cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi
ISSN : 14121131     EISSN : 25285750     DOI : 10.21831
Core Subject : Science,
FISIENSI - Kajian Ilmu Administrasi adalah jurnal ilmiah dari hasil penelitian dan/atau kajian pustaka dalam bidang ilmu administrasi perkantoran baik dalam bidang kependidikan maupun dalam bidang ilmu administrasi murni dengan fokus dan ruang lingkup pembahasan tentang: 1) Pendidikan Vokasi Administrasi Perkantoran, 2) Manajemen Sumber Daya Perkantoran, 3) Administrasi/Manajemen Perkantoran, 4) Otomatisasi Perkantoran, 5) Teknologi Perkantoran, 6) Hubungan Masyarakat, 7) Simulasi Perkantoran, 8) Manajemen Event, 9) Pelayanan Prima, 10) Kesekretarisan, 11) Korespondensi, 12) Komunikasi, 13) Organisasi, dan 14) Kearsipan. Jurnal ini diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY secara berkala satu tahun dua kali yakni pada bulan Februari dan Agustus.
Arjuna Subject : -
Articles 256 Documents
Kesalahan-Kesalahan Penulisan Surat Alfra Tien Sotyaningrum
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Volume XII, No. 1, Februari 2012
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4110.285 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v12i1.3867

Abstract

Surat-menyurat merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam kegiatan organisasi surat merupakan salah satu sarana komunikasi tertulis. Sebagian arus informasi dan komunikasi dilaksanakan dengan surat. meskipun dewasa ini teknologi komunikasi mengalami kemajuan yang pesat, seperti penggunaan telepon, radio, telex, facsimile, dsb, namun surat menyurat masih tetap diperlukan. Hal ini dikarenakan organisasi selalu memerlukan dokumentasi/bukti tertulis bagi setiap kegiatan yang telah dilakukan. Organisasi memerlukan catatan tertulis yang tidak tergantikan sepenuhnya oleh komunikasi lisan. Bagi suatu organisasi, surat berfungsi sebagai alat komunikasi, alat bukti tertulis, alat pengingat, alat bukti historis duta atau wakil organisasi dan alat pedoman kerja. Namun demikian beberapa surat tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya yang disebabkan masih sering terjadi dijumpai kesalahan-kesalahan dalam menulis surat. Banyak organisasi membuat surat hanya berdsarkan kebiasaan yang berlaku turun-temurun. Padahal tidak semua kebiasaan tersebut benar. Tulisan ini dilakukan untuk melihat kecenderungan kesalahan-kesalahan penulisan dan memberikan pedoman tentang penulisan surat yang benar yang terdiri dari dimensi-dimensi bentuk surat, bagian-bagian surat dan cara penulisannya, bahasa surat, efektivitas dan efisiensi surat, serta penampilan surat.
Kontribusi Islam terhadap Sejarah Perkembangan Administrasi Djihad Hisyam
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 3 Volume VI, September 2006
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5561.742 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v6i3.3909

Abstract

Sejarah perkembangan administrasi pada fase sejarah dari tahun pertama masehi sampai dengan tahun 1886 dinyatakan sebagai abad gelap, tidak banyak hal yang dapat dicatat. Pendapat tersebut dipandang sebagai pernyataan yang tidak fair, sebab dunia Barat sama sekali tidak menengok pada dunia timur dengan kehadiran Muhammad, temyata mampu membuat perubahan dan mampu membuat peradaban dunia. Kehadiran Muhammad di tengah-tengah masyarakat Jahiliyah Arab mampu mengubah tatan nilai yang dapat mengangkat masyarakat Arab menjadi masyarakat yang berkeadaban dan bermartabat. Sumber-sumber administrasi Islam bertumpu pada syariat yang ada pada Quran dan as Sunnah. Kekuatan pelaksanaan politik dan administrasi Islam tenetak pada rasa takut pada Allah. Kontribusi Islam dalam sejarah perkembangan administrasi cukup besar dengan adanya aturan dan tatanan yang menyangkut bidang-bidang politik dan administrasi. Banyak tatanan dalam bidang politik dan administrasi yang muncul dengan kehadiran Islam tersebut yang hingga kini tetap menjadi pedoman dan pegangan umat Islam.
Aplikasi Konsep Sistem dalam Pengelolaan Sekolah Muhyadi Muhyadi
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 1 Volume IX, Februari 2009
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4280.111 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v9i1.3926

Abstract

Lembaga pendidikan (sekolah) merupakan organisasi yang lebih berorientasi pada layanan sosial kemasyarakatan. Sebagai sebuah organisasi, sekolah melibatkan banyak komponen (baik internal maupun ekstenral), sehingga setiap sekolah memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi. Kondisi ini menuntut diterapkannya model pengelolaan yang komprehensif. Sekolah tidak saja dituntut mampu menjadikan dirinya sebagai sebuah lembaga yang sehat tetapi juga harus mampu mengakomodasi semua kepentingan stakeholder.
Moratorium Rekrutmen CPNS dalam Kerangka Reformasi Birokrasi Marita Ahdiyana
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Volume XI, No. 2, Agustus 2011
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (12536.004 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v11i2.3988

Abstract

Besarnya jumlah PNS di Indonesia berimplikasi pada peningkatan beban anggaran negara maupun anggaran daerah. Dalam APBN tahun 2011, anggaran pembangunan hanya tersisa 12 persen dari total anggaran, sedangkan 61 persen digunakan untuk gaji pegawai. Kemenkeu bahkan mencatat ada 124 daerah yang belanja pegawainya menghabiskan 60 persen lebih APBD, atau jika dirinci ada 16 daerah yang menggunakan 70 persen atau lebih dana APBD untuk membayar gaji pegawai, bahkan ada yang mencapai 83 persen. Kebijakan harus diambil pemerintah untuk mengatasi persoalan tersebut. Salah satunya adalah melalui moratorium rekrutmen CPNS. Namun demikian hal tersebut tidak hanya dimaksudkan untuk mengurangi berat beban anggaran semata, lebih dari itu harus sejalan dengan kerangka reformasi birokrasi yang sudah dicanangkan sebelumnya oleh pemerintah. Pemerintah harus melakukan berbagai upaya untuk mendorong reformasi birokrasi agar tidak terjadi paradoks didalamnya.  Kebijakan yang berbeda dalam penataan CPNS yang dikeluarkan oleh tiga kementrian, menyebabkan pelaksana di daerah mengalami kebingungan dalam melaksanakannya. Beratnya beban anggaran daerah selain disebabkan oleh belanja pegawai, juga disebabkan oleh beberapa faktor lain seperti pengangkatan Honda dan pemekaran daerah. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mendorong reformasi birokrasi di Indonesia, antara lain melalui rasionalisasi jumlah pegawai. peningkatan kinerja PNS, dan pendataan kompetensi PNS.
Perilaku Individu dalam Menunjang Efektivitas Organisasi Sugi Rahayu
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 1, Volume I, Agustus 2001
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2922.646 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v1i1.3743

Abstract

Manusia merupakan sumberdaya yang paling penting dalam kehidupan organisasi, sehingga memerlukan penanganan yang tepat. Sumber daya manusia yang berfokus pada individu yang menadi anggota organisasi memiliki pandangan, tujuan, kebutuhan, dan kemampuan yang berbeda, sehingga memerlukan perlakuan berbeda agar dapat diarahkan pada satu ikatan, yaitu keterikatan terhadap organisasi. Perbedaan karakteristik ini membawa perbedaan perilaku. Perilaku yang mereka tunjukkan tersebut tidak selamanya releven dengan upaya pencapaian tujuan organisasi. Dengan demikian kebijakan organisasi harus disesuaikan atau diupayakan agar perilaku anggota sesuai dengan kebijakan yang ditempuh. Lebih dari itu pimpinan dapat memanfaatkan informasi tentang berbagai perbedaan tersebut untuk meningkatkan kerjasama di antara para anggota dalam kelompok. Dengan demikian pemahaman terhadap perilaku individu bagi seorang pimpinan adalah merupakan satu hal yang sangat penting. Untuk itu The Heart and The Process of Organizational Behavior harus diterapkan sehingga tercipta Quality Working Life and Organisasi yang bersangkutan.
SEKRETARIS SEBAGAI PRAKTISI PUBLIC RELATIONS DALAM ORGANISASI Rumsari Hadi Sumarto
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. XIII No. 2 Agustus 2015
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3479.575 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v13i2.11675

Abstract

Keberadaan sekretaris sebagai seseorang yang membantu pimpinan menjadikan sekretaris harus harus banyak berinteraksi dengan orang lain baik internal organisasi maupun orang di luar organisasi. Oleh karena itu, sekretaris harus mampu merepresentasikan dirinya sebagai praktisi Public Relations pada suatu organisasi. Hal tersebut dilakukan agar sekretaris dapat mendukung organisasi mendapat pengakuan dan kepercayaan publik. Penting dipahami oleh sekretaris bahwa citra organisasi harus dimaknai dengan benar oleh sekretaris agar pihak lain tidak berpersepsi negatif terhadap suatu organisasi. Public Relations sangat berkaitan dengan citra mengingat ranah Public Relations berkisar pada usaha untuk mendapat pengakuan yang baik dari publik. Public Relations berkaitan dengan suatu karya untuk menciptakan pengertian publik yang lebih baik, yang dapat memperdalam kepercayaan publik terhadap suatu organisasi. Oleh karena itu, apabila sekretaris dapat mempresentasikan dirinya dengan baik, otomatis persepsi pihak lain terhadap organisasi menjadi positif dan pada akhirnya dapat meningkatkan citra organisasi.
Aktivitas Public Relations dalam Rangka Membina Hubungan Baik dengan Media Massa Lena Satlita
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 1, Volume III, Februari 2003
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11610.316 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v3i1.3791

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk memberikan gambaran pentingnya peran media massa/pers di era modern dan bagaimana suatu organisasi/institusi lewat aktivitas public relations nya memperoleh dukungan publik melalui publikasi media massa. Media massa memiliki kekuatan untuk mempengaruhi opini khalayak dan menimbulkan citra positif/negatif pihak-pihak yang diberitakannya. karena peran media massa yang besar bagi keberlangsungan suatu institusi, tidak selayaknya lagi ada institusi yang menutup diri dari media massa. Dengan memahami prinsip-prinsip hubungan media massa akan berdampak sangat positif sebab di era keterbukaan, era informasi, mereka yang mampu menguasai informasi dan media massa bakal menjadi pemenang dalam setiap persaingan. untuk itu setiap organisasi perlu mengoptimalkan fungsi dan peran public relations (humas) nya dalam membina hubungan baik dengan media massa, agar tidka menjadi sasaran tembak media massa tetapi mampu memanfaatkan media massa untuk membangun reputasinya. Melalui berbagai aktivitas kehumasan yang terencana, hubungan baik dengan media massa akan terjalin dengan baik dan menguntungkan kedua belah pihak.
Peranan Perputaran Piutang Usaha Terhadap ROI Perusahaan (Studi Kasus Pada Kota Bukit Indah Plaza Hotel Purwakarta) Demsi Minar; Nenden Wita Purnamasari
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. XVI No. 1 Februari 2019
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.28 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v16i1.24477

Abstract

Abstrak: Peranan Perputaran Piutang Usaha Terhadap ROI  Perusahaan (Studi Kasus Pada Kota Bukit Indah Plaza Hotel Purwakarta). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1.Perputaran piutang usaha di Kota Bukit Indah Plaza Hotel Purwakartata, 2. ROI di Kota Bukit Indah Plaza Hotel Purwakarta, dan 3. Peranan dua variabel yang diteliti di Kota Bukit Indah Plaza Hotel Purwakarta. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan rumusan masalah deskriptif dan verifikatif, karena adanya variabel-variabel yang akan dicari hubungannnya serta tujuannya untuk menyajikan gambaran secara terstruktur dan  faktual. Diketahui thitung untuk variabel perputaran piutang usaha adalah sebesar  6,725 dengan derajat kebebasan sebesar 4 (n-2 yaitu 6-2), dengan pengujian dua sisidimana tingkat signifikansi 5% maka didapat ttabel sebesar 2,776.Sehingga thitung lebih besardaripadattabel(6,725 2,776), karena ttabel thitung maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat pengaruh yang positif antara perputaran piutang usaha terhadap tingkat profitabilitas pada Kota Bukit Indah Plaza Purwakarta.  Abstract: Accounts Receivable Turnover Role Against Company ROI (Case Study at Kota Bukit Indah Plaza Hotel Purwakarta). This study aims to find out: 1. Trade accounts receivable in Kota Bukit Indah Plaza Hotel Purwakartata, 2. ROI in Kota Bukit Indah Plaza Hotel Purwakarta, and 3. The role of the two variables studied in Kota Bukit Indah Plaza Hotel Purwakarta. In this study the author uses a quantitative method with a descriptive and verificative problem formulation approach, because of the variables that will be sought and the purpose to present a structured and factual description. It is known that tcount for the trade receivable turnover variable is 6.725 with a degree of freedom of 4 (n-2 ie 6-2), by testing the two sides where the significance level is 5%, so ttable is 2.776. t table tcount then Ho is rejected and Ha is accepted. This means that there is a positive influence between the trade receivables turnover to the level of profitability in Kota Bukit Indah Plaza Purwakarta. Jika Anda menyusun daftar pustaka menggunakan standar American Psychological Association (APA), Anda bisa copy paste teks dibawah ini untuk Anda masukkan pada bagian daftar pustaka Anda!Minar, D., Purnamasari, N. W. (2019). Peranan Perputaran Piutang Usaha Terhadap ROI Perusahaan (Studi Kasus Pada Kota Bukit Indah Plaza Hotel Purwakarta). Efisiensi-Kajian Ilmu Administrasi, 16(1), 59-68. https://doi.org/10.21831/efisiensi.v16i1.24477
Sistem Informasi Berbasis Komputer Saliman Saliman
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 1, Volume IV, Februari 2004
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2893.348 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v4i1.3815

Abstract

Informasi adalah salah satu dair lima jenis sumber daya utama manajer. Pengelolaan informasi semakin penting seiring dengan rumitnya kegiatan bisnis yang membutuhkan informasi akurat dan pelayanan yang memuaskan pada pelanggan. Pengelolaan informasi juga lebih menantang sejalan dengan perkembangan kemampuan komputer. Manajer dalam melakukan fungsi dan perannya memerlukan dukungan informasi yang akurat, cepat, dan tepat agar dapat melakukan tugasnya secara efektif. Hal ini akan terwujud apabila manajer memiliki keahlian dalam bidang komunikasi dan pemecahan masalah dengan pengetahuan tentang komputer dan informasi. Pengelolaan informasi merupakan sebuah sistem yang saling tergantung sekaligus bersinergi antar berbagai komponen yang membentuk sistem tersebut. Sistem ini dikenal dengan sistem informasi. Karena digunakan untuk membantu manajer dalam mengambil kebijakan maka disebut dengan sistem informasi manajemen. Manajer tidak hanya mengelola sumber daya fisik saja. tetapi juga sumber daya konseptual. Sumber daya konseptual sangat abstrak sehingga sulit dikelola. Cara pengelolaannya adalah dengan mengubah menjadi simbol-simbol yang memiliki value (nilai), sehingga dapat dikalkulasi. cara pengelolaan sumber daya konseptual yang paling tepat dengan menggunakan bantuan mesin, dalamhal ini komputer. Dengan demikian sistem informasi manajemen akan lebih efektif apabila dikelola dengan bantuan perangkat komputer. Sistem informasi berbasis komputer tersebut lebih dikenal sebagai (Computer Based Information System atau CBIS).
Collaborative Learning Dalam Upaya Peningkatan Keaktifan Mahasiswa Pada Proses Pembelajaran Yudit Ayu Respati
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. XV No. 2 Agustus 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.242 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v15i2.24490

Abstract

Abstrak: Collaborative Learning Dalam Upaya Peningkatan Keaktifan Mahasiswa Pada Proses Pembelajaran. Perubahan jaman menuntut peserta didik menjadi lebih aktif dan kreatif. Namun metode pembelajaran yang diterapkan di perguruan tinggi masih menggunakan metode tradisional, yaitu pengajar memiliki peran penting dalam proses pembelajaran. Akibatnya, peserta didik hanya menjadi objek dalam sistem pembelajaran yang membuat mereka menjadi pasif. Peserta didik tidak memiliki inisiatif untuk membangun sendiri pengetahuan mereka karena memang kurangnya kesempatan yang mereka untuk terlibat atau berpartisispasi dalam proses pembelajaran. Active learning adalah model pembelajaran yang dianggap efektif untuk meningkatkan keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran. Salah satu cara pengaplikasian model pembelajaran ini adalah dengan menerapkan metode collaborative learning, dimana perspektif dari metode ini adalah seseorang dikatakan belajar apabila orang tersebut terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Abstract: Increasing Student Participation Through Collaborative Learning. Changes in time require students to be more active and creative. But, learning method that applied in higher education still use traditional method, which is lecturer has an important role in the learning process. As a result, students only become objects in the learning system that makes them passive. They don’t have initiative to build their own knowledge because of the lack of opportunities that they are involved in or participating in the learning process. Active learning is a learning model that is considered effective to increase the activity of the students in the learning process. One way to apply this learning model is to apply collaborative learning method, where the perspective of this method is that someone is said to learn if the person is actively involved in or participates in the learning process.

Page 10 of 26 | Total Record : 256


Filter by Year

2001 2025