cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi
ISSN : 14121131     EISSN : 25285750     DOI : 10.21831
Core Subject : Science,
FISIENSI - Kajian Ilmu Administrasi adalah jurnal ilmiah dari hasil penelitian dan/atau kajian pustaka dalam bidang ilmu administrasi perkantoran baik dalam bidang kependidikan maupun dalam bidang ilmu administrasi murni dengan fokus dan ruang lingkup pembahasan tentang: 1) Pendidikan Vokasi Administrasi Perkantoran, 2) Manajemen Sumber Daya Perkantoran, 3) Administrasi/Manajemen Perkantoran, 4) Otomatisasi Perkantoran, 5) Teknologi Perkantoran, 6) Hubungan Masyarakat, 7) Simulasi Perkantoran, 8) Manajemen Event, 9) Pelayanan Prima, 10) Kesekretarisan, 11) Korespondensi, 12) Komunikasi, 13) Organisasi, dan 14) Kearsipan. Jurnal ini diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY secara berkala satu tahun dua kali yakni pada bulan Februari dan Agustus.
Arjuna Subject : -
Articles 263 Documents
Reformasi Birokrasi dalam Era Globalisasi Dwi Harsono
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 2 Volume VII, Agustus 2007
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7971.308 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v7i2.3921

Abstract

Globalisasi membawa pengaruh yang kuat terhadap kondisi politik dan ekonomi di seluruh dunia. Kondisi ini membuat setiap negara harus mempersiapkan din terhadap efek yang ditimbulkannya sehjngga tidak berakibat negatif. Reformasi adalah salah satu contoh dampak dari globalisasi. Reformasi yang terjadi di negara-negara berkembang lebih banyak terjadi karena intervensi asing. Hal ini karena asumsi yang digunakan yang menganggap kegagalan birokrasi untuk menciptakan kondisi ekonomi disebabkan faktor-faktor internal. Oleh karena itu lembaga bantuan asing mensyaratkan adanya penyesuaian struktural yang mengarah pada penciptaan good governance. Ketertibatan institusi asing dalam jangka pendek bisa membantu tapi dalam jangka panjang harus dievaluasi ulang. Hal ini dilakukan karena bantuan hutang yang diberikan diemtal-embeli oleh adanya prasyarat lain berupa program penyesuaian struktural yang bersifat politis. Bantuan dan donor asing memang sulit dihindari karena krisis ekonomi tapi proses tersebut harus selektif dan syarat lunak serta secepatnya dilunasi. Setiap negara harus rnemiliki agenda dalam melakukan refonnasi. Informasi tentang kondisi suatu negara yang, paling mengetahui adalah negara itu sendiri. Oleh karena itu, analisis kebutuhan untuk melakukan reformasi dapat dilakukan sehingga strategi reformasi yang dipilih tepat serta tidak merugikan masyarakat/warganegara.
Mereformasi DP3 sebagai Instrumen Penilaian Kinerja Pegawai Negera Sipil Rumsari Hadi Sumarto
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Volume XI, No. 1, Februari 2011
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3772.196 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v11i1.3973

Abstract

Mendasarkan pada kajian teoritis maupun implementasi penilaian, baik berkenaan dengan rumusan maupun proses penilaian, DP3 sebagai instrumen penilaian kinerja PNS, masih perlu ditinjau kembali. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam rancangan dan implementasi DP3 ke depan guna mereformasi birokrasi Indonesia melalui kinerja PNS adalah: (1) penilaian kinerja harus dilakukan dalam kerangka manajemen kinerja yang terintegrasi dengan perencanaan dan pengembangan sumber daya manusia, (2) perlu dilakukan penyaringan terhadap unsur-unsur dan item-item yang ada dalam DP3, (3) penilaian kinerja harus didasarkan pada visi dan misi organisasi dan analisa pekerjaan yang mendalam, (4) DP3 harus memenuhi aspek fleksibilitas, dan (5) dalam penilaian kinerja perlu melibatkan bagian/unit lainnya dalam sebuah instansi sebagai pemberi masukan, guna mendukung objektifitas dan efektivitas penilaian kinerja.
PEMETAAN KOMPETENSI, TUGAS, DAN PEKERJAAN SEKRETARIS DI DUNIA KERJA Suranto Aw; Rosidah Rosidah; Joko Kumoro
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. XIII No. 1 Februari 2015
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.521 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v13i1.7858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai: (1) kompetensi kerja; (2) bidang tugas; dan (3) jenis-jenis pekerjaan profesi sekretaris di dunia kerja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, memfokuskan pada usaha melacak informasi dari para praktisi administrasi perkantoran atau sekretaris, dan memetakan hasil pelacakan tersebut secara sistematis. Subjek penelitian ini adalah praktisi sekretaris di berbagai instansi pemerintah maupun swasta. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data secara deskriptif dengan menggunakan tabel distribusi frekuensi dan histogram, serta dilengkapi penjelasan secara naratif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Terdapat tiga kategori kompetensi sekretaris yaitu: kompetensi umum, kompetensi inti, dan kompetensi khusus (tambahan); (2) Bidang tugas sekretaris mencakup: komunikasi, administrasi perkantoran, mengelola keuangan, dan legal (hukum); dan (3) Jenis-jenis pekerjaan yang secara rutin dikerjakan seorang sekretaris mencakup: bertelepon, berkomunikasi secara interpersonal, menggunakan media komunikasi, menerima tamu, mengelola keluhan pelanggan, mengoperasikan komputer, mengatur otomatisasi pekerjaan kantor, mencari informasi lewat internet, mengurus surat, mengelola arsip, mengatur perjalanan dinan pimpinan, mengatur penggunaan perlengkapan kantor, mengatur pertemuan/rapat, membuat laporan, mengelola kas kecil, dan mengurus pekerjaan di bidang legal (hukum).
Strategi Komunikasi dalam Menangani Krisis Organisasi Lena Satlita
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 2 Volume V, Agustus 2005
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9209.138 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v5i2.3847

Abstract

Tidak ada satupun organisasi di dunia ini yang menginginkan krisis. Tetapi dalam banyak kejadian, krisis bisa datang tanpa disadari dan secara tiba-tiba menghentak dan mengguncangkan suatu organisasi. Krisis bisa bersumber dari internal maupun ekstemal organisasi, yang menyebabkan tidak ada satupun organisasi yang tidak rentan terkena krisis. Mengulur waktu atau membiarkan suatu krisis berkembang secara liar, adalah tindakan yang tidak bijaksana, sia-sia dan merugikan organisasi. Demikian pula halnya dengan berbohong atau berusaha menutup-nutupi suatu krisis. Kecanggihan teknologi telekomunikasi dan media komunikasi dewasa ini, membuat organisasi tidak dapat lagi menyembunyikan suatu krisis dar; telinga pers. Dalam hitungan detik berita mengenai suatu musibah/krisis tersebar ke berbagai penjuru, menyebabkan penanggulangan krisis menjadi tidak lebih mudah. Untuk menanggulangi krisis, diperlukan suatu perencanaan khusus yang dapat merespon, menghadapi dan menangani krisis dengan cepat dan tepat, yang di dalamnya memasukkan faktor komunikasi sebagai bagian penting dalam penyelesaian krisis. Melalui strafegi komunikasi yang handal, ketidakpastian, konflik kepentingan, keterlibatan emosional, opini publik yang berkembang dapat dinetralisir sehingga tidak sampai menjurus pada ketidakpercayaan publik yang dapat menghancurkan organisasi.
Evaluasi Program Pelatihan Keterampilan Dasar Komunikasi Bagi Siswa di SMKN 1 Godean Sleman Suranto Aw; Pratiwi Wahyu Widiarti; Chatia Hastasari
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. XVI No. 1 Februari 2019
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.433 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v16i1.24480

Abstract

Abstrak: Evaluasi Program Pelatihan Keterampilan Dasar Komunikasi Bagi Siswa di SMKN 1 Godean Sleman. Studi evaluasi ini bertujuan untuk mengungkap keefektifan program pelatihan keterampilan dasar komunikasi bagi siswa Kelas XI Kompetensi Keahlian Administrasi Perkantoran SMKN 1 Godean Sleman. Penelitian ini adalah penelitian evaluasi dengan menggunakan model evaluasi program pelatihan dari Kirkpatrick yang mencakup empat tahap: reaction, learning, behavior, result. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif.  Subjek penelitian adalah peserta pelatihan dan pendampingan keterampilan dasar komunikasi. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan pengamatan. Analisis data menggunakan teknik interaktif dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian mengungkap: (1) Reaction : tanggapan peserta terhadap pelatihan sangat positif, karena mendukung kompetensi siswa; (2) Learning: menunjukkan peserta memperoleh sumber belajar dan pengalaman dari pelatihan; (3) Behavior: adanya perubahan keterampilan dalam berkomunikasi; (4) Result: meningkatnya keterampilan berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari.  Abstract: AN EVALUATION OF COMMUNICATION BASIC SKILLS TRAINING PROGRAM AT SMK N 1 GODEAN SLEMAN. This evaluation research aims to investigate the effectiveness of the basic communication skills training program for students of grade XI of Office Administration Skills Competency at SMK 1 Godean Sleman. This research is evaluation research employing Kirkpatrick's training program evaluation model which includes four stages, namely: reaction, learning, behavior, and results. This research utilizes a qualitative approach. The research subjects include participants of training and mentoring of basic communication skills. Data collection uses interview and observation techniques. Data were analyzed using an interactive technique of Miles and Huberman. The results of the research are: (1) Reaction: participants' responses to training were very positive because the training could enhance their competence; (2) Learning: participants get learning resources and experience from training; (3) Behavior: a change regarding the participants communication skills occur; (4) Results: students communication skills in everyday life increases. Jika Anda menyusun daftar pustaka menggunakan standar American Psychological Association (APA), Anda bisa copy paste teks dibawah ini untuk Anda masukkan pada bagian daftar pustaka Anda!Aw, S., Widiarti, P. W., Hastasari, C. (2019). Evaluasi Program Pelatihan Keterampilan Dasar Komunikasi Bagi Siswa di SMKN 1 Godean Sleman. Efisiensi-Kajian Ilmu Administrasi, 16(1), 11-20. https://doi.org/10.21831/efisiensi.v16i1.24480
Resposisi Peran dan Fungsi Strategis Public Relations dalam Organisasi Lena Satlita
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 1, Volume IV, Februari 2004
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3925.184 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v4i1.3802

Abstract

Public Relations (PR) adalah fungsi khas manajemen yang mendukung pembinaan dan membangun upaya saling menguntungkan melalui komunikasi, pengertian, penerimaan, dan kerjasama yang baik antara organisasi dengan publiknya. Walaupun perkembangan PR saat tidak bisa ini dipungkiri bahwa beragamnya persepsi tentang PR, telah emmbawa PR (khususnya Indonesia) menuju arah yang keliru dan belum memperoleh apresiasi yang layak atau sejajar dengan profesi lain. Tulisan ini akan menguraikan konsep dasar PR, membahas peran dan fungsi strategis public relations dalam organisasi dan bagaimana meresposisi peran dan fungsi strategis ini agar PR dapat mengaktualisasikan dirinya sebagai bagian dari koalisi dominan dalam organisasi. Untuk mampu mewujudkan peran dan fungsi strategisnya, semua pihak yang terkait dengan PR perlu duduk bersama untuk mengubah paradigma, menyamakan persepsi mengenai substansi PR dan mengambil langkah-langkah untuk menghasilkan PR Profesional yang mampu memberi kontribusi terhadap organisasi khususnya dalam mengelola hubungan harmonis jangka panjang antara organisasi dengan publiknya agar reputasi organisasi tetap terjaga.
Mission Driven Profesionalism sebagai Upaya Akselerasi Pembangunan Daerah Rosidah Rosidah
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 1 Volume VI, Februari 2006
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3863.713 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v6i1.3826

Abstract

Keberhasilan pembangunan di daerah tidak lepas dari faktor kemampuan Sumber Daya Manusia dalam mengelola sumber daya yang dimiliki oleh daerahnya serta strategi yang dipakai dalam implementasi rencana/program-program kerjanya. Salah satu strategi adalah Mission Driven Profesionalism, yaitu bahwa untuk menggerakkan roda pembangunan secara profesional sebagai motornya adalah mengacu dan berorientasi pada misi.Peraturan dann prosedur tetap diperlukan dalam proses pencapalan tujuan akan tetapi dalam penerapannya secara fleksibel. Pimpinan penting memberikan ruang kepada bawahannya untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menjalankan pombangunan yang tidak lepas dari pelanggaran yang bersifat yuridisKoto Kunci: misi, pembangunan
SISTEM ORGANISASI PEMASARAN EKSPOR PADA PT. INDO VENEER UTAMA KARANGANYAR Muhammad Roestam Afandi
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. 17 No. 1 Februari 2020
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.92 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v17i1.30441

Abstract

Abstrak: Sistem Organisasi Pemasaran Ekspor Pada PT. Indo Veneer Utama Karanganyar. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui informasi mengenai pembagian tugas atau pengorganisasian yang dijalankan perusahaan dalam melakukan pemasaran ekspor dan mempelajari faktor pendorong maupun penghambat dalam pemasaran ekspor. Teknik analisa yang digunakan dalam penelitian ini merupakan teknik deskriptif kualitatif sedangkan objek penelitian yaitu PT. Indo Veneer Utama Karanganyar. Jenis data yang diperlukan dalam penelitian ini merupkan data lapangan dan data kapustakaan yaitu data yang diperolah langsung dari pihak perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT.Indo Veneer Utama Karanganyar menggunakan strategi segmentasi pasar (segmentation), strategi penentuan pasar sasaran (targetting), dan strategi posisi pasar (positioning). Perusahaan juga menggunakan  bauran pemasaran (marketing mix) yang terdiri dari 4 unsur yaitu produk (product), harga (price), saluran distribusi (place), dan promosi (promotion) dalam mengembangkan pemasaran ekspor. Faktor-faktor pendorong dalam pemasaran ekspor yang dilakukan PT.Indo Veneer Utama Karanganyar adalah tersedianya pasar mancanegara, optimalisasi laba, jumlah barang produksi tinggi, produk berdaya saing tinggi, tersedianya layanan house trading. Selain faktor pendorong juga ada faktor penghambat yaitu Sumber Daya Manusia yang terbatas, Kuota Impor setiap negar yang berbeda, kurs mata uang yang tidak stabil, dan adanya aturan regional setiap organisasi negara yang berbeda. Abstract: Export Marketing Organizational Systems at PT.Indo Veneer Utama Karanganyar. The research carried out aims to find out information about the Division of tasks or organization carried out by companies in carrying out export Marketing and studying the driving and inhibiting factors in export marketing. The Analysis technique used in this study is a qualitative descriptive technique while the object of research is PT. Indo Veneer Utama Karanganyar. The type of data needed in this study is field data and library data, which are data obtained directly from the company. The results showed that PT.Indo Veneer Utama Karanganyar used a market segmentation strategy, a target market determination strategy (positioning), and a market positioning strategy (positioning). The company also uses a marketing mix consisting of 4 elements, namely product, price, distribution channel (place), and promotion in developing export marketing. The driving factors in export marketing conducted by PT. Indo Veneer Utama Karanganyar are the availability of foreign markets, optimization of profits, high quantities of manufactured goods, highly competitive products, and availability of house trading services. In addition to the driving factors there are also inhibiting factors, namely limited human resources, import quotas for each country that are different, unstable currency exchange rates, and the existence of regional rules for each different country organization.Jika Anda menyusun daftar pustaka menggunakan standar American Psychological Association (APA), Anda bisa copy paste teks dibawah ini untuk Anda masukkan pada bagian daftar pustaka Anda!Afandi, M. R. (2020). Sistem Organisasi Pemasaran Ekspor pada PT. Indo Veneer Utama Karanganyar. Efisiensi-Kajian Ilmu Administrasi, 17(1), 63-80. https://doi.org/10.21831/efisiensi.v17i1.30441
Peningkatan Mutu Pendidikan Kejuruan Berorientasi Pasar Kerja Melalui Uji Kompetensi Keahlian Suranto Aw
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Volume XII, No. 1, Februari 2012
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4721.571 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v12i1.3862

Abstract

Fenomena pasar kerja pada era global sekarang ini, ditandai oleh semakin tingginya kompetisi untuk memperoleh kesempatan kerja. Dengan demikian lulusan sekolah kejuruan semakin dituntut untuk menguasai kompetensi yang unggul. Realitas tersebut perlu secara sungguh-sunggu diantisipasi dengan peningkatan mutu pendidikan. Dalam konteks initah siswa, khususnya siswa Sekolah Menangah Kejuruan (SMK) yang profesional.
Meningkatkan Kinerja dan Mengelola TIM secara Efektif Didi Wahyu Sudirman
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 2, Volume IV, Agustus 2004
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1725.946 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v4i2.3897

Abstract

Orang bergabung dengan kelompok karena kebutuhan mereka akan rasa aman, status, harga diri, afiliasi, kekuasaan dan atau prestasi. Dalam hal ini banyak organisasi menggunakan tim untuk melaksanakan tugas-tugas organisasi dan memecahkan masalah. Tim kerja adalah kelompok formal yang terdiri dari individu­-individu terpisah dan bertanggung jawab atas tercapainya suatu sasaran. Dengan demikian semua tim kerja adalah kelornpok, tetapi hanya kelompok-kelompok formal yang menjadi tim kerja. Untuk mengembangkan tim agar efektif maka setiap orang dalam tim harus mengetahui dan memahami dengan jelas tujuan dan harapannya, peran khusus apa yang harus mereka lakukan, sekaligus memberi kesempatan para anggota tim mencurahkan ide-ide untuk mencapai sasaran, bertanggungjawab atas hasil tim tersebut. Dalam hal mengelola tim agar lebih efektif dapat digunakan pendekatan keempat fungsi dasar manjemen; perencanaan, pengorganisasian, pemimpinan dan pengendalian.

Page 11 of 27 | Total Record : 263


Filter by Year

2001 2026


Filter By Issues
All Issue Efisiensi Vol. 23 No. 1 Februari 2026 Efisiensi Vol. 22 No. 2 Agustus 2025 Efisiensi Vol. 22 No. 1 Februari 2025 Efisiensi Vol. 21 No. 2 Agustus 2024 Efisiensi Vol. 21 No. 1 Februari 2024 Efisiensi Vol. 20 No. 2 Agustus 2023 Efisiensi Vol. 20 No. 1 Februari 2023 Efisiensi Vol. 19 No. 2 Agustus 2022 Efisiensi Vol. 19 No. 1 Februari 2022 Efisiensi Vol.18 No. 2 Agustus 2021 Efisiensi Vol. 18 No. 2 Agustus 2021 Efisiensi Vol. 18 No. 1 Februari 2021 Efisiensi Vol. 17 No. 2 Agustus 2020 Efisiensi Vol. 17 No. 1 Februari 2020 Efisiensi Vol. XVI No. 2 Agustus 2019 Efisiensi Vol. XVI No. 1 Februari 2019 Efisiensi Vol. XV No. 2 Agustus 2018 Efisiensi Vol. XV No. 1 Februari 2018 Efisiensi Vol. XIV No. 1 Februari 2016 Efisiensi Vol. XIII No. 2 Agustus 2015 Efisiensi Vol. XIII No. 1 Februari 2015 Efisiensi Volume XII, No. 1, Februari 2012 Efisiensi Volume XI, No. 2, Agustus 2011 Efisiensi Volume XI, No. 1, Februari 2011 Efisiensi No. 1 Volume X, Februari 2010 Efisiensi No. 1 Volume IX, Februari 2009 Efisiensi No. 2 Volume VII, Agustus 2007 Efisiensi No. 1 Volume VII, Februari 2007 Efisiensi No. 3 Volume VI, September 2006 Efisiensi No. 2 Volume VI, Agustus 2006 Efisiensi No. 1 Volume VI, Februari 2006 Efisiensi No. 2 Volume V, Agustus 2005 Efisiensi No. 1, Volume V, Februari 2005 Efisiensi No. 2, Volume IV, Agustus 2004 Efisiensi No. 1, Volume IV, Februari 2004 Efisiensi No. 2, Volume III, Agustus 2003 Efisiensi No. 1, Volume III, Februari 2003 Efisiensi No. 1, Volume I, Agustus 2001 More Issue