cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung Induk Siti Walidah Jalan Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Surakarta 57162, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta
ISSN : 27212882     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta diterbitkan dalam rangka seminar tahunan yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 532 Documents
Tinjauan Aspek Klinis Leptospirosis Lupma Miftah Ul Izza Aziz1; Andreas Sentot Suropati
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gaster
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Leptospirosis adalah suatu penyakit akibat infeksi dari bakteri Leptospira. Penyakit ini dapat menyerang manusia dan hewan seperti anjing, kucing dan babi. Leptospirosis sering ditemukan pada wilayah tropis dan subtropis terutama pada musim penghujan. Dilaporkan pada tahun 2019, sebanyak 920 kasus leptospirosis terjadi di Indonesia dan terdapat 122 kasus kematian. Gejala yang ditimbulkan cukup bervariasi, seperti nyeri pada kepala, nyeri otot betis, nyeri otot paha, demam hingga terjadinya perdarahan subkonjungtiva pada kedua mata penderita, hepatomegali serta ikterik. Pemeriksaan penunjang leptospirosis dapat dilakukan dengan Microscopic Agglutination test, Poly Chain Reaction, dan Rapid Diagnostic Test. Terapi yang dapat diberikan berupa terapi antibiotik dan terapi suportif. Apabila leptospirosis tidak ditangani dengan segera, akan menimbulkan komplikasi yaitu syok, perdarahan masif, dan Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS) yang merupakan penyebab utama kematian pada leptospirosis. Prognosis pada leptospirosis umumnya baik dan dapat sembuh secara total. Namun beberapa pemulihan pasien dapat berlangsung berbulan-bulan hingga bertahun-tahun. Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran aspek klinis mengenai penyakit leptospirosis pada manusia. Pencegahan leptospirosis perlu dilakukan secara dini agar tidak menimbulkan komplikasi hingga kematian.
Pengaruh Pemberian Carioca Exercise terhadap Kelincahan Pemain Sepak Bola Bima Infaqur Riezky; Anita Faradilla Rahim; Bayu Prastowo
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gaster
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sepak bola adalah permainan olahraga yang menggunakan kontak fisik. Permainan sepak bola dituntut untuk memiliki teknik dasar dan kondisi fisik yang baik. Tanpa kondisi fisik yang baik maka teknik dasar pemain juga sulit untuk memiliki permainan yang maksimal. Selain itu komponen dari kondisi fisik pemain salah satunya adalah kelincahan. Kelincahan merupakan salah satu unsur yang dapat ditingkatkan. Latihan untuk meningkatkan kelincahan adalah Carioca Exercise. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian Carioca Exercise terhadap kelincahan pemain sepak bola. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah quasi eksperimental. Jumlah populasi yang terdapat pada penelitian ini sebanyak dan sampel pada penelitian ini 26 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Uji Paired Samples Test dengan has rata-rata nilai kelincahan sebelum diberikan carioca exercise adalah 19,5. Rata-rata nilai kelincahan sesudah diberikan intervensi carioca exercise yaitu adalah 16,2. Hasil pengujian didapatkan hasil pvalue 0,000 yang lebih kecil dari nilai 0,05 hal ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan pengaruh sebelum dan sesudah diberikan carioca exercise. Jadi dapat disimpulkan bahwa H1 diterima terdapat adanya perbedaan pengaruh carioca exercise terhadap peningkatan nilai kelincahan dan 0,000 <0,05 menyebabkan H0 ditolak. Berdasarkan hasil, carioca exercise terdapat peningkatan kelincahan pada pemain sepak bola.
Penatalaksaan Program Fisioterapi pada Pasca Operasi Ligamen Medial Patellofemoral Kiri: Studi Kasus Hairuniza Panggabean; Monalisa Meidania; Suryo Saputra Perdana
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gaster
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Medial Patellofemoral Ligament (MPFL) adalah struktur jaringan lunak yang paling sering cedera setelah dislokasi patela lateral, yang telah terjadi pada lebih dari 90% individu yang mengalami dislokasi patela akut. Salah satu struktur yang membantu menjaga stabilitas patela adalah Medial Patellofemoral Ligament. Tujuan: Peneliti bertujuan untuk mengetahui efektivitas terapi latihan pada kasus Post Op Medial Patellofemoral Ligament Repair Sinistra Metode: Peneliti menggunakan metode penelitian berupa studi kasus (case study) yang dilakukan pada bulan Desember 2022 dengan memberikan intervensi fisioterapi dalam 3 kali pertemuan fisioterapi memberikan intervensi berupa Kompres Es, Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS), Terapi Latihan (Isometric Exercise, ROM Exercise dan Strengthening Exercise) untuk mengurangi nyeri, menambah lingkup gerak sendi, meningkatkan kekuatan otot, meningkatkan stabilitas sendi, dan mengoptimalkan kemampuan fungsional. Hasil: : Hasil yang didapat setelah diberikan intervensi fisioterapi, didapatkan adanya penurunan nyeri, peningkatan Lingkup Gerak Sendi, terjadi perubahan massa otot yang diukur dengan antropometri, belum terjadi perubahan kekuatan otot MMT, serta peningkatan kemampuan fungsional. Kesimpulan: Dibandingkan dengan latihan tradisional, terapi latihan aktif setelah operasi Medial Patellofemoral Ligament (MPFL) bermanfaat untuk pemulihan awal fungsi sendi lutut dan pengurangan atrofi otot.
Laki-Laki 66 Tahun dengan Cholecistitis Disertai Kolik Abdomen: Laporan Kasus Febriani Aldila Safitri; Y.M. Agung Prihatiyanto
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gaster
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radang kandung empedu (kolesistitis akut) merupakan reaksi inflamasi akut dinding kandung empedu yang disertai dengan keluhan yang agak khas yaitu kolik abdomen disebelah kanan atas epigastrium dan nyeri tekan disertai kenaikan suhu tubuh. Kadang-kadang rasa sakit menjalar ke pundak atau skapula kanan dan dapat berlangsung sampai 60 menit tanpa reda. Insiden kolesistitis meningkat seiring bertambahnya usia. Insiden kolesistitis di Indonesia relatif lebih rendah di bandingkan negara-negara barat. Penyakit ini lebih sering terjadi pada wanita, gemuk dan angka kejadiannya meningkat pada usia diatas 40 tahun, tetapi studi lain mengatakan tidak sesuai untuk pasien-pasien di negara Indonesia. Laporan kasus ini bertujuan melaporkan sebuah kasus seorang laki-laki usia 66 tahun dengan kolesistitis disertai kolik abdomen di RSUD Kabupaten Karanganyar. Pasien datang dengan keluhan nyeri perut kanan atas yang semakin memberat sejak 2 hari sebelum masuk rumah sakit. Keluhan dirasakan seperti diremas-remas, perut kencang, keluar keringat dingin, mual dan badan terasa lemas. Pasien mengaku sering makan makanan berlemak dan bersantan. Hasil pemeriksaan fisik ditemukan sclera sedikit ikterik, palpasi abdomen didapatkan nyeri tekan hipokondriaka dextra (+) , murphy sign (+) . Pemeriksaan USG abdomen didapatkan gambaran Kolesistitis.
Seorang Laki-Laki Usia 39 Tahun dengan Ketoasidosis Diabetikum (KAD), Post Covid-19 Novana Hasri Nur Fahriya; N Nurhayani
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gaster
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketoasidosis diabetik (KAD) adalah komplikasi kegawatdaruratan akibat diabetes melitus (DM) tidak terkontrol. Kondisi ini ditandai dengan hiperglikemia, dehidrasi, ketoasidosis, dan adanya ketonuria. KAD paling sering terjadi pada diabetes melitus tipe 1, namun juga dapat terjadi pada diabetes melitus tipe 2 dan diabetes gestasional. KAD berpotensi mengancam nyawa dan memerlukan diagnosis dan tatalaksana yang cepat. Tingkat mortalitas pada KAD bervariasi, di India tingkat mortalitas mencapai 30%. Pada laporan kasus ini pasien seorang laki-laki usia 39 tahun menunjukkan gejala hiperglikemia yang mengarah ke kondisi KAD (ketoasidosis diabetikum) mengeluhkan lemas, sesak pada saat masuk rumah sakit disertai mual dan muntah 1 hari sebelum masuk rumah sakit, pasien memiliki riwayat DM dengan pengobatan insulin selama 3 tahun. Tujuan dari tatalaksana adalah untuk mengoreksi dehidrasi, koreksi asidosis dan kondisi ketosis, secara bertahap memperbaiki kondisi hiperosmolar dan konsentrasi glukosa darah mendekati normal, mengawasi komplikasi dari KAD serta akibat pengobatannya. Prognosis pasien secara umum memburuk pada usia tua dan dengan adanya koma dan hipotensi.
PPOK Eksaserbasi Akut dengan Pneumonia: Laporan Kasus Umi Zahidah Mardlotillah; Andra Cahya Wulandari Djohar; Dinda Putri Dwi Agustin; Prihatin Puji Astuti; Sinta Septya Candra Puspita Sari
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gaster
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) adalah penyakit paru yang dapat dicegah dan diobati, ditandai dengan terbatasnya aliran udara persisten dan umumnya progresif, yang terkait dengan respons peradangan kronis yang berlebihan pada saluran nafas dan parenkim paru akibat gas atau partikel berbahaya. Karakteristik resistensi aliran udara pada PPOK disebabkan oleh kombinasi antara obstruksi saluran napas dan kerusakan parenkim yang bervariasi pada setiap individu, karena peradangan kronis yang menyebabkan hilangnya alveoli dan hubungan antara saluran napas kecil serta penurunan elastisitas pengembangan paru. Pneumonia pada pasien PPOK adalah salah satu infeksi yang paling umum. Pneumonia ditandai dengan adanya infiltrat pada gambaran radiologi dada disertai penyakit akut yang terkait dengan satu atau lebih tanda dan gejala, seperti batuk dengan atau tanpa dahak, nyeri dada pleuritik, dispnea, demam atau hipotermia, perubahan suara nafas pada auskultasi dan leukositosis. Pada kasus ini, kami melaporkan seorang pasien pria berusia 75 tahun dengan keluhan sesak nafas, demam, dan batuk yang didiagnosis sebagai PPOK eksaserbasi akut dengan pneumonia. Pasien mendapatkan berbagai terapi saat dirawat di rumah sakit dan memberikan respon klinis yang baik.
Demam Berdarah Dengue dan Gastroenteritis dan pada Anak Siti Nurawaliah; Eva Musdalifah
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gaster
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Infeksi virus dengue merupakan salah satu penyakit yang ditularkan malalui vektor nyamuk (”mosquito borne disease”). World Health Organization memperkirakan lebih dari 2,5 milyar penduduk berisiko menderita infeksi dengue, dengan 90% penderitanya adalah anak-anak dibawah usia 15 tahun. Demam berdarah dengue merupakan penyakit demam akibat virus dengue yang berat dan sering kali fatal, sehingga diperlukan penanganan cepat dan tepat. Laporan Kasus :Pasien usia 7 tahun datang dengan gejala demam mendadak, diare tanpa darah dan lendir, disertai muntah. disertai nafsu makan, minum menurun dan lemas. Pemeriksaan fisik dalam batas normal, tidak ditemukan adanya nyei tekan pada abdomen, acites, ptekie maupun epistaksis. Hasil pemeriksaan darah rutin menunjukkan adanya trombositopenia dan rising hematocrit 21%. Diagnosis gastroenteritis dan demam berdarah dengue ditegakkan berdasarkan anamnesis pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang, dan dilanjutkan tatalaksana diberikan terapi cairan RL 126 cc/jam dan terapi simtomatik.
Hubungan Lama Pembelajaran Online dan Intensitas Penggunaan Internet dengan Tingkat Adiksi Internet Sinta Septya Candra Puspita Sari; Erna Herawati
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gaster
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19) menuntut perguruan tinggi untuk melakukan pembelajaran secara daring. Pembelajaran daring membuat mahasiswa lebih sering berinteraksi dengan gadget sera meningkatkan intensitas penggunaan internet. Hal tersebut dapat menimbulkan adanya adiksi/ kecanduan internet yang dapat memberikan dampak positif dan atau negatif. Untuk menganalisis adanya hubungan antara pembelajaran daring dan intensitas penggunaan internet terhadap adiksi internet pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta Angkatan 2019 dan 2020. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Cross Sectional dilakukan pada bulan Juli 2021. Sebanyak 187 reponden dari yang mengikuti penelitian ini dan diambil menggunakan teknik total sampling. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan google form. Data dianalisis menggunakan chi square dilanjutkan dengan regresi logistik. Hasil uji chi square didapatkan pembelajaran daring p = 0,000 dan OR = 4,963 dan intensitas penggunaan internet p = 0,000 dan OR = 92. Hasil uji regresi logistik nilai p untuk pembelajaran daring dan intensitas penggunaan internet didapatkan 0,035 dan 0,001 serta nilai R2 sebesar 76,4%. Pembelajaran daring dan intesitas penggunaan internet berpengaru terhadap adiksi/ kecanduan internet sebesar 76,4%, sedang sisanya (23,6%) dipengaruhi oleh variabel lain.
Seorang Laki-Laki Berusia 33 Tahun dengan Fraktur Tertutup Vertebra Lumbal 1 Tipe Burst Rizki Oktabiriya; Bambang Purwadi
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gaster
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fraktur remuk (burst fractures) adalah fraktur yang terjadi ketika ada penekanan corpus vertebralis secara langsung sehingga tulang menjadi hancur menjadi fragmen tulang yang berpotensi masuk ke kanalis spinalis. Fraktur burst terjadi akibat trauma signifikan yang menekan tulang. Laporan kasus ini menjelaskan tentang fraktur burst pada pasien laki-laki usia 33 tahun yang datang ke IGD dengan keluhan utama nyeri pada punggung belakang sejak ± 30 menit yang lalu setelah jatuh terduduk dan tertimpa pohon. Tatalaksana yang diberikan pada pasien ini adalah tindakan imobilisasi, bed rest, dan mendapatkan terapi medikamentosa yaitu cairan infus RL 20 tpm, injeksi dexketoprofen 50 mg, infus paracetamol 100 mg, dan injeksi pantoprazole sodium 40 mg dengan rute intravena. Kasus ini unik karena beberapa alasan yaitu pasien mengalami perbaikan setelah 12 jam dari onset fraktur walaupun tidak diterapi sesuai rekomendasi. Apabila sesuai rekomendasi pasien yang mengalami fraktur burst tidak stabil seharusnya mendapatkan terapi operatif. Hal tersebut dikarenakan rumah sakit kami adalah rumah sakit umum daerah. Selain itu pasien mengalami spinal shock yang tidak mendapatkan injeksi steroid dosis tinggi pada penanganan pertama.
Wanita 62 Tahun dengan Stroke Infark Kardioemboli dan Edema Serebri Maharotullaili Nur Azizah; Erupsiana Fitri Indrihapsari
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gaster
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke merupakan kondisi ditemukannya tanda-tanda klinis yang berkembang dengan cepat yaitu defisit neurologi fokal atau global yang terjadi dan semakin berat dalam 24 jam atau lebih serta mampu mengakibatkan kematian tanpa penyebab lain yang jelas selain vaskular. Stroke infark merupakan penyebab kematian terbesar kedua karena hilangya fungsi neurologis mendadak akibat gangguan fokal atau global pada aliran darah otak. Edema serebri adalah pembengkakan otak yang terjadi secara fokal atau difus karena akumulasi cairan dalam ruang intraseluler atau ekstraseluler otak yang meningkatkan tekanan kranial sehingga mendesak otak dan mengakibatkan fungsi yang tidak sesuai. Kami melaporkan pasien dengan stroke infark kardioemboli dan edema serebri dibuktikan dengan riwayat stroke, hipertensi, diabetes mellitus, pemeriksaan fisik berupa penurunan kesadaran, lateralisasi ke kiri, reflek babinski positif pada kedua kaki, parese nervus VII dekstra, nervus IX sinistra, dan nervus XII sinistra, serta pemeriksaan penunjang yang menunjukkan gula darah sewaktu yang meningkat dan CT-scan tampak infark lobus occipital sinistra dan capsula interna dextra serta atropi cerebri.