cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi
ISSN : 14121131     EISSN : 25285750     DOI : 10.21831
Core Subject : Science,
FISIENSI - Kajian Ilmu Administrasi adalah jurnal ilmiah dari hasil penelitian dan/atau kajian pustaka dalam bidang ilmu administrasi perkantoran baik dalam bidang kependidikan maupun dalam bidang ilmu administrasi murni dengan fokus dan ruang lingkup pembahasan tentang: 1) Pendidikan Vokasi Administrasi Perkantoran, 2) Manajemen Sumber Daya Perkantoran, 3) Administrasi/Manajemen Perkantoran, 4) Otomatisasi Perkantoran, 5) Teknologi Perkantoran, 6) Hubungan Masyarakat, 7) Simulasi Perkantoran, 8) Manajemen Event, 9) Pelayanan Prima, 10) Kesekretarisan, 11) Korespondensi, 12) Komunikasi, 13) Organisasi, dan 14) Kearsipan. Jurnal ini diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY secara berkala satu tahun dua kali yakni pada bulan Februari dan Agustus.
Arjuna Subject : -
Articles 263 Documents
Pembangunan melalui Kolaborasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Dwi Harsono
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 1 Volume VII, Februari 2007
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6957.48 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v7i1.3910

Abstract

Pembangunan di Negara berkembang sering mengalami kegagalan. Hal ini dicurigai sebagai akibat dari faktor internal negara tersebut. Penduduk negara berkembang kurang memiliki budaya ilmiah sehingga kapasitas ilmu pengetahuan dan teknologinya (iptek/ST) lemah. Implikasinya adalah kurangnya investasi yang dikeluarkan untuk penguasaan ST. Iptek berkembang pesat di negara maju sehingga aplikasi di negara berkembang mengalami kendala. Negara maju dan negara berkembang harus melakukan kolaborasi pembangunan untuk mengatasi kendala yang dihadapi negara berkembang. Negara maju harus melakukan tranformasi iptek yang dibutuhkan oleh negara berkembang sehingga lambat laun kapasitasnya semakin meningkat. Terbangunnya ST capacity merupakan langkah penting dalam kolaborasi pembangunan karena didalamnya terdapat transfer of knowledge. Transfer ini akan memperkuat soft skill untuk. melaksanakan pembangunan. Pembentukan soft skill harus selaras dengan keragaman dan kearifan budaya iokal sehingga pembangunan tidak kontra produktif terhadap budaya.
Desentralisasi Fiskal sebagai Bentuk PErtimbangan Keuangan Pemerintah Pusat Kepada Daerah Indarto Waluyo
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 1 Volume IX, Februari 2009
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6563.427 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v9i1.3943

Abstract

Refoimasi yang terjadi di era tahun 90 an mendorong keinginan pemberian wewenang yang lebih luas dari pemerintah pusat kepada daerah untuk mengelola keuangannya sendiri. Laporan bank dunia tahun 1999 mengemukakan bahwa terjadi gerakan-gerakan lokalisasi di sejumlah Negara. Lokalisasi yang mencerminkan hasrat lebih besar dari penduduk setempat untuk lebih banyak turut bersuara dalam pemerintahan, mewujudkannya dalam bentuk tuntutan akan identitas daerah. Hal ini mendorong pemerintah nasional untuk memberikan desentralisasi yang lebih luas kepada pemerintah daerah dan kota sebagai cara yang terbaik untuk mengatur dan menangani perubahan-perubahan yang mempengaruhi politik domestik dan pola pertumbuhan. Pemerintah Indonesia merespon dengan mengeluarkan separangkat paket kebijakan reformasi dalam bidang keuangan daerah, dimulai dari dikeluarikannya UU No. 22/1999 tentang Pemerintahan Daerah yang kemudian disempumakan dalam UU No. 32.2004 dan UU No. 25/1999 tentang Perimbangan Keuangan Pemerintah Pusat Dan Daerah yang kemudian disempurnakan dalam UU No. 33/2004. Dengan diberlakukannnya paket kebijakan pemerintah tersebut, anggaran yang dikelola oleh pemerintah pusat mengalami penurunan yang cukup signifikan (29,8%) dan pada saat yang sama anggaran yang dikelola oleh daerah naik 25,2%. Dengan adanya hal tersebut diharapkan agar masyarakat dapat menikmati fasilitas publik dalam jumlah dan kualitas yang sama dan berimbang dengan cara pedesentralisasian urusan disertai dengan pendesentralisasian pembiayaan. Selain itu, pemerintah daerah secara demokratis dapat menentukan dan mengatur sendiri berbagai pelayanan dari kebutuhannya tanpa intervensi yang dalam dari pusat.
Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) Berbasis Kompetensi sebagai Strategi Membangun Organisasi Kompetitif Yenny Dwi Artini
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Volume XI, No. 2, Agustus 2011
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8676.785 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v11i2.3989

Abstract

Pergeseran dan perubahan regional, nasional maupun. global yang berlangsung sangat cepat harus direspons oleh organisasi/perusahaan dengan melakukan perubahan-perubahan strategis. Dalam pergeseran dan perubahan tersebut, peran manusia menjadi semakin strategis karena merupakan satu-satunya sumber daya yang paling aktif dan adaptif. Peran manajemen sumber daya manusia tersebut ditingkatkan agar organisasi menjadi lebih kompetitif dan mampu merespons tantangan-tantangan ekstenaldemi eksistensi serta keberlangsungannya. Peningkatan peran strategis manajemen sumber daya manusia tersebut diwujudkan melalui kebijakan rekrutmen, penempatan, penggajian/pemberian kompensasi dan pengembangan karier yang didasarkan pada kompetensi. Penting bagi organisasi untuk melakukan analisis jabatan untuk menetapkan standar kompetensi yang dibutuhkan setiap jabatan pada semua level. Standar kompetensi tersebut kemudian digunakan untuk mengambil keputusan dalam memilih/menolak, menetapkan/memberhentikan seseorang dalam jabatan atau memberikan penghargaan/hukuman kepada pegawai. Dengan melaksanakan manajemen sumber daya manusia berbasis kompetensi bagi organisasi/perusahaan akan selalu tersedia sumber daya manusia yang handal dalam menghadapi perubahan dan pergeseran era globalisasi.
Peningkatan Produktivitas Karyawan Melalui Pemberian Insentif Saliman Saliman
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 1, Volume I, Agustus 2001
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3004.471 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v1i1.3745

Abstract

Pihak manajemen selaku pimpinan pada suatu organisasi harus mampu menggerakkan bawahannya dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan semangat kerja bawahan lambat laun akan mengalami erosi, maka manajer harus mampu menumbuhkan kembali gairah kerja bawahan, karena dapat menganggu jalannya organisasi atau perusahaan. Produktivitas karyawan adalah suatu kemampuan karyawan dalam menghasilkan produk (output) di perusahaan tempat karyawan bekerja. Produktivitas ini dipengaruhi oleh banyak hal yang salah satunya adalah upaya atau khususnya insentif. Insentif adalah salah satu bentuk motivasi positif yang dinyatakan dalam satuan moneter. Insentif ini dimaksudkan untuk memberikan upah/gaji yang berbeda karena memang prestasi kerja yang berbeda. Di dalam suatu perusahaan produktivitas karyawan sangat penting. Sehingga harus senantiasa diusahakan dalam rangka optimalisasi dan efisiensi. Optimalisasi ini akan mendukung eksistensi orientasi laba dan keseimbangan usahanya. Suatu perusahaan pastilah akan berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan produktivitas karyawan agar perusahaannya establish.
PENGEMBANGAN DAN UNJUK KERJA SISTEM KEARSIPAN ELEKTRONIK PSPAP Purwanto Purwanto; Arwan Nur Ramadhan
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. XIII No. 2 Agustus 2015
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4323.274 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v13i2.11676

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem kearsipan elektronik Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran (PSPAP) sebagai media pendukung mata kuliah Simulasi Perkantoran dan untuk mengetahui unjuk kerja sistem pada aspek functionality, reliability, usability, dan portability. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan mengadaptasi model BorgGall dan Waterfall dalam pengembangan software. Proses penelitian ini meliputi pengembangan sistem serta pengujian unjuk kerja sistem perangkat lunak pada aspek functionality, reliability, usability, dan portability. Tahap pengembangan terdiri dari: 1) Menyiapkan kebutuhan dan karakteristik teori dan praktik kearsipan manual; 2) Menyiapkan langkah dan prosedur kearsipan konvensional; 3) Menyiapkan media pembelajaran pengelolaan kearsipan melalui software kearsipan elektornik; 4) Peneliti bersama ahli bidang media pembelajaran menjelaskan penggunaan dan langkah pengelolaan arsip dengan menggunakan software yang telah disiapkan; 5) Menyiapkan sarana dan prasarana pendukung. Hasil pengujian menunjukkan: 1) perencanaan aplikasi sistem kearsipan elektronik telah melalui serangkaian proses rekayasa perangkat lunak dari desain hingga pengujian telah sesuai dengan spesifikasi dan analisis kebutuhan; 2) unjuk kerja sistem kearsipan elektornik secara keseluruhan masuk dalam kategori “sangat layak” dengan rincian hasil uji per faktor functionality 84,76%, reliability 80%, usability sebesar 81.71%, dan portability 89,78%.
Pengembangan Pegawai melalui Latihan dan Pendidikan Saliman Saliman
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 1, Volume III, Februari 2003
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10155.436 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v3i1.3792

Abstract

Penerimaan pegawai baru pada suatu lembaga tidak dapat menjamin akan diperolehnya pegawai yang siap melaksanakan pekerjaan, karena pada dasarnya tidak ada lembega pendidikan yang menghasilkan lulusan siap kerja. Perputaran karyawan menyebabkan adanya kecanggungan karyawan untuk mengerjakan pekerjaannya di tempat yang baru. Dengan demikian perlu kegiatan untuk menjembatani dua permasalahan tersebut agar karyawan baru atau karyawan yang ditempatkan pada tempat baru dapat bekerja sesuai dengan tugasnya. Kegiatan tersebut dikenal dengan istilah latihan dan pendidikan pegawai. Kegiatan pengembangan pegawai melalui latihan dan pendidikan dirancang dalam rangka mempersiapkan pegawai baru, sypaya lebih siap melaksanakan pekerjaan, atau diselenggarakan dalam rangka mengembangkan karyawan lama supaya lebih mampu mengembangkan potensinya. Adap beberapa teknik latihan dan pendidikan, namun untuk menentukan teknik yagn paling efektif perlu ada penyesuaian-penyesuaian dengan kondisi lembaga penyelenggara. Pada akhirnya harus dilakukan kegiatan evaluasi untuk mengukur efektivitas latihan dan pendidikan tersebut.
Perkembangan Surat Niaga di Era Distrupsi (Studi Kasus Di Perusahaan Jasa PT JNE) Agung Kuswantoro; Kuatina Nur Aini
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. XVI No. 1 Februari 2019
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.103 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v16i1.24478

Abstract

Abstrak: Perkembangan Surat Niaga di Era Distrupsi (Studi Kasus Di Perusahaan Jasa PT JNE). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui surat-surat niaga yang masih digunakan di era disrupsi, dalam berkomunikasi dengan supplier dan konsumen. Metode penelitiannya adalah kualitatif deskriptif. Setting penelitian dalam penelitian ini yaitu perusahaan jasa Agen JNE Menoreh, Semarang. Subjek penelitian ini adalah pegawai JNE. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Hasil penelitiannya adalah surat-surat niaga yang masih digunakan di era disrupsi pada JNE  dari ke-13 surat niaga, hanya ada 2 jenis surat yang digunakan secara manual yaitu surat tagihan dan surat klaim. Ada 11 surat yang tidak dipakai di JNE yaitu surat perkenalan, surat pesanan, surat balasan klaim, surat permintaan penawaran, surat perjanjian kerjasama, surat pengiriman barang, surat balasan pesanan, surat penawaran, surat adjustment, surat konfirmasi pesanan, dan surat penangguhan pembayaran. Surat-surat niaga yang sudah tidak digunakan lagi dalam JNE digantikan menggunakan bukti-bukti trasaksi dari aplikasi media elektronik dan aplikasi. Saran dalam penelitian ini, bahwa di era disrupsi diharapkan dalam menggunakan fasilitas teknologi komunikasi dalam korespondensi, karena melalui teknologi komunikasi dapat mempermudah dalam pekerjaannya.  Abstract: Development of Commerce in the Distorted Era (Case Study in PT JNE Service Company). This study aims at knowing business letters which are still used and applicable at the disruption era to communiate with suppliers and customers. The design of study was qualitative descriptive. Further, the study was conducted in JNE agent, Menoreh Semarang with its staff as the subject. To collect the data, interview and observation were employed. Then, the finding show that there only 2 (two) of 13 business letters which are still applicable and written manually nowdays. Those two letters are bills and claim letter. The JNE agent has dropped 11 business letters; they are sales letter inquiry letter, order letter, reply to inquiry,  reply to order, dispatch letter, complaint letter, adjusment letter, MoU, letter for confirming the payment, letter of payment deferral. JNE has implemented online system for replacing most of manual business letters. The evidences from the online transaction are used instead of the manual ones. Finally, in this disruption era, up to date technology and information such as online application and system should be implemented by businessmen as they can be easier and efficier in doing the business. Jika Anda menyusun daftar pustaka menggunakan standar American Psychological Association (APA), Anda bisa copy paste teks dibawah ini untuk Anda masukkan pada bagian daftar pustaka Anda!Kuswantoro, A., Aini, K. N. (2019). Perkembangan Surat Niaga di Era Distrupsi (Studi Kasus Di Perusahaan Jasa PT JNE). Efisiensi-Kajian Ilmu Administrasi, 16(1), 69-77. https://doi.org/10.21831/efisiensi.v16i1.24478
Standarisasi, Kastomasi dan Implementasi dalam Strategi Pemasaran Global Purwanto Purwanto
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 1, Volume IV, Februari 2004
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4811.287 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v4i1.3816

Abstract

Saat ini duna rasanya semakin menyusut dengan pesat. Perasaan susutnya dunia ini disebabkan adanya percepatan arus komunikasi, arus informasi, transportasi, dan distribusi, semuanya ini didorong oleh percepatan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Analisis strategi standardisasi, kastomisasi dan pluralisasi konsumsi ditelaah secara literer dan juga dipadukan dengan sejumlah kasus-kasus bisnis yang mempunyai relevansi. Dua dari tiga konsep tersebut yaitu strategi kastomasi dan strategi pluralisasi konsumsi sensitif dengan perubahan lingkungannya. Bidang bisnis atau bidang ekonomi pada umumnya sangat sensitif terhadap perubahan. Maka dari itu pelaku-pelaku bisnis dalam menghadapi liberalisasi ekonomi, sudah tidak populer lagi jikalau ruang gerak mereka  masih berputar dikawasan sendiri, sementara pesaingnya sudah semakin agresip memasuki kawasan global. Kondisi ini tercipta karena saat ini sudah tidak ada lagi penghambat birokrasi dan penghalang-penghalan lain untuk mencegah keluar masuk pelaku-pelaku bisnis di luar kawasan. Manajemen perusahaan global sudah tidak tertarik lagi menggarap bisnis di wilayah. Alasannya untuk mencapai tingkat efisien maksimum dengan kisaran menekan total biaya operasi dan produksi, serta harga kompetitif.
DUKUNGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KEPEGAWAIAN TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN DI BKPP KABUPATEN SUKOHARJO Riana Isti Muslikhah
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. XVI No. 2 Agustus 2019
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.923 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v16i2.27417

Abstract

Abstrak: Dukungan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian terhadap Pengambilan Keputusan di BKPP Kabupaten Sukoharjo. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Mengetahui implementasi Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian di BKPP Kabupaten Sukoharjo, (2) Mengetahui dukungan informasi yang dihasilkan oleh Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian dalam pengambilan keputusan bidang kepegawaian di BKPP Kabupaten Sukoharjo, (3) Mengetahui kendala dalam implementasi Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian di BKPP Kabupaten Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Dalam proses penerapan SIMPEG di BKPP Kabupaten Sukoharjo terdapat sub sistem pengumpulan data, sub sistem input data, sub sistem pengolahan data dan sub sistem output informasi, serta didukung oleh komponen-komponen pendukung yang terdiri dari hardware (perangkat keras), software (perangkat lunak), database, sumber daya jaringan dan brainware (SDM). (2) Informasi yang dihasilkan oleh SIMPEG di BKPP saat ini sudah mampu mendukung dalam pengambilan keputusan penempatan, mutasi dan pensiun pegawai, (3) Kendala yang dihadapi dalam penerapan SIMPEG di BKPP Kabupaten Sukoharjo yaitu: keterbatasan anggaran dan keterlambatan dalam input data. Abstract: Human Resources Management Information System Support for Decision Making in BKPP Sukoharjo Regency. The purposes of this study were (1) to know the Implementation Human Resources Management Information Systems in BKPP  of Sukoharjo Regency, (2) know the support information generated by Implementation Human Resources Management Information Systems in BKPP of Sukoharjo Regency in the field of staffing decisions. (3) know the obstacles in the Implementation Human Resources Management Information Systems in BKPP of Sukoharjo Regency. This study used qualitative research methods. The results showed that (1) In the Implementation Human Resources Management Information Systems in BKPP of Sukoharjo Regency there are sub data collection systems, sub system of data input, data processing sub-systems and sub systems output information, and supported by supporting parts consisting of hardware, software, databases, netware and brainware (2) The information generated by Human Resources Management Information Systems at BKPP of Sukoharjo Regency are now able to support decision making in placement, transfer and retirement of employees, but not fully support in the implementation of management staffing in the BKPP of Sukoharjo Regency. (3) The obstacle that is encountered in implementation of the Human Resources  Management Information Systems in BKPP of Sukoharjo Regency are : limited budget and delays in data input.Jika Anda menyusun daftar pustaka menggunakan standar American Psychological Association (APA), Anda bisa copy paste teks dibawah ini untuk Anda masukkan pada bagian daftar pustaka Anda!Muslikhah, R. I. (2019). Dukungan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian Terhadap Pengambilan Keputusan di BKPP Kabupaten Sukoharjo. Efisiensi-Kajian Ilmu Administrasi, 16(2), 10-21. https://doi.org/10.21831/efisiensi.v16i2.27417
Etos Kerja: Elemen Penting dalam Keberhasilan Manajemen Rosidah Rosidah
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 2 Volume V, Agustus 2005
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1539.082 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v5i2.3852

Abstract

Sukses dalam manajemen menjadi harapan bagi manajer serta seluruh pegawai yang ada dalam organisasi. Setiap individu membawa harapan-harapan ketika mereka masuk dalam komunitas organisasi. Semua orang yang tertibat dalam organisasi pada dasarnya mempunyai tujuan yang sama yakni kepuasan kerja. Kepuasan kerja tersebut dapat dalam bentuk: jabatan yang dimiliki, gaji, komunitas diantara mereka, pekerjaan yang ditekuni.  Menjadikan manajemen organisasi berhasil apabila teriadl keseimbangan pencapaian kebutuhan baik kebutuhan pengembangan organisasi itu sendiri serta mereka yang memimpin maupun bawahan. Untuk itu semua kepentingan yang ada perlu diakomadasi supaya masing­masing berjalan searah menuju pada orientasi yang sudah tergambarkan pada visi/misi organisasi. Bentuk-bentuk implementasi perilaku manusia akan tergambarkan pada etos kerja dan etika manusia dalam organisasi. Tentu saja untuk sampai pada pencapaian tujuan bersama, ketika terjadi perilaku manusia dalam organisasi menyimpang, maka salah satunya perlu ditelusuri dari motivasi masuk organisasi dan jalinan kerjasama diantara mereka.

Filter by Year

2001 2026


Filter By Issues
All Issue Efisiensi Vol. 23 No. 1 Februari 2026 Efisiensi Vol. 22 No. 2 Agustus 2025 Efisiensi Vol. 22 No. 1 Februari 2025 Efisiensi Vol. 21 No. 2 Agustus 2024 Efisiensi Vol. 21 No. 1 Februari 2024 Efisiensi Vol. 20 No. 2 Agustus 2023 Efisiensi Vol. 20 No. 1 Februari 2023 Efisiensi Vol. 19 No. 2 Agustus 2022 Efisiensi Vol. 19 No. 1 Februari 2022 Efisiensi Vol.18 No. 2 Agustus 2021 Efisiensi Vol. 18 No. 2 Agustus 2021 Efisiensi Vol. 18 No. 1 Februari 2021 Efisiensi Vol. 17 No. 2 Agustus 2020 Efisiensi Vol. 17 No. 1 Februari 2020 Efisiensi Vol. XVI No. 2 Agustus 2019 Efisiensi Vol. XVI No. 1 Februari 2019 Efisiensi Vol. XV No. 2 Agustus 2018 Efisiensi Vol. XV No. 1 Februari 2018 Efisiensi Vol. XIV No. 1 Februari 2016 Efisiensi Vol. XIII No. 2 Agustus 2015 Efisiensi Vol. XIII No. 1 Februari 2015 Efisiensi Volume XII, No. 1, Februari 2012 Efisiensi Volume XI, No. 2, Agustus 2011 Efisiensi Volume XI, No. 1, Februari 2011 Efisiensi No. 1 Volume X, Februari 2010 Efisiensi No. 1 Volume IX, Februari 2009 Efisiensi No. 2 Volume VII, Agustus 2007 Efisiensi No. 1 Volume VII, Februari 2007 Efisiensi No. 3 Volume VI, September 2006 Efisiensi No. 2 Volume VI, Agustus 2006 Efisiensi No. 1 Volume VI, Februari 2006 Efisiensi No. 2 Volume V, Agustus 2005 Efisiensi No. 1, Volume V, Februari 2005 Efisiensi No. 2, Volume IV, Agustus 2004 Efisiensi No. 1, Volume IV, Februari 2004 Efisiensi No. 2, Volume III, Agustus 2003 Efisiensi No. 1, Volume III, Februari 2003 Efisiensi No. 1, Volume I, Agustus 2001 More Issue