cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Inovasi Pendidikan Fisika
  • inovasi-pendidikan-fisika
  • Website
ISSN : 23024496     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Inovasi Fisika Indonesia(IFI) merupakan jurnal peer-reviewed, ISSN: 2302-4313, yang dikelola dan diterbitkan oleh Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Jurnal ini tersedia gratis untuk seluruh pembaca dan mencakup perkembangan dan penelitian dalam bidang fisika. Jurnal ini diperuntukkan bagi mahasiswa Program Studi Fisika Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Surabaya.
Arjuna Subject : -
Articles 413 Documents
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN SIMULASI BERBANTUAN PHET UNTUK PEMBELAJARAN FISIKA DITINJAU DARI PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK SMA PUJI RAHAYU, NELLA; , DWIKORANTO
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan, peningkatan hasil belajar aspek kognitif dan psikomotor, serta respon peserta didik terhadap model pembelajaran simulasi berbantuan media pembelajaran PhET pada materi gas ideal kelas XI. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Design dengan desain penelitian Pretest-Posttest Control Group Design. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas XI semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020 di SMAN 1 Balong Ponorogo. Berdasarkan analisis dari data, diperoleh bahwa keterlaksanaan pembelajaran menggunakan model simulasi berbantuan PhET berkategori baik, hasil belajar peserta didik aspek kognitif mengalami peningkatan nilai gain <g> sebesar 0,73 untuk kelas eksperimen dan 0,34 untuk kelas kontrol. Sedangkan hasil belajar aspek psikomotor diperoleh nilai gain <g> sebesar 0,56 dengan kategori sedang. Model pembelajaran simulasi berbantuan media PhET pada kelas XI MIPA di SMA Negeri 1 Balong Ponorogo mendapat respon sangat baik dari peserta didik. Dibuktikan dengan rata-rata dari 11 pernyataan sebesar 3,40 dan persentase sebesar 85,09 % sehingga dapat digunakan pada materi pembelajaran fisika lainnya. Kata kunci: Model simulasi, PhET, Keterlaksanaan pembelajaran, Peningkatan hasil belajar, Respon peserta didik
VALIDITAS PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK MARATU ADILAH, MAULIDA; , SULIYANAH
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perangkat pembelajaran yaitu media untuk melakukan proses yang memungkinkan pendidik dan peserta didik melaksanakan kegiatan pembelajaran. Untuk melaksanakan pembelajaran model creative problem solving (CPS) diperlukan perangkat pembelajaran fisika yang valid dan dapat mendukung ketercapaian kompetensi yang hendak dilatihkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan validitas dari perangkat pembelajaran fisika dengan model creative problem solving (CPS) untuk melatihkan keterampilan berpikir kreatif peserta didik. Perangkat pembelajaran yang dideskripsikan terdiri dari silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), handout, lembar kerja peserta didik (LKPD), dan lembar evaluasi peserta didik (LEPD). Perangkat pembelajaran ini divalidasi oleh dua dosen ahli pada bidang perangkat pembelajaran. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif-kuantitatif. Persentase validitas dikatakan sangat valid apabila berada pada rentang 81% sampai 100%. Hasil penelitian menyatakan bahwa persentase validitas silabus sebesar 90,62% persentase validitas rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) sebesar 84,82%, persentase validitas handout sebesar 89,88%, persentase validitas lembar kerja peserta didik (LKPD) sebesar 91,17%, dan persentase lembar evaluasi peserta didik (LEPD) sebesar 81,25%. Sehingga perangkat pembelajaran yang dikembangkan sangat valid digunakan dalam proses pembelajaran. Kata Kunci : validitas, perangkat pembelajaran, Creative Problem Solving, keterampilan berpikir kreatif.
THE VALIDITY AND RELIABILITY OF FIVE-TIER CONCEPTION DIAGNOSTIC TEST FOR KINETIC THEORY OF GASES SAADATUL FAJRIYYAH, NORIYATUS; ULFAH ERMAWATI, FRIDA
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Misconceptions was reported to occur in many concepts in Physics subject in senior high school. One of them is in Kinetic Theory of Gases concepts. For example, students assumed if two balloons with different volumes are connected using a plastic straw, the air will flow from the bigger balloon to the small balloon. This assumption is not in accordance with the Kinetic Theory of Gases concept namely Boyle?s Law, so it is called misconception. The aims of this study is to develop a five-tier conception diagnostic test for Kinetic Theory of Gases and determine the validity and the reliability. The author using two different samples, first, 27 students to collect reasons, second, 35 students to gain validity and reliability score. The validity aspect consists of internal and external validities. The internal validity has done by two Physics lecturers. The external validity consists of content and construct aspect. The external validity of the content was determined based on false positives (FP) and false negatives (FN) values that < 10%, while the construct external validity was determined using the Pearson Product Moment correlation equation. The reliability was calculated using Alfa Cronbach (r_11) with 5% significance level and rtheoritic of 0.334. The internal validity results is 94.33%. The FP and FN values are 8.9 and 7.8% respectively, which means that the developed instrument is valid. The (r_xy) is 0.64, while the reliability value (r_11) is 0.885. Those values are greater than the rtheoritic, which means that the developed instrument is valid and reliable.Keywords: Kinetic theory of gases, five-tier conception diagnostic test, validity, reliability
VALIDITAS PERANGKAT MODEL PEMBELAJARAN AKTIF BERBASIS INKUIRI (ABI) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS ERISHA HERVYANTI, NUR; , SULIYANAH
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan validitas perangkat pembelajaran dengan model pembelajaran Aktif Berbasis Inkuiri (ABI) ditinjau dari hasil validasi oleh ahli. Model Pembelajaran Aktif Berbasis Inkuiri (ABI) merupakan suatu model pembelajaran yang mengakumulasi pembelajaran aktif dan inkuiri. Materi yang digunakan dalam perangkat pembelajaran adalah optik geometri dengan sub materi pemantulan dan pembiasan. Validitas perangkat pembelajaran yang dikembangkan guna meningkatkan keterampilan berpikir kritis meliputi validitas silabus, RPP, handout, LKPD, soal evaluasi, lembar penilaian, lembar observasi dan angket respons. Hasil validitas perangkat pembelajaran didapatkan melalui lembar validasi yang ditelaah oleh 2 dosen ahli. Skala penilaian yang digunakan dalam lembar validasi memiliki skala skor 1-5. Analisis lembar validasi menggunakan tabel skor kevalidan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Tempat penelitian dilakukan di Jurusan Fisika Universitas Negeri Surabaya pada semester genap tahun ajaran 2019/2020. Berdasarkan kriteria kevalidan perangkat yang dikembangkan dapat dikatakan valid apabila diperoleh persentase ? 61%. Dari hasil penelitian didapatkan validitas oleh ahli meliputi kevalidan silabus 80%, RPP 76,67%, handout 80%, LKPD 74,44%, soal evaluasi 75%, lembar penilaian 72,86%, lembar observasi 80% dan angket respons 80%. Berdasarkan hasil validasi menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran dengan model pembelajaran Aktif Berbasis Inkuiri (ABI) layak digunakan untuk proses belajar mengajar. Kata Kunci: Validitas perangkat pembelajaran, Aktif Berbasis Inkuiri dan keterampilan berpikir kritis. Abstract The purpose of this study was to describe the validity of learning devices using Active Inquiry-Based learning models observed through the expert?s validation result. The active Inquiry-Based learning model is a learning model that accumulates active and inquiry learning. A material taken in the learning devices was the geometry optics, a section of reflection, and refraction. Validity types of developed learning devices to improve critical thinking skills were validity syllabus, lesson plan, handout, student worksheet, an evaluation test, an assessment sheet, and a questionnaire response. Moreover, the result of learning device validation was taken from the validation sheet reviewed by 2 expert lecturers. The validation sheet drew on a 1 to 5 scale score and was analyzed using a validation score table. Furthermore, this study utilized a descriptive quantitative method. The observation location was in the Physic Department of the State University of Surabaya while the even semester of 2019/2020. Based on the developed validation device criterion, a thing is valid if it gained ? 61% percentage. The finding showed that the expert validation presented a syllabus at 80%, lesson plan at 76.67%, handout at 80%, student worksheet at 74.44%, evaluation test at 75%, assessment sheet at 72.86%, observation sheet at 80% and questionnaire response at 80%. Therefore, learning media using Active Inquiry-Based models appropriated to use based on the validation results. Keywords: Learning devices validation, Active Inquiry-Based Learning, critical thinking skills.
PENGEMBANGAN ALAT PERAGA BERBASIS SENSOR FLOWMETER UNTUK MENERAPKAN PERSAMAAN KONTINUITAS PADA MATERI FLUIDA DINAMIS IQBAL MAULANA SHIDQI, MUHAMMAD; ANGGARYANI, MITA
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan validitas alat peraga berbasis sensor flowmeter untuk menerapkan persamaan kontinuitas pada materi fluida dinamis dan untuk mendeskripsikan kesesuaian alat peraga berbasis sensor flowmeter untuk menerapkan persamaan kontinuitas pada materi fluida dinamis terhadap teori persamaan kontinuitas. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE (analysis, design, develop, implementation, evaluation). Validitas alat peraga berbasis sensor flowmeter dinilai berdasarkan hasil yang dilakukan oleh validator dan taraf ketelitian hasil percobaan menggunakan alat peraga. Kesesuaian alat peraga berbasis sensor flowmeter terhadap teori dianalisis menggunakan perhitungan akurasi. Berdasarkan data yang diperoleh, tingkat validitas alat peraga berbasis sensor flowmeter termasuk dalam kategori sangat baik dikarenakan hasil validasi dan taraf ketelitian alat peraga memiliki persentase ? 61%. Hasil validasi alat peraga menunjukkan persentase sebesar 92.7% dan data hasil percobaan menggunakan alat peraga berbasis sensor flowmeter memperoleh taraf ketelitian rata-rata pada sensor flowmeter pertama sebesar 95.76% dan pada sensor flowmeter kedua sebesar 95.13%. Sedangkan kesesuaian alat peraga terhadap teori persamaan kontinuitas didapatkan sebesar 97.3% dan tergolong dalam kategori sangat baik.Kata Kunci: persamaan kontinuitas, sensor flowmeter, fluida dinamis.
VALIDITAS PERANGKAT PEMBELAJARAN MODEL INKUIRI TERBIMBING MENGGUNAKAN PENDEKATAN STEM UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA MARDI SANTOSO, GURUH; , MADLAZIM
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan validitas dari perangkat pembelajaran model inkuiri terbimbing menggunakan pendekatan STEM untuk meningkatkan kemampuan literasi sains siswa. Perangkat pembelajaran yang dideskripsikan terdiri dari rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), lembar kerja siswa (LKS), Handout. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran sudah dapat dikatakan valid dan telah layak digunakan. Penilaian validitas pada perangkat berupa RPP menghasilkan nilai kevalidan secara keseluruhan yaitu 3,75 (sangat valid). Kemudian LKS menghasilkan nilai kevalidan secara keseluruhan yaitu 3,40 (valid). Selanjutnya Handout menghasilkan nilai kevalidan keseluruhan yaitu 3,78 (sangat valid). Kata Kunci: model inkuiri terbimbing, validitas, perangkat pembelajaran.
PENGEMBANGAN TERARIUM BIEKOSISTEM PADA MATERI PEMANASAN GLOBAL KELAS XI SMA NIA SAPUTRI, VIRGYEN; ANGGARYANI, MITA
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan validitas pengembangan terarium biekosistem, dan mendeskripsikan terarium biekosistem yang dikembangkan pada materi pemanasan global. Jenis penelitian menggunakan model ADDIE yang terdiri dari 5 komponen, yaitu: analisis (analysis), desain (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation), dengan batasan sampai pada tahap implementasi, kondisi darurat pandemi Covid-19. Penelitian dilaksanakan melalui 7 prosedur pengembangan, yaitu (1) desain alat peraga, (2) telaah, (3) revisi, (4) validasi, (5) uji coba terbatas, (6) analisis data , (7) laporan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan uji coba alat peraga. Teknik pengolahan data yang digunakan adalah analisis kevalidan alat peraga dengan Skala Likert,dan analisis hasil uji coba alat peraga menggunakan hasil kalibrasi sesuai dengan standar Sistem Internasional (SI). Hasil pengembangan alat peraga terarium biekosistem sebagai alat peraga pemanasan global menunjukkan bahwa alat peraga tersebut telah layak digunakan dengan hasil validasi 91,3 % (sangat valid). Hasil kalibrasi alat peraga yang dilakukan pada sensor DHT11 sebagai instrumen yang digunakan pada terarium biekosistem yang dikembangkan menunjukkan taraf ketelitian sebesar 95,9 % relatif dibandingkan dengan acuan standar Sistem Internasional (SI). Kata kunci: Terarium biekosistem, Pemanasan Global , Sensor DHT11. Abstract This study aims to describe the validity of the development of biecosystem terrarium, and describe the biecosystem terrarium developed in global warming material. This type of research uses the ADDIE model which consists of 5 components, namely: analysis, design, development, implementation, and evaluation, with limits to the implementation stage, emergency conditions of the Covid-19 pandemic . The study was conducted through 7 development procedures, namely (1) design of props, (2) review, (3) revision, (4) validation, (5) limited trials, (6) data analysis, (7) reports. Data collection techniques used were questionnaires and trial props. The data processing technique used is the validity of the teaching aids with a Likert Scale, and the analysis of the results of the teaching aids using the calibration results in accordance with International System (SI) standards. The results of the development of terrarium biecosystem props as global warming props showed that the props were already worth using with 91.3% validation results (very valid). The results of calibration of the teaching aids carried out on the DHT11 sensor as an instrument used in the developed biecosystem terrarium showed an accuracy level of 95.9% relative compared to the International System (SI) standard reference. Keywords: Biecosystem Terrarium, Global Warming, DHT11 Sensor.
VALIDITAS PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA MODEL PREDICT-OBSERVE-EXPLAIN (POE) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK DWI LESTARI, NURRAHMA; , SULIYANAH
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perangkat pembelajaran merupakan suatu hal yang harus disiapkan oleh guru sebelum melaksanakan pembelajaran. Sebelum perangkat pembelajaran layak digunakan, maka perlu dilakukan validasi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan validitas perangkat pembelajaran fisika model Predict-Observe-Explain (POE) untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Perangkat pembelajaran yang dideskripsikan diantaranya adalah silabus, RPP, handout, LKPD, dan lembar evaluasi. Materi yang digunakan adalah optik geometri sub pemantulan dan pembiasan cahaya. Penelitian dilakukan di Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Surabaya pada semester genap 2019/2020. Teknik analisis data dianalisis secara dekriptif-kuantitatif dengan menggambarkan dan memaparkan penilaian dalam persentase. Kelayakan perangkat pembelajaran ditinjau dari aspek validitas dan reliabilitas. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar validasi yang dinilai oleh dua dosen ahli dari jurusan Fisika UNESA. Data lembar validasi dianalisis menggunakan skala Likert dan reliabilitas dianalisis menggunakan rumus percentage of agreement. Hasil penelitian menunjukkan persentase validitas silabus sebesar 87,50% dengan kategori sangat valid, persentase validitas RPP sebesar 93,13% dengan kategori sangat valid, validitas handout sebesar 78,13% dengan kategori valid, validitas LKPD sebesar 89,58% dengan kategori sangat valid, dan validitas lembar evaluasi sebesar 91,67% dengan kategori sangat valid. Reliabilitas perangkat pembelajaran pada kriteria reliabel dengan persentase reliabilitas silabus sebesar 92,06%, RPP sebesar 95%, handout 95%, LKPD 92,80%, dan lembar evaluasi 90,48%. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dapat dinyatakan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan layak digunakan dengan kriteria valid dan reliabel. Kata kunci: Validitas, Perangkat pembelajaran, keterampilan berpikir kritis, model POE
LEARNING PHYSICS PBL MODEL USING CONTEXTUAL APPROACHES TO IMPROVE STUDENT HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) EKA VIRDIYANTI, FEZYLIA; JATMIKO, BUDI
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Higher Order Thinking Skills (HOTs) are the thinking skills needed in the 21st century and in the era of the industrial revolution 4.0. This research aims to describe the effectiveness of the Problem Based Learning (PBL) model with a contextual approach to physics learning to improve students HOTs. This research is Pre Experimental by using pre-test and post-test design. The research sample was 86 students of class X state senior high school in Surabaya, Indonesia in the odd semester of the academic year 2019/2020. This research sample, divided into 3 (three) classes of the same experiment. Before learning physics using the PBL model with a contextual approach, all students in all three classes were given a first test (pre-test), and after the same study, all students in the three classes were again given a final test (post-test) with test material the same one. Data that has been collected is then analyzed using n-gain calculations, paired t-tests, and analysis of variance (Anova). The results showed that after applying physics learning using PBL models with a contextual approach, students HOTs scores increased significantly at alpha 5%, with average n-gain categorized as moderate, and consistent (not different) in all three experimental classes. So it can be concluded that learning physics using PBL models with an effective contextual approach can improve students? HOTs. Thus, to improve students? HOTs, PBL model learning can be used with a contextual approach. Keywords: PBL, Kontekstual, HOTs
ANALISIS KEEFEKTIFAN TOULMINS ARGUMENT PATTERN (TAP) PADA MODEL-MODEL PEMBELAJARAN DALAM MELATIH KETERAMPILAN ARGUMENTASI DAN BERPIKIR KRITIS PADA PESERTA DIDIK SMA INDA SAFITRI, WAHYU; ADMOKO, SETYO
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mendeskripsikan keefektifan model-model pembelajaran berbasis Toulmin?s Argument Pattern (TAP) dalam melatih keterampilan argumentasi dan berpikir kritis pada peserta didik SMA. Metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah penelitian study kepustakaan. Data yang gunakan merupakan data sekunder yang diambil dari data hasil penelitian, jurnal-jurnal, dan sumber-sumber relevan lainnya. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian yaitu organize, synthesize, dan identify. Berdasarkan analisis penulis setalah membaca beberapa literatur yang relevan dan mencari keterkaitan antar literatur, didapatkan hasil penelitian bahwa ketika diterapkan Model Pembelajaran Argumentasi Toulmin, peserta didik mampu mencapai keterampilan berargumentasi pada level 5 dan mencapai tahapan overview pada berpikir kritis. Pada model pembelajaran argumentasi dengan pendekatan saintifik, model pembelajaran discovery learning dan model pembelajaran inkuiri terbimbing, peserta didik mampu mencapai keterampilan berargumentasi pada level 4 dan mencapai tahapan clarity pada berpikir kritis. Pada model pembelajaran, Argument Driven Inquiry (ADI), dan model pembelajaran diskusi, peserta didik mampu mencapai keterampilan berargumentasi pada level 3-4 dan mencapai tahapan clarity pada berpikir kritis. Pencapaian tersebut didapatkan karena pada setiap model pembelajaran diterapkan Toulmin?s Argument Pattern (TAP), sehingga secara garis besar keterampilan argumentasi peserta didik mencapai level 3 sampai level 5, dan keterampilan berpikir kritis peserta didik mencapai pada tahapan clarity sampai overview. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan Toulmin?s Argument Pattern (TAP) pada model pembelajaran sangatlah efektif untuk melatih keterampilan argumentasi dan berpikir kritis pada peserta didik SMA. Kata Kunci: Keterampilan Argumentasi, Berpikir Kritis, Toulmin?s Argument Pattern (TAP), Model Pembelajaran.