cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 336 Documents
PENERAPAN MEDIA VISUAL 3D PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN DAN UKUR TANAH DI SMK NEGERI 3 SURABAYA RIZKY, ACHMAD; WAHYU CAHYAKA, HENDRA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 2, No 2/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-92 Periode 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang dua hal yaitu: (1) Mengetahui keterlaksanaan Pembelajaran menggunakan Media Visual 3D berbasis powerpoint pada Mata Pelajaran Konstruksi Bangunan dan Ukur Tanah. (2) Mengetahui ketuntasan belajar siswa dalam menggunakan media visual 3D berbasis powerpoint pada Mata Pelajaran Konstruksi Bangunan dan Ukur Tanah.Penelitian menggunakan deskriptif dan kuantitatif dengan desain penelitian berupa One-Shot Case Study. Data dikumpulkan menggunakan metode observasi dan tes yang bertujuan untuk menjaring data keterlaksanan pembelajaran dan mengetahui hasil belajar siswa pada kompetensi dasar menjelaskan macam-macam sambungan kayu pada Mata Pelajaran Konstruksi Bangunan dan Ukur Tanah.Hasil analisis data menunjukkan: (1) Keterlaksanaan pembelajaran bagi guru = 79,61% (Baik) dan keterlaksanaan pembelajaran bagi siswa = 77,50 (Baik) (2) Ketuntasan belajar siswa pada Mata Pelajaran Konstruksi Bangunan dan Ukur Tanah termasuk dalam kategori Sangat Baik, karena nilai ketuntasan belajar siswa yang dicapai = 83,33%.Kata kunci: Media Visual 3D, Keterlaksanaan Pembelajaran, Ketuntasan Belajar.AbstractThis study aims to describe about two points: (1) Knowing the implementation of Learning using 3D visual media based on Powerpoint on Building Construction and Land Measure Subject. (2) Knowing the students learning mastery using 3D visual media based on powerpoint on Building Construction and Land Measure Subject.The research used descriptive and quantitative method with research design in the form of One-Shot Case Study. The data was collected using observation and test method which was aimed to capture the learning implementation data and to determined the student?s learning outcomes on the basic competencies of explaining the wood connections variation on Bulinding Constuction and Land Measure Subject.The result of data analysis shows: (1) %. The implementation of learning for teachers = 79.61% (Good) and the implementation of learning for students = 77.50 (Good). (2) Students learning mastery in the subject of Building Construction and Land Measure belongs to the category Very Good, because the students achievement value achieved = 83.33%. The implementation of learning for teachers = 79.61% (Good) and the implementation of learning for students = 77.50 (Good).Keywords: 3D Visual Media, The Implementation of Learning, Students Learning Mastery.
ANALISIS PENGGUNAAN JOBSHEET PRAKTIK UJI BAHAN GENTENG PADA MATA KULIAH TEKNOLOGI BAHAN DAN PRAKTIKUM UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA ARDIANTO, TONI; WARDHONO, ARIE
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 2, No 2/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-92 Periode 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan penggunaan jobsheet praktik uji genteng pada mata kuliah teknologi bahan dan praktikum Jurusan Teknik Sipil Universitas Negeri Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Bahan Jurusan Teknik Sipil Universitas Negeri Surabaya. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode validasi dan metode angket. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis penilaian Validator. Hasil pada penelitian ini menunjukkan keterlaksanaan penggunaan jobsheet praktik uji bahan genteng pada mata kuliah Teknologi Bahan dan Praktikum berjalan dengan baik dan sesuai dengan pelaksanaan pembelajaran kegiatan praktik uji bahan genteng di Laboratorium Bahan Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya, hasil pengamatan sebesar 80,19%. Kata Kunci: Jobsheet Praktik Uji Bahan Genteng, Deskriptif Kualitatif, Teknologi Bahan dan Praktikum. Abstract This study aims to determine the implementation of the use of jobsheet tile test practice in the subject of materials technology and practicum Civil Engineering Department of the State University of Surabaya. The type of research used is descriptive qualitative research. This research was conducted in Materials Laboratory Civil Engineering Department of the State University of Surabaya. Data collection techniques in this study using the method of validation and questionnaire methods. Data analysis method used in this research is Validator valuation analysis. The results of this study indicate the implementation of the use of jobsheet the material test practice roof tile of Materials Technology and Practicum went well and in accordance with the implementation of the learning material test practice roof tile in the Materials Laboratory of Civil Engineering Faculty of Engineering, Surabaya State University, the observation of 80,19%. Keywords: Jobsheet Material Testing Practice Roof, Descriptive Qualitative, Materials Technology and Practicum.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG DENGAN MEDIA VIDEO PADA MATA PELAJARAN TEKNIK UKUR TANAH DI SMK NEGERI 3 SURABAYA BASUSE ARIF, ALFIAN; RIDWAN, MACHFUD
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 2, No 2/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-92 Periode 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan, respon siswa, dan perbedaan hasil belajar antara siswa kelas eksperimen (X-DPIB 2) dengan kelas kontrol (X-DPIB 1) pada mata pelajaran teknik ukur tanah setelah menggunakan model pembelajaran langsung dengan media video. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian True Eksperimental Design dengan desain penelitian Posttest-Only Control Design dengan kelas X-DPIB 1 sebagai kelas kontol dan kelas X-DPIB 2 sebagai kelas eksperimen yang dilakukan sebanyak 2 pertemuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh melalui lembar tes hasil belajar dan lembar observasi pengamatan keterlaksanaan pembelajaran pada setiap pertemuan pada kelas X-DPIB 1 dan X-DPIB 2 serta lembar angket respon yang diberikan pada pertemuan terakhir (pertemuan kedua) di SMK Negeri 3 Surabaya. Sampel yang digunakan yaitu 33 siswa kelas X-DPIB 1 dan 33 siswa kelas X-DPIB 2. Hasil analisis data menunjukkan presentase penerapan model pembelajaran langsung dengan media video pada 2 pertemuan sebesar 85,5 %, 87,3 % rata-rata penerapan pembelajaran didapat sebesar 86,4 % yang termasuk dalam kategori sangat baik. Hasil respon siswa kelas X-DPIB 2 menunjukkan presentase sebesar 86,06 % yang termasuk dalam kategori sangat baik. Hasil belajar siswa kelas X-DPIB 1 sebagai kelas kontrol menunjukkan rata-rata sebesar 75,21, sedangkan hasil belajar pada kelas X-DPIB 2 sebagai kelas eksperimen menunjukkan rata-rata sebesar 84,12, jadi hasil belajar kelas eksperimen yang mendapat perlakuan model pembelajaran langsung dengan media video lebih baik dari kelas kontrol yang tidak mendapat perlakuan. Kata kunci: Model Langsung, Media Video, Hasil Belajar, Teknik Ukur Tanah Abstract This study aims to determine the application, student responses, and differences in learning outcomes between experimental class students (X-DPIB 2) and control class (X-DPIB 1) on soil geometry techniques after using direct learning model with video media. The research method used is True Experimental Design with Posttest-Only Control Design design with X-DPIB 1 class as the class of dick and class X-DPIB 2 as the experimental class conducted by 2 meetings. The data collected in this study was obtained through the learning test sheet and observation sheet of learning implementation at each meeting in X-DPIB 1 and X-DPIB 2 classes and response questionnaire given at the last meeting (second meeting) at SMK Negeri 3 Surabaya. Samples used were 33 students of class X-DPIB 1 and 33 students of class X-DPIB 2. The results of data analysis show the percentage of application of direct learning model with video media at 2 meetings of 85.5%, 87.3% of the average application of learning gained of 86.4% which is included in the category very well. The result of student response of class X-DPIB 2 shows a percentage of 86,06% which is included in very good category. The result of student learning class X-DPIB 1 as control class showed average equal to 75,21, while result of study in class X-DPIB 2 as experiment class showed average equal to 84,12, so result learn experiment class that got treatment model direct learning with video media is better than control classes that are not treated. Keywords: Direct Model, Video Media, Learning Results, Soil Measure Technique Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan, respon siswa, dan perbedaan hasil belajar antara siswa kelas eksperimen (X-DPIB 2) dengan kelas kontrol (X-DPIB 1) pada mata pelajaran teknik ukur tanah setelah menggunakan model pembelajaran langsung dengan media video. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian True Eksperimental Design dengan desain penelitian Posttest-Only Control Design dengan kelas X-DPIB 1 sebagai kelas kontol dan kelas X-DPIB 2 sebagai kelas eksperimen yang dilakukan sebanyak 2 pertemuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh melalui lembar tes hasil belajar dan lembar observasi pengamatan keterlaksanaan pembelajaran pada setiap pertemuan pada kelas X-DPIB 1 dan X-DPIB 2 serta lembar angket respon yang diberikan pada pertemuan terakhir (pertemuan kedua) di SMK Negeri 3 Surabaya. Sampel yang digunakan yaitu 33 siswa kelas X-DPIB 1 dan 33 siswa kelas X-DPIB 2. Hasil analisis data menunjukkan presentase penerapan model pembelajaran langsung dengan media video pada 2 pertemuan sebesar 85,5 %, 87,3 % rata-rata penerapan pembelajaran didapat sebesar 86,4 % yang termasuk dalam kategori sangat baik. Hasil respon siswa kelas X-DPIB 2 menunjukkan presentase sebesar 86,06 % yang termasuk dalam kategori sangat baik. Hasil belajar siswa kelas X-DPIB 1 sebagai kelas kontrol menunjukkan rata-rata sebesar 75,21, sedangkan hasil belajar pada kelas X-DPIB 2 sebagai kelas eksperimen menunjukkan rata-rata sebesar 84,12, jadi hasil belajar kelas eksperimen yang mendapat perlakuan model pembelajaran langsung dengan media video lebih baik dari kelas kontrol yang tidak mendapat perlakuan. Kata kunci: Model Langsung, Media Video, Hasil Belajar, Teknik Ukur Tanah Abstract This study aims to determine the application, student responses, and differences in learning outcomes between experimental class students (X-DPIB 2) and control class (X-DPIB 1) on soil geometry techniques after using direct learning model with video media. The research method used is True Experimental Design with Posttest-Only Control Design design with X-DPIB 1 class as the class of dick and class X-DPIB 2 as the experimental class conducted by 2 meetings. The data collected in this study was obtained through the learning test sheet and observation sheet of learning implementation at each meeting in X-DPIB 1 and X-DPIB 2 classes and response questionnaire given at the last meeting (second meeting) at SMK Negeri 3 Surabaya. Samples used were 33 students of class X-DPIB 1 and 33 students of class X-DPIB 2. The results of data analysis show the percentage of application of direct learning model with video media at 2 meetings of 85.5%, 87.3% of the average application of learning gained of 86.4% which is included in the category very well. The result of student response of class X-DPIB 2 shows a percentage of 86,06% which is included in very good category. The result of student learning class X-DPIB 1 as control class showed average equal to 75,21, while result of study in class X-DPIB 2 as experiment class showed average equal to 84,12, so result learn experiment class that got treatment model direct learning with video media is better than control classes that are not treated. Keywords: Direct Model, Video Media, Learning Results, Soil Measure Technique
PENINGKATAN HASIL BELAJAR DENGAN MEDIA PEMBELAJARAN 3D STUDIO MAX PADA MATA PELAJARAN GAMBAR KONSTRUKSI BANGUNAN DI SMK NEGERI 1 HUDA LAKSANA, IDHAM; WAHYU CAHYAKA, HENDRA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 2, No 2/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-92 Periode 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gambar konstruksi bangunan merupakan mata pelajaran praktik produktif yang mempelajari tentang merencana suatu gambar, cara menggambar, serta mengetahui bagian-bagian dan kelengkapan gambar. Siswa merasa sulit memahami materi pelajaran tersebut dikarenakan media yang digunakan oleh guru dalam menyampaikan materi hanya berupa gambar 2 dimensi yang difasilitasi kertas gambar berukuran A1 dan materi yang ditampilkan dengan media power point. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Sidoarjoa dan metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan 2 siklus. Penelitian ini memiliki variabel yaitu (1)Kelayakan media pembelajaran menggunakan 3D Studio Max pada mata pelajaran gambar konstruksi bangunan,(2) Pengamatan keterlaksanaan pembelajaran yang meliputi observasi kegiatan guru mengajar dan observasi kegiatan siswa belajar, (3) Hasil belajar siswa setelah menggunakan media pembelajaran 3D Studio Max. Hasil pada penelitian ini menunjukkan (1)Pelaksanaan validasi kelayakan media pembelajaran mendapat rata-rata persentase kelayakan sebesar 81%, hal tersebut membuktikan media pembelajaran 3D StudioMax mendapat predikat sangat layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran pada siswa kelas XI TGB di SMK Negeri 1 Sidoarjo, (2) Keterlaksanaan pembelajaran menggunakan media pembelajaran 3D StudioMax berjalan dengan baik sesuai dengan rencana pembelajaran yang dibuktikan dengan perolehan nilai pengamatan kegiatan mengajar guru mengajar sebesar 58% pada siklus I kemudian meningkat menjadi sebesar 76% pada siklus II dan nilai pengamatan kegiatan siswa belajar sebesar 58% pada siklus I kemudian meningkat menjadi sebesar 78% pada siklus II (3) Ketuntasan hasil belajar setelah menggunakan media pembelajaran 3D StudioMax pada siklus I sebesar 67% dan meningkat menjadi sebesar 85% pada siklus II Kata Kunci : Gambar Konstruksi Bangunan, Media Pembelajaran 3D Studio Max, Penelitian Tindakan Kelas Hasil Belajar. Abstract Drawing of building construction is a productive practice lesson that studies about planning an image, how to draw, and know the parts and completeness of the image. Students find it difficult to understand the subject matter because the media used by the teacher in conveying the material is only a 2-dimensional image facilitated A1 size paper and material displayed with power point media. This research was conducted in SMK Negeri 1 Sidoarjoa and the method used was Classroom Action Research (PTK) as much as 2 cycles. This research has variables that are: (1) Eligibility of learning media using 3D Studio Max in drawing lesson of building construction, (2) Observation of learning activity which includes observation of teacher activity and observation of student learning activity, (3) Student learning result after using instructional media 3D Studio Max. The results of this study indicate that (1) validation of learning media feasibility feasibility gets average percentage of 81% achievement, it proves StudioMax 3D learning media gets very good predicate used in learning activity in class XI TGB students at SMK Negeri 1 Sidoarjo, 2) The implementation of learning using StudioMax 3D learning media works well in accordance with the learning plan as evidenced by the acquisition of observation value of teaching and learning activities by 58% in cycle I then increased to equal to 76% in cycle II and observation value of student learning activities by 58% in cycle I then increased to 78% in cycle II (3) Completeness of learning outcomes after using StudioMax 3D learning media in cycle I by 67% and increased to 85% in cycle II Keywords: Image Building Construction, Learning Media 3D Studio Max, Classroom Action Research Results
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY MENGGUNAKAN JOBSHEET PADA MATA PELAJARAN SURVEY DAN PEMETAAN DI SMKN 3 BOYOLANGU TULUNGAGUNG FITRIA RACHMANIAR, RETNO; PURWADI, DIDIEK
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 2, No 2/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-92 Periode 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Mata pelajaran survey dan pemetaan terdiri atas materi teori dan praktik. Kegiatan pembelajaran diharapkan berpusat pada siswa. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah menerapkan model pembelajaran guided discovery dan media pembelajaran jobsheet. Guided discovery adalah satu pendekatan mengajar yang melibatkan siswa untuk mencari serta mengalami secara langsung, sehingga dapat menemukan sesuatu (dalam hal ini konsep materi) secara logis. Jobsheet merupakan lembar kegiatan yang berisi petunjuk belajar, materi pembelajaran, langkah kerja, tugas dan penilaiannya. Tujuan penelitian ini antara lain: (1) Mengetahui layak atau tidaknya perangkat pembelajaran berdasarkan model pembelajaran guided discovery, (2) Mengetahui respon siswa terhadap kegiatan pembelajaran setelah diberi model pembelajaran berbantu jobsheet, (3) Mengetahui hasil belajar siswa setelah diberi model pembelajaran guided discovery berbantu jobsheet, (4) Mengetahui minat siswa terhadap mata pelajaran tersebut. Desain penelitian yang digunakan adalah Pre-eksperimental jenis One-Shot Case Study. Penelitian dilaksanakan di SMKN 3 Boyolangu Tulungagung pada waktu semester genap tahun ajaran 2016/2017. Subyek penelitian menggunakan kelas X Teknik Konstruksi Kayu (TKK). Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi perangkat pembelajaran, angket respon, lembar tes hasil belajar, dan angket minat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kelayakan perangkat pembelajaran sebesar 81,16% termasuk kategori sangat layak. (2) Respon siswa terhadap pembelajaran tersebut termasuk dalam kategori baik yaitu sebesar 79,42%. (3) Hasil belajar siswa ranah kognitif didapatkan rata-rata nilai sebesar 79,5 termasuk dalam kategori tuntas. Pada materi pengukuran sipat datar memanjang keliling 8 siswa tidak tuntas sedangkan pada materi pengukuran sipat datar memanjang pergi pulang 9 siswa tidak tuntas. Hasil belajar siswa ranah psikomotorik didapatkan rata-rata nilai sebesar 73,5. Seluruh siswa tidak tuntas. (4) Minat siswa terhadap mata pelajaran survey dan pemetaan sebesar 79,76% termasuk dalam kategori sangat setuju. Kata Kunci : Guided Discovery, Jobsheet, Respon Siswa, Hasil Belajar, Minat Siswa. Abstract Survey and mapping subjects consist of theoretical and practical materials. Learning activities are expected to be student-centered. One way that can be done is to apply the guided discovery learning model and the learning medium of the worksheet. Guided discovery is a teaching approach involving students to seek and experience directly, so they can find something (in this case the concept of matter) logically. Jobsheet is an activity sheet that contains instructional instructions, learning materials, work steps, tasks and assessment. The objectives of this research are: (1) To know whether or not the learning device is based on the guided discovery learning model, (2) to know the students response to the learning activity after they have been given the learning model assisted the jobsheet, (3) to know the learning result after given the guided discovery assisted jobsheet, (4) Knowing the students interest in the subject. The research design used was Pre-experimental type One-Shot Case Study. The research was implemented in SMKN 3 Boyolangu Tulungagung at the end of the academic year 2016/2017. The subjects of research use X Teknik Konstruksi Kayu (TKK) class. The instruments used learning device validation sheets, response questionnaires, test result sheets, and interest questionnaires. The results showed that: (1) The feasibility of learning tools amounted to 81.16% including very decent category. (2) Student response to the learning included in good category that is equal to 79,42%. (3) The students learning achievement of cognitive domain obtained by average value equal to 79,5 included in complete category. On the measurement material of flat plates stretching around 8 students is not complete while in the measurement material plates flat to go home 9 students is not complete. Psychomotor student learning result obtained average value equal to 73,5. All students are not complete. (4) Student interest on survey and mapping subjects of 79.76% are included in the category strongly agree. Keywords: Guided Discovery, Jobsheet, Student Response, Learning Outcomes, Student Interest.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG DENGAN METODE EKSPOSITORI PADA KOMPETENSI DASAR MENGANALISIS GAYA DALAM PADA STRUKTUR BANGUNAN DI SMKN INGGIL SUPRIYANTO, NISA; SABARIMAN, BAMBANG
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 2, No 2/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-92 Periode 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam mempelajari dan mengembangkan program keahlian Desain pemodelan dan informasi bangunan (DPIB) proses pembelajaran di SMK harus mencakup ketiga aspek pendidikan, yaitu: afekif, kognitif dan psikomotorik. Untuk mencapai ketiga hal tersebut, proses pembelajaran harus bersifat informatif dan dapat mempermudah siswa dalam memahami materi. Dalam mata pelajaran mekanika teknik, siswa mengalami kesulitan untuk menentukan Ra, Rb, arah gaya lintang dan momen gaya. Siswa seringkali luput dalam menentukan nilai arah gaya sehingga akan mempengaruhi pada perhitungan setelahnya. Oleh karena itu, model dan metode pembelajaran yang baru diperlukan guna meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan jenis Pre-Experimental design menggunakan bentuk One-Shot Case Study. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pembelajaran langsung dengan metode Ekspositori. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan perangkat pembelajaran yang dibuat dan hasil belajar siswa dengan model dan metode yang diterapkan. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 3 Surabaya dikelas X DPIB 1 dan X DPIB 2 dimana masing-masing kelas terdiri atas 35 siswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode tes dengan beberapa instrumen penelitian yang terdiri atas lembar validasi perangkat pembelajaran, lembar pengamatan keterlaksanaan pembelajaran dan lembar tes hasil belajar. Terdapat dua hasil yang diperoleh dari peelitian yang dilaksanakan, yakni (1) keterlaksanaan model dan metode pembelajaran menunjukkan persentase sebesar 76.39% yang berarti pembelajaran berjalan dengan baik; (2) nilai rata-rata hasil belajar siswa pada kelas X DPIB 1 adalah 70.08 dan pada kelas X DPIB 2 sebesar 83. Analisis uji hipotesis pada taraf kesalahan (?) = 5% pada kelas X DPIB 1 menghasilkan > = 3.99 > 1,67 sedangkan pada kelas X-DPIB 2 menghasilkan > = 4.09 > 1,67. Artinya hasil belajar siswa setelah model pembelajaran langsung dengan metode ekspositori lebih baik daripada menggunakan pembelajaran konvensional. Kata Kunci: model pembelajaran langsung, metode ekspositori, Mekanika Teknik Abstract In observing and developing learning process of Desain pemodelan dan informasi bangunan (DPIB) vocational program in SMK, there must be three educational aspects. These aspects are affection, cognition, and psychomotor development. To achieve these, the learning process has to be informative and also can facilitate the students understanding the knowledge given. In mechanical structure subject, the students experience difficulties in determining Ra, Rb,diametral force line. Students often make mistakes when calculating the value of force line. This will affect the calculation afterwards. Thus, a new learning model and method are needed to enhance the learning outcomes.This study is a descriptive study with quantitative approach and Pre-Experimental design, One-Shot Case Study. The method used in this study is direct instructional model with expository method. This study is aimed to find out the learning outcomes that can be achieved while using this model and method. Tis study was conducted in X DPIB 1 and X DPIB 2 class of SMKN 3 Surabaya, where each class consist of 35 students. The data was collected by using test method with some instruments, they are learning validation sheets, observation sheets, and learning outcomes sheets.There are two results gotten from this study, they are (1) the implementation of the learning model and method lay on 76,39% which means the learning process was good; (2) the mean test score of students in X PDIB 1 class was 70.08 while students of X PDIB 2 class was 83. The hypothesis test analysis with an error rate (?) of 5% on students of X PDIB 1 class delivers > = 3.99 > 1,67 whereas on X PDIB 2 delivers > = 4.09 > 1,67. This means civil-engineering subject using direct instruction model with expository method is better than using conventional learning model. Keyword: Direct teaching, Expoitory method, Engineering Mechanics
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DRILLS BERBASIS KOMPUTER PADA MATERI KONSTRUKSI ATAP DI SMK NEGERI 1 KEMLAGI AKHYAR, MUSTOFAINAL; DWI HANDAYANI, KRISNA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 2, No 2/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-92 Periode 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keadaan belajar peserta didik di SMKN 1 Kemlagi kurang memahami materi yang disampaikan oleh guru pada mata pelajaran Menggambar Konstruksi Bangunan. Selama ini pembelajaran hanya menggunakan metode ceramah. Untuk memperbaiki hasil belajar maka diterapkan model pembelajaran Drills berbasis komputer. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan hasil belajar, dan respon siswa terhadap model pembelajaran Drills berbasis komputer. Penelitian yang digunakan adalah pre-experimental design, bentuk one shot case study, dilaksanakan di SMKN 1 Kemlagi semester genap tahun ajaran 2017/2018. Subyek penelitian menggunakan kelas XI TGB 1. Teknik analisis data berupa hasil belajar, dan respon siswa. Penelitian model pembelajaran Drills berbasis komputer didapatkan dua hasil. (1) Hasil belajar siswa yang berjumlah 29 siswa pertemuan pertama mendapatkan persentase 85,33, pertemuan kedua mendapat persentase 93,1% dengan nilai KKM yang diterapkan oleh sekolah sebesar 75, (2) Respon siswa mendapatkan persentase 81,77% termasuk dalam kategori sangat setuju atau mendapat respon positif. Kata Kunci: Drills berbasis komputer, Konstruksi Atap, Hasil Belajar, Respon Siswa. Abstract This research is based on the learning situation of learners in SMKN 1 Kemlagi not understand yet the material presented by the teacher on the subject of Drawing Building Construction. During this learning only use lecture method. To improve learning outcomes, a computer-based Drills learning model is applied. This study aims to find the learning outcomes, and student responses to computer-based Drills learning the model. The research used is pre-experimental design, one shot case study form, implemented in SMKN 1 Kemlagi even semester of academic year 2017/2018. The subjects of research using class XI TGB 1. Data analysis techniques in the form of learning outcomes, and student responses. The study of computer-based Drills learning model obtained four results. (1) result of student learning amounted to 29 student first meeting get percentage 85,33, second meeting got percentage 93,1% with value of KKM applied by the school of 75, (2) Student response get the percentage of 81.77% included in the category strongly agree or get a positive response. Keywords: Computer-based Drills, Roof Construction, Learning Outcomes, Student Response
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN COURSELAB PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN SISWA KELAS X TKBB DI SMKN 3 SURABAYA RIZKA, AINUR; RIDWAN, MACHFUD
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 2, No 2/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-92 Periode 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN COURSELAB PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN SISWA KELAS X TKBB DI SMKN 3 SURABAYA Ainur Rizka Mahasiswa S1-Pendidikan Teknik Bangunan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Surabaya Email : ariezziera049@gmail.com Drs. Machfud Ridwan, MT. Dosen Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Surabaya Abstrak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan lembaga pendidikan formal yang bertujuan mempersiapkan siswa menguasai keterampilan sesuai bidang keahlian yang dipilih. Teknik Kontruksi Batu Beton (TKBB) merupakan salah satu kompetensi keahlian pada SMK. Kompetensi keahlian TKBB terdapat mata pelajaran konstruksi bangunan yang merupakan mata pelajaran produktif yang mempelajari mengenai teori dan pengertian, jenis dan klasifikasi bahan bangunan, jenis dan fungsi bangunan, dan macam-macam pekerjaan bangunan. Pada saat observasi kegiatan belajar mengajar siswa merasa kesulitan untuk mempelajari mata pelajaran dan masih berpikir abstrak dari beberapa pekerjaan utilitas pada bangunan karena tidak adanya contoh visual berupa bentuk asli ataupun bentuk animasi dari macam pekerjaan utilitas pada bangunan. Guru memberikan penjelasan materi pelajaran kepada siswa dengan metode ceramah dan siswa mencatat materi. Media yang dipakai dalam kegiatan belajar mengajar masih konvensional. Sementara sumber belajar siswa pada saat kegiatan belajar mengajar konstruksi bangunan di SMKN 3 Surabaya yaitu guru sebagai sumber belajar utama memberikan materi pelajaran di kelas dan siswa mencatat materi pelajaran pada buku catatan. Media pembelajaran yang digunakan menggunakan program courselab, dengan maksud memudahkan dalam proses belajar mengajar dengan maksud memudahkan guru menjelaskan materi serta memudahkan siswa menerima materi serta menumbuhkan minat dan motivasi dalam belajar untuk mengetahui hasil belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan media menggunakan program courselab, keterlaksanaan pembelajaran dengan menggunakan program courselab, mengetahui respon siswa terhadap media pembelajaran menggunakan program courselab, dan mengetahui hasil belajar siswa setelah menerima mata pelajaran konstruksi bangunan dengan program courselab. Penulisan ini merupakan hasil penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D) yaitu pengembangan media pembelajaran dengan menggunakan courselab pada mata pelajaran konstruksi bangunan. Tahapannya hanya sampai tahap ujicoba produk. Tahap pengujian produk dilakukan melalui uji coba kepada 30 siswa kelas X TKBB di SMKN 3 Surabaya. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan hasil penelitian didapatkan hasil bahwa media pembelajaran menggunakan courselab yang dikembangkan sangat layak digunakan dengan persentase 82,06%. Analisis keterlaksanaan pembela­jaran bagi guru pertemuan 1 menghasilkan persentase 82,22% berkategori sangat baik. Analisis keterlaksanaan pem­belajaran bagi guru pertemuan 2 menunjukkan persentase sebesar 84,44% berkategori sangat baik. Analisis keterlaksanaan pem­belajaran bagi siswa pertemuan 1 menghasilkan persentase 80,83% berkategori baik. Analisis keterlaksa­naan pembelajaran bagi siswa pertemuan 2 persentase sebesar 80,74% berkategori baik. Analisis respon siswa menunjukkan persentase sebesar 80,97% berkategori baik. Hasil belajar siswa menunjukkan sebagian besar telah memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) serta didapatkan nilai rata-rata keseluruhan sebesar 80,76. Kata Kunci: Pengembangan Media Pembelajaran, Courselab, Konstruksi Bangunan. ABSTRACT Vocational High School (VHS) is a formal educational institution that aims to prepare students to master skills in the field of expertise selected. Concrete Construction Engineering (CCE) is one of the competence of expertise in SMK. The competence of CCEs expertise is the subject of building construction which is a productive learning subject on theory and understanding, type and classification of building materials, building type and function, and various building works. At the time of observation of teaching and learning activities students feel difficult to study subjects and still think abstractly of some utility work on the building because of the absence of visual samples in the form of original or animated forms of utility work on buildings. Teacher gives explanation of subject matter to student by method of lecturing and student recording material. The media used in teaching and learning activities is still conventional.While the source of student learning during the teaching and learning activities of building construction at SMKN 3 Surabaya is the teacher as the main learning source to provide the subject matter in the classroom and students record the subject matter on the notebook.Learning media used byprogram courselab, with the intention of facilitating the process of teaching and learning with the intention of facilitating teachers to explain the material and facilitate students receive the material and foster interest and motivation in learning to know the results of learning. The purpose of this study is to know the feasibility of media using program courselab, the implementation of learning by usingprogram courselab, to know the students response to instructional media usingprogram courselab, and to know the result of student learning after receiving the subject of building construction withprogram courselab.This writing is the result of research and development or Research and Development (R & D) is the development of learning media using courselab on the subject of building construction. The stages are only up to the test phase of the product. The product testing phase was conducted through trials to 30 students of class X TKBB at SMKN 3 Surabaya.Based on the results of analysis and discussion of research results obtained the result that the media learning using courselab developed very feasible use with percentage 82.06%. Analysis of the implementation of learning for teachers meeting 1 generates 82.22% percentage categorized very well. Analysis of the implementation of learning for teachers meeting 2 shows the percentage of 84.44% categorized very well. Analysis of the implementation of learning for students meeting 1 to produce a percentage of 80.83% categorized well. Analysis of learning implementation for students meeting 2 percentage of 80,74% good categorized. Analysis of student response shows the percentage of 80.97% categorized well. Student learning outcomes show that most have met the Minimum Exhaustiveness Criteria (MEC) as well as got the overall average value of 80.76. Keywords: Development of Learning Media, Courselab, Building construction.
PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X GEOMATIKA SMKN 1 NGANJUK DALAM MEMAHAMI STANDAR KOMPETENSI TEKNIK PENGUKURAN POSISI VERTIKAL AFELINA, WAHYU; PURWADI, DIDIEK
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 2, No 2/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-92 Periode 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penerapan pembelajaran kontekstual merupakan konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1) Keterlaksanaan pembelajaran, 2) Keaktifan Siswa, dan 3) Kemajuan belajar siswa dengan menggunakan penerapan pembelajaran kontekstual. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas ( PTK ) dengan dua siklus. Penelitian ini dilakukan pada semester genap tahun ajaran 2017/2018 di SMK Negeri 1 Nganjuk. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X Geomatika sebanyak 36 siswa. Instrumen pembelajaran divalidasi oleh 2 orang yaitu 1 dosen dan 1 guru. Hasil validasi silabus dan RPP dinyatakan sangat layak, materi pembelajaran dinyatakan layak. Hasil penelitian ini adalah : 1) Keterlaksanaan pembelajaran prosentase pada siklus I sebesar 64,5% dan siklus II sebesar 79%, 2) Hasil keaktifan siswa mendapatkan prosentase pada siklus I sebesar 53,77% dan siklus II sebesar 74,55%, 3) Hasil kemajuan belajar siswa mendapatkan rata ? rata nilai kelas pada ranah kognitif untuk siklus I sebesar 77,43% dan siklus II sebesar 79,57%, ranah psikomotoris pada siklus I 76,00 % dan siklus II 90,14 % sehingga penerapan pembelajaran kontekstual di kelas X Geomatika SMKN 1 Ngajuk dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kata Kunci : Contekstual, Keterlaksanaan Pembajaran, Kemajuan Belajar Siswa. Abstract The application of contextual learning is considered as the learning concept that facilitates teachers in relating between the material taught and the students? actual state of being and also encourages the students to build a relationship between their knowledge and its application in their life. The purpose of this study is to 1) Determine the implementation of learning, 2) Student?s activeness, and 3) Student?s learning outcomes by means of contextual learning application. The type of research used in this study is Classroom Action Research (CAR) within two cycles. This research was conducted on even semester of Academic Year 2017/2018 at SMK Negeri 1 Nganjuk. The subject of this study is Grade X Geomatika students consisting of 36 individuals. Learning instrument was validated by 2 people that are 1 lecturer and 1 teacher. The results of the syllabus and Lesson Plan are stated eligible moreover the learning material is declared adequate. The research result of : 1) The implementation of learning percentage in the first cycle is 64,5% and cycle II is 79%, 2) The result of students? activeness percentage in cycle I is reaching 53,73% and cycle II is 74,55%, 3) The result obtaining the average score in cognitive domain for cycle I equals to 77,43% and second cycle equals to 79,57%, psychomotor domain in cycle I achieves 76,00% and cycle II achieves 90,14% therefore applying the contextual learning in Grade X Geomatika SMKN 1 Ngajuk is able to improve the students? learning outcome. Keyword: Contextual, Implementation of Learning, Students? Learning Outcome.
VALIDASI HANDOUT PENGUKURAN POLIGON TERTUTUP MENGGUNAKAN ALAT TOTAL STATION DI JURUSAN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA TRIYO SANTOSO, TONI; PURWADI, DIDIEK
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 2, No 2/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-92 Periode 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pemetaan Situasi dan praktikum merupakan salah mata kuliah yang diajarkan pada mahasiswa jurusan teknik sipil. Pembelajaran ini menjelaskan tentang pelaksanaan pengukuran. Mata kuliah ini terdapat beberapa materi dalam proses pembelajaran satu semester. Pada mata kuliah ini mahasiswa diwajibkan melakukan praktik pengukuran untuk menerapkan hasil teori yang didapat dikelas. Pada proses praktik mahasiswa menggunakan alat-alat survei pemetaan. Salah satu alat yang digunakan saat praktik adalah alat total station. Hasil observasi handout yang digunakan pada mata kuliah pengukuran pemetaan situasi dan praktikum masih kurang lengkap, karena langkah-langkah pengukuran poligon tertutup menggunakan alat total station belum ada. Berdasarkan latar belakang dapat disimpulkan untuk membantu mahasiswa dalam melaksanakan praktik, sehingga dapat diambil judul ?Validasi Handout Pengukuran Poligon Tertutup Menggunakan Alat Total Station di Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui validasi handout pengukuran luas menggunakan alat total Station di jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode penelitian kuantitatif merupakan salah satu jenis penelitian yang spesifikasinya adalah sistematis, terencana dan terstruktur dengan jelas sejak awal hingga pembuatan desain penelitianya. Hasil persentase validasi handout oleh validator 1 menunjukkan bahwa hasil penilaian rata-rata keseluruhan dari ketujuh belas poin penilaian dihasilkan persentase sebesar 68,24%, menyatakan bahwa persentase validasi handout berkategori Layak (L). Hasil persentase validasi handout oleh validator 2 menunjukkan bahwa hasil penilaian rata-rata keseluruhan dari ketujuh belas poin penilaian dihasilkan persentase sebesar 83,53%, menyatakan bahwa persentase validasi handout berkategori Sangat Layak (SL). Hasil persentase oleh validator 3 validasi handout menunjukkan bahwa hasil penilaian rata-rata keseluruhan dari ketujuh belas poin penilaian dihasilkan persentase sebesar 78,82%, menyatakan bahwa persentase validasi handout berkategori Layak (L). Berdasarkan hasil persentase validasi handout menunjukkan bahwa hasil penilaian rekapitulasi rata-rata keseluruhan dari ketujuh belas poin penilaian dihasilkan persentase sebesar 76,86%, menyatakan bahwa rekapitulasi persentase validasi handout berkategori Layak (L). Kata Kunci : Validasi, Handout, Total Station, Persentase. Abstract Measurement of flat plates and lab work is one of the subjects taught to students majoring in civil engineering. This lesson explains the implementation of measurement. This course contains some materials in the learning process one semester. In this course students are required to perform measurement practices to apply the theoretical results obtained in the class. In the student practice process using mapping survey tools. One of the tools used during the practice is the total station tool. The results of the observation worksheet used in the measurement courses of flat and practicum are still incomplete, because the measurement steps using the total station tool is not available yet. Based on the background can be concluded to assist students in carrying out the practice, so it can be taken the title "Validation Handout Of Close Polygon Measurement Using Total Station Tools in the Department of Civil Engineering Faculty of Engineering State University of Surabaya". The purpose of this research is to know the validation worksheet of the wide measurementusing total station equipment in the Department of Civil Engineering Faculty of Engineering, State University of Surabaya. The type of research used in this study is quantitative research with descriptive approach. Quantitative research method is one type of research whose specifications are systematic, well planned and structured clearly from the beginning to the design of the research. The result of validation percentage handout by validator 1 shows that the overall average valuation result of the 17 rating points generated a percentage of 68.24%, stating that the percentage of validation of the worksheet is categorized as Eligible (E). The result of validation of the worksheet by validator 2 shows that the overall average valuation result of the 17 rating points generated a percentage of 83.53%, states that the percentage of validation of the handout is categorized as Very Eligible (VE). The result of percentage by validator 3 validation handout shows that the overall average assessment result of the 17 rating points generated a percentage of 78.82%, stating that the percentage of validation of the handout is categorized as Eligible (E). Based on the result ofvalidation percentage handout indicates that the result of the overall average recapitulation assessment of the seventeen rating points generated a percentage of 76.86%, states that the recapitulation of the percentage of validation of the handout is categorized as Eligible (E). Keywords: Validation, Handout, Total Station, Percentage