cover
Contact Name
Noor Alfi Fajriyani
Contact Email
jurnal.theprime@gmail.com
Phone
+6285785918883
Journal Mail Official
jurnal.theprime@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Zainal Arifin No. 1-9 Terate Pandian Sumenep, 69414
Location
Kab. sumenep,
Jawa timur
INDONESIA
THE PRIME: Journal of Islamic Elementary School
ISSN : -     EISSN : 31106420     DOI : 10.37459
Core Subject :
The Prime: Journal of Islamic Elementary School focuses on research and discourse on elementary school studies. It aims to be a publication forum of thoughts and research from experts. The journals scope is related to the large scale of elementary schools. The Primes publication periods are twice a year: June and December every year. The journal provides researchers, teachers, lecturers, and practitioners to publish research results to extend and share the positive impact of academic effort. It publishes articles in Indonesian, Arabic, and English
Arjuna Subject : -
Articles 24 Documents
Penerapan Pendekatan Realistic Mathematics Education sebagai Upaya Peningkatan Hasil Belajar Matematika Materi Pembagian pada Siswa Kelas IV Diah Retno Ayuningtyas; Marsita Dwi Rahmayantis; Ria Wahyuning Budiasri
The Prime Vol. 1 No. 2 (2025): Desember
Publisher : The Prime is under the provision of the Study Program of Islamic Elementary School Teacher Training (PGMI) of Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Aqidah Usymuni Sumenep Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini diharapkan merupakan solusi dalam upaya peningkatan hasil belajar siswa kelas IV pada pelajaran matematika khususnya materi pembagian. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menerapkan pendekatan RME (Realistic Mathematics Education) dengan bantuan alat peraga dan dilaksanakan secara berkelanjutan selama dua siklus. Pada penelitian ini subjeknya adalah siswa SD kelas IV SDN Banjarmlati 2 yang berjumlah 14 siswa. Pengumpulan data menggunakan tes yang diberikan pada siswa. Proses pengolahan data yang pada penelitian ini menggunakan proses analisis kualitatif dengan statistik sederhana. Dari hasil analisis data sebelum dilakukan tindakan diperoleh hasil bahwa rata-rata nilai siswa hanya 39,3 dengan persentase ketuntasan 29%. Setelah dilakukan siklus 1, hasil evaluasi siswa megalami peningkatan dengan nilai rata-rata 72,8 dan persentase ketuntasan 57%. Pada siklus 2, rata-rata nilai mengalami peningkatan lagi menjadi 83,07, dengan persentase siswa yang melewati KKM mencapai 71%. Dari data tersebut diperoleh hasil bahwa pendekatan RME ini dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep pembagian, sehingga hasil evaluasi belajarnya juga mengalami peningkatan
Pembelajaran IPA dengan Pendekatan PjBL di Sekolah Dasar Inklusi M Choirul Muzaini; Syahrul Aziz; Zulfatul Khoiriyah
The Prime Vol. 2 No. 1 (2026): Juni
Publisher : The Prime is under the provision of the Study Program of Islamic Elementary School Teacher Training (PGMI) of Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Aqidah Usymuni Sumenep Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37459/theprime.v2i1.355

Abstract

Pembelajaran IPA di sekolah dasar inklusi memerlukan pendekatan yang mampu mengakomodasi keberagaman kebutuhan belajar siswa, termasuk peserta didik berkebutuhan khusus (PBK), melalui strategi pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan adaptif. Salah satu pendekatan yang dinilai relevan adalah Project-Based Learning (PjBL), karena mampu mendorong keterlibatan siswa secara bermakna dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendekatan Project-Based Learning (PjBL) dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di Sekolah Dasar Negeri Giwangan, sebuah sekolah inklusi di Yogyakarta. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berhasil memfasilitasi lima fase utama PjBL, yakni pertanyaan mendasar, perencanaan, penjadwalan, pemantauan proyek, dan evaluasi publik, dengan mengintegrasikan prinsip Universal Design for Learning (UDL). PBK (Peserta Didik Berkebutuhan Khusus) menunjukkan peningkatan dalam partisipasi kognitif dan sosial, dengan gain skor pengetahuan IPA mencapai 0,46 (kategori sedang-tinggi), serta peningkatan inisasi diskusi menjadi 2,1 kali per sesi. Kendala utama berupa keterbatasan laboratorium yang belum ramah disabilitas dan rasio GPK yang tidak ideal diatasi melalui model integratif yang penulis tawarkan, yaitu PjBL–UDL 3A (Advance design, Assistive scaffold, Authentic assessment). Model ini dinilai efektif dalam mengakomodasi kebutuhan siswa beragam dan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan praktik pembelajaran IPA inklusif di sekolah dasar.
Optimalisasi Filantropi Pendidikan dalam Mendukung Inklusivitas MI/SD melalui Desentralisasi dan Digitalisasi Menuju Indonesia Emas 2045 Muhammad Azmi Auf
The Prime Vol. 2 No. 1 (2026): Juni
Publisher : The Prime is under the provision of the Study Program of Islamic Elementary School Teacher Training (PGMI) of Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Aqidah Usymuni Sumenep Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37459/theprime.v2i1.356

Abstract

Kontribusi filantropi dalam pendidikan dasar di MI/SD masih didominasi oleh pendekatan karitatif yang bersifat satu arah, namun praktik terbaru menunjukkan adanya pergeseran menuju model transformatif melalui sinergi komunitas, digitalisasi, dan desentralisasi kebijakan. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan peran filantropi dalam mendukung pendidikan inklusif, menganalisis integrasi digitalisasi dan desentralisasi dalam tata kelola pendidikan MI/SD, serta mengkaji implikasinya terhadap strategi penguatan pendidikan dasar menuju Indonesia Emas 2045. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan tipe studi kasus dokumentatif dan pendekatan partisipatif, memanfaatkan data primer dari observasi Philanthropy Festival 2025 serta data sekunder dari laporan lembaga filantropi, dokumen kebijakan, dan literatur akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filantropi pendidikan inklusif berjalan optimal melalui inovasi program berbasis komunitas, pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas akses di daerah terpencil, dan kemitraan lintas sektor yang berkelanjutan. Temuan ini menggambarkan bahwa paradigma filantropi sedang bergerak dari model karitatif menuju transformatif yang menempatkan komunitas sebagai subjek aktif pemberdayaan. Kontribusi ilmiah penelitian ini terletak pada pengembangan perspektif interdisipliner yang menggabungkan filantropi, digitalisasi, dan desentralisasi, serta menunjukkan efektivitas pendekatan kualitatif partisipatif dalam memahami tata kelola pendidikan inklusif secara kontekstual dan kritis.
Efektifitas Media Pembelajaran Berbasis Website Pada Pembelajaran SKI Terhadap Hasil Belajar di Madrasah Ibtidaiyah Ravi Dwi Ramandhika; Rizky Arianty; Muhammad Iqbal Nashrulloh
The Prime Vol. 1 No. 2 (2025): Desember
Publisher : The Prime is under the provision of the Study Program of Islamic Elementary School Teacher Training (PGMI) of Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Aqidah Usymuni Sumenep Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak pembelajaran konvensional semakin kurang diminati oleh siswa, dimana guru hanya menerangkan saja dan siswa mendengarkan, sehingga siswa merasa jenuh dan bosan dalam pembelajaran. Demikian berdampak pada belum tercapainya tujuan pembelajaran. Pemanfaatan teknologi dan komunikasi mempermudah dalam pembelajaran agar berjalan efektif dan efisien. Penelitian berjutuan untuk mendiskripsikan keefektifan penggunaan media pembelajaran berbasis website terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran sejarah kebudayaan islam (SKI) di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 11 Boyolali yang ditinjau dari hasil belajar siswa eksperimen-kontrol dan respon siswa terhadap pembelajaran menggunakan media. Metode penelitian mengacu pada deskriptif kuantitatif eksperiemen desain penelitian non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V, sampel penelitian V A (eksperimen) dan kelas V B (kontrol) dipilih dengan teknik sampling cluster random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi, test, dan observasi. Hasil penelitian diambil kesimpulan bahwa, pembelajaran sejarah kebudayaan islam (SKI) yang di lakukan secara pembelajaran konvensional kurang efektif dan kurang interaktif, dibandinkan dengan pembelajaran SKI yang menggunakan media pembelajaran berbasis website, siswa lebih antusias mengikuti pembelajaran dan berdampak pada tercapainya tujuan pembelajaran SKI. Maka disarankan guru menggunakan media pembelajaran yang interaktif.
Eksplorasi Gaya Kepemimpinan Transformasional: Konstruksi Kinerja Guru di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda Bajuran Misbahul Arifin; Durrotul Masruroh
The Prime Vol. 1 No. 2 (2025): Desember
Publisher : The Prime is under the provision of the Study Program of Islamic Elementary School Teacher Training (PGMI) of Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Aqidah Usymuni Sumenep Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menyajikan eksplorasi mendalam mengenai praktik Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah dalam mengkonstruksi kinerja guru di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Huda Bajuran, dengan tujuan merumuskan model spesifik Konstruksi Kinerja Guru Berbasis Nilai Spiritual Transformasional (K2GST). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kasus tunggal, di mana data diperoleh dari wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil temuan kunci menunjukkan bahwa Kepala Sekolah berhasil mengintegrasikan dimensi transformasional dengan nilai-nilai Islam: Pengaruh Ideal berlandaskan ihsan yang menumbuhkan komitmen, Motivasi Inspirasional menggunakan retorika jihad ta'lim yang memicu dedikasi, Stimulasi Intelektual menyediakan psychological safety untuk inovasi, dan Pertimbangan Individual berprinsip amanah untuk menjamin keberlanjutan kinerja. K2GST terbukti efektif mengubah kinerja guru dari kepatuhan menjadi inisiatif berbasis kesadaran spiritual. Implikasi teoretis penelitian ini adalah memperkaya perspektif kepemimpinan transformasional dengan menambahkan variabel mediasi spiritual, yang sangat relevan untuk pengembangan kebijakan dan program pelatihan kepala madrasah agar lebih sensitif konteks kultural dan spiritual.
Membangun Karakter Peduli Sosial melalui Pembelajaran Kooperatif di Sekolah Dasar Yusuf Rendi Wibowo; Fatonah Salfadilah
The Prime Vol. 1 No. 2 (2025): Desember
Publisher : The Prime is under the provision of the Study Program of Islamic Elementary School Teacher Training (PGMI) of Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Aqidah Usymuni Sumenep Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakter peduli sosial merupakan aspek penting dalam pendidikan dasar, namun kenyataannya masih banyak siswa yang menunjukkan kecenderungan individualistik dan kurang mampu bekerja sama. Pembelajaran kooperatif sering dipandang sebagai strategi yang potensial untuk mengatasi persoalan ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana pembelajaran kooperatif digunakan di SDN 1 Way Mili untuk membantu siswa mengembangkan keterampilan sosial mereka, khususnya di kelas IPS. Penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan metodologi studi kasus merupakan metodologi yang digunakan. Model interaktif Miles dan Huberman digunakan untuk analisis data, sedangkan observasi, wawancara, dan dokumentasi merupakan metode yang digunakan untuk pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif efektif dalam meningkatkan kerja sama, empati, dan tanggung jawab sosial siswa. Namun, terdapat beberapa hambatan seperti perbedaan kemampuan akademik siswa dan keterbatasan waktu. Solusi yang diusulkan adalah pembagian peran dalam kelompok dan penggunaan media pembelajaran interaktif. 
Studi Literatur Review: Praktik Manajemen Sekolah Dasar dalam Mewujudkan Lingkungan Belajar yang Kondusif Rifka Nur Annisa Astuti
The Prime Vol. 1 No. 2 (2025): Desember
Publisher : The Prime is under the provision of the Study Program of Islamic Elementary School Teacher Training (PGMI) of Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Aqidah Usymuni Sumenep Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lingkungan belajar yang kondusif merupakan salah satu prasyarat utama bagi peningkatan mutu pendidikan di sekolah dasar. Suasana belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan terbukti mampu menumbuhkan motivasi, keterlibatan, serta prestasi siswa. Meski demikian, kenyataannya masih banyak sekolah dasar menghadapi berbagai kendala, antara lain pengelolaan kelas yang kurang efektif, kepemimpinan kepala sekolah yang belum optimal, dan terbatasnya inovasi dalam pembelajaran, sehingga hasil belajar belum sesuai harapan. Lingkungan belajar yang sehat juga memengaruhi motivasi dan kesejahteraan guru. Berangkat dari kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan menelaah praktik manajemen sekolah dasar dalam membangun lingkungan belajar kondusif melalui pendekatan studi literatur. Analisis dilakukan dengan meninjau artikel-artikel ilmiah yang diterbitkan pada jurnal terakreditasi Sinta periode 2021–2025, dengan fokus kajian pada peran manajerial kepala sekolah, penerapan inovasi pembelajaran, serta strategi pengelolaan lingkungan sekolah. Hasil kajian memperlihatkan tiga hal pokok. Pertama, kepala sekolah memainkan peran strategis dalam menjalankan fungsi manajemen, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, hingga pengawasan, yang berimplikasi langsung terhadap mutu pembelajaran. Kedua, inovasi pembelajaran—seperti pemanfaatan e-modul berbasis STEAM, media digital interaktif, serta model pembelajaran berbasis penemuan dan pemecahan masalah—mampu meningkatkan keterlibatan siswa dan menciptakan suasana kelas yang lebih dinamis. Ketiga, pengelolaan lingkungan sekolah secara menyeluruh, meliputi aspek fisik, sosial, dan psikologis, berperan besar dalam membangun iklim belajar yang positif, aman, serta mendukung perkembangan peserta didik. Dengan demikian, praktik manajemen sekolah dasar yang efektif perlu dilakukan secara terpadu melalui kolaborasi kepala sekolah, guru, dan pemangku kepentingan lain untuk menciptakan lingkungan belajar kondusif yang menunjang keberhasilan pendidikan dasar.
Implementasi Model Role Playing Dalam Menumbuhkan Nilai-Nilai Karakter Demokrasi Pada Pembelajaran PKn Intan Ariani; Fatonah Salfadilah; Chelcie Asa Mahesta; Kiami Yadila
The Prime Vol. 2 No. 1 (2026): Juni
Publisher : The Prime is under the provision of the Study Program of Islamic Elementary School Teacher Training (PGMI) of Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Aqidah Usymuni Sumenep Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37459/theprime.v2i1.379

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterlibatan siswa dan kurangnya pemahaman mengenai nilai-nilai demokrasi dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) yang masih didominasi metode tradisional satu arah. Kondisi tersebut menyebabkan siswa pasif, kurang kritis, serta belum mampu menunjukkan sikap demokratis dalam kegiatan belajar. Penelitian ini bertujuan menggambarkan implementasi model role playing sebagai upaya meningkatkan nilai-nilai karakter demokratis pada siswa sekolah dasar. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode tinjauan pustaka, penelitian ini menganalisis berbagai sumber terkait efektivitas bermain peran dalam konteks pembelajaran PKn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa role playing mampu meningkatkan partisipasi aktif, kemampuan berpikir kritis, keterampilan komunikasi, serta mendorong tumbuhnya nilai karakter demokratis seperti tanggung jawab, kerja sama, empati, dan sikap menghargai pendapat orang lain. Selain itu, bermain peran menciptakan suasana belajar yang interaktif, kontekstual, dan bermakna sehingga mendorong siswa untuk memahami dan mempraktikkan prinsip-prinsip demokrasi dalam situasi nyata. Dengan demikian, model role playing dinilai relevan dan efektif sebagai strategi pembelajaran dalam mengembangkan karakter demokratis sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran PKn di sekolah dasar.
penggunaan media komik digital untuk mengembangkan karakter dan sikap kewarganegaraan siswa disekolah dasar Binti Ukhti Fadilah; Fatonah Salfadilah; Shela Anggelina; Siti Agus Purnama Sari
The Prime Vol. 1 No. 2 (2025): Desember
Publisher : The Prime is under the provision of the Study Program of Islamic Elementary School Teacher Training (PGMI) of Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Aqidah Usymuni Sumenep Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah sangat memengaruhi pendidikan, terutama dalam pengajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di sekolah dasar. Metode pendidikan konvensional seringkali mengakibatkan menurunnya motivasi, minat, dan pemahaman siswa terhadap prinsip-prinsip kewarganegaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas komik digital dalam memengaruhi karakter dan sikap kewarganegaraan siswa, sekaligus mengidentifikasi manfaat emosional yang muncul dari media ini. Metode penelitian menggunakan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komik digital dapat meningkatkan motivasi belajar, antusiasme, kemampuan berpikir kritis, dan pemahaman siswa terhadap cita-cita Pancasila. Media ini menumbuhkan tanggung jawab, kerja sama, toleransi, dan patriotisme melalui penyampaian narasi yang menarik dan kontekstual. Akibatnya, komik digital muncul sebagai instrumen pendidikan baru yang mengintegrasikan peningkatan identitas nasional dengan kemajuan teknologi modern.
Analisis Peran Guru sebagai Fasilitator untuk Menumbuhkan Karakter Kolaboratif Peserta Didik Sekolah Dasar Fatonah Salfadilah; Yusuf Rendi Wibowo
The Prime Vol. 2 No. 1 (2026): Juni
Publisher : The Prime is under the provision of the Study Program of Islamic Elementary School Teacher Training (PGMI) of Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Aqidah Usymuni Sumenep Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37459/theprime.v2i1.446

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran guru sebagai fasilitator dalam menumbuhkan karakter kolaboratif peserta didik di SDN 2 Braja Indah, dengan menyoroti permasalahan kurang optimalnya pengembangan karakter kolaboratif melalui pembelajaran tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta mendeskripsikan strategi fasilitasi yang diterapkan guru dalam rangka meningkatkan keterampilan komunikasi, kerja sama, dan empati peserta didik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif, dengan subjek penelitian terdiri atas dua guru kelas 3 dan tiga peserta didik kelas 3. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi seperti rotasi kelompok dan pembagian peran yang jelas, didukung oleh lingkungan belajar yang fleksibel serta dukungan manajemen sekolah dan orang tua, secara signifikan meningkatkan karakter kolaboratif peserta didik. Simpulan penelitian menegaskan efektivitas peran guru sebagai fasilitator dalam mengembangkan keterampilan kolaboratif dan nilai empati pada siswa, serta memberikan rekomendasi untuk penerapan strategi pembelajaran kolaboratif yang lebih luas di lingkungan pendidikan dasar.

Page 2 of 3 | Total Record : 24