cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 336 Documents
PEMBELAJARAN AKTIF BERBASIS SAINTIFIK MENGGUNAKAN PROGRAM SKETCHUP PADA MATERI MENGGAMBAR KONSTRUKSI ATAP SISWA DI SMK NEGERI 3 SURABAYA Busrol Karim, Imam; , SUPARJI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 2, No 2/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-92 Periode 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pembelajaran aktif berbasis saintifik menggunakan sketchup adalah strategi pembelajaran yang menitik beratkan pada keterlibatan siswa secara aktif dengan bantuan media sketchup untuk menampilkan objek tiga dimensi. Pembelajaran ini juga dapat menciptakan suasana belajar yang efektif dan efisien agar terwujud tujuan pembelajaran yang telah ditentukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan perangkat pembelajaran, keterlaksanaan pembelajaran, dan hasil belajar menggunakan pembelajaran aktif berbasis saintifik menggunakan program sketchup. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah one-shot case study. Penelitian ini dilaksanakan di SMKN 3 Surabaya, jurusan Teknik Gambar Bangunan (TGB) dan waktu penelitian dilakukan pada semester genap 2017/2018. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas XI TGB 2 dengan jumlah 30 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari lembar validasi perangkat pembelajaran, lembar observasi pengamatan keterlaksanaan pembelajaran, dan tes hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dengan menganalisa kelayakan perangkat, keterlaksanaan pembelajaran, hasil belajar, dan uji hipotesis dengan uji-t pihak kiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelayakan perangkat pembelajaran memperoleh rata-rata rating sebesar 80%, termasuk dalam kategori layak. Keterlaksanaan pembelajaran aktif berbasis saintifik menggunakan program sketchup memperoleh prosentase keterlaksanaan sebesar 84%, termasuk dalam kategori sangat baik. Hasil belajar siswa menunjukkan nilai rata-rata 82,5 dengan t hitung sebesar dan 8,26, nilai t tabel 1,7 dan derajat kebebasan sebesar 5%, maka H0 diterima dan Ha ditolak. Kata kunci: Gambar Konstruksi Bangunan, Pembelajaran Aktif berbasis Saintifik, Sketchup. Hasil Belajar ABSTRACT Active Learning scientific-based using sketchup is a learning strategy that focuses on active student involvement with the help of sketchup media to display three-dimensional objects. This learning can also create an effective and efficient learning atmosphere in order to realize the predetermined learning objectives. This study aims to determine the feasibility of learning tools, learning implementation, and learning outcomes using scientific-based active learning using sketchup program. The research design used in this study was one-shot case study. The study was conducted in State Vocational High School 3 of Surabaya of Drawing Engineering Building (TGB) during the even semester in 2017/2018. The samples used are the students of XI class in TGB 2 as 30 students. The research instrument used consists of the validation sheet of learning tools, the observation sheet of learning process, and the test of result study. Data analysis technique used was descriptive analysis which analyzes the feasibility of the tools, learning process, learning outcomes, and hypothesis test using ttest of left side. The results of the study shows that the eligibility of learning tools acquires an average rating of 80%, and it includes in the category of decent. Active Learning scientific-based using sketchup acquires process percentage of 84%, and it includes in the excellent category. Student learning outcomes shows that an average value of 82,5 with t calculation of 8,26, and the table of t value is 1,7, and the freedom degrees of 5%. Therefore, H0 is accepted and Ha is rejected Keywords: Learning Medium of Roof Construction Mock-up, Implementation of Learning, Student Learning Outcomes
PENERAPAN MEDIA 3D SKETCHUP PADA MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG MATA PELAJARAN MENGGAMBAR DENGAN PERANGKAT LUNAK DI SMK NEGERI 1 BENDO MAGETAN KRISDIANTO, RENDY; , SUPARJI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 2, No 2/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-92 Periode 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Salah satu aspek terpenting dalam keberhasilan proses belajar mengajar adalah media pembelajaran. Penggunaan media tidak lain adalah untuk mengurangi verbalisme agar siswa mudah memahami bahan pelajaran yang disajikan. Selain dengan perangkat 2D menggambar dengan perangkat lunak juga membutuhkan media visualisasi 3D yang dapat memperjelas pandangan akan obyek pekerjaan. Media pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran ini adalah media 3D SketchUp dengan menggunakan model pembelajaran langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media 3D SketchUp, mengetahui keterlaksanaan pembelajaran dan mengetahui hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-experimental designs dengan desain penelitian yang digunakan one-shot case study. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI TGB SMK Negeri 1 Bendo Magetan. Kemudian untuk menganalisis data digunakan uji-t satu pihak kiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil analisis validasi kelayakan media pembelajaran yang digunakan mendapat prosentase sebesar 93,33% dan dinyatakan sangat layak untuk digunkana dalam pembelajaran, (2) hasil analisis data hasil pengamatan keterlaksanaan pembelajaran didapatkan prosentase sebesar 81% dan dinyatakan terlakasana dengan sangat baik, (3) hasil analisis data uji-t, diperoleh thitung = 3,75, sedangkan ttabel = 1,684. Maka dalam ujin t tersebut nilai thitung > ttabel. Dengan demikian maka Ho diterima dan Ha ditolak. Kata kunci: Media 3D SketchUp, Model pembelajaran langsung, Menggambar dengan perangkat lunak Abstract One of the most important aspects of the learning process is learning media. The use of media is none other than to reduce verbalism so that students can easily distinguish the lesson materials presented. Also with 2D drawing tools with software and requires 3D visualization media that can clarify the view of the work object. Learning media used in this learning is SketchUp 3D media by using direct learning model. This study aims to determine the feasibility of 3D SketchUp media, know the implementation of learning and student learning outcomes. The research method is a pre-experimental design with a research design that is a one-shot case study. Subjects in this study were students of class XI TGB SMK Negeri 1 Bendo Magetan. Then to analyze the data one side left. The result of the research showed that (1) the validation feasibility study of learning media conducted on the amount of 93.33% and very feasible to use in the learning, (2) the result of the data analysis of the observation result of the learning activity percentage of 81% good, (3) result of t-test data analysis, obtained t-count = 4,07, while t-table = 1,684. So in the t-test the value t-count > t-table. Thus Ho accepted and Ha is rejected. Keywords: SketchUp 3D Media, Direct learning model, Drawing with software
STUDI KELAYAKAN SARANA PRASARANA LABORATORIUM DI JURUSAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SMKN SE SURABAYA DITINJAU DARI PERMENDIKNAS NO. 40 TAHUN 2008 , ANDRIANTO; WAHYU CAHYAKA, HENDRA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 2, No 2/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-92 Periode 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sarana Prasarana merupakan elemen penting bagi terlaksananya pembelajaran di sekolah. Penelelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelengkapan dan kelayakan sarana prasarana serta untuk mengetahui klasifikisai sarana prasarana laboratorium yang ada di SMKN se Surabaya jurusan teknik gambar bangunan. Penelitian mengenai studi kelayakan sarana prasarana laboratorium ini merupakan penelitian dengan jenis penelitian evaluatif. Sampel dalam penelitian ini adalah laboratorium gambar manual, laboratorium gambar komputer, laboratorium plambing dan sanitasi, dan laboratorium survai pemetaan. Instrumen penelitian ini adalah lembar observasi penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Wawancara digunakan untuk mengetahui ketersediaan laboratorium yang ada di sekolah. Observasi digunakan mengetahui keaadan dilapangan secara langsung. Dokumentasi didapat dari pengamataan pada saat melakukan penelitian. Teknik analisis data yang digunakan berupa deskriptif kuantitatif.Sakala pengukuran yang digunakan adalah rating scale. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa klasifikasi rata-rata untuk kelengkapan prasarana SMKN 2 Surabaya 73% baik, SMKN 3 Surabaya 79% baik, SMKN 5 Surabaya 92% sangat baik, SMKN 7 Surabaya 70% baik. Sarana utama, SMKN 2 Surabaya 58% cukup baik, SMKN 3 Surabaya 53% cukup baik, SMKN 5 Surabaya 59% cukup baik, SMKN 7 Surabaya 43% cukup baik. Sarana pendukung, SMKN 2 Surabaya 59% cukup baik, SMKN 3 Surabaya 51% cukup baik, SMKN 5 Surabaya 48% cukup baik, dan SMKN 7 Surabaya 30% buruk. Kata Kunci : Sarana, Prasarana, Kelengkapan, Kelayakan, Laboratorium, SMKN Se Surabaya, Teknik Gambar Bangunan. Abstract Infrastructure means an important element for the implementation of learning in school. This study aims to determine the completeness and feasibility of infrastructure facilities and to determine the classification of laboratory infrastructure facilities in Surabayas SMKN majoring in building engineering. Research on the feasibility study of laboratory infrastructure facilities is a research with evaluative research types. The samples in this study were manual drawing laboratories, computer image laboratories, plumbing and sanitation laboratories, and mapping survey laboratories. This research instrument is a research observation sheet. Data collection techniques use interview, observation and documentation techniques. Interviews were used to determine the availability of laboratories in schools. Observation used to know keaadan in the field directly. Documentation is obtained from observations when conducting research. The data analysis technique used is quantitative descriptive. When the measurement used is rating scale. The results of this study indicate that the average classification for the completeness of SMKN 2 Surabaya infrastructure 73% good, SMKN 3 Surabaya 79% good, SMKN 5 Surabaya 92% very good, SMKN 7 Surabaya 70% good. The main means, SMKN 2 Surabaya is 58% good enough, SMK 3 Surabaya is 53% good enough, SMK 5 Surabaya is 59% good enough, SMKN 7 Surabaya is 43% good enough. Supporting facilities, SMKN 2 Surabaya 59% is quite good, SMK 3 Surabaya 51% is quite good, SMK 5 Surabaya is 48% good enough, and SMKN 7 Surabaya is 30% bad. Keywords: facilities, infrastructure, completeness, feasibility, laboratory, all SMKN Surabaya, building drawing techniques.
ANALISIS PENGHAMBAT STUDI PRAKTIK INDUSTRI MAHASISWA PTB TAHUN 2016 UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA AKSIMA PRADANA, YOGI; KUSTINI, INDIAH
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 2, No 2/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-92 Periode 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penyelesaian pelaksanaan Praktik Industri sampai dengan pelaporan selesai di Pendidikan Teknik Bangunan, Teknik Sipil membutuhkan waktu lebih dari satu semester atau lebih dari 120 hari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil Analisis Penghambat Studi Praktik Industri Mahasiswa PTB Tahun 2016 Universitas Negeri Surabaya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada Semester Genap Tahun Ajaran 2017/2018 di Universitas Negeri Surabaya. Subjek penelitian ini Mahasiswa PTB yang sudah menyelesaikan mata kuliah Praktik Industri pada tahun 2016. Metode pengumpulan data menggunakan dokumentasi. Hasil analisis data yaitu (1) Pada tahap persiapan yang mencakup proses surat menyurat dengan perusahaan terkait membutuhkan 17 hari. Terdapat 12 mahasiswa yang membutuhkan waktu lebih dari 17 hari. Hal yang menghambat pada tahap ini adalah yaitu mahasiswa membuat kerjasama dengan perusahaan-perusahaan yang berbeda satu sama lain sehingga sangat bergantung pada perusahaan terkait. (2) Pada tahap pelaksanaan yakni waktu rata-rata yang dibutuhkan mahasiswa untuk melaksanakan Praktik Industri yaitu selama 66 hari. Terdapat 12 mahasiswa yang membutuhkan waktu lebih dari 66 hari. Hal ini bergantung pada jadwal pelaksanaan PI dilapangan. (3) Pada tahap pelaporan yakni rata-rata waktu yang dibutuhkan mahasiswa untuk melakukan asistensi awal PI sampai dengan laporan PI siap diseminarkan yaitu 132 hari dengan rata-rata setiap asistensinya membutuhkan waktu 17 hari. Terdapat 12 mahasiswa yang membutuhkan waktu lebih dari 17 hari. Hal yang menghambat yaitu mahasiswa kurang aktif dalam melakukan setiap asistensi. (4) Pada tahap revisi yakni rata-rata waktu seminar PI sampai dengan selesai revisi yaitu 43 hari. Terdapat 8 mahasiswa yang membutuhkan waktu lebih dari 43 hari. Hal yang menghambat yaitu mahasiswa kurang aktif dalam melakukan revisi dengan dosen. Jumlah waktu yang dibutuhkan oleh mahasiswa yaitu 258 hari atau dapat dikatakan lebih dari satu semester. Kata kunci: Penghambat, Praktik Industri. Abstract Completion of the implementation of Industrial Practice up to completed reporting in Building Engineering Education, Civil Engineering takes more than a semester or more than 120 days The purpose of this study to determine the results of Industrial Engineering Practice Inhibition Analyst PTB Year 2016 Surabaya State University.This research uses quantitative descriptive research type. This research was conducted on even semester of academic year 2017/2018 at Universitas Negeri Surabaya. The subjects of this study are PTB students who have completed the Industrial Practice course in 2016 Methods of data collection using documentation. The results of data analysis are (1) In the preparation stage which includes the correspondence process with related companies takes 17 days. There are 12 students who need more than 17 days. The thing that hampers at this stage is that students make cooperation with companies that are different from each other so it is very dependent on related companies. (2) At the implementation stage is the average time required by students to implement the Industrial Practice that is for 66 days. There are 12 students who need more than 66 days. This depends on the schedule of the PI implementation in the field. (3) At the reporting stage ie the average time required by the students to perform the initial assistance of the PI until the PI report is ready to be disseminated ie 132 days with the average of each assistance takes 17 days. There are 12 students who need more than 17 days. The thing that prevents the students are less active in doing every assistance. (4) At the revision stage ie the average time of the PI seminar until the revised finish is 43 days. There are 8 students who need more than 43 days. It hampers the students are less active in doing revisions with lecturers. The amount of time required by students is 258 days or can be said more than one semester. Keywords: Inhibitors, Industrial Practices.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO TUTORIAL TOTAL STATION PADA MATA KULIAH PENGUKURAN SIPAT DATAR DAN PRAKTIKUM PADA MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA DWI SEPTYANING PUTRI, ALFIA; KUSTINI, INDIAH
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 2, No 2/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-92 Periode 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Media pembelajaran dapat membantu guru menyampaikan materi pembelajaran. Video tutorial adalah rangkaian gambar hidup yang ditayangkan oleh seorang pengajar yang berisi pesan-pesan pembelajaran untuk membantu pemahaman terhadap suatu materi pembelajaran sebagai bimbingan atau bahan pengajaran tambahan kepada sekelompok kecil peserta didik. Tujuan penelitian ini yaitu (1) Mengetahui tingkat kelayakan media pembelajaran berbasis video tutorial total station pada mata kuliah pengukuran sipat datar dan praktikum. (2) Untuk mendapatkan informasi mengenai keterlaksanaan pembelajaran berbasis video tutorial total station pada mata kuliah pengukuran sipat datar dan praktikum. (3) Mengetahui respon mahasiswa mengenai media pembelajaran berbasis video tutorial total station pada mata kuliah pengukuran sipat datar dan praktikum. Penelitian menggunakan jenis penelitian One-Shot Case Study. Penelitian ini dilaksanakan pada Program Studi Teknik Bangunan Universitas Negeri Surabaya. Subjek peneliitiannya adalah S1 PTB 2016. Penelitian dilaksanakan pada Semester Genap Tahun Ajaran 2017/2018. Penelitian ini dilakasanakan pada materi perhitungan luas menggunakan total station. Metode penelitian menggunakan lembar observasi dan lembar angket. Hasil analisis data yaitu sebagai berikut: (1) Rata-rata hasil validasi kelayakan media pembelajaran video tutorial total station dengan presentase sebesar 75,36% dan termasuk dalam kriteria valid. (2) Hasil pengamatan keterlaksanaan pembelajaran mendapatkan nilai sebesar 3,92 dari skor maksimum 5 dengan persentase sebesar 78,46%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa keterlaksanaan pembelajaran dengan menggunakan media video tutorial Total Station Pada Mata Kuliah Pengukuran Sipat Datar dan Praktikum pada mahasiswa PTB 2016 Universitas Negeri Surabaya dalam kategori baik. (3) Pembelajaran dengan menggunakan media video tutorial total station mendapat respons baik dari mahasiswa dengan 64,23% mengatakan setuju dilaksanakan. Kata kunci: Video Tutorial Total Station, Keterlaksanaan Pembelajaran, Respon Mahasiswa. Abstract Learning media can help teachers deliver learning materials. The video tutorial is a live picture series that is shown by a teacher containing instructional messages to aid understanding of a learning material as a guide or additional teaching material to a small group of learners. The purpose of this study are (1) To determine the feasibility level of learning media based on total station tutorial video on the subject of measurement of flat and practicum. (2) To obtain information about the implementation of video-based learning total station tutorials on the courses of measurement of flat plates and lab work. (3) To know the students response about learning media based on total station video tutorial on the subject of measurement of flat and practicum. The study used a One-Shot Case Study study. This research was conducted at Building Engineering Department Program Universitas Negeri Surabaya. The research subjects are S1 PTB 2016. The research was conducted in even semester of academic year 2017/2018. This research was conducted on the calculation material using total station total. The research method uses an observation sheet and a questionnaire. The result of data analysis are as follows: (1) Average validation result of media video learning eligibility tutorial total station with percentage of 75,36% and included in valid criterion. (2) The result of observation of learning activity get value equal to 3,92 from maximum score 5 with percentage equal to 78,46%. So it can be concluded that the implementation of learning by using video tutorial media Total Station In Measurement Courses of Flat Flat and Practicum at student of PTB 2016 Universitas Negeri Surabaya in good category. (3) Learning by using video tutorial media total station got good response from student with 64,23% said agree implemented. Keywords: Total Station Video Tutorial, Learning Implementation, Student Response.
PENERAPAN MAKET KUDA-KUDA PADA MATA PELAJARAN MENGGAMBAR KONSTRUKSI BANGUNAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI DI SMK NEGERI 7 SURABAYA AYU SURYONEGORO, DYAH; KUSTINI, INDIAH
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 2, No 2/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-92 Periode 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilaksanakan sebagai upaya mencapai tujuan pembelajaran berupa keterlaksanaan pembelajaran, keaktifan siswa dan ketuntasan hasil belajar yang lebih tinggi dari yang ditentukan (nilai 75) dengan menerapkan media maket kuda-kuda. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre-Ekperimental dengan desain penelitian tipe One Shoot Case. Penelitian dilakukan dengan sampel sebanyak 32 siswa kelas XI jurusan Teknik Gambar Bangunan (TGB) di SMK Negeri 7 Surabaya. Penelitian dilakukan pada semester genap tahun ajaran 2016/2017 tanggal 10, 12 dan 15 Mei 2017. Metode pengambilan data dengan pengamatan dan tes hasil kinerja. Analisa data dengan mengkategorikan hasil skor pengamatan sesuai persentase perolehan. Hasil pengamatan dari tiga pertemuan menunjukkan keterlaksanaan mengajar guru mendapatkan hasil sangat baik. Keterlaksanaan belajar siswa mendapatkan hasil sangat baik. Keaktifan siswa mendapatkan hasil baik yang menunjukan siswa sudah aktif dalam pembelajaran. Hasil belajar siswa mendapatkan hasil tuntas sebanyak 1 orang siswa dan tidak tuntas sebanyak 31 orang siswa dengan kategori siswa tuntas yang nilainya di atas KKM 75. Hasil belajar siswa kurang maksimal karena media pembelajaran cocok untuk pemahaman kognitif, sedangkan proses harus membutuhkan keterampilan menggambar. Kata Kunci : Media Maket Kuda-kuda , Pembelajaran, Hasil Belajar Abstract This research is conducted as an effort to achieve learning objectives in the form of learning activities, student activeness and learning result completeness higher than that specified (value 75) by applying rafter media maket. Type of research used in this research is Pre-Experimental with research design type One Shoot Case. The study was conducted with a sample of 32 students of class XI of Drawing Building Engineering (TGB) at SMK Negeri 7 Surabaya. The study was conducted on the even semester of the academic year 2016/2017 dated 10, 12 and 15 May 2017. Methods of data retrieval by observation and performance test results. Analyze the data by categorizing the result of the observation score as per percentage of acquisition. The observations from the three meetings indicate the implementation of teaching teachers to get excellent results. Students learning performance gets excellent results. Activity of students get good results that show students are already active in learning. Students learning outcomes get a complete result of 1 student and not complete as many as 31 students with the category of complete students whose value is above KKM 75. Student learning outcomes are less than the maximum because the learning media is suitable for cognitive understanding, while the process must require drawing skills. Keywords: Rafter Media Maket, Learning, Learning Outcomes
PENGARUH HASIL BELAJAR MENGGAMBAR STRUKTUR BANGUNAN DAN MENGGAMBAR AUTOCAD TERHADAP KESIAPAN KERJA SEBAGAI DRAFTER MAHASISWA S1-2014 PRODI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN SIGIT NURCAHYO, ANGGA; IRIANTO, DJONI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 2, No 2/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-92 Periode 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Menggambar struktur bangunan merupakan salah satu mata kuliah yang wajib diprogram dalam kuriulum S1 Pendidikan Teknik Bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh hasil belajar menggambar struktur bangunan dan Autocad terhadap kesiapan kerja mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Bangunan 2014 Universitas Negeri Surabaya. Penelitian ini menggunakan paradigma dengan satu variabel dependen dan dua variabel independen. Lokasi penelitian di Jurusan Teknik Sipil Prodi Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Unesa, pada semester genap 2017/2018. Sampel dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Prodi Pendidikan Teknik Bangunan kelas B 2014 Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Unesa yang terdiri dari 21 Mahasiswa. Instrumen penelitian adalah lembar tes kesiapan kerja. Teknik pengumpulan data mengunakan teknik dokumentasi. Dokumentasi didapat dari nilai menggambar struktur bangunan dan menggambar autocad dan Dokumentasi kesiapan kerja diperoleh dani nilai tes menggambar potongan rumah 1 (satu) lantai. Teknik pengumpulan data mengunakan uji persyaratan analisis data dan analisis uji variabel. Hasil penelitian variabel menggambar struktur bangunan dengan jumlah sampel sebanyak 21 mahasiswa menunjukkan nilai minimal 68.3, nilai maksimal 86.4, mean atau rata-rata 76.1 dan standard deviasi 6.4. Dan hasil data pada variabel menggambar CAD dengan jumlah 21 mahasiswa mempunyai nilai minimal 69.1, nilai maksimal 86.8, mean atau rata-rata 75.3 dan standard deviasi 4.1. Hasil data penelitian pada variabel kesiapan kerja dengan jumlah sampel sebanyak 21 mahasiswa menunjukkan nilai minimal 73, nilai maksimal 93, mean atau rata-rata 80.9 dan standard deviasi 6.6. Uji normalitas menunjukkan bahwa menggambar struktur bangunan memiliki taraf signifikansi 0,124 untuk uji normalitas Liliefors (Kolmogorof-Smirnov) dan taraf sinifikansi 0,296 uji normalitas Shapiro-Wilk. Kedua taraf signifikansi tersebut lebih besar dari 0,05 sehingga data berdistribusi normal. Analisa Uji Korelasi antara menggambar struktur bangunan terhadap kesiapan kerja memperoleh angka R sebesar 0,930, menunjukkan hubungan yang sangat kuat. Analisa Uji Korelasi antara menggambar struktur bangunan terhadap kesiapan kerja memperoleh angka R sebesar 0,423, menunjukkan hubungan bertaraf sedang. Kata Kunci : Kesiapan Kerja, Menggambar Autocad, Menggambar Struktur Bangunan.
KELAYAKAN MEDIA MINIATUR PONDASI DAN PERANGKAT PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN KELAS X TGB DI SMK GANJAR NUGRAHA, MOCHAMAD; IRIANTO, DJONI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 2, No 2/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-92 Periode 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Mata pelajaran Konstruksi Bangunan merupakan salah satu mata pelajaran kejuruan di SMK yang kompleks karena dalam pelajaran tersebut mencangkup materi teori dan juga praktik, dan salah satu materi materi yang sulit dipahami oleh siswa adalah tentang pondasi. Siswa meras sulit memahami materi pelajaran tersebut dikarenakan media yang ada di sekolah hanya berupa gambar dua dimensi, bukan media berbentuk tiga dimensi yang dapat mendukung meningkatkan pengetahuan dan praktik siswa. Pengambilan data dilakukan di SMKN 3 Surabaya dengan menggunakan bantuan Focus Group Discussion (FGD). Validator pada FGD terdiri dari 5 orang validator yaitu 2 dosen Pendidikan Teknik Bangunan Universitas Negeri Surabaya ahli media dan materi, serta 3 orang guru SMK Negeri 3 Surabaya ahli media dan materi. Adapun penelitian ini dilaksanakan yaitu untuk mengetahui kelayakan media miniatur pondasi telapak dan perangkat pembelajaran pada mata pelajaran konstruksi bangunan Hasil pada penelitian ini ditunjukkan dengan hasil validasi sebagai berikut: (1) Kelayakan perangkat pembelajaran silabus menunjukkan keseluruhan skor sebesar 80.00% dengan katagori layak, (2) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) menunjukkan keseluruhan skor kelayakan sebesar 76,20% dengan katagori layak, (3) Materi pembelajaran menunjukkan keseluruhan skor kelayakan sebesar 76,60% dengan katagori layak, (4) Soal menunjukkan keseluruhan skor kelayakan sebesar 77,14% dengan katagori layak, (5) Kelayakan media miniatur menunjukkan skor sebesar 76,89% dengan katagori layak. Kata Kunci : Konstruksi Bangunan, Media Pembelajaran Miniatur Pondasi Telapak, FGD, Kelayakan Media.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA MATA PELAJARAN ILMU UKUR TANAH KELAS X SMKN 3 SURABAYA , SYARKAWI; RIDWAN, MACHFUD
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 2, No 2/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-92 Periode 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Badan Nasional Satuan Pendidikan (2010) menyatakan bahwa tujuan pendidikan merupakan tantangan yang harus dihadapi oleh para siswa pada abad ke-21 mendatang. Tantangan tersebut antara lain pembelajaran harus berpusat pada siswa, belajar menggunakan aneka sumber belajar, pembelajaran menggunakan pendekatan Contextual Teaching And Learning (CTL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan penerapan model pembelajaran CTL, respon siswa, dan hasil belajar. Penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan metode True Experimental Design yaitu dengan menggunakan tipe Posttest-Only Control Design, dilaksanakan di SMKN 3 Surabaya semester genap tahun ajaran 2017/2018. Teknik analisis data berupa analisis perangkat pembelajaran, analasis keterlaksanaan pembelajaran, analisis respon siswa, dan analisis hasil belajar. Penelitian penerapan model Contextual Teaching And Learning (CTL) didapatkan empat hasil. (1) kelayakan perangkat dengan presentase rata-rata 87,97% dengan kategori Sangat Valid (SV), (2) keterlaksanaan model pembelajaran CTL dengan presentase rata-rata untuk pertemuan pertama sebesar 82,8% dengan kategori Sangat Baik (SB) dan untuk pertemuan kedua sebesar 95,3% dengan kategori Sangat Baik (SB), (3) respon siswa terhadap penerapan model CTL mendapat presentase sebesar 83,87% dengan kategori Sangat Baik (SB), (4) hasil belajar memperoleh nilai rata-rata 85 untuk kelas eksperimen dan untuk kelas kontrol sebesar 78. Kata Kunci : Contextual Teaching And Learning, Peralatan Survey dan Pematan Abstract The National Board of Education Unit (2010) states that the goal of education is a challenge that must be faced by students in the coming 21st century. These challenges include learning to be student-centered, learning to use various learning resources, learning using approach Contextual Teaching And Learning (CTL). This study aims to determine the implementation of the implementation model of learning CTL, student responses, and learning outcomes. The research used is experimental research with method True Experimental Design by using Posttest-Only Control Design type, implemented in SMKN 3 Surabaya even semester of academic year 2017/2018. Data analysis techniques such as learning device analysis, instructional learning analysis, student response analysis, and analysis of learning outcomes. Research application of Model Contextual Teaching And Learning (CTL) obtained four results. (1) the feasibility of the device with an average percentage of 87.97% with the category of Very Valid (VV); (2) the implementation of CTL learning model with average percentage for the first meeting of 82.8% with Very Good category (VG) and for the second meeting of 95.3% with Very Good category (VG), (3) student response to the implementation of CTL model got a percentage of 83.87% with Very Good category (VG), (4) Learning outcomes obtained average score 85 for the experimental class and for the control class of 78. Keywords: Contextual Teaching And Learning, Surveying and Mapping Equipment.
PENGEMBANGAN MEDIA VISUAL 3 DIMENSI SKETCHUP PADA MATERI PELAJARAN MENGGAMBAR POTONGAN RUMAH SEDERHANA SATU LANTAI KELAS XI TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SMK NEGERI 3 SURABAYA NUR CAHYANTO, PRIYO; DWI HANDAYANI, KRISNA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 2, No 2/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-92 Periode 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Media visual 3 dimensi SketchUp merupakan sebuah program modelling yang dapat digunakan dalam sebuah bidang pembuatan objek 3 dimensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan media visual 3 dimensi SketchUp dan mengetahui hasil belajar setelah menggunakan media visual 3 dimensi SketchUp pada mata pelajaran menggambar dengan perangkat lunak. Desain penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan. Subyek penelitian menggunakan kelas XI Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 3 Surabaya. Instrumen yang digunakan adalah validasi media visual 3 dimensi dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelayakan Media Visual 3 Dimensi mendapatkan prosentase nilai sebesar 80,00% dengan kategori Layak. Hasil belajar siswa kelas XI Teknik Gambar Bangunan 1 SMK Negeri 3 Surabaya setelah menggunakan Media Visual 3 Dimensi pada mata pelajaran menggambar dengan perangkat lunak dengan materi pokok menggambar potongan rumah sederhana satu lantai, menunjukkan siswa tuntas belajar dengan nilai di atas Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) sebesar 90,91%. Kata Kunci : Media Visual 3 Dimensi SketchUp, Hasil Belajar, Research and Development. Abstract 3-dimensional visual SketchUp media is a modeling program that can be used in a 3-dimensional object creation field. The purpose of this study is to determine the validity of visual media 3-dimensional SketchUp on drawing lesson with software and knowing learning outcomes after using visual media 3-dimensional SketchUp on lesson drawing with software. Research design used is Research and Development method. The research use class XI Building Drawing Engineering SMK Negeri 3 Surabaya. The instrument used is 3-dimensional visual media validity and test of learning outcomes. The results showed that the validity of 3-Dimensional Media Visual gets percentage value of 80.00% with valid category. Student learning outcomes of class XI Building Drawing Technique 1 SMK Negeri 3 Surabaya after using Visual Media 3 Dimension in drawing lesson with software of drawing simple one-story house, showing students learning outcomes with value above Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) amounted to 90.91%. Keywords : Visual Media 3 Dimensions SketchUp, Research and Development.