cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
PAUD Teratai
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 411 Documents
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP LIMA HURUF VOKAL MELALUI MEDIA APLIKASI POWER POINT PADA ANAK KELOMPOK A SUPARTI, WINARNI; Simatupang, Nurhenti Dorlina
PAUD Teratai Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 No. 3 Edisi Yudisium September 2016
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal konsep lima huruf vokal melalui media aplikasi power point. Subjek penelitian adalah anak kelompok A di TK Plus Tunas Bangsa Sooko Mojokerto dengan jumlah 15 anak terdiri dari 9 anak laki-laki dan 6 anak perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi yang dilakukan oleh teman sejawat dan dokumentasi yang berupa foto kegiatan anak dalam proses pembelajaran. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif.  Hasil penelitian menunjukkan adanya  peningkatan kemampuan mengenal konsep lima huruf vokal melalui media aplikasi power point sebesar 23,96% berdasarkan evaluasi hasil dari siklus I dan siklus II. Dari uraian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa media aplikasi power point dapat meningkatkan kemampuan mengenal konsep lima huruf vokal pada anak kelompok A TK Plus Tunas Bangsa Sooko Mojokerto. Kata Kunci : Konsep lima huruf vokal, media aplikasi power point   Abstract This classroom action research aims to improve the ability to know the concept of the five vowels through media power point applications. The subjects were a group of children in TK Plus Tunas Bangsa Sooko Mojokerto with the number of 15 children consisted of 9 boys and 6 girls. Data collection techniques used in this study was the observation made by peers and documentation activities in the form of photos of children in the learning process. Data analysis techniques in this study using descriptive statistical analysis. The results showed an increased ability to recognize the concept of the five vowels through the application media power point of 23.96% based on the evaluation of the results of the first cycle and the second cycle. From the above description, it can be concluded that the media power point applications can enhance the ability to know the concept of the five vowels in children in group A TK Plus Tunas Bangsa Sooko Mojokerto. Keywords: The concept of five vowels, media power point applications.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL WARNA MELALUI OUTDOOR LEARNING BERMEDIA LINGKUNGAN ALAM PADA ANAK KELOMPOK A DWI ENDAH LESTARI, REZKY Dwi Endah; Fitri, Ruqoyyah
PAUD Teratai Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 No. 3 Edisi Yudisium September 2016
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal warna melalui outdoor learning bermedia lingkungan alam. Subjek penelitian adalah anak usia 4-5 tahun di TK Imtaq Kota Mojokerto dengan jumlah 15 anak terdiri dari 5 anak laki-laki dan 10 anak perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi yang dilakukan oleh teman sejawat dan dokumentasi yang berupa foto kegiatan anak dalam proses pembelajaran. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif.  Hasil penelitian menunjukkan adanya  peningkatan kemampuan pengenalan warna melalui outdoor learning bermedia lingkungan alam sebesar 4,8% berdasarkan evaluasi hasil dari siklus I dan siklus II. Dari uraian di atas,maka dapat disimpulkan bahwa outdoor learning bermedia lingkungan alam dapat meningkatkan kemampuan mengenal warna pada anak Kelompok A TK Imtaq Kota Mojokerto. Kata Kunci : Mengenal warna, Outdoor Learning, Media Alam.   Abstract  This classroom action research aims to improve the ability to know colors through outdoor learning environment mediated nature. Subjects were children aged 4-5 years in kindergarten Imtaq Mojokerto with the number of 15 children consisted of five boys and 10 girls. Data collection techniques used in this study was the observation made by peers and documentation activities in the form of photos of children in the learning process. Data analysis techniques in this study using descriptive statistical analysis. The results showed an increased ability to color recognition through mediated learning outdoor natural environment of 4.8% based on the evaluation of the results of the first cycle and the second cycle. From the above description, it can be concluded that the outdoor learning environment mediated nature can increase the ability to know the color in Group A kindergarten child Imtaq Mojokerto. Keywords: Getting to know the color, Outdoor Learning, Natural Media. 
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI BERMAIN BOMBIK MODIFIKASI PADA ANAK KELOMPOK BERMAIN HAYATI, NUR; Fitri, Ruqoyyah
PAUD Teratai Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 No. 3 Edisi Yudisium September 2016
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan melalui bermain bombik modifikasi. Subjek penelitian adalah anak usia 3-4 tahun  di KB Sabilunnajah Gedeg Mojokerto dengan jumlah 10 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi yang dilakukan oleh teman sejawat dan dokumentasi yang berupa foto kegiatan anak dalam proses pembelajaran. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif.  Hasil penelitian menunjukkan adanya  peningkatan kemampuan mengenal konsep bilangan melalui bermain bombik modifikasi sebesar 27,5% berdasarkan evaluasi hasil dari siklus I dan siklus II. Dari uraian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa bermain bombik modifikasi dapat meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak anak usia 3-4 tahun  di KB Sabilunnajah Gedeg Mojokerto. Kata Kunci :Konsep bilangan, bermain bombik modifikasi.   Abstract  This classroom action research aimed to improve the ability to know the concept of numbers through play bombik modification. Subjects were children aged 3-4 years in Pre School Sabilunnajah Gedeg Mojokerto with the number of 10 children. Data collection techniques used in this study was the observation made by peers and documentation activities in the form of photos of children in the learning process. Data analysis techniques in this study using descriptive statistical analysis. The results showed an increased ability to recognize the concept of numbers through play bombik modification of 27,5% based on the evaluation of the results of the first cycle and the second cycle. From the above description, it can be concluded that playing bombik modifications may improve the ability to know the concept of numbers in children aged 3-4 years in Pre School Sabilunnajah Gedeg Mojokerto. Keywords: Concepts of  Numbers, Play Bombik modification.
DAMPAK PENGGUNAAN GADGET TERHADAP INTERKSI SOSIAL ANAK USIA 5-6 TAHUN NOVITASARI, WAHYU; Khotimah, Nurul
PAUD Teratai Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 No. 3 Edisi Yudisium September 2016
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis dampak penggunaan gadget terhadap interaksi sosial anak usia 5-6 tahun di Kompleks Perumahan Pondok Jati Kabupaten Sidoarjo. Sampel pada penelitian ini sebanyak 37 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier sederhana dengan taraf signifikan α=5% (0,05). Berdasarkan hasil penelitian hasil perhitungan uji linier sederhana statistik t diperoleh signifikan sebesar 0,000 dan thitung sebesar 12,758, hal ini menunjukkan bahwa adanya dampak penggunaan gadget terhadap interaksi social anak usia 5-6 tahun. Berdasarkan perhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan gagdet memberikan dampak terhadap interaksi sosial anak usia 5-6 tahun di Kompleks Perumahan Pondok Jati Kabupaten Sidoarjo. Kata kunci: penggunaan gadget, interaksi sosial   Abstract This quantitative research is to know and analyze impact gadget using to sosia interaction, especially in childrens aged 5-6 years. Sample at this research are 37 childrens. Teqnique data collecting is quetionnaire and obsevation. Technique analyze data is simple linier regression with significant level α=5% (0,05). Result of the calculating from the statistic simple linier t test indicated that significant level is0.000 and t calculation is 12,758. This indicates that there is effect of gadget usage to the social interaction of childrens age 5-6 year. Based on the calculation it can be concluded that the gadget usage give effect to the social interaction of childrens age 5-6 years at Pondok Jati residence, Sidoarjo Keywords: gadget usage, the social interaction of childrens.
PENGARUH POLA ASUH OTORITER TERHADAP KEDISIPLINAN ANAK USIA 4-6 TAHUN DWI PRAMESTI, ELSA Dwi; Khotimah, Nurul
PAUD Teratai Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 No. 3 Edisi Yudisium September 2016
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pola asuh otoriter yang diberikan orangtua terhadap kedisiplinan anak usia 4-6 tahun di Taman Kanak-kanak Gugus 01 Tulung Sampung Ponorogo. Sampel penelitian berjumlah 40 anak usia 4-6 tahun di Taman Kanak-kanak Gugus 01 Tulung Sampung Ponorogo. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi dan kuisioner dengan alat penilaian berupa lembar observasi dan angket. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode regresi linier sederhana dengan satu variabel bebas. Hasil uji analisis statistik t untuk X menunjukkan bahwa nilai signifikansi 0,000 < 0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya ada pengaruh pola asuh otoriter terhadap kedisiplinan anak usia 4-6 tahun di Taman Kanak-kanak Gugus 01 Tulung Sampung Ponorogo. Kata Kunci: pola asuh otoriter, kedisiplinan   Abstract This quantitative research was aim of this research is determine the effect of the authoritarian up bringing given by parents to discipline children age 4-6 years in group 01 Tulung Sampung Ponorogo. The subjects included fourty children age 4-6 years in group 01 Tulung Sampung Ponorogo. Data collection techniques using observational and questionnaire with assessment tools such as observation sheets and questionnaire sheets. The analysis technique used in this research is using simple linear regression method with one independent variable. The result of the t statistic analysis test for X indicated that the significance level is 0,000 < 0,05 so Ho is rejected and Ha is accepted that means the authoritarian parenting influence to the discipline of children age 4-6 years at TK Group 01 Tulung Sampung Ponorogo. Keywords: authoritarian parenting, discipline.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF MENGENAL WARNA PRIMER MELALUI KEGIATAN MEWARNAI DENGAN KAPAS PADA ANAK KELOMPOK B WAHDINI, RACHMAH; Fitri, Ruqoyyah
PAUD Teratai Vol 6, No 1 (2017): Vol 6 No.1 2016
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan kognitif mengenal warna primer melalui kegiatan mewarnai dengan kapas pada tahun pelajaran 2015-2016. Subyek penelitian ini adalah anak kelompok B di PPT Harapan Bunda yang  berada pada kelompok B yang berjumlah 15 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi sedangkan teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif yaitu analisis refleksi berdasarkan siklus. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif.  Hasil dari  penelitian ini pada siklus I aktivitas guru menunjukkan persentase 54,19% kemudian pada siklus II meningkat menjadi 81,27%. Sedangkan aktivitas anak pada siklus I sebesar 45,83% meningkat menjadi 77,1% pada siklus II. Nilai rata-rata kemampuan mengenal warna primer pada siklus I tingkat perkembangannya  memperoleh  persentase sebesar 51,09% dan siklus II meningkat dengan persentase 80,53%. Berdasarkan uraian diatas, maka dapat disimpulkan bahwa terjadi  peningkatan mengenal warna primer melalui kegiatan mewarnai dengan kapas Kata Kunci : Kognitif, warna primer, mewarnai dengan kapas Abstract This classroom action research aims to describe the increasement cognitive ability of knowing primary colour through coloring activity with cotton in 2015-2016 academic year. The subject were the 15 children group B in PPT Harapan Bunda. The collection data technique used observation and documentation, while data analysis techniques used qualitative descriptive that reflection analysis based on the cycle. Data analysis technique in this study is using descriptive statistical analysis. The results of this study showed the increasement of teacher activity from first cycle that 54,19% to second cycle that is 81,27%. Then the children showed the incresement from 45,83% at the first cycle to 77,1% at the second cycle. The mean score of knowing primary colour ability at the first cycle got 51,09% of their developing stage and has increase to 80,53% at the second cycle. Based on the description above, it can be concluded that an increase recognize primary colors through coloring activities with cotton. Keywords: Cognitive, primary colors, coloring with cotton
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN KOLASE DAUN KERING PADA ANAK USIA 3-4 TAHUN SUMARDIAH, FATIMAH; Fitri, Ruqoyyah
PAUD Teratai Vol 6, No 1 (2017): Vol 6 No.1 2016
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian tindakan kelas  ini  bertujuan untuk mendiskripsikan peningkatan kemampuan motorik halus melalui kegiatan kolase daun kering. Subjek penelitian ini adalah anak usia 3-4 tahun   yang berjumlah 18 anak yang terdiri dari 11 anak perempuan dan 7 anak laki-laki. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi yang dilakukan dengan teman sejawat dan dokumentasi yang berupa foto kegiatan anak dalam proses pembelajaran. Teknik  analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan adanya penigkata kemampuan motorik halus melalui kegiatan kolase daun kering sebesar 26,7%  berdasarkan evaluasi  hasil dari siklus I dan siklus II.  Dari uraian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan kolase daun kering dapat meningkatkan kemampuan motorik  halus anak usia 3-4 tahun di PPT Mutiara Bunda Benowo Surabaya Kata Kunci :  Motorik halus, Kolase, Daun kering Abstract  This classroom action search to describe the increase in the fine motor skills of children a collage of dried leaves. The subject of this stud in children aged 3-4 years .with the number of children are 18 children consisted of 7 boys and 11 girls. . Data collection technique that used in this study was the observation which made by peers and documentation activities in the form of photos of children in the learning process. Data analysis technique in this study is using qualitative descriptiveanalysis. The results of the study showed an increased ability to recognize the small letters b and d by using writing activity on the sands with percentage26,7% based on the evaluation of the results of the cycle I and the cycle II. From these results it can be concluded that the activities of a collage of dried leaves can improve fine motor skills of children aged 3-4 years in the PPT Mutiara Bunda Benowo Surabaya. Keywords:finemotor,collage,dryleaves
PENGARUH PERMAINAN ULAR TANGGA MODIFIKASI TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA PADA ANAK KELOMPOK B Aprilia, Nur Qomari; Komalasari, Dewi
PAUD Teratai Vol 6, No 1 (2017): Vol 6 No.1 2016
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui permainan ular tangga modifikasi dapat memberikan pengaruh atau tidak terhadap kemampuan berbicara anak kelompok B. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 12 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi dan tes. Teknik analisis data menggunakan uji jenjang bertanda Wilcoxon dengan rumus Thiung < Ttabel. Data yang telah diperoleh dari penelitian dianalisis menggunakan tabel penolong Wilcoxon Match Pair Test dan hasilnya Thitung = 0, sedangkan Ttabel = 0,14 dengan taraf signifikan sebesar  5%, yang berarti Thitung < Ttabel (0 < 0,14). Berdasarkan uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa permainan ular tangga modifikasi berpengaruh terhadap kemampuan berbicara anak kelompok B. Kata kunci : Permainan Ular Tangga Modifikasi, Kemampuan Berbicara Abstract This quantitative research aims to know the game of snakes and ladders modifications may influence or not the speech of children in group B. The subject of this research is 12 children. Data collection techniques using the method of observation and tests. Data were analyzed using the Wilcoxon Match Pair Test with the formula Tcount <Ttable.The data have been obtained from the study were analyzed using a helper table Wilcoxon Match Pair Test and the results TCount = 0, while TList = 0.14 with a significant level of 5%, which means TCount<TList (0<0.14). Based on these descriptions can be concluded that the game of snakes and ladders modifications affect the child's ability to speak group B. Keywords : Game Snakes and Ladders Modification, Speech
PENGARUH METODE MIND MAPPING TERHADAP KEMAMPUAN BERCERITA PADA ANAK KELOMPOK B Wulansari, Dewi; Komalasari, Dewi
PAUD Teratai Vol 6, No 1 (2017): Vol 6 No.1 2016
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini di latarbelakangi oleh kemampuan bercerita anak yang masih didominasi dengan kegiatan membaca dan menulis membuat kemampuan bercerita kurang terasah. Oleh karena itu, untuk mengembangkan kemampuan bercerita diperlukan stimulus untuk melatih kemampuan bercerita anak dengan menggunakan mind mapping. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk membuktikan ada tidaknya pengaruh metode mind mapping terhadap kemampuan bercerita pada anak kelompok di TK Ar-Rahmah Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Experimental Design dan design penelitian Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian adalah kelompok B1 sebagai kelompok Eksperimen sebanyak 16 anak dan B2 sebagai kelompok kontrol sebanyak 16 anak. Teknik pengumpulan data antara lain dengan menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji Mann Whitney U Test. Dari hasil perhitungan diperoleh Uhitung > Utabel (64,5<75), Berdasarkan analisis data tersebut dapat dinyatakan bahwa ada pengaruh menggunakan metode mind mapping secara signifikan terhadap kemampuan bercerita pada anak kelompok B TK Ar-Rahmah Surabaya. Kata kunci: metode mind mapping, kemampuan bercerita Abstract This research in the wake of the ability to tell a child that is still dominated by the activities of reading and writing make less honed storytelling ability. Therefore, to develop the ability to tell the necessary stimulus to train the child's ability to tell by using mind mapping. The purpose of this study is to prove the existence of mind mapping methods influence on the ability to tell a group of children in kindergarten Ar-Rahmah Surabaya. This study uses a quantitative research approach to the type of research Quasi-Experimental Design and design research Nonequivalent Control Group Design. The subjects were a group B1 as many as 16 children experiment group and the control group B2 as many as 16 children. Data collection techniques such as by using observation, testing, and documentation. Data were analyzed using the Mann Whitney U Test. From the calculation Uhitung> Utabel (64.5 <75), Based on the analysis of these data it can be stated that there is the effect of using mind mapping methods significantly affect the ability to tell the children in group B TK Ar-Rahmah Surabaya. Keywords: mind mapping method, the ability of storytelling
PENGARUH GAYA BELAJAR BERMEDIA APE LEGO TERHADAP KECERDASAN SPASIAL ANAK KELOMPOK B ELOK MARDANI, AJENG Elok; andajani, sri joeda
PAUD Teratai Vol 6, No 1 (2017): Vol 6 No.1 2016
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan kecerdasan spasial  pada gaya belajar visual dengan gaya belajar auditorial, gaya belajar auditorial dengan gaya belajar kinestetik, dan gaya belajar visual dengan gaya belajar kinestetik setelah diberikan kegiatan bermain media APE lego pada anak kelompok B1 (Arjuna) di TK Taman Ceria Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis pre-experimental design dan desain penelitian One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini adalah anak kelompok B1 (Arjuna) di TK Taman Ceria Surabaya yang berjumlah 18 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan unjuk kerja. Teknik analisis data menggunakan rumus One-way Anova dengan Fhitung<Ftabel dan dengan taraf signifikan ? = 5% (0,05) menggunakan SPSS for windows version 20. Berdasarkan hasil penelitian dengan uji One-way Anova, dapat diketahui bahwa Hasil Fhitung= 0,032, sedangkan Ftabel= 3,16, yang berarti Fhitung < Ftabel (0,032 < 3,16) dan nilai signifikan yang diperoleh yaitu nilai sig = 0,969 > taraf signifikan ?= 0,05 maka pengambilan keputusannya yaitu: Ho diterima sehingga dapat dinyatakan bahwa tidak ada perbedaan nilai rata-rata antara gaya belajar visual dengan gaya belajar auditorial, gaya belajar auditorial dengan gaya belajar kinestetik, dan gaya belajar visual dengan gaya belajar kinestetik. Akan tetapi terdapat pengaruh gaya belajar bermedia APE lego terhadap kecerdasan spasial anak kelompok B di TK Taman Ceria Surabaya. Kata kunci: Gaya belajar, Media APE lego, Kecerdasan spasial   Abstract Aim of this research is to know whether the differences of spacial intelligence exist on visual learning style and auditoria learning style, auditoria learning style and kinesthetic learning style, and visual learning style and kinesthetic learning style after giving activity of playing APE lego media on students of group B1(Arjuna) at TK Taman Ceria Surabaya. This research uses quantitative approach with pre experimental design type and one group pretest posttest design. Sample in this research is 18 students of group B1(Arjuna) at TK Taman Ceria Surabaya. Data collection technique is by using observation and work performance. Data analysis technique is by using one way anova test with Fcalculated<Ftable and with significance level ? = 5% (0.05) using SPSS for windows version 20.Based on result of the research with one way anova test, it can be known that the result is Fcalculate= 0,032, and Ftable= 3,16, it means Fcalculated < Ftable (0,032 < 3,16) and the obtained significance level  is ? = 0.969 > significance level ? = 0.05, so the decision is : Ho is accepted so it can be stated that there is no difference of score in average between visual learning style and auditoria learning style, auditoria learning style and kinesthetic learning style, and visual learning style and kinesthetic learning style. However there is effect of learning style with APE lego media to spacial intelligence of students of group B at TK Taman Ceria Surabaya. Keywords: learning style, APE lego media, spacial intelligence