cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 336 Documents
PENERAPAN MEDIA MAKET MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA KOMPETENSI MENGGAMBAR KONSTRUKSI BETON BERTULANG UNTUK RENCANA ANGGARAN BIAYA , MASRIFAH; ESTIDARSANI, NANIK
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 2, No 2/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-92 Periode 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) aktivitas siswa di kelas dengan penerapan media maket menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL); (2) penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) menggunakan media maket. Jenis penelitian ini adalah one shot case study dengan sampelnya adalah siswa kelas XI TGB SMK Negeri 5 Surabaya tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 72 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi perangkat pembelajaran, lembar pengamatan aktivitas siswa, dan lembar tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis aktivitas siswa, dan hasil penerapan PBL kedua kelas dengan uji t pihak kanan. Hasil penelitian ini adalah (1) persentase rata-rata hasil pengamatan aktivitas siswa adalah 86,87% untuk kelas XI TGB 2 dan 89,22% untuk kelas XI TGB 3 keduanya berkategori sangat baik; (2) nilai rata-rata hasil belajar siswa sebesar 76,65 XI TGB 2 dan 81,06 XI TGB 3. Hasil uji t adalah thitung = 2,76 > ttabel = 1,67 (signifikan, ? = 5%). Artinya, Ha diterima atau nilai rata-rata lebih besar dari KKM 75 setelah diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) menggunakan media maket. Kata kunci : Problem Based Learning (PBL), Media Maket, Hasil Belajar. Abstract The purpose of this research is to find (1) the activity of the classroom by the application of media maket use the model learning through problem based learning (PBL); (2) As a result, application learning model the problem based learning (PBL ) uses the media maket . The kind of research this is one shot case study with sample were students class XI TGB state vocational schools 5 surabaya academic year 2017 / 2018 which consisted of 72 people .Research instruments used is sheets of validation device learning , sheets of observation students activity, and result of implementation both classes PBL with t-test right side Data analysis technique was used the analysis of the activity of students and learning outcomes , as well as right side of t-test .The result of this research are (1) percentage of the average the through direct observation. the activity of the students were 86,87% for the class XI TGB 2 with two categories of very good and 89,22% for the class XI TGB 3 with two categories of excellent; (2) the mean score of learning outcomes students as much as 76,65 XI TGB2 and 81,06 XI TGB 3 .T-test shows thitung = 2,76 > ttabel = 1,67 ( significant , ?= 5 % ) .It means , Ha received or score more than KKM 75 after problem based learning (PBL) applied using maket as media. Keyword: Problem Based Learning (PBL), maket media, learning outcomes.
PENERAPAN MODUL BERBASIS INKUIRI TERBIMBING PADA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN DI SMK NEGERI 1 MOJOKERTO MAULANA, RIZA; PURWADI, DIDIEK
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 2, No 2/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-92 Periode 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan perangkat pembelajaran dan media modul, respon siswa, dan mengetahui hasil belajar siswa kelas X Teknik Gambar Bangunan di SMK Negeri 1 Mojokerto setelah menggunakan modul berbasis inkuiri terbimbing. Jenis Penelitian yang digunakan adalah Pre-eksperimental bentuk One-Shot Case Study. Penelitian dilaksanakan di SMK Negeri 1 Mojokerto pada waktu semester ganjil tahun ajaran 2017/2018. Subyek penelitian menggunakan kelas X Teknik Teknik Gambar Bangunan 3. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan metode validasi, metode angket, dan metode tes. Teknik analisis data berupa analisis kelayakan perangkat pembelajaran dan media pembelajaran, analisis respon siswa, dan analisis hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran berupa silabus dinyatakan sangat layak dengan skor validasi sebesar 81,33%, sedangkan untuk Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dinyatakan layak dengan skor validasi sebesar 80,00%. Media modul berbasis inkuiri terbimbing dinyatakan layak dengan skor validasi sebesar 79,30%. Respon siswa terhadap pembelajaran yang menggunakan media modul berbasis inkuiri terbimbing dinyatakan baik dengan skor respon sebesar 81,90%. Siswa kelas X Teknik Gambar Bangunan 3 setelah mengerjakan soal post-test menunjukkan nilai rata-rata sebesar 81,71. Ketuntasan hasil belajar siswa menunjukkan bahwa siswa yang tuntas belajar sesuai dengan Kriteria Ketuntasan Belajar (KKM) sebesar 87,88%. T-hitung jatuh pada daerah penerima Ho, karena nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel (5,635 > -1,694). Kesimpulan yang diambil adalah rata-rata belajar siswa mata pelajaran konstruksi bangunan menggunakan modul berbasis inkuiri terbimbing lebih besar dari nilai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) sebesar 75.   Kata Kunci : Hasil Belajar, Modul Berbasis Inkuiri Terbimbing, Respon Siswa. Abstract This research aims to determine the feasibility of learning and media module, student responses, and know the learning outcomes of students class X Teknik Gambar Bangunan at SMK Negeri 1 Mojokerto after using guided inquiry based module. Research type used is Pre-experimental form One-Shot Case Study. The research was conducted at SMK Negeri 1 Mojokerto in the semester ganjil of academic year 2017/2018. The research subjects use class X Teknik Gambar Bangunan 3. Technique of collecting data in this research by using validation method, questionnaire method, and test method. Data analysis techniques are feasibility analysis of instructional tools and instructional media, student response analysis, and student learning result analysis. The results showed that the learning divice in the form of silabus is declared very feasible with validation score 81,33%, while for Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) declered feasible with validation score 80,00%. Guided inquiry based module media declered feasible with validation score 79,30%. Students? responses to learning using guided inquiry based module media were stated well with a response score 81,90%. Students class X Teknik Gambar Bangunan 3 after doing post-test questions show an average score 81,71. Completeness of student learning outcomes shows that students who complete learning in accordance with the Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 87,88%. The t-test falls on the receiving area of Ho, because the t-test value is greater than the t-table (5,635 > -1,694). The conclusion taken is the average of students learning subject of building construction using guided inquiry based module is greater than the value of Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 75.   Keywords: Learning Outcomes, Guided Inquiry Based Module, Student Response.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMPTING LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN KELAS XI TGB DI SMK NEGERI 3 JOMBANG KURNIASARI, DEWI; , KUSNAN
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 2, No 2/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-92 Periode 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Probing Prompting Learning adalah model pembelajaran dengan menyajikan serangkaian pertanyaan yang sifatnya menuntun dan menggali gagasan siswa. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah tentang kelayakan perangkat, keterlaksanaan pembelajaran dan hasil belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan perangkat, keterlaksanaan pembelajaran dan hasil belajar siswa setelah pelaksanaan model pembelajaran Probing Prompting Learning.Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Menggunakan metode penelitian Pre Experimental Design dengan bentuk One Shoot Case Study. Subjek penelitian adalah kelas XI TGB 2 SMK Negeri 3 Jombang berjumlah 36 siswa. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 07 Maret ? 21 Maret 2018 semester genap tahun ajaran 2017/2018. Pengumpulan data menggunakan metode validasi, observasi dan tes hasil belajar.Berdasarkan hasil validasi, diketahui presentase rata-rata sebesar 78.41%, artinya perangkat pembelajaran sudah memenuhi kriteria kelayakan. Hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran diketahui presentase rata-rata sebesar 89.30%, artinya keterlaksanaan pembelajaran berkriteria sangat baik. Hasil belajar siswa rata-rata sebesar 83.89 dengan ketuntasan klasikal 100%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan model pembelajaran Probing Prompting Learning berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa.Kata Kunci : Probing Prompting Learning, hasil belajar siswa.AbstractProbing Primpting Learning is a model of learning by presenting a series of question that are guiding and exploring student?s ideas. The formulation of the problem of this researchs about the feasibility of the device, the implementation of learning and learning outcomes. The purpose of this study is to determine the feasibility of the device, the implementation of learning model Probing Primpting Learning.This research method is quantitative research. Using Pre Experimental Design research method with One Shoot Case Study form. The subject of research is calss XI TGB 2 SMK Negeri 3 Jombang totaling 36 students. This research wa conducted on 07 March ? 21 March 2018 even semester of academic year 2017/2018. Data collection using validation method, observation and learning result test.Based on the validation result, it is known that the average percentage is 78.41%, it means the learning device has fulfilled the eligibility creteria. The result og observation of the implentation of learning is known to the average percentage og 89.30%, meaning that the implemntation of the learning criteria is very good. Student learning outcomes average of 83.89% with 100% classical completeness. Based on these results can be concluded that the implementation of learning model Probing Primpting Learning positive effect on student learning outcomes.Keywords : Probing Primpting Learning, student learning outcomes.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING PADA MATA PELAJARN KONSTRUKSI BANGUNAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X TGB SMK NEGERI 1 KEMLAGI LULUNG, DAVID; , KUSNAN
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 2, No 2/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-92 Periode 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Kelayakan perangkat pembelajaran pada pelajaran konstruksi bangunan, (2) Keterlaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran mind mapping pada pelajaran konstruksi bangunan, dan (3) Hasil belajar setelah menggunakan model pembelajaran mind mapping pada pelajaran konstruksi bangunan. Model pembelajaran mind mapping ialah model pembelajaran dengan teknik meringkas bahan yang perlu dipelajari,dan memproyeksikan masalah yang dihadapi ke dalam bentuk peta atau grafik. Metode penelitian ini adalah Posttest-Only Control Design. Penelitian ini diterapkan dalam dua kelas di SMK Negeri 1 Kemlagi yakni kelas X TGB 1 dan TGB 2. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara dokumentasi, angket, observasi, dan tes. Teknik analisis data yang dilakukan adalah analisis kelayakan perangkat pembelajaran, analisis keterlaksanaan pembelajaran, dan analisis hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil analisis belajar dalam penelitian ini dikatakan berhasil dengan penggunaan model mind mapping pada mata pelajaran konstruksi bangunan siswa kelas X TGB SMK Negeri 1 Kemlagi meningkat dari KKM 75 dibuktikan dengan hasil belajar siswa kelas eksperimen mendapat prosentase ketuntasan belajar siswa sebesar 96,88% sedangkan hasil belajar kelas kontrol mendapat 84,38%.Kata kunci: Model Pembelajaran Mind Mapping, Konstruki Bangunan Abstract This study aims to find out (1) the feasibility of learning tools in the lesson of building construction, (2) the implementation of learning by using mind mapping learning model in building construction lesson, and (3) learning result after using mind mapping learning model in building construction lesson. The mind mapping learning model is a learning model with techniques that summarize the material that needs to be studied, and project the problems faced into the form of maps or graphs. This research method is Posttest-Only Control Design. This research is applied in two classes in SMK Negeri 1 Kemlagi namely class X TGB 1 and TGB 2. Technique of data collecting done by documentation, questionnaire, observation, and test. Data analysis technique that is done is feasibility analysis of learning device, analysis of learning implementation, and analysis of student learning result. Based on the results of learning analysis in this study is said to be successful with the use of mind mapping model on the subjects of building construction of students of class X TGB SMK Negeri 1 Kemlagi increased from KKM 75 evidenced by the results of student learning experimental class gets the percentage mastery learning students of 96.88% while the results learning control class got 84.38%. Keywords: Mind Mapping Learning Model, Building Construct
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN MEDIA MAKET UNTUK MENGHITUNG RENCANA ANGGARAN BIAYA KELAS XI SMK NEGERI 3 SURABAYA ENDRA ADITYA, ANWAR; PURWADI, DIDIEK
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 2, No 2/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-92 Periode 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPendidikan sangat penting untuk mempersiapkan manusia agar mandiri serta mampu menciptakan generasi yang cerdas dan kompeten. Pembelajaran di SMK memiliki tujuan untuk membentuk siswa agar siap dalam menghadapi dunia kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang hasil keterlaksanaan pembelajaran dan hasil belajar siswa setelah diberikan perlakuan model perbelajaran Problem Based Learning dengan media maket untuk menghitung rencana anggaran biaya di SMK Negeri 3 Surabaya.Metode pada penelitian ini penelitian menggunakan penelitian pra-eksperimental menggunakan kelas eksperimental dan kelas kontrol. Subjek penelitian ini adalah kelas XI TGB SMK Negeri 3 Surabaya. Objek dalam penelitian ini adalah hasil belajar pada kelas experimen dan kelas kontrol setelah diberikan perlakuan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dan media maket. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu berupa validasi perangkat pembelajaran, pengamatan, dan pemberian tes. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar validasi perangkat pembelajaran dan soal tes. Teknik analisis data menggunakan interval pada skala likert untuk validasi perangkat pembelajaran dan keterlaksanaan pembelajaran. Analisis hasil belajar menggunakan uji normalitas, homogenitas dan uji hipotesis.Hasil keterlakasanaan pembelajaran yaitu untuk pertemuan I memperoleh rata-rata sebesar 89,3%, pertemuan II memperoleh rata-rata sebesar 88,7%, dan pada pertemuan III memperoleh rata-rata sebesar 91,7%. Dan untuk hasil belajar Pada kelas XI-TGB 2 sebagai kelas eksperimen dengan menunjukkan rata-rata hasil belajar sebesar 77,18 sedangkan pada kelas XI-TGB 3 sebagai kelas kontrol dengan menunjukkan rata-rata hasil belajar sebesar 70,07. Dari rata-rata hasil belajar tersebut berarti menujukkan terdapatnya perbedaan hasil belajar antara kelas experimen dan kelas kontrol.Kata kunci: problem based learning, media, maket.AbstractEducation is very important for human beings to be independent and prepare the next competent generation. Vocational School has the goal to prepare students to be ready for work. The purpose of this study is to know the results of learning implementation and students? learning outcomes after the application of Problem Based Learning Model with mock-up media to calculate the real estimate of cost in SMK Negeri 3 Surabaya.This study uses pre-experimental research method using experimental class and control class. The subject of this research is XI Grade Students of TGB SMK Negeri 3 Surabaya. The object of this study is the learning outcomes of experimental class and control classes after the application of Problem Based Learning Model with mock-up media. This study uses data collection technique in the form of validation of learning media, observation, and test. The instruments of this study are learning media validation sheet and test sheet. This study using data analysis technique of intervals on Likert scale for learning media validation and learning implementation. Analysis of learning outcomes using normality, homogeneity and hypothesis testing.The results of learning implementation in this study are 89,3% in the 1st meeting, 88,7% in the 2nd meeting, and 91,7% in the 3rd meeting. And the result of learning outcomes are 77,18 in XI-TGB 2 as experiment class and 70,07 in XI-TGB 3 as control class. So, there is a difference of learning result between experiment class and control class based on the learning outcomes.Keywords : problem based learning, media, mock-up.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN AKTIF TIPE THE LEARNING CELL DENGAN MEDIA MAKET PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI KONSTRUKSI KAYU KELAS XI TKY DI SMK NEGERI 1 SIDOARJO KURNIATUL ASLAM, LERA; , SUPARJI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 2, No 2/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-92 Periode 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Metode pembelajaran aktif tipe The Learning Cell adalah metode pembelajaran yang dilakukan secara berpasangan, dimana salah satu siswa bertugas sebagai penanya dan siswa lainnya sebagai penjawab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan perangkat pembelajaran keterlaksanaan pembelajaran, dan hasil belajar menggunakan metode pembelajaran aktif tipe The Learning Cell. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini one-shot case study. Instrumen yang digunakan terdiri dari lembar validasi perangkat pembelajaran, lembar observasi pengamatan keterlaksanaan pembelajaran,dan tes hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dengan menganalisa kelayakan perangkat pembelajaran dan uji hipotesis dengan uji-t pihak kiri. Hasil penelitaian menunjukkan bahwa kelayakan perangkat pembelajaran memperoleh rata-rata rating sebesar 84%, termasuk dalam kategori sangat layak. Keterlaksanaan pembelajaran menggunakan metode pembelajaran aktif tipe The Learning Cell memperoleh prosentase keterlaksanaan sebesar 87%, termasuk dalam kategori sangat baik. Hasil belajar siswa menunjukkan nilai rata-rata 81,29 dengan t hitung sebesar 1,863, nilai t tabel 1,697 dan derajat kebebasan sebesar 5%, maka H0 diterima dan Ha ditolak. Kata Kunci : Hasil Belajar, Teknologi Konstruksi Kayu, The Learning Cell Abstract Active Learning method of The Learning Cell type is a method of learning done in pairs, where one of the students served as a questioner and other students as answering. This study aims to determine the feasibility of instructional learning learning devices, and learning outcomes using the active learning method of The Learning Cell type. The research design used in this study is one-shot case study. The instruments used consist of learning device validation sheets, observation sheets of instructional learning observations, and test of learning outcomes. Data analysis technique used is descriptive analysis by analyzing the feasibility of instructional device and hypothesis test with left-t test. The results showed that the feasibility of the learning device obtained an average rating of 84%, included in the category is very feasible. Implementation of learning using the active learning method of The Learning Cell type get the percentage of implementation by 87%, including in very good category. Students learning outcomes show an average score of 81.29 with t arithmetic of 1.86, t table value of 1.697 and degrees of freedom of 5%, then H0 is accepted and Ha is rejected. Keywords: Learning Outcomes, Wood Construction Technology, The Learning Cell
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN AKTIF TIPE PRACTICE-REHEARSAL PAIRS DENGAN MEDIA MAKET PADA MATERI PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN ATAP DAN KUDA-KUDA KAYU SISWA KELAS X TGB DI SMK NEGERI 1 SIDOARJO DICKY ZULKARNAIN, KRESNA; IRIANTO, DJONI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 2, No 2/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-92 Periode 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Metode pembelajaran aktif tipe Practice Rehearsal Pairs metode sederhana yang dapat dipakai untuk mempraktekkan suatu ketrampilan atau produser dengan teman belajar. Tujuannya adalah untuk meyakinkan masing-masing pasangan dapat melakukan ketrampilan dengan benar. Materi-materi yang bersifat psikomotorik adalah materi yang baik untuk diajarkan dengan metode ini. Dengan metode practice-rehearsal pair (praktek berpasangan) diharapkan siswa mampu memahami materi pelajaran. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah one shot case study. Pelaksanaan penelitian dilaksanakan di SMK N 1 Sidoarjo pada pada semester genap 2016-2017. Sampel dalam penelitian ini adalah satu kelas eksperimen kelas X TGB 1 sebayak 36 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari lembar validasi perangkat pembelajaran, lembar observasi pengamatan keterlaksanaan pembelajaran, dan tes hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dengan menganalisa kelayakan perangkat, keterlaksanaan pembelajaran, hasil belajar, dan uji hipotesis dengan uji-t pihak kiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelayakan perangkat pembelajaran memperoleh rata-rata rating sebesar 92%, termasuk dalam kategori sangat layak. Keterlaksanaan pembelajaran menggunakan metode pembelajaran aktif tipe Practice Rehearsal Pairs prosentase keterlaksanaan sebesar 86%, termasuk dalam kategori sangat baik. Hasil belajar siswa menunjukkan nilai rata-rata 80,69 dengan t hitung sebesar 1,750, nilai t tabel 1,690 dan derajat kebebasan sebesar 5%, maka H0 diterima dan Ha ditolak. Kata Kunci : Hasil Belajar, Konstruksi Bangunan, Practice Rehearsal Pairs. Abstract Active learning method Practice Rehearsal Pairs type of simple method that can be used to practice a skill or producer with a friend learn. The goal is to make sure each pair can perform the skills properly. Psychomotor material is a good material to be taught by this method. With the practice-rehearsal pair method (paired practice), students are expected to be able to understand the subject matter. The research design used in this research is one shot casestudy. Implementation of research conducted in SMK N 1 Sidoarjo in the even semester 2016-2017. The sample in this research is one class experiment class X TGB 1 with total of 36 students. The research instrument used consisted of learning device validation sheet, observation sheet of instructional learning observation, and test of learning result. Data analysis techniques used are descriptive analysis by analyzing the feasibility of the device, the implementation of learning, learning outcomes, and hypothesis testing with left-t test. The results showed that the feasibility of the learning device obtained an average rating of 92%, included in the category is very feasible. Implementation of learning using active learning methods Practice Rehearsal Pairs type of implementation percentage of 86%, included in the category very well. Student learning outcomes show an average value of 80.69 with t arithmetic of 1.750, t value table 1.690 and degrees of freedom of 5%, then H0 accepted and Ha rejected. Keywords: Learning Outcomes, Building Construction, Practice Rehearsal Pairs
PENERAPAN SOCIAL LEARNING NETWORK (EDMODO) PADA MATA KULIAH KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG BERTINGKAT RENDAH S1 PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN DI UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA MIFTAQUL JANNAH, RYANI; WAHYU CAHYAKA, HENDRA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 2, No 2/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-92 Periode 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan: (1) Mengetahui kelayakan media dan perangkat pembelajaran, (2) mengetahui keterlaksanaan media pembelajaran berbasis Edmodo untuk pelajaran konstruksi bangunan gedung bertingkat rendah, (3) Mengetahui respon mahasiswa terhadap penggunaan Edmodo, (4) Mengetahui hasil belajar mahasiswa pada pelajaran konstruksi bangunan gedung bertingkat rendah menggunakan media pembelajaran Edmodo di Universitas Negeri Surabaya. Penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental design bentuk one-shot case study. Penelitian dilakukan di Universitas Negeri Surabaya. Sampel penelitian ini adalah 34 mahasiswa PTB 2016. Teknik pengambilan data dilakukan dengan angket, tes, dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah kelayakan media dan perangkat pembelajaran, keterlaksanaan aktivitas pembelajaran, respon, hasil belajar, dan uji t pihak kiri. Hasi penelitian ini adalah: (1) Persentase rata-rata hasil validasi media 80%, dan perangkat pembelajaran sebesar 80,25%. (2) Persentase rata-rata hasil pengamatan keterlaksanaan aktivitas pembelajaran adalah 84% untuk dosen dan 78,61% untuk mahasiswa. (3) Persentase rata-rata hasil respon siswa adalah 82,58%. (4) Nilai rata-ratsa hasil belajar siswa adalah 91,68 (t hitung = 30,59 ? t tabel = 2,034). Artinya, Ho diterima dengan nilai rata-rata lebih besar dari 55 setelah diterapkan pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran Edmodo. Kata kunci: Edmodo, Pre-eksperimental design, Hasil belajar Abstract The aims of this research are: (1) to reveal the media and learning devices quality; (2) knowing the implementation of learning media base on Edmodo on the subjects of low-rise building construction; (3) knowing the student?s response in using Edmodo; and (4) knowing the result of student learning on the subject of low-rise building construction using Edmodo at the State University of Surabaya. The research used is pre-exsprerimental design of one-shot case study. The research was conducted at the State University of Surabaya. Sample of this research is 34 student of PTB 2016. The retrieval data technique by questionnaire, test, and observation. The analysis data techniques used are media and learning devices quality, the implementation of learning activities, reaponses, learning outcomes, and left side t test. The results of this study are: (1) the average percentage of learning media validation results is 80% and learning devices results is 80,25%; (2) The average percentage of the implementation of learning activities is 84% for lecturer, and 78,61% for student; (3) The average percentage of responses is 82,58%; (4) The average score of student learning outcome is 91,68 ( t test = 30,59 ? t table = 2,034). That is, Ho accepted with an average value greater than 55 after applied the learning used learning media of Edmodo. Keyword: Edmodo, Pre-exsperimental design, learning outcome.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL MENGGUNAKAN MEDIA MAKET PADA MATA PELAJARAN MENGGAMBAR KONSTRUKSI BANGUNAN AYU WIBOWO, RIKA; ESTIDARSANI, NANIK
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 2, No 2/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-92 Periode 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) keterlaksanaan proses belajar mengajar menggunakan model pembelajaran kontekstual dengan media maket; (2) ketuntasan belajar siswa setelah menggunakan model pembelajaran kontekstual dengan media maket. Jenis penelitian ini adalah Nonequialent Control group Design dengan sampelnya adalah siswa kelas XI TGB SMK Negeri 5 Surabaya tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 59 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi perangkat pembelajaran, lembar pengamatan keterlaksanaan kegiatan belajar mengajar, dan lembar tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis keterlaksanaan kegiatan belajar mengajar dan ketuntasan belajar, serta uji t pihak kanan. Hasil penelitian ini adalah (1) persentase rata-rata hasil pengamatan keterlaksanaan kegiatan belajar mengajar adalah 82% dengan kategori sangat baik; (2) rata-rata ketuntasan belajar siswa sebesar 44% untuk XI GB 2 dan 26% untuk kelas XI GB 3. Dengan hasil uji t satu pihak kanan diperoleh thitung = -3,167 > ttabel = 1,6905 (signifikan, ? = 5%) artinya H0 diterima dengan rata-rata hasil belajar siswa setelah pelaksanaan pembelajaran dengan model pembelajaran kontekstual menggunakan media maket adalah lebih kecil dari KKM (<75). Dari hasil analisa data hasil belajar, siswa tidak tuntas pada indikator penilaian Skala, Simbol dan Notasi gambar. Kata Kunci: Model pemebelajaran kontekstual, media maket, kolom, balok, pelat. Abstract The purpose of this research are to know (1) the implementation of contextual teaching and learning model with media maket; (2) the learning outcomes after applied the contextual teaching and learning model using media maket. The type of this research is one shot case study. samples were 71 students from class XI TGB State Vocational Schools 5 Surabaya academic year 2017/2018. The research instrument used is validation sheet of device learning, observation sheet of teaching and learning activity, and test sheets. Data analysis techniques used was implementation analysis of teaching and learning outcomes, as well as left side t test. results of this research are (1) the average percentage of observations on the implementation of teaching and learning activities is 82% with very good category; (2) the average score of learning outcomes is 44% for XI GB 2 and 26% for XI GB 3. The result of left side t test is thitung = -3,167> ttable = 1,6905 (significant, ? = 5%). It is mean, H0 accepted with an average score less than KKM (<75) after applied a contextual teaching and learning model using media maket. The result of learning outcomes, students are not complete on Scale, Symbols and Notation assessment indicators. Keywords: Contextual Teaching And Learning Model, Media Maket, Columns, Beams, Slabs.
PENERAPAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERDASARKAN TAKSONOMI SOLO PADA MATA PELAJARAN MEKANIKA TEKNIK KELAS X SMKN 2 SURABAYA PUSPA DEWI, AMANDA; , SUPRAPTO
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 2, No 2/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-92 Periode 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendistribusian pengelompokkan level hasil analisis taksonomi SOLO dan menganalisis hasil belajar siswa setelah penerapan lembar kerja siswa yang sesuai dengan level taksonomi SOLO untuk siswa kelas X SMKN 2 Surabaya pada mata pelajaran Mekanika Teknik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian R & D (Reasearch and Development). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa dan siswi kelas X Program Keahlian Desain Permodelan Informasi Bangunan di SMKN 2 Surabaya berjumlah 2 kelas. Siswa akan melalui 3 tahapan, yaitu pada tahapan pertama siswa akan diberikan soal tes dasar pengelompokkan berdasarkan taksonomi SOLO, pada tahapan kedua setelah mengetahui hasil pengelompokkan siswa akan diberikan LKS berdasarkan taksonomi SOLO, dan pada tahapan ketiga siswa kan diberikan soal post-test. Berdasarkan hasil penelitian distribusi hasil pengelompokkan level taksonomi SOLo pada kedua kelas uji coba secara umum masuk pada level Relational dan Extended Abstract. Pada level Relational kelas X DPIB 1 menunjukkan 34,74% dan kelas X DPB 2 menunjukkan 38,19%. Pada level Extended Abstract kelas X DPIB 1 menunjukkan 16,67% dan kelas X DPIB 2 menunjukkan 44,44%. Pada kedua kelas percobaan kondisi pada tatap muka ke-1 dan tatap muka ke-2 masih dalam proses penyesuaian dengan konsep pembelajaran yang diterapkan. Pada kedua kelas percobaan kondisi pada tatap muka ke-3 dan tatap muka ke-4 menghasilkan dampak yang semakin baik dan meningkat. Berdasarkan hasil penelitian untuk hasil belajar siswa setelah penerapan LKS berdasarkan taksnomi SOLO telah menunjukkan hasil yang baik. Hal ini ditunjukkan pada pertemuan terakhir mencapai rerata hasil belajar sangat baik 96,29 pada kelas X DPIB 1 dan 97,43 pada kelas X DPIB 2. Kata Kunci: Taksonomi SOLO, Lembar Kerja Siswa (LKS), Hasil Belajar. Abstract This research has purpose to analyze result from student grouping process based on solo taxonomy and analyze student learning result after application of Student Workheet according to level of taxonomy of SOLO for class X SMKN 2 Surabaya on subjects Mechanical Engineering. Research method used is reseacrh and development in accordance with RnD method. Research subjects used are students of class X DPIB in SMKN 2 Surabaya amounted to 2 classes. Students will go through 3 stages, in the first stages students will be given basic test grouping based on SOLO taxonomy, in the second stage after knowing the results of grouping students will be given LKS based on SOLO taxonomy, and in the third stage students will be given post-test questions. Based on the results of the study, the distribution of the SOLO taxonomy classification results in the two test classes generally goes to the level of Relational and Extended Abstract. At relational level class X DPIB 1 shows 34.72% and class X DPIB 2 shows 38.19%. At the Extended Abstract level of class X DPIB 1 shows 16.67% and class X DPIB 2 shows 44.44%. In both experimental classes the first face-to-face condition and 2nd face-to-face are still in the process of adjusting to the concept of applied learning. In both experimental classes the face-to-face condition of 3rd and 4th face-to-face results in a better and improved impact. Class X DPIB 2 is an experimental class that quickly adapts to the concept of applied learning. Based on the results of research for student learning outcomes after the implementation of LKS based on SOLO taxonomy has shown good results. This is shown at the last meeting to achieve the average of 96.29 excellent learning outcomes in class X DPIB 1 and 97.43 in class X DPIB 2. Keywords: SOLO Taxonomy, Student Worksheet (LKS), Learning Outcomes.