cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
  • jurnal-pendidikan-teknik-mesin
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 372 Documents
PENERAPAN PEMBELAJARAN DENGAN TRAINER SISTEM INJEKSI BERBASIS MODUL UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI SISTEM INJEKSI PADA PRAKTIK SEPEDA MOTOR MAHASISWA D3 TEKNIK MESIN UNESA GUNAWAN, HERY
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 4, No 03 (2016): JPTM. Volume 04 Nomor 03 Tahun 2016
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Praktik Sepeda motor materi Sistem Injeksi selama ini masih belum maksimal yang ditunjukkan dengan aktivitas mahasiswa yang kurang dan nilai beberapa mahasiswa yang masih di bawah standar kelulusan. Hal ini dapat disebabkan belum adanya modul sebagai pegangan mahasiswa dan kurang maksimalnya penggunaan trainer dalam pembelajaran. Oleh karena itu dilakukan penelitian penerapan pembelajaran dengan trainer sistem injeksi berbasis modul dengan tujuan untuk meningkatkan aktivitas dan kompetensi mahasiswa yang meliputi aspek kognitif, sikap, dan kinerja. Penelitian ini dilakukan dengan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang diterapkan dalam dua siklus dimana pada masing-masing siklus terdapat tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa D3 Teknik Mesin Unesa semester ganjil tahun ajaran 2015/2016. Metode analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa kemampuan dosen dalam pengelolaan pembelajaran mengalami peningkatan dari siklus pertama 80,77% menjadi 91,67% pada siklus kedua dengan kriteria sangat baik. Penerapan pembelajaran ini juga dapat meningkatkan aktivitas mendengarkan, membaca, mencatat, bertanya, menyampaikan pendapat, menjawab pertanyaan dan menanggapi pendapat mahasiswa dari rata-rata 67,76 pada siklus pertama menjadi 77,35 pada siklus kedua. Selain itu, kompetensi mahasiswa yang meliputi aspek kognitif, sikap, dan kinerja juga meningkat. Pada hasil penilaian kognitif terjadi peningkatan dari siklus pertama ke siklus kedua dimana rata-rata pencapaian kompetensi siklus pertama 78,93 dengan tingkat kelulusan klasikal 78,57% dan rata-rata pencapaian kompetensi siklus kedua 80,43 dengan tingkat kelulusan 100%. Sementara itu, pada aspek afektif juga terjadi peningkatan dari siklus pertama ke siklus kedua dengan rata-rata pencapaian kompetensi siklus pertama 72,74 dengan tingkat kelulusan 85,71%  dan rata-rata pencapaian kompetensi  siklus kedua77,62 dengan tingkat kelulusan 100%. Sedangkan untuk aspek kinerja pada siklus kedua diperoleh rata-rata pencapaian kompetensi 79,25 dengan tingkat kelulusan 100%. Kata Kunci: modul, trainer, aktivitas mahasiswa, kompetensi mahasiswa.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN PERKAKAS TANGAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X TPM SMK BHAKTI KITA DRIYOREJO YUWONO, RAHMAT
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 4, No 03 (2016): JPTM. Volume 04 Nomor 03 Tahun 2016
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak  Penelitian bertujuan untuk mengembangkan modul yang layak digunakan pada pembelajaran Perkakas tangan di SMK Bhakti Kita Driyorejo Jurusan Teknik Pemesinan. Dari hasil nilai UTS kelas : X TPM  mata pelajaran perkakas tangan pada tahun pelajaran 2013/2014 diketahui bahwa penguasaan materi belum maksimal karena 62.5% peserta didik masih memperoleh nilai dibawah Kriteria Ketuntasan Minimal, Pada tahun pelajaran 2014/2015 diketahui bahwa penguasaan materi masih belum maksimal karena 57.58% peserta didik masih memperoleh nilai dibawah kriteria ketuntasan maksimal.. Untuk itu, peneliti akan melakukan suatu penelitian pengembangan modul yang bisa dipakai untuk proses belajar mengajar dalam memahami mata pelajaran perkakas tangan.Metode yang digunakan Peter Fenrich yang terdiri  lima tahap yaitu tahap analisis, perencanaan, perancangan, pengembangan, dan implementasi. Pada setiap tahapan penelitian diadakan evaluasi dan revisi guna mengetahui sejauh mana proses penelitian ini dilakukan. Digunakan 3 validator  yaitu (ahli isi, bahasa dan desain) yang menjadi validator modul, dan 43 Siswa Kelas X Jurusan Teknik Pemesinan SMK Bhakti Kita Driyorejo tahun ajaran 2015/2016 pada uji coba terbatas. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data lembar angket dosen. Analisis data dilakukan untuk mengetahui tingkat kelayakan dan efektivitas modul  perkakas tangan yang dihasilkan. Penelitian pengembangan modul perkakas tangan diharapkan mampu meningkatkan pembelajaran  mata pelajaran perkakas tangan.Hasil penelitian perkakas tangan yang dibuat layak digunakan dalam pembelajaran perkakas tangan. Hasil validasi desain sebesar 77,81.%, isi 89.44% dan bahasa 92.86% dari skor kriterium, masuk dalam criteria uji efektifitas sangat layak. Modul perkakas tangan yang dikembangkan juga memenuhi criteria efektivitas media pembelajaran. Hal ini ditunjukkan persentase nilai akhir dari seluruh soal yang diujicobakan memperoleh persentase rata-rata sebesar 100.%  sempel kelas X TPM  uji coba tahap pertama sebesar 80.32 tahap kedua, terdapat peningkatan hasil belajar siswa kelas X TPM yang menggunakan modul dibandingkan yang tidak menggunakan modul pada kelas X TPM dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas. Perbandingan tersebut menunjukkan tingkat efektifitas penggunaan modul di kelas X TPM lebih baik dibandingkan yang tidak menggunaan modul di kelas X TPM. Kata kunci : Modul perkakas tangan, Respon siswa, hasil belajar.
RANCANG BANGUN PERANGKAT PEMBELAJARAN PRAKTIKUM INSTRUMENTASI DAN KENDALI STANDAR KOMPETENSI MEMAHAMI SISTEM MEKATRONIKA DALAM PERALATAN KONTROL OTOMATIS BAGI MAHASISWA TEKNIK MESIN UNESA SOFYAN, JUNAIDI
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 5, No 01 (2016): JPTM. Volume 05 Nomor 01 Tahun 2016
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat perangkat pembelajaran Instrumentasi dan Kendali pada standar kompetensi memahami sistem mekatronika dalam peralatan otomatis, mendeskripsikan respon mahasiswa terhadap perangkat pembelajaran yang dikembangkan dan menganalisis kelayakan perangkat pembelajaran Instrumentasi dan Kendali pada standar kompetensi memahami sistem mekatronika dalam peralatan otomatis bagi mahasiswa S1 Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya.Penelitian ini dilaksanakan dengan penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Kesepuluh tahap tersebut adalah langkah potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, ujicoba produk, revisi produk, ujicoba pemakaian, revisi produk, produksi masal. Untuk menguji produk pada penelitian ini hanya menggunakan enam tahapan serta pada tahapan terakhir menggunakan tahap analisis data dan pelaporan. Hasil penelitian menunjukkan (1) skor rata-rata validasi job sheet sebesar 3,58 (baik); (2) skor rata-rata validasi trainer sebesar 4,47 (baik); (3) mahasiswa menunjukan respon positif terhadap pembelajaran yang ditunjukkan sebanyak 93,3% mahasiswa merasa senang dan termotivasi dengan pembelajaran menggunakan job sheet yang dilengkapi alat bantu pembelajaran (trainer) dan sebanyak 93,3% mahasiswa merasa mudah dalam memahami materi dengan menggunakan job sheet. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan layak untuk digunakan dalam perkuliahan instrumentasi dan kendali. Penerapan perangkat pembelajaran pada mata kuliah instrumentasi dan kendali pokok bahasan membuat program PLC dan mengoprasikan PLC. Kata Kunci: Rancang bangun, pembelajaran, instumentasi dan kontrol.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AKTIF TIPE QUIZ TEAM PADA MATA PELAJARAN TEKNIK PERMESINAN KELAS XI TPM DI SMK NEGERI 2 PAMEKASAN ARIFIN, SYAMSUL
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 4, No 03 (2016): JPTM. Volume 04 Nomor 03 Tahun 2016
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perbaikan kualitas pendidikan dapat dilakukan melalui tiga komponen utama yakni siswa, kompetensi guru dan fasilitas pembelajaran. Semakin banyak sumber belajar maka siswa tidak berharap banyak dari guru. Permasalahan yang dihadapi guru bagaimana cara agar siswa dapat meningkatkan minat, respon dan hasil belajarnya khususnya pada mata pelajaran Teknik Permesinan kelas XI TPM di SMK Negeri 2 Pamekasan, dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan minat siswa, respon siswa, dan hasil belajar siswa. Untuk mengoptimalkan proses pembelajaran peneliti menggunakan Model Pembelajaran Aktif Tipe Quiz Team dengan harapan penerapan Model Pembelajaran Aktif Tipe Quiz Team. Penelitian ini menggunakan model pembelajaran aktif. Obyek dalam penelitian ini yaitu kelas XI TPM 1 dikarenakan pada kelas ini terdapat siswa yang tinggal kelas jadi proses pembelajaran harus optimal sehingga minat, respon dan hasil belajar siswa dapat meningkat. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi lembar angket minat, lembar angket respon dan lembar tes hasil siswa sedangkan skala ukuran penelitian menggunakan skala likert. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Aktif Tipe Quiz Team dapat meningkatkan pestasi belajar siswa. Sebelum penerapan pembelajaran berdasarkan masalah rerata hasil belajar siswa hanya mencapai 65,95 sedangkan setelah penerapan Model Pembelajaran Aktif Tipe Quiz Team menjadi 82,71. Respon belajar siswa menunjukkan persentase sebesar 95% dan untuk minat belajar siswa sebesar 93%. Hal ini menunjukkan bahwa siswa kelas XI TPM memiliki respon dan minat belajar yang “Sangat Kuat” dalam pembelajaran mata pelajaran Teknik Permesinan dengan Model Pembelajaran Aktif Tipe Quiz Team. Besarnya thitung hasil uji beda antara nilai preetest dan posttest pada pokok bahasan yaitu 8,28 dan lebih besar dari ttabel yaitu 2,04. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Aktif Tipe Quiz Team berpengaruh untuk meningkatkan prestasi hasil belajar siswa. Kata Kunci: Belajar aktif tipe Quiz Team dan hasil belajar. 
PENGEMBANGAN MODUL TEKNIK LAS SMAW UNTUK KELAS X SMK NEGERI 3 BUDURAN SIDOARJ ADE ANDRIAWAN, MUH.
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 5, No 01 (2016): JPTM. Volume 05 Nomor 01 Tahun 2016
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah modul yang layak digunakan untuk kelas X jurusan  Teknik Pengelasan Kapal SMK Negeri 3 Buduran Sidoarjo. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil praktik bagi siswa kelas X Jurusan Teknik Pengelasan Kapal  di SMK Negeri 3 Buduran dengan mengembangkan sebuah modul Teknik Las SMAW. Jenis penelitian ini mengadopsi model pengembangan pembelajaran yaitu Four-D Thiagajaran yang dimodifikasi, memiliki 4 tahapan yaitu tahap pendefinisian(Define), tahap perancangan (Design) dan tahap pengembangan (Develop), tanpa melakukan tahap penyebaran (Disseminate). Pada penelitian ini subjek penelitian adalah siswa kelas X di SMK Negeri 3 Buduran Sidoarjo. Instrumen penelitian menggunakan lembar angket validasi dosen ahli dan guru ahli pengajar praktik pengelasan, angket respon siswa terhadap penggunaan modul serta tes hasil praktik pengelasan jurusan Teknik Pengelasan Kapal SMK Negeri 3 Buduran Sidoarjo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:  1) Modul Teknik Las SMAW mendapat kriteria sangat layak berdasarkan hasil validasi oleh ahli desain dan bahasa, ahli materi dan guru ahli ; 2) Adanya peningkatan hasil praktik siswa kelas X Teknik Pengelasan Kapal SMK Negeri 3 Buduran Sidoarjo ditunjukkan dalam uji coba terbatas yang dibagi menjadi 3 test yaitu Uji coba terbatas I (Pretest), Uji coba terbatas II (Posttest I) dan Uji coba terbatas III (Pretest II); 3) Hasil respon siswa terhadap modul Teknik Las SMAW mencapai kriteria sangat baik. Kata kunci : Pengembangan Modul, Modul Teknik Las SMAW,  Hasil praktik
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF STAD BERBASIS KARAKTER UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PEMELIHARAAN SASIS PADA SISWA KELAS XI TKR-1 DI SMKN 1 SIDOARJO khoirun nafis, muayat
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 5, No 01 (2016): JPTM. Volume 05 Nomor 01 Tahun 2016
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Tindakan ini diawali karena ditemukannya masalah penyimpangan perilaku berkarakter dan hasil belajar di dalam kelas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menerapkan suatu model pembelajaran yang bisa menilai dan memonitor semua hasil belajar serta dapat meminimalkan perilaku menyimpang peserta didik. Desain penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan pada kelas XI TKR 1 di SMK Negeri 1 Sidoarjo tahun pelajaran 2015/2016 dengan jumlah peserta diddik 36 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan tes individu, observasi dan angket yang diaplikasikan dalam bentuk instrumen penelitian. Dari analisis data dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif berbasis karakter dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan ketuntasan klasikal dari 66,67% pada siklus I menjadi 80,56% pada siklus II. Kata kunci: model  pembelajaran kooperatif STAD, karakter, hasil belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN TEKNIK LISTRIK DASAR OTOMOTIF KELAS X TSM SMK NEGERI 1 NGANJUK DANAR ARISTA, BAGUS
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 5, No 01 (2016): JPTM. Volume 05 Nomor 01 Tahun 2016
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan hasil pengamatan penulis, bahwa guru menggunakan model pembelajaran konvensional dalam menyampaikan materi sehingga pembelajaran bersifat satu arah. Siswa bersifat pasif, merasa lelah dan bosan karena peran guru yang lebih dominan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil belajar siswa, aktivitas siswa, respon siswa, dengan menerapkan model pembelajaran Cooperative Script. Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pre experimental design dengan menggunakan desain “one-group pretest-posttest design”. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X TSM 1 SMK Negeri 1 Nganjuk. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data meliputi: lembar observasi, soal pre-test dan post-test, dan lembar angket. Analisis data dilakukan untuk mengetahui hasil belajar siswa pada mata pelajaran teknik listrik dasar otomotif dengan menerapkan model pembelajaran Cooperative Script. Berdasarkan hasil penelitian, hasil Pre-test adalah 8,30% dan meningkat menjadi 88,88% dari hasil Post-test. Kenaikan hasil berlajar dari Pre-test ke Post-test dikarenakan penerapan model pembelajaran Cooperative Script dilaksanakan dengan baik dan lancar. Aktivitas siswa dari hasil observasi menunjukkan persentase sebesar 76,60% pada pertemuan 1 dan meningkat menjadi 87,40% pada pertemuan 2. Peningkatan aktivitas siswa terjadi karena dalam kegiatan belajar mengajar siswa dituntut untuk aktif dalam bekerja kelompok dan bertanggung jawab terhadap pembelajarannya sendiri dan orang lain. Model pembelajaran Cooperative Script mendapat respon sangat tinggi dari siswa, hal ini ditunjukkan dengan persentase sebesar 82,00%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Cooperative Script dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran teknik listrik dasar otomotif secara signifikan. Kata Kunci: aktifitas siswa, respon siswa dan prestasi siswa.
PENGEMBANGAN MODUL RADIATOR TRAINER SEBAGAI PENUNJANG MATA KULIAH PERPINDAHAN PANAS MAHASISWA D-III TEKNIK MESIN UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA Rizki Ariyanto, Sudirman
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 5, No 01 (2016): JPTM. Volume 05 Nomor 01 Tahun 2016
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum tersedianya perangkat pembelajaran berupa modul dan kompetensi praktikum dalam silabus mata kuliah perpindahan panas yang secara khusus digunakan untuk mempelajari perpindahan panas konveksi paksa pada unit Radiator Trainer. Selain itu, metode pembelajaran yang diterapkan masih bersifat konvensional dimana dalam penerapannya metode tersebut dianggap kurang mampu untuk membantu peserta didik menguasai kompetensi sesuai dengan yang diharapkan. Oleh karena itu, peneliti ingin mengembangkan sebuah perangkat pembelajaran berupa modul yang didesain secara inovatif sebagai penunjang mata kuliah perpindahan panas khususnya untuk kompetensi perpindahan panas konveksi paksa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Subjek penelitian adalah mahasiswa D-III Teknik Mesin yang telah memprogram mata kuliah Perpindahan Panas pada semester genap 2015-2016. Model yang digunakan dalam pengembangan perangkat pembelajaran modul ini adalah 4-D Model. Analisis data menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah lembar validasi modul dan angket respon mahasiswa. Hasil dari penelitian yang dilakukan adalah “Modul Perpindahan Panas Konveksi Radiator Trainer” mendapatkan hasil validitas dari dosen ahli sebesar 4,45 dengan kategori valid. Sedangkan respon mahasiswa sebesar 88% dengan kategori sangat baik. Kata Kunci: Modul Perpindahan Panas Konveksi Radiator Trainer, perpindahan panas, validasi modul, dan angket respon mahasiswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SCIENCE, TECHNOLOGY, AND SOCIETY (STS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MEKANIKA TEKNIK DAN ELEMEN MESIN KELAS X TPM SMK NEGERI 7 SURABAYA Wulan P. L., Ikke
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 5, No 01 (2016): JPTM. Volume 05 Nomor 01 Tahun 2016
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran Science, Technology and Society (STS), mengetahui  peningkatkan hasil belajar siswa dan mengetahui respon siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Experimental dengan  Nonequivalen Control Group Desaign. Tahap Pelaksanaan penelitian disesuaikan dengan langkah-langkah pembelajaran Science, Technology and Society (STS).  Keterlaksanaan pembelajaran Science, Technology and Society (STS) menunjukan kategori sangat baik. Hasil belajar siswa yang menerapkan model pembelajaran Science, Technology and Society (STS) lebih tinggi dibanding Hasil belajar siswa yang tidak menerapkan model pembelajaran STS  Respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran Science, Technology and Society (STS) menunjukkan kategori sangat baik. Kata Kunci: science, technology and society (STS), hasil belajar, respon siswa.
PENGARUH PEMBELAJARAN AKTIF DENGAN METODE PEER LESSONS TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI DASAR MEMELIHARA KOMPONEN SISTEM BAHAN BAKAR BENSIN DI SMK NEGERI 1 MADIUN MARDIYANTO, DHITA
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 5, No 01 (2016): JPTM. Volume 05 Nomor 01 Tahun 2016
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan pembelajaran aktif dengan metode peer lessons dengan hasil belajar siswa yang menggunakan pembelajaran ceramah. (2) Mengetahui respon siswa terhadap proses pembelajaran aktif dengan metode peer lessons. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan rancangan penelitian yang digunakan yaitu “Nonequivalen Control Design”. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI TKR SMK Negeri 1 Madiun. Di ambil sampel sebanyak 2 kelas dengan kelas XI TKR-1 sebagai kelas eksperimen dan XI TKR-3 sebagai kelas kontrol. Sedangkan untuk mengetahui perbedaan hasil belajarnya digunakan teknik analisis data uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1)Hasil penelitian uji preetest pada kelas eksperimen sebesar 54, pada kelas kontrol sebesar 51,833. Dengan rekapitulasi hasil uji-t thitung (1,153) < ttabel (1,68) dengan demikian tidak ada perbedaan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Sedangkan hasil uji posttest pada kelas eksperimen sebesar 81,166 dan pada kelas kontrol sebesar 68,166. Dengan rekapitulasi hasil uji-t  thitung (5,968) >  ttabel (1,68) dengan demikian terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. (2) Hasil respon siswa terhadap keseluruhan aspek pada lembar angket respon siswa dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran aktif dengan metode peer lessons dengan rata-rata hasil rating 84 % dengan kategori sangat valid. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran aktif dengan metode peer lessons layak digunakan pada proses kegiatan belajar mengajar di SMK Negeri 1 Madiun.    Kata kunci : Pembelajaran aktif, peer lessons, ceramah, hasil belajar siswa.

Page 7 of 38 | Total Record : 372