cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Paradigma
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 337 Documents
KEKERASAN PEKERJA PEREMPUAN (ANALISIS KEKERASAN YANG DIALAMI IBU RUMAH TANGGA PENGRAJIN HIASAN SOUVENIR DI SURABAYA) VIRGIANANDA, SHINTA; JACKY, M.
Paradigma Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Paradigma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Melatarbelakangi adanya sektor publik dalam ranah domestik, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketidakadilan gender pada ibu rumah tangga pengrajin hiasan souvenir. Jenis penelitian ini ialah penelitian deskriptif dengan metodelogi dan teori analisis gender Mansour Fakih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan sektor publik dalam ranah domestik memberikan dampak buruk bagi perempuan. Karena anggapan gender, perempaun mengalami ketidakadilan gender, seperti; beban kerja dan kekerasan. Berbagai bentuk kekerasan yang dialami oleh dalam ranah domestik ialah kekerasan fisik, psikis, dan ekonomi. Kesemuanya itu berakar dari budaya patriarki karena anggapan gender, menempatkan perempuan pada posisi terendah. Sedangkan laki-laki, pada posisi yang dominan dan berkuasa.
STRATEGI PENGUATAN PRANATA KELUARGA UNTUK MENANGGULANGI DAMPAK DARI KEHAMILAN TIDAK DIINGINKAN (KTD) DI KALANGAN REMAJA ANDRIANI SALIM, HEMA; IMRON, ALI
Paradigma Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Paradigma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk strategi penguatan pranata keluarga untuk menanggulangi KTD di kalangan remaja. Penelitian ini mengambil lokasi di Kompleks Rusun Penjaringan Sari Surabaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yakni melakukan observasi langsung ke lapangan guna mengetahui realitas yang ada berkaitan dengan KTD di kalangan remaja. Pengumpulan data secara primer (wawancara dan observasi) dan data sekunder (penelusuran skripsi, jurnal dan literatur). Teknik Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis dari Miles dan Huberman, yakni dengan reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terjadinya KTD remaja berada di tahap tengah dan akhir. Adanya sikap permisif dari remaja dan dari orang tua yang memperbolehkan remaja berpacaran tanpa kontrol yang kuat. Oleh karena itu, strategi penguatan pranata keluarga dapat dilakukan dengan menanamkan nilai-nilai tentang resiko perilaku seks bebas, meningkatkan bimbingan agama di lingkungan dan internalisasi pendidikan seksualitas sejak dini, pada keluarga. Kesemua ini harus dilakukan dan ditampilkan oleh orang tua dalam sikap dan perilaku sehari-hari. Dengan demikian anak dapat merasakan kesesuaian diri pribadinya dengan nilai yang tertanam pada keluarganya.
FUNGSI JARINGAN SOSIAL DALAM ‘KOMUNITAS KICAU MANIA GRESIK’ WILDAN HAKIM, M; XAVERIUS SRI SADEWO, FRANSISCUS
Paradigma Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Paradigma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hobi merawat burung adalah hal yang sedang berkembang di kota Gresik dimana hal tersebut memicu orang untuk merawat burung pada awalnya. Tetapi dalam waktu dekat ini orang merawat burung juga untuk mengikuti perlombaan burung kicau. Komunitas pecinta burung di Kota Gresik pun banyak bermunculan salah satunya yaitu komunitas Kicau Mania Gresik. Semakin banyaknya orang yang merawat burung di manfaatkan komunitas ini semua anggota kelompok selalu berasumsi tentang kepentingan bersama. Hasil penelitian ini menemukan 3 aktor yang berperan dalam jaringan sosial. Aktor tersebut yaitu penjual, pembeli dan makelar. Peran aktor dalam jaringan tersebut penjual burung sebagai penyedia burung yang berkualitas serta pakan untuk burung. Makelar berperan sebagai penjembatan antara penjnual dan pembeli, serta memberikan pilihan burung kepada pembeli. Pembeli berperan membeli burung dari penjual dan memberi komusi bagi makelar. Jaringan sosial dalam komunitas ?Kicau Mania Gresik? terdapat dua iktan yaitu iktan kuat dan lemah dimana ikatan kuat antar anggota kelompok ikatan lemah kepada di luar anggota kelompok itu sendiri karena ikatan lemah akan memberikan manfaat untuk menjebati hubungan dengan dunia luar kelompok tersebut.
KONSTRUKSI SISWI OBESITAS TENTANG IKLAN SUSU WRP DI TELEVISI THAMESVITA, NURNADIA; HANDINI LISTYANI, REFTI
Paradigma Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Paradigma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KONSTRUKSI SISWI OBESITAS TENTANG IKLAN SUSU WRP DI TELEVISI Nurnadia Thamesvita S-1 Prodi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Dan Hukum Universitas Negeri Surabaya Nurnadiathamesvita@mhs.unesa.ac.id Refti Handini Listyani Prodi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya Reftihandini@unesa.ac.id Abstrak Pencitraan keidealan tubuh tersebut dilakukan sedemikian rupa dan seringkali mendapatkan pembenaran dari kalangan perempuan sendiri. Bentuk tubuh perempuan yang dianggap ideal bisa berubah-ubah,misalnya pada jaman Renaissance tubuh perempuan yang ideal adalah ?berisi?. Sebaliknya pada jaman sekarang ini, bentuk tubuh ideal adalah langsing dengan lingkar pinggang yang kecil. Banyaknya iklan yang ada di televisi yaitu menawarkan berbagai macam produk makanan dan minuman dengan memberikan sebuah pengaruh dan membuat suatu bentuk konsep tubuh perempuan yang ideal yaitu sesuai dengan gambaran yang diciptakan oleh model iklan tersebut. Dari berbagai macam iklan produk yang di tawarkan yaitu diet sehat dengan meminum susu pelangsing tubuh yang tepat. Dari keterangan di atas, maka peneliti tertarik untuk mengangkat judul ?Konstruksi Remaja Perempuan Obesitas di SMAN 16 Surabaya Tentang Iklan Minuman Susu Pelangsing Tubuh WRP di Televisi?. Teori di dalam penelitian ini adalah memakai teori konstruksi sosial Peter L. Berger. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi keadaan obesitas pada perempuan, usaha untuk membentuk tubuh ideal, pengetahuan iklan susu WRP, pesan-pesan yang ada di dalam iklan susu WRP, kenyataan dari pesan tersebut, dan tentang iklan susu WRP. Kata Kunci: Konstruksi Sosial, Obesitas, Iklan. Abstract Ideal body imaging is done in such a way and often gets justification from women themselves. The ideal female body shape can vary, for example in the Renaissance the ideal female body is contained.On the contrary today, the ideal body shape is slim with a small waistline. The number of ads available on television that offers a wide range of food and beverage products by giving an influence and create an ideal form of female body concept that is in accordance with the image created by the ad model. From a variety of product ads on offer is a healthy diet by drinking the right body slimming milk. From the description above, the researchers are interested to lift the title "Construction of Adolescent Women Obesity in Senior High School 16 Surabaya About Advertising WRP Slimming Milk Drink on Television".The theory in this study using social construction Peter L. Berger theory. The purpose of this study was to identify the state of obesity in women, effort to shape the ideal body, knowledge of WRP ads, messages contained in the WRP, the reality of the message, and about the WRP advertising. Keywords: Construction Social, Obesity, Ads.
STRATEGI BERTAHAN HIDUP PENGEMUDI OJEK KONVENSIONAL WULAN PUTRI, DESI; HARIANTO, SUGENG
Paradigma Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Paradigma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini tentang strategi bertahan hidup pengemudi ojek konvensional dalam mempertahankan kelangsungan hidup setelah adanya ojek online. Moda transportasi semakin berkembang sesuai perkembangan teknologi informasi dan komunikas. Seperti halnya ojek yang saat ini berkembang menjadi ojek online. Ojek online memanfaatkan aplikasi pada smartphone sehingga memudahkan masyarakat menggunakan ojek. Munculnya ojek online mengakibatkan pendapatan pengemudi ojek konvensional menurun drastis, sehingga berdampak pada pemenuhan kebutuhan hidup keluarganya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi bertahan hidup pengemudi ojek konvensional. Penelitian ini menggunakan teori strategi bertahan hidup yang dikemukakan oleh James C Scott. Subjek penelitian ini diambil menggunakan teknik purposif. Hasil dari penelitian ini adalah adanya ojek online berdampak pada pemenuhan kebutuhan keluarga pengemudi ojek konvensional. Pengemudi ojek konvensional melakukan strategi dengan mengurangi frekuensi dan kualitas makanan dengan cara mengurangi frekuensi makan dalam sehari, ekonomi subsisten yaitu mendapatkan bahan makanan dari ladang sendiri, mengeksploitasi sumberdaya keluarga, meminjam uang kepada teman atau kerabat. Kata kunci : strategi bertahan hidup, ojek konvensional, ojek online. ABSTRACT This research is about a strategy for conventional taxibikes to survive in maintaining their survival after the existence of online drivers. The Mode of transportation grows due to the fact that the development of the technology of information and communication is getting sophisticated, for instance taxibikes become online drivers. Online drivers take benefits on the application in Smartphones. The existence of online drivers caused the conventional taxibikes? income decreased dramatically which also resulted on the fulfillment of their family needs. This study aimed at identifying a strategy for the conventional taxibikes to survive. This study used a theory from James C. Scott. The subjects of this study were decided using purposive technique. The results of this study showed that the presence of online drivers gave impacts on the fulfillment of the conventional taxibikes? needs. The conventional taxibikes did the strategy by reducing the frequency and quality of food that they eat in a day. Economic subsistence is getting food from their own fields, exploiting family resources, and borrowing money from friends or relatives Keywords: strategy to survive, conventional taxibikes, online drivers
JARINGAN SOSIAL PENGUSAHA SEPATU KULIT HOME INDUSTRY ( STUDI DI KELURAHAN MIJI- KOTA MOJOKERTO) NAILUZ ZULFAH, FINA
Paradigma Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Paradigma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jaringan sosial dalam dunia usaha terbentuk karena adanya rasa ingin tahu, memberi informasi, saling mengingatkan dan saling membantu antar anggota yang ada dalam jaringan tersebut. Seangkan industri rumahan (home industry) dimaknai sebagai tempat masyarakat untuk mengembangkan jati diri secara mandiri dalam pembangunan ekonomi di kelurahan Miji kota Mojokerto. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dampak jaringan sosial pengusaha home industry sepatu kulit di kelurahan Miji kota Mojokerto. Metode penelitian bersifat kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Lokasi dan obyek penelitian melibatkan beberapa pengusaha home industry sepatu kulit, penyedia bahan baku, penjual dan karyawan sepatu kulit di kelurahan Miji kota Mojokerto dengan informan sebanyak 11 (sebelas) orang yang memiliki latar sosial berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak yang timbul dari adanya jaringan sosial pengusaha home industry yaitu dengan banyaknya pengusaha yang saling berinteraksi lewat hubungan-hubungan tersebut dalam melakukan proses kegiatan produksi usaha yang dijalaninya. Kata Kunci: Jaringan Sosial, Home Industry, Pengusaha
REBOISASI BERBASIS PAR OLEH KELOMPOK TANI HUTAN MUHTADI BILLAH, AHMAD; LEGOWO, MARTINUS
Paradigma Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Paradigma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Jembul di Kabupaten Mojokerto yang merupakan pusat kerajaan Majapahit yang tidak banyak tereksplorasi. Memiliki kekayaan hutan yang menjadi penyangga dalam bumi dan sebagai otot penyangga layaknya baja dalam bangunan. Jika pepohonan habis, maka tidak ada lagi penyangga hutan sehingga ketika terjadi hujan dengan intensitas yang tinggi, bencana yang banjir bandang sangat mungkin terjadi. Melukiskan kembali alam Jembul seperti sedia kala tidaklah memerlukan waktu yang singkat. Namun usaha untuk menuju sebuah proses perubahan tersebut patut mendapatkan apresiasi dan monitoring. Apresiasi untuk sebuah perubahan besar dalam pola pikir dan perilaku. Pemecahan problem illegal logging di Desa Jembul baru merupakan titik awal dari sebuah perjuangan. Perjuangan untuk mempertahankan kegiatan mereka yang berkesinambungan. Perjuangan untuk menciptakan sebuah transformasi sosial. Dan perjuangan untuk mengamalkan proses pemberdayaan lainnya melalui kemampuan stakeholder.Kata kunci: Illegal Logging, PAR, Pemberdayaan.
PENYIMPANGAN GENG DESA ASROFIN, MOHAMMAD
Paradigma Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Paradigma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pedesaan merupakan satu kesatuan wilayah yang berbeda dengan perkotaan. Masyarakat desa merupakan masyarakat yang masih memegang teguh adat istiadat, yang hubungan antar warganya masih mempunyai hubungan yang mendalam, dan masih berkelompok berdasarkan sistem kekeluargaan. Dibalik semua itu ada satu fenomena yang jauh dari identitas masyarakat pedesaan yakni adanya geng desa. Geng desa merupakan geng yang berbasis pada desanya masing-masing, dalam penelitian kali ini mengambil salah satu geng desa yakni genpocker yang merupakan geng tertua dan terkuat didaerah ujung pangkah. Genpocker sebagai geng melakukukan penyimpangan social sehingga terjadi labeling dari masyarakat. Tujuan dari peneleitian ini adalah untuk mengetahui labeling yang di lakukan masyarakat, mengambil lokasi di Desa Ujung pangkah, Kabupaten Gresik. Penelitian menggunakan metode kualitatif, dengan pendekatan kualitatif deskriptif, dan menggunakan prespektif labelling dari Edwin M lemert. Subjek penelitian dipilih dengan menggunakan teknik purposive. Teknik analisis data menggunakan teknik reduksi data, kategorisasi data, dan dianalisis menggunakan teori labelling dari Edwin M lemert. Hasil penelitian menunjukan bahwa akibat adanya labelling dari masyarakat mengkibatkan genpocker melakukan penyimpangan sekunder. Kata Kunci: Pedesaan Geng Desa, Labelling.
HIPEREALITAS DALAM FILM DON JON BHAKTI PATRIA, FEDI
Paradigma Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Paradigma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kajian cultural studies, ideologi dalam film merupakan salah satu topik yang layak untuk ditelaah. Ideologi memang tidak akan pernah bisa dilepaskan dalam melihat hamparan kebudayaan kekinian. Film pun menjadi medium yang siap diisi dengan berbagai macam eksesifitas ide tentang kesalehan hingga kecabulan. Fokus dari artikel ini adalah melihat fenomena hiperialitas yang muncul dari film Don Jon menggunakan pendekatan semiologi Rolland Barthes dan konsep dari Baudrillard sebagai pendukungnya. Hasilnya menunjukkan bahwa hiperealitas dalam film Don Jon terlihat dari hilangnya batasan antara dunia riil dan dunia tidak riil yang dalam hal ini adalah film porno. Lebih lanjut, film ini menunjukkan bahwa alat pemuas fantasi seksual yang di dapatkan dari relasi antar subjek secara langsung maupun voyeurism melalui film porno bisa bekerja secara subtitutif atau bahkan berjalan bersamaan Kata Kunci : Hiperealitas, Don Jon, Film porno
PRAKTIK SOSIAL PENERIMA PROGRAM INDONESIA PINTAR (PIP) DI LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN (LKP) KABUPATEN TULUNGAGUNG YUNIAR NAHRUL JANNAH, AGNESIA; SUDRAJAT, ARIEF
Paradigma Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Paradigma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Indonesia Pintar (PIP) di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) merupakan bantuan berupa uang tunai dari pemerintah yang akan diberikan kepada peserta didik yang orang tuanya tidak atau kurang mampu untuk membiayai pendidikannya. Tujuan dibentuknya Program Indonesia Pintar yaitu untuk mengurangi angka kemiskinan di Indonesia dengan memberikan pendidikan gratis bagi peserta yang kurang mampu, namun kenyataannya pemerintah hanya sekedar sedekah untuk masyarakat miskin. Dana PIP yang seharusnya dimaksimalkan untuk menempuh pendidikan dan membeli keperluan pendidikan justru digunakan untuk memenuhi kesenangan dan kepuasan mereka. Selain itu data dilapangan juga menunjukkan bahwa mereka sering membolos kursus saat program berlangsung karena dipengaruhi membolos oleh teman-temannya untuk nyethe dan juga kebiasaan mereka karena seringnya menonton TV yang kurang mendidik, menonton youtube, dan bermain game yang akhirnya mereka menjadi orang yang pemalas, salah satunya malas untuk belajar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif serta menggunakan pendekatan Pierre Bourdieu yakni strukturalis genetis agar dapat mengetahui bagaimana praktik sosial yang dilakukan penerima Program Indonesia Pintar (PIP). Kata kunci: Masyarakat Miskin, PIP