Articles
11 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 12 No. 4 (2024)"
:
11 Documents
clear
ANALISIS PERAN AKTOR DALAM KOLABORASI PENYEDIAAN PERMUKIMAN LAYAK HUNI DI KOTA SURABAYA (STUDI KASUS PADA PROGRAM DANDAN OMAH)
Aldiansyah, Sulthan Zamrisyaf;
Ma'ruf, Muhammad Farid
Publika Vol. 12 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/publika.v12n4.p957-968
In 2022, the Surabaya City Government launched the Dandan Omah program which is a continuation of the modified uninhabitable housing social rehabilitation program with a new concept. In its implementation, the Surabaya City Government collaborated with external parties, namely the Surabaya City Baznas, the Manarul Ilmi Foundation and KTPR. The purpose of this study is to identify the roles of actors involved in the collaboration in providing habitable housing in the city of Surabaya. This research is a type of qualitative research with a case study approach with content analysis techniques. The analysis was carried out by compiling a content analysis matrix to obtain positive and negative sentiments from each substance obtained from sources and from other supporting data. Data were collected through interview instruments, observation and documentation. The focus of the research is the role of actors consisting of 5 dimensions, namely: 1) policy creator; 2) coordinator; 3) facilitator; 4) implementor; 5) accelerator. The research findings show that the role of policy creator is carried out by the Surabaya City DPRKPP by developing a funding scheme outside the APBD through collaboration. The role of the Coordinator is carried out by the Surabaya City DPRKPP by providing written or unwritten information to other actors. The role of Facilitator is carried out by DPRKPP Surabaya City, Baznas Surabaya City, YMI ITS. The role of implementor is carried out by DPRKPP Surabaya City, Baznas Surabaya City, YMI ITS and KTPR by implementing the program according to mutual agreement. The role of Accelerator is carried out by DPRKPP Surabaya City through the promotion of the Dandan Omah logo on certain souvenirs. Research recommendations for collaborative actors of the Dandan Omah program to create an MoU if there is none and recommend publishing an MoU if there is one as a form of transparency to the public regarding the program run by the government.
Pemetaan Inkonsistensi Temuan Legal Pada Public Private Partnership (PPP) di Pusat Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (PPSLB3)
Al Azis, Muhammad Farros;
Pradana, Galih Wahyu
Publika Vol. 12 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/publika.v12n4.p969-980
Permasalahan lingkungan di Jawa Timur adalah belum optimalnya pengolahan sampah dan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dan tidak tersedianya pusat instalasi pengolahan limbah B3. Pemerintah Provinsi Jawa Timur melakukan Public Private Partnership (PPP) melalui PT. Pratama Jatim Lestari dengan PT. Jatim Maju Jaya untuk membangun Pusat Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (PPSLB3) di Mojokerto. Kehadiran PPSLB3 menjadi sektor bisnis baru untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan memanfaatkan produktivitas sampah dan limbah B3. Jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Informasi didapat dari narasumber dan data pendukung yang diperoleh dengan wawancara, observasi, studi literatur, dan dokumentasi. Teori yang digunakan berasal dari Hodge dan Greve dengan enam indikator, yaitu: kewajiban pemerintah dan swasta, pembagian kewenangan, kepastian hukum, komunikasi dan kerja sama, pengelolaan risiko, dan pengawasan dan akuntabilitas. Hasil analisis menunjukkan skema PPP dapat mengatasi keterbatasan anggaran pada proyek PPSLB3. Pratama Jatim Lestari telah melakukan pemenuhan perizinan pembangunan dan operasional PPSLB3 agar dampak lingkungan dapat diminimalisir dan telah melakukan pengelolaan risiko secara teknis dan non teknis. Hasil temuan penelitian adalah kewajiban pemerintah dan swasta yang tidak terasosiasikan antara peraturan dan dokumen perjanjian serta inkonsistensi periode/masa kontrak kerja sama. Rekomendasi penelitian adalah integrasi informasi kerja sama dalam bentuk peraturan/dokumen-dokumen yang dapat diakses publik dan tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.
Indonesia
Paulina Binti Achmad;
Indah Prabawati
Publika Vol. 12 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/publika.v12n4.p981-996
Aplikasi Sicantik (Sidoarjo Cegah Angka Kematian Ibu dan Anak) merupakan trobosan baru dari Dinkes Kab. Sidoarjo untuk meningkatkan kinerja serta memungkinkan beragam aktivitas bisa dijalankan secara cepat, tepat, serta akurat, dan pada akhirnya dapat meningkat produktivitas. Namun, aplikasi tersebut masih memiliki banyak permasalahan terkait penggunaanya. Penelitian ini bertujuan mengulas terkait implemntasi aplikasi Sicantik dalam pelayanan kesehatan di Puskesmas Waru Sidoarjo. Penelitian ini termasuk jenis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data pada kajian ini dihimpun melalui teknik observasi, wawancara, serta dokumentasi dan dianalisa melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan simpulan. Temuan penlitian menrangkan bahwa penerapan aplikasi Sicantik di Puskesmas Waru Sidoarjo dapat dikatakan cukup baik. Hal tersebut terlihat dari 1) Komunikasi, banyaknya masyarakat khususnya ibu hamil yang belum mengetahui aplikasi Sicantik, karena sosialisasi yang diterapkan belum menyeluruh; 2) Sumber daya manusia puskesmas sudah cukup memadahi dalam pelaksaannya dan fasilitas yang tersedia di aplikasi Sicantik cukup mendukung; 3) Disposisi, pengangkatan birokrasi dilakukan berdasarkan kriteria yang diberikan serta ditunjuk puskesmas Waru berdasarkan rapat resmi; dan 4) Struktur birokrasi, dalam pelaksanaan aplikasi Sicantik telah diterapkan berdasarkan tugas pokok serta fungsi yang ditetapkan. Manfaat yang dirasakan dari aplikasi Sicantik ialah dapat memantau perkembangan kehamilan ibu dan anak balita dengan mudah, cukup lewat aplikasi Sicantik dapat mengoptimalkan pelayanan serta menekan angka kematian ibu dan anak. Kata Kunci: Aplikasi Sicantik, Implementasi, Pelayanan.
Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah Pada Bank Sampah Induk Dhuawar Sejahtera di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kulon Progo
Mahe Edi Bandu Arta Wijaya;
Megawati, Suci
Publika Vol. 12 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/publika.v12n4.p997-1.010
Pengelolaan sampah melalui bank sampah merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menangani masalah sampah. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis implementasi kebijakan pengelolaan sampah pada Bank Sampah Induk Dhuawar Sejahtera di Kabupaten Kulon Progo. Metode penelitian yang digunakan kualitatif deskriptif. Hasil Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah pada Bank Sampah Induk Dhuawar Sejahtera bisa dikatakan bahwa standar dalam melayani nasabah sudah cukup baik. Akan tetapi dari implementasi standar penetapan harga dan alur/mekanisme pengelolaan sampah bahwa belum tercapai dengan baik. Sumberdaya keuangan tidak bisa diimplementasikan dengan baik dikarenakan harga jual sampah murah sehingga tidak bisa menutup biaya operasional. Sumberdaya sarpras sudah cukup lengkap dan baik. Sumberdaya manusia secara syarat minimum kompetensi belum bisa tercapai dan ada beberapa yang masih kurang. Pihak organisasi formal maupun informal sama-sama memiliki karakter kolaboratif, terbuka, konsisten dan transparan terhadap masyarakat. Sikap para pelaksana kebijakan selalu bersikap adaptif, konsisten, berkomitmen, dan bertanggung jawab. Komunikasi antarorganisasi dan aktivitas pelaksana berjalan cukup baik dan lancar meskipun ada beberapa kendala. Kebijakan yang dilakukan antara sosial, ekonomi, dan politik sudah cukup baik karena didukung oleh masyarakat. Saran dari penelitian ini adalah Pemerintah perlu melakukan evaluasi terkait bagaimana standar penetapan harga yang ada dan memberikan proteksi secara aturan kepada bank sampah induk untuk menyelamatkan keuangan BSI Dhuawar Sejahtera. Kemudian mengadakan pelatihan untuk menigkatkan kualitas SDM.
EFEKTIVITAS PENGADAAN BARANG DAN JASA SECARA ELEKTRONIK DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN PANGAN KABUPATEN MAGETAN
Andio, Raffa Weybi;
Fanida, Eva Hany
Publika Vol. 12 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/publika.v12n4.p1.011-1.022
Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah secara elektronik merupakan suatu inovasi dan pengembangan kegiatan pengadaan kebutuhan pemerintah dengan pemanfaatan tekonologi informasi dan komunikasi. fokus penyelenggaraan pengadaan barang dan jasa pemerintah secara elektronik atau e-procurement adalah untuk menciptakan kegiatan pengadaan yang transparan, efektif, efisien, adil dan bertanggungjawab, dan serta untuk mencegah serta meminimalisir praktik tindakan korupsi di lingkup sektor pengadaan barang dan jasa pemerintah. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan mengenai efektivitas pengadaan barang dan jasa pemerintah secara elektronik di Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan Kabupaten Magetan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data menggunakan metode teknik wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas Pengadaan Barang dan Jasa secara elektronik di Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan Kabupaten Magetan dari lima dimensi analisis antara lain Processing, Content, Usability, Training, dan Professionalism. dalam penyelenggaraan kegiatan pengadaan barang dan jasa secara elektronik di Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan Kabupaten Magetan ditemui beberapa kendala yaitu terdapat fenomena rangkap jabatan, serta beban pekerjaan yang berlebihan yang dialami oleh pejabat yang merangkap sebagai pejabat pengadaan, dan masih adanya kendala pada pembuatan paket kecil kebutuhan dinas melalui vendor dikarenakan tidak fokus atau kurangnya ketertarikan vendor untuk mengakses sistem e-katalog sehingga terjadi contact diluar sistem, serta adanya ketidakpuasan pejabat pengadaan karena kurangnya apresiasi atau tunjangan khusus dalam melakukan tugas sebagai pejabat pengadaan. Peneliti memberikan saran masukan perlu adanya tunjangan sertifikasi khusus bagi pejabat pengadaan, serta perlunya update sistem terkait notifikasi kepada vendor jika terdapat pesanan dari pihak dinas untuk menghindari kontak diluar sistem
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PELAYANAN PERIZINAN BERUSAHA BERBASIS ONLINE SINGLE SUBMSSION (OSS) DI DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KOTA SURABAYA
Palandeng, Audry Lindsey;
Megawati, Suci
Publika Vol. 12 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/publika.v12n4.p1.023-1.038
Permasalahan dalam pelayanan perizinan berusaha di Kota Surabaya masih sering ditemui dan menjadi hal penting dalam pelaksanaan pelayanan publik. Pelayanan perizinan berusaha disusun berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi secara elektronik. Dengan adanya kebijakan tersebut, semua pelayanan perizinan berusaha menjadi terintegrasi oleh pusat melalui sistem yang disebut dengan Online Single Submission (OSS). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Online Single Submission (OSS) pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. Fokus penelitian ini menggunakan teori implementasi Edward C George III yang di dalamnya terdapat Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi/Pelaksana Kebijakan, serta Struktur Birokrasi. Teknik pengumpulan data menggunakan Wawancara, Observasi, dan Dokumentasi. Dengan Teknik Analisis Data berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan sistem Online Single Submission (OSS) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Surabaya dapat dikatakan cukup baik. Akan tetapi, masih ditemukan beberapa kekurangan yakni masih ditemukannya sistem/server Online Single Submission (OSS) yang belum sepenuhnya dapat diandalkan karena sering mengalami error selama dalam proses penginputan data dan juga sering terjadi maintenance, dan masih ada pelaku usaha/masyarakat yang kurang paham mengenai penggunaan Online Single Submission (OSS). Saran peneliti untuk pelaksanaan program Online Single Submission (OSS) adalah memberikan perbaikan dan peningkatan kualitas server serta memberikan sosialisasi atau pendampingan kepada kelompok masyarakat dalam layanan perizinan berusaha melalui sistem Online Single Submission (OSS).
Implementasi Program Kerjasama SMPN 50 kota Surabaya dengan Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama Ikatan Pelajar Putri Nahdatul Ulama (IPNU-IPPNU)
Navyantito, Anggi;
Megawati, Suci
Publika Vol. 12 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/publika.v12n4.p1.067-1.078
This research aims to analyze the implementation of the collaboration program between SMPN 50 Surabaya City and IPNU-IPPNU. The method used is descriptive qualitative with data collection techniques in the form of interviews, documentation and observation. The data sources used are the results of interview transcripts and observations, in the form of assessment of survey results, while the analysis technique uses descriptive qualitative. The research results indicate that the implementation of this collaborative program has been effective, supported by good coordination among the related elements, effective communication, and active student participation. This program has successfully instilled and strengthened the values of religious moderation and character education among students at SMPN 50 Kota Surabaya. This conclusion is expected to serve as a model for similar programs in other schools, with adjustments according to each context and need. Based on the results of the study, suggestions that can be given are: 1) improve the quality of communication between all parties involved in the IPNU-IPPNU cooperation program with SMPN 50 Surabaya; 2) Training and professional development for teachers, school staff, and IPNU-IPPNU members should be a priority; 3) Character building for all program implementers; 4) simplification of bureaucratic procedures, evaluation of the existing bureaucratic structure must be carried out to identify possible obstacles.
Implementasi Program Cakap Digital di SMK Krian 2 Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo
Adri Mufid Ibrahim;
Megawati, Suci
Publika Vol. 12 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/publika.v12n4.p1.053-1.066
SMK 2 Krian Sidoarjo merupakan salah satu sekolah tingkat kejurusan di kabupaten sidoarjo yang menerapkan kebijakan program cakap digital berupa aplikasi Onklas. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan implementasi program cakap digital di SMK Krian 2 Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Fokus penelitian ini adalah Implementasi program cakap digital di SMK Krian 2 Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo berdasarkan teori warwick (2008) terdiri dari 4 variabel yaitu kemampuan organisasi, informasi, dukungan, pembagian potensi. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Data penelitian berupa data primer melalui wawancara dan data sekunder melalui profil sekolah, dokumentasi, laporan historis, dan dokumen yang relevan dengan fokus penelitian. Hasil penelitian ini adalah 1) Pada variabel kemampuan organisasi terdiri dari indikator kemampuan teknis, koordinasi dan SOP sehingga memberikan kemudahan pelaksanaan aplikasi Onklas. 2) Pada variabel informasi, aplikasi Onklas menyediakan berbagai fitur lengkap yang mendukung kegiatan belajar mengajar seperti absensi, mengadakan ujian, pengumuman nilai ujian, materi pembelajaran, dan komunikasi. 3) Pada variabel dukungan terdiri dari indikator kualitas kebijakan, kapasitas implementator, karakteristik dan dukungan kelompok sasaran, kondisi lingkungan sosial, ekonomi dan politik. Pada variabel pembagian potensi kurangnya komunikasi dan koordinasi serta kurangnya pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program.
Peran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jombang dalam Program Identitas Kependudukan Digital
Adinda, Cika Meisa;
Pradana, Galih Wahyu
Publika Vol. 12 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/publika.v12n4.p1.039-1.052
Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia meluncurkan program IKD sebagai bentuk digitalisasi layanan. Kabupaten Jombang termasuk dalam sepuluh daerah dengan partisipasi IKD terendah di Jawa Timur. Namun faktanya Kabupaten Jombang memiliki potensi yang mendukung untuk mengimplementasikan program ini yaitu penduduk usia produktif tinggi dan kepadatan penduduk tinggi, sehingga peran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jombang penting untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jombang dalam program Identitas Kependudukan Digital. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun fokus dari penelitian ini berdasarkan pada teori peran oleh Siagian (2018) meliputi stabilisator, inovator, modernisator, pelopor, dan pelaksana. Hasilnya, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jombang sebagai stabilisator yaitu memberikan sosialisasi ke tujuh sekolah; melakukan bimbingan teknik untuk pegawai; dan membuka layanan pengaduan. Sebagai inovator, yaitu jemput bola ke perusahaan swasta dan menciptakan Desa Digital. Sebagai modernisator, yaitu memastikan ketersediaan komputer dan pelaporan jumlah aktivasi program melalui WhatsApp. Sebagai pelopor, melakukan gerakan aktivasi internal kepada OPD; pemasangan banner di kecamatan; dan mempromosikan melalui instagram. Sebagai pelaksana, yaitu tahap perencanaan dengan membuat rencana kegiatan, mengkoordinasikan berbagai pihak pada tahap pengimplementasian, serta melakukan evaluasi bersama provinsi, internal, dan seluruh kecamatan. Peneliti menyarankan untuk memperluas cakupan sosialisasi, mengembangkan upaya yang lebih bervariatif, dan mengintegrasikan IKD dalam layanan dokumen lainnya.
Efektivitas Layanan Administrasi Kependudukan Melalui Aplikasi Klampid (Kawin, Lahir, Mati, Pindah, Datang) di Kelurahan Kapasan Kecamatan Simokerto Kota Surabaya
Bermansyah, Limpad Dedy;
Meirinawati, Meirinawati
Publika Vol. 12 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/publika.v12n4.p1.079-1.090
Aplikasi Klampid merupakan inovasi layanan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Surabaya untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus keperluan administrasi kependudukan secara online. Untuk menunjang kemudahan masyarakat, pihak dinas menempatkan petugas khusus di setiap Kecamatan di Kota Surabaya salah satunya yaitu kecamatan Simokerto. Namun dalam pelaksanaannya, masih ditemukan kendala berupa rendahnya pemahaman masyarakat terhadap adanya aplikasi tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan Klampid dalam mengoptimalkan kemudahan administrasi kependudukan kelahiran dan kematian di Kelurahan Kapasan, Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun fokus penelitian ini menggunakan teori pengukuran efektivitas sistem informasi oleh DeLone dan McLean yang meliputi kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas pelayanan, penggunaan, kepuasan pengguna dan keuntungan bersih. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi yang kemudian dianalisis dengan analisis model interaktif menurut Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada indikator kualitas sistem sudah cukup efektif. Indikator kualitas informasi sudah efektif karena telah menunjukkan keterbaruan, kejelasan dan keakuratan inforamsi. Indikator kualitas pelayanan sudah efektif dimana dilihat dari kecepatan, kehandalan dan interaksi baik yang terjalin dari pemberi layanan. Begitu pula pada indikator penggunaan, aplikasi Klampid sudah sering dimanfaatkan untuk memberikan layanan kependudukan. Indikator kepuasan pengguna juga sudah efektif dimana pihak kelurahan, kecamatan dan masyarakat merasa puas dengan adanya aplikasi Klampid. Pada indikator keuntungan bersih dari adanya aplikasi Klampid juga telah dirasakan oleh pihak kelurahan maupun masyarakat luas. Kata Kunci: Aplikasi Klampid, Efektivitas, Pelayanan Publik.