cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
  • jurnal-pendidikan-teknik-mesin
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 372 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INSTRUCTION (PBI) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI MEKANIK KELAS X TPM DI SMKN 2 SURABAYA Hidayat, Wawan
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 6, No 03 (2018): JPTM, Volume 06 Nomor 03 Tahun 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi peneliti yang dilakukan di SMKN 2 Surabaya kelas X TPM 3 pada mata pelajaran Teknologi Mekanik. Kegiatan yang dilakukan guru dalam proses belajar mengajar masih menggunakan model pembelajaran konvensional, sehingga aktivitas siswa dalam proses belajar mengajar kurang mendukung dan hasil belajar siswa menjadi kurang maksimal. Oleh karena itu, diperlukan alternatif untuk menjawab permasalahan tersebut, yaitu dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Instruction yang mana berdasarkan beberapa hasil penelitian dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa setelah diterapkannya model pembelajaran Problem Based Instruction. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mengacu pada model yang dikembangkan oleh Kemmis dan Mc Taggart, dan dilakukan dengan cara sikluistis. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas X TPM 3 SMKN 2 Surabaya Tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 33 peserta didik. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data meliputi: metode deskriptif, lembar pengamatan aktivitas siswa, soal pre-test, soal post-test dan soal praktik. Hasil selama penerapan model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) pada siklus 1 didapatkan persentase nilai rata-rata aktivitas siswa 68,57%, persentase nilai rata-rata aktivitas siswa pada siklus 2 meningkat menjadi 82,85% dalam kategori mendukung proses belajar. Untuk nilai post-test siswa siklus 1 secara klasikalnya hanya 57,57% dengan nilai rata-rata 72, pada siklus 2 meningkat menjadi 84,84% dengan nilai rata-rata 84. Begitu juga untuk nilai praktik siswa pada siklus 1 nilai siswa secara klasikalnya hanya 51,51% dengan nilai rata-rata 77, pada siklus 2 meningkat menjadi 81,81% dengan nilai rata-rata 84. Hasil nilai post-test dan nilai praktik pada siklus 2 siswa sudah memenuhi target, nilai klasikalnya >75%. Kata kunci : Model Pembelajaran Problem Based Instruction, aktivitas siswa, hasil belajar
PENGARUH PENGGUNAAN SIMULASI MACH 3 TURN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN CNC (COMPUTER NUMERICALLY CONTROLLED) KELAS XII TEKNIK PEMESINAN DI SMK NEGERI 2 SURABAYA Wijatmiko, Fengki; Utama, Firman Yasa
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 6, No 03 (2018): JPTM, Volume 06 Nomor 03 Tahun 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya media yang digunakan dalam proses pembelajaran pada mata pelajaran CNC (Computer Numerically Controlled). Berdasarkan kompetensi dasar (KD) yang tertera pada silabus, siswa dituntut untuk mampu membuat program pada mesin bubut CNC. Berdasarkan nilai ulangan harian, masih banyak siswa yang memperoleh nilai dibawah KKM (Kriteria Kelulusan Minimal). Oleh sebab itu, kami menggunakan media simulasi Mach 3 Turn untuk mengetahui seberapa besar peningkatan nilai hasil belajar dan adakah hubungan antara penggunaan media simulasi terhadap hasil belajar. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen yaitu True Experimental Design dengan bentuk Pretest-Posttest Control Group Design yang terdiri dari dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu pre-test, post-test dan angket respon siswa. Berdasarkan data hasil penelitian yang telah dianalisis, terdapat pengaruh positif antara penggunaan simulasi Mach 3 Turn terhadap hasil belajar siswa. Peningkatan nilai hasil belajar kelompok eksperimen lebih baik jika dibandingkan kelompok kontrol dengan rata-rata pre-test kelompok eksperimen ?56.482? dan hasil post-test ?82.778?, sedangkan rata- rata pre-test kelompok kontrol ?54.375? dan hasil post-test ?70?. Nilai N-GAIN kelompok eksperimen lebih besar dari nilai N-Gain kelompok kontrol (0.604 > 0.343). Respon siswa terhadap penggunaan simulasi Mach 3 Turn dalam proses pembelajaran sebesar 77 %. Kata Kunci : CNC, Simulasi Mach 3 Turn, Hasil Belajar Siswa, Respon siswa.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN GAMBAR TEKNIK KELAS X DI SMK PGRI 1 GRESIK Anpriliasnyah, Mochamad Ferry; -, Yunus -
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 6, No 03 (2018): JPTM, Volume 06 Nomor 03 Tahun 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran tipe Numbered Head Together diterapkan pada mata pelajaran gambar teknik. Penelitian ini bertujuan antara lain (1) mengetahui respon siswa dengan sistem penerapan menggunakan model  pembelajaran Numbered Head Together pada mata pelajran gambar teknik (2) mengetahui perbedaan hasil belajar siswa kelas ekperimen X TPM 2) dengan kelas kontrol (X TPM 1) pada mata pelajaran gambar teknik di SMK PGRI 1 Gresik. Penelitian ini menggunakan jenis  penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian  Pretest-Posttest Control Group Design, yang terdapat dua jelas yaitu kelas kontrol dan kelas ekperimen. Penelitian dilakukan di SMK PGRI 1 Gresik pada semester ganjil tahun ajaran 2017/2018. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas X TPM SMK PGRI 1 Gresik. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar respon siswa, lembar soal pretest dan posttest. Data yang diperoleh tersebut menggunakan metode angket dan metode tes, dimana data respon siswa dianalisis menggunakan skala Likert dengan statistik parametris. Untuk perolehan hasil belajar diperoleh dari membandingkan nilai rata ? rata Pretest dan  prosttest yang dihitung dengan menggunakan uji t untuk mengetahui perbedaan hasil belajar. Hasil yang didapat dari penelitian ini yaitu respon siswa dari kelas eksperimen terhadap penerapan model pembelajaran Numbered Head Together termasuk dalam kategori sangat baik. Untuk hasil belajar siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol terdapat perbedaan yang signifikan, yaitu hasil belajar siswa yang diberi perlakuan model pembelajaran Numbered Head Together lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol atau yang tidak diberi perlakuan. Kata Kunci :   Model Pembelajaran Numbered Head Together, Gambar   Teknik, Respon Siswa, dan Hasil   Belajar Siswa
PENERAPAN PENDEKATAN SCIENTIFIC UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN, KEMAPUAN KOMUNIKASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X TSM PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI DASAR OTOMOTIF DI SMKN 1 LABANG BANGKALAN Abidin, Zainal; Dewanto, Dewanto
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 6, No 03 (2018): JPTM, Volume 06 Nomor 03 Tahun 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Berdasarkan hasil observasi di kelas X TSM SMKN I Labang diperoleh temuan yang menunjukkan bahwa hasil belajar siswa yang kurang memuaskan, keaktifan dan kemampuan komunikasi siswa yang masih rendah. Maka perlu dikembangkan pendekatan pembelajaran yang mampu meningkatkan keaktifan, kemampuan komunikasi dan hasil belajar siswa yaitu dengan menerapkan pendekatan scientific yang dianggap mampu untuk mencapai tujuan dari penelitian ini.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus dengan tujuan untuk meningkatkan keaktifan, kemampuan komunikasi dan hasil belajar siswa kelas X TSM SMKN I Labang setelah diterapkan pendekatan scientific pada mata pelajaran teknologi dasar otomotif materi pokok motor 2 tak dan 4 tak. Intrumen yang digunakan pada penelitian ini antara lain adalah lembar test, lembar observasi dan lembar angket.Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa penerapan pendekatan scientific dapat meningkatkan keaktifan, kemampuan komunikasi dan hasil belajar siswa. Kata kunci : Pendekatan Scientific, Keaktifan, Kemampuan Komunikasi dan Hasil Belajar.   Abstract Based on the observations in class X SMKN I Labang showed that student learning outcomes are less satisfactory, activity and communication skills of students are not good enough. So it is necessary to develop a learning approach that can improve the activity, communication skills and student learning outcomes is by applying a scientific approach that is considered capable to achieve the purpose of this research.This type of research is a classroom action researchconsisting of two cycles with the aim to improve the activity, communication skills and learning outcomes of students of class X SMKN 1 Labang after applied a scientific approach on the subject of basic technology automotive subject matter motor 2 strokes and 4 strokes. Instruments used in this research include test sheets, observation sheets and questionnaires. The result of research have reached showed that scientific approach can improve the activity, communication skills and student learning outcomes. Keywords: Scientific Approach, Activity, Communication Skills and Learning Outcomes.
PENGARUH JENIS FLUIDA PENDINGINAN TERHADAP KAPASITAS RADIATOR PADA SISTEM PENDINGINAN MESIN DAIHATSU XENIA 1300CC Hersandi, Daniar Arighi Dwi; Arsana, I Made
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 6, No 03 (2018): JPTM, Volume 06 Nomor 03 Tahun 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Mobil Xenia memiliki banyak sistem pendukung, salah satunya adalahsistem pendingin engine.Sistem pendingin (cooling system) adalah suatu rangkaian untukmengatasi terjadinya overheating pada mesin agar mesin dapat bekerja secaraoptimal.Maka dari itu pada penelitian ini, perlu dikaji variasi jenis fluida pendinginan pada sistem pendinginan terhadap kapasitas radiator yang mana untuk mengetahui efektivitas kinerja radiator mobil Xenia 1300cc.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen.Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh perbedaan jenis fluida pendinginan terhadap kapasitas radiator trainer mesin Daihatsu Xenia. Variabel bebas yang digunakan yaitu jenis fluida pendinginan, variabel control yaitu laju aliran massa fluida, temperature fluida masuk, dan debit (LPM), dan variabel terikat yaitu kapasitas radiator. Variasi jenis fluida pendinginan yang digunakan adalah air, radiator coolant prestone, O.B.C premix radiator coolant dan campuran dua jenis fluida coolant prestone dan O.B.C premix radiator coolant ( 50%:50% ). Dalam proses pengujian dilakukan secara bertahap dan mencatat hasil pengujian tersebut. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa laju perpindahan panas (kapasitas radiator) terendah dicapai pada jenis fluida prestone pada suhu 90 ( C) yaitu sebesar 25188,376 Watt, sedangkan laju perpindahan panas tertinggi dicapai pada jenis fluida campuran O.B.C dan prestone (50% : 50%) pada suhu 90 ( C) yaitu sebesar 41577,526 Watt. Kata Kunci : Jenis fluida pendinginan, kapasitas radiator, dan trainer mesin Daihatsu Xenia.   Abstract Xenia car has many support systems, one of which is engine cooling system. Cooling system (cooling system) is a series to overcome the occurrence of overheating on the machine for the machine can work optimally. Therefore, in this study, it is necessary to study the variation of cooling fluid type on the cooling system to the radiator capacity which is to know the effectiveness of Xenia car radiator performance. This research is using experimental method. This research is intended to find out the influence of different types of cooling fluid to the capacity of Daihatsu Xenia engine radiator trainer. The independent variable used is the type of cooling fluid, the control variable is the fluid mass flow rate, the inlet fluid temperature, and the discharge (LPM), and the dependent variable is the radiator capacity. Variations of the type of cooling fluid used are water, prestone coolant radiator, O.B.C premix radiator coolant and mixture of two types of prestone fluid coolant and O.B.C premix radiator coolant. In the testing process is done gradually and record the test results. This research uses descriptive analysis method.. The results of this study show that the lowest rate of heat transfer (radiator capacity) is achieved in the type of prestone fluid at temperature 90 (C) at 25188.376 Watt, while the highest heat transfer rate is achieved in the OBC and prestone mixed fluid types (50%: 50%) at temperature 90 (C) that is equal to 41577,526 Watt. Keywords : Type of cooling fluid, radiator capacity, and trainer of Daihatsu Xenia engine.
PENERAPAN KURIKULUM 2013 UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOLABORASI, HASIL BELAJAR DAN RESPON SISWA KELAS X TKR 1 PADA MATA PELAJARAN PEKERJAAN DASAR TEKNIK OTOMOTIF DI SMKN 1 KALIANGET Darmawan, Ragil; Dewanto, Dewanto
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 6, No 03 (2018): JPTM, Volume 06 Nomor 03 Tahun 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Berdasarkan hasil wawancara dan observasi,  hasil belajar di kelas X TKR 1 pada mata pelajaran pekerjaan dasar teknik otomotif belum maksimal. Hal ini bisa dilihat dari nilai siswa yang mencapai KKM baru 28,2% pada semester ganjil 2016/2017. Selain itu kemampuan kolaborasi dan respon siswa di kelas masih rendah, hal tersebut terjadi karena kurikulum 2013 belum seutuhnya diterapkan. Maka perlu diterapkannya sebuah pendekatan pembelajaran yang menurut teori mampu meningkatkan kemampuan kolaborasi, hasil belajar dan respon siswa. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bersifat sikluistis. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X TKR 1 SMK Negeri 1 Kalianget yang berjumlah 33 siswa. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa lembar test, lembar observasi dan lembar angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan kolaborasi peserta didik dikategorikan sangat baik. Hasil belajar peserta didik meningkat dengan kategori baik. Serta hasil respon pesereta didik dikategorikan baik. Kata Kunci: Pendekatan Saintifik, Kemampuan Kolaborsi, Hasil Belajar, Respon siswa.   Abstract Based on results of  interviews and observations, the result of learning in class X TKR 1 at the subjects basic work of automotive engineering is not maximized. This can be seen from the value of students who achieve KKM new 28%in the first semester of 2016/2017. In addition, the ability of collaboration and students response in class is still low, these things happen because of the 2013 curriculum has not been fully applied. it is necessary the implementation of a learning approach which according to theory is able to enhance the ability of collaboration, learning outcomes and  student responses. This research type is Classroom Action Research (PTK) which is sikluistis. Population in this research is all students of class X TKR 1 SMKN 1 Kalianget totaling 33 students. The instrument used in this study in the form of a test sheet, observation sheets and sheets of questionnaire. The results showed that the ability of the collaboration of learners is very good. The learning outcomes of students increased with the good category. As well as the results of students responses categorized better. Keywords: Scientific Approach, The Ability of Collaboration, Learning Outcomes, Students Response.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT (CS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI TDO KELAS X TKR2 DI SMK NEGERI 1 KALIANGET Rosihan, Mohammad Jusuf; Arsana, I Made
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 6, No 03 (2018): JPTM, Volume 06 Nomor 03 Tahun 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Hasil wawancara dan observasi yang telah dilakukan, proses pembelajaran di kelas X TKR 2 pada mata pelajaran Teknik Dasar Otomotif belum maksimal. Hal ini bisa dilihat dari nilai siswa yang mencapai nilai KKM baru 68,3% pada semester ganjil 2016/2017. Selain itu rendahnya aktivitas dan respon siswa dikelas, hal tersebut terjadi karena penerapan kurikulum 2013 belum seutuhnya diterapkan. Maka perlu diterapkannya sebuah model pembelajaran untuk meningkatkan aktivitas, hasil belajar dan respon siswa di kelas dengan penerapan pendekatan saintifik dengan model pembelajaran Cooperative Script. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bersifat sikluitis. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X TKR 2 SMK Negeri 1 Kalianget yang berjumlah 41 siswa. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan lembar observasi, lembar test dan lembar angket. Data hasil penelitian akan dihitung rata-rata dan dianalisis dengan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan model pembelajaran Cooperative Script (CS) dengan indikator keberhasilan pada setiap variabel. Menunjukkan bahwa aktivitas siswa dikategorikan sangat baik, Hasil belajar siswa dikategorikan baik, serta respon peserta didik dikategorikan baik, dan terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.. Kata Kunci:Cooperative Script, aktivitas siswa, hasil belajar, respon siswa. Abstract Results of interviews and observations that have been done, the learning process in class X TKR 2 on Basic Automotive Engineering subjects have not been maximized. This can be seen from the value of students who achieve the new KKM value of 68.3% in the odd semester 2016/2017. In addition to the low activity and student response in the class, it happens because the implementation of the 2013 curriculum has not been fully implemented. So the need to apply a model of learning to improve the activity, learning outcomes and student responses in the classroom with the application of scientific approach with Cooperative Script learning model. The type of this research is Classical Action Research (PTK) which is cycluic. The population in this study were all students of class X TKR 2 SMKN 1 Kalianget which amounted to 41 students. The instrument used in this research is using observation sheet, test sheet and questionnaire. Research data will be calculated on average and analyzed by percentage formula. The results showed Cooperative Script (CS) learning model with success indicator on each variable. Demonstrate that student activity is categorized very well, student learning outcomes are categorized well, and student response is categorized well, and proven can increase student activity and result learn    Keyworsds: Cooperative Script, student activities, student learning outcomes, student responses..
UJI KINERJA PANEL SURYA TIPE POLYCRYSTALLINE 100 WP ADY PRATAMA, DIMAS; HERLAMBA SIREGAR, INDRA
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 6, No 03 (2018): JPTM, Volume 06 Nomor 03 Tahun 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi listrik merupakan kebutuhan yang penting bagi kehidupan umat manusia, yang mencangkup hampir di semua aktivitas manusia menggunakan energi listrik. Sehingga kebutuhan akan sumber energi listrik semakin lama semakin meningkat seiring perkembangan zaman dan peningkatan kebututuhan ini harus diimbangi dengan penyediaan energi listrik yang memadai. Dengan jumlah penduduk di Indonesia yang lebih dari 200 juta jiwa, maka kebutuhan listrik pun juga besar. Selama ini kebutuhan sumber energi listrik diperoleh dari sumberdaya alam tak terbarukan seperti batubara. Jumlah batubara yang semakin lama semakin berkurang, membuat beberapa penelitian serta pencarian energi alternatif guna memenuhi kebutuhan listrik saat ini. Energi matahari adalah salah satu sumber energi terbesar di bumi. Energi matahari dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif karena merupakan sumber energi terbarukan yang tidak akan habis. Selain itu juga tidak menimbulkan polusi seperti sumber energi fosil. Pemanfaatan energi matahari ini dapat dilakukan dengan menggunakan panel Surya untuk menghasilkan energi listrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja dari panel suryatipe polycrystalline 100 Wp dalam menghasikan energi listrik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen yang dilakukan dengan mengukur obyek penelitian. Dengan rentang waktu pengujian pada pukul 09.00-16.00 wib. Analisa data dilakukan dengan metode deskripsi untuk mengetahui kinerja pada objek penelitian berupa panel surya. Dari penelitian ?Uji Kinerja Panel Surya Tipe Polycrystalline 100 Wp? diketahui bahwa intensitas cahaya matahari mempengaruhi output yang dihasilkan panel surya, semakin tinggi intensitas cahaya matahari maka semakin besar output yang dihasilkan. Namun di sisi lain efisiensi panel surya juga mempengaruhi kinerja panel surya dalam menghasilkan daya karena output panel surya didapat dari konversi energi cahaya matahari menjadi energi listrik. Sehingga semakin besar kemampuan mengkonversi energi dari cahaya matahari menjadi energi listrik, output yang dihasilkan juga semakin besar..
STUDI PENGEMBANGAN PENGARAH ANGIN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KINERJA TURBIN ANGIN DUA TINGKAT DARRIEUS TYPE H , ISWAHYUDI
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 6, No 03 (2018): JPTM, Volume 06 Nomor 03 Tahun 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin pesatnya perkembangan suatu teknologi dan ilmu pengetahuan menjadikan manusia berlomba untuk menciptakan dan mengembangkan teknologi yang telah ada. Salah satu pengembangan yang dilakukan di dunia saat ini adalah pengembangan energi fosil. Pengembangan ini dilakukan untuk mengurangi pemanfaatan energi fosil di alam. Energi fosil adalah energi yang berasal dari alam seperti fosil-fosil yang menghasilkan gas, batu bara, minyak bumi, matahari, air dan angin merupakan energi yang sangat penting dalam kehidupan manusia karena sifatnya yang dapat menggerakkan berbagai hal di dunia (Novelaayu, 2014). Indonesia merupakan salah satu Negara dengan potensi energi terbarukan yang melimpah. Sayangnya sumber-sumber energi terbarukan tersebut masih belum dimanfaatkan secara maksimal. Salah satu pemanfaatan energi angin adalah menggunakan alat turbin angin. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental (experimental research). Penelitian ini meliputi penambahan pengarah angin dengan beban yang berbeda namun dengan kecepatan yang sama pada model turbin angin dua tingkat darrieus type H yang terdiri dari 3 variasi pengarah angin, yaitu dengan menggunakan 1 sekat, 2 sekat dan tanpa sekat (tanpa deflektor). Pengambilan data dilakukan dengan mengukur daya dan efisiensi turbin angin untuk setiap variasi pengarah angin pada kecepatan angin yang sama dan beban turbin yang sama. Hasil penelitian studi pengembangan pengarah angin pada turbin angin darrieus tipe H menunjukan daya maksimal yang diperoleh pada kecepatan 6 m/s dengan beban 5400 gram adalah sebesar 2,10 watt dan efisiensi maksimal turbin angin sebesar 19,20 % dengan menggunakan pengarah angin 2 sekat. Kata kunci : Pengembangan pengarah angin, Turbin angin dua tingkat, Turbin angin darrieus type H.
PENERAPAN METODE SQC (STASTICAL QUALITY CONTROL) GUNA MENGURANGI JUMLAH CACAT PRODUK BAJA TULANGAN SIRIP (DEFROM BAR) DI PT. HANIL JAYA STEEL IVANG REYNALDI, WIDHY; RIANDADARI, DYAH
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 6, No 03 (2018): JPTM, Volume 06 Nomor 03 Tahun 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era globalisasi ini perkembangan bisnis semakin sengit dan ketat meskipun berada dalam kondisi perekonomian yang cenderung kurang stabil. Hal tersebut secara tidak langsung memberikan dampak terhadap persaingan bisnis yang tinggi dan tajam. Agar dapat bertahan di dalam dunia bisnis tersebut adalah dengan memberikan perhatian penuh terhadap kualitas produk yang dihasilkan oleh perusahaan sehingga bisa mengungguli produk yang dihasilkan oleh pesaing. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengendalikan kualitas produk baja tulangan sirip diameter 10mm dan mengidentifikasi penyebab penyimpangan kualitas produk dengan menggunakan alat bantu Statistical Quality Control yaitu (check sheet, histogram, diagram pareto, diagram sebab akibat, dan control chart) sehingga dapat mengetahui faktor penyebab kerusakan dan pencegahan yang akan dilakukan. Dari hasil analisis control chart menunjukkan bahwa jumlah produk yang diperiksa sebanyak 594 unit, rata ? rata kerusakan terbesar terjadi pada volume baja tulangan sirip sebesar 0,4940 atau 49,40%. Batasan pengawasannya: UCL sebesar 0,1 atau 10%, LCL sebesar - 0,02 atau 0, karena menyangkut produk maka nilai paling kecil adalah 0 . Dan panjang baja tulangan sirip sebesar 0,2892 atau 28,92%. Batasan pengawasannya: UCL sebesar 0,148 atau 14,8%, LCL sebesar ? 0,008 atau 0 karena menyangkut produk maka nilai paling kecil adalah 0. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penyebab penyimpangan kualitas pada PT. Hanil Jaya Steel yaitu dari sekian produk cacat yang terjadi yang paling berpengaruh adalah kerusakan pada panjang dan volume pada baja tulangan sirip disebabkan oleh 4 faktor yaitu manusia, mesin, material dan metode. Namun disini yang paling dominan penyebab kecacatan yaitu operator atau manusia yang kurang teliti dan peralatan yang kurang dirawat ataupun dibersihkan. Adapun solusi yaitu mangadakan program pelatihan bagi pekerja baik yang lama maupun yang baru secara berkala, dan Memberikan pengarahan dan peringatan kepada pekerja apabila melakukan kesalahan. Dan untuk peralatan perlunya perawatan dan pengecekan baik sebelum mau telah digunakan. Kata Kunci : Statistical Quality Control, peta kendali, produk cacat