 83.14 %, masuk dalam kategori sangat baik untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil observasi terhadap kegiatan mengajar guru dan belajar siswa didapatkan hasil termasuk dalam kategori sangat baik. Hasil analisis hasil belajar siswa mendapat nilai t hitung > nilai t Tabel = 4.76 > 2.01; maka Ho ditolak dan Ha diterima, hal ini menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas kontrol dengan kelas eksperimen. Kata kunci: Model Problem Based Learning, Media, Maket,Instalasi Plambing. Abstract This study aims to determine (1) The feasibility of learning tools on drawing lesson plumbing installation, (2) Implementation of learning by using Problem Based Learning learning on drawing lesson plambing installation, and (3) Result of learning after using problem based learning with miniature media on drawing lesson plumbing installation. This research method is Posttest-Only Control Design. This research is applied in two classes in SMK Negeri 1 Mojokerto namely class Xl TGB 2 and TGB 3. Data collection technique is done by documentation, questionnaire, observation, and test. Data analysis technique that is done is feasibility analysis of learning device, analysis of learning implementation, and analysis of student test result. Test data analysis using normality test, hypothesis test, and t test is used to know the difference of learning result. Average results of device validation Learning includes media, syllabus, rpp, material, about gets percentage of 83.14%, entered in very good category for use in learning process. Based on the results of observations on teacher teaching activities and student learning results obtained in the category is very good. Results analysis of student learning outcomes get t count> value t Table = 4.76> 2.01; Then Ho is rejected and Ha accepted, it shows there is difference of learning result between control class and experiment class. Keywords: Problem Based Learning Model, Media, miniature, Plumbing Installation.