cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Khusus
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1 (2019)" : 10 Documents clear
OUTDOOR LEARNING BERBANTUAN PEMBELAJARAN LANGSUNG TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL TUMBUHAN MONOKOTIL BAGI SISWA TUNANETRA WIDAYAKA, CITRA; , PAMUJI
Jurnal Pendidikan Khusus Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam penting untuk diajarkan bagi siswa tunanetra pada jenjang pendidikan dasar yaitu SD dan juga SMP. Proses belajar siswa tunanetra mengalami kesulitan dalam pembentukan konsep dan pengertian sehingga data, pengalaman, dan pengetahuannya sangat terbatas. Diharapkan melalui outdoor learning berbantuan pembelajaran langsung siswa tunanetra mampu menanamkan kesan dalam ingatannya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji pengaruh outdoor learning berbantuan pembelajaran langsung terhadap kemampuan mengenal tumbuhan monokotil bagi siswa tunanetra. Rancangan penelitian ini menggunakan pre-experiment jenis one group pre-test post-test design. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data melalui tes. Teknik dalam menganalisis data yaitu analisis data statistik non parametrik dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian berdasarkan pada nilai Zhitung (Zh) sebesar 2,24 yang berarti lebih besar dari nilai Ztabel (Zt) dengan nilai kritis 5% (untuk menguji dua pihak) sama dengan 1,96, maka terdapat pengaruh yang signifikan outdoor learning berbantuan pembelajaran langsung terhadap kemampuan mengenal tumbuhan monokotil bagi siswa tunanetra. Kata kunci: outdoor learning, pembelajaran langsung, tumbuhan monokotil, tunanetra
MODEL DISCOVERY LEARNING DALAM PENGUASAAN KONSEP PECAHAN SEDERHANA PADA SISWA TUNARUNGU KELAS III SDLB SEPTY NURVIAN, LINARIA; , WAGINO
Jurnal Pendidikan Khusus Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK PENGARUH PENGGUNAANMODEL DISCOVERY LEARNING DALAM PENGUASAAN KOMPETENSI KONSEP PECAHAN SEDERHANA PADA SISWA TUNARUNGU KELAS III SDLB DI BLITAR Nama Mahasiswa : Linaria Septy Nurvian NIM : 12010044019 Program Studi : S-1 Jurusan : Pendidikan Luar Biasa Fakultas : Fakultas Ilmu Pendidikan Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya Pembimbing : Drs. Wagino, M.Pd Tunarungu memiliki dampak pada kemampuan akademik anak sehingga menyebabkan kurangnya penguasaan kompetensi konsep pecahan sederhana pada anak tunarungu. Oleh karena itu, untuk memecahkan masalah tersebut diperlukan suatu model pembelajaran yang efektif dapat membantu proses pemahaman konsep pecahan sederhana pada anak tunarungu, salah satu model yang dapat diterapkan adalah model Discovery Learning. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penerapan model Discovery Learning dalam penguasaan kompetensi konsep pecahan sederhana pada anak tunarungu. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan pre-experiment dan menggunakan rancangan the one group pre test post test. Hasil penelitian menujukkan bahwa rata-rata hasil nilai pre test adalah sebesar 37,2 dan rata-rata nilai post test adalah 74,3. Hasil uji Wilcoxon yang telah dilakukan diperoleh hasil Zhitung sebesar 4,78. Dan nilai Ztabel dengan nilai kritis 5% (untuk pengujian 2 sisi) adalah 1,96. Dari hasil tersebut dapat diketahui bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, artinya hasil pretest dan posttest anak pada penguasaan kompetensi konsep pecahan sederhana terdapat perbedaan yang signifikan, sehingga ada pengaruh penerapan model Discovery Learning dalam penguasaan kompetensi konsep pecahan sederhana pada anak tunarungu kelas III SDLB di Blitar. Kata Kunci : Model Discovery Learning, konsep pecahan sederhana. ABSTRACT EFFECT OF USE MODEL DISCOVERY LEARNING IN CONTRIBUTION COMPETENCY CONCEPT OF SIMPLE INFLUENCES ON STUDENTS ARE DEAF CLASS III SDLB IN BLITAR Name of Student : Linaria Septy Nurvian NIM : 12010044019 Study Program : S-1 Major : Special Education Faculty : Faculty of Education Name of Institut : Universitas Negeri Surabaya Supervisor : Drs. Wagino, M.Pd Deaf people have an impact on the childs academic ability causing a lack of mastery of the competence of simple fractional concepts in children with hearing impairment. Therefore, to solve the problem required an effective learning model can help the process of understanding the concept of simple fractions in children with hearing impairment, one model that can be applied is the model Discovery Learning. The purpose of this study is to determine whether there is influence of the application of the model of Discovery Learning in the mastery of the concept of simple fractional concepts in children with hearing impairment. The research method used was quantitative research method with pre-experiment approach and used the one group pre test post test. The results showed that the average pre test result was 37.2 and the average post test was 74.3. Wilcoxon test results that have been done to obtain the result of calculation of 4.78. And the value of Ztabel with a critical value of 5% (for 2-sided test) is 1.96. From these results it can be seen that Ha accepted and Ho is rejected, meaning the result of pretest and posttest of children on the mastery of simple fractional concept competence there is a significant difference, so there is influence of the implementation of the model of Discovery Learning in the mastery of the concept of simple fractions in children with hearing impairment class III SDLB in Blitar . Keywords: Discovery Learning Model, simple fractional concept
METODE DISCRETE TRIAL TRAINING BERMEDIA ANIMASI 2 DIMENSI TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PERMULAAN ANAK AUTIS KRIS WIDYANTI, MARIA; MAHMUDAH, SITI
Jurnal Pendidikan Khusus Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK PENGARUH METODE DISCRETE TRIAL TRAINING BERMEDIA ANIMASI 2 DIMENSI TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PERMULAAN ANAK AUTIS DI SURABAYA Nama : Maria Kris Widyanti NIM : 14010044049 Program Studi : S-1 Jurusan : Pendidikan Luar Biasa Fakultas : Ilmu Pendidikan Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya Pembimbing : Dra. Hj. Siti Mahmudah, M.Kes. Kemampuan menulis merupakan bagian dari motorik halus, motorik halus terdiri dari koordinasi sistem sensorik dan motorik. Anak autis yang tidak dapat menulis dapat disebabkan oleh penguasaan hasil rangsangan menjadi gerakan yang kurang baik, karena itu digunakan metode Discrete Trial Training (DTT) bermedia animasi 2 dimensi karena memakai instruksi singkat serta penerapannya dapat diulang, dan media animasi 2 dimensi dapat menarik minat anak autis secara visual. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh metode DTT bermedia animasi 2 dimensi terhadap kemampuan menulis permulaan anak autis di SLB Happy Angela Center, Surabaya. Pendekatan kuantitatif digunakan, dengan jenis penelitian pre-eksperimental design rancangan one-group pretest-posttest, serta teknik pengumpulan data berupa observasi, tes, dan dokumentasi foto/ video. Data dianalisis menggunakan uji jenjang bertanda Wilcoxon. Hasil menunjukkan nilai T > Ttabel dengan nilai krisis 5%, n= 6, maka Ttabel = 0. Nilai T = 1 > Ttabel = 0, dapat disimpulkan ada pengaruh metode DTT bermedia animasi 2 dimensi terhadap kemampuan menulis permulaan anak autis di SLB Happy Angela Center. Kata Kunci : Anak autis, DTT, Animasi 2D, Menulis PermulaanABSTRACTTHE EFFECT OF DISCRETE TRIAL TRAINING METHODS WITH 2 DIMENSIONAL ANIMATIONS MEDIUM TO WRITTEN EARLY ABILITY OF CHILDREN WITH AUTISM IN SURABAYAName : Maria Kris WidyantiNIM : 14010044049Study Program : S-1Department : Special EducationFaculty : Education ScienceInstitution : Universitas Negeri SurabayaCounsellor : Dra. Hj. Siti Mahmudah, M.Kes. The ability to write is part of the fine motor, fine motor of the sensory and motor systems. Autistic children who cannot write can be used by mastering the results of stimuli into an unfavorable movement, because it is a Discrete Trial Training (DTT) method with 2-dimensional animation media because of its short usage and repeated application, then 2-dimensional animation media can attract children autistic children visually. The purpose of this study is to discuss the ways DTT has 2-dimensional animation media on the ability to write the beginning of autistic children at SLB Happy Angela Center, Surabaya.Quantitative approach is used, with the type of pre-experimental research design of one-group pretest-posttest design, and data collection techniques in the form of observation, tests, and photo / video documentation. Data were analyzed using Wilcoxon-signed level test. The results show the value of Zh> Zt with a crisis value of 5%, n = 6, then Zt = 1.96. The value of Zh = 1.99> Zt = 1.96, it can be concluded that there is an influence of DTT method with 2-dimensional animation media on the ability to write the beginning of autistic children at SLB Happy Angela Center, Surabaya. Keywords : Children with autism, DTT, 2D animation
FUNGSI MANAJEMEN PENDIDIKAN INKLUSIF DI SEKOLAH DASAR NEGERI AYUN, QURROTA; MAHMUDAH, SITI
Jurnal Pendidikan Khusus Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKFUNGSI MANAJEMEN PENDIDIKAN INKLUSIF DI SDN MENTIKAN 1 MOJOKERTO Nama : Qurrota A?yunNIM : 14010044072Jurusan : S1- Pendidikan Luar BiasaFakultas : Ilmu PendidikanNama Lembaga : Universitas Negeri SurabayaPembimbing : Dra. Hj. Siti Mahmudah, M.Kes Pendidikan inklusif ialah suatu sistem pendidikan yang memberi layanan yang dapat menjangkau pada setiap peserta didik tanpa terkecuali. Adanya penyelenggaraan pendidikan inklusif seluruh peserta didik dapat menerima pendidikan yang layak serta dapat memenuhi akan layanan yang dibutuhkan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan fungsi manajemen pendidikan inklusif di SDN Mentikan 1 Mojokerto. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan langkah-langkah: kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verivikasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah: 1) fungsi perencanaan (planning) meliputi perencanaan visi, misi dan tujuan sekolah inklusif, serta rencana sekolah jangka panjang, menengah, dan tahunan/pendek. Kemudian sumber daya dana, kurikulum KTSP dan Kurikulum 2013 yang telah dimodifikasi, silabus dan RPP yang sesuai ketentuan, sumber tenaga pendidik dan kependidikan, serta sumber sarana dan prasarana. 2) fungsi pengorganisasian (organizing) dengan cakupan menentukan sumber daya dan kegiatan yang dibutuhkan dengan membentuk panitia penerimaan peserta didik baru yang termasuk peserta didik berkebutuhan khusus, adanya struktur orgasnisasi sekolah, pembagian tugas sesuai struktur organisasi sekolah, serta mendelegasikan guru dan siswa mengikuti kegiatan di luar sekolah. Kemudian pengelolaan penempatan peserta didik sesuai kriteria. 3) fungsi pelaksanaan (actuating) mencakup melaksanakan pembelajaran sesuai dengan RPP yang telah disusun, menggunakan model, metode, media, sumber belajar, serta pendekatan sesuai dengan karakteristik peserta didik, melakukan kegiatan pembukaan dan penutupan pembelajaran sesuai ketentuan, pengarahan warga sekolah agar melaksanakan tugas sesuai kualifikasi, pemberian komando pada warga sekolah, serta pemberian semangat dan motivasi agar senantiasa semangat bekerja sama dalam mencapai tujuan pendidikan yang ditetapkan. 4) fungsi pengawasan (controlling) mencakup adanya pengawasan kinerja, serta adanya pengawasan dari dinas pendidikan namun hanya sekadarnya saja, serta pelaksanaan evaluasi berkala. Adapun kendala yang dihadapi ialah kurangnya guru pendamping khusus dan sarana prasarana bagi peserta didik berkebutuhan khusus.Kata kunci: fungsi manajemen, pendidikan inklusif, peserta didik berkebutuhan khususABSTRACTTHE FUNCTION OF INCLUSIVE EDUCATIONAL MANAGEMENT AT SDN MENTIKAN 1 MOJOKERTOName : Qurrota A?yunReg. Number : 14010044072Study Program/ department : S-1 Special EducationFaculty : Faculty of EducationInstitution : State University of SurabayaAdvisor : Dra. Hj. Siti Mahmudah, M.KesInclusive education is an educational system which gives services to every student without any specific requirements. By the existence of inclusive education, each student can get proper education and services.The purpose of this study is to describe the function of inclusive educational management at SDN Mentikan 1 Mojokerto. This study is a descriptive qualitative study. To collect the data, the researcher did interviews, observations, and documentations. In analyzing the data, the researcher used descriptive qualitative method: data condensation, data serving, making conclusion, and verifications.The conclusion of this study shows four function of inclusive educational management: 1) Planning: making vision, mission, purpose of inclusive school, and school preparation for short and long term. Further, funding resources, modified KTSP and 2013 curriculum, syllabus, RPP, teachers, and also facilities. 2) Organizing: considering the human resources and also the activities, by making new students acceptance committee which includes students with special needs. Making school organization and its job list. Delegating teachers and students to participate in outside school. Managing students? placements based on the criteria. (3) Activating: implementing teaching-learning based on the lesson plan, using method, model, media, source of learning and also approach based on students? characteristics. Doing an opening and closing for the study time based on the rules. Giving directive, and command for the students to do the task based on the qualifications. Giving motivation and support to reach the objectives of the study. 4) Controlling: Performance supervision, educational department supervision, periodic evaluation. The obstacles are the lack of specific associate teachers and the facilities for students with special needs.Keywords: function of management, inclusive education, students with special needs.
STUDI TENTANG PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MUSIK ANGKLUNG PESERTA DIDIK TUNANETRA DI SMPLB-A ROFIU ZAKY, MUHAMMAD; , MURTADLO
Jurnal Pendidikan Khusus Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT STUDY OF THE IMPLEMENTATION OF ANGKLUNG LEARNING ACTIVITIES FOR STUDENTS WITH VISUAL IMPAIRMENT IN SMPLB-A YPAB GEBANG PUTIH SURABAYA Students with visual impairment rely on audio input to process imformation inside or outside learning activities. One of the information is music which is possibly mastered well by the students, especially Angklung. The purpose of this research is to describe the implementation of Angklung learning activities for the students in SMPLB-A YPAB Gebang Putih Surabaya. Qualitative method with descriptive approach is applied to complete this research. The subjects are one main instructor, one teacher assistance, and one school?s principal. Data was collected through observasion and interview. Resource, technique, and time triangulation was applied to validate the data. The result shows that the learning was implemented by using practice and cooperative methods. The factors affect learning achievement are main instructor?s teaching mastery, teacher?s stimulus, and student?s motivation. Keywords: Students with visual impairment, Learning activities, Angklung plays ABSTRAK STUDI TENTANG PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MUSIK ANGKLUNG PESERTA DIDIK TUNANETRA DI SMPLB-A YPAB GEBANG PUTIH SURABAYA Peserta didik dengan hambatan penglihatan mengandalkan pendengaran untuk melakukan proses penerimaan informasi baik di dalam maupun di luar pembelajaran. Salah satu informasi tersebut adalah seni musik yang dapat dikuasai dengan baik oleh peserta didik tunanetra, khususnya musik angklung. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana pelaksanaan pembelajaran musik angklung terhadap peserta didik tunanetra yang ada di SMPLB-A YPAB Gebang Putih Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek yang diteliti adalah guru Angklung, guru pembantu, dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran musik angklung menggunakan metode praktek dan kooperatif. Keberhasilan pembelajaran dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti kemampuan guru, motivasi yang diberikan oleh guru, serta kemauan peserta didik dalam belajar.Kata kunci: Peserta didik tunanetra, Pembelajaran, Musik Angklung
MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN PEMROSESAN HUJAN PADA ANAK TUNANETRA FAJAR ROHMATILLAH, HUDAN; JOEDA ANDAJANI, SRI
Jurnal Pendidikan Khusus Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Difficulties in understanding scientific concepts and processes result in the limited ability of blind children in the creation of concrete principles, totality, and independent activities in learning. The purpose of this study was to examine the effect of the problem based learning model on rain processing skills in blind children. The study design in this study used a pre-experimental study of one-group pretest-posttes because the study was conducted in one group without comparison. Based on the results of the pre-test it was found that the average scientific literacy ability of students was 40.27, then given treatment as many as 6 meetings, and in the post-test results obtained an average of 73.5 rain processing skills in blind children. It can be concluded that the use of problem based learning models in learning natural sciences has a positive influence on rain processing skills in blind children. Keywords: Problem Based Learning Model, Skills Rain Processing
STUDI DESKRIPTIF IMPLEMENTASI BIMBINGAN KARIR TERHADAP PENYALURAN TENAGA KERJA ANAK TUNARUNGU PASCA SMALB BOMA REZI ANGGARA, EKA; , WAGINO
Jurnal Pendidikan Khusus Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK STUDI DESKRIPTIF IMPLEMENTASI BIMBINGAN KARIR TERHADAP PENYALURAN TENAGA KERJA ANAK TUNARUNGU PASCA SMALB Nama : Eka Boma Rezi Anggara NIM : 14010044012 Program Studi : S-1 Jurusan : Pendidikan Luar Biasa Fakultas : Ilmu Pendidikan Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya Pembimbing : Drs. Wagino, M.Pd Setiap anak memiliki kemampuan atau keterampilan khusus yang ada di dalam dirinya masing-masing, sama halnya dengan anak tunarungu. Kemampuan atau keterampilan tersebut memerlukan bimbingan dan pelatihan yang diselenggarakan oleh tenaga pendidik dan lembaga/instansi yang berkompeten dibidangnya. Kegiataan tersebut dapat dilakukan di sekolah maupun diluar sekolah secara periodik dan terstruktur. keterlibatan anak tunarungu dalam kegiatan bimbingan dan pelatihan dapat membantu melatih anak tunarungu mengembangkan kemampuan yang dimiliki, bersosialisasi dan bekerja sama dengan orang lain, membekali dengan keterampilan, memersiapkan anak tunarungu untuk masuk ke dalam dunia kerja sebagai wujud kemandirian pasca lulus dari bangku sekolah. Adapun tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan implementasi bimbingan karir terhadap penyaluran tenaga kerja anak tunarungu pasca SMALB. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Tujuan pelaksanaan bimbingan karir di SLB-B Dharma Wanita Sidoarjo untuk mengajarkan anak tunarungu norma-norma yang berlaku dalam masyarakat, membekali dengan keterampilan khusus, dan mengarahkan karir sesuai dengan kemampuan, 2) Layanan bimbingan karir yang diberikan kepada anak tunarungu berupa layanan orientasi bagi siswa baru, layanan konten untuk penerapan kebisaan yang baik saat pembelajaran berlangsung, layanan penempatan/penyaluran tenaga kerja anak tunarungu pasca SMALB, 3) Bimbingan karir dilaksanakan disela-sela pembelajaran dan diberikan sesuai dengan kebutuhan, 4) Langkah-langkah pelaksanaan bimbingan karir dimulai dengan menganalisis bakat dan minat siswa, menentukan bimbingan dan layanan yang akan diberikan, melakukan bimbingan dan latihan, selanjutnya menyalurkan anak tunarungu ke dunia kerja, 5) Hambatan yang dialami dalam pelaksanaan bimbingan karir kurangnya lapangan pekerjaan dengan syarat utamanya berjenis kelamin laki-laki. Kata Kunci: Implementasi, Bimbingan Karir, Tenaga Kerja
PENGGUNAAN VIDEO INTERAKTIF BERBASIS CAI TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN ANAK AUTIS DI SEKOLAH DASAR RAHAYU, SRI; , BUDIYANTO
Jurnal Pendidikan Khusus Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis research is motivated by the problems of autistic students without intellectual barriers that experience difficulties in beginning reading, including pronounciation of words, awareness of sounds, and identification of words beginning with vowels and consonants and words containing sounds ng. The media used in early reading learning in the form of conventional media such as printed books and blackboards. Based on these problems, this study aims to examine the effect of using CAI-based interactive videos on the ability to read the beginning, on aspects of recognizing letters, reading syllables, reading words, and reading simple sentences. Autistic students are taught interactively and provide stimuli to students to carry out reading activities. The quantitative approach, with the type of pre-experimental research method and the research design in the form of one group pre test post test design, was applied to the research subjects totaling 6 low-grade autistic students with a low level of initial reading ability and need to be improved. Data collection techniques are oral test pre test and post test, and data analysis using non-parametric statistics with the Wilcoxon match pairs test test formula. The results showed an increase in the ability to read the beginning of autistic students before and after the implementation of CAI-based interactive videos, which is indicated by the pre-test value with an average yield of 46.7 and post test scores with an average yield of 66.6. In addition, the results of the study also show that the T value of 0 is equal to the value of T table with a critical value of 5% of 0. If the value of T = T table is 0, it indicates that the working hypothesis (Ha) is accepted and the null hypothesis (rejected), and interpreted that there is an effect of using CAI-based interactive videos on the ability to read the beginning of autistic students at Ketintang II Surabaya elementary school. Keyword : Interactive Video, Read the Beginning, AutismAbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan peserta didik autis tanpa hambatan intelektual yang mengalam kesulitan dalam membaca permulaan, meliputi pelafalan kata, kesadaran bunyi , dan identifikasi kata yang diawali huruf vokal dan konsonan serta kata yang mengandung bunyi ng. Media yang digunakan dalam pembelajaran membaca permulaan berupa media konvensional seperti buku cetak dan papan tulis. Berdasar pada permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan video interaktif berbasis CAI terhadap kemampuan membaca permulaan, pada aspek mengenal huruf, membaca suku kata, membaca kata, dan membaca kalimat sederhana. Peserta didik autis diajarkan secara interaktif dan memberikan stimulus kepada peserta didik untuk melakukan kegiatan membaca. Pendekatan kuantitatif, dengan jenis metode penelitian pre eskperimental dan rancangan penelitian berupa one group pre test post test design diterapkan pada subjek penelitian berjumlah 6 peserta didik autis kelas rendah dengan tingkat kemampuan membaca permulaan yang masih rendah serta perlu ditingkatkan. Teknik pengumpulan data yaitu tes lisan pre test dan post test, serta analisis data menggunakan statistik non parametric dengan rumus uji wilcoxon match pairs test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan membaca permulaan peserta didik autis sebelum dan sesudah diterapkannya video interaktif berbasis CAI, yang ditunjukkan oleh nilai pre test dengan hasil rata ? rata sebesar 46,7 dan nilai post test dengan hasil rata ? rata sebesar 66,6. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan nilai T sebesar 0 sama dengan nilai T tabel dengan nilai kritis 5% sebesar 0. Jika nilai T = T tabel yaitu 0, maka menunjukkan bahwa hipotesis kerja (Ha) diterima dan hipotesis nol (ditolak), dan diinterpretasikan bahwa terdapat pengaruh penggunaan video interaktif berbasis CAI terhadap kemampuan membaca permulaan peserta didik autis di SDN Ketintang II Surabaya. Kata kunci : Video Interaktif, Membaca Permulaan, Autis
IMPLEMENTASI PROGRAM KETERAMPILAN VOKASIONAL BAGI PESERTA DIDIK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA KHOTIMAH, KHUSNUL; , SUJARWANTO
Jurnal Pendidikan Khusus Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Vocational skills for special needs students had the functions to improve their ability to work according to their talents and interests so that they will be able to work and create jobs for themselves later, also to enhance entrepreneurial spirit, work spirit, and being beneficial for the community. The purpose of this study was to describe the implementation of vocational skills program for special needs students in state junior high school 1 sidorejo magetan. The obstacles on the implementation of vocational skills programs, as well as solutions to overcome in the implementation of vocational skill?s programs in state junior high school 1 sidorejo magetan. This study used a qualitative approach with a type of qualitative descriptive research self report. Data were collected through: interviews, observation, and documentation. Then, data were analyzed by the Miles, Huberman, & Saldana analysis models (2014: 14) which included: data condensation, data presentation, and verification and conclusion. The results showed that the types of skills carried out in state junior high school 1 sidorejo magetan included cooking, drawing, gardening, handy craft (making flowers from used plastic), electrical engineering (making simple garden lights) and making simple waterwheels. The implementation of vocational skills was in line with the steps that exist even though there are some discrepancies in terms of implementation in the field. For example, the implementation of vocational skills that were not according to the schedule that had been made, there was no guidelines for the implementation of vocational skills program, there was no evaluation instruments, and there was no follow-up related to the actions which were taken after vocational skills were mastered by special needs students. Moreover, the obstacles in the implementation of vocational skills i.e.,: lack of infrastructure, limited time for teachers developing vocational skills, students for several reasons do not want to take part in the activity. Solutions that have been done by the teacher to overcome the existed obstacles i.e.,: using the available equipment, bringing equipment from home, changing the schedule of implementation skills program, and advising and motivating Keywords : vocational skills, special needs students, junior high school
METODE MULTISENSORI BERMEDIA GAMIFIKASI UNTUK KEMAMPUAN MENULIS PERMULAAN ANAK DYSLEKSIA ANJANI ALBARQI, RACHMAWATI; KURROTUN AININ, IMA
Jurnal Pendidikan Khusus Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya hambatan menulis permulaan pada huruf b, d dan kata sederhana. Dengan demikian perlu diberikan suatu metode pembelajaran yang dapat menarik minat, serta mampu melatih kemampuan meulis permulaan siswa. Metode multisensori bermedia gamifikasi merupakan metode pembelajaran yang melibatkan seluruh indera dalam melakukan proses belajar dengan menggunakan media gamifikasi sebagai pendukung. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian single subject research (SSR) dan desain A (Baseline) ? B (Intervensi) dengan subjek penelitian satu siswa berusia 7 tahun kelas rendah. Penelitian dilakukan selama 10 kali pertemuan menggunakan observasi instrumen menulis permulaan dan treatment latihan menulis permulaan menggunakan game belajar menulis serta menggunakan teknik analisis data statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan pada fase baseline (A) dilakukan selama 4 kali sesi dengan hasil rentang frekuensi sebanyak 20-16 kali dan pada fase intervensi (B) dilakukan selama 6 kali pertemuan dengan rentang frekuensi sebanyak 18-13 kali dengan masing masing durasi 25 menit. Perubahan kecenderungan arah pada fase baseline (A) dapat dikatakan menurun dan pada fase intervensi (B) dapat dikatakan menurun kemudian meningkat serta data overlap sebanyak 0%. Dapat disimpulkan bahwa pemberian treatment berhasil dan menunjukkan peningkatan hasil kemampuan menulis permulaan anak dysleksia. Kata kunci : kesulitan belajar, multisensori, gamifikasi. ABSTRACTThis research is motivated by the obstacle of writing the beginning in letters b, d and simple words. Thus it is necessary to provide a learning method that can attract interest, and be able to practice the writing skills of the beginning of students. The multisensory method of gamification media is a learning method that involves all the senses in carrying out the learning process using the gamification media as a supporter.The research method used is a quantitative research approach with a single subject research (SSR) and design A (Baseline) - B (Intervention) type of research with one low-grade 7-year-old research subject. The study was conducted for 10 meetings using observational preliminary writing instruments and initial writing practice training using learning writing games and using descriptive statistical data analysis techniques.The results showed that the baseline phase (A) was carried out for 4 sessions with a frequency range of 20-16 times and in the intervention phase (B) carried out for 6 meetings with a frequency range of 18-13 times with each duration of 25 minutes. Changes in direction trends in the baseline phase (A) can be said to decline and in the intervention phase (B) can be said to decrease then increase and the data overlap by 0%. It can be concluded that the treatment was successful and showed an increase in the results of the writing ability of the beginning of dyslexic children. Keywords: learning difficulties, multisensory, gamification.

Page 1 of 1 | Total Record : 10