cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Humaniora
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Pendidikan Humaniora (JPH) terbit 4 (empat) kali setahun pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember, berisi artikel-artikel tentang pendidikan humaniora baik ditulis dalam bahasa Indonesia maupun asing. Artikel yang dimuat berupa hasil penelitian dan hasil pemikiran. Jurnal Pendidikan Humaniora (JPH) diterbitkan oleh Pascasarjana Universitas Negeri Malang dengan Nomor ISSN 2338-8110.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 3: SEPTEMBER 2021" : 5 Documents clear
THE EFFECTIVENESS OF VISUAL MEDIA IN INCREASING SELF-DEVELOPMENT ABILITY TOWARD CHILDREN WITH MILD MENTAL RETARDATION Gardiana Karya; Mohammad Efendi; Ediyanto Ediyanto; Asep Sunandar
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 9, No 3: SEPTEMBER 2021
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research aims to prove the effectiveness of visual media to improve self-development skills in children with mild visual impairment. The ability to do self-development is still low, so training requires a structured defense approach with visual media in picture cards. The research method used in this study is a class action. The class-action study intended by researchers is a group of children in the guesthouse Bhakti Luhur Malang Foundation in 4 children who have a mild visual impairment. The purpose of this study is the improvement and change in achieving more optimal results. The results showed an increase in scores. In the first cycle, the performance test results scored 62.5% and observation results of 60.2%. In the second cycle, the child's ability to inside by achieving a score of 77.7% and observation results of 79 %. Thus, it shows that a structured learning approach with visual media can increase self-development in lightly visually impaired children. Keywords: structured learning approach, visual media, self-development skills, lightly visually impaired children Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan efektivitas media visual dalam meningkatkan keterampilan pengembangan diri pada anak tunanetra ringan. Kemampuan dalam melakukan pengembangan diri masih rendah, sehingga pelatihan memerlukan pendekatan pertahanan terstruktur dengan media visual dalam kartu bergambar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah tindakan kelas. Penelitian tindakan kelas yang dimaksud peneliti adalah sekelompok anak di Wisma Yayasan Bhakti Luhur Malang pada 4 anak yang memiliki gangguan penglihatan ringan. Tujuan dari penelitian ini adalah perbaikan dan perubahan dalam mencapai hasil yang lebih optimal. Hasilnya menunjukkan peningkatan skor. Pada siklus I, hasil tes kinerja mendapat skor 62,5% dan hasil observasi 60,2%. Pada siklus II kemampuan anak dalam dengan mencapai skor 77,7% dan hasil observasi 79%. Dengan demikian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran terstruktur dengan media visual dapat meningkatkan pengembangan diri pada anak tunanetra ringan.Kata kunci: pendekatan pembelajaran terstruktur, media visual, keterampilan pengembangan diri, anak tunanetra ringan 
INTERVENING: THE GURINDAM XII VALUE OF THE TWELVE INTO THE MEANING OF LIFE CONCEPT Izul Haidi Afdilah; M Yunus Sudirman; Nanda Alfan Kurniawan; Randi Saputra; Suci Nora Julina Putri; Karisma Khoirul Hidayah; Rona Rohmah Dini
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 9, No 3: SEPTEMBER 2021
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Every culture has different rules and values that develop and are believed together, as well as Melayu people who have values that are believed and applied jointly by the people, one of them is gurindam XII. In line with this, the values contained in gurindam XII have a very broad value, especially the value of meaningfulness of life. Meaningfulness of life in question is how the Melayu people in finding and developing so that the meaningfulness of life develops optimally. The purpose of this study is to provide a grouped indicators contained in gurindam XII into the meaning of life component, as well as laying the foundation stone for further researchers to research the meaning of life of Melayu society. The method used was qualitative with Literature Study. The conclusion from the study is that the values contained in gurindam are very broad and deep, therefore a detailed analysis is needed to get the desired suitability. Alhamdulillah, this research has succeeded in formulating the essence of gurindam XII into the Meaning of Life component.Keywords: Gurindam XII, meaning of life, melayu literature Abstrak: Setiap budaya memiliki aturan dan nilai berbeda yang berkembang dan diyakini bersama, begitu juga dengan masyarakat Melayu yang memiliki nilai-nilai yang diyakini dan diterapkan bersama oleh masyarakat, salah satunya adalah gurindam XII. Sejalan dengan itu, nilai-nilai yang terkandung dalam gurindam XII memiliki nilai yang sangat luas, terutama nilai kebermaknaan hidup. Kebermaknaan hidup yang dimaksud adalah bagaimana masyarakat Melayu dalam mencari dan mengembangkan agar kebermaknaan hidup berkembang secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan pengelompokan indikator-indikator yang terkandung dalam gurindam XII ke dalam komponen makna hidup, serta meletakkan landasan bagi peneliti selanjutnya untuk meneliti makna hidup masyarakat Melayu. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan Studi Literatur. Kesimpulan dari penelitian ini adalah nilai-nilai yang terkandung dalam gurindam sangat luas dan dalam, oleh karena itu diperlukan analisis yang mendetail untuk mendapatkan kesesuaian yang diinginkan. Alhamdulillah penelitian ini berhasil merumuskan intisari gurindam XII ke dalam komponen Makna Hidup.Kata kunci: Gurindam XII, makna hidup, sastra melayu
SPEAKING PERFORMANCE AND GRAMMATICAL COMPETENCE ACROSS COGNITIVE LEARNING STYLES AND STRATEGY INVENTORY FOR LANGUAGE LEARNING (SILL) Ayu Chandra Agustin; Ekaning Dewanti Laksmi; Suharyadi Suharyadi
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 9, No 3: SEPTEMBER 2021
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The correlation between speaking performance and grammatical competence has been a debatable issue. It is also believed that cognitive learning styles and learning strategies are two of the many factors that influence students' language achievement. This study aims to see the relationship between the argumentative speaking score variable and the multiple choice grammar test on 30 students of Economics at STIE Malangkuceswara. The results showed that there was no significant correlation between speaking performance and grammatical competence between cognitive learning styles and the Strategy Inventory for Language Learning (SILL). However in small differences, independent field students (FI) outperformed in speaking, whereas field-dependent students (FD) outperformed grammar competencies. Additionally, the study found that the students who scored higher on either the speaking or grammar tests used cognitive and meta-cognitive strategies more often than those who scored lower.Keywords: speaking performance, grammatical competence, cognitive learning style, field independent, field dependent, strategy inventory for language learning (sill)Abstrak: Korelasi antara kecakapan berbicara dan kemampuan bertata bahasa telah menjadi masalah yang masih diperdebatkan. Gaya belajar kognitif dan strategi belajar diyakini sebagai dua dari banyak faktor yang mempengaruhi nilai bahasa siswa. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara nilai tes kecakapan berbicara argumentatif dan nilai tata bahasa dalam tes pilihan ganda yang didapatkan dari 30 mahasiswa Ilmu Ekonomi STIE Malangkuceswara. Hasil penelitian menunjukkan tidak ditemukannya korelasi yang signifikan antara kecakapan berbicara dan kemampuan tata bahasa bedasarkan gaya belajar kognitif dan Strategy Inventory for Language Learning (SILL). Namun, terdapat perbedaan kecil dimana mahasiswa yang cenderung Field Independent (FI) unggul dalam berbicara, sedangkan mereka yang cenderung Field Dependent (FD) lebih unggul dalam tata bahasa. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa mereka yang mendapat nilai lebih tinggi baik dalam tes berbicara atau tata bahasa telah menggunakan strategi kognitif dan meta-kognitif lebih sering daripada yang mendapat nilai lebih rendah. Kata kunci: kecakapan berbicara, kemampuan tata bahasa, gaya belajar kognitif, field independent, field dependent, strategy inventory for language learning (sill)
The Effect of Flipped Classroom Model on ELE Students’ Reading Comprehension and Their Perception towards Flipping Qonita Naylilhusna; Sintha Tresnadewi
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 9, No 3: SEPTEMBER 2021
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This quasi-experimental study aimed to find out the effect of the implementation of flipped classroom on ELE students’ reading comprehension and also observe their perception towards flipping. The findings of this study revealed that the difference in reading comprehension between students taught by using flipped classroom and those taught by using traditional classroom was significant. It was also found that the students in the experimental group have positive perception toward the use of flipped classroom teaching model. This implied that this technique could be applied effectively to teach reading comprehension for ELE students.Keywords: flipped classroom, reading comprehension, perceptionAbstrak: Penelitian quasi-experimental ini bertujuan untuk melihat pengaruh penerapan flipped classroom terhadap pemahaman membaca mahasiswa pendidikan bahasa Inggris (PBI) dan juga untuk mengamati persepsi mereka terhadap teknik tersebut. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa ada perbedaan yang signifikan  pada pemahaman membaca mahasiswa antara mahasiswa yang diajar dengan menggunakan flipped classroom dan mahasiswa yang diajar secara tradisional. Ditemukan juga bahwa mahasiswa pada kelompok eksprimen memiliki persepsi positif terhadap penggunaan model pembelajaran flipped classroom. Ini menyiratkan bahwa   teknik ini dapat diterapkan secara efektif untuk mengajarkan pemahaman membaca mahasiswa PBI.Kata kunci: flipped classroom, pemahaman membaca, persepsi
TEACHER’S BELIEFS AND PRACTICE TOWARD THE TEACHING READING STRATEGIES TO FOSTER STUDENTS’ CRITICAL THINKING Rahmaniah Oktaviah; Johannes Ananto Prayogo; M Misbahul Amri
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 9, No 3: SEPTEMBER 2021
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This is a case study designed to investigate the Advanced Reading teacher’s beliefs in teaching reading and their practice, especially by involving critical thinking. It is obtained that the teacher believes in several strategies in teaching reading, which are case study, group discussion, and presentation of the text’s summary. While for the teaching practice the teacher implements several strategies which are group and classroom discussion, presentation and questioning, summarizing, and also storytelling. Some of the strategies are congruent with the teacher’s beliefs and some others are not in line with the teacher’s beliefs.Keywords: teacher’s belief, strategies, critical thinking Abstrak: Penelitian ini dilaksanakan melalui metode case study untuk mengetahui konsep guru dalam strategi pengajaran Reading serta tindakan praktikal yang dilakukan di kelas, terutama dalam mengintegrasikan pola berfikir kritis dalam kegiatan Reading. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru memiliki pandangan terhadap beberapa strategi mengaajr Reading yaitu studi kasus, diskusi dalam grup, dan presentasi dari hasil menyimpulkan bacaan. Sedangkan dalam kegiatan mengajar, guru menerapkan diskusi grup dan kelas, presentasi dan tanya jawab, membuat kesimpulan, dan juga menceritakan kembali. Beberapa strategi yang diterapkan di kelas sesuai dengan konsep yang dimiliki guru, dan beberapa strategi tidak sesuai dengan konsep yang dimiliki.Kata Kunci: keyakinan guru, strategi, berpikir kritis

Page 1 of 1 | Total Record : 5