cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Bimbingan Konseling
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 444 Documents
PENERAPAN KONSELING KELOMPOK COGNITIVE BEHAVIOR TEKNIK BIBLIOTERAPI UNTUK MENINGKATKAN PENYESUAIAN DIRI PADA SISWA KELAS VII SMPN 1 UJUNGPANGKAH GRESIK ZAINAL ARIF, MOHAMMAD; WININGSIH, EVI
Jurnal BK UNESA Vol 8, No 2 (2018): Volume 8 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berawal dari fenomena siswa yang memiliki masalah mengenai penyesuaian diri bahwa ada beberapa siswa yang mengalami kesulitan dalam menyesuaikan dirinya dengan teman dan lingkungan baru disekolah, yang diketahui berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru BK di SMPN 1 Ujungpangkah Gresik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan konseling kelompok cognitive behavior dengan teknik biblioterapi dapat meningkatkan penyesuaian diri siswa kelas VII SMPN 1 Ujungpangkah Gresik. Penelitian ini menggunakan desain pre experimental design dengan bentuk one group pre-test and post-test design. Dengan subjek yang memiliki penyesuaian diri yang tergolong rendah sebanyak 4 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa angket penyesuaian diri dengan 28 item pernyataan. Teknik analisis data menggunakan uji Wilcoxon dengan bantuan SPSS versi 21. Hasil analisis menunjukkan bahwa didalam kotak Ranks. Negative Ranks atau selisih negatif menunjukkan angka 0 baik itu pada nilai N (banyaknya pasangan yang menunjukkan perbedaan), Mean Rank maupun Sum of Rank. Nilai 0 ini menunjukkan tidak adanya pengurangan dari nilai pre-test maupun post-test. Positive Ranks atau selisih positif menunjukkan bahwa terdapat 4 data positif (N) yang artinya ke 4 siswa mengalami peningkatan. Mean Rank atau rata-rata peningkatan skor tersebut adalah 2.50 sedangkan jumlah Sum of Rank atau rangking positif sebesar 10.00. Kemudian Ties merupakan kesamaan nilai pre-test dan post-test yang menunjukkan angka 0, sehingga dapat dikatakan tidak ada nilai yang sama antara pre-test dan post-test. Pada kotak Test Statistic diketahui nilai Z adalah -1841 dan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,016. Bila dalam ketetapan ? (taraf kesalahan) sebesar 5% maka 0,016 < 0,05 jadi dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan konseling kelompok cognitive behavior dengan teknik biblioterapi dapat meningkatkan kemampuan penyesuaian diri pada siswa kelas VII SMPN 1 Ujungpangkah Gresik. Kata kunci : Konseling Kelompok, Biblioterapi, Penyesuaian Diri
PENGEMBANGAN APLIKASI NEED ASSESSMENT SISWA UNTUK PENYUSUNAN PROGRAM BK DI SMA YOHANA SETYANTO, MERRYZA; PURWOKO, BUDI
Jurnal BK UNESA Vol 8, No 2 (2018): Volume 8 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan media yang memenuhi standar akseptabilitas produk dan dapat membantu guru BK dalam menyusun program kerja tahunan. Penelitian ini menggunakan model pengembagan Reseacrh and Development (R&D) yang dikembangkan oleh Borg and Gall (2003) dan disederhanakan oleh Tim Puslitjaknov (2008). Penelitian ini menggunakan 4 dari 5 langkah yang ada, meliputi (1) mengalisis produk yang akan dikembangkan, (2) penyusunan draft produk awal, (3) validasi ahli dan revisi (4) uji coba produk dan revisi produk. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dan kualitatif. Hasil validasi dan uji ahli di dapatkan data kuantitatif hasil akseptabilitas produk oleh ahli materi sebesar (95,3%) dengan kriteria penelitian produk sangat baik, tidak perlu direvisi, sedangkan untuk buku panduan diperoleh hasil sebesar (96,6%). Oleh ahli media di dapatkan hasil sebesar (98,8%) dengan kriteria penilaian produk sangat baik, tidak perlu direvisi, sedangkan untuk buku panduan diperoleh hasil sebesar (96,7%). Oleh calon pengguna diperoleh hasil sebesar (8,62%) dengan kriteria penilaian produk sangat baik, tidak perlu direvisi, sedangkan untuk buku paduan diperoleh hasil sebesar (89,3%). Dan didapatkan data kualitatif berupa saran dan masukan. Berdasarkan saran dari ahli materi tersebut, aplikasi telah direvisi sesuai dengan saran yang diberikan Dengan demikian produk aplikasi need assessment siswa untuk penyusunan program BK di SMA memenuhi kriteria akseptabilitas produk yang mencangkup aspek kegunaan, kelayakan, ketepatan, dan kepatutan. Kata Kunci: Pengembangan, need assessment, Program BK
PENERAPAN TEKNIK SOSIODRAMA DALAM BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGATASI KONFLIK INTERPERSONAL KELAS X DI SMK DHARMA WANITA GRESIK Nur Aziza, Melsa; NURSALIM, MOCHAMAD
Jurnal BK UNESA Vol 8, No 2 (2018): Volume 8 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan mengatasi konflik interpersonal pada siswa melalui teknik sosiodrama dalam layanan bimbingan kelompok di Siswa Kelas X RPL di SMK Dharma Wanita. Dimana jenis penelitian ini adalah penelitian pre-experimental design ini memakai one group pretest-posttest design. Adapun subyek penelitian yaitu siswa kelas X di SMK Dharma Wanita Gersik, berjumlah 8 siswa yang yang memiliki kemampuan mengatasi konflik interpersonal yang rendah. Pelaksanaan penelitian dilakukan Pelaksanaan penelitian dilakukan sebanyak 5 kali, dengan memberikan 3 kali perlakuan berupa pertemuan kegiatan sosiodrama, 1 kali pelaksanaan pre-test, dan 1 kali pelaksanaan post-test (dilakukan pada waktu yang sama saat akhir kegiatan). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah instrumen berupa angket kemampuan mengatasi konflik interpersonal. Sedangkan teknik analisis data dengan menggunakan statistic non-parametric. Adapun hasil penelitian ini yaitu dengan menunjukkan uji tanda terdapat perbedaan skor yang cukup signifikan, berdasarkan data yang diketahui subjek berjumlah 8 siswa. Dengan melihat tabel tes dengan ketentuan N=8 dan%2=0, maka diperoleh ? (kemungkinan harga dibawah Ho) = 0.0039. Bila dalam ketetapan ? (taraf kesalahan) 5 % adalah 0.05, dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat perbedaan antara skor pre-tes dan post-test setelah diberikan perlakuan berupa penerapan bimbingan kelompok teknik sosiodrama. Kata kunci :Teknik Sosiodrama, Bimbingan Kelompok, Kemampuan Mengatasi Konflik Interpersonal
PENGEMBANGAN PAKET PELATIHAN MANAJEMEN STRESS AKADEMIK DALAM BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK SISWA KELAS XI DI SMAN 1 DAWARBLANDONG MOJOKERTO PRADIKA LESTARI, NUZELY; MUIS, TAMSIL
Jurnal BK UNESA Vol 8, No 2 (2018): Volume 8 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan paket pelatihan manajemen stress akademik diberikan kepada siswa kelas XI MIPA1 dan XI MIPA3 di SMAN 1 Dawarblandong Mojokerto. Latar belakang dari pengembangan ini ialah dimana sulitnya materi mata pelajaran, banyaknya tugas yang dibebankan, dan ditambah dengan rutinitas les, turut memicu stres akademik siswa, hal ini ditunjukkan dengan gejala yang tampak dari siswa yakni kehilangan energi saat proses pembelajaran, susah berkonsentrasi, suasana hati yang muram, dari segi perilaku yaitu terdapat siswa yang membolos pada mata pelajaran tertentu, tidak mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. Sehingga Dibutuhkan media yang membahas tentang manajemen stres akademik siswa karena itu dibutuhkan suatu panduan bagi guru BK dalam memberikan informasi yang berhubungan dengan menejemen stres akademik dalam bimbingan kelompok, yang mana akan dapat membantu siswa dalam memahami dan mendapatkan informasi, wawasan serta pengetahuan mengenai manajemen stres akademik. Selain beberapa hal diatas, siswa kelas XI MIPA1 dan XI MIPA3 telah diberikan angket sebagai studi pendahuluan peniliti, yang bertujuan untuk mengukur tingkat stress siswa, dimana Angket untuk mengumpulkan data awal (need assessment) tentang persentase siswa yang mengalami stress akademik. Instrumen angket yang digunakan need assesment diadopsi dari instrumen Test DASS 42 (Depression, Anxiety, and Stress Scale) (dalam Lavibond, S.H. & Lavibond, P.F. 1995) dan disesuaikan dengan variabel stress akademik, dan menggunakan angket kebutuhan untuk menentukan materi-materi mengenai stress akademik yang dibutuhkan siswa. Dari hasil instrumen angket DASS42 yang telah di isi oleh siswa, kemudian dianalisis dan diperoleh hasil, yang mana langkah selanjutnya diambil 8 orang siswa yang memiliki tingkat kategori stress tertinggi, yang ditunjukkan sebagai subjek uji calon pengguna skala kecil untuk menilai akseptabilitas buku paket, dari hasil penilain akseptabilitas yang dilakukan oleh 8 orang siswa tersebut didapatkan 90,79% yang mengartikan bahwa produk buku paket telah memenuhi kriteria akseptabilitas sangat baik dan tidak perlu revisi, namun sebelum uji lapangan skala kecil produk buku paket telah di uji oleh ahli media, ahli materi, dan uji praktisi (konselor), dimana hasil prosentasi dari uji ahli media ialah 85,3%, uji ahli materi sebesar 98,21 % , dan 89,45% untuk uji praktisi (konselor). Keyword: Pengembangan Paket, Stress Akademik, Siswa
STUDI TENTANG PENANGANAN PENANGANAN KASUS-KASUS ANAK KRIMINAL DI YAYASAN RUMAH AMAN SUMUR NGANJUK MAHFIYAH NUR ROHMA, SOFIYATUL; MUIS, TAMSIL
Jurnal BK UNESA Vol 8, No 2 (2018): Volume 8 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pelaksanaan program penanganan kasus-kasus anak kriminal di Yayasan Rumaah Aman Sumur Nganjuk. Jenis penelitian yang di gunakan adalah deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yaitu pedoman wawancara, angket, dan dokumentasi. Subyek dalam penelitian ini terdiri dari informan utama dan informan pendukung. Informan utama adalah kepala Yayasan Rumah Aman Sumur Nganjuk, sedangkan informan pendukung adalah lima anak yang ada di masing-masing unit tersebut selaku penerima program penanganan dan lima orang tua dari masing-masing anak kriminal. Adapun teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu mengikuti konsep yang diberikan oleh Neuman dalam Nurdiani Teknik sampling snowball. Sedangkan teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, triangulasi waktu, dan triangulasi teknik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pelaksanaan program penanganan di Yayasan Rumah Aman Sumur Nganjuk melalui tahap yaitu assessment (wawancara awal), proses rehabilitasi, dan tahap pengembalian terhadap pihak keluarga. Bimbingan yang diberikan adalah bimbingan psikososial bekerjasama dengan BNN dan WCC, bimbingan religius, dan pelatihan keterampilan-keterampilan. Kata kunci: Anak, Program penanganan, dan Yayasan Rumah Aman Sumur Nganjuk
PENGEMBANGAN APLIKASI CITA-CITA MODEL HOLLAND UNTUK SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SMP NEGERI 13 SURABAYA ZAHROTUL BADIAH, RIMA; MUIS, TAMSIL
Jurnal BK UNESA Vol 8, No 2 (2018): Volume 8 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bimbingan karir adalah suatu proses bantuan yang dapat diberikan untuk mengembangkan karir yang dimiliki siswa, sama halnya dengan anak normal pada umumnya, bimbingan karir juga sangat diperlukan dan sangat penting bagi siswa berkebutuhan khusus. Dengan menerima bimbingan karir dapat membantu mereka untuk dapat mencapai tugas perkembangan yang optimal sesuai dengan bakat, potensi, dan keterbatasan yang dimiliki, serta dapat memberikan wawasan dan pengetahuan bagi siswa berkebutuhan khusus mengenai cita-cita yang dapat dipilihnya dan berbagai macam pekerjaan yang dapat diraihnya dimasa mendatang. Penelitian ini mengembangkan produk yang bisa digunakan untuk siswa berkebutuhan khusus dalam menentukan karir dimasa depan. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yaitu terdapat lima tahap pengembangan antara lain tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Teknik analisis data kualitatif dianalisis dengan cara mendeskripsikan dan membuat kesimpulan dan data kuantitatif dianalisis dengan menggunakan rumus-rumus statistik untuk mencari koefisien validitas instrumen, serta uji keberterimaan aplikasi cita-cita model Holland menggunakan rumus statistik deskriptif dengan penyajiannya dalam bentuk presentase. Didalam pengembangan ini terdapat sebuah instrumen yang memiliki tingkatan koefisien reliabilitas yang tinggi yaitu dengan skor 0,999. Kemudian untuk hasil penilaian dari uji ahli materi, ahli media, ahli pengguna, dan uji kelompok kecil dapat dilihat dari komponen materi aplikasi cita-cita model Holland serta komponen media aplikasi cita-cita model Holland. Persentase nilai yang diperoleh sebesar 92,71% termasuk dalam kategori sangat baik (81% - 100%) yang artinya tidak perlu direvisi. Dengan demikian produk Aplikasi Cita-Cita Model Holland telah memenuhi kriteria keberterimaan. Kata kunci : Aplikasi, Cita-Cita Model Holland, Siswa Berkebutuhan Khusus
STUDI TENTANG PERILAKU BULLYING SERTA PENANGANNYA PADA SISWA SMP NEGERI 2 PALANG, TUBAN ARIFULLAH NUR MUFIDAH, FAJAR; MUIS, TAMSIL
Jurnal BK UNESA Vol 8, No 2 (2018): Volume 8 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku bullying dan penanganan oleh guru bimbingan dan konseling pada siswa di SMP Negeri 2 Palang, Tuban. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa yang menjadi korban maupun pelaku bullying dan guru bimbingan dan konseling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian terkait dengan perilaku bullying serta penanganannya antara lain, pertama adalah pihak yang terlibat dalam perilaku bullying ini adalah pembuli, asisten pembuli, korban, dan pembela korban. Kedua, faktor yang memberi kontribusi terjadinya perilaku bullying adalah sebelumnya pelaku bullying pernah menjadi korban bullying dan korban bullying cenderung tidak memberikan perlawanan ketika dibully. Ketiga, ciri pelaku bullying adalah siswa yang memiliki fisik yang kuat, mudah tersinggung, dan sering bergerombol atau membentuk suatu kelompok. Ciri korban bullying adalah siswa yang cenderung pendiam, tidak melakukan perlawanan saat diganggu dan mempunyai kekurangan fisik. Keempat, gambaran perilaku bullying yang didapat pada penelitian ini adalah bullying verbal dan fisik. Kelima, dampak perilaku bullying ini adalah korban merasa malu, sedih, marah, kesal, dan tidak nyaman, dari ketidaknyaman dan dapat mengganggu prestasi belajar dengan sengaja tidak masuk sekolah agar tidak mengikuti proses belajar. Keenam, penanganan perilaku bullying yang dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling dengan menggunakan usaha preventif, kuratif, dan preservatif. Dan ketujuh adalah hasil penanganan terhadap pelaku dan korban bullying yang dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling berhasil, kasus perilaku bullying yang terjadi di sekolah menurun. Kesimpulan penelitian ini adalah gambaran perilaku bullying di SMP Negeri 2 Palang, Tuban yaitu, bullying verbal dan fisik. Penanganan perilaku bullying yang dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling dengan menggunakan usaha preventif, kuratif, dan preservatif. Kata kunci : Perilaku bullying, penanganan oleh guru bimbingan dan konseling.
PENERAPAN TEKNIK DISKUSI DALAM BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA DI SMPN 1 KUNJANG KAB. KEDIRI PERMATASARI ANDANI, INTAN; NURSALIM, MOCHAMAD
Jurnal BK UNESA Vol 8, No 2 (2018): Volume 8 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kemandirian belajar melalui teknik diskusi kelompok pada siswa kelas VIII di SMPN 1 Kunjang Kab. Kediri. Dimana jenis penelitian ini adalah penelitian pre-experimental design ini memakai one group pretest-posttest design. Adapun subyek penelitian yaitu siswa kelas VIII di SMPN 1 Kunjang Kab. Kediri berjumlah 8 siswa dengan usia rata-rata 13-15 tahun. Metode pengumpulan data Pelaksanaan penelitian dilakukan sebanyak empat kali pertemuan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah instrumen berupa angket kemandirian belajar. Sedangkan teknik analisis data dengan menggunakan statistic non-parametric. Adapun hasil penelitian ini yaitu dengan menunjukkan uji tanda terdapat perbedaan skor yang cukup signifikan, berdasarkan data yang diketahui subjek berjumlah 8 siswa. Dengan melihat tabel tes dengan ketentuan N=8 dan%2=0, maka diperoleh ? (kemungkinan harga dibawah Ho) = 0.0039. Bila dalam ketetapan ? (taraf kesalahan) 5 % adalah 0.05, dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat perbedaan antara skor pre-tes dan post-test setelah diberikan perlakuan berupa penerapan teknik diskusi kelompok dalam layanan bimbingan kelompok Kata kunci :Teknik Diskusi, Bimbingan Kelompok, Kemampuan Kemandirian Belajar
PERBEDAAN TINGKAT ASERTIF MAHASISWI FAKULTAS ILMU OLAHRAGA DAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN ANGKATAN 2016 TERKAIT IPK ENGGALIANDINI, TARA; MUIS, TAMSIL
Jurnal BK UNESA Vol 8, No 2 (2018): Volume 8 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari tau signifikansi tingkat asertif dari kedua fakultas tersebut dan apakah tingkat asertif berpengaruh terhadap prestasi akademik yang dilihat dari FIO. Tingkat Asertif individu dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain karakteristik subjek, jenis kelamin, lingkungan, dan Self-Esteem. Hasil penelitian menunjukan bahwa Mahasiswi FIO memiliki tingkat Asertif yang lebih tinggi dibandingkan dengan mahasiswi FIP. dengan jumlah nilai sig mahasiswi FIO sebesar 0, 785 dibandingkan mahasiswi FIP yang memiliki nilai sig sebesar 0,116. Selain itu terdapat perbedaan karakteristik mata kuliah, yang membentuk mahasiswi FIO lebih asertif daripada mahasiswi FIP. Sedangkan hasil dari uji korelasi menunjukan bahwa terdapat hubungan yang rendah antara tingkat Asertif Mahasiswi dengan Prestasi akademik mereka yaitu sebesar 0,137 untuk Mahasiswi FIO dan 0,241 untuk mahasiswi FIP dengan menggunakan pedoman dari sugiyono Kata kunci : Asertif, Prestasi Akademik, Mahasiswi
PENERAPAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN STRATEGI BUZZ GROUP UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN DIRI SISWA KELAS XI TEKNIK MESIN DI SMK DARUTTAQWA GRESIK DWI PUTRI, ASTRID; NAQIYAH, NAJLATUN
Jurnal BK UNESA Vol 8, No 2 (2018): Volume 8 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berawal dari fenomena siswa yang memiliki permasalahan mengenai kesadaran diri, yang diketahui berdasarkan hasil AUM di kelas XI Teknik Mesin SMK Daruttaqwa Gresik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan bimbingan kelompok dengan strategi buzz group dapat meningkatkan kesadaran diri siswa kelas XI Teknik Mesin di SMK Daruttaqwa Gresik. Penelitian ini menggunakan desain pre experimental design dengan bentuk one group pre-test and post-test design. Dengan subyek yang memiliki kesadaran diri kategori rendah sebanyak 6 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa angket kesadaran diri dengan 31 item pernyataan. Teknik analisis data menggunakan uji Wilcoxon dengan bantuan SPSS versi 21. Hasil analisis menunjukkan bahwa didalam kotak Ranks, Negative Ranks menunjukkan angka 0, Positive Ranks 6, dan Ties 0. Berarti terdapat 6 orang yang mengalami peningkatan kesadaran diri. Pada kotak Test Statistic diketahui nilai Z adalah -2,201 dan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,028. Bila dalam ketetapan ? (taraf kesalahan) sebesar 5% maka 0,028 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan jika Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan bimbingan kelompok dengan strategi buzz group dapat meningkatkan kesadaran diri siswa kelas XI Teknik Mesin di SMK Daruttaqwa Gresik. Kata kunci : Kesadaran diri, Bimbingan Kelompok, Strategi buzz group