cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung Induk Siti Walidah Jalan Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Surakarta 57162, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta
ISSN : 27212882     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta diterbitkan dalam rangka seminar tahunan yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 532 Documents
Seorang Laki-Laki 17 Tahun dengan Ileus Obstruktif: Laporan Kasus Nabilla Munanda Putri; Heru Iskandar
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2022: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Synaps
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ileus obstruksi adalah suatu kegawatan di bedah digestive yang terjadi adanya gangguan aliran isi usus yang tidak dapat melewati saluran gastrointestinal. Laporan kasus ini melaporkan sebuah kasus seorang anak laki laki 17 tahun dibawa ke RSUD dr. Harjono Ponorogo dengan keluhan tidak bisa buang angin kurang lebih 4 hari, keluhan lain berupa tidak bisa buang air besar dan memiliki riwayat operasi appendicitis 1 tahun yang lalu. Keadaan umum pasien compos mentis, tekanan darah 110/70mmHg, nadi 80kali/menit, frekuensi nafas 20kali/menit, suhu 36°C dengan SpO2 98%. Pemeriksaan lokalis abdomen didapatkan distensi abdomen, luka bekas operasi, darm steifung, darm contour, borborigmi, metallic sound, hipertimpani. Pada ultrasonografi didapatkan tampak dilatasi usus dengan peristaltic meningkat dan cairan bebas pada cavum abdomen. Pada foto polos abdomen menunjukkan gambaran air fluid level, dinding usus distensi dengan herring bone appearance yang mengarah pada ileus obstruktif. Pada kasus ini dilakukan tindakan laparotomy eksploratif. Penyakit ileus obstruktif dapat menjadi penumpukan cairan serta gas, adanya distensi menyebabkan pembuluh darah tertekan dan menyebabkan airan darah berkurang (iskemik), hingga terjadi perforasi.
Seorang Wanita 72 Tahun dengan Gangguan Skizoafektif Tipe Manik Woro Puspita Gati; Agung Priatmaja
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2022: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Synaps
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan skizoafektif adalah gangguan kejiwaan yang ditandai dengan adanya kompleks skizofrenia secara simultan dan gangguan mood yang jelas. Setidaknya satu dari gejala khas skizofrenia harus ada dalam episode yang sama. Dilaporkan seorang perempuan berusia 72 tahun dibawa ke RSJD Surakarta dikarenakan pasien mengamuk dan merusak barang di pasar. Pemeriksaan status mental didapatkan pembicaraannya Logorrhea dan artikulasi yang kadang kurang jelas, mood elasi, afek luas. Terdapat halusinasi visual dan taktil, arus pikir flight of idea, isi pikir misidentifikasi. Orientasi orang dan tempat terganggu, daya ingat jangka panjang dan kemampuan visuospasial terganggu, perhatian mudah teralih, penilaian realita terganggu dan pasien tidak mampu mengartikan peribahasa sederhana. Pada pemeriksaan status interna didapatkan dalam batas normal. Pasien ini menerima setidaknya satu terapi yang mencakup pengembangan keterampilan sosial dan rehabilitasi kognitif saat menerima terapi obat yaitu farmakoterapi pasien diberikan Quetiapin furamat 1x400 mg dipertimbangkan peningkatan dosis berdasarkan tanda dan gejala yang ditemukan, Trihexyphenidil 2x1 mg bila terjadi efek samping EPS, Chlorpromazine tablet 100 mg 2x1, Asam Valproat 1 x 500 mg.
Seorang Perempuan 54 Tahun dengan Carpal Tunnel Syndrom Sinistra dan De Quervain Syndrome Wiza Sarlia Ruspita; Titian Rakhma
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2022: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Synaps
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Carpal tunnel syndrome adalah gangguan umum dengan gejala yang melibatkan nervus medianus. CTS lebih sering mengenai wanita daripada pria dengan usia berkisar 25–64 tahun. Hal ini dikarenakan perempuan memiliki terowongan karpal yang lebih kecil dibandingkan laki-laki. Sindrom De Quervain adalah suatu bentuk peradangan disertai nyeri dari selaput tendon yang berada di sarung sinovial yang menyelubungi otot extensor pollicis brevis dan otot abductor pollicis longus. Prevelensi tertinggi terjadi pada usia 30-55 tahun dan lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pada pria, yaitu 8:1. Seorang wanita berusia 54 tahun mengeluhkan tangan kiri terasa kesemutan dan tebal terutama pada ibu jari, jari telunjuk, jari tengah dan pinggir jari keempat yang dirasakan sejak 3 tahun yang lalu, keluhan ini muncul secara terus menerus. Sejak 2 bulan yang lalu pasien juga mengeluhkan muncul benjolan pada pergelangan tangan yang muncul secara tiba-tiba disertai dengan rasa nyeri dan ditusuk-tusuk. Hasil pemeriksaan fisik didapatkan phalen test, rheverse phalen test, tinel’s test, wrist extention test, flick’s sign, dan finkelstein test (+). Pasien mendapatkan tatalaksana medikamentosa yaitu Gabapentin 2x 300 mg, Metilprednisolon 2x4 mg, Na Diclofenac 2x50 mg dan Mecobalamin 2x500 mg. Kami tertarik membahas kasus ini karena banyaknya kasus nyeri tangan pada ibu rumah tangga.
Hubungan Aktivitas Fisik dan Tingkat Stres terhadap Kualitas Tidur pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta Selama Pandemi Covid-19 Ady Siswanto; Nida Faradisa; Nining Lestari; Sri Wahyu Basuki
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2022: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Synaps
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit coronavirus 2019 merupakan penyakit yang sedang menyerang di indonesia dan seluruh dunia, tentunya memberikan banyak dampak negatif bagi masyarakat terutama untuk mahasiswa. Dampak negatif dari adanya penyakit ini dapat berupa aktivitas fisik yang terganggu dan mengalami stres. Menurut hasil penelitian bahwa stres yang dirasakan dan kurang olahraga berdampak negatif pada kualitas tidur selama pandemi COVID-19. Penelitian ini menganalisis hubungan aktivitas fisik dan tingkat stres terhadap kualitas tidur Mahasiswa Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta selama pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional dan dilakukan pada bulan Desember 2020 di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta. Besar subjek penelitian adalah 81 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner IPAQ, DASS-42, dan PSQI. Data dianalisis bivariat menggunakan uji chi square. Analisis multivariat R=(67,4%) menggunakan uji regresi logistik. Aktivitas fisik menunjukkan nilai p = 0,040 (p<0,05) dimana nilai OR sebesar 2,431. Tingkatan stres menunjukkan nilai p = 0,000 (p<0,05) dimana nilai OR sebesar 3,634. Terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisk dan tingkat stres terhadap kualitas tidur, namun tingkat stres mempunyai kekuatan hubungan yang lebih besar terhadap kualitas tidur sebanyak 3,634 kali dibandingkan dengan aktivitas fisik buruk yang hanya 2,431kali.
Rhinitis Vasomotor Alergi pada Perempuan Usia 50 Tahun : Laporan Kasus Hanggana Sekar Rini; Sri Hening Rahayu
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2022: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Synaps
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seorang wanita usia 50 tahun dengan diagnosis rhinitis vasomotor merupakan suatu keadaan idiopatik yang didiagnosis tanpa adanya infeksi, alergi, eosinofilia, perubahan hormonal, dan pajanan obat. Patofisiologi dari rhinitis vasomotor seperti neurogenik (disfungsi sistem otonom), berupa bertambahnya aktivitas system parasimpatis, neuropeptide, kenaikan nitride oksida dan trauma juga berpengaruh terhadap rhinitis vasomotor. Rhinitis aleri merupakan penyakit inflamasi yang disebabkan oleh reaksi alergi pada pasien atopi yang sebelumnya sudah tersensitisasi dengan allergen yang sama serta dilepaskannya suatu mediator kimia ketika terjadi paparan ulangan allergen spesifik tersebut. Wanita usia 50 tahun, mengeluhkan. hidung tersumbat dirasakan sudah sejak 2 tahun yang lalu bersifat hilang timbul. Hidung tersumbat memberat pada saat pagi hari ketika suhu dingin dan memperingan disaat hari mulai siang. Hidung tersumbat bergantian kanan,kiri dan tidak menetap. Berdasarkan pemeriksaan fisik didapatkan konkha : Hipertrofi concha inferior(-/-) , livid (+/+), septum : deviasi (-/-), discharge : (+/+), polip : (-/-), sinus paranasal : nyeri tekan Sinus (-/-) dan Fenomena palatum mole : +. Berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik didapatkan diagnosis pada kasus ini adalah rhinitis vasomotor alergi. Maka dari kasus klinis yang kami temukan, kami tertarik untuk membahas kasus ini beserta kriteria diagnosis dan tatalaksananya.
Seorang Anak Perempuan Berusia 10 Tahun dengan Demam Dengue: Laporan Kasus Anindya Atiqah Ristanti; Eva Musdalifah
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2022: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Synaps
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam Dengue (DD) merupakan penyakit disebabkan infeksi virus dengue yang ditularkan melalui gigigtan vektor nyamuk “mosquito borne disease”. World Health Organization (WHO) memperkirakan lebih dari 2,5 milyar penduduk berisiko menderita infeksi dengue. Setiap tahunnya dilaporkan 100 juta kasus demam dengue dan setengah juta kasus demam berdarah dengue (DBD) terjadi di seluruh dunia dengan 90% terjadi pada anak-anak dibawah usia 15 tahun. DBD sering kali fatal hingga terjadi syok dan kematian. DBD dan DD dibedakan berdasarkan adanya tanda kebocoran plasma. Laporan kasus ini bertujuan melaporkan sebuah kasus seorang anak perempuan usia 10 tahun dengan demam hari ke-4 et causa DD dengan diagnosis banding DBD di RSUD Kabupaten Sukoharjo. Anamnesis, pemeriksaan fisik dan penunjang dilakukan, pasien mengeluhkan demam, vomitus, nafsu makan menurun, tidak ada mimisan maupun gusi berdarah, tekanan darah 112/80 mmHg, denyut nadi 120 kali/menit, respiratory rate 22 kali/menit, suhu tubuh 38.50C, akral hangat, tidak didapatkan tanda dehidrasi, syok, plasma leakage, dan perdarahan, didapatkan trombositopeni, leukopeni IgG (+), IgM (+). Pada hari perawatan ke-4 di Rumah Sakit (RS) kondisi pasien membaik dengan diagnosis pulang DD dan diberikan obat pulang curcuma tablet.
Seorang Pria 78 Tahun dengan Anemia Hipokromik-Mikrositik karena Infeksi Cacing di RSUD Dr.Sayidiman Magetan Muhammad Dharma Prayogi; Mohamad Ananto
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2022: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Synaps
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia secara umum didefinisikan sebagai penurunan jumlah massa eritrosit (red cell mass) sehingga tidak dapat memneuhi fungsinya untuk membawa oksigen dalam jumlah yang cukupp ke jaringan perifer (penurunan oxygen carrying capacity). Anemia bukanlah suatu kesatuan penyakit tersendiri (disease entity), tetapi merupakan gejala berbagai macam penyakit dasar (underlying disease). Anemia ringan hingga sedang mungkin tidak menimbulkan gejala objektif, namun berlanjut kekeadaan anemia berat dengan gejala-gejala keletihan, takipneu, nafas pendek saat beraktivitas, takikardia, dilatasi jantung, dan gagal jantung (Amalia & Tjiptaningrum, 2016). Kelainan tersebut merupakan penyebab disabilitas kronik yang berdampak besar terhadap kondisi Kesehatan, ekonomi, dan kesejahteraan sosial. Prevalensi anemia dunia menurut WHO masih berkisar 40-88%. Prevalensi anemia nasional menurut publikasi Riset Kesehatan dasar (RISKESDAS) tahun 2008 adalah 11,3%. Penyebab anemia bervariasi berdasarkan umur, jenis kelamin, dan sosial ekonomi. Seperti haid yang berlebihan, perdarahan gastrointestinal. Berdasarkan klasifikasi secara morfologis anemia dibedakan atas makrositik, mikrositik, normositik. Sedangkan anemia defisiensi zat besi yaitu kekurangan zat besi dalam tubuh disebabkan antara lain kebutuhan yang meningkat, menstruasi, kecacingan yang juga mempengaruhi pemasukan (intake), pencernaan (digestif), penyerapan (absorbs), dan metabolisme makanan. Selain itu infeksi cacing dapat menimbulkan kekurangan gizi berupa kalori dan protein, serta kehilangan darah yang berakibat menurunnya daya tahan tubuh dan menimbulkan gangguan tumbuh kembang anak (Kristinawati & Jiwantoro 2020).
Seorang Laki-Laki 35 Tahun dengan Infark Serebelar Eileen Euides; Wijoyo Halim
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2022: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Synaps
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke merupakan penyebab terbesar kematian dan disabilitas dunia. Saat ini terdapat peningkatan insiden stroke pada usia dewasa muda. Penyebab stroke infark pada usia muda lebih heterogen dibanding dengan pasien yang lebih tua. Gejala awal dari infark serebelar dapat saja tidak spesifik seperti nyeri kepala, pusing, mual, muntah dan vertigo; >50% stroke serebelar datang dengan mual dan muntah, 75% datang dengan gejala pusing 26% datang dengan letargi, serta 3% datang dengan koma. Kami melaporkan sebuah kasus, seorang laki-laki berumur 35 tahun datang ke IGD dengan somnolen disertai keluhan muntah, vertigo, nyeri kepala, pusing, nistagmus yang dialami sejak 3 jam sebelumnya. Setelah 2 hari dirawat inap, kondisi pasien memburuk tekanan darah makin meningkat kemudian dipindahkan ke ruangan ICU. Dilakukan CT Scan kepala ditemukan infark serebelar dextra disertai hidrocephalus obstruktif, subarachnoid hematoma. Kasus ini memperlihatkan kesulitan membedakan infark serebelar dengan bentuk benigna vertigo lainnya saat datang ke IGD. Bagaimanapun penanganan cepat dan akurat akhirnya memberikan prognosis yang baik pada pasien.
Laki-Laki Usia 47 Tahun dengan Hepatoma Et Causa Hepatitis B Kronis: Laporan Kasus Sagita Elsha Vony; Musrifah Budi Utami
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gaster
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karsinoma hepatoseluler atau hepatoma adalah keganasan pada hepatosit dimana stem sel dari hati berkembang menjadi massa maligna yang dipicu oleh adanya proses fibrotik maupun proses kronik dari hati (cirrhosis). Massa tumor ini berkembang di dalam hepar, di permukaan hepar maupun ekstrahepatik seperti pada metastase yang jauh. Laporan kasus ini menggambarkan seorang laki-laki 47 tahun dengan keluhan perut membesar, keluhan sudah dirasakan sejak 2 bulan terakhir, perut terasa penuh sehingga saat makan porsi sedikit sudah terasa kenyang. Perut yang terasa penuh dan membesar membuat pasien kadang merasa sesak yang bersifat hilang timbul dan tidak dipengaruhi aktivitas, serta mengeluhkan buang air kecil dalam jumlah yang sedikit dan berwarna seperti teh. Pemeriksaan imunologi didapatkan HbsAg reaktif. Pemeriksaan USG didapatkan hepatomegaly disertai multiple lesisolid membulat batas tepi sebagian irregular, non-uniform pada lobus kanan hepar curiga nodul metastasis DD massa hepar dengan multiple satelit nodul. Pada laporan kasus ini mengarah pada diagnosis hepatoma et causa hepatitis B kronis.
Pengaruh Pemberian Carioca Exercise terhadap Kelincahan Pemain Sepak Bola Bima Infaqur Riezky; Anita Faradilla Rahim; Bayu Prastowo
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gaster
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sepak bola adalah permainan olahraga yang menggunakan kontak fisik. Permainan sepak bola dituntut untuk memiliki teknik dasar dan kondisi fisik yang baik. Tanpa kondisi fisik yang baik maka teknik dasar pemain juga sulit untuk memiliki permainan yang maksimal. Selain itu komponen dari kondisi fisik pemain salah satunya adalah kelincahan. Kelincahan merupakan salah satu unsur yang dapat ditingkatkan. Latihan untuk meningkatkan kelincahan adalah Carioca Exercise. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian Carioca Exercise terhadap kelincahan pemain sepak bola. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah quasi eksperimental. Jumlah populasi yang terdapat pada penelitian ini sebanyak dan sampel pada penelitian ini 26 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Uji Paired Samples Test dengan has rata-rata nilai kelincahan sebelum diberikan carioca exercise adalah 19,5. Rata-rata nilai kelincahan sesudah diberikan intervensi carioca exercise yaitu adalah 16,2. Hasil pengujian didapatkan hasil pvalue 0,000 yang lebih kecil dari nilai 0,05 hal ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan pengaruh sebelum dan sesudah diberikan carioca exercise. Jadi dapat disimpulkan bahwa H1 diterima terdapat adanya perbedaan pengaruh carioca exercise terhadap peningkatan nilai kelincahan dan 0,000 <0,05 menyebabkan H0 ditolak. Berdasarkan hasil, carioca exercise terdapat peningkatan kelincahan pada pemain sepak bola.