cover
Contact Name
Awaluddin
Contact Email
awaluddin011085@gmail.com
Phone
+6285242824202
Journal Mail Official
ijophya@gmail.com
Editorial Address
Jl. Toddopuli XXII Blok 35 No.19 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
IJOPHYA
ISSN : -     EISSN : 27764516     DOI : 10.59734/ijpa
Core Subject :
The Indonesian Journal of Physical Activity (IJOPHYA) publishes scientific articles focusing on physical education, physical activity, sport coaching, sports science, sports pedagogy, sports biomechanics, sports tourism, and traditional sports and games. The journal welcomes empirical research, theoretical studies, and innovative practices that contribute to the development of physical education, sports, and physical activity.
Arjuna Subject : -
Articles 127 Documents
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Passing Atas Bolavoli Melalui Variasi Pembelajaran pada Siswa Kelas XI.4 SMA Negeri 5 Soppeng Juhanis Juhanis; Muhammad Qasash Hasyim
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 4 No. 1 (2024): November-April
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v4i1.55

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan passing atas dalam permainan bola voli melalui variasi pembelajaran pada Siswa Kelas Xi.4 SMA Negeri 5 Soppeng. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (action Research). Subjek dalam penelitian ini adalah kelas XI 4 dengan jumlah siswa sebanyak 37 orang siswa yang akan diberikan tindakan berupa media target ban terhadap hasil belajar passing atas dalam permainan bola voli. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas, yang terdiri dari dua siklus. Sebelum dilakukan tindakan pada siklus I peneliti memberi tes awal untuk mengetahui letak kesulitan pada pelajaran passing atas bola voli, kemudian dilakukan pembelajaran menggunakan media target ban dan diakhiri dengan pemberian tes siklus I dan tes siklus II dengan instrumen penelitian lembaran pengamatan tes hasil belajar passing atas bola voli dengan menggunakan lembar portofolio. Setelah data terkumpul dan dilakukan analisis maka diperoleh hasil analisisnya : (1) dari data hasil tes belajar Siklus I diperoleh 20 orang (54,05 %) yang telah mencapai tingkat ketuntasan belajar, sedangkan 17 orang (45,95%) belum mencapai tingkat ketuntasan belajar. Dengan nilai rata-rata hasil belajar siswa adalah 64,4. (2) dari tes hasil belajar Siklus II diperoleh 30 orang (81,08%) yang telah mencapai tingkat ketuntasan belajar, sedangkan 7 orang (18,91%) belum mencapai tingkat ketuntasan belajar, dengan nilai rata-rata hasil belajar siswa adalah 78,1. Dalam hal ini dapat dilihat bahwa terjadi peningkatan nilai rata-rata hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II yaitu peningkatan ketuntasan klasikalnya sebesar 25%. Berdasarkan hasil analisis data dapat dikatakan bahwa melalui media target ban dapat meningkatkan hasil belajar passing atas dalam permainan bola voli pada pada Siswa Kelas Xi.4 SMA Negeri 5 Soppeng.
Korelasi Olahraga Aerobik Dengan Acute Montain Sicknes Pada Aktifitas Alam Bebas (Olahraga Pendakian Gunung) Darul Husnul
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 4 No. 1 (2024): November-April
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v4i1.57

Abstract

Tinjauan fisiologi tubuh, mendaki gunung sebenarnya merupakan salah satu jenis olahraga aerobik yang termasuk dalam kategori aerobik. Pendaki harus mempunyai kekuatan fisik yang baik untuk mendaki tanpa merasa lelah. Oleh karena itu, pendaki harus mempunyai tingkat olahraga aerobik yang baik untuk dapat melakukan pendakian. Hasil penelitian ini menunjukkan hal yang sama dengan penjelasan diatas, dimana ditemukan bahwa hampir sebagian besar pendaki pada penelitian ini memiliki olahraga aerobik tingkat sedang hingga tinggi. olahraga aerobik kategori lebih moderat dibandingkan aktivitas ringan dan berat.juga mengatakan bahwa selain persiapan sebelum pendakian, sebagian besar pendaki memiliki tingkat aktivitas sedang. Penyakit gunung akut (AMS) merupakan penyakit yang disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh beradaptasi dengan ketinggian.Parahnya di pagi hari, saat berbaring, dan juga saat berolahraga berat. Dalam penelitian ini, seluruh . responden (100%) mengalami gejala SMA ringan hingga sedang. Oleh karena itu, persiapan olahraga aerobik berupa olahraga yang bersifat aerobic disarankan bahkan sangat penting bagi pendaki. Hasil analisis data tingkat olahraga aerobik dan AMS didapatkan kelompok responden dengan tingkat olahraga aerobik tinggi, sehingga Mayoritas responden memiliki tingkat olahraga aerobik tinggi ringan dan kelompok responden tingkat aktivitasnya sedang, karena mereka hanya berjalan kaki atau bersepeda setiap hari.Selain itu, juga harus mempersiapkan diri dengan matang saat mendaki untuk meminimalisir penyakit akibat AMS.
The Relationship Between Optimism and Burnout In Rowing Athletes Mitha Evalista; Irfan Yunus
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 4 No. 1 (2024): November-April
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v4i1.58

Abstract

This study aims to investigate the relationship between optimism and burnout in rowing athletes. The subjects in this study were 20 rowing athletes selected through purposive sampling technique. The research employed a quantitative method using optimism scale and burnout scale as measurement tools. The Spearman’s Rank Correlation Coefficient analysis technique was used, which revealed a correlation coefficient (r) of -0.880 with a significance level of 0.000 (p < 0.01). This indicates a negative relationship between optimism and burnout in rowing athletes; the lower the optimism of the athletes, the higher the burnout experienced. This study provides insight into the relationship between optimism and burnout, particularly how optimism can influence burnout
Inovasi Latihan Rondo: Meningkatkan Kemampuan Passing Tim Futsal M Said Zainuddin
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 4 No. 1 (2024): November-April
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v4i1.59

Abstract

Improving passing ability is an important aspect in futsal games. This study examines the effectiveness of the rondo training model in improving the passing ability of the SMK Negeri 10 Makassar futsal team. The research method used a one group pretest-posttest experimental design involving 20 students as samples. Data were analysed with paired sample t test. The results showed that the rondo training model had a significant effect on improving passing skills (p<0.05). The calculated t value (7.353) is greater than the t table value (1.729) and the significance value is smaller than 0.05 (0.000 <0.05). The rondo training model provides an increase in passing ability by 16.3%. This study concludes that the rondo training model is effective in improving the passing ability of the futsal team. This training model can be used as an alternative for coaches to improve the performance of the futsal team.
Analisis Hasil Belajar Lompat Jauh Gaya Jongkok Sudirman; Silahturahmi; Ikbal Amal
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 4 No. 1 (2024): November-April
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v4i1.60

Abstract

Penelitian bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok pada siswa SMP Negeri 2 Galesong Selatan Kabupaten Takalar. Metode Penelitian Penelitian ini adalah Penelitaian Deskriptif. Variable penelitian ini adalah hasil belajar lompat jauh gaya jongkok dengan sampel berjumlah 25 siswa. Hasil penelitian di peroleh sangat kurang” persentase sebesar 8% (2 siswa) kategori “kurang” dengan persentase sebesar 24% (6 siswa), kategori “cukup” persentase sebesar 32% (8 siswa), kategori “baik” persentase sebesar 24% (6 siswa), dan kategori “sangat baik” persentase sebesar 12% (3 siswa). Hal ini dapat di simpulkan bahwa hasil belajar lompat jauh gaya jongkok siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Galesong Selatan yang berada pada kategori “Cukup
Ketepatan Servis Atas Bolavoli (Korelasi Kekuatan Lengan, Kelentukan Pergelangan Tangan Dan Koordinasi Mata- Tangan) Sahabuddin; Muhammad Ishak
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 4 No. 1 (2024): November-April
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v4i1.61

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kekuatan lengan, kelentukan pergelangan tangan dan koordinasi mata-tangan dengan ketepatan servis atas bolavoli. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 9 Makassar dengan jumlah sampel penelitian 60 orang siswa putra yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi dan regresi dengan menggunakan sistem SPSS Versi 21.00 pada taraf signifikan 95% atau  0,05. Bertolak dari hasil analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: Ada hubungan yang signifikan kekuatan lengan dengan ketepatan servis atas bolavoli, {terbukti nilai ro = 0,625 (P <  0,05)}; Ada hubungan yang signifikan kelentukan pergelangan tangan dengan ketepatan servis atas bolavoli, {terbukti nilai ro = 0,707 (P <  0,05)}; Ada hubungan yang signifikan koordinasi mata-tangan dengan ketepatan servis atas bolavoli, {terbukti nilai ro = 0,618 (P <  0,05)}; Ada hubungan yang signifikan antara kekuatan lengan, kelentukan pergelangan tangan dan koordinasi mata-tangan dengan ketepatan servis atas bolavoli, {terbukti nilai Ro = 0,732 (P <  0,05)}.
Hubungan Antara Kemampuan Bergerak Dan Koordinasi Mata-Tangan Dengan Kemampuan Passing Atas Dalam Permainan Bolavoli Muh Ishak; Sahabuddin; Hikmad Hakim
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 4 No. 1 (2024): November-April
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v4i1.62

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan bergerak dan koordinasi mata-tangan dengan kemampuan passing atas dalam permainan bolavoli. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh Mahasiswa FIK UNM dengan jumlah sampel penelitian 45 orang mahasiswa putra yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi dan regresi dengan menggunakan sistem SPSS Versi 21.00 pada taraf signifikan 95% atau  0,05. Bertolak dari hasil analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: Ada hubungan yang signifikan kemampuan bergerak dengan kemampuan passing atas dalam permainan bolavoli, terbukti nilai ro = -0,753 (P <  0,05); Ada hubungan yang signifikan koordinasi mata-tangan dengan kemampuan passing atas dalam permainan bolavoli, terbukti nilai ro = 0,700 (P <  0,05); Ada hubungan antara kemampuan bergerak dan koordinasi mata-tangan dengan kemampuan passing atas dalam permainan bolavoli, terbukti nilai Ro = 0,851 (P <  0,05)
Mengeksplorasi Hubungan Antara Aerobic Exercise Dan Cardiorespiratory Fitness Pada Anak-Anak: Tinjauan Literatur Muhammad Ivan Miftahul Aziz; Awaluddin
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 4 No. 1 (2024): November-April
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v4i1.63

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara latihan aerobik dan perkembangan sistem cardiorespirasi pada anak-anak. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah dengan pendekatan studi literatur, melibatkan pengumpulan data dari artikel terbitan antara tahun 2013-2023 dengan sample usia 6-12 tahun yang terlibat dalam program latihan aerobik selama periode waktu tertentu. Adapun yang menjadi sumber informasi dalam artikel ini berasal dari berbagai artikel yang terdapat pada google scholar, elsevier, dan researchgate, dengan menggunakan kata kunci Aerobic Exercise, Cardiovascular dan Respiratory. Data yang dikumpulkan mencakup parameter cardiorespirasi seperti denyut jantung, kapasitas paru-paru, dan tingkat konsumsi oksigen selama dan setelah sesi latihan aerobic. Selain itu, aspek-aspek lain seperti frekuensi, intensitas, jenis latihan, dan durasi juga menjadi faktor penting dalam memahami hubungan antara latihan aerobik dan kebugaran kardiorespiratori pada anak-anak. Implikasi klinis dan pedagogis dari temuan ini menunjukkan bahwa integrasi latihan aerobik yang sesuai dalam kehidupan sehari-hari anak-anak dapat mendukung pengembangan kebugaran kardiorespiratori yang optimal. Dengan demikian, penelitian lanjutan dan pendekatan intervensi yang lebih spesifik perlu dilakukan untuk lebih memahami dinamika hubungan ini dan memberikan panduan yang lebih terperinci bagi para orang tua, pendidik, dan praktisi kesehatan dalam meningkatkan kebugaran kardiorespiratori anak-anak melalui latihan aerobik.
Pengaruh Metode Latihan Interval Terhadap Kecepatan Renang Gaya Bebas 100 Meter Pada Atlit PR Paotere Ahmad Rum Bismar; Hikmad Hakim; Ramli; Muh. Adnan Hudain; Wanda Agustina
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 4 No. 2 (2024): May - October
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v4i2.64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) bagaimana pengaruh latihan interval terhadap kecepatan renang gaya bebas 100 meter (2) bagaimana pengaruh tanpa perlakuan latihan interval terhadap kecepatan renang gaya bebas 100 meter (3) apakah latihan interval 1:1 menurunkan waktu tempuh berenang gaya beabs 100 meter. Penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian eksperimental semu yang bertujuan untuk menguji secara langsung pengaruh suatu variabel terhadap variabel lain dengan desain pre-test and post-test control group. Pada penelitan ini jumlah populasi atlet renang PR Paotere sebanyak 50 orang, dan pengambilan sampel berjumlah 8 orang atlet laki-laki pada Kelompok Umur 3 (12-14 tahun).Berdasarkan hasil data maka : (1) berdasarkan hasil uji T sampel kelompok eksperimen dengan jumlah 4 atlet renang terdapat pengaruh yang signifikan pada latihan interval terhadap kecepatan renang gaya bebas 100 meter dengan nilai pretest 1.08.8700 postetst 1.06.8300 dengan nilai signifikansi sebesar 0,048 (2) tidak ada pengaruh kelompok kontrol terhadap kecepatan renang gaya bebas 100 meter atlet renang PR Paotere (3) latihan interval 1:1 menurunkan waktu tempuh berenang gaya bebas 100 meter sebesar 0,02.04000 atlet renang PR Paotere. Dapat disimpulkan bahwa metode latihan interval 1:1 dapat meningkatkan kecepatan renang 100 meter gaya bebas.
Analysis of Smash Accuracy in The Game of Badminton Viewed From Arm Muscle Strength And Body Height In PB Athletes Karsa Mandiri Makassar Andi Taufiq Nur Ilmi; Muh Adnan Hudain; Suwardi; Wahyuddin; Irfan
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 4 No. 2 (2024): May - October
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v4i2.66

Abstract

This study aims to analyze the relationship between arm muscle strength and height with smash accuracy in badminton among PB. Karsa Mandiri Makassar athletes. The research method used is a quantitative approach with a descriptive analysis design, normality, and homogeneity. The research subjects consisted of 16 badminton athletes actively training at PB. Karsa Mandiri Makassar. Data collection was conducted through measurements of arm muscle strength using a dynamometer and height using standard measuring instruments. Smash accuracy was measured through a smash skill test in badminton. The data obtained were analyzed descriptively to describe the characteristics of each variable. Normality tests were conducted to ensure normal data distribution using the Kolmogorov-Smirnov test, while hypothesis testing was conducted using linear regression statistical techniques to see the effect of arm muscle strength and height on smash accuracy. The analysis results showed that the data were normally distributed. Additionally, a positive and significant relationship was found between arm muscle strength and smash accuracy (sig. T = 0.003 < 0.05), as well as between height and smash accuracy (sig. T = 0.019 < 0.05). This indicates that the better the arm muscle strength and the taller the athlete's posture, the better the resulting smash accuracy. The F-test result with a probability value of 0.001 indicates significance below the 0.05 significance level. Therefore, H0 is rejected and H1 is accepted, meaning that the independent variables of arm muscle strength and height simultaneously (together) have an influence on smash accuracy.

Page 5 of 13 | Total Record : 127