cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Humaniora
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Pendidikan Humaniora (JPH) terbit 4 (empat) kali setahun pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember, berisi artikel-artikel tentang pendidikan humaniora baik ditulis dalam bahasa Indonesia maupun asing. Artikel yang dimuat berupa hasil penelitian dan hasil pemikiran. Jurnal Pendidikan Humaniora (JPH) diterbitkan oleh Pascasarjana Universitas Negeri Malang dengan Nomor ISSN 2338-8110.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2: Juni 2015" : 9 Documents clear
Developing Management Information System for Teachers and Education Staff Hendri Murti Susanto; Willem Mantja; Ibrahim Bafadal; Ahmad Sonhadji
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 3, No 2: Juni 2015
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan SIM Pendidik dan Tenaga KependidikanAbstract: This study aims to: (1) Build a model school information data processing and management information system; (2) find the specifications of software, hardware, and brainware that suit the needs, and (3) Information System of Teachers and Education Personnel Integrated (SI-PINTER). This study uses a descriptive model of development, namely the development of framework approach- end-user development, and using testing phases of a product by combination trials of Borg and Gall. The program specification software is using fourth generation tools technique. The test is done to look at the effectiveness, efficiency and attractiveness of the product. The data in this qualitative test contains discussions and black box testing; as well as quantitative data from the questionnaire and field test. Experimental results show the effectiveness and maximum efficiency of the SI-PINTER, as well as the ability to triangulate the data generated by the 3 modules. Key Words: management information systems, educators and education personnel, vocational high schoolsAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) membangun model proses pengolahan data informasi sekolah dan Sistem Informasi Manajemen; (2) menemukan spesifikasi software, hardware, dan brain-ware yang sesuai dengan kebutuhan,  dan (3)  aplikasi  Sistem Informasi Pendidik dan Tenaga Ke-pendidikan Terpadu (SI-PINTER). Penelitian ini menggunakan model pengembangan deskriptif, yaitu pengembangan kerangka kerja menggunakan pendekatan end-user development, serta uji coba produk menggunakan kombinasi tahapan uji coba Borg dan Gall. Spesifikasi program software menggunakan teknik fourth generation tools. Uji coba dilakukan untuk melihat tingkat keefektifan, efisiensi dan daya tarik produk yang dihasilkan. Data uji coba ini bersifat kualitatif berisi hasil diskusi dan uji black box; serta data kuantitatif dari hasil kuesioner serta uji lapangan. Hasil uji coba menunjukkan tingkat keefektifan dan efisiensi yang maksimal dari SI-PINTER, serta kemampuan triangulasi data yang dihasilkan oleh 3 modul tersebut.Kata kunci: sistem informasi manajemen, pendidik dan tenaga kependidikan, sekolah menengah kejuruan
The Influence of Lifestyle, Learning Intensity, and Learning Outcome of Economic on Students’ Consumption Rationality Rustam AR. Selang; Wahjoedi Wahjoedi; Hari Wahyono
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 3, No 2: Juni 2015
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Gaya Hidup, Intensitas Belajar dan Hasil Belajar Ekonomi Terhadap Rasionalitas Konsumsi SiswaAbstract: This study is aimed to examine the effect of lifestyle and intensity of economics learning towards student’s consumption rationality mediated with learning outcomes. This study population is  in class X of all High School in Ternate with sampling techniques of Multi Stage Random Sampling. Data analysis technique used is traditional path analysis model adopted from Causal Steps by Baron and Kenny. Findings show that (1) lifestyle have significant negative effect on the student’s consumption rationality , (2) the intensity of the economic have study significant effect on student’s consumption rationality, (3) lifestyle of student’s life have a significant negative effect on student learning outcomes, (4) the intensity of economic learning have significant effect on learning outcomes of economics student, (5) economics learning have significant effect on student’s consumption rationality, (6) the lifestyle of students have significant negative effect on consumption rationality through the learning outcomes of economics, (7) the intensity of economics learning significantly influence the consumption rationality through economics learning outcomes.Key Words: lifestyle, intensity of economic learning, economics learning outcomes, consumption rationalityAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh gaya hidup dan intensitas belajar ekonomi terhadap rasionalitas berkonsumsi siswa yang dimediasi oleh hasil belajar. Populasi penelitian ini  siswa kelas X di SMA Negeri Se-Kota Ternate dengan teknik sampling Multy Stage Ramdom Sampling. Adapun teknik analisis data mengggunakan analisis jalur mengadopsi model Causal Steps dari Baron dan Kenny. Temuan penelitian menunjukkan bahwa (1) gaya hidup berpengaruh negatif dan signifikan terhadap rasionalitas berkonsumsi siswa, (2) intensitas belajar ekonomi berpengaruh signifikan terhadap rasionalitas berkonsumsi siswa, (3) gaya hidup siswa berpengaruh negatif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa, (4) intensitas belajar ekonomi berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar ekonomi siswa, (5) hasil belajar ekonomi berpengaruh signifikan terhadap rasionalitas berkonsumsi siswa, (6) gaya hidup siswa berpengaruh negatif dan signifikan terhadap rasionalitas berkonsumsi melalui hasil belajar ekonomi, (7) intensitas belajar ekonomi berpengaruh signifikan terhadap rasionalitas berkonsumsi melalui hasil belajar ekonomi.Kata kunci: gaya hidup, intensitas belajar ekonomi, hasil belajar ekonomi, rasionalitas berkonsumsi
Knowledge Management Model on Educational Organization Elsina Ferdinandus; Ali Imron; Achmad Supriyanto
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 3, No 2: Juni 2015
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model Knowledge Management dalam Organisasi PendidikanAbstract: This study aims to describe knowledge management process in SMAN 1 Pulau-Pulau Aru and SMA Yos Sudarso Dobo in Kabupaten Kepulauan Aru. This research uses qualitative research with a multi case study design. The data are collected by observation, interview and documentation then analyzed with data analysis techniques; individual case and cross-case analysis. The findings of this study describes (1) the teachers have done  the knowledge transformation of explicit to tacit in the preparation of learning, tacit to explicit knowledge transformation have not been done well, and the knowledge transformation of tacit to tacit have been done well; (2) socialization have been done, but not maximized; (3) the principal of SMAN 1 Pulau-Pulau Aru is more democratic and principal of SMA Yos Sudarso Dobo is more paternalistic; (4) the improvement in the form of efforts to incorporate knowledge from outside the school have been done by both schools; and (5) the process of knowledge capture at both schools has been going well.Key Words: model, knowledge management, educational organizationsAbstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses knowledge management yang dilakukan pada SMA Negeri 1 Pulau-pulau Aru dan SMA Yos Sudarso Dobo di Kabupaten Kepulauan Aru. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan rancangan studi multi kasus. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi kemudian dianalisis dengan teknik analisis data kasus individu dan analisis data lintas kasus. Temuan penelitian ini menggambarkan (1) guru-guru sudah melakukan transformasi pengetahuan explicit to tacit dengan baik ketika melakukan persiapan pembelajaran, transformasi pengetahuan tacit to explicit belum dilakukan dengan baik, dan transformasi pengetahuan tacit to tacit sudah dilakukan dengan baik; (2)  sosialisasi dilakukan dengan baik, namun belum maksimal; (3)  kepala sekolah SMA Negeri 1 Pulau-pulau Aru lebih demokratis dan kepala sekolah SMA Yos Sudarso Dobo lebih paternalistis; (4) peningkatan berupa upaya memasukan pengetahuan dari luar sekolah sudah dilakukan oleh kedua sekolah; dan (5)  proses knowledge capture di kedua sekolah sudah berjalan dengan baik. Kata kunci: model, knowledge management, organisasi pendidikan
Mistakes in Writing Narrative Texts Made by The Students of Senior High School Dian Luthfiyati; Mohammad Adnan Latief; Suharmanto Suharmanto
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 3, No 2: Juni 2015
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study was aimed at describing the errors in writing narrative texts made by the stu-dents of SMAN 2 Lamongan. The study employed descriptive cross-sectional quantitative research design. The subjects of this study were students from grade X, XI, and XII of SMAN 2 Lamongan. The main instruments of the study were the writing prompt and narrative guidelines. The students’ writings were scored based on the scoring scale adapted from Cohen and Coffin, et.al; Hyland. The findings showed that the students made errors in moral value, content, organization, grammar, and vocabulary. Grammar is a dominant error because it is found in each grade and each program. The most dominant error in grammar was simple past tense. Key Words: error, narrative writingAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kesalahan dalam menulis teks naratif yang dibuat oleh siswa SMAN 2 Lamongan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross-sectional kuantitatif deskriptif. Subyek penelitian ini adalah siswa dari kelas X, XI, dan XII SMAN 2 Lamongan. Instrumen utama dari penelitian ini adalah writing prompt dan narrative guidelines. Tulisan-tulisan siswa dinilai berdasarkan skala penilaian yang diadaptasi dari Cohen dan Coffin, dkk.; Hyland. Te-muan menunjukkan bahwa siswa membuat kesalahan pada nilai moral, isi, organisasi, tata bahasa, dan kosa kata. Tata bahasa merupakan kesalahan yang paling dominan karena ditemukan di setiap kelas dan setiap program. Kesalahan yang paling dominan dalam tata bahasa adalah kesalahan ben-tuk simple past tense.Kata kunci: kesalahan, tulisan naratif
Value Education on Pela Tradition (An Ethnographic Study of Ambonese) Frans Thomas
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 3, No 2: Juni 2015
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Nilai dalam Tradisi Pela (Kajian Etnografis Masyarakat Ambon)Abstract: The value that has meaning in pela tradition in Ambon society is something that has been handled as personally and can be internalized in human behaviour. The reality of pela tradition value order has been processing in institutionalized as the education direction of social values. The purpose of this qualitative research is to describe the values in the tradition of pela for educational value in Ambon community. The Exposure to the data, data explanation and understanding of discourse data tradition of pela is done in depth. The Study of pela discourse tradition with hermeneutics gives holistic-emic views of how the tradition of pela is able to package and legitimize the Ambonese community life philosophy. The results of the study describes the values in the tradition of pela include (1) the value of religion that regulates the dimensions of God in human life, (2) the value of the philosophy that is universal and will be impacted by the ending value and subjectivity, and (3) the value of ethical consequences of individual responsibility in achieving a moral obligation. Key Words: value education, culture, pela traditionAbstrak: Nilai yang memiliki arti dalam tradisi pela masyarakat Ambon adalah sesuatu yang telah diberikan sejak turun temurun secara pribadi dan dapat diinternalisasi dalam perilaku manusia. Pada kenyataannya, nilai pada tradisi pela telah dilembagakan menjadi arahan dalam pendidikan nilai-nilai sosial. Tujuan penelitian kualitatif ini adalah menggambarkan nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi pela sebagai pendidikan nilai masyarakat Ambon. Paparan data, cara penjelasan data, dan pemahaman data wacana tradisi pela dilakukan secara mendalam. Kajian wacana tradisi pela dengan ancangan hermeneutika memberikan gambaran holistik-emik tentang bagaimana tradisi pela mampu mengemas dan melegitimasi falsafah hidup komunitas masyarakat Ambon. Hasil penelitian memaparkan nilai-nilai dalam tradisi pela meliputi (1) nilai agama yang mengatur dimensi tuhan dalam kehidupan manusia, (2) nilai filosofi yang memiliki universal dan akan terpengaruh berakhir nilai dan subjektif, dan (3) nilai etika yang memiliki konsekuensi tanggung jawab individu dalam mencapai kewajiban moral. Kata kunci: nilai pendidikan, budaya, tradisi pela
The Effectiveness of Assertive Skill Training to Improve Assertive Behaviour of Bullying Victims Students in Senior High School Karyanti Karyanti; Adi Atmoko; Immanuel Hitipeuw
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 3, No 2: Juni 2015
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keefektifan Pelatihan Keterampilan Asertif Untuk Meningkatkan Perilaku Asertif Siswa Korban Bullying di SMAAbstract: This study aims to determine the effectiveness of assertive skills training in improving assertive behavior of bullied high school students. Single Subject Research with ABAB reversal design is used in this study. There are 4 subjects from class X in academic year 2013/2014 which is identified as victims of bullying and had low assertive behavior based on the scale of victims of bullying and scale of assertive behavior (internal consistency validity and reliability 0,800 e” 0.3).  Baseline data phase and intervention phase are obtained through observation. Data is analyzed using visual analysis chart. The results show the assertive skills training with PLSIM can effectively improve assertive behavior of bullied students.Key Words: victim of bullying, assertive skills Abstrak: Penelitian ini betujuan untuk mengetahui keefektifan pelatihan keterampilan asertif dalam meningkatkan perilaku asertif siswa korban bullying di SMA. Penelitian  menggunakan Singel Subject Research dengan reversal design ABAB. Subjek 4 orang siswa kelas X tahun pelajaran 2013/2014 yang teridentifikasi sebagai korban bullying dan memiliki perilaku asertif yang rendah berdasarkan skala korban bullying dan skala perilaku asertif (validitas kosistensi internal e” 0,3 dan reliabilitas 0,800). Data fase baseline dan fase intervensi diperoleh melaui observasi. Data kemudian dianalisis menggunakan analisis visual grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan keterampilan asertif dengan PLSIM efektif meningkatkan perilaku asertif siswa korban bullying.Kata kunci: korban bullying, keterampilan asertif
Hedges and Boosters in Undergraduate Students’ Research Articles Imraatu Salichah; Enny Irawati; Yazid Basthomi
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 3, No 2: Juni 2015
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims at investigating the use of hedges and boosters which are important in academic writing discourse as a mean of communicative strategies for increasing or reducing the force of statements. The data of this study were taken from the undergraduate students’ research ar-ticles of English Department at State University of Malang and analyzed based on the taxonomy of Hyland (1998a) and Hinkel (2005). The result showed that there were five types of hedges and three types of boosters. Moreover, the students used greater hedges than boosters in their research arti-cles as a way of reducing the risk of opposition, as a mean of being polite and as a way to obscure their authorial identity while advancing their opinion. However, the writers also used boosters to show their research originality and when they were quite sure that their claims share some universal understanding. Furthermore, the misused hedging devices by the students showed that they lack of knowledge of English rhetoric.Key Words: hedges, boosters, articlesAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki penggunaan hedges dan boosters dalam menulis wacana akademik sebagai sarana strategi komunikatif untuk meningkatkan atau mengurangi kekuatan pernyataan. Data penelitian ini diambil dari artikel penelitian mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris di Universitas Negeri Malang dan dianalisis berdasarkan taksonomi Hyland (1998a) dan Hinkel (2005). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada lima jenis hedges dan tiga jenis boosters. Selain itu, siswa menggunakan hedges memiliki nilai lebih besar dari boosters dalam artikel penelitian sebagai cara un-tuk mengurangi risiko oposisi, untuk menunjukkan sikap sopan dan untuk mengaburkan identitas kepenulisan dan menguatkan pendapat. Boosters juga digunakan untuk menunjukkan orisinalitas penelitian. Hedging yang disalahgunakan oleh para siswa menunjukkan bahwa kurangnya pengetahu-an tentang retorika bahasa Inggris.Kata kunci: hedges, boosters, artikel
The Impact of Learning Strategies (Between Thematic and Conventional) and Cognitive Style on Learning Achievement of Third Graders Primary School Dwi Ilham Rahardjo
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 3, No 2: Juni 2015
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Strategi Pembelajaran (Tematik Versus Konvensional) dan Gaya Kognitif terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas III Sekolah DasarAbstract: The objective of this study is to find out the main effect and interaction effect of variables toward the learning achievement of the third grades. Using quasy experiment, the results of the study shows: (1) there are differences in the learning achievement between the groups of the third grade students treated using thematic instructional strategies and the ones treated using conventional instructional strategies, (2) there are no differences in the learning achievement between the groups of the third grade students with the independent cognitive styles and the ones with the dependent cognitive styles, (3) there is no interaction between instructional strategies and cognitive styles on the learning achievement of the third grade elementary school students.Key Words: tematic instructional, conventional instructional, cognitive learning style, student achievementAbstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran (tematik versus konvensional) dan gaya kognitif terhadap prestasi belajar, dan pengaruh interaksi antara strategi pembelajaran dan gaya kognitif terhadap prestasi belajar siswa kelas 3 Sekolah Dasar. Dengan menggunakan desain penelitian eksperimen semu, simpulan penelitian ini adalah: (1) terdapat perbedaan pengaruh  strategi pembelajaran terhadap prestasi belajar siswa, (2)  tidak ada perbedaan prestasi belajar siswa yang memiliki gaya kognitif yang berbeda, (3) tidak terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dan gaya kognitif terhadap prestasi belajar siswa.Kata kunci: pembelajaran tematik, pembelajaran konvensional, gaya kognitif, prestasi belajar
The Effect of Toulmin’s Model of Argumentation Within TWPS Strategy on Students’ Critical Thinking on Argumentative Essay Eko Suhartoyo; Nur Mukminatien; Ekaning Dewanti Laksmi
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 3, No 2: Juni 2015
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research aimed at investigating the effectiveness of Toulmin’s model of argumentation within TWPS strategy on undergraduate students’ critical thinking on argumentative essay. A quasi-experimental design with a pretest-posttest and nonrandomized control group design was used. The subjects were 38 fourth semester students in English Department of Universitas Negeri Malang.The experimental group was treated by using Toulmin’s model of argumentation within TWPS strategy while the control group was treated without TWPS strategy. Students’ critical thinking ability was measured by using argumentative essay test. ANCOVA was used to test the hypotheses. Findings showed there was not significant difference on the students’ critical thinking ability. However, Toulmin’s model of argumentation within TWPS strategy proved to improve the students’ critical thinking as shown by the improvement of the experimental group’s mean score.   Key Words: critical thinking, Toulmin’s model of argumentation, argumentative essay, Think-Write-Pair-Share strategyAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efektivitas model argumentasi Toulmin dalam strategi TWPS pada kemampuan berpikir kritis esai argumentative mahasiswa. Desain kuasi-eksperi-mental digunakan dengan pretest-posttest dan nonrandomized control group. Subjek dari penelitian ini adalah 38 mahasiswa semester IV di Jurusan Bahasa Inggris Universitas Negeri Malang. Kelompok eksperimen diteliti dengan menggunakan model argumentasi dalam strategi TWPS sedangkan kelom-pok kontrol diteliti tanpa strategi TWPS. Kemampuan berpikir kritis siswa diukur dengan menggunakan uji esai argumentatif. ANCOVA digunakan untuk menguji hipotesis. Temuan menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan pada kemampuan berpikir kritis siswa. Namun, model argumentasi Toulmin dalam strategi TWPS terbukti meningkatkan berpikir kritis siswa seperti yang ditunjukkan oleh nilai rata-rata. Kata kunci: berpikir kritis, model argumentasi toulmin, esai argumentatif, Think-Pair-Share Write- strategy

Page 1 of 1 | Total Record : 9