cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
  • jurnal-pendidikan-teknik-mesin
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 372 Documents
PENGEMBANGAN MODUL AJAR TEKNIK MERANCANG POKOK BAHASAN PERHITUNGAN DIAMETER POROS DAN BANTALANYA BERDASARKAN GAYA YANG BEKERJA IBRAHIM, MUHAMMAD; YASA UTAMA, FIRMAN
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pada mata kuliah Teknik Merancang belum memiliki media pembelajaran praktis pada pembahasan perhitungan diameter poros dan pemilihan bantalannya mengaitkan dengan mesin teknologi tepat guna (TTG), dan kegiatan mengajar bersifat konvesional dan monoton, akibatnya semangat belajar rendah dan cepat bosan mempengaruhi hasil belajar peserta didik. dari permasalahan tersebut peneliti membuat media pembelajaran berupa modul berjudul?Perhitungan Diameter Poros dan Bantalanya berdasarkan Gaya Bekerja? sebagai penunjang agar proses pembelajaran lebih efektif, dan mampu meningkatkan hasil belajar mahasiswa secara individual untuk mencapai tujuan belajar pada mata kuliah teknik merancang, Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4-D (four D model) yang terdiri dari 4 tahapan yaitu: (1) penetapan (Define), (2) perancangan (Design), (3) pengembangan (Develop), dan (4) penyebaran (Disseminate). Subyek penilitian yaitu mahahsiswa D3 Teknik Mesin yang mengikuti mata kuliah Teknik Merancang. Instrumen penelitian digunakan untuk mengumpulkan data berupa lembar angket validasi modul. Analisa data validasi untuk mengetahui tingkat kelayakan modul pembelajaran yang dikembangkan. Hasil dari penelitian, telah berhasil dikembangkan modul pembelajaran Teknik Merancang dengan pembahasan perhitungan diameter poros dan pemilihan bantalan berdasarkan gaya bekerja yang sangat layak menggunakan pengembangan 4D Models sampai tahap Disseminate pada Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan di UNY, respon mahasiswa setelah menggunakan modul pengembangan mendapatkan respon sangat baik, hasil belajar mahasiswa setelah menggunakan modul pengembangan mengalami peningkatan. Maka dapat disimpulkan bahwa modul ajar yang dikembangkan sangat layak dan dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa dalam perkuliahan Teknik Merancang. Kata kunci: Modul, Model Pengembangan 4-D, Validasi Modul, Respon Mahasiswa, dan Hasil Belajar Mahasiswa. Abstract In Designing Engineering courses do not yet have practical learning media in the discussion of calculation of shaft diameter and bearing selection associating with appropriate technology machines (TTG), and teaching activities are conventional and monotonous, resulting in low learning spirit and fast boredom affecting student learning outcomes. From these problems the researcher made the learning media in the form of a module entitled "Calculation of Axle Diameter and Bearing based on Working Style" as a support so that the learning process is more effective, and able to improve student learning outcomes individually to achieve learning goals in designing engineering subjects. 4-D development (four D models) which consists of 4 stages, namely: (1) determination (Define), (2) design (Design), (3) development (Develop), and (4) dissemination (Disseminate). The research subjects were D3 Mechanical Engineering students who took the Designing Engineering course. The research instrument was used to collect data in the form of module validation questionnaire sheets. Analysis of validation data to determine the feasibility level of the learning module developed. The results of the study have successfully developed the Designing Engineering learning module with discussion of shaft diameter calculation and bearing selection based on work styles that are very feasible using 4D Models development to Disseminate stage in the Journal of Technology and Vocational Education at UNY. good, student learning outcomes after using the development module have increased. Then it can be concluded that the teaching module developed is very feasible and can improve student learning outcomes in lectures on Designing Techniques. Keywords: Modules, 4-D Development Model, Module Validation, Student Response, and Student Learning Outcome
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI DASAR CARA KERJA ENGINE 2 DAN 4 LANGKAH KELAS X SMK NEGERI 1 AROSBAYA ARIF SALIM, MUHAMMAD; SUWITO, DJOKO
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dari hasil pengalaman mengajar dan hasil observasi di SMK Negeri 1 Arosbaya proses pendidikan masih menggunakan model pembelajaran konvensional, sehingga aktivitas dan respon siswa terhadap proses pembelajaran rendah, hal tersebut berpengaruh terhadap menurunnya hasil belajar siswa. Berdasarkan kasus tersebut dikembangkan suatu model dengan menggunakan model pembelajaran Student Facilitator And Explaining yang bertujuan mengetahui Penerapan Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Teknik Dasar Otomotif Kelas X SMK Negeri 1 Arosbaya yang mana berdasarkan hasil dari beberapa penelitian dapat meningkatkan kompetensi. Jenis penelitian ini adalah penelitian Tindakan Kelas yang Menggunakan dua siklus dengan subjek penelitian siswa kelas X TKR SMK Negeri 1 Arosbaya tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 22 siswa, Kopetensi dasar yang akan diajarkan Adalah cara kerja egine 2 dan 4 langkah yang dilakukan dalam 2 siklus yang tiap siklus terdapat tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Siklus 1 materi yang akan diajarkan yakni pengertian dan cara kerja engine 2 dan 4 langkah sedangkan pada siklus 2 materi yang diajarkan yaitu Komponen-komponen engine 2 dan 4 langkah. Metode pengambilan data menggunakan metode angket, observassi, dan test. Dari analisi data hasil penelitian diketahui bahwa pada siklus I nilai rata-rata hasil belajar siswa sebesar 73.75 meningkat menjadi 81,61 pada siklus II. Penerapan Model Pembelajaran student facilitator and explaining juga dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dimana pada siklus I aktivitas siswa sebesar 59,21% meningkat menjadi 79,61% pada siklus II, sedangkan hasil respon siswa mendapatkan presentase 82,14%, dan dikategorikan sangat baik Kata kunci: Penerapan Model Pembelajaran Studen Facilitator and explaining aktivitas belajar, respon siswa, hasil belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) UNTUK MENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI DASAR RANGKAIAN KELISTRIKAN SEDERHANA KELAS X TKR SMK NEGERI 7 SURABAYA WICAKSONO, BAGHAS; SUWITO, DJOKO
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa X TKR 1 SMK Negeri 7 Surabaya, dengan menerapkan model pembelajaran Creative Problem Solving. Merujuk dari penelitian sebelumnya menunjukkan peningkatan hasil belajar, keaktifan, dan mendapat respon yang baik dari siswa. Dari hasil pengalaman mengajar penulis selama 8 minggu di SMKN 7 Surabaya, dan hasil observasi menunjukkan guru masih menggunakan model pembelajaran konvensional sehingga hasil belajar dan keaktifan siswa kurang. Dari masalah tersebut maka diterapkanlah model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan secara kolaboratif antara guru mata pelajaran Teknik Dasar Otomotif dan peneliti. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X TKR 1 SMK Negeri 7 Surabaya tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 36 siswa, kompetensi dasar yang diajarkan yakni rangkaian kelistrikan sederhana yang dilakukan dalam 2 siklus yang tiap siklus terdapat tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Siklus 1 materi yang akan diajarkan yakni pengertian listrik dan besarannya, siklus 2 materi yang diajarkan yaitu rangkaian seri dan pararel. Metode pengambilan data menggunakan metode angket, observasi, dan tes. Hasil penelitian diketahui bahwa pada siklus I hasil belajar rata-rata siswa sebesar 77,18 meningkat menjadi 83,43 pada siklus II. Penerapan Model Pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) juga dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dimana pada siklus I aktivitas siswa sebesar 59,49% meningkat menjadi 79,61% pada siklus II, sedangkan hasil respon siswa mendapatkan persentase 83,5%, dan dikategorikan sangat baik. Kata kunci: Model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS), aktivitas siswa, hasil belajar siswa, respon siswa,
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING PADA MATA PELAJARAN TEKNIK DASAR OTOMOTIF (TDO) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS X SMK NEGERI 1 LABANG ENDI ALMANTA, ALFIAN; MADE ARSANA, I
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan hasil pengamatan pada situasi kelas saat proses pembelajaran berlangsung, bahwa guru yang berada di SMKN 1 Labang terutama pada mata pelajaran teknik dasar otomotif masih menggunakan model pembelajaran konvensional dalam menyampaikan materi pembelajaran sehingga pembelajaran terpusat pada guru. Hal ini menyebabkan aktivitas di dalam kelas kurang maksimal sehingga siswa cenderung tidak memahami apa yang disampaikan oleh guru. Dengan kondisi seperti ini, maka perlu dilakukan penerapan model pembelajaran yang inovatif yang dapat meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam proses belajar mengajar setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research). Subjek penelitian adalah siswa kelas X TKR 1 SMK Negeri 1 Labang Madura semester genap 2017-2018 dan objek model pembelajaran Snowball Throwing. Variabel-variabel penelitian adalah hasil belajar siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, dan angket yang diaplikasikan dalam bentuk instrumen penelitian. Hasil penelitian yaitu meningkatkan hasi belajar siswa pada siklus I sebesar 64%, siklus II 76%. Kata Kunci: Metode belajar, Snowball Throwing , hasil belajar Abstract This research was conducted based on observations on class situations during the learning process, that teachers in SMK 1 Labang especially in basic automotive engineering subjects still use conventional learning models in delivering learning material so that learning is teacher-centered. This causes the activity in the classroom to be less than optimal so that students tend not to understand what is conveyed by the teacher. With conditions like this, it is necessary to implement an innovative learning model that can increase student participation in learning. This study aims to improve student learning outcomes in the teaching and learning process after the Snowball Throwing type cooperative learning model was applied. This type of research is classroom action research. The research subjects were class X TKR 1 SMK Negeri 1 Labang Madura even semester 2017-2018 and objects Snowball Throwing learning model. Research variables are student learning outcomes. Data collection techniques used were tests, observations, and questionnaires that were applied in the form of research instruments. The results of the study are increasing Student learning outcomes in the first cycle were 64%, second cycle 76%. Keywords: Learning methods, Snowball Throwing, learning outcomes.
ANALISIS EFEKTIVITAS MESIN PRODUKSI FILTER ROKOK KS02 MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) DI PT. ESSENTRA INDONESIA ULYA MUKASAFAH, MUHIMATUL; ACHMADI HASYIM, BUDIHARDJO
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian adalah kurangnya metode pendukung guna mengidentifikasi losses produksi, sehingga menyebabkan penumpukan filter rokok digudang yang mengalami penurunan kualitas akibat mesin tidak beroperasi secara maksimal, dan disertai belum adanya tindak lanjut mengenai hal tersebut. Tujuan penelitian untuk mengetahui nilai efektivitas mesin, mengidentifikasi terjadinya kerugian, serta faktor-faktor yang menyebabkan kerusakan hasil produksi, sehingga berdampak meningkatnya kualitas produksi. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Penelitian dilaksanakan di PT. Essentra Indonesia. Instrumen untuk mengukur nilai efektivitas suatu mesin adalah menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE). Serta dilakukan analisis untuk mengetahui penyebab masalah hasil produksi menggunakan diagram sebab akibat. Hasil penelitian diperolah nilai OEE sebesar 73%, nilai availability mencapai 86%, nilai performance mencapai 97% dan nilai quality sebesar 88%. Hasil OEE masih belum mencapai standar world class yakni 85%. Faktor-faktor yang memengaruhi rendahnya nilai OEE dari analisis diagram sebab akibat yaitu roll mengalami macet, merging belt terjadi kerusakan, dan bearing mengalami keausan. Kata kunci: Efektivitas mesin, Overall Equipment Effectiveness (OEE), Diagram sebab-akibat.
ANALISA PENGARUH LOAD CAPACITY PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP TANJUNG AWAR-AWAR 350 MW TERHADAP EFISIENSI TURBIN GENERATOR QFSN-350-2 UNIT 1 PURNOMO, JOKO; EFFENDY, MOHAMMAD
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPeningkatan kebutuhan listrik di berbagai bidang harus selaras dengan usaha untuk meningkatkan efisiensi sistem pembangkit. Peralatan utama yang perlu diperhatikan efisiensinya adalah boiler, turbin, generator, kondenser dan pompa. Fokus pada penelitian ini mengevaluasi peralatan turbin uap dan generator yang merupakan salah satu peralatan di PT PJB UBJ O&M PLTU Tanjung Awar-Awar. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah mengetahui pengaruh perubahan load capacity pembangkit listrik tenaga uap tanjung awar-awar 350 MW terhadap efisiensi turbin generator pada unit 1. Penelitian dilakukan dengan memvariasi perubahan kenaikan load capacity saat PLTU sedang beroperasi yaitu load capacity 75%, 85% dan 100%. Hasil data operasi dihitung secara teoritis dan matematis denga n metode analisa thermodinamika. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat pengaruh kenaikan load capacityterhadap efisiensi isentropis turbin, berturut-turut dari load capacity 75%, 85% dan 100% memiliki efisiensi sebesar 89,02%, 90,42% dan 91,77%. (2) Terdapat pengaruh load capacity terhadap efisiensi turbin generator. Nilai efisiensi turbin generator berturut -turut dari beban 75%, 85% dan 100% yaitu 86,02%, 87,2% dan 88,64% sedangkan untuk generator, pengaruh load capacity tidak berpengaruh besar terhadap efisiensinya yaitu 95,32% 95,45% dan 95,98%.Kata kunci: Effisiensi turbin generator, Load capacity , Analisis energi, PLTU Tanjung Awar-Awar.AbstractIncreasing electricity needs in all fields must be aligned with the effort to improve the efficiency of power generation systems. The main noteworthy equipment efficiency is the boiler, turbine, generator, condenser and pumps. The focus on this research evaluates the steam turbine and generator equipment which is one of the equipment PT PJB UBJ O & M PLTU Tanjung Awar-Awar. The purpose of doing this research is to know the influence of the change of load capacity of steam power plant tanjung awar -awar 350 MW turbine generator efficiency against on unit 1.. Research done by doing a changes to increase load capacity when PLTU is operating i.e. load capacity 75%, 85% and 100%. The result of the data operation calculated theoretically and mathematically with the method thermodinamika. The results showed (1) there is the influence of the increase in load capacity against the efficiency of isentropis, a row of load capacity 75%, 85% and 100% efficiency of 89.02%, 90.42% and 91.77%. (2) there is an influence of load capacity towards the efficiency of the turbine generator. The value of the efficiency of the turbine generator in a row from the burden of 75%, 85% and 100% i.e., 86.02%, 87.2% and 88.64% whereas for the generator,effect by load capacity has no effect on efficiency that is 95.32% 95.45% and 95.98%. Keywords: Efficiency of turbine generators, Load capacity, Energy analysis, Tanjung Awar-Awar PLTU.
PENGEMBANGAN MODUL SHELL AND TUBE HEAT EXCHANGER TRAINER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA KULIAH PERPINDAHAN PANAS PADA MAHASISWA S1 TEKNIK MESIN UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA AGUS NUR PRATAMA, ALFIAN; MADE ARSANA, I
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum tersedianya perangkat pembelajaran berupa modul dan kompetensi praktikum dalam silabus mata kuliah perpindahan panas yang secara khusus digunakan untuk mempelajari perpindahan panas konveksi paksa pada unit Shell and Tube Heat Exchanger Trainer. Selain itu, metode pembelajaran yang diterapkan masih bersifat konvensional dimana dalam penerapannya metode tersebut dianggap kurang mampu untuk membantu peserta didik menguasai kompetensi sesuai dengan yang diharapkan. Oleh karena itu, peneliti ingin mengembangkan sebuah perangkat pembelajaran berupa modul yang di desain secara inovatif sebagai penunjang mata kuliah perpindahan panas khususnya untuk kompetensi perpindahan panas konveksi paksa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Subjek penelitian adalah mahasiswa S1 Teknik Mesin yang telah memprogram mata kuliah Perpindahan Panas pada semester ganjil 2018-2019. Model yang digunakan dalam pengembangan perangkat pembelajaran modul ini adalah 4-D Model. Analisis data menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah lembar pre-tes dan post-tes. Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil belajar mahasiswa mengalami peningkatan dengan rata-rata persentase sebesar 56%.
PENGEMBANGAN MODUL SHELL AND TUBE HEAT EXCHANGER TRAINER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA KULIAH PERPINDAHAN PANAS PADA MAHASISWA S1 TEKNIK MESIN UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA AGUS NUR PRATAMA, ALFIAN; MADE ARSANA, I
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum tersedianya perangkat pembelajaran berupa modul dan kompetensi praktikum dalam silabus mata kuliah perpindahan panas yang secara khusus digunakan untuk mempelajari perpindahan panas konveksi paksa pada unit Shell and Tube Heat Exchanger Trainer. Selain itu, metode pembelajaran yang diterapkan masih bersifat konvensional dimana dalam penerapannya metode tersebut dianggap kurang mampu untuk membantu peserta didik menguasai kompetensi sesuai dengan yang diharapkan. Oleh karena itu, peneliti ingin mengembangkan sebuah perangkat pembelajaran berupa modul yang di desain secara inovatif sebagai penunjang mata kuliah perpindahan panas khususnya untuk kompetensi perpindahan panas konveksi paksa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Subjek penelitian adalah mahasiswa S1 Teknik Mesin yang telah memprogram mata kuliah Perpindahan Panas pada semester ganjil 2018-2019. Model yang digunakan dalam pengembangan perangkat pembelajaran modul ini adalah 4-D Model. Analisis data menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah lembar pre-tes dan post-tes. Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil belajar mahasiswa mengalami peningkatan dengan rata-rata persentase sebesar 56%.
PENGEMBANGAN MODUL SHELL AND TUBE HEAT EXCHANGER TRAINER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA KULIAH PERPINDAHAN PANAS PADA MAHASISWA S1 TEKNIK MESIN UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA AGUS NUR PRATAMA, ALFIAN; MADE ARSANA, I
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum tersedianya perangkat pembelajaran berupa modul dan kompetensi praktikum dalam silabus mata kuliah perpindahan panas yang secara khusus digunakan untuk mempelajari perpindahan panas konveksi paksa pada unit Shell and Tube Heat Exchanger Trainer. Selain itu, metode pembelajaran yang diterapkan masih bersifat konvensional dimana dalam penerapannya metode tersebut dianggap kurang mampu untuk membantu peserta didik menguasai kompetensi sesuai dengan yang diharapkan. Oleh karena itu, peneliti ingin mengembangkan sebuah perangkat pembelajaran berupa modul yang di desain secara inovatif sebagai penunjang mata kuliah perpindahan panas khususnya untuk kompetensi perpindahan panas konveksi paksa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Subjek penelitian adalah mahasiswa S1 Teknik Mesin yang telah memprogram mata kuliah Perpindahan Panas pada semester ganjil 2018-2019. Model yang digunakan dalam pengembangan perangkat pembelajaran modul ini adalah 4-D Model. Analisis data menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah lembar pre-tes dan post-tes. Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil belajar mahasiswa mengalami peningkatan dengan rata-rata persentase sebesar 56%.
PENGEMBANGAN MODUL SHELL AND TUBE HEAT EXCHANGER TRAINER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA KULIAH PERPINDAHAN PANAS PADA MAHASISWA S1 TEKNIK MESIN UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA AGUS NUR PRATAMA, ALFIAN; MADE ARSANA, I
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum tersedianya perangkat pembelajaran berupa modul dan kompetensi praktikum dalam silabus mata kuliah perpindahan panas yang secara khusus digunakan untuk mempelajari perpindahan panas konveksi paksa pada unit Shell and Tube Heat Exchanger Trainer. Selain itu, metode pembelajaran yang diterapkan masih bersifat konvensional dimana dalam penerapannya metode tersebut dianggap kurang mampu untuk membantu peserta didik menguasai kompetensi sesuai dengan yang diharapkan. Oleh karena itu, peneliti ingin mengembangkan sebuah perangkat pembelajaran berupa modul yang di desain secara inovatif sebagai penunjang mata kuliah perpindahan panas khususnya untuk kompetensi perpindahan panas konveksi paksa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Subjek penelitian adalah mahasiswa S1 Teknik Mesin yang telah memprogram mata kuliah Perpindahan Panas pada semester ganjil 2018-2019. Model yang digunakan dalam pengembangan perangkat pembelajaran modul ini adalah 4-D Model. Analisis data menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah lembar pre-tes dan post-tes. Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil belajar mahasiswa mengalami peningkatan dengan rata-rata persentase sebesar 56%.