cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung Induk Siti Walidah Jalan Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Surakarta 57162, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta
ISSN : 27212882     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta diterbitkan dalam rangka seminar tahunan yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 532 Documents
Seorang Wanita Berusia 64 Tahun dengan Kista Baker Sabrina Safira; Arif Budi Satria
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gaster
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Baker’s cyst merupakan lesi kistik yang paling sering di sekitar sendi lutut. Kista ini memberikan gambaran sebagai massa yang terdapat di posteromedial lutut. Baker’s cyst merupakan distensi abnormal berisi cairan dari bursa gastrocnemius-semimembranosus, yang biasanya meluas ke posterior diantara tendon medial head muskulus gastrocnemius dan muskulus semimembranosus dan mempunyai saluran hubungan dengan sendi lutut. Laporan kasus : seorang perempuan usia 64 tahun datang ke Poli Bedah RSUP Surakarta dengan keluhan terdapat benjolan pada belakang lutut kaki kanan sejak 4 tahun yang lalu. Tidak nyeri saat berjalan maupun beraktifitas, tetapi cukup mengganggu pergerakan. Pasien juga menceritakan adanya riwayat terbentur pada lutut kanan. Pada Inspeksi tampak benjolan ad regio poplitea dekstra, permukaan kulit berwarna kebiruan. Pada perabaan benjolan berbentuk bulat berbatas tegas ad regio poplitea dekstra, diameter 9 cm, dengan konsistensi lunak dan permukaan licin, tidak mobile. Rencana terapi yang dilakukan berupa eksisi pada benjolan di area poplitea dektra, setelah itu diberikan antibiotic dan analgesic. Kemuadian pasien dipulangkan dan diminta kontrol 1 minggu kemudian, Kesimpulan : Ketika cairan sendi berlebih akan terbentuk kantung berisi cairan dari kista Baker. Penyebabnya bisa karena trauma daerah lutut, infeksi synovial dan arthritis. Pembedahan dilakukan jika kista sudah terlalu besar atau kista menggangu pergerakan pasien.
Hipoglikemia pada Pasien dengan Riwayat Diabetes Melitus Valda Yulia Annisa; Andreas Sentot Suropati
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gaster
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus adalah penyakit gangguan metabolik yang ditandai oleh kenaikan glukosa darah akibat penurunan sekresi insulin oleh sel β pankreas dan atau resistensi insulin. Komplikasi akut diabetes melitus adalah hipoglikemia, suatu keadaan di mana konsentrasi glukosa serum <70 mg/dL. Hipoglikemia pada pasien diabetes melitus sering berkaitan dengan penggunaan obat anti diabetik sulfonilurea. Seorang wanita usia 48 tahun dilaporkan dengan badan lemas, pusing, mual, muntah, berat badan turun, memiliki riwayat diabetes melitus dengan pengobatan rutin sulfonilurea, kadar gula darah 61 mg/dL sehingga pasien didiagnosis dengan hipoglikemia dan diterapi dengan larutan dextrose. Terapi diberikan untuk mengembalikan level gula darah pasien ke rentang normal dengan cepat serta mengurangi injuri. Sulfonilurea bekerja dengan meningkatkan sekresi insulin dan tidak tergantung pada glukosa sehingga mengakibatkan kejadian hipoglikemia yang lebih tinggi. Risiko hipoglikemia akibat sulfonilurea dikaitkan dengan farmakokinetik dan waktu paruh. Hipoglikemia dapat berlangsung lama sehingga harus diawasi sampai seluruh obat dieksresi dan waktu kerja obat telah habis.
Seorang Wanita 57 Tahun dengan Sindrom WPW (Wolff Parkinson White): Laporan Kasus Celina Rizki Annisa
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gaster
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sindrom Wolff-Parkinson-White (WPW) adalah sindrom praeksitasi jantung bawaan yang timbul dari konduksi listrik jantung abnormal melalui jalur aksesori yang dapat mengakibatkan aritmia simtomatik dan mengancam jiwa. Temuan khas elektrokardiografi (EKG) dari pola WPW atau preeksitasi terdiri dari interval PR yang pendek dan QRS yang memanjang dengan slurring upstroke (gelombang delta) awal dengan adanya irama sinus. Gejala klinis takikardia seperti palpitasi, pusing episodik, presinkop, sinkop, atau bahkan henti jantung. Kami melaporkan kasus Sindrom WPW (Wolff Parkinson White), ada wanita dengan inisial Ny. S H berusia 57 tahun datang ke IGD RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo pada tanggal 08 April 2022 dengan keluhan dada berdebar-debar sejak pagi hari SMRS. Pasien juga mengeluhkan nyeri dada, sesak nafas, mual muntah dan nyeri ulu hati. Pada pemeriksaan thoraks ditemukan gambaran bronchitis dan Kardiomegali dengan elongation aorta. Dari EKG ditemukan adanya gambaran Sindrom WPW. Dari mulai anamnesis hingga pemeriksaan penunjang dapat disimpulkan pasien mengidap Sindrom WPW (Wolff Parkinson White).
Dengue Syok Sindrom pada Anak Perempuan Usia 14 Tahun: Laporan Kasus Nanda Arum Andyani; Isna Nurhayati
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gaster
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi virus dengue merupakan suatu penyakit demam akut yang disebabkan oleh virus genus Flavivirus family Flaviviridae, mempunyai 4 jenis serotipe yaitu DEN-1, DEN-2, DEN-3 dan DEN-4, melalui perantara nyamuk Aedes aegypti atau aedes albopictus. laporan kasus ini bertujuan melaporkan sebuah kasus anak usia 14 tahun dengan dengue syok sindrom. Pasien datang ke IGD RSUD Kab. Sukoharjo dengan keadaan lemas, demam hari ke 5 keluhan disertai batuk, pusing, lemas, nyeri perut dan mual muntah, bintik merah pada ekstremitas kanan kiri, nafsu makan dan minum menurun. Pemeriksaan tanda vital pasien yaitu tekanan darah 109/77 denyut nadi 135 kali/menit, respiratory rate 20 kali/menit, suhu tubuh 36,20C, dan saturasi oksigen 96%. Pemeriksaan fisik bibir terdapat kering dan pecah-pecah (+), Abdomen nyeri tekan (+), ascites (+), Ekstremitas petekie (+), sianosis (-). Pada kondisi pasien berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik dan penunjang pasien ini di diagnosis dengan Dengue Syok Sindrom. Pasien selanjutnya diobservasi di ruang dengan terapi O2 NK 2lpm; Infus Ringer Lactat guyur 1L lalu dilanjut 20 tpm makro. Pasien akhirnya dipulangkan karena sudah membaik setelah dirawat selama 6 hari dan keadaan stabil, dengan pemberian edukasi kepada ibu anak dan keluarga, serta kontrol rutin di Poli untuk mengevaluasi kondisi dan tumbuh kembang anak.
Laporan Kasus: Seorang Laki-Laki 30 Tahun dengan Demam Tifoid Eka Putri Widya Arsia Riadi; Mohamad Ananto Cahyoajibroto
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gaster
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam tifoid merupakan penyakit demam akut dan infeksius yang disebabkan oleh bakteri Salmonella enterica khususnya turunannya, yaitu Typhi, Paratyphi A, Paratyphi B dan Paratyphi C. Cara penularan bakteri ini melalui fecal dan oral yang masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi. Individu dengan demam tifoid membawa bakteri dalam aliran darah dan saluran usus. Gejalanya meliputi demam tinggi berkepanjangan, kelelahan, sakit kepala, mual, sakit perut, dan konstipasi atau diare. Pasien pada kasus ini mengeluhkan lemas dan demam naik turun yang berlangsung selama 8 hari. Pasien juga mengeluhkan nyeri kepala dan kedua mata perih, kaki dan tangan terasa pegal, mual dan muntah sebanyak <5 kali, dan BAB cair sebanyak 3 kali. Pemeriksaan serologi Salmonella typhi IgM dan IgG dinyatakan positif, pemeriksaan darah lengkap didapatkan trombositopenia dan limfositopenia. Hasil pemeriksaan USG abdomen menunjukkan hepatomegali dan sludge gall bladder serta pemeriksaan enzim transaminase didapatkan peningkatan SGOT. Pasien juga mengalami azotemia renal dimana terjadi peningkatan kadar kreatinin. Terapi yang diberikan pada pasien ini adalah terapi suportif berupa tirah baring dan menjaga asupan cairan, terapi simptomatik diberikan untuk mengurangi keluhan serta terapi definif berupa pemberian antibiotik lini kedua yaitu levofloxacin.
Diare Cair Akut dengan Dehidrasi Ringan Sedang Infrastuti Nariswari; Eva Musdalifah
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gaster
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diare merupakan salah satu masalah yang sering terjadi pada anak dan dapat menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas anak di negara berkembang. Diare akut adalah buang air besar uang terjadi pada bayi atau anak lebih dari 3 kali dalam 24 jam dengan perubahan konsitensi tinja menjadi cair dengan atau tanpa lendir dan darah yang berlangsung kurang dari satu minggu, sedangkan diare persisten atau kronik adalah diare yang berlangsung lebih dari 2 minggu. Anak dengan diare sangat rentan kehilangan banyak cairan dan beresiko mengalami dehidrasi. Laporan kasus ini bertujuan untuk melaporkan seorang anak perempuan yang berusia 4 tahun dengan keluhan diare yang berlangsung lebih dari 3 kali sehari dengan konsistensi cair dan didapatkan juga tanda-tanda dehidrasi. Berdasarkan dari anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang pasien didiagnosis dengan diare cair akut. Hari rawat ke tiga pasien diperbolehkan pulang dan mendapat obat pulang paracetamol tablet, L-Bio, dan zinc tablet.
Hubungan Personal Hygiene terhadap Kejadian Scabies di Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki Sukoharjo Tahun 2023 Fitriani Rahmah
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gaster
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Scabies merupakan urutan ketiga dari 12 penyakit kulit di Indonesia, prevalensi scabies di Indonesia bervariasi antara 4,60-12,95 persen. Pesantren sebagai tempat yang sering didapati higiene perorangan kurang memadai, tentu menjadi tempat yang sesuai untuk penularan penyakit skabies. Tujuan: Tujuan pada penelitian ini adalah untuk menjelaskan Hubungan Personal Hygiene Terhadap Kejadian Scabies pada Santriwati Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki Sukoharjo. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah santriwati Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki Sukoharjo sebanyak 100 orang. Perhitungan sampel menggunakan Rumus Slovin dimana berdasarkan perhitungannya mendapatkan 50 sampel. Data dianalisis secara univariat dan bivariat kemudian dianalisis dengan Spearman’s rho pada aplikasi SPSS. Hasil: Berdasarkan hasil uji analisis Spearman’s rho menunjukan ada hubungan perilaku personal hygiene dengan kejadian penyakit kulit scabies, dengan hasil p value - 0,001 dengan Nilai correlation coefficient sebesar -0,497. Kesimpulan: Sebagian besar penerapan personal hygiene santriwati di pondok pesantren Al-Mukmin Ngruki Sukoharjo kurang. Sebagian besar santri pernah atau sedang mengalami kejadian skabies di Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki. Terdapat hubungan yang signifikan antara penerapan personal Hygiene dengan kejadian skabies santri Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki Sukoharjo.
Demam Berdarah Dengue Derajat III pada Anak Laki-Laki 5 Tahun dengan Malnutrisi: Laporan Kasus Hasna Zahro Iftikhonsa; Elvia Maryani
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gaster
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi virus dengue yang ditularkan melalui perantara nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus yang dapat menyebabkan kondisi perembesan cairan ke ekstravaskuler atau disebut plasma leakage dan dapat terjadi syok hingga kematian. World Health Organization (WHO) melaporkan setiap tahunnya terdapat 50 juta kasus demam berdarah dengue (DBD) terjadi di seluruh dunia dengan 90% terjadi pada anak-anak dibawah usia 15 tahun. Kondisi malnutrisi berupa status gizi kurang dapat menjadi faktor yang mempengaruhi tingkat keparahan demam dengue akibat rendahnya imunitas selular menyebabkan memori imunologik dan respon imun yang belum sempurna berkembang. Laporan kasus ini bertujuan melaporkan sebuah kasus seorang anak laki-laki 5 tahun dengan keluhan demam hari ke 4 dengan kecurigaan mengarah DBD disertai status gizi kurang di RSUD Kabupaten Sukoharjo. Anamnesis, pemeriksaan fisik dan penunjang dilakukan, pasien mengeluhkan demam, vomitus, nafsu makan menurun, nyeri perut, tekanan darah 85/65 mmHg, denyut nadi 126 kali/menit, respiratory rate 25 kali/menit, suhu tubuh 35,90C, akral dingin, suara vesikuler paru kanan menurun, didapatkan trombositopeni, hemokonsentrasi >20%. Pasien mendapatkan perawatan dini dan mengalami perbaikan setelah mendapat resusitasi cairan secara adekuat.
Herpes Zoster pada Perempuan Usia 47 Tahun: Laporan Kasus Elly Ratnasari; Elsy Febriyani Yunita Sari; Sri Hastuti
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gaster
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Herpes zoster adalah penyakit virus yang disebabkan oleh reaktivasi virus varicella-zoster yang dorman di ganglia sensorik saraf kranial atau ganglia dorsal root setelah terinfeksi varicella sebelumnya. Herpes zoster terjadi di seluruh dunia yang tidak dipengaruhi oleh musim. Insidensi Herpes zoster bergantung pada usia dan berkisar antara 1,2 hingga 3,4 per 1000 orang per tahun di antara orang dewasa muda hingga 3,9 hingga 11,8 per 1000 orang per tahun pada pasien usia lanjut (>65 tahun). Faktor risiko dalam terjadinya herpes zoster adalah usia >50 tahun, imunosupresi, infeksi, dan tekanan mental. Dalam kasus ini dilaporkan seorang perempuan di poliklinik kulit dan kelamin Rumah Sakit Daerah Ir. Soekarno Sukoharjo, usia 47 tahun mengeluhkan bintil-bintil di area selangkangan dan paha pada sisi kanan. Bintil-bintil muncul sejak 3 hari sebelumnya. Keluhan disertai rasa gatal, panas, nyeri, demam dan mual. Keluhan memberat ketika beraktivitas maupun bersentuhan dengan pakaian. Dari pemeriksaan status dermatologis didapatkan ujud kelainan kulit berupa vesikel multiple diskret, sebagian bergerombol dengan dasar eritema, ukuran miliar, bentuk herpetiformis, batas tegas, tersebar unilateral disertai erosi dengan dasar krusta. Diagnosis pada kasus ini adalah herpes zoster. Maka dari kasus klinis yang kami temukan, kami tertarik untuk membahas kasus ini beserta kriteria diagnosis dan tatalaksananya.
Seorang Perempuan Usia 63 Tahun dengan Hipoglikemia, Diabetus Melitus, Hipertensi Grade II: Laporan Kasus Eva Yulyasti; N Nurhayani
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gaster
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipoglikemia merupakan suatu keadaan penurunan konsentrasi glukosa serum dengan atau tanpa adanya gejala sistem autonom dan neuroglikopenia. Prevalensi penderita yang mengalami hipoglikemia di Indonesia belum diketahui secara pasti, akan tetapi berdasarkan hasil studi Health Maintenance Organization (HMO) menyatakan bahwa kejadian hipoglikemia sejalan dengan peningkatan prevalensi diabetes. Laporan Kasus : seorang perempuan usia 63 tahun dengan penurunan kesadaran. Pasien mengalami penurunan kesadaran setelah di injeksi insulin novorapid 18 IU pada sore hari dengan GDS 28 mg/dl. Pasien memiliki riwayat penyakit diabetes mellitus sejak kurang lebih 3 tahun, dan saat ini rutin pengobatan dengan insulin novorapid 16 iu 3 kali sehari. Pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran : E2V2M3, tekanan darah : 158/116 mmHg, nadi : 81 x/menit, pernafasan : 27 x/menit, suhu : 35,60C, Saturasi oksigen : 93% free air. Setelah diberikan infus infus D10% dan D40% 20 tpm mikro, pasien mengalami perbaikan kesadaran dan kadar gula kembali normal.kesimpulan : Hipoglikemia ditandai dengan menurunnya kadar glukosa darah <70 mg/dl (<4,0 mmol/L) dengan atau adanya whipple’s triad, yaitu terdapat gejala-gejala hipoglikemia, seperti kadar glukosa darah yang rendah, gejala berkurang dengan pengobatan.